cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JURNAL PENA EDUKASI
Published by Smart Education
ISSN : 24070769     EISSN : 25494694     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pena Edukasi (JPE) adalah jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 237 Documents
Analisis Tingkat Motivasi Belajar Siswa Overweight pada Pembelajaran Pendidikan Jasmani Gabriella Jessica Pongbura; Faridha Nurhayati
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 11 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v11i1.1760

Abstract

Abstract: Physical education studies how to use physical activity to improve and create positive outcomes for physical, mental, and emotional health. Of course, students must be motivated to set appropriate learning objectives for their physical education lessons. Being overweight hurts student motivation. This study aims to determine the motivational difference between overweight and normal-weight students in SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo physical education classes. The research method used was descriptive, with a quantitative approach. This study's population consisted of 179 students from class XI, and the sampling technique used was purposive sampling. The research instrument included standard anthropometric calculations, a body mass index based on age, and a learning motivation questionnaire. The t-test is used to analyze the data. According to the data analysis results, there is no difference in physical education learning between overweight students and students of average weight at Hangtuah 2 Sidoarjo High School (p-value = 0.845 > 0.05). Because the average learning motivation between students in the overweight and normal categories is in the "not good" category.Keywords: learning motivation; overweight; physical educationAbstrak: Pendidikan jasmani adalah jenis pembelajaran yang menggunakan aktivitas fisik un-tuk membangkitkan dan meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan emosional. Tentu saja, siswa harus termotivasi untuk mengembangkan tujuan pembelajaran yang efektif melalui pendidikan jasmani. Kelebihan berat badan memiliki dampak negatif pada motivasi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan motivasi antara siswa yang kelebihan berat badan dan siswa yang memiliki berat badan normal pada kelas pendidikan jasmani di SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI, dan teknik pengambilan sampelnya adalah purposive sampling, dengan jumlah 179 partisipan. Instrumen penelitian menggunakan standar perhitungan antropometri, meliputi indeks massa tubuh ber-dasarkan usia, serta kuesioner motivasi belajar. Berdasarkan hasil analisis data, tidak ada perbedaan antara sikap siswa yang memiliki berat badan berlebih dan berat badan normal ter-hadap pendidikan jasmani di SMA Hangtuah 2 Sidoarjo (0,845 > 0,05). Karena rata-rata moti-vasi belajar antara siswa kategori overweight dan normal adalah rendah, maka kategori terse-but termasuk kategori motivasi tidak baik.Kata kunci: motivasi belajar; overweight; pendidikan jasmani
Efektivitas Model Teams Games Tournament dengan Permainan Tebak Gambar terhadap Hasil Belajar Reni Indriana; Fine Reffiane; Fitria Miftakhul Jannah
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 11 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v11i1.1763

Abstract

Abstract: The low results of learning Indonesian in class V of SD Negeri Pedurungan Kidul 01 are due to the lack of use of a variety of learning models so that it seems boring. The aim of the research carried out by the researchers was to analyze the increase in Indonesian language learning outcomes after using the themed games tournament learning model with the picture guessing game. The method used in this research is a pre-experimental method using a quantitative approach, one group pretest posttest design. 24 class V students as samples were taken using saturated sampling techniques. In this research, the N-Gain Test data analysis technique was used on the pretest and posttest results with the help of SPSS version 25. The results obtained showed an average of 0.6994 in the medium category, which means quite effective. It can be concluded that the teams games tournament model with picture guessing games is effective in improving the learning outcomes of class V students. Keywords: learning outcomes; learning model; team games tournament Abstrak: Rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia di kelas V SD Negeri Pedurungan Kidul 01 disebabkan kurangnya penggunaan variasi model pembelajaran sehingga terkesan membosankan. Tujuan penelitian yang dilakukan oleh peneliti yaitu untuk menganalisis peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia setelah penggunaan model pembelajaran temas games tournament dengan permainan tebak gambar. Metode yang digunakan pada penelitian ini berupa metode Pre Experimental dengan menggunakan pendekatan kuantitatif desain one group pretest posttest design. 24 peserta didik kelas V sebagai sampel diambil dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data Uji N-Gain terhadap hasil pretest dan posttest dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil yang diperoleh menunjukkan rata-rata 0,6994 dengan kategori sedang yang artinya cukup efektif. Dapat disimpulkan bahwa model teams games tournament dengan permainan tebak gambar efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V.Kata kunci: hasil belajar; model pembelajaran; teams games tournament
Implementasi Penggunaan LkKPD Energi Terbarukan Berbasis Inkuiri untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Nia Sintiawati; Rudi Haryadi; Ganesha Antarnusa
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 11 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v11i2.1938

Abstract

Abstract: One of the factors causing low student learning outcomes is the teacher's inability to create exciting learning and appropriate teaching materials. Therefore, researchers developed teaching materials as inquiry-based learner worksheets with renewable energy materials. This research aims to determine the appropriateness of the learner worksheets being developed and their influence on improving students' critical thinking abilities. This research uses a development approach or Research and Development. The learning model is ADDIE. In the implementation stage, one group pretest-posttest experimental design was used. This research results in the learner worksheet being developed in printed form. The results of the quantitative data are the validator value for learner worksheets, with an average of 83.5%, which is a very feasible category. The results of the quantitative data analysis are average values with sig. 0.138 is normally distributed, the homogeneity value is 0.137, which is homogeneous, and the hypothesis value is 0.000, which means H0 is accepted and H1 is rejected. The N-gain value is 0.42 in the medium category. The analysis of student responses showed that 33% strongly agreed, 63% agreed, 3% disagreed, and 1% disagreed. So, it can be concluded that the learner worksheets are suitable for use and have an effect on improving students' critical thinking skills.Keywords: inquiry learning; learner worksheet. Abstrak: Faktor rendahnya hasil belajar siswa salah satunya disebabkan oleh ketidakmampuan seorang guru dalam menciptakan pembelajaran yang menarik serta bahan ajar yang tepat. Oleh karena itu, dikembangkan bahan ajar berupa LKPD berbasis inkuiri dengan materi energi terbarukan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kelayakan LKPD yang dikembangkan dan pengaruhnya terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan pengembangan Research and Development. Model pembelajaran yang digunakan yaitu ADDIE. Dalam tahap implementasi menggunakan desain eksperimen one group pretest-posttest design. Hasil dari penelitian ini adalah LKPD yang dikembangkan berbentuk cetak. Hasil data kuantitatif yaitu nilai validator terhadap LKPD dengan rata-rata 83,5% dengan kategori sangat layak. Hasil analisis data kuantitatif berupa nilai normalitas dengan sig. 0,138 berdistribusi normal, nilai homogenitas 0,137 yang bersifat homogen, nilai hipotesis 0,000 yang berarti H0 diterima dan H1 ditolak, dan nilai N-gain 0,42 dengan kategori sedang. Hasil analisis respon siswa menyatakan 33% sangat setuju, 63% setuju, 3% kurang setuju, dan 1% tidak setuju. Dapat disimpulkan bahwa LKPD layak digunakan dan berpengaruh pada peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa.Kata kunci: LKPD; Pembelajaran Inkuiri; Energi Terbarukan
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning Terhadap Sikap Sosial Siswa Fajaria Juanda Dewi; Ali Usman; Novy Eurika
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 11 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v11i2.1980

Abstract

Abstract: The learning process must develop students' learning skills, one of which is the development of students' social skills. The research aims to determine the effect of the problem-based learning model on students' social attitudes. The research method is quantitative research. The instrument is a questionnaire sheet on students' social attitudes. The population used in this research was class X students. The research sample consisted of class XA students as the experimental class and class > 0.05, and the hypothesis test results are 0.001 < 0.05. The research results show that learning models significantly influence social attitudes. The influence of the learning model cannot be separated from the learning syntax. Applying syntax continuously can train students' skills in the learning process. Furthermore, the PBL learning model can be used as an alternative to improve students' social attitude skills.Keywords: biology learning process; problem-based learning; social attitudes Abstrak: Proses pembelajaran harus dapat mengembangkan keterampilan belajar siswa salah satunya seperti perkembangan keterampilan sosioal siswa. Tujuan penelitian yaitu mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap sikap sosial siswa. Metode penelitian yaitu penelitian kuantitatif. Instrumen yaitu lembar angket sikap sosial siswa. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah siswa kelas X. Sampel penelitian yang digunakan terdiri dari siswa kelas XA sebagai kelas eksperimen dan kelas XB sebagai kelas kontrol. Hasil analisis yaitu uji normalitas 0,62 > 0,05, uji homogenitas 0,80 > 0,05 dan hasil uji hipotesis yaitu 0,001 < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran terhadap sikap sosial. Berpengaruhnya model pembelajaran tidak lepas dari sinktaks pembelajaran. Sintaks pembelajaran diterapkan secara berkelanjutan dapat melatih keterampilan siswa dalam proses pembelajaran. Lebih lanjut model pembelajaran Problem Based Learning dapat digunakan sebagai alternatif dalam meningkatkan keterampilan sikap sosial siswa.Kata kunci: Problem-Based Learning; proses pembelajaran Biologi; sikap sosial
Pengaruh Model Pembelajaran TGT Berbantuan EBS-PBM Apps Terhadap Pemahaman Konsep Matematis Siswa Juwita Juwita; Maulana Maulana; Riana Irawati
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 11 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v11i2.1994

Abstract

Abstract:  Elementary school mathematics is a subject used to teach mathematical concepts that form the basis of students' basic understanding before they move on to deeper understanding. Students often become passive due to implementing teacher-centred learning models and the lack of media that encourages student engagement, resulting in a low understanding of their concepts. The TGT learning model and EBS-PBM Apps application media are some of the alternatives to the student-centered learning model. This study aims to determine students' understanding of mathematical concepts influenced by the TGT learning model with the help of the EBS-PBM Apps application. A quasi-experiment with a non-experimental control group design was the research methodology used. Descriptive and inferential statistical tests were used in data analysis with IBM SPSS Statistics 26. This means that the TGT learning model assisted by EBS-PBM Apps effectively improves students' understanding of mathematical concepts. It can be a better alternative learning model than the conventional one without using the non-application.Keywords: EBS-PBM apps; games; TGT model; understanding mathematical concepts Abstrak: Matematika sekolah dasar adalah pelajaran yang digunakan untuk mengajarkan konsep matematika yang menjadi dasar pemahaman dasar siswa sebelum mereka melanjutkan ke pemahaman yang lebih dalam. Siswa sering kali menjadi pasif karena penerapan model pembelajaran yang berpusat pada guru dan kurangnya media yang mendorong keterlibatan siswa yang berakibat pada rendahnya pemahaman konsep mereka. Model pembelajaran TGT dan media aplikasi EBS-PBM Apps merupakan salah satu alternatif model pembelajaran yang berpusat pada siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman konsep matematis siswa yang dipengaruhi oleh model pembelajaran TGT dengan bantuan aplikasi EBS-PBM Apps. Eksperimen semu dengan desain kelompok kontrol non-eksperimental adalah metodologi penelitian yang digunakan. Uji statistik deskriptif dan satistik inferensial digunakan dalam analisis data dengan IBM SPSS Statistics 26. Pemahaman konsep matematis siswa  meningkat sebesar 0,73, termasuk dalam kategori tinggi, menurut analisis data dan perhitungan N-Gain. Artinya, model pembelajaran TGT berbantuan EBS-PBM Apps efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa, sehingga dapat menjadi alternatif model pembelajaran yang lebih baik dibandingkan model pembelajaran konvensional dan tanpa menggunakan aplikasi tersebut.Kata kunci: aplikasi EBS-PBM Apps; model TGT; pemahaman konsep matematis; permainan
Penerapan Pembelajaran Bermain Untuk Meningkatkan Penguasaan Kosakata Siswa Dalam Pembelajaran Bahasa Mandarin Fanny Fanny; Soegeng Wahyoedi; Dwi Murwani W. Pramono
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 11 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v11i2.2000

Abstract

Abstract: This research was conducted due to the low vocabulary proficiency of early childhood education students at Little Sun School. This issue needs to be addressed promptly because Little Sun School is a trilingual school that prioritizes Mandarin as the main language. This research aims to identify the effectiveness of vocabulary learning through games in improving students' vocabulary acquisition. The method used is a play-based approach that creates a fun and interactive learning atmosphere. The results show a significant improvement in students' vocabulary acquisition. Initially, only 35% of students scored 60 or more on the vocabulary mastery test. In the final test of the second cycle, 76% of students achieved a score of 60 or more, an increase of 12% from the first cycle and 41% from the initial condition. These results concluded that vocabulary learning through games is an effective strategy in Mandarin language learning, contributing positively to PAUD students' vocabulary acquisition at Little Sun School.Keywords: Mandarin; PAUD; play-based learning; vocabulary.Abstrak: Penelitian ini dilakukan karena masih rendahnya penguasaan kosakata siswa PAUD di Little Sun School, ini menjadi masalah yang harus segera diatasi karena Little Sun School adalah sekolah tiga bahasa yang mengutamakan bahasa Mandarin sebagai bahasa utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas pembelajaran kosakata melalui permainan dalam meningkatkan penguasaan kosakata siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan bermain yang menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam penguasaan kosakata siswa. Pada kondisi awal, hanya 35% siswa yang mampu mencapai nilai 60 atau lebih dalam tes penguasaan kosakata. Pada tes akhir siklus kedua, 76% siswa mencapai nilai 60 atau lebih, meningkat 12% dari siklus pertama dan 41% dari kondisi awal. Hasil ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kosakata melalui permainan adalah strategi efektif dalam pembelajaran Bahasa Mandarin, memberikan kontribusi positif terhadap penguasaan kosakata siswa PAUD di Little Sun School.Kata kunci: bahasa Mandarin; kosakata; PAUD; pembelajaran berbasis permainan
Managemen Kurikulum Merdeka Berbasis Teoritis dan Filosofis Maulian Hi Mahdin; Kasim Yahiji; Abdul Haris Abdullah
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 11 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v11i2.2003

Abstract

Abstract: This research aims to examine theoretical and philosophical-based curriculum management. The method used is a qualitative approach with a literature study method. The data used comes from relevant books, journals, and scientific articles. The research results show curriculum management includes planning, organizing, implementing, and evaluating the curriculum. Theoretically, curriculum management is related to increasing the efficiency of resource use, fairness, and opportunities for students and the relevance and effectiveness of learning. Philosophically, character-based curriculum management aligns with the national education goal of forming students with morals. In conclusion, curriculum management requires integrating theoretical and philosophical aspects to achieve comprehensive educational goals, including improving teacher performance and the effectiveness of the teaching and learning process and empowering curriculum components efficiently and effectively.Keywords: curriculum management on a theoretical; philosophical basis.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manajemen kurikulum berbasis teoritis dan filosofis. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data yang digunakan berasal dari buku, jurnal, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum mencakup perencanaan, pengorgan-isasian, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum. Secara teoritis, manajemen kurikulum berhub-ungan dengan peningkatan efisiensi pemanfaatan sumber daya, keadilan, dan kesempatan bagi siswa, serta relevansi dan efektivitas pembelajaran. Secara filosofis, manajemen kurikulum berbasis karakter sejalan dengan tujuan pendidikan nasional untuk membentuk peserta didik yang berakhlak. Adapun kesimpulan dari penelitian ini, manajemen kurikulum memerlukan integrasi antara aspek teoritis dan filosofis untuk mencapai tujuan pendidikan yang kompre-hensif, termasuk peningkatan kinerja guru dan efektivitas proses belajar mengajar serta pem-berdayaan komponen kurikulum secara efisien dan efektif.Kata kunci: managemen kurikulum berbasis teoritis; filosofis.
Analisis Kemampuan Literasi Membaca Siswa Melalui Pendekatan Teaching at The Right Level Indah Rizqiyah; Siti Patonah; Suyatmi Suyatmi
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 11 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v11i2.2027

Abstract

Abstract: Reading literacy is a critical aspect of supporting the student learning process. Therefore, this study evaluated students' reading literacy skills through the Teaching at The Right Level (TaRL) approach at SD Supriyadi 02 Semarang. The study's objectives are: (1) To describe the level of reading literacy of second-grade students using the TaRL approach, and (2) To identify several factors supporting inhibit-ing students' reading literacy through the TaRL approach second-grade. This study uses qualitative and descriptive research methods data collection techniques through interviews, non-participant observations, and documentation. Data validity is carried out by triangulation of sources and techniques and data analysis techniques using data collection, reduction, presentation, and conclusion. Based on the study's results, it concluded that the level of reading literacy ability of grade II students SD Supriyadi 02 varied. There are no students at the beginner letter level; at the word level, there are 4 students, 10 students at the sentence level, 9 students at the paragraph level, and 7 students at the story level. The results of student ability tests are in the excellent category, as seen by the ability level achieved by the student. So, with students' reading literacy skills through the TaRL approach, they can minimize their low reading literacy with regular reading activities.Keywords: Reading Literacy; TaRL Abstrak: Literasi membaca adalah aspek penting dalam mendukung proses pembelajaran siswa. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kemampuan literasi membaca siswa melalui pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) di SD Supriyadi 02 Semarang. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan tingkat kemampuan literasi membaca siswa kelas dua menggunakan pendekatan TaRL, dan (2) Mengidentifikasi beberapa faktor pendukung dan penghambat literasi membaca siswa melalui pendekatan TaRL di kelas dua. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan jenis penelitian deskriptif . Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi non partisipan, dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan teknik, serta teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa tingkat kemampuan literasi baca siswa kelas II SD Supriyadi 02  bervariasi. Tidak terdapat siswa pada level pemula dan huruf, level kata terdapat 4 siswa, 10 siswa pada level kalimat,  dan 9 siswa pada level paragraf, serta 7 siswa pada level cerita. Hasil kemampuan tes siswa masuk dalam kategori baik dilihat dengan ting-kat kemampuan level yang dicapai oleh siswa. Sehingga dengan kemampuan literasi membaca siswa melalui pendekatan TaRL dapat meminimalisir rendahnya literasi membaca siswa dengan kegiatan membaca yang dilakukan secara rutin.Kata kunci: literasi membaca; TaRL
Analisis Penggunaan Quizizz sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Daya Tarik Belajar Siswa Laeli Mualinda Hikmah; Harto Nuroso; Lilik Poncowati; Iin Purnamasari
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 12 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v12i2.2041

Abstract

Abstract: One of the main challenges teachers face is a lack of student interest during the learning process, especially in science subjects in elementary school. To address this challenge, this study seeks to analyse the effectiveness of using Quizizz as an interactive learning medium in increasing students' interest in learning. This study uses a qualitative descriptive approach involving 26 fifth-grade students at SDN Wonotingal Elementary School in Semarang. Data were collected through observation, documentation, questionnaires, and formative tests, then analysed descriptively, emphasising patterns of change in student activities and learning outcomes. The findings show that Quizizz can significantly increase student participation. The questionnaire results reinforced this finding with an average score of 4.34 (very high category). In addition, the average score of the students' formative tests also increased, indicating improved learning outcomes. This study confirms that Quizizz is a technology-based entertainment medium that effectively increases students' interest, activity, and academic achievement. The implication of this study is the importance of teachers being more creative in utilising digital media to create interactive, enjoyable, and meaningful learning experiences for students.Keywords: learning appeal; learning media; student learning outcomes; Quizizz.      Abstrak: Salah satu tantangan utama yang dihadapi guru adalah kurangnya minat siswa ketika proses pembelajaran berlangsung, terutama pada mata pelajaran IPAS di sekolah dasar. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini berupaya menganalisis efektivitas penggunaan Quizizz sebagai media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan daya tarik belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan 26 siswa kelas V SDN Wonotingal Kota Semarang. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, kuesioner, serta tes formatif, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan menekankan pada pola perubahan aktivitas dan hasil belajar siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Quizizz mampu meningkatkan partisipasi siswa secara signifikan. Hasil kuesioner memperkuat temuan ini dengan skor rata-rata 4,34 (kategori sangat tinggi). Selain itu, nilai rata-rata tes formatif siswa juga meningkat, yang menandakan adanya perbaikan pada hasil belajar. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa Quizizz tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan berbasis teknologi, tetapi juga efektif dalam meningkatkan minat, keaktifan, dan capaian akademik siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya guru untuk lebih kreatif memanfaatkan media digital dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, sekaligus bermakna bagi peserta didik.Kata kunci: daya tarik belajar; hasil belajar siswa; media pembelajaran; Quizizz.
Analisis Minat Belajar Siswa SD Pada Pembelajaran IPA Menggunakan Media Lagu Anak Salma Azkiya Ainurruhama; Arsyi Rizqia Amalia; Irna Khaleda Nurmeta
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 11 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v11i2.2050

Abstract

Abstract: This study aims to analyze students' interest in learning in the Natural Sciences learning process using children's songs in elementary schools. The research method used is qualitative descriptive, with data collection techniques through reviewing the Natural Sciences class IV teaching module (documentation), observing the Natural Sciences learning process using children's songs, and interviewing class teachers and students in grade IV. The study's results indicate that children's songs can increase students' interest in learning science, according to the indicators the author has observed. Students become more enthusiastic, active, and interested and show attention during the learning process; children's songs also help students to understand the material being taught more efficiently, and students also participate during the learning process by singing the songs provided. This study concludes that using children's songs in science learning in elementary schools positively impacts students' interest in learning.Keywords: children’s song media; interest to learn; learning process; natural science. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat belajar siswa pada proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) menggunakan media lagu anak di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriftif, dengan teknik pengumpulan data melalui telaah modul ajar IPAS kelas IV (dokumentasi), observasi proses pembelajaran IPA menggunakan media lagu anak, dan wawancara kepada guru kelas dan siswa kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media lagu anak dapat meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran IPA sesuai dengan indikator yang telah penulis amati. Siswa menjadi lebih semangat, aktif, tertarik serta menunjukkan perhatian pada saat proses pembelajaran berlangsung, media lagu anak juga membantu peserta didik untuk lebih mudah memahami materi yang diajarkan, para peserta didik juga ikut berpartisipasi pada saat proses pembelajaran berlangsung dengan menyanyikan lagu yang disediakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media lagu anak pada pembelajaran IPA di sekolah dasar memiliki dampak yang positif terhadap minat belajar siswa.Kata kunci: Ilmu Pengetahuan Alam; media lagu; anak minat belajar; proses pembelajaran.