cover
Contact Name
Diah Andika Sari
Contact Email
diah_mursil@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
diah_mursil@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : 26850281     DOI : -
Yaa Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta adalah jurnal nasional berbasis penelitian ilmiah, secara rutin diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 147 Documents
ANALISIS KEMAMPUAN NUMBER SENSE SISWA KELAS RENDAH Nurbaiti Widyasari; Nabila Surya Safitri; Yustiza Dindiany; Iswan Iswan; Yuliana Yuliana; Nurusofa Indah Sari
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.v5i2.10699

Abstract

Topik bilangan merupakan topik yang penting yang dipelajari oleh anak usia dini yaitu salah satunya siswa kelas 1. Dalam topik bilangan siswa akan mengembangan kemampuan number sense yang akan berguna dalam mengembangkan daya nalar, berpikir logis, dan membantu dalam menentukan strategi pada proses penyelesaian masalah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kemampuan number sense siswa kelas 1 di salah satu SDN di wilayah Depok. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan instrument tes yang terdiri dari dua soal yang diberikan kepada 6 siswa SD kelas 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa.  Kemampuan number senses siwa pada effect of operation khususnya operasi pengurangan dinilai baik yaitu 5 dari 6 siswa menjawab benar, sedangkan pada topik penjumlahan dinilai kurang baik hanya 33% atau 2 dari 6 siwa yang menjawab dengan benar
PENERAPAN MODEL CIPP DALAM EVALUSI PENYEDIAAN LAYANAN PAUD Harlina Ramelan; Yaswinda Yaswinda
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2022): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.v6i1.11018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penyediaan layanan PAUD berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 18 Tahun 2018 dengan menggunakan analisis CIPP di 4 desa yang ada di Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan. Hasil penelitian diketahui secara keseluruhan produk dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 18 Tahun 2018 sudah terlaksana di Kecamatan Pangkalan Kuras yaitu: sudah tersedia lebih dari 1 PAUD/desa. Adapun total keseluruhan lembaga PAUD yang di observasi di Kecamatan Pangkalan Kuras adalah 22 lembaga dengan rincian PAUD yang ada di Desa Sorek Satu berjumlah 7 lembaga, di Desa Sorek Dua berjumlah 5 lembaga, di Desa Surya Pertiwi berjumlah 6 lembaga dan di Desa Batang Kulim berjumlah 4 lembaga. Dari 22 lembaga PAUD yang ada di Kecamatan Pangkalan Kuras hanya 1 lembaga yang berstatus Negeri, 17 lembaga berstatus swasta di bawah naungan yayasan, dan 4 lembaga berstatus swasta di bawah naungan desa. Adapun layanan PAUD yang ada di 15 lembaga dikhususkan untuk murid TK A dan TK B yang berusia 4-6 tahun. Sedangkan 7 lembaga lainnya menerima murid untuk KB, TPA dan TK yang berusia 0-6 tahun. Jumlah keseluruhan guru yang ada di 22 lembaga PAUD bejumlah 103 orang guru. 34 guru berkualifikasi pendidikan S1 PAUD sedangkan 69 guru berkualifikasi pendidikan SMA.
EFEKTIVITAS METODE BELAJAR STORYTELLING UNTUK MENINGKATKAN SOSIO-EMOSIONAL ANAK DI MASA PANDEMI COVID-19: LITERATURE REVIEW Wafa Yolanda; Abdul Muhid
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2022): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.v6i1.9547

Abstract

Adanya pandemi covid-19 menyebabkan segala aktivitas sosial terganggu. Anak-anak yang seharusnya mengisi aktivitasnya dengan bermain dan belajar berinteraksi sosial dengan sekitarnya harus menghabiskan waktu di rumah saja dalam jangka waktu yang cukup lama. Ini tentunya tidak baik untuk perkembangan sosio-emosional anak. Sosio-emosional merupakan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sekitar dalam kondisi apapun dan dimanapun. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan sosio-emosional anak adalah dengan menggunakan metode belajar storytelling. Storytelling merupakan kegiatan menjelaskan suatu cerita yang memiliki value positif dengan cara yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas storytelling terhadap sosio-emosional anak. Penelitian ini menggunakan metode literatur review dengan mencari berbagai literatur jurnal, buku, ataupun artikel Internet, baik nasional maupun internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa storytelling memang efektif untuk meningkatkan kemampuan sosio-emosional anak, dengan mengaktifkan korteks prefrontal dan merangsang god spot, serta memberikan wawasan baru dan adanya tokoh yang bisa ditiru.
PENANAMAN NILAI AGAMA DAN MORAL PADA ANAK USIA DINI DI TK HARAPAN BUNDA WOYLA BARAT Nurma Nurma; Sigit Purnama
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2022): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.v6i1.11531

Abstract

Pendidikan merupakan induk bagi manusia untuk merubah sesuatu yang buruk menjadi kebaikan. Pendidikan nilai agama dan moral merupakan salah satu bagian dari pengembangan aspek perkembangan anak yang sering dikesampingkan. Nilai agama dan moral merupakan bagian dari pengembangan diri anak yang  dimulai sejak usi dini. Tujuan penelitian untuk mengetahui strategi guru dalam menanamkan nilai agama dan moral pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi,wawancara dan dokumentasi. Adapun responden dalam penelitian ini adalah 2 orang guru kelas dan 2 orang guru pendamping. Hasil penelitian menunjukkan strategi yang digunakan oleh guru di TK Harapan Bunda Woyla Barat dalam penananman nilai agama dan moral di lakukan melalui kegiatan rutinitas yang meliputi: kegiatan mengucapkan salam dan berjabat tangan, kegiatan bermain bersama dengan saling menghormati sesama, kegiatan membaca surah pendek dan doa harian serta sholawat,dan kegiatan makan bersama kegiatan membaca iqro serta belajar mengenal pencipta bersama teman. 
PENANGANAN INSECURE PADA ANAK USIA DINI Lathipah Hasanah; Fariha Maula; Nur Husna; Laili Shodiqoh
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2022): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.v6i1.12553

Abstract

Insecure dapat diartikan sebagai rasa tidak aman atau rasa takut akan terjadinya sesuatu yang dimana hal ini dipicu dengan rasa ketidakpuasan bahkan tidak yakin akan sebuah Kapasitas yang terdapat pada diri sendiri. Maka dari itu hal ini akan menjadi sebuah problematika pada perkembangan anak usia dini, yang dimana akan menggangu pada kehidupan anak. Tujuan dari penelitian ini untuk memahami sebuah permasalahan anak usia dini dan agar dapat mencegah dampak permasalahan ini, dan mampu memberikan penanganan yang tepat. Oleh karena itu, sebagai orang tua maupun pendidik harus mengetahui serta melihat tumbuh kembang pada anak. Fokus utama dari penelitian ini terdiri dari (1) untuk memahami karakteristik anak yang berperilaku insecure, (2) bagaimana penanganan anak yang berperilaku Insecure. Metode yang dilakukan ialah Studi literatur (Literatur Study). Studi Literatur pada penelitian ini adalah serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan kegiatan metode pengumpulan data pustaka, membaca, mencarat dan mengelola data penelitian secara objektif, analisis, sistematis dan kritis tentang penanganan insecure pada anak usia dini.Kata Kunci: Insecure, Penanganan, Anak Usia Dini 
PERAN GURU DALAM MELATIH ANAK MENGELOLA EMOSI Muthmainah Muthmainah
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2022): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.v6i1.12469

Abstract

AbstrakKeterampilan mengelola emosi menjadi bagian penting dalam pendidikan emosi. Pendidikan emosi penting dilatih sejak dini agar anak menjadi individu yang mampu beradaptasi dengan baik yang penuh dinamika dan tantangan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peran guru dalam melatih anak mengelola emosi di TK Masyithoh Bantul Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah guru dan orang tua di di TK Masyithoh Bantul Yogyakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya data-data dianalisis secara kualitatif dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam melatih anak mengelola emosi yaitu sebagai model, fasilitator, motivator, edukator, komunikator, dan evaluator. Peran tersebut akan berjalan dengan lebih optimal bila disertai adanya keterlibatan orang tua.Kata Kunci: peran, guru, mengelola emosi, anak AbstractEmotional management skills are an important part of emotional education. Emotional education is important to be trained from an early age so that children become individuals who are able to adapt well which are full of dynamics and challenges. The purpose of this study was to describe the teacher's role in training children to manage emotions in TK Masyithoh Bantul Yogyakarta. The research method used is qualitative with case study method. The research subjects were teachers and parents at TK Masyithoh Bantul Yogyakarta. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. Furthermore, the data were analyzed qualitatively with the Miles and Huberman model. The results showed that the teacher's role in training children to manage emotions was as a model, facilitator, motivator, educator, communicator, and evaluator. This role will run more optimally if it is accompanied by parental involvement.Keywords: role, teacher, managing emotions, children 
MENINGKATKAN MOTIVASI ANAK BELAJAR DARI RUMAH MELALUI KEGIATAN PUNCAK TEMA “TANAMAN ” DI TKQ AN-NAMLU KARAWANG Nursamsi Nursamsi; Ine Nirmala; Feronica Eka Putri
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2022): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.v6i1.10074

Abstract

Banyak tantangan yang dihadapi guru selama pembelajaran daring ini terlebih pada jenjang pendidikan anak usia dini. Salahsatunya tidak langsung berinteraksi dengan anak yang dapat  mempengaruhi motivasi belajar anak dalam menyelesaikan tugas sekolah. Peneliti menemukan pada pra obsevasi 18 % anak tidak menyelesaikan tugas tepat waktu, 32 % tugas di kerjakan kan oleh orangtua, 10% anak tidak mengerjakan tugas sama sekali. Penelitian ini bertujuan  untuk meningkatkan motivasi anak pada saat belajar dari rumah serta meningkatkan hasil belajar anak melalui kegiatan puncak tema “tanaman”. Kegiatan ini dirancang untuk menambah pengalaman yang beragam serta mengurangi pembelajaran dengan menggunakan lembar kerja siswa pada saat kegiatan belajar dari rumah.Dalam kegiatan tersebut, anak yang awalnya kurang respon terhadap pembelajaran BDR menjadi bersemangat dalam pembelajarannya, sedangkan orangtua dapat terlibat dalam mendampingi anak sehingga menambah motivasi pada anak. Metode dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriftif, data yang diperoleh berupa dokumentasi pada saat kegiatan puncak tema ‘tanaman’ yang dilakukan selama kegiatan BDR berupa membuat dan menghias pot dari barang bekas serta menanam bibit pohon. Hasilnya ditemukan bahwa dari 15 anak atau 75% bertambahnya motivasi belajarnya sisanya 5 anak atau 25% masih membutuhkan bimbingan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANAGAN 1-10 MELALUI PERMAINAN ENGKLEK PADA ANAK KELOMPOK A DI TK AURA KIDS TULANGAN Maulidyah Kusuma Wardani; Luluk Iffatur Rocmah
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2022): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.v6i1.9151

Abstract

Abstrak Memahami lambang bilangan pada anak usia dini merupakan salah satu kemamampuan yang harus dicapai, untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan dan lambang bilangan. Berdasarkan pengalaman peneliti, bahwa sebagian anak-anak kelompok A yang ada di TK Aura Kids Tulangan, mendapatkan permasalahan dimana sebagian dari mereka kesulitan mengenal lambang bilangan. Maka dari itu diperlukan penerapan permainan engklek untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan. Peneliti menggunakan Metode Penelitian Tindakan Kelas untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Penelitian dilakukan dalam tiga tahap yaitu pra siklus, siklus I dan siklus II untuk memperoleh hasil sesuai dengan yang diharapkan. Pada pra siklus sebagian besar anak masih memperoleh nilai rata-rata sebesar 39,44% sedangkan pada siklus I prosentase nilai meningkat sehingga diperoleh prosentas nilai menjadi 66,67% yang berarti kurang maksimal. Kemudian peneliti melanjutkan dengan memberi tindakan pada siklus II, setelah dilakukan penelitian pada siklus II ini prosentase nilai rata-rata anak menjadi 92,22%, sehingga dari perolehan rata-rata di siklus I dan siklus II mengalami peningkatan lagi. Hal ini dapat dilihat dari perbandingan antara siklus I dan siklus II selama penelitian berlangsung. Dari hasil yang diperoleh terdapat peningkatan yang membuktikan bahwa dengan Permainan  Engklek dapat meningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan
GAMBARAN KECERDASAN INTERPERSONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI PAUD CINTA KASIH DESA AEKNAULI I KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN Sonya B.G. Siregar; Damaiwaty Ray
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2022): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.v6i1.8910

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah anak merebut mainan teman  karena merasa mainan teman lebih menarik, anak berbicara kasar kepada teman karena diganggu bermain, anak terkadang membedakan teman yang memiliki mainan atau makanan, dan anak merusak mainan teman ketika sedang bermain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecerdasan interpersonal anak usia 5-6 Tahun di PAUD Cinta Kasih, Desa Aeknauli I, Kabupaten Humbang Hasundutan. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif dengan pendekatan kuantitatif . Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan observasi. Populasi dalam penelitian ini adalah 15 orang anak usia 5-6 tahun dan sampel penelitian berjumlah 5 orang anak usia 5-6 tahun diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yaitu dengan cara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan interpersonal anak usia 5-6 tahun di PAUD Cinta Kasih Desa Aeknauli I, Kabupaten Humbang Hasundutan adalah 77,36% termasuk dalam kriteria baik. Hasil tersebut dicakup dari empat indikator kecerdasan interpersonal, yakni kemampuan berempati pada orang lain, kemampuan mengorganisasi kelompok, kemampuan mengenal dan membaca pikiran, dan kemampuan berteman atau menjalin kontak. Dari hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa kecerdasan interpersonal anak usia 5-6 tahun di PAUD Cinta kasih sudah dalam kriteria baik, namun masih perlu untuk ditingkatkan lagi melalui stimulasi atau kegiatan yang dilakukan oleh guru dan orangtua yang berbaur dengan sosial/ hubungan dengan orang lain.
Penanaman Nilai Moral Dan Nilai Pancasila Anak Usia Dini Malavini Nur Hasanah; Elan Elan; Budi Rachman
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 2 (2022): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.6.2.65-71

Abstract

Penanaman nilai moral dan nilai pancasila bagi anak usia dini merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan baik oleh orang tua, guru, maupun lingkungan masyarakat. Pondasi moral anak di era modern ini banyak terdegredasi oleh pengaruh budaya luar dan terasa pesatnya di era modern ini melalui media informasi seiring dengan perkembangannya internet . Ketika anak berada di usia dini orang tua harus mendidik dan mengajarkan tentang banyak hal salah satunya adalah penanaman moral dan nilai pancasila untuk membantu dan mendukung kehidupan anak di masa yang akan datang. Pendidikan nilai dan moral pancasila sejak usia dini di harapkan mampu membentuk anak agar tau mana yang baik buruk , benar salah sehingga bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan sebagai bekal anak jika sudah dewasa nanti agar tidak terjerumus ke hal yang negatif dan ke norma kehidupan berbangsa. Metode yang digunakan untuk menulis artikel ini adalah dengan menggunakan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa, penelitian dengan menggunakan metode studi literatur adalah sebuah penelitian dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber.

Page 9 of 15 | Total Record : 147