cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 885 Documents
Korelasi motivasi dengan kesiapan belajar siswa sekolah dasar Myrna Apriany Lestari; Pajar Anugrah Prasetio; Arini Resmiati
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i4.17752

Abstract

Penelitian ini didasari oleh latar belakang motivasi belajar yang rendah bisa memengaruhi kesiapan belajar siswa. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk memeriksa dan menjelaskan korelasi antara motivasi belajar dan kesiapan belajar siswa kelas V di SD Negeri Sindangpanji III pada tahun ajaran 2022/2023. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Sindangpanji III yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui instrumen non-tes seperti observasi, wawancara, dan kuesioner. Validitas instrumen diuji menggunakan metode Expert Judgment, sementara reliabilitasnya diuji menggunakan rumus Alpha Cronbach. Data dianalisis dengan menggunakan uji korelasi product moment untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dan kesiapan belajar siswa. Uji korelasi determinasi regresi juga digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kesiapan belajar terhadap motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa berada pada kategori sangat tinggi, yakni sebesar 25,3%. Korelasi antara motivasi belajar dan kesiapan belajar siswa sebesar 0,503 dengan rtabel sebesar 0,361. Karena terhitung > rtabel, maka diperoleh kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang positif antara motivasi belajar dan kesiapan belajar siswa.
Penguatan elemen profil pelajar pancasila melalui kegiatan kampus mengajar bagi peserta didik sekolah dasar Dahlia Sidabutar
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i4.18107

Abstract

Forming an alpha generation by gaining knowledge through the scope of the school has become the responsibility of all parties involved in driving the advancement of education in Indonesia. The era of technological sophistication makes it easier for every individual activity and even expands access to exploring the progress of other countries. In Indonesia itself, they feel comfortable from the effects of digitalization, but at the same time, the influence of globalization as an influence from outside culture is not all in accordance with the values of Pancasila in Indonesia. With these problems, it is feared that the Indonesian people will forget their own national identity which upholds the values of Pancasila as a form of good citizen. This research aims to cultivate the character of basic students according to the profile of Pancasila students through one of the prestigious MBKM programs, namely teaching campus activities. Realizing the values of the Pancasila student profile should be strengthened for students because it will be a benchmark for the success of a nation in the future. The method in this general research is descriptive qualitative. The research location is in one of the elementary schools in Cibeureum District, Tasikmalaya City. The sample of this research included school principals, teachers, five students, six students. Data collection techniques by way of observation, interviews and documentation. Sources of research data are also strengthened from relevant journals. Based on the results of research on strengthening the values of the Pancasila Student Profile through teaching campus activities, it shows that various types of teaching campus activities can shape the strengthening of the Pancasila student profile in elementary schools. With innovations in teaching campus activities in collaboration with teachers through routines and habits, the values of the elements of the Pancasila student profile can be instilled.
Implementasi karakter gemar membaca di kelas IV melalui program gerakan literasi sekolah di SDN Sumberejo 1 Ermawati Zulikhatin Nuroh; Nanda Vira Kartika
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i4.18187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter gemar membaca dikelas IV SDN Sumberejo 1 dan  Mendeskripsikan apa saja kendala yang dihadapi dalam implementasi pendidikan karakter gemar membaca dikelas 4 SDN Sumberejo 1. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskripif kualitatif. Subyek penelitian adalah Kepala Sekolah, Wali kelas IV, dan Siswa Kelas IV. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan untuk menciptakan siswa yang gemar membaca cara yang dilakukan seperti pembiasaan membaca selama 15 menit sebelum belajar, jadwal kunjungan ke perpustakaan setiap minggu, menciptakan lingkungan yang kaya akan teks bacaan, memberikan penghargaan terhadap perilaku positif siswa, memperbarui koleksi buku perpustakaan, serta mengadakan kegiatan membaca secara nyaring, membaca dalam hati, dan membaca bersama. Terdapat pula strategi literasi dalam pembelajaran, seperti membaca, bertanya jawab, merangkum, maju ke depan untuk membaca, dan menjawab soal latihan. sehinngga pelaksaan program gerakan literasi disesuaikan dengan tahapan yang ada pada buku panduan yang telah dibuat yaitu terdapat 3 tahapan diantaranya tahapan pembiasaan, tahapan pengembangan dan tahapan pembelajaran
Penerapan model pembelajaran problem based-learning berbantuan media video untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas 11 IPS 1 SMAN 1 Wanasaba Ayu Dahlia Ayu Dahlia
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i4.18214

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan guna menunjang hasil belajar siswa kelas XI IPS 1 SMA 1 Wanasaba dengan melakukan implementasi bentuk pembelajaran Problem Based Learning dengan penunjang media video. Penelitian ini yakni penelitian tindakan kelas (PTK) yang terlaksana dengan 2 siklus, tip-tiap siklus mencakup 4 tahap mencakup melakukan perencanaan, melakukan pelaksanaan, melakukan observasi, serta melakukan refleksi, yang mana 1 siklus dilaksanakan dengan 2 kali pertemuan. Hasil penelitian ini bisa diambil kesimpulan bahwasanya hasil belajar siswa pada siklus I yakni 61,29% selanjutnya pada siklus II naik yakni 83,87%. Perihal ini berarti terjadi peningkatan yakni 16.12%. Sehingga implementasi bentuk pembelajaran Problem Based Learning dengan penunjang media video ketika mata pelajaran Sosiologi bisa menunjang hasil belajar siswa kelas XI IPS 1 SMA 1 Wanasaba.Kata Kunci : Problem based learning, hasil belajar, penelitian tindakan kelas,
Pengembangan podcast berbasis budaya lokal untuk siswa kelas IV sekolah dasar Rachmania Khairunnisa
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i4.18275

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya ketersediaan sumber belajar dan kurangnya pengembangan sumber belajar di Sekolah Dasar. Padahal, sumber belajar sangatlah penting dan dapat digunakan di Sekolah guna menunjang proses pembelajaran. Saat ini sumber belajar yang digunakan adalah sumber belajar yang disediakan oleh pemerintah, sumber belajar tersebut lebih bersifat umum  sehingga materi pembelajaran yang bertujuan untuk mengenalkan kebuyaan lokal kurang bervariasi, secara khusus siswa kurang mendapatkan materi kebudayaan lokal Jawa Barat. Di antara materi kebudayaan lokal yang disampaikan adalah mengenai Kampung Adat di Jawa Barat. Hal tersebut tidak didapatkan pada buku yang disediakan oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan inovasi pada pengembangan sumber belajar Tema 7 “Indahnya Keragaman di Negeriku” yang memuat keragaman budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan model penelitian EDR (Educational Desain Research) yang merupakan bentuk penjabaran dari Analysis & exploration, Design & Contruction, Evaluation & Reflection. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Podcast layak digunakan dan dapat dikembangkan sebagai sumber belajar di kelas IV Sekolah Dasar.
Pengembangan media komik untuk menanamkan nilai kejujuran dalam pembelajaran PAI di sekolah dasar Deffani Rachmasari
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i4.18321

Abstract

AbstrakMedia pembelajaran merupakan hal penting untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran. Dengan adanya media pembelajaran dapat mempermudah guru ketika menyampaikan materi, serta dapat membantu siswa untuk memahami materi pembelajaran. Komik merupakan cerita bergambar yang tentunya dapat diakses dengan mudah dan digunakan oleh siswa dalam kegiatan pembelajaran. Komik dapat berisi materi atau konsep-konsep pelajaran di sekolah, salah satunya mata pelajaran PAI dapat dijadikan sebagai media untuk menanamkan nilai kejujuran kepada siswa. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan, mayoritas siswa masih terlihat kurang termotivasi untuk belajar. Hal tersebut dapat terjadi karena media yang guru gunakan cenderung pasif dan kurang bervariasi. Sehingga dapat dirancang media yang variatif seperti media berbasis komik. Tujuan dari penelitian ini yaitu memaparkan kebutuhan, rancangan, kelayakan, pemahaman siswa, dan respon siswa mengenai media komik untuk menanamkan nilai kejujuran dalam pembelajaran PAI di kelas IV. Penelitian ini termasuk penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE. Terdapat 4 tahap penelitiah, yaitu: 1) Analisis; 2) Perancangan; 3) Pengembangan; 4) Implementasi; dan Evaluasi disetiap tahapannya. Partisipan dari penelitian ini yaitu 41 siswa kelas IV SDN Anaka dan SDN Tamansari. Berdasarkan uji validasi dengan para ahli yang telah dilakukan dan diuji coba, produk yang dikembangkan dari seluruh aspek memenuhi kriteria. Sehingga media komik untuk menanamkan nilai kejujuran dalam pembelajaran PAI layak digunakan. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Komik, PAI, Nilai Kejujuran
Pengembangan media ludo berbantuan canva pada pembelajaran IPS SD kelas IV Hilma Nuraliah
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i4.18322

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya media pembelajaran IPS di sekolah dasar sehingga tidak adanya variasi dalam pembelajaran. Oleh sebab itu, peneliti bermaksud untuk  mengembangkan media pembelajaran Ludo pada pembelajaran IPS di kelas IV Sekolah Dasar sebagai sarana atau alat yang dapat membantu guru menyampaikan materi pelajaran dengan mudah. Metode penelitian  yang digunakan dalam penelitian ini yaitu DBR (Design Based Research)  adaptasi dari model Reeves dengan 4 tahapan yaitu : 1) identifikasi dan analisis masalah 2) perancangan pengembangan prototype 3) proses uji coba 4) refleksi produk. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 2 orang validator ahli dan 1 orang ahli pedagogi (guru). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dan angket.. Berdasarkan penelitian, media ludo mendapatkan  persentase 100%  dari ahli materi dengan kategori “sangat layak”,  dari ahli materi, 78,5%  dengan kategori “layak”, dan 100% dari ahli pedagogi dengan kategori “sangat layak”. Berdasaran hasil tersebut maka pengembangan media pembelajaran ludo berbantuan Canva termasuk pada kategori sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran IPS di kelas IV SD.
Analisis kebutuhan google sites dalam Gerakan Literasi Sekolah di sekolah dasar Nur'aini Nur'aini; Seni Apriliya; Ahmad Mulyadiprana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 5 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i5.18353

Abstract

Tujuan penelitian ini, yaitu untuk memaparkan hasil analisis terhadap kebutuhan google sites dalam pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara dan observasi terhadap guru dan peserta didik Sekolah Dasar di salah satu kota di Jawa Barat. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi di beberapa Sekolah Dasar, hambatan dalam melaksanakan Gerakan Literasi Sekolah adalah kurangnya jumlah dan variasi buku bacaan untuk digunakan oleh peserta didik. Dalam melaksanakan Gerakan Literasi Sekolah, hampir semua media yang digunakan adalah media fisik. Belum ada penggunaan buku digital, meskipun pihak sekolah merasa buku fisik masih terbatas dan tidak variatif. Oleh karena itu, implikasi penelitian ini, yaitu perlu dikembangkan media atau perangkat digital untuk menyediakan buku-buku digital yang variatif, menarik, dan mudah diakses oleh peserta didik. Alternatif media digital yang dapat digunakan untuk menunjang pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar adalah media berbasis web, yaitu google sites.
Saya senang, tapi sedih juga.... Studi literasi emosi peserta didik sekolah dasar dalam pembelajaran Indah Mafazatin Nailiah; Seni Apriliya; Ahmad Mulyadiprana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 5 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i5.18354

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya hasil riset yang menunjukkan literasi emosi peserta didik. Oleh karena itu, dalam penelitian ini tujuannya difokuskan untuk menggambarkan bagaimana literasi emosi peserta didik terkait aspek mengetahui perasaan diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode classroom ethnography. Partisipan penelitian ini adalah peserta didik dan guru di salah satu SD. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini didasarkan pada teori literasi emosi oleh Steiner, terdapat tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik mengetahui emosi tertentu sesuai dengan yang dirasakannya, tetapi tidak mengetahui bagaimana mengungkapkannya supaya tidak berdampak negatif terhadap kualitas hidupnya dan orang lain; selain itu sejumlah besar peserta didik sudah mengetahui alasan emosi yang merasa rasakan, tetapi beberapa peserta didik cenderung mengekspresikan emosi tersebut secara spontan dengan cara negatif melalui ekspresi wajah dan gestur tubuh seperti menunjukkan tatapan sinis, dahi mengerut disertai wajah memerah, nafas menderu, menghindar dan menendang meja. Dapat disimpulkan bahwa literasi emosi peserta didik utamanya pada aspek mengetahui perasaan diri masih belum memadai.  Dengan demikian, edukasi literasi emosi bagi peserta didik SD dipandang penting untuk mulai diterapkan sedini mungkin melalui lembaga pendidikan formal utamanya dalam KBM.
Pengaruh metode role playing terhadap keterampilan sosial pada pembelajaran IPS di sekolah dasar Triana Febriani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 5 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i5.18355

Abstract

AbstrakPendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan proses pembelajaran yang membuat peserta didik aktif dalam mengembangkan potensi pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Sikap siswa juga perlu diperhatikan untuk pendidikan yang baik. Agar memiliki sikap yang baik, maka perlu ditanamkan keterampilan sosial di sekolah. Keterampilan sosial adalah kemampuan seseorang dalam menciptakan hubungan sosial yang positif di masyarakat. Keterampilan sosial penting dimiliki oleh siswa karena agar dapat bergaul dan diterima di masyarakat. Adanya pandemi covid 19 membuat belajar dirumah, yang mengakibatkan keterampilan sosial tergolong rendah. Metode yang cocok dalam meningkatkan keterampilan sosial salah satunya metode role playing. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode role playing berpengaruh terhadap keterampilan sosial siswa. metode penelitian yang digunakan metode kuantitatif jenis eksperimen dengan desain kuasi eksperimen nonquivalent control group design. Penelitian dilakukan di SDN Unggulan kuningan dengan subjek penelitian Kelas IV Sekolah Dasar. Hasil penelitian menunjukkan nilai dari hasil tes dan angket kelas eksperimen memiliki nilai Sig.(2-tailed) < 0,05. Selain itu adanya perbedaan nilai signifikasi antara kelas eksperimen dan kelas control, dilihat dari hasil sig.(2-tailed)< 0,05. Nilai rata-rata kelas eksperimen lebih besar dibandingkan kelas control. Maka dapat disimpulkan bahwa metode role playing berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan sosial di sekolah dasar. Kata Kunci: Metode role playing, Keterampilan sosial, Metode kuantitatif AbstrakEducation is a conscious and planned effort to realize a learning process that makes students active in developing their potential knowledge, attitudes and skills. The attitude of students also needs to be considered for a good education. In order to have a good attitude, it is necessary to instill social skills in schools. Social skills are a person's ability to create positive social relations in society. Social skills are important for students to have in order to get along and be accepted in society. The existence of the covid 19 pandemic made studying at home, which resulted in low social skills. One method that is suitable for improving social skills is the role playing method. So this study aims to determine the effect of the role playing method on students' social skills. The research method used is a quantitative method of experimental type with a quasi-experimental nonquivalent control group design. The research was conducted at Unggulan Kuningan Elementary School with Class IV Elementary School research subjects. The results showed that the value of the test results and the experimental class questionnaire had a value of Sig.(2-tailed) <0.05. In addition, there is a difference in the significance value between the experimental class and the control class, seen from the results of sig.(2-tailed) <0.05. The average value of the experimental class is greater than the control class. So it can be concluded that the role playing method has a significant effect on social skills in elementary schools. Keywords: Role playing method, Social skill, Quantitative method.