cover
Contact Name
Yulianto Santoso
Contact Email
-
Phone
+6281374931340
Journal Mail Official
jbmpaip@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hamka Air Tawar Barat Padang, Sumatera Barat. Indonesia 25131
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan
ISSN : 26146576     EISSN : 26146967     DOI : -
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan (JBMP) is a scientific journal in the field of Management and Education. This journal is published twice editions published a year. JBMP published by Educational Adminstration, Faculty of Educational Science at Padang State University collaboration with Ikatan Sarjana Administrasi Pendidikan (ISMAPI) , in print and online with (ISSN: 2614-6576, e-ISSN: 2614-6967 ). The aim of this journal is to publish articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the fields of educational management in all settings. The scope of this journal encompasses educational planning, educational management, educational supervision, human resource management, organizational communication, public relations, leadership, education, and teaching and learning.; Education (teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education and learning, assessment). It was first published in 2013.
Articles 425 Documents
Keterampilan Kepemimpinan Perguruan Tinggi pada Abad 21 Hendrie Joudi Palar; Deitje A. Katuuk; Viktory N.J. Rotty; Jeffry S.J. Lengkong
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v10i1.112139

Abstract

Perkembangan zaman membawa perubahan dalam kehidupan manusia. Perkembangan zaman yang terjadi pada abad 21 seperti yang sedang kita lewati ini ditandai dengan berbagaimacam tuntutan dan tantangan khususnya terkait dengan keterampilan yang dibutuhkan oleh sumber daya manusia untuk mampu bersaing dengan lainnya. Dalam hal ini, pendidikan merupakan salah satu cara memberikan bekal kepada setiap manusia untuk kesejahteraan  hidup dimasa depan. Perguruan tinggi diyakini sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi yang mempersiapkan anak didiknya untuk terjun langsung dalam kehidupan dengan memberikan pengetahuan. Pendidikan tinggi merupakan salah satu agent of change untuk membekali anak didik dengan kebutuhan dan keterampilan yang dibutuhkannya dalam kehidupan nyatanya sehari-hari. Maka dari itu, mutu pendidikan tinggi harus ditingkatkan sesuai dengan tantangan dan kebutuhan zaman. Untuk hal itu, kepemimpinan perguruan tinggi yang memliki keterampilan abad 21 diyakini sebagai salah satu kunci untuk menentukan bermutu atau tidaknya suatu lembaga pendidikan tinggi. Keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin perguruan tinggi untuk menghadapi abad 21 adalah keterampilan dalam berkomunikasi, berkolaborasi, kreatif dan inovatif, mampu mengambil keputusan, mampu menyelesaikan masalah, mampu mengelola perubahan dan memiliki jiwa kewirasusahan
Pengaruh Model Kooperarif Tipe Team Assited Indvidualization (TAI) Terhadap hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran tematik Terpadu di kelas IV SDN gugus II kecamatan Danau Kembar Meireza Gafar; Reinita Reinita
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v10i1.112166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penggunaan model kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI). Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimental. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasy eksperimental design berupa non equivalent control group design. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SDN Gugus II Kecamatan Danau Kembar. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN 02 Simpang Tj. Nan IV berjumlah 50 orang dimana siswa kelas IV A berjumlah 24 orang dan siswa kelas IV B berjumlah 26 orang. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan diperoleh t hitung sebesar 5,17 dan t tabel sebesar 2,010. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu kelas IV SDN Gugus II Kecamatan Danau Kembar.
Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Sekolah Menengah Atas Yandrizal Yandrizal; Rifma Rifma; Syahril Syahril; Refli Surya Barkara; Novebri Novebri
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 9, No 2 (2020): Bahana Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v9i2.110451

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi keberhasilan kepala sekolah dalam mencapai keberhasilan kinerja dengan menciptakan kurikulum terpadu berbasis agama terapan dalam pembinaan menjadi Mubaligh, Khatib, Tahfiz, Al-Qur’an, Muazin dan Imam, Menggunakan system Boarding School (Asrama) dengan kedisiplinan ketat serta Gaya pendidikan semi militer dalam pembinaan kedisiplinan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan, menganalisis dan membahas tentang bagaimana implementasi kemampuan konseptual (Conceptual Skills), kemampuan hubungan manusiawi (Human Skills) dan kemampuan teknik (Technical Skills). Data dikumpulkan melalui pengamatan dan tanya jawab dengan menggunakan analisisis reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan data. Temuan ini diperoleh (1) Implementasi kemampuan konseptual (Conceptual Skills) ditunjukan melalui menyampaikan gagasan, berfikir logis dan sistematis serta memanfaatkan dan menciptakan peluang, (2) Implementasi kemampuan Manusiawi (Human Skills) ditunjukan melalui interaksi komunikasi yang baik, memberikan motivasi dan mendengar pendapat orang lain, sedangkan (3) Implementasi kemampuan teknik (Technical Skills) ditunjukan melalui kemampuan mengelola administrasi, pengembangan kurikulum dan supervisi.
Kondisi Implementasi Proses Pembelajaran di SMA Kota Padang Zikri Rahman; Prayitno Prayitno; Mudjiran Mudjiran
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 9, No 2 (2020): Bahana Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v9i2.110355

Abstract

AbstractThe background of this research is that it is not conducive and the learning process is ineffective and there are still many learning problems experienced by students in schools that cause harm to the students themselves. So study aims to describe the conditions of the implementation of the learning process by the teacher according to students' opinions. The method used in this research is a quantitative descriptive research method, with a population of all students of class X and XI at public high schools and also private high schools accredited A in the city of Padang, where the sample is 137 taken based on purposive sampling technique. The data were obtained by distributing questionnaires and the results were analyzed by calculating the score to determine the percentage and criteria and determining the mean, mode, median and different test (t-test) from the average score of the respondents' answers. The results showed that the conditions for the implementation of the learning process according to the opinions of students at public high schools and private high schools were both in the good category, with an average score of 269.80 and the respondent's level of achievement of 73.91%, where the public high school score was higher than on private high school scores with insignificant differences. This shows that the A-accredited public high school and private high schools in the city of Padang have implemented the principles of high touch and high tech quite well in the learning process.AbstrakLatarbelakang penelitian ini adalah kurang kondusif serta kurang efektifnya proses pembelajaran dan masih banyaknya masalah belajar yang dialami siswa di sekolah yang menyebabkan kerugian bagi siswa itu sendiri. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi implementasi proses pembelajaran oleh guru menurut pendapat siswa di SMA Kota Padang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitia deskriptif kuantitatif, dengan populasi seluruh siswa kelas X dan XI pada SMA Negeri dan juga SMA Swasta yang berakreditasi A di Kota Padang, dimana sampelnya berjumlah 137 yang diambil berdasarkan teknik porpusive sampling. Data diperoleh dengan penyebaran angket dan hasilnya dianalisis dengan menghitung skor untuk menentukan persentase dan kriteria serta menentukan mean, modus, median dan uji beda (t-test) dari skor rata-rata jawaban responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kondisi implementasi proses pembelajaran menurut pendapat siswa pada SMA Negeri dan SMA Swasta sama-sama berkategori baik, dengan rata-rata skor sebesar 269,80 dan tingkat capaian responden sebesar 73,91%, dimana skor SMA Negeri lebih tinggi dari pada skor SMA Swasta dengan perbedaan yang tidak signifikan. Hal ini menunjukkan SMA Negeri dan SMA Swasta berakreditasi A di Kota Padang telah menerapkan prinsip-prinsip kewibawaan dan kewiyataan dengan cukup bagus dalam proses pembelajaran.
Hubungan Iklim Sekolah dengan Semangat Kerja Guru SMP Negeri Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa Michella Supit; Deitje A. Katuuk; Viktory N.J. Rotty; Jeffry S.J. Lengkong
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v10i1.112134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai persepsi guru SMP mengenai iklim organisasi dan semangat kerja guru SMP di lingkungan Departemen Pendidikan Dasar dan Menengah di Kabupaten Minahasa, kemudian mengkaji sejauhmana hubungan antara iklim organisasi dengan semangat kerja guru SMP di Kabupaten Minahasa. Terhadap 124 responden yang dipilih dari guru-guru SMP di Kabupaten Minahasa yang ditemui secara aksedental, telah diperoleh hasil penelitian bahwa persepsi guru SMP di Kabupaten Minahasa terhadap iklim organisasi di lingkungan Departemen Pendidikan Dasar dan Menengah ternyata telah optimal, di samping itu semangat kerja guru SMP di lingkungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Minahasa juga telah optimal. Selanjutnya antara iklim organisasi dan semangat kerja guru SMP di lingkungan Departemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kabupaten Minahasa ternyata memiliki hubungan positif dan fungsional. Oleh karena itu, disarankan agar mangat kerja guru SMP pada lingkungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Minahasa telah optimal. Oleh karena itu disarankan agar kondisi organisasi yang ada perlu dipertahankan, agar lembaga ini tetap memiliki citra yang lebih baik di mata masyarakat dan stakeholders juga perlu adanya koordinasi dari semua pihak dalam meningkatkan mutu pendidikan SMP di Kabupaten Minahasa.
Problem Based Learning: Application as an Effort to Increase Activeness and Critical Thinking Skills of Class IV Elementary School Students Ayu Wijayanti; Agustina Tyas Asri Hardini
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v10i1.112168

Abstract

Pelaksanaan penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah dalam mengaplikasikan model Problem Based Learning dapat meningkatkan keaktifan dan keterampilan berpikir kritis siswa. Subjek penelitian yang digunakan ialah siswa kelas IV SD Negeri 2 Bojong yang memiliki jumlah 23 siswa, terdiri dari 15 siswa laki-laki dan sisanya perempuan berjumlah 8 siswa. Jenis penelitian yang dipakai ialah Penelitian Tindakan Kelas jenis Classroom Research dengan menggunakan model Kemmis & McTaggart. Pelaksanaan tindakan kelas ini diterapkan sejumlah 2 siklus, yaitu pra siklus, siklus I, dan siklus II. Per-siklus terdiri dari 4 tahap, yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilakukan pada semester II tahun ajaran 2020/2021. Pelaksanaan teknik penghimpunan data menggunakan tes dan non tes, sedangkan instrumen penelitian memakai soal uraian, lembar observasi, dan rubrik. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti yakni teknik deskriptif komparatif. Hasil penelitian pada kondisi mula-mula atau pra siklus, keaktifan yang dicapai siswa terhitung 37,93%. Siklus I terhitung 60,82% dan pada siklus II mengalami kenaikan menjadi sebanyak 76,02%. Sedangkan saat siklus I, KKM yang dicapai atau siswa yang sudah memenuhi syarat berpikir kritis diakumulasikan dengan rata-rata sejumlah 63,78 dan pada siklus II siswa yang telah berpikir kritis meningkat dengan rata-rata 82,30. Oleh sebab itu, dapat dicapai kesimpulan bahwa keaktifan dan keterampilan berpikir kritis bisa ditingkatkan dengan cara menerapkan model Problem Based Learning.
Kontribusi Kepemimpinan Transformasional dan Komunikasi Interpersonal Guru terhadap Motivasi Kerja Guru SMA Negeri Padang Zulkifli Zulkifli; Rifma Rifma
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 9, No 2 (2020): Bahana Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v9i2.110549

Abstract

Berdasarkan pengamatan di lapangan, teramati bahwa motivasi kerja guru SMA Negeri Kabupaten Padang Pariaman berada pada kategori rendah. Dugaan adalah kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan komunikasi interpersonal guru memberi kontribusi terhadap motivasi kerja guru SMA Negeri Sekabupaten Padang Pariaman. Oleh sebab itu diadakan penelitian untuk menguji kebenarandugaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui seberapa besar kontribusi kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan komunikasi interpersonal guru terhadap motivasi kerja guru SMA Negeri Sekabupaten Padang Pariaman. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah:1) kepemimpinan transformasional berkontribusi terhadap motivasi kerja guru, 2) komunikasi interpersonal guru berkontribusi terhadap motivasi kerja, 3) kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan komunikasi interpersonal guru secara bersama-sama berkontribusi terhadap mtivasi kerja guru. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SMA Negeri yang ada di Kabupaten Padang  Pariaman yang berstatus pegawai negeri sipil berjumlah 740 orang. Penarikan sampel dengan menggunakan teknik Stratified Proporsional Random Sampling. Sampel yang terpilih 105 orang. Data dikumpulkan dengan angket skala likert dan telah diuji kesahihan dan keterandalannya. Untuk menguji hipotesis pertama dan kedua digunakan rumus regresi sederhana dan untuk menguji hipotesis ketiga digunakan rumus regresi ganda. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: 1) Kepemimpinan transformasional kepala sekolah berkontribusi terhadap motivasi kerja guru sebesar 10,8%, 2) Komunikasi interpersonal guru berkontribusi terhadap motivasi kerja guru sebesar 10,0%, 3) Kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan komunikasi interpersonal guru secara bersama-sama berkontribusi terhadap motivasi kerja guru sebesar 16,6%. Analisis deskriptif kepemimpinan transformasional,  komunikasi interpersonal dan motivasi kerja guru berada pada kategori cukup baik dari skor ideal.
Hubungan Gaya Mengajar Guru dengan Motivasi Belajar Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Model Gorontalo Kecamatan Botupingge Veronika Male; Ansar Ansar; Arwildayanto Arwildayanto
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v10i1.112187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Gaya mengajar guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Model Gorontalo. (2) Motivasi belajar siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Model Gorontalo. (3) Hubungan gaya mengajar guru dengan motivasi belajar siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Model Gorontalo. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan teknik korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 313 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Sampel berjumlah 76 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Gaya mengajar guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Model Gorontalo berada pada persentase sebesar 84.44% atau kriteria sangat baik. (2) Motivasi belajar siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Model Gorontalo berada pada persentase sebesar 80.58% atau kriteria baik. (3) Gaya mengajar guru dengan motivasi belajar siswa memiliki hubungan yang signifikan dan positif dengan koefisien korelasi sebesar 0,763. Untuk itu disarankan : (1) bagi Sekolah diharapkan dapat lebih meningkatkan motivasi belajar siswa agar bisa menghasilkan lulusan yang berkualitas. (2) bagi Guru diharapkan gaya mengajarnya agar lebih ditingkatkan lagi untuk menciptakan proses belajar mengajar yang efektif dan efisien. (3) bagi peneliti diharapkan dapat memperkuat kemampuan menganalisis tentang gaya mengajar guru dengan motivasi belajar siswa.
Manajemen Mutu Terpadu: Suatu Pendekatan Transformatif Gerakan Mutu secara Mandiri pada Perguruan Tinggi Vidlina Lie; Deitje A. Katuuk; Viktory N.J. Rotty; Jeffry S.J. Lengkong
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v10i1.112129

Abstract

Manajemen mutu terpadu fokus pada upaya yang konsisten dalam mecapai kepuasan penlanggan yang maksimal dengan melakukan perbaiakn secara berkelanjutan. Dalam konteks Pendidikan khsusnya pada perguruan tinggi, intitusi memposisikan dirinya sebagai industry jasa yang memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan. Layaknya industri produk dan jasa berbasis profit selalu dihadapkan dengan berbagai tantangan dan persaingan mutu, harga, dan layanan begitu juga dengan perguruan tinggi sebagai Lembaga non-profit dihadapi dengan tantangan yang sama. Penelitian ini merupakan penelitian individual dengan pendekatan systematic review kualitatif. Sumber literatur yang menjadi sasaran dalam penelitian ini hasil-hasil penelitian dalam rentang waktu 6 tahun terakhir dengan melakukan searching publikasi ilmiah di internet. Langkah-langkah dalam penelitian ini dimulai dari: (1) mengidentifikasi pertanyaan penelitian, (2) melakukan pencarian literatur, (3) melakukan skrining dan seleksi artikel penelitian yang cocok, (4) melakukan analisis dan sintensis temuan-temuankualitatif, (5) memberlakukan kendali mutu, dan (5) menyusun laporan akhir. Penelitian ini menyimpulkan perguruan tinggi harus dilihat dari pusat ilmu pengetahuan, penelitian, dan pusat pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga suatu penghasil sumber daya manusia yang memiliki daya adaptasi dan kompetisi yang tinggi. Agar tetap eksis dalam bersaing di masa sekarang dan masa depan perguruan tinggi harus mampu memastikan mutu layanan Pendidikan memanuhi spesifikasi yang diharapkan masyarakat. Untuk itu perguruan tinggi perlu memperhatikan aspek perbaikan secara terus menerus, penjaminan mutu, mengembangkan budaya, upside-down organization, dan mendekatkan diri pada kostumer dalam memberikan layanan Pendidikan berbasis mutu.
Evaluation of Accreditation-Based School Management in Improving Quality of Educationat SMP Widyakrama in Telaga Biru Sub-district, Gorontalo District Warni Tune Sumar; Intan Abdul Razak; Nina Lamatenggo
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 9, No 2 (2020): Bahana Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v9i2.111345

Abstract

Objective of this study was to find out an obvious description for the evaluation of accreditation-based school management in improving the quality ofeducation at SMP (Junior High School) Widyakrama in Telaga Biru Sub-district, Gorontalo District by studying four indicators which were: (1) curriculum management at SMP Widyakrama in Telaga Biru Sub-district, Gorontalo District, (2) human resource management at SMP Widyakrama in Telaga Biru Sub-district, Gorontalo District, (3) facility and infrastructure management at SMP Widyakrama in Telaga Biru Sub-district, Gorontalo District, and (4) education financing management at SMP Widyakrama in Telaga Biru Sub-district, Gorontalo District. This research applied an evaluation done quantitatively, qualitatively, and descriptively in a percentage. Research samples were school principal, teachers, employees, parents, committee, and students that were 28 in total. Techniques of data collection used questionnaire, observation, interview, and documentation. Research findings were as followed: (1) the curriculum management at SMP Widyakrama in Telaga Biru Sub-district, Gorontalo District achieved average score of 97.7 or 66.31 in effective category, (2) the human resource management at SMP Widyakrama in Telaga Biru Sub-district, Gorontalo District achieved average score of 98,14 or 83.5 in effective category , (3) the facility and infrastructure management at SMP Widyakrama in Telaga Biru Sub-district, Gorontalo District achieved average score of 97.14 or 82.3 in effective category, and (4) the education financing management at SMP Widyakrama in Telaga Biru Sub-district, Gorontalo District achieved average score of 98 or 83,33 in effective category