cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JURNAL PENA EDUKASI
Published by Smart Education
ISSN : 24070769     EISSN : 25494694     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pena Edukasi (JPE) adalah jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 237 Documents
Lagu Tutur Batin dan Jiwa yang Bersedih Sebagai Alternatif Media Pembelajaran Sastra di SMA Rahma Dewi Hartati
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 10 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v10i2.1436

Abstract

Abstract: Literature learning in class XI, one of which is that students are expected to be able to make poems from the literacy process. Variations in literacy are not only in short stories and novels but also in the form of understanding song lyrics. This study aims to analyze figures of speech and meaning in the lyrics of the songs Tutur Batin by Yura Yunita and Jiwa Yang Bersedih by Ghea Indrawari for learning literary skills in high school based on poetry writing skills. The research method used is qualitative-descriptive to describe the style and meaning of song lyrics that can be applied to learning literature in high school. Based on the results of this study, several figures of speech: (1) Comparative, consisting of personification, litotes, and synesthesia; (2) Affirmation, consisting of repetition, apheresis, rhetoric, ellipsis, and tautology; (3) Satirical, consisting of irony and cynicism. In addition, the lyrics of this song use rhyming words in each lyric. The meaning the song has in common is that it describes empathy and appreciates the struggle of someone who feels lonely and disappointed.Keywords: learning media; poetry; song.Abstrak: Pembelajaran sastra di kelas XI salah satunya peserta didik diharapkan dapat membuat puisi dari proses literasi. Variasi literasi tidak hanya dalam bentuk cerpen dan novel, tetapi juga berupa pemahaman lirik lagu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan gaya bahasa dan makna yang terkandung pada lirik lagu Tutur Batin karya Yura Yunita dan Jiwa yang Bersedih karya Ghea Indrawari sebagai media pembelajaran sastra di SMA yang dikolaborasikan dengan keterampilan menulis puisi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan gaya bahasa dan makna pada lirik lagu yang dapat diterapkan untuk proses pembelajaran sastra. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan beberapa gaya bahasa, yaitu: (1) majas perbandingan yang terdiri dari personifikasi, litotes, sinestesia, (2) majas penegasan yang terdiri dari repetisi, aferesis, retoris, elipsis, dan tautologi, (3) majas sindiran yang terdiri dari ironi dan sinisme. Selain itu, dalam lirik lagu ini ditemukan penggunaan kata yang berima di setiap lirik yaitu akhiran vokal dan konsonan, makna lagu memiliki kesamaan yaitu menggambarkan tentang empati dan menghargai per-juangan seseorang yang merasa kesepian dan kecewa. Kata kunci: lagu; media pembelajaran; puisi. 
Motivasi Belajar Sebagai Perantara Menjembatani Variasi Gaya Mengajar Terhadap Hasil Belajar Susana Indriati; Edi Fitriana Afriza; Bakti Widyaningrum
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 11 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v11i1.1472

Abstract

Abstract:  A person's success in pursuing a learning process at a particular educational level can be assessed based on the learning outcomes. The focus of this research is on low student learning outcomes. This research aims to determine the impact of differences in teacher teaching styles on student learning outcomes through student learning motivation. This research adopts a quantitative survey research method. The sample for this research was a proportional random sample of 198 students. The data analysis technique used is path analysis. From the results of the path analysis, the regression equations Z = 37.884 + 0.558𝑋 + 0.8300e1 and Y = 60.859 + 0.455𝑋 + 0.191Z + 0.8124𝑒2 are obtained. Based on the research results, it is known that there is a positive and significant influence between variations in teacher teaching styles on student learning motivation, variations in teacher teaching styles on student learning outcomes, and student learning motivation on student learning outcomes. Furthermore, student learning motivation is thought to mediate the influence of variations in teacher teaching styles on student learning outcomes.Keywords: teaching; styles;variationAbstrak: Keberhasilan seseorang menekuni suatu proses belajar pada suatu jenjang pendidi-kan tertentu dapat dinilai dari hasil belajar itu sendiri. Fokus penelitian ini adalah pada ren-dahnya hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak perbedaan gaya mengajar guru terhadap hasil belajar siswa melalui motivasi belajar siswa. Penelitian ini mengadopsi metode penelitian survei kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah sampel acak proporsional yang berjumlah 198 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis jalur. Dari hasil analisis jalur diperoleh persamaan regresi Z = 37,884 + 0,558𝑋 + 0,8300e1 dan Y = 60,859 + 0,455𝑋 + 0,191Z + 0,8124𝑒2. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa ter-dapat pengaruh positif dan signifikan antara variasi gaya mengajar guru terhadap motivasi belajar siswa, variasi gaya mengajar guru terhadap hasil belajar siswa, dan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar siswa. Lebih lanjut, motivasi belajar siswa diduga memediasi pengaruh  variasi gaya mengajar guru terhadap hasil belajar siswa.Kata kunci: gaya; mengajar; variasi
Pengaruh Pemanfaatan Sumber Belajar dan Disiplin Belajar Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Widi Waldiana; Ati Sadiah; Iis Aisyah
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 11 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v11i1.1497

Abstract

Abstract: The focus of this study is to examine the influence of the use of learning resources and learning discipline on learning outcomes. The method used in research is a quantitative method with data collection through the distribution of questionnaires. The population in this study was 177 students of class XII IPS SMAN 1 Cihaurbeuti. The sample was a saturated sample, with the entire population used as a research sample. The data analysis technique uses multiple linear regression analysis, coefficient of determination (r2), and hypothesis testing (t-test and F-test). Based on the study's results, it is known that the value of the coefficient of determination (R square) in this study is 0.573, or 57.3%. The results showed that: 1) The use of learning resources had a positive and significant effect on students' learning outcomes in economics subjects. 2) Learning discipline has a positive and significant effect on students' learning outcomes in economics subjects. 3) There is a positive and significant influence between the use of learning resources and learning discipline on students' learning outcomes in economics subjects.Keywords: learning discipline, learning outcome, utilization of learning resourcesAbstrak: Fokus dalam Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemanfaatan sumber belajar dan disiplin belajar terhadap hasil belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui penyeb-aran kuesioner. Populasi dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas XII IPS SMAN 1 Cihaurbeuti sebanyak 177 orang, sampel yang digunakan berupa sampel jenuh dengan seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Teknik Analsis data menggua-nakan  analisis regresi linear berganda serta koefisien determinasi r2 dan uji hipotesis (uji t dan uji F). Hasil perhitungan statistik dengan analisis regresi linier berganda dari persamaan regresi diketahui bahwa pemanfaatan sumber belajar dan disiplin belajar memiliki pengaruh positif terhadap hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui nilai koefisien determinasi (R square) pada penelitian ini yaitu 0,573 atau 57,3%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa :1) Pemanfaatan sumber bela-jar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran ekonomi. 2) Disiplin belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran ekonomi. 3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan bersama – sama antara pemanfaatan sumber belajar dan disiplin bela-jar terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran ekonomi.Kata kunci: disiplin belajar, hasil Belajar, pemanfaatan sumber belajar
Pengembangan E-Handout Berbasis Android Dengan Model PBL Untuk Meningkatkan Keterampilan Metakognitif Siswa Lupita Ratna Sari; Ali Usman; Agus Prasetyo Utomo
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 11 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v11i1.1535

Abstract

Abstract: In education, learning activities that combine learning media with learning models are very suitable for improving student learning outcomes. This research aims to develop Android-based biology e-handout learning media for coordination system material using the Problem-Based Learning (PBL) model to improve students' meta-cognitive skills in high school. This type of research is research and development (R&D) with the 4D (Four D) research model. The learning media developed is then tested for suitability through product validity and trials. Based on the research results, the biology e-handout learning media is valid, with an assessment percentage calculation of 97.5% by linguists, 78.12% by media experts, 93.42% by material experts, and 93.42% by high school biology teachers. The category is very suitable for use in learning. The e-handout learning media that has been developed is proven to be able to improve students' metacognitive skills with a gain score of 0.76 and a percentage increase in student learning skills after using e-handouts of 76%, which means that e-handout learning media has a high level of effectiveness in improving student's metacognitive skills.Keywords: e-handout, metacognitive skills, problem-based learning  Abstrak: Pada dasarnya dalam dunia pendidikan kegiatan pembelajaran yang menggabungkan media pembelajaran dengan model pembelajaran sangat cocok untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran e-handout biologi berbasis android materi sistem koordinasi dengan model Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan keterampilan metakognitif siswa di SMA. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan model penelitian 4D (Four D). Media pembelajaran yang dikembangkan kemudian diuji kelayakannya dengan validitas dan uji coba produk. Berdasarkan hasil penelitian media pembelajaran e-handout biologi sudah valid dengan perhitungan presentase penilaian sebesar 97,5% oleh ahli bahasa, 78,12% oleh ahli media, 93,42% oleh ahli materi dan 93,42% oleh guru biologi SMA dengan kategori sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Media pembelajaran e-handout yang telah dikembangkan terbukti dapat meningkatkan keterampilan metakognitif siswa dengan nilai gain score yang diperoleh 0,76 dengan presentase peningkatan keterampilan belajar siswa setelah menggunakan e-handout sebesar 76% yang berarti media pembelajaran e-handout memiliki tingkat keefektifan yang tinggi dalam meningkatkan keterampilan metakognitif siswa.Kata kunci: e-handout, keterampilan metakognitif, problem based learning
Analisis Penerapan Kurikulum Merdeka pada Sekolah Penggerak dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila Sinta Nuryuliani; Damanhuri Damanhuri; Wardatul Ilmiah
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 11 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v11i2.1641

Abstract

Abstract: This research was carried out because several problems were still found in implementing the independent curriculum in driving schools, so the realization of students as Pancasila student profiles was hampered. This research aimed to describe how the independent curriculum at driving schools contributes to realizing the Pancasila student profile and the supporting and inhibiting factors in its implementation at SMA Negeri 16 Pandeglang. The method used in this research is qualitative. The results of this research show that the independent curriculum has been implemented in driving schools to realize the Pancasila student profile, referring to the School Operational Curriculum (KOS), and the results can be seen in several characteristics of class XI and XII students, such as (1) independence; (2) creativity; and (3) cooperation. There are obstacles experienced, starting with the low quality of students, facilities, and parental support. The independent curriculum at the driving school at SMA Negeri 16 Pandeglang has been well implemented, starting with planning, implementation, results, and evaluation. There are supporting and inhibiting factors internally and externally, and the school provides solutions related to the obstacles faced in its implementation.Keywords: independent curriculum; school mover; P5Abstrak: Penelitian ini dilakukan karena masih ditemukan beberapa permasalahan dalam penerapan kurikulum merdeka pada sekolah penggerak, sehingga perwujudan peserta didik sebagai profil pelajar Pancasila menjadi terhambat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan kurikulum merdeka pada sekolah penggerak dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila, apa saja faktor pendukung dan faktor pemghambat dalam penerapnnya di SMA Negeri 16 Pandeglang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adlah kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan sudah diterapkannya kurikulum merdeka pada sekolah penggerak dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila mengacu pada Kurikilum Operasional Sekolah (KOS) dan hasilnya terlihat pada beberapa karakter peserta didik kelas XI dan XII seperti: (1) mandiri, (2) kreatif dan (3) gotong royong, serta terdapat hambatan yang dialami mulai dari rendahnya kualitas peserta didik, fasilitas dan dukungan orang tua. Penera-pan kurikulum merdeka pada sekolah penggerak di SMA Negeri 16 Pandeglang sudah diterap-kan dengan baik mulai dari perencanaan, pelaksanaan,hasil dan evaluasi, adanya faktor pen-dukung dan penghambat secara internal dan eksternal serta sekolah memberikan solusi terkait hambatan yang dihadapai dalam penerapannya.Kata kunci: kurikulum merdeka; sekolah penggerak; P5
Gaya Mengajar Guru dengan Strategi Ekspositori pada Pembelajaran Sejarah Sari Widya; Rustiyarso Rustiyarso; Haris Firmansyah
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 11 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v11i1.1668

Abstract

Abstract: This study aims to identify teachers' preparation for implementation and barriers to teaching using expository in class XI IPA 3 history lessons at SMAN 11 Pontianak. The exploration system used is qualitative with a descriptive approach. Data collection methods were collected through observations, interviews, and documentation of the history teacher, curriculum assistant, and her 11th-grade science three students—data analysis methods: data reduction, data donation, and conclusions. As a result of this study, (1) at the teacher's teaching preparation stage, using an expository strategy, the teacher makes a learning implementation plan (RPP), makes teaching materials in PowerPoint (PPT) format, and purchases equipment again before entering the class. (2) In the learning implementation phase, the teacher makes suggestions to the students, explains them systematically through questions and answers, and creates a learning evaluation. Teachers also walk around the classroom and hand out materials to invite students. (3) A teaching barrier for history teachers is the difficulty of managing students' concentration and maintaining their concentration in a hot classroom.Keywords: Expository strategy; History learning; teaching styleAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persiapan pelaksanaan guru dan hambatan pengajaran menggunakan kelas Penjelasan Sejarah Kelas XI IPA 3 SMAN 11 Pontianak. Sis-tem eksplorasi yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru sejarah, asisten kurikulum, dan siswa kelas 11 IPA kelas III. Metode analisis data: reduksi data, donasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian (1), pada tahap persiapan pem-belajaran, guru menggunakan strategi eksplanasi untuk membuat rencana kinerja pembelaja-ran (RPP), membuat bahan ajar dalam format Powerpint (PPT), dan membuat ulang peralatan sebelum menghadiri kelas. Ternyata. kelas. (2) Pada tahap pelaksanaan pembelajaran, guru memberikan saran kepada siswa, menjelaskannya secara sistematis melalui tanya jawab, dan membuat evaluasi pembelajaran. Guru juga berkeliling kelas dan membagikan materi untuk merekrut siswa. (3) Kendala pengajaran bagi guru sejarah adalah sulitnya mengatur konsentra-si siswa dan mempertahankan konsentrasi di kelas yang panas.Kata kunci: gaya mengajar; pembelajaran Sejarah; strategi Ekspositori 
Pengaruh Video Edukasi tentang Faktor yang Mempengaruhi Stunting Melalui Sosial Media Youtube Terhadap Pengetahuan Remaja Alvito Zidane Pamungkas; Rini Ernawati; Enok Sureskiarti
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 11 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v11i2.1689

Abstract

Abstract: Stunting Stunting is a condition of failure to thrive in children under five years old caused by chronic malnutrition which is a problem in Indonesia. The aim of the research is to find out whether there is an influence of stunting education via YouTube social media on students at SMA Negeri 4 Samarinda. This research uses a quantitative research design with a Pretest - Posttest Control Group Design to compare the experimental group that was given stunting education via videos on YouTube social media with a control group that was not given intervention. The number of samples in this study was 20 students of class XI. The instrument used is a questionnaire. Test statistical analysis with the Wilcoxson Alternative Test. The result of the p-value is 0.000 because the p value <α (0.05), then Ha is accepted and H0 is rejected. This shows that the respondents' knowledge before and after being given interventions regarding stunting to students at SMA Negeri 4 Samarinda increased the average value of the respondents' knowledge. So there is a significant influence on knowledge before the intervention is given and after the intervention is given by providing stunting education.Keywords: Education, Stunting, Teenager, YoutubeAbstrak: Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak berusia dibawah lima tahun yang disebabkan kekurangan gizi kronis yang menjadi masalah di Indonesia. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh edukasi stunting melalui media sosial youtube pada siswa SMA Negeri 4 Samarinda. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan with desaign Pretest – Posttest Control Grup Desaign untuk membandingkan kelompok experiment yang diberikan edukasi stunting melalui video di media sosial youtube dengan kelompok kontrol yang tidak diberikan intervensi. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 20 orang siswa/I kelas XI. Instrument yang digunakan ialah kuesioner. Uji analisis statistik dengan Uji Alternatif Wilcoxson. Hasil p-value 0,000 karena nilai p<α (0,05) maka Ha diterima dan H0 ditolak. Hal ini menunjukan bahwa pengetahuan responden sebelum dan setelah diberikan intevensi mengenai stunting pada siswa dan siswi di SMA Negeri 4 Samarinda terdapat peningkatan nilai rata – rata pengetahuan responden. Sehingga ada pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan sebelum diberikan intervensi dan setelah diberikan intervensi  pemberian edukasi stunting.Kata kunci: Edukasi, Remaja, Stunting, Youtube
Implementasi Ekstrakurikuler Pramuka terhadap Karakter Siswa Restu Risma Wijayanti; Sherina Putri Anggraeni
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 11 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v11i1.1750

Abstract

Abstract: The study aims to explore the extracurricular implementation of Scouts against students’ characters in SD N 1 Ampel. The research method used is qualitative descriptive, using interview approaches, direct observation, hacking, and documentation analysis. The results of the research findings suggest that the active participation of students in Scouting activities has a positive impact on character development, including independence, discipline, and responsibility. The results of the data analysis showed that students in grades 4, 5, and 6 of elementary N 1 Ampel were able to show independence at 84.58%, discipline attitude at 96.25%, and responsibility attitude at 88.33%. However, research also found several supporting factors and observers that affect the implementation of Scouts, such as the active participation of parents, suitable means and infrastructure, collaboration between teachers and the head of the school as a support factor, a lack of Human Resources (HR) teachers as scout builders, and difficulty finding replacement teachers as a barrier factor.Keywords: character education; extracurricular; Scouts  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi ekstrakurikuler Pramuka terhadap karakter siswa di SD N 1 Ampel. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan pendekatan wawancara, observasi langsung, angket dan analisis dokumentasi. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa melalui partisipasi aktif siswa dalam kegiatan Pramuka memberikan dampak positif terhadap pengembangan karakter mereka meliputi, pengembangan karakter kemandirian; kedisiplinan; dan tanggung jawab. Hasil analisis data menunjukkan bahwa siswa kelas 4, 5 dan 6 SD N 1 Ampel  sudah mampu menunjukan sikap kemandirian  sebesar 84,58% , sikap kedisiplinan sebesar 96,25%, dan sikap tanggung jawab sebanyak 88,33%. Tetapi, penelitian juga menemukan beberapa faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi implementasi Pramuka, seperti  partisipasi aktif orang tua, sarana dan prasarana yang bagus, adanya kolaborasi antara guru dengan  kepala sekolah sebagai faktor pendukung dan kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) guru sebagai pembina pramuka dan kesulitan mencari guru pengganti menjadi faktor penghambat.Kata kunci: ekstrakurikuler; karakter pendidikan; Pramuka
Analisis Aktivitas Fisik Terhadap Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Ezra Lagarinda; Faridha Nurhayati
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 11 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v11i1.1758

Abstract

Abstract: Physical activity is one of the factors that can affect physical fitness; thus, the condition of a person's physical fitness is determined by the amount of physical activity performed. Physical activity done properly, correctly, measured, and on a regular basis (BBTT) can provide a variety of benefits, including slowing the aging process, increasing happiness, lowering the risk of coronary heart disease, increasing confidence, and preventing tiredness. The goal of this research is to determine the link between physical activity and physical fitness among students in SMAN 1 Waru Sidoarjo. This is a quantitative study that does not use an experimental design. The study took a correlational approach. This study's population consisted of students in grade XI. Purposive sampling was used, with a sample size of 53 students. The research instruments used were IPAQ and MFT. Gamma correlation-based data analysis techniques. The data analysis revealed a significant correlation (0.003 <0.05) between physical activity and physical fitness among students in SMAN 1 Waru Sidoarjo, with a value of 0.665. So there is a significant relationship between physical activity and physical fitness among SMAN 1 Waru Sidoarjo students, with a large contribution of 66.5%.Keywords: Correlational; Physical Activity; Physical Fitness Abstrak: Salah satu faktor yang mempengaruhi kebugaran jasmani adalah aktivitas fisik, sehingga kondisi kebugaran jasmani seseorang ditentukan oleh banyaknya aktivitas fisik yang dilakukan. Aktivitas fisik yang dilakukan dengan baik, benar, terukur, dan teratur (BBTT) dapat memberikan banyak manfaat seperti memperlambat proses penuaan, membuat Anda lebih bahagia, menurunkan risiko penyakit jantung koroner, meningkatkan rasa percaya diri, dan membuat Anda tidak mudah lelah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan kebugaran jasmani pada siswa SMAN 1 Waru Sidoarjo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain non-eksperimental. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI, dan teknik pengambilan sampelnya adalah purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 53 siswa. Instrumen penelitian meliputi IPAQ dan MFT. Teknik analisis data berbasis korelasi gamma. Analisis data menunjukkan adanya korelasi yang signifikan (0,003 < 0,05) antara aktivitas fisik dengan kebugaran jasmani pada siswa SMAN 1 Waru Sidoarjo, dengan nilai 0,665. Sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kebugaran jasmani pada siswa SMAN 1 Waru Sidoarjo, dengan besar kontribusi sebesar 66,5%.Kata kunci: Aktivitas Fisik; Kebugaran Jasmani; Korelasi
Perspectives of Vocational High School English Teachers Regarding Kurikulum Merdeka Idah Purwanti; Happy Kusuma Wardani
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 11 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v11i1.1759

Abstract

Abstract: This article explores the perspectives of English teachers in a vocational high school regarding the implementation of Kurikulum Merdeka. This study investigates various aspects of Kurikulum Merdeka through questionnaires and interviews, including its basic concept, teaching modules, learning processes, and assessment methods. The findings reveal that teachers perceived Kurikulum Merdeka positively. They considered it an improvement over the previous curriculum. Moreover, teachers appreciated the flexibility of Kurikulum Merdeka, although they also emphasized the importance of adequate training and collaboration among teachers for successful implementation. Regarding the learning process, teachers recognized the potential of Kurikulum Merdeka to foster student creativity and social responsibility, mainly through integrating the Pancasila Student Profile Enhancement Project (P5). In terms of assessment, teachers emphasized the importance of diagnostic, formative, and summative assessments in providing continuous feedback. This study provides valuable insights into English teachers' perceptions of Kurikulum Merdeka regarding educational practice in Indonesia's vocational high schools.Keywords: English teachers’ perspectives; Kurikulum Merdeka; vocational high school.Â