cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JURNAL PENA EDUKASI
Published by Smart Education
ISSN : 24070769     EISSN : 25494694     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pena Edukasi (JPE) adalah jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 237 Documents
peran pendidikan ppkn dalam membangun literasi karakter untuk mencegah bullying di kalangan siswa Wulansari; Tridays Repelita; Tita Rosita Nurapipah; Riyan; Muhamad Arif Nulhakim
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 13 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v13i1.5247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam membangun literasi karakter sebagai upaya pencegahan bullying di kalangan siswa. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya kasus perundungan di lingkungan sekolah yang berdampak pada aspek psikologis, sosial, serta proses pembelajaran siswa. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Sampel penelitian terdiri dari siswa pada jenjang pendidikan tertentu yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PPKn memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan literasi karakter siswa, terutama melalui internalisasi nilai-nilai Pancasila seperti empati, toleransi, dan penghargaan terhadap sesama. Literasi karakter yang baik terbukti mampu menurunkan kecenderungan perilaku bullying, baik secara verbal, fisik, maupun sosial. Selain itu, keteladanan guru PPKn dan dukungan budaya sekolah turut memperkuat efektivitas pendidikan karakter dalam pencegahan bullying.  
PERAN PANCASILA DALAM MEMBANGUN KESEHATAN MENTAL MAHASISWA DI FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA UPI 2025 Zaid Syahrul Mubarok; Arfina Rahmatu Nisa; Irmaliya Rahma Azzahra; Muhammad Hafidz Ridho Mardinata; Ramiz Syadza Jaura
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 13 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v13i1.5459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran penerapan Pancasila dalam mendukung masalah kesehatan mental yang dialami mahasiswa Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra di Universitas Pendidikan Indonesia 2025 untuk mencegah terjadinya gangguan mental yang dapat mempengaruhi proses pembelajaran mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Metode kuantitatif dilakukan dengan kuesioner online berbasis google form yang disebarkan kepada responden dari berbagai jurusan di FPBS UPI angkatan 2025. Data dari kuesioner digunakan untuk mengukur tingkat kesehatan mental responden berdasarkan beberapa indikator, seperti kondisi emosional, psikologis, spiritual, dan sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa FPBS UPI angkatan 2025 memberikan persepsi positif terhadap kesejahteraan mental di kampus. Persepsi positif responden menegaskan bahwa penguatan karakter Pancasila dapat menjadi strategi efektif untuk mencegah gangguan mental serta meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
PENGARUH LINGKUNGAN SEKOLAH DAN SUMBER BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MEDIASI SELF REGULATED LEARNING Muhammad Fitrah Ramadhan; Marhawati Najib; Andi Tenri Ampa; Inanna; Ika Wisudawaty
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 13 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v13i1.5903

Abstract

Abstract: This study aims to obtain knowledge about the influence of the school environment and learning resources on students’ learning outcomes, with self-regulated learning as a mediating variable. The method used in this research is a quantitative approach with a descriptive research type. The sample consisted of 105 students of SMAIT Wahdah Islamiyah Makassar who took economics as a subject. The data analysis employed the Partial Least Square Structural Equation Model (PLS-SEM). The results of the study indicate that the school environment and learning resources do not have a significant effect on students’ learning outcomes. Furthermore, self-regulated learning is proven to be a mediating variable that strengthens the relationship between learning resources and learning outcomes. However, it is not proven to mediate the relationship between the school environment and students’ learning outcomes. These findings imply that schools are expected to further encourage and facilitate programs that can strengthen students’ Self-Regulated Learning (SRL). Although the school environment already has a good system, its influence on learning outcomes is still relatively small without being supported by students’ independent learning abilities. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pengetahuan tentang pengaruh lingkungan sekolah dan sumber belajar terhadap hasil belajar siswa, dengan self-regulated learning sebagai variabel mediasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian sebanyak 105 orang siswa SMAIT Wahdah Islamiyah Makassar yang mengampuh mata pelajaran ekonomi. Analisis data penelitian ini menggunakan model Partial Least Square Structural Equation Model (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah dan sumber belajar tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Lebih lanjut, self-reguated learning terbukti sebagai mediasi yang memperkuat hubungan antara variabel sumber belajar terhadap hasil belajar. Tetapi tidak terbukti mampu memediasi pada variabel lingkungan sekolah terhadap hasil belajar siswa. Temuan ini menyiratkan bahwa sekolah diharapkan lebih mendorong dan memfasilitasi program-program yang dapat memperkuat Self-Regulated Learning (SRL) pada siswa. Meskipun lingkungan sekolah sudah memiliki sistem yang baik, namun pengaruhnya terhadap hasil belajar masih tergolong kecil tanpa didukung kemampuan belajar mandiri siswa.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN PUZZLE PADA SISWA KELAS 1 SD Rahmadani Riski Saputri; Miftahul Jannah; Kukuh Maulana AlFathan
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 13 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v13i1.5964

Abstract

Ketidakmampuan siswa kelas 1 dalam mencapai standar nilai matematika menjadi dorongan kuat bagi penulis untuk melakukan studi ini. Fokusnya adalah mengamati bagaimana skema Problem Based Learning yang dipadukan dengan alat media puzzel yang diimplementasikan di SDN 1 Pandan Sari. Ada dua kendala krusial yang melatari studi ini pertama, anak-anak masih tertatih-tatih dalam memahami konsep penjumlahan dasar Kedua, suasana belajar cenderung monoton karena masih terjangkau pada pemahaman satu arah dari guru. Pendekatan penelitian yang dipilih adalah kuantitatif dengan rencana pra-eksperimen melalui one group pretest posttest design . Uji belajar diberikan 2 kali saat sebelum serta setelah perlakuan sebagai perlengkapan ukur utama. Analisis dicoba secara bertahap melalui uji normalitas Shapiro Wilk , uji homogenitas Levene Test , serta uji hipotesis Paired Sample t-Test . Hasil uji normalitas menampilkan nilai signifikansi pretest sebesar 0,126 dan posttest 0,144. Keduanya di atas 0,05, maksudnya informasi berdistribusi normal. Uji homogenitas menciptakan sig. 0,390 varian dinyatakan seragam. Hasil pengujian Paired sample t-test menampilkan sig. 0,000 (< 0,05). Hipotesis diterima kenaikan nilai siswa teruji signifikan. Disimpulkan kalau model Problem Based Learning berbantuan media puzzle . Temuan akhir menunjukkan bahwa kolaborasi antara model PBL dan media puzzel terbukti efektif dalam mendongkrak kemampuan akademik matematika murid secara signifikan.
MANAJEMEN PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR KRISTEN WANGEL DOBO Moh. Erwin budiana; Karten Halirat; Mukh Khusnaini
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 13 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v13i1.5988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pengembangan kompetensi profesional guru dalam meningkatkan mutu pendidikan di Sekolah Dasar Kristen Wangel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah dan guru di Sekolah Dasar Kristen Wangel. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pengembangan kompetensi profesional guru di Sekolah Dasar Kristen Wangel dilaksanakan melalui perencanaan program pelatihan, kegiatan workshop, supervisi akademik, serta partisipasi guru dalam kegiatan pengembangan profesi. Pelaksanaan program tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan pedagogik dan profesional guru dalam proses pembelajaran. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan fasilitas, waktu, serta kesempatan mengikuti pelatihan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan yang berkelanjutan dari pihak sekolah maupun pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan pengembangan kompetensi profesional guru guna meningkatkan mutu pendidikan.Kata Kunci : Pengembangan Kompetensi Profesional Guru, Mutu Pendidikan, Sekolah Dasar
Pengaruh Self Regulated Learning, Minat Belajar dan Lingkungan Sekolah Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Zasmin Shulhatul Cholis; Rendra Gumilar; Raden Roro Suci Nurdianti
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 13 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v13i1.5998

Abstract

Abstract: Learning outcomes are one indicator of success in the learning process. However, relatively low learning outcomes are still found in the Economics subject of eleventh-grade students at SMA Negeri 10 Tasikmalaya. This study aims to determine the influence of self-regulated learning, learning interest, and the school environment on student learning outcomes. This study used a quantitative approach with a survey research method. The sampling technique used probability sampling with simple random sampling. The population in this study was 286 students, with a sample of 167 respondents determined using the Slovin formula. Data collection was conducted using a questionnaire. The results showed that 1) Self-regulated learning has a positive and significant effect on learning outcomes; 2) Learning interest has a positive and significant effect on learning outcomes; 3) The school environment has a positive and significant effect on learning outcomes; 4) Simultaneously, self-regulated learning, learning interest, and the school environment have a positive and significant effect on learning outcomes. Therefore, it can be concluded that self-regulated learning, learning interest, and the school environment influence student learning outcomes in the Economics subject of eleventh-grade students at SMA Negeri 10 Tasikmalaya. Keywords: learning interest; learning outcomes; Self-Regulated Learning; school environment.   Abstrak: Hasil belajar merupakan salah satu indikator keberhasilan dalam proses pembelajaran. Namun pada mata pelajaran Ekonomi kelas XI SMA Negeri 10 Tasikmalaya masih ditemukan hasil belajar yang relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self regulated learning, minat belajar, dan lingkungan sekolah terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan metode simple random sampling. Populasi pada penelitian ini adalah 286 peserta didik, sampel penelitian sebanyak 167 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Self regulated learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar; 2) Minat belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar; 3) Lingkungan sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar; 4) Secara simultan, self regulated learning, minat belajar, dan lingkungan sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa self regulated learning, minat belajar, dan lingkungan sekolah berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ekonomi kelas XI SMA Negeri 10 Tasikmalaya.  Kata kunci: hasil belajar;  lingkungan sekolah; minat belajar; Self Regulated Learning.
Pengaruh Program Keputrian Terhadap Pemahaman Materi Fikih Wanita dan Pembentukan Identitas Muslimah Neni Rohaeni; Arisal Sopyan
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 13 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v13i1.6002

Abstract

Abstract: This study is motivated by the fact that some female students have not fully understood the material of women’s fiqh and experience confusion in forming their identity as Muslim women. This study aims to: (1) analyze the effect of the keputrian program on the understanding of women’s fiqh material, (2) analyze its effect on the formation of Muslimah identity, and (3) analyze its simultaneous effect on both variables among students of MTs Al-Ikhlas Ciater. The method used is quantitative with a pre-experimental design (one group pretest-posttest). The population consisted of 57 students, with a sample of 50 students selected using total sampling technique. The instrument testing results indicate that the questionnaire is valid and reliable, and the classical assumption test shows that the data are normally distributed. Data analysis was conducted using Paired Sample T-Test and Multivariate Analysis of Variance. The results show that the keputrian program has a significant effect on the understanding of women’s fiqh material (mean pretest score 68 to posttest 78; t = 6.203; p = 0.000) and the formation of Muslimah identity (mean pretest score 70 to posttest 80; t = 5.284; p = 0.000). Simultaneously, the program also has a significant effect on both variables (F = 1205.212; p = 0.000). In conclusion, the keputrian program has a positive and significant effect in improving the understanding of women’s fiqh and in shaping the Muslimah identity of students. Keywords: keputrian program; women’s fiqh; muslimah identity   Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya siswi yang belum sepenuhnya memahami materi fikih wanita serta kebingungan dalam membentuk identitas sebagai muslimah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pengaruh program keputrian terhadap pemahaman materi fikih wanita, (2) menganalisis pengaruh program keputrian terhadap pembentukan identitas muslimah, dan (3) menganalisis pengaruh program keputrian secara simultan terhadap kedua variabel tersebut pada siswi MTs Al-Ikhlas Ciater. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental (one group pretest-posttest). Populasi penelitian berjumlah 57 siswi dengan sampel 50 siswi yang diambil menggunakan teknik total sampling. Hasil uji instrumen menunjukkan bahwa kuesioner valid dan reliabel, serta uji asumsi klasik menyatakan data berdistribusi normal. Analisis data menggunakan Paired Sample T-Test dan Multivariate Analysis of Variance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program keputrian berpengaruh signifikan terhadap pemahaman materi fikih wanita (rata-rata pretest 68 menjadi 78; t = 6,203; p = 0,000) dan pembentukan identitas muslimah (rata-rata pretest 70 menjadi 80; t = 5,284; p = 0,000). Secara simultan, program keputrian juga berpengaruh signifikan terhadap kedua variabel (F = 1205,212; p = 0,000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa program keputrian memiliki pengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan pemahaman fikih wanita serta membentuk identitas muslimah siswi. Kata kunci: program keputrian; fikih wanita; identitas muslimah