cover
Contact Name
Safira Permata Dewi
Contact Email
saphire2687@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jpb@fkip.unsri.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran Biologi : Kajian Biologi dan Pembelajarannya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 23557192     EISSN : 26139936     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pembelajaran Biologi : Kajian Biologi dan Pembelajarannya (e-issn : 2613-9936; p-issn : 2355-7192), journals managed by the Biology Education Study Program FKIP Unsri. This journal has been active since 2014, biannually. starting in 2019, Jurnal Pembelajaran Biologi will only publish 6 articles for each issue. We accept scientific articles for the field of Biology Education and Biological Studies in learning.
Arjuna Subject : -
Articles 150 Documents
IDENTIFIKASI MORFOLOGI JENIS-JENIS IKAN HASIL TANGKAPAN NELAYAN DI TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) KOTA LANGSA Evaronika Br Tarigan; Siti Fatimah; Sarwinda Kusuma Wardani
Jurnal Pembelajaran Biologi: Kajian Biologi dan Pembelajarannya Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/fpbio.v9i2.18075

Abstract

Tempat Pelelangan Ikan (TPI) merupakan pasar yang terletak di daerah pelabuhan atau pangkalan ikan serta menjadi tempat transaksi penjualan ikan di pasar tersebut yang dilakukan secara lelang maupun tidak lelang. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis ikan hasil tangkapan nelayan yang ditemukan di tempat pelelangan ikan (TPI) kota Langsa dan untuk mengetahui morfologi dan morfometri jenis-jenis ikan hasil tangkapan nelayan di TPI di kota Langsa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis deskriptif yaitu mendeskripsikan mofologi ikan yang ditemukan dengan pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini, ditemukan sebanyak 10 jenis ikan yang mencakup: ikan puput (Ilisha elongata), ikan kerapu (Epinephelus), ikan talang (Scomberooides lysan) , ikan seri (Lutjanus argentimaculatus forsscal), ikan sumbo (Alepes kleinii), ikan kirung (Terapon jarbua) , ikan gulama sangge (Johnius belagerii), ikan koli (Nemipterus Japonicus), ikan rambe (Caranx Ignobilis), dan ikan remong (Lutjanus Vitta) dengan 7 famili yaitu Pristigassteridae, serranidae,carangidae, lutjanidae, Teraponidae, scianidae, nemipteridae serta dengan 9 genus yaitu Ilisha, Epinephelus, Scombiroides, Lutjanus, Alepes, Terapon, Johnius, Nemipterus, Caranx. Identifikasi morfologi yang diamati berupa mulut, betuk tubuh ikan, pola tubuh ikan, sunggut ikan, tipe sisik ikan, warna ikan, serta sirip ekor. Dari 10 jenis ikan tersebut maka peneliti mengamati morfologi dari semua jenis ikan dan juga mengukur ikan untuk mengetahui morfometri dari masing-masing jenis ikan.
VALIDITAS HANDOUT BIOLOGI TERINTEGRASI AYAT-AYAT AL-QUR’AN PADA MATERI ANIMALIA SMA/MA Diah Putri Anggun; Rahmawati Rahmawati
Jurnal Pembelajaran Biologi: Kajian Biologi dan Pembelajarannya Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/fpbio.v9i2.17518

Abstract

The lack of availability of biology learning materials integrated by Qur'an's verses, especially in biology subjects, even though Indonesia has the largest number of moeslim in the world. We should have variations of learning materials integrated by Quran’s verses to help students understand biology subject matter that is integrated by Quran’s verses. The aim of study was test the validity of the biology handouts on animalia material for SMA/MA. This type of research was research and development using the Plomp model. This research is limited to two phases, namely the prelimanary research and the prototype phase. The data collection technique was obtained from the validation sheet. Validation was carried out by four validators, namely media, linguists, material , and experts in interpreting Quran’s verses. Based on the validation stage, the results were very valid for the four fields, namely media (3.63), language (3.25), material (3.62), and interpretation of the Quran’s verses (3.67). Thus, it can be concluded that the integrated biology handout of the verses of the Qur'an on animalia material is declared very valid.
Cukupkah Pembelajaran Biologi Menumbuhkan Pengetahuan dan Sikap Peduli Kesehatan Reproduksi Remaja? Iseu Laelasari; Haqimatul Lubab
Jurnal Pembelajaran Biologi: Kajian Biologi dan Pembelajarannya Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/fpbio.v9i2.19143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap peduli kesehatan reproduksi yang tumbuh melalui pembelajaran biologi khususnya pembelajaran sistem reproduksi menurut perspektif siswa. Peneliti menggunakan metode cross-sectional dengan menggunakan sample sebanyak 98 siswa SMA kelas XI yang berasal dari 3 SMA di Kudus yang dipilih secara random.  Pengumpulan data menggunakan instrumen utama berupa tes dan questionnaire yang disebarkan secara online melalui Google form serta diperkuat dengan teknik in-depth interview. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran biologi dipandang sudah baik dalam memfasilitasi siswa untuk memperoleh pengetahuan tentang materi sistem dan kesehatan reproduksi dengan rerata skor 79,58, namun belum cukup maksimal untuk menumbuhkan sikap peduli kesehatan reproduksi remaja dengan rerata 62.82. Implikasi hasil penelitian dalam pendidikan berupa pentingnya dilakukan integrasi pendidikan kesehatan reproduksi remaja dalam kurikulum sekolah. Guru perlu memberikan penguatan dan arahan secara berkesinambungan kepada siswa melalui pembelajaran tidak hanya dalam pembelajaran biologi, tetapi juga berkolaborasi dengan mata pelajaran lainnya dalam upaya untuk menumbuhkan kepedulian siswa terhadap kesehatan reproduksi, disamping memberikan penguatan dan pemahaman materi.
METAANALISIS EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA MATERI BIOLOGI DI SMA Rina Srimulya; Tri Wahyu Agustina; Sri Maryanti
Jurnal Pembelajaran Biologi: Kajian Biologi dan Pembelajarannya Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/fpbio.v9i2.17280

Abstract

Penelitian  bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas model pembelajaran cooperative learning terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi biologi di SMA. Penelitian ini menggunakan metode metaanalisis dengan menggunakan pendekatan embedded design untuk menganalisis hasil-hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan cooperative learning terhadap hasil belajar kognitif pada Materi Biologi. Skripsi yang diteliti adalah skripsi yang menggunakan model pembelajaran cooperative. Sampel yang dianalisis adalah tiga belas skripsi mahasiswa di salah satu universitas di Bandung pada rentang tahun 2013-2021. Berdasarkan analisis nilai effect size secara keseluruhan didapatkan nilai rata-rata effect size 1,45 yang termasuk kategori efek sangat besar, sedangkan pada tipe model efek terbesar yaitu model Think Pair Share (TPS), Media dengan effect size terbesar yaitu LKS/LKPD, dan materi dengan effect size terbesar yaitu system pencernaan. Temuan analisis menunjukan bahwa model pembelajaran cooperative learning memberikan pengaruh yang besar dan efektif dilihat dari segi tipe model, media dan materi yang dipelajari. Hal ini menunjukan bahwa model pembelajaran cooperative learning sangat efektif terhadap hasil belajar kognitif siswa.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS GOOGLE SITES PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI KELAS XI SMA Hesty Evang Gelista Silalahi; Adeng Slamet; Yenny Anwar
Jurnal Pembelajaran Biologi: Kajian Biologi dan Pembelajarannya Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/fpbio.v10i1.17942

Abstract

Laju perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin maju dapat dimanfaatkan pendidik sebagai media yang digunakan pada kegiatan pembelajaran. Pemanfataan teknologi pada kegiatan pembelajaran dilakukan dengan mengembangankan multimedia interaktif berbasis google sites. Pengembangan dilakukan pada materi sistem pencernaan manusia yang dilaksanakan di SMA Negeri 10 Palembang. Tahapan pengembangan menggunakan model ADDIE (analysis, design, development, implementation, dan evaluation). Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Tahap analisis dilakukan dengan cara mengidentifikasi kebutuhan pada pengembangan. Tahap design dilakukan untuk merancang multimedia. Tahapan pengembangan dilakukan untuk pembuatan produk. Produk tersebut di validasi sehingga memperoleh persentase nilai sebesar 90% dari ahli media, 93% dari ahli materi dan 100% dari praktisi pembelajarn biologi yang termasuk kedalam kategori sangat valid. Uji coba produk dilakukan pada kelompok kecil dengan persentase nilai sebesar 93,66% dan kelompok besar dengan persentase 87,90% yang termasuk ke dalam kategori sangat layak. Evaluasi dilakukan secara formatif
Kompetensi Guru dalam Praktikum Studi Kasus pada Pembelajaran IPA Terpadu di SMP Ogan Ilir Ahmad Ardius; Revis Asra; Maison Maison
Jurnal Pembelajaran Biologi: Kajian Biologi dan Pembelajarannya Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/fpbio.v10i1.20612

Abstract

ABSTRAKIPA bukan sekedar penguasaan pengetahuan terhadap fakta, konsep maupun prinsip tetapi merupakan proses penemuan. Pembelajaran IPA esensialnya dilaksanakan terpadu disertai praktikum. Fakta di lapangan, guru  IPA bukan dengan dasar Pendidikan IPA, umumnya berlatar belakang pendidikan konsentrasi biologi, fisika maupun kimia saja, sehingga guru-guru pengajar IPA di SMP banyak yang kurang paham melakukan praktikum pada materi di luar jalur konsentrasi pendidikannya. Penelitian ini bertujuan mengetahui dampak pendidikan parsial guru IPA terhadap pelaksanaan praktikum IPA. Metode deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Tempat penelitian tiga sekolah terbaik di kabupaten Ogan Ilir, pada guru IPA kelas VII semester gazal. pengumpulan data menggunakan istrumen berupa peneliti sendiri dibantu pedoman wawancara, Hasil wawancara mengukap bahwa latar pendidkan Parsial guru IPA sangat berdampak terhadap pelaksanaan praktikum IPA, Hasil penelitian menyimpulkan dampak yang timbul, pendidik merasa kurang percaya diri dalam melaksanakan, kurang yakin dalam menjawab pertanyaan pesertadidik terhadap hasil kegiatan praktikum yang ditemukan, bahkan ditiadakannya kegiatan praktikum.Kata kunci: Dampak pendidkan parsial. Guru IPA SMP, Pelaksanaan kegiatan praktikum
SIFAT ANTAGONIS Trichoderma reesei TERHADAP Colletotrichum sp. SECARA IN VITRO DAN SUMBANGANNYA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA Triana Septiyani; Khoiron Nazip; Endang Dayat
Jurnal Pembelajaran Biologi: Kajian Biologi dan Pembelajarannya Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/fpbio.v10i1.21130

Abstract

ABSTRACTResearch has been conducted on the antagonistic nature of Trichoderma reesei to Colletotrichum sp. in vitro to determine the mechanism of Trichoderma reesei in inhibiting the growth of Colletotrichum sp. This research method is an experiment with descriptive analysis consisting of 3 treatments and 5 repeats. The parameters observed were colony color change and hyphal spread, hyphal shape, hyphal interaction, antagonistic mechanism, and percentage of growth inhibition. The results showed that changes in colony color and spread of hyphae Trichoderma reesei and Colletotrichum sp. has a very obvious difference. Trichoderma reesei has small spherical hyphae, while Colletotrichum sp. produces conidia shaped like crescents. The interaction in treatments 1 and 2 showed the growth of Colletotrichum sp. inhibited because the conidia Trichoderma reesei spread growing on the mycelium of Colletotrichum sp. Meanwhile, treatment 3 showed the entanglement of Trichoderma reesei hyphae to Colletotrichum sp. which causes lysis.  The antagonistic mechanisms seen from the observations are mycoparasites, competition, antibiosis, and chitinase enzyme activity. The percentage of inhibition shows that Trichoderma reesei fungus has maximum inhibitory power against Colletotrichum sp. due to the inhibitory power of Trichoderma reesei more than 50%. The results of the study can be used as an alternative example of learning Biology in high school grade X KD 3.6. Apply classification principles to classify fungi based on their characteristics and ways of reproduction through careful and systematic observation, and relate their role in life and the environment. Key Words : Antagonis, Colletotrichum sp., Trichoderma reesei
STUDENT LEARNING DIFFICULTIES IN GENETICS COURSES Dewi Murni; Iing Dwi Lestari
Jurnal Pembelajaran Biologi: Kajian Biologi dan Pembelajarannya Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/fpbio.v10i1.21131

Abstract

This research aims to determine students' difficulties in Genetics Course. The descriptive method was used in this study. The research sample was 85 Department of Biology Education students enrolled in the Genetics course. The instrument used was cognitive tests and questionnaires with content questions concerning students' learning difficulties. Cognitive test results showed an average value of 49.5, with a highest score of 90 and the lowest was 11. 52% of the students suggested the Genetics course is a tricky subject. The most crucial factor of learning difficulties is inappropriate learning style (66.3%), Genetics characteristics (65,8%), and lack of infrastructure (65.8%). The most challenging topics in genetics are linkage, crossing over, and chromosomes mapping (26.9%). This result is consistent with the questionnaire that 30% of the students stated that these topics are the most difficult in Genetics.
KAJIAN KUALITAS PERAIRAN SUNGAI MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH MENGGUNAKAN DESAIN FILLA CHART Susy Amizera; Didi Jaya Santri; Nike Anggraini; Elvira Destiansari
Jurnal Pembelajaran Biologi: Kajian Biologi dan Pembelajarannya Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/fpbio.v10i1.21592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan pembelajaran berbasis masalah menggunakan desain FILLA Chart dan mendapatkan gambaran kualitas perairan sungai. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian itu yaitu penelitian desktriptif kualitatif. Pada penelitian ini, kajian kualitas perairan yang diamati yaitu sungai sekanak, Palembang. Penelitian ini dilaksanakan melalui pembelajaran berbasis masalah menggunakan desain FILLA Chart. Skenario pembelajaran berbasis masalah menggunakan desain FILLA Chart dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu : (1) mahasiswa diberikan gambaran permasalahan mengenai penurunan kualitas perairan, (2) mahasiswa diberikan kesempatan untuk memahami permasalahan menggunakan FILA Chart (3) mahasiswa mengamati secara langsung kondisi perairan sungai sekanak, (4) mahasiwa menganalisis hasil pengamatan lapangan mengenai kualitas perairan sungai sekanak dan (5) mahasiswa melaporkan hasil investigasi. Berdasarkan hasil penelitian mengenai kajian kualitas perairan sungai melalui pembelajaran berbasis masalah dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis masalah menggunakan desain FILLA Chart dapat digunakan dalam upaya investigasi kualitas perairan sungai. Selain itu, melalui pembelajaran berbasis masalah diindikasikan bahwa kualitas perairan sungai yang diamati berada pada kondisi yang tercemar ditinjau dari faktor fisik dan biologi. Dengan demikian pembelajaran berbasis masalah menggunakan desain FILLA Chart dapat menjadi alternatif model pembelajaran untuk mengatasi permasalahan lingkungan khsusunya lingkungan perairan sungai
Pengembangan Media Pembelajaran Puzzle Pada Materi Sel Kelas X SMA Dini Afriansyah
Jurnal Pembelajaran Biologi: Kajian Biologi dan Pembelajarannya Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/fpbio.v10i1.21502

Abstract

This development research aims to determine the validity, practicality and effectiveness oflearning media puzzle on cell material. This research method uses the R&D method with the development model of Rowntree, namely planning and development, then using the evaluation stages of the Tessmer (1993) model, namely self-evaluation, expert review, one- to-one, and small group evaluation. Data collection techniques using techniques walkthrough and questionnaires. The data analysis techniques used were walkthrough data analysis and questionnaire data analysis. The sample population in this study were students of class X. The data were analyzed using Microsoft Excel and SPSS 22 programs. This can be seen from the results of this study which indicate that thelearning media is puzzle classified as a very valid category with an average of 90%, very practical with an average value of 88% and alsolearning media puzzle thisis very effective. Based on the results of pre-test and post-test the students'by obtaining a hypothesis (t-test), it shows that the significant value is less than 0.05 (0.000 <0.05). then Ha is accepted and H0 is rejected, which means thatlearning media puzzle thisis effective for use in the learning process. The learning process in cell material is felt to be more effective and learner-centered which makes students more active in learning and makes the learning process more meaningful. If the learning response is good, it can be used to improve student learning outcomes.