cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JURNAL PENA EDUKASI
Published by Smart Education
ISSN : 24070769     EISSN : 25494694     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pena Edukasi (JPE) adalah jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 237 Documents
Hambatan dan Strategi Pengembangan Sumber Daya Pendidik Gloria Ester Verelin Walewangko; Tinneke Evie Meggy Sumual; Elni J Usoh
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 9 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v9i2.1242

Abstract

Abstract: Quality education is inseparable from the teaching resources that are the driving force of education. Indonesia is faced with the problem of the low quality of educators in the background with a very complex problem. Thus the author carries out this research aims to find out what the obstacles are in developing educator resources and what steps can be a way out to continue developing educator resources. This research obtained data and information through the literature review research method in which Google Scholar indexes scientific articles. The results obtained include obstacles in developing educator resources related to competence as an educator and educator welfare. Through these obstacles, the steps that can be a strategy for developing educator resources are professional development and competence through training institutions and universities. Programs such as professional education for teachers, workshops, seminars, and teachers' working group are strategies to improve educators' competencies. Improving the compensation system also encourages the development of educator resources so that educators are expected to provide the best educational services.Keywords: barriers; development; educator resources Abstrak: Pendidikan yang berkualitas tidak terlepas dari sumber daya pendidik yang menjadi motor penggerak pendidikan. Indonesia di perhadapkan dengan persoalan rendahnya kualitas pendidik di latar belakangi dengan persoalan yang sangat kompleks. Dengan demikian penulis melaksanakan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja hambatan dalam proses pengembangan sumber daya pendidik dan apa saja langkah yang sekiranya dapat menjadi jalan keluar untuk dapat terus mengembangkan sumber daya pendidik. Penelitian ini memperoleh data dan informasi di dapat melalui metode penelitian tinjauan pustaka yang di dalamnya adalah artikel ilmiah yang terindex Google Scholar. Hasil yang didapat diantaranya hambatan-hambatan dalam proses pengembangan sumber daya pendidik adalah berkaitan dengan kompetensi sebagai pendidik dan kesejahtraan pendidik. Melalui hambatan ini langkah yang bisa menjadi strategi untuk pengembangan sumber daya pendidik adalah dengan pengembangan profesionalitas dan kompetensi melalui lembaga pelatihan dan perguruan tinggi. Program-program seperti PPG, workshop, seminar, KKG menjadi strategi untuk meningkatkan kompetensi pendidik. Memperbaiki sistem pemberian kompensasi juga mendorong pengembangan sumber daya pendidik sehingga pendidik diharapkan mampu memberikan layanan pendidikan yang terbaik.Kata kunci: hambatan; pengembangan; sumber daya pendidik
Pengaruh Motivasi Belajar Dan Lingkungan Keluarga Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Joko Joko; Derry Nugraha; Restiawati Restiawati
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 10 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v10i1.1350

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect of learning motivation and family environment on the learning outcomes of STKIP PGRI Sukabumi students. The method in this study used quantitative methods. The population in this study were students of STKIP PGRI Sukabumi Economic Education-Accounting Study Program and Pancasila and Citizenship Education Study Program semesters 1, 3, 5, and 7, with a sample of 125 students. The instrument used is a questionnaire or questionnaire using a Likert scale. The data analysis technique used in this study is multiple linear regression analysis with t-test, F-test, and coefficient of determination. The results of this study indicate that: (1) Learning motivation has a significant and positive effect on the learning outcomes of STKIP PGRI Sukabumi students; (2) Family environment has a significant and positive effect on the learning outcomes of STKIP PGRI Sukabumi students; (3) Learning motivation and family environment have a significant and positive effect simultaneously on the learning outcomes of STKIP PGRI Sukabumi students. Keywords: family environment; learning motivation; learning outcomes.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar dan ling-kungan keluarga terhadap hasil belajar mahasiswa STKIP PGRI Sukabumi. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah maha-siswa STKIP PGRI Sukabumi Program Studi Pendidikan Ekonomi-Akuntansi dan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan semester 1, 3, 5 dan 7 dengan sampel sebanyak 125 mahasiswa. Intrument yang digunakan adalah kuisioner atau angket dengan menggunakan skala likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan uji t, uji F dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Motivasi belajar berpengaruh signifikan dan positif terhadap hasil belajar mahasiswa STKIP PGRI Sukabumi; (2) Lingkungan keluarga berpengaruh signifikan-dan positif terhadap hasil belajar mahasiswa STKIP PGRI Sukabumi; (3) Motivasi belajar dan lingkungan keluarga berpengaruh signifikan dan positif secara simultan terhadap hasil belajar mahasiswa STKIP PGRI Sukabumi. Kata kunci: hasil belajar; motivasi belajar; lingkungan keluarga
Shifting Of Students' Learning Habits During The Pandemic: The Result From Students And Teachers Perspective Fadhillah Wiandari; Cut Intan Meutia
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 10 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v10i1.1373

Abstract

Abstract: The Covid-19 pandemic has altered practically every aspect of the educational system. The habit, and perhaps the culture, of learning had shifted. This study examines how students' and teachers' habits change during a pandemic. This study aims to determine the impacts of the pandemic on students' studying habits and how well they did in the English course from the perspective of both students and teachers. The research methodology for this study is qualitative descriptive. Surveys and interviews are used to collect data on the impact of students' changing learning patterns during the epidemic on their performance in English class. The data show that kids' learning habits regarding regularity, discipline, and attentiveness are changing.Keywords: learning habits; pandemic; learning outcomes; shifting.
Akuntabilitas Pemimpin Pendidikan Berbasis Agama, Filsafat, Psikologi Dan Sosiologi Achmad Saefulrijal; Faiz Fatkhullah; Indri Lastriyani; Ida Farida Fitriyani
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 10 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v10i1.1375

Abstract

Abstract: This study aims to describe and analyze the accountability of educational leaders based on religion, philosophy, psychology and sociology. 1). Based on the religion of Allah SWT as a result of an education that is fair, kind, satisfying, not deceptive, not against rules and not self-contradictory. 2). What is philosophically grounded is a moral responsibility to the rules of logical reasoning that arise from educational acts that must be carried out with substantive, sustained, practical, progressive and reconstructive diligence. . 3). Psychology is based on the emotional responsibility of feeling human about something, the correct character, behavior, and educational actions that should be taken in situations. Four). Sociology is grounded in social responsibility to social status through education and must be practiced in ways that meet the functional needs of society and the stratification of political, economic and social status.Keywords: educational accountability, religion-based accountability, philosophy-based accountability, psychology-based accountability, sociology-based accountability, leaders.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan dan menganalisis akuntabilitas pemimpin pendidikan berbasis agama, filsafat, psikologi dan sosiologi. 1). berbasis berdasarkan agama kepada Allah SWT sebagai akibat dari suatu tindakan pendidikan yang harus adil, baik hati, memuaskan, tidak menipu, tidak melanggar aturan dan tidak bertentangan dengan dirinya sendiri. 2). berbasis filsafat adalah tanggung jawab mental untuk aturan berpikir logis akibat dari suatu tindakan pendidikan yang harus dilakukan dengan hati-hati substansial, abadi, pragmatis dan progresif dan rekonstruktif. 3). berbasis psikologi adalah tanggung jawab emosional untuk merasakan manusia tentang sesuatu tindakan pendidikan yang harus dilakukan dengan hati-hati karakter, perilaku, dan situasi yang tepat di sekitarnya. 4). berbasis sosiologi adalah tanggung jawab sosial atas kedudukan sosial melalui pendidikan, harus dilakukan dengan cara yang memenuhi kebutuhan fungsional masyarakat, stratifikasi status politik, ekonomi dan sosial.Kata kunci: akuntabiltas pendidikan, akuntanbilitas berbasis agama, akuntabilitas berbasis filsafat, akuntabilitas berbasis psikologi, akuntabilitas berbasis sosiologi, pemimpin.
Analysis of The Impact of Using Audio-Visual Media on Student Learning Motivation Ayu Puji Rahayu; Saepulloh Saepulloh; Egi Ginanjar
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 10 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v10i2.1389

Abstract

Learning in the classroom must be carefully considered by the teacher, specifically how to create a conducive, enjoyable, active, interesting, and effective learning atmosphere aligned with the learning objectives. To achieve this goal, teachers are advised to utilize a variety of learning media, including audio-visual tools, to enhance student learning motivation. This study aims to analyze the impact of using audio-visual media on learning motivation, quantify the extent of the effect, and establish a linear regression equation. The linear regression equation is employed to determine the nature of the relationship between the use of audio-visual media and learning motivation, whether it is positive or vice versa. This research employs a quantitative approach through a survey method. The data collection technique involves using a questionnaire. Derived from the outcomes of this investigation, it is evident that there is a notable effect of audio-visual media usage on student learning motivation. This is substantiated by obtaining a significant value of 0.001 (<0.05) and further supported by the analysis of the t-score, which is 3.986 (>2.003). Consequently, there is a significant influence of audio-visual media usage on students' learning motivation.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Activity Book untuk Meningkatkan Kemandirian Mengurus Diri Sendiri asturiyah asturiyah
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 10 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v10i2.1393

Abstract

Abstract: This research is motivated by the independence of kindergarten children aged 4-5 years who have not yet developed optimally. This research aims to determine the needs of kindergarten children aged 4-5 years regarding the development of activity book media to train independence in taking care of themselves. The approach used in this research is quantitative. The samples taken for this research were kindergarten children aged 4-5 years at TKIT Nurul Qomar Semarang using an observation sheet instrument. The observation data was then analyzed using percentage techniques. The research results show that more than 50% have not shown the development of independence to take care of themselves according to expectations. This means that many students still appear to be starting to develop, and there are even students who have not yet developed their independence in taking care of themselves. Thus, it is necessary to develop activity book media in the hope of developing and training the independence of kindergarten children aged 4-5 years in taking care of themselves. Keywords: Activity Book; independence; self. Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemandirian anak TK usia 4-5 tahun yang belum berkembang dengan maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan anak TK usia 4-5 tahun mengenai pengembangan media activity book untuk melatih kemandirian mengurus diri sendiri. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Sampel yang diambil untuk penelitian ini yaitu anak TK usia 4-5 tahun di TKIT Nurul Qomar Semarang dengan menggunakan instrumen lembar observasi. Data hasil observasi kemudian dianalisis menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari 50% belum menunjukkan perkembangan kemandirian mengurus sendiri sesuai harapan. Artinya, sebagian besar anak didik masih terlihat mulai berkembang bahkan masih ada anak didik yang belum berkembang kemandiriannya dalam mengurus diri sendiri. Dengan demikian, diperlukan pengembangan media activity book dengan harapan dapat mengembangkan dan melatih kemandirian anak TK usia 4-5 tahun dalam mengurus dirinya sendirKata kunci: Activity Book; diri sendiri; kemandirian. 
Implementasi Nilai-Nilai Multikultural Pada Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Ageng Budi Wibowo; Dinar Sugiana Fitrayadi; Ria Yuni Lestari
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 10 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v10i2.1404

Abstract

Abstract: Multiculturalism is a belief that states that ethnic or cultural groups can coexist peacefully and respect each other. The purpose of implementing multicultural values in the Merdeka Student Exchange Program is to discover how the process of implementing activities describes and the factors that hinder the implementation of multicultural values. The method used is a qualitative case study, where the research takes data directly on ongoing activities through interviews, observation, and documentation, then conducts data processing activities from data relevant to the discussion. The results of this discussion are the implementation of multicultural values in the Independent Student Exchange program:(1) Multicultural values have been well implemented, as seen from democratic values, humanist values, and pluralist values; (2) Some activities illustrate implementing multicultural values in the independent student exchange program; (3) The factors that hinder the implementation of multicultural values are internal factors and external factors.Keywords: implementation; independent Student Exchange; multicultural value.  Abstrak: Multikultural merupakan sebuah kepercayaan yang menyatakan bahwa sebuah kelompok-kelompok etnik atau budaya dapat hidup secara berdampingan secara damai dan saling menghormati satu sama lain. Tujuan implementasi nilai-nilai multikultural pada Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka untuk mengetahui bagaimana proses implementasi kegiatan yang menggambarkan dan faktor yang menghambat dari pengimplementasian nilai-nilai multikultural. Metode yang digunakan adalah kualitatif studi kasus, dimana proses penelitian yang mengambil data langsung pada kegiatan yang berlangsung melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian melakukan kegiatan mengolah data dari data yang relevan dengan pembahasan. Hasil dari pembahasan ini adalah implementasi nilai-nilai multikultural dalam program Pertukaran Mahasiswa Merdeka: (1) Nilai-nilai multikultural telah terimplementasikan dengan baik terlihat dari nilai demokratis, nilai humanis, dan nilai pluralis; (2) Terdapat Kegiatan yang menggambarkan implementasi nilai-nilai multikultural dalam program pertukaran mahasiswa merdeka; (3) Adanya faktor yang menghambat dari pengimplementasian nilai-nilai multikultural adalah faktor internal dan faktor eksternal.Kata kunci: implementasi, nilai-nilai multikultural, pertukaran Mahasiswa Merdeka
Evaluasi Program Kerja Mahasiswa Kampus Mengajar dengan Metode Goal Oriented Adila Destri Ramadhani; Trimurtini Trimurtini; Panca Dewi Purwati
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 10 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v10i2.1424

Abstract

Abstract: This study aims to describe the evaluation of the Kampus Merdeka program using the Tyler program evaluation method: goal oriented. The research methods used are quantitative and qualitative, with a descriptive research design. The research was conducted at SD Negeri Banyumeneng 02 Demak Regency. The data collection technique was completed by filling out questionnaires, interviews, and documentation by resource persons, namely guest teachers, principals, and field supervisors (DPL). The results of the study showed that the results of questionnaires and interviews with sources at the time of formulation, when implemented, and reports on the implementation of the Teaching Campus class 2 student work program in terms of cultural aspects, curriculum aspects, and aspects of technology adaptation in learning obtained a significant increase from the three aspects of the study. The results showed that the suitability of the Teaching Campus class 2 student work program with the objectives of the Teaching Campus class 2 program was 87.547%. Based on the methods and stages of Tyler W.'s goal-oriented evaluation, the evaluation of the Teaching Campus class 2 student work program is based on the objectives of the Teaching Campus program. The implementation of the work program is guided by the program's objectives, producing outputs beneficial to schools and students so that the Teaching Campus program activities are worth continuing.Keywords: evaluation; Kampus Mengajar; work program.Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan evaluasi program Kampus Merdeka dengan metode evaluasi program Tyler: Goal Oriented. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Penelitian dilakukan di SD Negeri Banyumeneng 02 Kabupaten Demak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengisian angket, wawancara, dan dokumentasi yang diisi oleh narasumber yakni guru pamong, kepala sekolah, dan dosen pembimbing lapangan (DPL). Hasil penelitian diketahui hasil angket dan wawancara narasumber pada saat perumusan, saat dilaksanakan, dan laporan pelaksanaan program kerja mahasiswa Kampus Mengajar angkatan 2 dalam segi aspek budaya, aspek kurikulum, dan aspek adaptasi teknologi dalam pembelajaran didapat kenaikan yang signifikan dari ketiga aspek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan kesesuaian program kerja mahasiswa Kampus Mengajar angkatan 2 dengan tujuan program Kampus Mengajar angkatan 2 memperoleh 87,547%. Berdasarkan metode dan tahapan evaluasi goal-oriented Tyler W. dalam evaluasi program kerja mahasiswa Kampus Mengajar angkatan 2 sangat sesuai dengan tujuan program Kampus Mengajar. Penerapan program kerja yang sesuai dengan tujuan program, menghasilkan out put yang bermanfaat bagi sekolah dan juga peserta didik sehingga kegiatan program Kampus Mengajar layak diteruskan. Kata kunci: evaluasi; Kampus Mengajar; program Kerja
Implementasi Model Discovery Learning Berbantu Media Wordwall untuk Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Retno Hapsari; Aris Kukuh Prasetyo; Kesia Endah Setiani
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 10 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v10i2.1425

Abstract

Abstract: This research aims to implement the Discovery Learning Model assisted by Wordwall media to improve students' critical thinking skills in science learning in class IVB at SD Negeri Blotongan 02. The research was carried out in two cycles using four steps: planning, implementation, observation, and reflection. The data collection method uses tests and non-tests, and data is analyzed using quantitative methods. The research is considered successful if the average class evaluation score reaches ? 75. The research results show an increase in the average classical student learning 78,12. Hence, the implementation of the Discovery Learning model assisted by Wordwall Media proved to be a viable solution for enhancing students' critical thinking skills. Keywords: critical thinking; discovery learning; wordwall. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan model Discovery Learning berbantu media Wordwall untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pembelaja-ran IPAS di kelas IVB SD Negeri Blotongan 02 dengan subjek sebanyak 17 peserta didik. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Metode pengumpulan data menggunakan data tes dan non-tes, data dianalisis menggunakan metode kuantitatif. Penelitian dikatakan berhasil jika rata-rata hasil hasil belajar peserta didik mencapai KKM ? 75. Hasil penelitian menunjuk-kan adanya peningkatan rata-rata hasil belajar peserta didik secara klasikal yaitu 78,12. Se-hingga implementasi model discovery learning berbantu media wordwall dapat dijadikan se-bagai alternaif solusi dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.Kata kunci: berpikir kritis; discovery learning; wordwall.
Pembelajaran Seni Musik Berbasis Game Online (Kajian Fenomenologis Pendidikan Common Ground) Zakarias Aria Widyatama Putra; Yudhistira Oscar Olendo
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 11 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v11i1.1430

Abstract

Abstract: Music learning in the 21st century combines the concepts of music theory and practice in the frame of creativity, critical thinking, collaboration, and communication, which are integrated in the digitalization era. It is necessary to investigate more deeply the learning of music in the digitalization era, especially online games, in terms of phenomena and literacy studies so that it can dismiss the negative stigma of the presence of online games on students. Various theories and research, such as literacy studies obtained as well as analyzing the phenomenon of learning music and online games, have an understanding that the construction of online games can be adapted into music teaching materials. It is hoped that the results of this phenomenon, that the music materials designed in online games can be adjusted at the education level (elementary, junior high, and high school) so that they can be remembered and increase the memory of music learning materials (common ground).  Keywords: common ground; music learning; online games  Abstrak: Pembelajaran seni musik di abad 21 menggabungkan konsep teori musik dan prak-tinya dalam bingkai kreativitas, berpikiri kritis, kolaborasi, dan komunikasi yang mana hal tersebut terintegrasi dalam era digitalisasi. Perlu diselediki lebih mendalam akan pembelajaran seni musik di era digitalisasi khususnya game online secara fenomena dan kajian literasinya, sehingga dapat menepis stigma negatif kehadiran game online pada peserta didik. Berbagai teori dan penelitian sebagai kajian literasi yang didapat serta analisis fenomena pembelajaran seni musik dan game online mendapatkan kesepahaman bahwa konstruksi game online dapat diadaptasi dalam materi ajar seni musik. Menjadi harapan akan hasil fenomena ini, bahwasanya materi-materi seni musik yang didesain dalam game online dapat disesuaikan pada jenjang pendidikan (SD, SMP, dan SMA) sehingga dapat dikenang dan meningkatkan daya ingat akan materi pembelajaran seni musik (common ground). Kata kunci: common ground; game online; pembelajaran seni musik