cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 885 Documents
PEMBELAJARAN PENALARAN KELILING BANGUN DATAR PADA SISWA SD KELAS IV DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Ayuningtyas Juliantini Sudrajat; Sylvia Rabbani; Rizki Pebriana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 3, No 5 (2020)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v3i5.4489

Abstract

Kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal penalaran matematik merupakan salah satu masalah yang menjadi pembahasan pada penelitian ini. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran penalaran keliling bangun datar pada siswa kelas empat menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Metode pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan metode ini peneliti mencoba untuk menggambarkan situasi dan proses pada kegiatan pembelajaran. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek adalah siswa kelas empat salah satu sekolah dasar Negeri di Kota Cimahi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa siswa kelas empat senang belajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah, selain itu siswa dan guru menunjukan respon yang baik terhadap pembelajaran penalaran keliling bangun datar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah, namun masih ditemukan siswa yang menemukan kesulitan dalam memeriksa argumen yang berlaku, melakukan pembuktian secara langsung dan menyusun konjektur pada soal kemampuan penalaran matematik. Dari pembahasan tersebut peneliti menarik kesimpulan bahwa kemampuan penalaran keliling bangun datar pada siswa kelas empat masih tergolong rendah dan perlu diberikan latihan-latihan soal yang rutin agar siswa terbiasa menyelesaikan soal yang sulit.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA MATERI PECAHAN KELAS IV DI SEKOLAH DASAR Iqnatia Alfiansyah
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractBased on the results of interviews and observations, several problems were found, namely the lack of students 'understanding of the mathematics subject matter of fractions and the textbooks used did not facilitate students' thinking processes. This study aims to develop a mathematics teaching module for grade IV fractions in elementary schools. This development research uses three stages of the 4-D model which includes define, design, and develop with the modification of the researcher. The subjects of this study were 14 grade students of SD Negeri Iker-Iker Geger Cerme Gresik. The data collection methods used were validation, student response questionnaires, and learning outcomes tests. Based on the results of data analysis, the results of validation and testing, it was found that the development of mathematics teaching modules for grade IV fraction material in elementary schools resulted in quality teaching modules, namely a) teaching modules categorized as very valid (86.25), b) teaching modules categorized as practical with little revision, c) the teaching module is categorized as effective with a classical completeness percentage of 85.71% and a questionnaire score percentage of students' responses to 88.57%.
MENINGKTKAN KETERAMPILAN MEMBACA SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE SPEED READING PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DIKELAS V SD LILIH ROSMAWATI; Agni muftianti
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran bahasa indonesia dengan menggunakan metode speed reading,  respon guru dan siswa dalam keterampilan membaca siswa dengan menggunakan metode speed reading dan hambatan dalam pelaksanaan pembelajaran bahasa indonesia dengan menggunakan metode speed reading. Metode penelitian yang digunakan dalan penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Desain penelitian menggunakan Pre-test and Post-test Group Design. Sampel yang akan diteliti yaitu siswa kelas V SD tersebut yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan instrumen test, non-test (kuesioner), wawancara dan obervasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa melalui penerapan metode metode Speed Reading berjalan dengan baik dan efektif diterapkan dalam proses pembelajaran yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa. Dengan adanya penggunaan metode Speed Reading siswa menjadi lebih termotivasi dan tertarik dalam hal membaca. Guru memberikan tanggapan bahwa peneliti mengajar materi metode Speed Reading sangat baik dan sesuai dengan tahapan dan alokasi waktunya. Ketika pelaksanaan siswa terlihat lebih antusias dan semangat dengan pembelajaran Bahasa Indonesia dibandingkan pembelajaran dengan menggunakan metode konvensional siswa cenderung pasif karena seluruh kegiatan dipegang oleh guru, dimana guru lebih banyak memberikan penjelasan dan menyampaikan materi. Hal tersebut sangat mempengaruhi hasil belajar siswa. Sedangkan respon siswa mengenai metode Speed Reading pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia telah dinilai baik. Dari analisis menunjukkan bahwa siswa merasa bahwa metode Speed Reading mampu memudahkan mereka dalam memahami bacaan yang mereka baca. Hal ini juga menunjukkan bahwa membaca cepat tidak hanya mengutamakan kecepatan namun tidak mengabaikan pemahamannya. Kesulitan-kesulitan yang dihadapi siswa dalam menggunakan metode Speed Reading pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia yakni masih terdapat siswa yang merasa kebingungan atau kehilangan pemahaman dari apa yang telah dibaca karena mereka belum atau kurang begitu menguasai keterampilan membaca dengan menggunakan teknik speed reading, maka dari itu perlu diadakan latihan agar mereka menguasai keterampilan membaca secara cepat.Kata Kunci: Speed Reading,  Bahasa Indonesia, Keterampilan Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran bahasa indonesia dengan menggunakan metode speed reading,  respon guru dan siswa dalam keterampilan membaca siswa dengan menggunakan metode speed reading dan hambatan dalam pelaksanaan pembelajaran bahasa indonesia dengan menggunakan metode speed reading. Metode penelitian yang digunakan dalan penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Desain penelitian menggunakan Pre-test and Post-test Group Design. Sampel yang akan diteliti yaitu siswa kelas V SD tersebut yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan instrumen test, non-test (kuesioner), wawancara dan obervasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa melalui penerapan metode metode Speed Reading berjalan dengan baik dan efektif diterapkan dalam proses pembelajaran yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa. Dengan adanya penggunaan metode Speed Reading siswa menjadi lebih termotivasi dan tertarik dalam hal membaca. Guru memberikan tanggapan bahwa peneliti mengajar materi metode Speed Reading sangat baik dan sesuai dengan tahapan dan alokasi waktunya. Ketika pelaksanaan siswa terlihat lebih antusias dan semangat dengan pembelajaran Bahasa Indonesia dibandingkan pembelajaran dengan menggunakan metode konvensional siswa cenderung pasif karena seluruh kegiatan dipegang oleh guru, dimana guru lebih banyak memberikan penjelasan dan menyampaikan materi. Hal tersebut sangat mempengaruhi hasil belajar siswa. Sedangkan respon siswa mengenai metode Speed Reading pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia telah dinilai baik. Dari analisis menunjukkan bahwa siswa merasa bahwa metode Speed Reading mampu memudahkan mereka dalam memahami bacaan yang mereka baca. Hal ini juga menunjukkan bahwa membaca cepat tidak hanya mengutamakan kecepatan namun tidak mengabaikan pemahamannya. Kesulitan-kesulitan yang dihadapi siswa dalam menggunakan metode Speed Reading pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia yakni masih terdapat siswa yang merasa kebingungan atau kehilangan pemahaman dari apa yang telah dibaca karena mereka belum atau kurang begitu menguasai keterampilan membaca dengan menggunakan teknik speed reading, maka dari itu perlu diadakan latihan agar mereka menguasai keterampilan membaca secara cepat.Kata Kunci: Speed Reading,  Bahasa Indonesia, Keterampilan  
PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS PADA MATERI SURAT PRIBADI KELAS V MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL Sera Islamiati; Linda Hania Fasha
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya keterampilan menulis surat pribadi pada kelas V SDN I Celak, yang selama masa belajarnya berada di kelas atas, dan tentunya sudah banyak materi serta praktik mengenai ejaan dan tanda baca, ternyata masih ada siswa yang ketika menulis masih banyak ditemukan tulisan yang belum sesuai dengan penerapan ejaan bahasa Indonesia dan tanda baca. Sehingga semua itu berakibat pada nilai hasil belajar siswa yang masih belum memenuhi KKM. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran menulis dalam rangka meningkatkan keterampilan menulis surat pribadi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V SDN I Celak. Serta untuk mengetahui peningkatan keterampilan menulis surat pribadi dengan menggunakan model pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas V SDN I Celak. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yang diteliti adalah 15 siswa sekolah dasar kelas lima. proses penelitian yang dilakukan adalah mewawancarai guru, dan juga mewawancarai siswa. 5 siswa berkemampuan baik, 5 siswa berkemampuan sedang, dan 5 siswa berkemampuan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 8 siswa (67%) menerima nilai tinggi dan 5 siswa (33%) menerima nilai sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa siswa dapat memahami pembelajaran yang diberikan oleh guru dengan model pembelajaran kontekstual.
PEMAHAMAN KONSEP BENTUK DAN FUNGSI BAGIAN TUMBUHAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING SISWA KELAS IV SD Sri Herlina; Jajang Bayu Kelana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was motivated by the low understanding of science concepts in elementary schools. The method used in this research is descriptive qualitative research method. The study population was the fourth-grade students of SDN 3 Cikahuripan Lembang, West Bandung Regency. while the selected sample was 34 students with convenience technique. The result of this research is the increase in students' conceptual understanding. The study concluded that the Problem Based Learning learning model affected an increasing understanding of the concept of science
ANALISIS KETERSEDIAAN DAN GAMBARAN MEDIA PEMBELAJARAN ISU PERUBAHAN IKLIM BERBASIS ESD DI SEKOLAH DASAR Nursofa, Risma; Hamdu, Ghullam
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 5 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan/Education for Sustainable Development (ESD) telah tertuang pada Kurikulum 2013. Artinya Kurikulum 2013 termasuk ke dalam pembelajaran berbasis ESD. Dalam menciptakan pembelajaran ESD harus dikaitkan dengan isu ESD. Isu perubahan iklim merupakan bagian penting dari isu ESD. Tidak hanya dikaitkan dengan Isu ESD, pembelajaran berbasis ESD harus mengaitkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi secara seimbang untuk mencerminkan keberlanjutan. Agar dapat menyampaikan pembelajaran berbasis ESD maka dibutuhkan media pembelajaran. Khususnya penelitian ini membahas media pembelajaran bertemakan perubahan iklim mencakup materi tentang terjadinya perubahan iklim serta pengaruhnya pada ekosistem sebagai aspek lingkungan, tindakan adaptasi dan mitigasi pada perubahan iklim sebagai aspek sosial, dan dampak perubahan iklim pada ekonomi. Setelah dilakukan penelitian secara kualitatif maka hanya 1 dari 7 sekolah dasar yang memiliki media perubahan iklim secara khusus. 6 sekolah dasar lainnya meskipun tidak memiliki media khusus terkait perubahan iklim, namun beberapa guru memiliki inisiatif untuk menentukan sendiri media terkait topik tersebut.
PENGEMBANGAN SIKAP ECOPRENEURSHIP PADA PEMBELAJARAN IPS DENGAN MEDIA SISTEM AQUAPONIK MELALUI PROJECT BASED LEARNING Erni Nurjanah; Gilang Mas Ramadhan; Zenal Abidin; Rafdlal Saeful Bakhri
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 5 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran yang masih tekstual sedikit banyak menghambat tercapainya tujuan pembelajaran yang komprehensif, untuk itu pembelajaran idealnya harus mengarah pada pembelajaran kontekstual guna membangun karakter peserta didik terlebih karakter entrepreneur yang dipadupadankan dengan sikap peduli lingkungan yang dapat menghasilkan suatu produktifitas yang teraktualisasi dalam perilaku manusia yang melek lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan sikap Ecopreneurship Mahasiswa PGSD pada pembelajaran IPS dengan memanfaatkan sumber daya lokal melalui Project Based Learning (Sistem tanam Aquaponik). Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif dengan desain metode kuasi eksperimen pretest-postest one group test design. Jumlah Subjek penelitian adalah 20 orang mahasiswa PGSD STKIP Bina Mutiara Sukabumi. Instrumen yang digunakan berupa angket indicator pernyataan ecopreneurship dan angket ecopreneur dengan tahapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Adapun data hasil penelitian dari angket 1 menunjukan skor rata-rata pada pretest 50 dan 73 pada posttest  dan pada instrumen ecopreneurship dengan Tahapan PjBLnya didapat skor rata-rata 37,65 pada pretest dan 55,65 pada posttest, dengan masing-masing nilai signifikansi 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak, atau terdapat pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) melalui system aquaponik yang diintegrasikam dengan pelaksanaan mata kuliah pembelajaran IPS di SD terhadap sikap ecopreneurship mahasiswa PGSD STKIP Bina Mutiara Sukabumi.
PEMBELAJARAN DARING MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM PADA MATERI SIKLUS AIR DI KELAS V SEKOLAH DASAR (SD) DALAM MASA PANDEMI COVID-19 Indriyani, Rini; Setiyadi, Ruli
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 5 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran daring pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada materi siklus air di Kelas 5 SDN 055 Jatihandap Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa Kelas V SDN Jatihandap Kota Bandung sebanyak 90 orang serta Guru Kelas 5 dan sampel yang diambil dalam penelitian sebanyak 12 siswa dan 2 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen wawancara dan kuesioner. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran daring berpengaruh pada proses pembelajaran bagi guru dan siswa, belum adanya kesiapan dan fasilitas yang memadai, serta kesulitan dan kendala yang dihadapi guru dan siswa dialami selama pembelajaran daring. Kata kunci: Pembelajaran Daring, Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, Siklus Air         
HUBUNGAN KEMAMPUAN LITERASI DAN KARAKTERISTIK MEDIA VISUAL YANG DIHASILKAN CALON GURU Maulyda, Mohammad Archi; Ermiana, Ida; Erfan, Muhammad; Fauzi, Asri
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 5 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan dan penggunaan media pembelajaran penting untuk keberlangsungan proses pembelajaran untuk meningkatkan berbagai kemampuan siswa. Pada penelitian ini jenis media yang dibahas adalah media visual dikarenakan lebih dari 50% responden lebih familiar dengan media visual. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali informasi tentang hubungan antara kemampuan literasi dan hasil media visual yang dibuat oleh calon guru SD. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sedangkan yang menjadi subjek penelitian ini adalah mahasiswa calon guru sekolah dasar sebanyak 100 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan secara online dengan memberikan angket kemampuan literasi dasar yang dibuat dengan googleform. Untuk melihat adanya hubungan kemampuan literasi dan karakteristik media visual maka digunakan uji korelasi dengan bantuan SPSS. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa nilai Sig- (2-tailed) dari data tersebut sebesar 0,002 < 0,05. Artinya bahwa terdapat adanya hubungan kemampuan literasi dasar dengan hasil media pembelajaran visual yang dubuat oleh subjek. Selanjutnya dilihat dari nilai R sebesar 0,534 menunjukkan bahwa hubungan kedua variabel cukup kuat. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa kemampuan literasi dapat mempengaruhi hasil media pembelajaran yang dihasilkan
ANALISIS LEARNING OBSTACLE SISWA PADA MATERI PECAHAN SENILAI DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Nurani, Luthfi Ainun; Nur'aeni, Epon; Apriani, Ika Fitri; Muharram, Muhammad Rijal Wahid
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 5 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi dengan masalah siswa kelas IV yang belum sepenuhnya menguasai konsep pecahan senilai pada salah satu sekolah dasar di Tasikmalaya. Masalah ini berpengaruh sampai siswa naik ke kelas V yang dibuktikan dengan kurangnya penguasaan konsep menyederhanakan pecahan. Artinya, dalam mempelajari pecahan senilai, siswa mengalami hambatan belajar (learning obstacle). Penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui faktor hambatan belajar siswa yang kemudian dijadikan perhatian bagi guru agar mengantisipasi jika masalah yang sama terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor ontogenical obstacle dan didactical obstacle. Metode yang digunakan yakni deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian diantaranya guru, siswa kelas V yang telah mempelajari pecahan senilai di kelas IV, dan dokumen yang relevan berkaitan dengan materi pecahan senilai. Hasil penelitian terdiri dari faktor ontogenical obstacle seperti pemahaman siswa tentang pecahan belum sampai pada konsep bagi adil sebagai materi prasyarat yang seharusnya dipahami siswa sebelumnya. Adapun faktor didactical obstacle diidentifikasi dari 1) guru yang tidak menggunakan RPP sebagai acuan dalam mengajar sehingga dalam pelaksanaan pembelajaran dilakukan seadanya mengikuti materi dalam buku yang sudah tersedia; 2) strategi pembelajaran dimasa pandemi, guru hanya memberikan tugas tanpa menjelaskan materi pecahan senilai kepada siswa.