cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2026)" : 30 Documents clear
Efektivitas penggunaan papan pecahan terhadap peningkatan pemahaman konsep siswa Sekolah Dasar Septi Rahmawati; Karlimah; Ika Fitri Apriani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i1.25595

Abstract

Media pembelajaran pecahan diyakini dapat mendukung pengembangan keterampilan pemahaman matematika. Namun kenyataannya, guru belum benar-benar menerapkan penggunaan media dalam pendidikan karena terlalu banyak waktu yang dibutuhkan untuk menciptakan media pembelajaran. Dari masalah tersebut, peneliti dalam penelitian ini membahas mengenai pentingnya menggunakan media pembelajaran, khususnya dalam pembelajaran matematika materi pecahan pada siswa kelas III. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas media papan pecahan terhadap peningkatan pemahaman konsep bilangan pecahan sebelum dan sesudah menggunakan media. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eskperimental. Data dari penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, studi literatur dan tes. Kemudian data dianalisis dengan uji prasyarat berupa uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis (paired sample t-test) dan N-Gain. Pembelajaran matematika dengan menggunakan media papan pecahan dilakukan dalam 3 pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media papan pecahan efektif digunakan pada pembelajaran pecahan dan dapat meningkatkan kemampuan pemahaman siswa. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata posttest di kelas eksperimen dan kontrol. Pada kelas eksperimen nilai rata-rata N-Gain 80,36%, sedangkan nilai rata-rata pada kelas kontrol sebesar 44,9%.
Analisis kebutuhan informasi etnoparenting di Desa Transmigrasi Bukit Payung, Kabupaten Kampar Farah Nurhaliza; Jesi Alexander Alim; Zatra Hainul Putra
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i1.26070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan informasi mengenai etnoparenting di kalangan komunitas Melayu di daerah transmigrasi Bukit Payung, Kabupaten Kampar, dengan fokus pada pengaruh multikulturalisme terhadap pola asuh. Metode kuantitatif diterapkan dengan analisis data frekuensi menggunakan SPSS untuk memahami tren dan pola pengasuhan yang diterapkan oleh orang tua di daerah tersebut. Responden terdiri dari orang tua dengan latar belakang etnis yang beragam, termasuk Melayu dan Jawa. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua mempertahankan nilai-nilai budaya Melayu, terutama dalam aspek agama dan moralitas; namun, dalam konteks multikultural, pengasuhan menjadi lebih adaptif. Pengaruh lingkungan sosial yang beragam lebih signifikan daripada pengaruh langsung orang tua dalam membentuk identitas budaya seorang anak. Faktor pendukung utama dalam pelaksanaan etnoparenting adalah kesadaran akan pentingnya nilai-nilai budaya, sementara hambatan utama adalah kurangnya informasi tentang cara melestarikan nilai-nilai ini di tengah modernitas. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur tentang etnoparenting di lingkungan multikultural dan memberikan panduan praktis untuk pengasuhan di daerah transmigrasi. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk menyelidiki dinamika pengasuhan dalam konteks serupa dengan lebih mendalam.
Analisis penggunaan video pembelajaran IPAS kelas V terhadap pemahaman siswa Dinda Aurilia; Jesi Alexander Alim; Zetra Hainul Putra
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i1.26072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman siswa terhadap pembelajaran IPAS menggunakan video pembelajaran di ruang lingkup siswa sekolah dasar kelas V. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode korelasi dan uji Paired Sample T Test. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan video pembelajaran pada mata pelajaran IPAS mampu memberikan pemahaman siswa pada materi pelajaran yang diberikan. Hal ini dibuktikan dengan memberikan tes awal (pre-test) sebelum pembelajaran penggunaan video digunakan dan memberikan tes akhir (post-test) pada siswa setelah memebrikan pembelajaran menggunakan video pembelajaran. Dan didapati hasil yang signifikan dimana siswa dapat lebih memahami materi pembelajaran yang diberikan melalui video pembelajaran.
Penerapan reinforcement reward dan punishment terhadap motivasi belajar siswa Sekolah Dasar Anne Historia; Anggit Merliana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i1.26163

Abstract

Pendidikan di sekolah dasar bukan hanya sebatas tempat yang bertujuan untuk pelaksanaan kegiatan transfer ilmu, lebih dari itu sekolah juga merupakan tempat untuk pembentukan karakter seorang peserta didik. Di dalam ranah pendidikan, salah satu hal yang penting untuk dimiliki adalah alat pendidikan. Alat pendidikan meliputi beberapa aspek salah satunya ganjaran dan hukuman yang bertujuan untuk menguatkan sikap dan karakter tertentu peserta didik selama pembelajaran berlangsung, dalam hal ini konteks yang diambil adalah aspek motivasi belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data Miles dan Huberman yang mana peneliti sebagai instrumen mengambil data, mengolah data, dan menyajikannya dengan uraian pemaparan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya penerapan penguatan reward dan punishment selama pembelajaran dapat meningkatkan motivasi siswa, dengan syarat guru memberikan ganjaran atau hukuman disesuaikan dengan bentuk, prinsip, dan tujuan pemberian reward dan punishment. Kata Kunci: Motivasi Belajar, Reward dan Punishment, Sekolah Dasar.
Pengembangan media card match untuk pembelajaran Aksara Sunda bagi siswa kelas V SD Yuda Andika Prayoga; Resa Respati; Dwi Alia
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i1.26228

Abstract

Abstract This study aims to develop an innovative learning medium in the form of card match for teaching Sundanese script within the local content curriculum of Sundanese Language. The novelty of this media lies in its specific focus on Sundanese script, making it more relevant to local learning needs compared to the general applications of paired cards, which are often used for broader subjects. The research employs a Design-Based Research (DBR) method, involving iterative stages of design, development, and evaluation of the product. The final product was tested in field trials, where student responses indicated an eligibility rate of 88%, suggesting the media’s high suitability as a learning aid. The findings show that a focused approach to Sundanese script enhances the relevance and effectiveness of local content learning, thereby enriching students' learning experience of cultural heritage. This study’s results are expected to contribute significantly to the preservation of Sundanese script and provide an engaging, effective alternative learning media for students. Keyword: Sundanese Script, Card Match, Design-Based Research. Abstrak Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran inovatif berupa kartu berpasangan (card match) untuk materi aksara sunda dalam Muatan Lokal Bahasa Sunda. Kebaharuan media ini terletak pada fokusnya yang spesifik pada aksara sunda, sehingga lebih relevan dengan kebutuhan pembelajaran lokal dibandingkan aplikasi kartu berpasangan yang biasanya diterapkan pada materi yang lebih umum. Metode penelitian yang digunakan adalah Design-Based Research (DBR), yang melibatkan tahapan desain, pengembangan, dan evaluasi produk secara iteratif. Produk yang dihasilkan diuji melalui uji coba lapangan, di mana penilaian respons siswa menunjukkan persentase kelayakan sebesar 88%, yang mengindikasikan bahwa media ini sangat layak digunakan sebagai alat bantu pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan terfokus pada aksara sunda dapat meningkatkan relevansi dan efektivitas pembelajaran Muatan Lokal, sehingga dapat memperkaya pengalaman belajar siswa terhadap warisan budaya daerah. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi kontribusi penting dalam upaya pelestarian aksara Sunda serta memberikan alternatif media pembelajaran yang menarik dan efektif bagi siswa. Kata Kunci: Aksara Sunda, Card Match, Design-Based Research.
Pengaruh media sosial TikTok terhadap interaksi sosial siswa Sekolah Dasar Muhammad Faizul Ikhsan; Imaniar Purbasari; Much Arsyad Fardani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i1.26812

Abstract

Penelitian ini didasari oleh fenomena tingginya angka pengguna TikTok di Indonesia. Berdasarkan data di lapangan, pengguna TikTok di kelas 5 SDN Pakis 01 mencapai 85,2%. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan TikTok terhadap interaksi sosial siswa dalam proses pembelajaran di SDN Pakis 01 Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 27 responden, dengan teknik sampling berupa sampel jenuh. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner, dokumentasi, wawancara, dan observasi. Uji validitas dan reliabilitas instrumen kuesioner dilakukan menggunakan software SPSS. Analisis data dilakukan melalui teknik statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian ditunjukkan dengan nilai signifikansi (sig) berada pada 0,000. Karena nilai signifikansi (sig) 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Persamaan regresi sederhana yang dihasilkan adalah Y=59,798 + 0,413 , yang berarti setiap peningkatan penggunaan media sosial TikTok sebesar satu unit akan meningkatkan interaksi sosial siswa sebesar 0,413 poin. Penelitian ini disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara penggunaan media sosial Tiktok terhadap interaksi sosial siswa kelas V pada pembelajaran di SD Negeri Pakis 01 Kecamatan Tayu Kabupaten Pati. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan TikTok dapat mendorong siswa untuk lebih aktif dalam berinteraksi, baik secara online maupun dalam konteks pembelajaran di kelas. Penelitian ini didasari oleh fenomena tingginya angka pengguna TikTok di Indonesia.  Berdasarkan data di lapangan, pengguna TikTok di kelas 5 SDN Pakis 01 mencapai 85,2%. Banyak siswa lebih banyak menghabiskan waktu di TikTok dibandingkan dengan berinteraksi di dunia nyata, sehingga hal ini berpotensi memengaruhi interaksi sosial, terutama dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan TikTok terhadap interaksi sosial siswa dalam proses pembelajaran di SDN Pakis 01 Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 27 responden, dengan teknik sampling berupa sampel jenuh. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner, dokumentasi, wawancara, dan observasi. Uji validitas dan reliabilitas instrumen kuesioner dilakukan menggunakan software SPSS untuk memastikan keakuratan alat ukur. Analisis data dilakukan melalui teknik statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian ditunjukkan dengan nilai signifikansi (sig) berada pada 0,000. Karena nilai signifikansi (sig) 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Persamaan regresi sederhana yang dihasilkan adalah Y=59,798 + 0,413 , yang berarti setiap peningkatan penggunaan media sosial TikTok sebesar satu unit akan meningkatkan interaksi sosial siswa sebesar 0,413 poin. Penelitian ini disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara penggunaan media sosial Tiktok terhadap interaksi sosial siswa kelas V pada pembelajaran di SD Negeri Pakis 01 Kecamatan Tayu Kabupaten Pati. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan TikTok dapat mendorong siswa untuk lebih aktif dalam berinteraksi, baik secara online maupun dalam konteks pembelajaran di kelas.
Efektivitas penggunaan video pembelajaran terhadap hasil belajar konsep dasar perkalian di kelas III fase B Aziz Ayi Nugraha; Karlimah; Muhammad Rijal Wahid Muharram
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i1.26818

Abstract

Abstract Mathematics as an important subject in elementary school is often challenging for students, especially in understanding the basic concept of multiplication. This study aims to test the effectiveness of learning videos as an innovative media in improving student learning outcomes in multiplication material. The research method used is an experiment with a nonequivalent control group design. The subjects of the study involved third-grade students in two elementary schools, who were divided into experimental and control groups. Data were obtained through pretests and posttests to evaluate students' abilities before and after using learning videos. The results showed that the use of learning videos significantly improved students' understanding of the concept of multiplication compared to conventional lecture methods. Students in the experimental group showed a higher increase in learning outcomes based on the calculation of the gain index. These findings confirm that learning videos are effective in visualizing abstract concepts, creating an interactive learning atmosphere, and increasing students' learning motivation. This study concludes that the integration of video media in mathematics learning can be an innovative solution to improve student learning outcomes at the elementary level. Keywords : learning videos, learning outcomes, multiplication. Abstrak Matematika sebagai mata pelajaran penting di sekolah dasar sering kali menantang bagi siswa, khususnya dalam memahami konsep dasar perkalian. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas video pembelajaran sebagai media inovatif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perkalian. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain nonequivalent control group. Subjek penelitian melibatkan siswa kelas III di dua sekolah dasar, yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Data diperoleh melalui pretest dan posttest untuk mengevaluasi kemampuan siswa sebelum dan sesudah menggunakan video pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video pembelajaran secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep perkalian dibandingkan dengan metode ceramah konvensional. Siswa dalam kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi berdasarkan perhitungan indeks gain. Temuan ini menegaskan bahwa video pembelajaran efektif dalam memvisualisasikan konsep abstrak, menciptakan suasana belajar yang interaktif, dan meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi media video dalam pembelajaran matematika dapat menjadi solusi inovatif untuk memperbaiki hasil belajar siswa di tingkat dasar. Kata Kunci: video pembelajaran, hasil belajar, perkalian.
Analisis miskonsepsi siswa pada materi bunyi di kelas V Sekolah Dasar Denti Rahmawati; Ghullham Hadu; Resa Respati
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i1.26843

Abstract

Miskonsepsi merupakan pemahaman yang tidak tepat tentang suatu konse, salah dalam menggunakan nama konsep, salah dalam mengklasifikasikan contoh-contoh konsep, kebingungan terhadap konsep-konsep yang berbeda, ketidakcocokan dalam menghubungkan berbagai konsep. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miksonsepsi siswa kepada materi bunyi di kelas V SD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas V SD Negeri Wangkelang III dengan jumlah siswa 26 dengan siswa laki-laki berjumlah 16 dan siswa perempuan berjumlah 10 Sebagai kelas yang akan digunakan untuk penelitian.. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Analisis data pada peneltian ini menggunakan 4 tahapan diantaranya: 1) Pengumpulan data, 2) Reduksi data, 3) Penyajian data, 4) Penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini yaitu miskonsepsi yang terjadi pada peserta didik keseluruhan dari 10 soal yang mempunyai miskonsepsi paling rendah adalah pada soal nomor 1 yaitu tentang menyebutkan sifat-sifat bunyi yang dipresentasekan dengan 88, 46% atau dari 26 peserta didik yang menjawab benar ada 24 peserta didik. Kemudian miskonsepsi paling tinggi yakni pada soal nomor 5 yakni mengelompokkan bunyi keras dan pelan dengan 17 peserta didik mengalami miskonsepsi yang dipresentasikan sebesar 57,69%.  
Analisis penggunaan media aplikasi pembelajaran STEM dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada materi gaya di Sekolah Dasar Alya Aprilia Koswara; Ghullam Hamdu; Asep Nuryadin
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i1.26845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aplikasi pembelajaran berbasis STEM yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas IV SD mengenai konsep gaya. Aplikasi ini mengintegrasikan simulasi interaktif, eksperimen virtual, video pembelajaran, dan panduan bagi guru untuk memberikan pengalaman belajar yang menarik dan aplikatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru, observasi respons siswa, dan penilaian dari ahli materi serta media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap berbagai konsep gaya, seperti gravitasi, gaya gesek, dan gaya dorong. Guru melaporkan peningkatan keterlibatan dan rasa percaya diri siswa, dengan 85% siswa merasa lebih percaya diri dalam menjawab pertanyaan terkait topik tersebut. Namun, beberapa tantangan terkait keterbatasan akses internet di beberapa daerah ditemukan. Evaluator ahli memberikan penilaian positif terhadap aplikasi ini, terutama terkait kesesuaian dengan kurikulum, kemudahan penggunaan, dan relevansinya dengan pembelajaran STEM. Secara keseluruhan, aplikasi ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan pendidikan STEM di tingkat dasar, dengan pengembangan lebih lanjut yang diperlukan untuk mengatasi masalah aksesibilitas.
Hubungan pola asuh permisif dengan perkembangan psikososial peserta didik kelas V di Sekolah Dasar Elsa Lestari; Ahmad Mulyadiprana; Resa Respati
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i1.26853

Abstract

Abstract This study aims to explore the relationship between permissive parenting and the psychosocial development of fifth-grade students at SDN Anaka. The research employs a correlational method with Spearman's test to measure the relationship between the independent variable (permissive parenting) and the dependent variable (psychosocial development). Data were collected using questionnaires distributed to 35 parents and students, selected through purposive sampling. The results indicate a significant and strong relationship between permissive parenting and psychosocial development, with a Spearman correlation coefficient of 0.946 at a 99% confidence level (p < 0.01). Linear regression analysis revealed that an increase of one unit in permissive parenting improves psychosocial development scores by 1.167 units. This study highlights the importance of appropriately applied permissive parenting in supporting children's psychosocial development, particularly in fostering responsibility, self-confidence, and tolerance. These findings provide insights for parents, educators, and policymakers to improve parenting strategies to optimize child development. Keywords: permissive parenting, psychosocial development, students. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara pola asuh permisif dengan perkembangan psikososial peserta didik kelas V di SDN Anaka. Penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan uji Spearman untuk mengukur hubungan antara variabel independen (pola asuh permisif) dan variabel dependen (perkembangan psikososial). Data diperoleh melalui angket yang diberikan kepada 35 orang tua dan peserta didik, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh permisif memiliki hubungan yang sangat kuat dan signifikan dengan perkembangan psikososial peserta didik, dengan koefisien korelasi sebesar 0,946 pada tingkat kepercayaan 99% (p < 0,01). Analisis regresi linear menunjukkan bahwa peningkatan satu unit pada pola asuh permisif dapat meningkatkan skor perkembangan psikososial sebesar 1,167 unit. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan pola asuh permisif secara tepat untuk mendukung perkembangan psikososial anak, khususnya pada aspek tanggung jawab, kepercayaan diri, dan toleransi. Hasil ini diharapkan menjadi panduan bagi orang tua, pendidik, dan pembuat kebijakan untuk memperbaiki strategi pengasuhan demi mendukung perkembangan anak secara optimal. Kata Kunci: pola asuh permisif, perkembangan psikososial, peserta didik.

Page 1 of 3 | Total Record : 30