Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Yaa Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta adalah jurnal nasional berbasis penelitian ilmiah, secara rutin diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Articles
147 Documents
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN EFEKTIF DI MASA PANDEMI PADA ANAK USIA DINI DI RA NURUL FALAH CIREBON
Khairunnisa Ulfadhilah
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/yby.5.1.1-17
Pandemi Covid-19 telah mengubah pada kehidupan manusia termasuk pendidikan. Tujuan yang ingin dicapai pada riset ini yakni untukmengetahui metode pembelajaran efektif di masa pandemi pada anak usia dini sebab pembelajaran era pandemi membuat belajar anak menurun, dan kurang terpantau dalam aspek perkembangan anak. Memberikan gambaran terkait pembelajaran selama pandemi, pendidik brusaha memberikan pembelajaran efektif pada anak selama pandemi. Metode yang digunakan dalam riset ini yakni kualitatif mendeskripsikan yang artinya penelitian yang mengacu pada teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara mendalam dengan pendidik, orang tua. Memperoleh data dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian temuan dilapangan dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran yang dilakukan saat ini cukup efektif meskipun masih ada beberapa hambatan yang menganggu pembelajaran jarak jauh seperti masalah inteaksi sosial pendidik dengan anak, orang tua dalam mengawasi belajar jarak jauh, dan ekonomi orang tua yang nyaris belum siap.
PENGGUNAAN METODE BERCERITA DALAM PENGEMBANGAN KEMAMPUAN KOGNITIF PADA ANAK USIA DINI
Zulfitria Zulfitria;
Sriyanti Rahmatunnisa;
Mutia Khanza
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/yby.v5i1.9300
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kognitif anak usia dini di TK Hiama Kids Bogor yang dalam kegiatan pembelajaran harian, guru secara rutin menggunakan metode bercerita sebagai metode utama berdampingan dengan metode-metode lain yang sesuai untuk pendidikan anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian, 10 anak yang duduk di kelompok B, berusia 5 – 6 tahun. Penelitian dilakukan di TK Hiama Kids, Vila Nusa Indah 3 Bojong Kulur, Gunung Putri, Bogor. Hasil Penelitian menunjukkan kemampuan kognitif anak Kelompok B TK Hiama Kids berkembang optimal sesuai dengan tahapan usia dan tahapan perkembangan anak serta sesuai potensi yang dimiliki masing-masing anak. Kemampuan kognitif yang berkembang meliputi: menerima dan mengungkapkan bahasa, ingatan, berpikir realistis, mengenal bilangan, mengamati sesuatu dengan teliti dan rinci. Kemampuan kognitif anak TK Hiama Kids dapat berkembang secara optimal didukung oleh berbagai faktor secara kolaboratif, diantaranya: tersedianya berbagai media belajar yang sesuai dengan materi yang akan disajikan, pemilihan dan penggunaan metode yang sesuai guna menstimulasi berbagai aspek perkembangan anak. Metode bercerita baik menggunakan alat maupun tanpa alat, merupakan metode yang paling sering digunakan guru untuk menstimulasi kemampuan kognitif anak. Kata Kunci: Kemampuan Kognitif, Metode bercerita, Anak Usia Dini
STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA JAWA KROMO ALUS PADA ANAK DI PAUD AMONG SIWI YOGYAKARTA
ika siti rukmana
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 2 (2020): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/yby.4.2.127-132
AbstrakBerkurangnya kemauan anak-anak berkomunikasi dalambahasa Jawa Kromo Alus yang biasanya digunakan untuk berbicara dengan orang-orang yang lebih tua. Sehingga apabila tidak ada upaya untuk mengajarkan anak-anak tentang bahasa Jawa Kromo Alus ini akan melunturnya budaya bahasa Jawa Krama Alus yang mana nilai-nilai kesopanan secara tidak langsung juga akan luntur. Maka dari itulah peneliti tertarik untuk melakukan penelitian di PAUD Among Siwi Sewon-DIY yang mengajarkan bahasa Jawa Kromo Alus pada anak usia 4-6 tahun. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi implementasi dari penerapan strategi yang dilakukan oleh guru PAUD Among Siwi Yogyakarta dalam mengenalkan bahasa Jawa Krama Halur pada pesertda didiknya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data yang dihimpun dengan pengamatan, interview, dan dokumentasi. Analisis data dengan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan guru PAUD Among Siwi Yogyakarta pada anak adalah: (1) Menggunakan metode bernyanyi berbahasa Jawa; (2) menambah kosa kata setiap pertemuan; (3) mengulang-ulang kosa kata dan artinya; (4) bercerita dengan media Wayang khas Kampoeng Doelanan Yogyakarta; (5) bermain mainan dan permainan tradisional; (6) bermain drama; (7)penugasan.
EKSPERIMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK EDUKASI PENGENALAN ANGKA BAGI ANAK USIA DINI
Isnaini Nur Azizah;
Leli Fertiliana Dea;
Muhammad Yusuf;
Mai Zuniati;
A Muslimin
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/yby.v5i2.8103
Media is a component that affects the learning process. Because the media is a tool in channeling messages (material) to students. Lately, there have been many development researches that have resulted in a product, however the effectiveness of the resulting product still needs to be tested. This study aims to test products that have been produced before, in the form of educational math comics on number recognition for early childhood. The research method used is the Quasi Experiment (quasi-experiment). The results of this study indicate that there is a positive influence of educational comics learning media on early childhood mathematical communication dispositions. This effect is known in the t-test, that the disposition of students' mathematical communication after being given educational comic learning media and those not given educational comics learning media, the results are known> where in this t-test it is known that t-count = 7.896 while t-table = 1.7171 at a significance of 5% .
HUBUNGAN BIMBINGAN PERKAWINAN TERHADAP KELEKATAN ANAK PADA KOMUNITAS IBU MUDA
Rohimi Zamzam;
Adiyati Fathu Roshonah;
Farihen Farihen
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/yby.v5i2.10994
Agar pondasinya kuat maka diperlukan persiapan keluarga sakinah melalui pranikah yang disampaikan kepada pasangan calon suami istri. Kelekatan emosi (attachment), dan ikatan (bonding), merupakan hal penting dalam tumbuh kembang anak. Pada masa awal kehidupannya anak mengembangkan hubungan emosi yang mendalam dengan orang dewasa yang secara teratur merawatnya. Jika kelekatan positif dan aman, maka seseorang mempunyai dasar untuk berkembang menjadi individu yang kompeten, memiliki hubungan sosial positif dan matang secara emosional. Sebaliknya, jika hubungan kelekatannya negatif dan tidak aman, saat seseorang tumbuh mungkin dirinya akan menghadapi kesulitan dalam hubungan sosial serta dalam penanganan emosi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah kelekatan anak pada orang tua dipengaruhi oleh program bimbingan perkawinan di awal pernikahan yang didapat oleh pasangan suami-istri. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen satu kelompok untuk komunitas ibu muda yang memiliki balita usia 2-6 tahun, sejumlah 24 orang ibu. Responden mengisi angket yang diberikan melalui google form. Penelitian dilaksanakan untuk komunitas ibu muda Puri Duren Asri 4 Jatiasih Kota Bekasi. Hubungan bimbingan Perkawinan terhadap kelekatan anak diperoleh bahwa ada sebanyak 18 (85,7%) kelekatan anak dengan bimbingan perkawinan yang baik, sedangkan kelekatan anak yang kurang baik ada 6 (35,3%). Hasil Uji Statistik diperoleh nilai P value 0,002, maka disimpulkan ada perbedaan yang siqnifikan bimbingan perkawinan dengan kelekatan anak. Dari hasil analisis factor resiko diperoleh nilai OR =11,00, artinya bimbingan perkawinan yang kurang baik mempunyai resiko 11 kali terhadap kurang baiknya kelekatan anak, dibandingkan dengan bimbingan perkawinan.
PERAN SELF EFFICACY DAN KECERDASAN INTERPERSONAL GURU BAGI PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI
Angraeny Unedia Rachman;
Agus Timan;
Sultoni Sultoni;
Sitti Khadijah;
Lamijan Lamijan
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/yby.v5i2.8462
Self Efficacy dan Kecerdasan interpersonal yang rendah akan mempengaruhi guru dalam memberikan layanan pendidikan bagi anak, yang akan berpengaruh terhadap proses perkembangan anak dalam upaya meningkatkan kualitas generasi masa depan yang potensial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran self efficacy dan kecerdasan interpersonal guru terhadap perkembangan anak usia dini. Menggunakan metode metode studi pustaka (library reseach) dengan rangkaian kegiatan yang berkenaan dengan pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah menjadi bahan penelitian. Hasil penelitian studi literatur ini didapatkan 20 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi, dari tinjauan artikel di ketahui ada self efficacy dan kecerdasan interpersonal guru. Kesimpulan penelitian adalah dalam upaya meningkatkan dan mengasah kemampuan guru dalam self efficacy dan kecerdasan interpersonal dengan membuat kegiatan rutin yang dilaksanakan dalam bentuk seminar, workshop dan pelatihan yang bermanfaat untuk membantu meningkatkan kemampuan guru dalam memberikan layanan yang optimal kepada anak sesuai dengan aspek perkembangannya.
ASESMEN PERKEMBANGAN ANAK USIA 4-5 TAHUN PADA MASA COVID-19
Ulya Ainur Rofiah;
Siti Fatonah
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/yby.v5i2.8574
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta memahami tentang bagaimana asesmen penilaian perkembangan anak usia 4-5 tahun di RA Nurul Iman Kuniran pada masa covid-19. Asesmen dibuat untuk mengetahui kemajuan belajar anak dan sebagai teknik pelaporan. Hal ini dikarenakan pelaporan menjadi aspek penting dalam program anak usia dini yang juga melibatkan orangtua agar mereka menjadi lebih bertanggung-jawab terhadap perkembangan anaknya. Sehingga asesmen merupakan suatu proses kegiatan yang bertujuan untuk mengumpulkan data atau bukti-bukti tentang perkembangan dan hasil belajar yang berkaitan dengan perkembangan anak usia dini. Dalam suatu lembaga asesmen merupakan istilah umum yang didefinisikan sebagai sebuah proses yang ditempuh untuk mendapatkan informasi yang digunakan dalam rangka membuat keputusan- keputusan mengenai para siswa, kurikulum, programprogram dan kebijakan pendidikan. Metode dan instrument pendidikan lainnya oleh suatu badan, lembaga, organisasi dan institusi resmi yang menyelengarakan suatu aktifitas tertentu. Selanjutnya asesmen penilaian di RA Nurul Iman ini bersifat proses, bukan bersifat hasil. Sehingga pada anak usia dini bukanlah prestasi yang akan dicapai, melainkan tingkat perkembangan yang ingin diketahui. Penilaian perkembangan pada pembelajaran anak usia dini pada dasarnya lebih tepat disebut dengan istilah asesmen perkembangan. Maka tujuan asesmen RA Nurul Iman pada pembelajaran anak usia dini yaitu untuk mengetahui permasalahan maupun perkembangan, anak selama proses pembelajaran, guna untuk mengukur tahapan perkembangan yang telah dilewati anak, yakni bersifat progresif atau tidak.
Parenting Dalam Meningkatkan Perkembangan Perilaku Sosial Anak Usia 5-6 Tahun
Endang Nur Junita;
Laode Anhusadar
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/yby.v5i2.11002
Penelitian ini dilakukan untuk (1) mengetahui bentuk parenting yang diterapkan orangtua pada anak usia 5-6 tahun di TK Setia (2) mengetahui gambaran parenting terhadap perkembangan perilaku sosial anak usia 5-6 tahun di TK Setia Kec. Pondidaha, Kab. Konawe. Penelitian ini dilaksanakan melalui metode survey deskriptif dengan analisis deskriptif persentase yang dilaksanakan di TK Setia Kec. Pondidaha, Kab. Konawe. Data dalam penelitian ini diambil menggunakan observasi, kuesioner/angket, wawancara dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini yaitu orangtua dalam hal ini ibu dari anak usia 5-6 tahun di TK setia. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) ada beberapa bentuk parenting yang diterapkan orangtua pada anak usia 5-6 tahun di antaranya pola asuh otoriter sebanyak 20.00%, pola asuh demokratis sebanyak 56.66% dan pola asuh permisif sebanyak 23.33%. (2) Gambaran parenting terhadap perkembangan perilaku sosial anak sangat beragam, begitupun perkembangan sosial dalam hal ini yaitu bermain dengan teman sebaya, kerjasama, berbagi, menyelesaikan tugas dan mengenal tata krama dan sopan santun. Sesuai dengan hasil lembar observasi sebanyak 56.66% atau 17 anak sudah berkembang sangat baik (BSB) dalam perkembangan perilaku sosial dan dari hasil wawancara, orangtua lebih cenderung menerapkan pola asuh demokratis, sebanyak 36.66% atau 11 anak pada penilaian berkembang sesuai harapan (BSH) dalam perkembangan perilaku sosial anak orangtua menerapkan pola asuh permisif pada 7 anak dan 4 anak dengan pola asuh otoriter, sebanyak 6.66% atau 2 anak yang masih pada tahap mulai berkembang (MB) dalam perkembangan perilaku sosial anak orangtua menerapkan pola asuh otoriter dan 0% atau tidak ada anak yang belum berkembang (BB) dalam perkembangan perilaku sosial anak.
Implementasi Penggunaan Jurnal Harian di Lembaga PAUD
Zahrina Amelia;
Nurfadilah Nurfadilah
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/yby.v5i2.7945
Guru sangat penting peranannya dalam mengembangkan kemampuan membaca awal anak, yang aktivitasnya tampak seperti tidak berhubungan dengan menulis dan membaca tetapi berupa tingkah laku menirukan menulis dengan coretan, pura-pura membaca dari gambar. Penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi dasar yang baik membantu anak untuk lebih mudah belajar membaca dan meningkatkan tingkat kesuksesan anak di sekolah. Lebih lanjut menyatakan bahwa guru dapat mendorong anak-anak, khususnya yang berusia 3-5 tahun, untuk mengomunikasikan pemikiran mereka dan mencatat ide-ide mereka namun di beberapa kelas anak usia dini, kemampuan membaca awal anak tidak terlihat. Salah satu strategi yang dapat digunakan guru untuk meningkatkan kemampuan literasi awal adalah dengan membuat buku harian (journal). Melalui buku harian anak dapat mengungkapkan pemikiran dan perasaan mengenai pembelajaran, melalui coretan ataupun gambar. Format penulisan jurnal dapat bervariasi tergantung pada kebutuhan siswa dan tujuan guru, seperti yang diungkap dalam di daerah Klaten pada tahun 2013 dan di daerah Bontang tahun 2017. Peneliti tertarik untuk melihat penerapan penggunaan buku harian di satuan PAUD daerah Bekasi dan Depok yaitu TK Islam Al-Bayan, TPA Al-Barkah, TKIT Nur Sa’adah karena keduanya menggunakan buku harian dan anak yang diminta untuk mengisinya. Tujuannya untuk mengetahui Implementasi Penggunaan Jurnal Harian Di Lembaga PAUD. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi Selain untuk mendapatkan gambaran, penelitian ini juga bertujuan untuk mendapatkan data kualitatif mengenai penggunaan jurnal harian di lembaga PAUD.Kata Kunci: Jurnal Harian, Pendidikan Anak Usia Dini.
PENERAPAN MEDIA PAPAN FLANEL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN 1-10 PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN
Maratus Sholikha;
Luluk Iffatur Rocmah
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/yby.v5i2.9147
Memahami konsep bilangan pada anak merupakan salah satu kemampuan yang harus dicapai dalam meningkatkan kemampuan mengenalkan konsep bilangan. Berdasarkan pengalaman peneliti, bahwa sebagian anak-anak kelompok bermain yang ada di KB Darussalam Balun Kejapanan, mendapatkan permasalahan dimana sebagian dari mereka kesulitan mengenal konsep bilangan. Maka dari itu diperlukan penerapan media papan flanel untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan 1-10. Peneliti menggunakan Metode Penelitian Tindakan Kelas untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Penelitian dilakukan dalam tiga tahap yaitu pra siklus, siklus I dan siklus II untuk memperoleh hasil sesuai dengan yang diharapkan. Pada pra siklus sebagian besar anak masih memperoleh nilai rata-rata sebesar 40,28%% sedangkan pada siklus I prosentase nilai meningkat sehingga diperoleh prosentas nilai menjadi 65,97% yang berarti kurang maksimal. Kemudian peneliti melanjutkan dengan memberi tindakan pada siklus II, setelah dilakukannya penelitian pada siklus II ini prosentase nilai rata-rata anak menjadi meningkat 93,05%%, sehingga dari perolehan rata-rata di siklus I dan siklus II mengalami peningkatan lagi. Hal ini dapat dilihat dari perbandingan antara siklus I dan siklus II selama penelitian berlangsung. Dari hasil yang diperoleh terdapat peningkatan yang membuktikan bahwa dengan adanya Media Papan Flanel dapat meningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan.