cover
Contact Name
Tri Lestariningsih
Contact Email
trilestariningsih@pnm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dikemas@pnm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
ISSN : -     EISSN : 25811932     DOI : -
Core Subject : Social,
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat), with registered number ISSN 2581-1932 (online) is a scientific multidisciplinary journal published by Politeknik Negeri Madiun. It is at the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services.
Arjuna Subject : -
Articles 308 Documents
OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MENUJU ECOVILLAGE Wijayanto, Heri; Kurnianto, Rido; Winardi, Yoyok; Rapini, Titi
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v10i1.822

Abstract

Permasalahan sebagian besar masyarakat desa adalah pengelolaan sampah, Bumdes Nakulo desa Ngrukem, Mlarak Kabupaten Ponorogo sebagai mitra sudah mencoba untuk mengelola sampah dengan baik, namun dari aspek manajemen SDM, manajemen keuangan, pemasaran, dan masalah teknologi yang digunakan untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk masih mempunyai hambatan. Program pengabdian kepada masyakat dalam ruang lingkup pemberdayaan kemitraan masyarakat oleh yang dilaksanakan oleh tim pengabdian Universitas Muhammadiyah Ponorogo, yang didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ini dilakukan untuk memberikan solusi kreatif atas permasalahan sampah yang selama ini menyulitkan. Hasil dari program ini adalah: 1) Keberhasilan pelaksanaan program melalui pelatihan manajemen SDM (Staffing, penilaian kinerja, lingkungan kerja, dan pencapaian efektifitas hubungan kerja) terjadi peningkatan 85%, manajemen keuangan (Perencanaan, penganggaran, pengelolaan, dan pengendalian) terjadi peningkatan 80%, dan manajemen pemasaran (Publikasi, pendekatan ke pasar, menjaga relasi, kerjasama media pendukung, dan penjualan langsung) terjadi peningkatan 90%. peserta dari bumdes Nakula desa Ngrukem, dan koperasi Syariah desa Ngrukem. 2). Peningkatan literasi digital masyarakat desa Ngrukem dalam pemanfaatan digital marketing bagi pemuda hebat, dan bumdes Nakulo. Materi digital marketing meliputi: kemampuan login, daftar sebagai penjual dan pembeli pada system, kemampuan meng-upload dagangan, dan kemampuan mendesain kemasan pemasaran digital. (https://ukmreyog.solusi17.com). Dengan tingkat Keberhasilan program dilakukan dengan membuat indicator-indikator capaian bahwa pada aspek kemampuan login, daftar sebagai penjual maupun sebagai pembeli dapat dilakukan dengan baik, dan berhasil login pada digital marketing yang sudah di sediakan. Sebesar 90% peserta mampu meng-upload barang dagangannya, dan sebesar 70% yang mampu mengemas pemasaran digital. Hasil ini sebagai langkah awal untuk mewujudkan ecovillage desa Ngrukem Mlarak Ponorogo.
PENINGKATAN SPEAKING BAHASA INGGRIS MELALUI DIALOG mudofir, imam; Alief Sutantohadi; Ita Permatasari; Eda Maaliah; Rizka Maulina Wulandari; Muhyiddin Aziz
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v10i1.1009

Abstract

Tujuan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) untuk meningkatkan penguasaan speaking Bahasa Inggris dan memberikan solusi permasalahan yang ada pada santri Pondok Pesantren Miftahul Huda (PPMH) Doho Dolopo Madiun. Permasalahan- permasalahan yang dihadapi yaitu 1) Santri PPMH Doho Dolopo Madiun masih mengalami kesulitan dalam meningkatkan speaking Bahasa Inggris dan 2) Santri PPMH Doho Dolopo Madiun masih mempunyai kekurangan infomasi tentang cara-cara meningkatkan speaking Bahasa Inggris. Solusi yang diberikan adalah dengan 1) mengatasi kesulitan dalam meningkatkan speaking Bahasa Inggris dan 2) meningkatkan pengetahuan tentang peningkatan speaking Bahasa Inggris. Peningkatan speaking Bahasa Inggris untuk santri PPMH Doho Dolopo Madiun ini dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi santri PPMH dengan dibuktikan adanya hasil pre-test dan post-test yang mana peserta pelatihan peningkatan speaking Bahasa Inggris hanya mampu menjawab pre-test dengan nilai 100 - 80 sebanyak 11 0rang (44%), dan nilai 79 - 60 sebanyak 9 orang (36%) , dan nilai < 59 sebanyak 5 orang (20%). Hal ini berarti bahwa kemampuan penguasaan speaking santri PPMH Doho Dolopo Madiun masih kurang sebelum dilaksanakan pelatihan peningkatan kemampuan dan penguasaan speaking Bahasa Inggris. Setelah pelatihan dan pendampingan dilakukan hasilnya sebanyak 12 0rang (45%) mendapatkan nilai 100 – 80, mendapat nilai 79 - 60 sebanyak 13 orang (55%), dan yang mendapat nilai <59 sebanyak 0 orang (0%).
MESIN UKIR COMPUTER NUMERICAL CONTROL (CNC) MINI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS KERAJINAN KAYU Deni Nur Fauzi; Agus Choirul Arifin; Yoga Ahdiat Fakhrudi; Dimas Ari Setyawan; Pradhana Kurniawan; Imam Basuki; Eric Rico Ardiansyah
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v10i1.1029

Abstract

Desa Bantur, Kabupaten Malang, merupakan salah satu sentra industri mebel yang menghasilkan limbah kayu dalam jumlah besar. Karang Taruna Rajawali 56 telah berupaya mengolah limbah tersebut menjadi kerajinan kayu bernilai ekonomis, seperti jam ukir dan plakat ukir. Namun, keterbatasan teknologi manual menyebabkan rendahnya presisi dan efisiensi produksi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kualitas dan produktivitas kerajinan kayu melalui diseminasi teknologi mesin ukir CNC mini. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan operasional mesin CNC, praktik produksi, serta pendampingan pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan: peserta mampu mengoperasikan CNC secara mandiri, presisi ukiran meningkat hingga 90% dibanding metode manual, serta kapasitas produksi naik dari 2 unit menjadi 5 unit per hari. Pemasaran juga berkembang melalui marketplace dan media sosial. Kegiatan ini berhasil memberdayakan pemuda desa, mengurangi pengangguran, serta meningkatkan daya saing produk kerajinan.
BUDIDAYA IKAN LELE DALAM GALON BEKAS SEBAGAI UPAYA PEMANFAATAN BARANG BEKAS DAN PEMANFAATAN LAHAN TERBATAS PADA IBU IBU Srimiatun; Triana Prihatinta; Rino Desanto; Niza Nurmalasari; Bias Nur Elmira; Dinesh Basti Farani6; Eda Maaliah
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v10i1.1056

Abstract

Budidaya lele dalam galon merupakan solusi strategis untuk meningkatkan ekonomi keluarga melalui peran serta ibu-ibu rumah tangga, sembari melaksanaan tugas harian sebagai tiang penggerak dalam keluarga. metode budidaya ini menawarkan cara praktis, efisien, dan ramah lingkungan. Tahapan Persiapan Budidaya Lele dalam Galon merinci langkah dimulai dari pemilihan bibit hingga pengelolaan kualitas air, yang sangat krusial untuk kesuksesan dalam berternak lele dengan lahan yang sempit. Tim PKM memberikan panduan praktis dalam pengelolaan pakan, pengendalian hama, dan pemeliharaan lingkungan hidup, sehingga lele dapat tumbuh dengan optimal. Dampak Ekonomi Budidaya Lele bagi Keluarga adalah tercukupinya lauk pauk bagi keluarga secara segar yang bisa didapatkan dengan harga yang sangat terjangkau. Strategi jangka panjang yang dapat dikembangkan melalui budidaya lele dalam galon ini adalah sebagai pendapatan tambahan bagi rumah tangga disaat panen melimpah ruah. PKM ini menekankan pada pentingnya pelatihan serta kerjasama dengan ibu-ibu rumah tangga agar kegiatan ini bisa berdaya guna dan dapat dikembangkan untuk keberlanjutannya.
OPTIMALISASI PENGELOLAAN DAN DIGITALISASI OBYEK WISATA WADUK MANDUK JATIREJO SEBAGAI DESTINASI EKOWISATA BERKELANJUTAN BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Edy, Edy Susena; Markus Utomo Sukendar; Tominanto; Silvi Hindun Mayrohmah; Anggi Novellia Zulva
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v10i1.1059

Abstract

Waduk Manduk Jatirejo merupakan salah satu potensi wisata alam yang sedang dikembangkan oleh pemerintah daerah (Bumdes) dan Komunitas Pewduli Waduk (KPW) dan masyarakat sekitar sebagai destinasi wisata unggulan berbasis lingkungan dan ekonomi kreatif. Waduk Manduk mulai dikelola sejak tahun 2024 semenjak Bendungan Gondang diresmikan oleh pemerintah. Permasalahan yang sedang dihadapi antara lain: minimnya keterampilan dan pengetahuan tentang pengelolaan wisata, kurangnya akses pelatihan bagi KPW dalam pemasaran digital untuk meningkatkan daya tarik wisatawan, masih rendahnya keterlibatan masyarakat dalam inisiatif pengelolaan wisata yang berkelanjutan, belum adanya peraturan khusus mengenai pengelolaan wisata, kurangnya anggaran untuk pengembangan infrastruktur wisata dan promosi digital, keterbatasan dalam sistem koordinasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha lokal, dan masyarakat dalam pengelolaan wisata, waduk Manduk masih kelihatan kumuh karena belum tertata dengan baik, pelaporan keuangan belum transparan. Oleh sebab itu maka tim PKM PMM Politeknik Indonusa Surakarta dan Kemdiktisaintek melakukan optimalisasi waduk manduk dengan melakukan penataan waduk sebagai pusat rekreasi seperti wahana bebek gowes, camping ground, mancing mania dan area bermain anak. Berbagai kegiatan dilakukan antara lain: FGD perencanaan Infrastruktur, pelatihan manajemen obyek wisata, workshop manajemen keuangan dan administrasi digital, pelatihan branding dan pemasaran Digital. Disamping itu juga menerapkan teknologi dan inovasi dengan pengembangan digitalisasi Obyek Wisata berbasis website, branding Image, pemasasangan rambu-rambu wisata, penyediaan tempat sampah, pembuatan view point, memberikan fasilitas umum, pembuatan pagar, peningkatan wahan bermain anak, peningkatan area ticketing, peningkatan dermaga bebek gowes, peningkatan area parkir. Dengan penataan waduk Manduk tersebut diharapkan dapat menarik pengunjung yang lebih banyak dapat mendatangkan investor untuk pengembangan waduk manduk kedepannya.
DESEMINASI TEKNOLOGI AUTOMATIC NEONBOX SEBAGAI MEDIA INFORMASI EDUKATIF PADA KELOMPOK PRODUSEN OMAH SUSU LAWU Wahyudi, Noorsakti; Arif Wicaksono, Darma; M. Shafwallah Al. Aziz. R; Mochamat Bayu Aji
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v10i1.1140

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik dan nilai edukatif Kampung Omah Susu Lawu yang berlokasi di Desa Singolangu, Kelurahan Sarangan, Kabupaten Magetan melalui penerapan teknologi Automatic neonbox sebagai media informasi interaktif. Kampung Omah Susu Lawu merupakan kawasan wisata edukatif yang memperkenalkan proses produksi susu dan berbagai olahan turunannya kepada masyarakat. Namun, keterbatasan media informasi visual menyebabkan pesan edukatif dan identitas kawasan belum tersampaikan secara optimal. Melalui kegiatan ini, tim pengabdian merancang, memproduksi, dan memasang perangkat Automatic neonbox yang menampilkan konten informatif secara dinamis dan menarik. Desain teknologi tersebut dilengkapi sistem otomatisasi berbasis sensor dan mikrokontroler, sehingga mampu beroperasi efisien dan adaptif terhadap kondisi lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan teknologi ini meningkatkan visibilitas Kampung Omah Susu Lawu, memperkuat branding kawasan wisata edukatif, serta memberikan nilai tambah dalam penyampaian informasi kepada pengunjung. Program ini juga mendorong peningkatan literasi teknologi bagi kelompok produsen lokal sebagai mitra pengabdian, sehingga keberlanjutan pemanfaatan media edukatif ini dapat terus dijaga.
IMPLEMENTASI SMART CONTROLLER PADA MESIN PENGOLAH YOGURT UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PROSES PRODUKSI Choirul Arifin, Agus; Deni Nur Fauzi; Yoga Ahdiyat Fakhrudi; M. Shafwallah Al Aziz R; Darma Arif Wicaksono; Ardila Prihadyatama; Ahmad Firyal Adila
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v10i1.1141

Abstract

Koperasi Produsen Omah Susu Lawu merupakan koperasi yang bergerak di bidang pengolahan susu segar menjadi berbagai produk olahan, salah satunya yogurt. Proses produksi yogurt di koperasi masih menghadapi kendala pada sistem pengendalian suhu yang dilakukan secara manual sehingga memerlukan pemantauan operator secara terus-menerus dan berpotensi menyebabkan fluktuasi suhu selama proses pasteurisasi maupun fermentasi. Kondisi tersebut berdampak pada efisiensi proses produksi serta konsistensi kualitas produk yang dihasilkan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan smart controller pada mesin pengolah yogurt sebagai upaya meningkatkan efisiensi proses produksi di Koperasi Produsen Omah Susu Lawu, Kabupaten Magetan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dan Technology Transfer (TT) melalui tahapan observasi, analisis kebutuhan mitra, perancangan dan instalasi sistem kendali, kalibrasi sensor, pelatihan operator, pendampingan operasional, serta evaluasi program. Implementasi teknologi dilakukan dengan mengintegrasikan sistem kendali berbasis mikrokontroler, sensor suhu, dan panel kontrol untuk mengatur suhu proses secara otomatis berdasarkan nilai set point yang telah ditentukan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem smart controller berhasil diimplementasikan dan berfungsi dengan baik pada mesin pengolah yogurt. Penggunaan sistem ini mempermudah operator dalam mengendalikan suhu proses, meningkatkan kestabilan pengendalian suhu, mengurangi intensitas pemantauan manual, serta meningkatkan efektivitas proses produksi. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengurus koperasi dalam mengoperasikan serta memelihara sistem kendali otomatis. Implementasi smart controller memberikan kontribusi positif terhadap modernisasi proses produksi yogurt dan berpotensi menjadi model penerapan teknologi tepat guna pada koperasi pengolahan susu lainnya
PENERAPAN TEKNOLOGI RUNNING TEXT SEBAGAI MEDIA DISEMINASI INFORMASI DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS LAYANAN INFORMASI Farid Majedi; Deni Nur Fauzi; Agus Choirul Arifin; M. Shafwallah Al Aziz R; Andhika Putra Widyadharma; Rahayu Mekar Bisono
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v10i1.1142

Abstract

Transformasi digital menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan koperasi, khususnya pada aspek penyampaian informasi kepada anggota dan masyarakat. Koperasi Produsen Omah Susu Lawu di Desa Tawanganom, Kabupaten Magetan masih menghadapi kendala dalam penyebaran informasi karena mengandalkan media konvensional berupa papan pengumuman, komunikasi lisan, dan aplikasi pesan instan yang dinilai belum mampu menjangkau seluruh anggota secara efektif. Kondisi tersebut menyebabkan penyampaian informasi belum berlangsung secara optimal, terutama terkait jadwal pelayanan, harga susu, kegiatan koperasi, dan informasi kelembagaan lainnya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan menerapkan teknologi running text berbasis Light Emitting Diode (LED) sebagai media diseminasi informasi digital untuk meningkatkan efektivitas layanan informasi koperasi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang meliputi identifikasi permasalahan, analisis kebutuhan mitra, perancangan dan instalasi perangkat, pelatihan pengoperasian, pendampingan, serta evaluasi program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa perangkat running text berhasil diimplementasikan dan dimanfaatkan sebagai media informasi digital yang mampu menampilkan informasi secara real-time, mudah diperbarui, serta memiliki tingkat keterbacaan yang tinggi. Selain itu, pengurus koperasi telah mampu mengoperasikan perangkat dan mengelola konten informasi secara mandiri setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan. Penerapan teknologi ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan efektivitas penyampaian informasi, memperkuat komunikasi organisasi, serta mendukung transformasi digital layanan pada Koperasi Produsen Omah Susu Lawu. Keberlanjutan program diharapkan dapat diwujudkan melalui pemanfaatan media informasi digital secara konsisten dan pengembangan integrasi dengan sistem informasi koperasi di masa mendatang