cover
Contact Name
Diah Andika Sari
Contact Email
diah_mursil@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
diah_mursil@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : 26850281     DOI : -
Yaa Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta adalah jurnal nasional berbasis penelitian ilmiah, secara rutin diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 147 Documents
HUBUNGAN POLA ASUH ORANGTUA TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL ANAK USIA DINI DI TK PERTIWI BALOCCI Nur Indah Sari; Muhammad Yusri Bachtiar; Azizah Amal
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 2 (2022): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.6.2.33-40

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran pola asuh orangtua di TK Pertiwi Balocci,serta mengetahui gambaran kecerdasan emosional anak usia dini di TK Balocci, dan selain itu mengetahui pola asuh orangtua terhadap kecerdasan emosional anak usia dini di TK Balocci. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan penelitian korelasional. Objek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah anak/murid kelas kelas B. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis bivariat penyajian data dan menarik kesimpulan. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kecerdasan emosional anak dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor yang pertama tentang gambaran pola asuh yang terjadi di tk pertiwi balocci, faktor yang kudua tentang gambaran kecerdasan emosional anak usia dini di tk pertiwi balocci, dan faktor yang ketiga tentang hubungan pola asuh orangtua terhadap kecerdasan emosional anak usia dini di tk pertiwi balocci. Dimana pola asuh demokratis lebih kondusif dan efektif diterapkan kepada anak dalam membentuk karakter anak, dimana orangtua memberi dukungan dan perhatian kepada anak, dapat mengontrol anak dalam batasan-batasan tertentu, serta anak merasa lebih percaya diri terhadap keputusan dan perilakunya.
MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN MOTORIK KASAR ANAK MENGGUNAKAN PERMAINAN TRADISIONAL DUA BELAS JADI PATUNG Nurul Heriyani; Lizza Suzanti
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 2 (2022): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.6.2.41-46

Abstract

Pada penelitian ini, peneliti bertujuan untuk  mengenalkan salah satu permainan tradisional yaitu Dua Belas Jadi Patung untuk mengembangkan keterampilan motorik kasar, sosial, kognitif dan melatih konsentrasi anak. selain itu, pokok utama pada penelitian ini adalah meningkatkan keterampilan motorik kasar anak melalui permainan Dua Belas Jadi Patung. Metode yang diterapkan yakni penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwasannya sangat perlu menggambarkan objek penelitian ala kadarnya. Hal pertama yang peniliti lakukan ialah menjelaskan apa itu permainan Dua Belas Jadi Patung, kemudian meminta anak memainkan permainan tersebut dan diamati, dinilai kemudian didokumentasikan oleh peneliti. Permainan ini sangat efektif dikenalkan pada anak karena memiliki banyak manfaat didalamnya.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PERUNDUNGAN FISIK PADA ANAK Sarah Nabila; Amelia Vinayastri
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 2 (2022): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.v6i2.12910

Abstract

Penelitian ini dikembangkan berdasarkan marak nya kasus perundungan fisik yang terjadi pada anak. Penelitian ini juga meiliki tujuan sebagai suatu pengembangan instrumen yang menghasilkan validitas dan reliablitas yang baik terkait perundungan fisik pada anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R & D) dengan model pengembangan dari modifikasi pengembangan Borg & Gall. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik insidental sampling. Sampel responden pada penelitian ini berjumlah 200 orang responden orang tua dan 150 orang responden guru kelompok B. Penelitian ini melalui uji validitas oleh 5 orang pakar terhadap 4 dimensi perundungan fisik. Hasil penelitian pada validitas uji coba lapangan diperoleh presentase dari orang tua dan guru sebesar 95 % dengan keterangan  sangat valid. Serta hasil reliabilitas uji coba lapangan  dengan  alpha cronbach sebesar 0.863 dengan keterangan reliabilitas tinggi. Jadi instrumen perundungan fisik dapat dikatakan  kredibel dan digunakan sebagai pengukuran perilaku  perundungan fisik pada anak.
METODE LATIHAN DAN PEMBIASAAN DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN INTRAPERSONAL DI TK AR-RAHMAN Khadijah Khadijah; Ahsana Zaida Qolbi; Widya Sari Nasution; Yassinta Amarisa; Zahra Afifah
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 2 (2022): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.6.2.47-53

Abstract

Dalam Penelitian ini membahas tentang bagaimana metode latihan dan pembiasaan dalam meningkatkan kecerdasan intrapersonal yang dilakukan dengan hasil data pengamatan dimana menunjukkan bahwa kecerdasan intrapersonal sangat identik dengan kemampuan pengelolaan dalam diri seseorang baik itu kekuatan dan keterbatasan diri, suasana hati, disiplin diri dan menghargai diri. Dalam pembahasan metode latihan dan pembiasaan dalam meningkatkan kecerdasan intrapersonal ini terdapat pembiasaan-pembiasaan terhadap suatu nilai yang sangat penting dalam pembelajaran anak usia dini. Dimana kebiasaan seperti ini akan menumbuhkan moral feeling pada diri anak terkait rasa cinta kasih dengan teman, dengan guru, maupun yang lainnya. Dengan demikian kecerdasan intrapersonal ini sangat bermanfaat untuk anak usia dini dimana hal ini dapat menyelesaikan berbagai permasalahan dalam kehidupan anak tersebut dan dapat menghasilkan barang atau jasa yang berguna dalam berbagai aspek kehidupan anak tersebut. Jadi, apabila kecerdasan ini tidak dikembangkan pada saat usia dini maka akan timbul masalah dalam kehidupannya dimiliki oleh kelak. Adapun metode penelitiannya menggunakan metode observasi. Yang dilakukan dengan cara mengamati aktivitas guru dan siswa selama pemberian tindakan dalam kecerdasan intrapersonal yang dimiliki oleh anak baik sebelum maupun sesudah pemberian tindakan. Dari hasil penelitian ini peneliti menarik kesimpulan dalam mengembangkan kecerdasan intrapersonal pada anak yang mengikutsertakan anak dalam segala bidang pembelajaran serta selalu memotivasi anak dan memberikan semangat kepada anak melalui metode latihan yang akan diajarkan oleh guru tersebut..
PRESENTASI MENGGUNAKAN METODE MONTESSORI THREE PERIOD LESSON DI TK PUTRA PERTIWI CIPUTAT TIMUR Nia Monthria Panji Buwani; Nita Priyanti
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 2 (2022): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.6.2.1-11

Abstract

Presentasi merupakan jembatan bagi siswa dalam memahami informasi baru, khususnya bagi anak usia dini di masa periode keemasan. Sayangnya masih banyak guru yang terkendala dengan presentasi. Ada sebuah metode presentasi yang dikembangkan oleh dokter Prancis. Edouard Seguin yang digunakan pada Metode Montessori dan terbukti efektif, bernama Three Period Lesson. Montessori adalah metode pendidikan yang mengutamakan pada kemandirian dan keikutsertaan anak dengan konsep pembelajaran langsung melalui latihan kolaboratif dan permainan, sehingga membantu anak-anak untuk meraih potensi mereka secara maksimal dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana tahapan dalam metode tersebut ketika diaplikasikan di TK Putra Pertiwi Ciputat Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa didik TK Putra Pertiwi Ciputat Timur. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik purposive sampling melalui metode observasi, wawancara dokumentasi dan triangulasi data. Peneliti merupakan instrumen utama dalam penelitian ini, dan dilengkapi dengan pedoman observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menggunaan model interaktif Miles dan Huberman, agar tercapai data yang jenuh melalui tingkatan reduksi data yang dilakukan secara terus menerus pada tiap tahapan pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep Three Period Lesson pada presentasi di TK Putra Pertiwi Ciputat Timur sudah sesuai dengan kaidah konsep Three Period Lesson oleh Edouard Seguin. Pelaksanaan presentasi menggunakan Three Period Lesson berjalan lancar, dengan guru memperhatikan tiap tahapan dan reaksi siswa didik sebagai respon dan pendali untuk siswa didik maju ke tahap berikutnya.
KONSEP STANDAR DAN RUANG LINGKUP PENGELOLAAN PENDIDIKAN Risbon Sianturi; Nur Aini; karina salsabila surya; Gina Khaerunnisa
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 2 (2022): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.6.2.54-64

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mngumpulkan informasi yang cukup terhadap konsep standar dan ruang lingkup pengelolaan pendidikan. Artikel ini menggunakan metode pendekatan konseptual dan teknik studi pustaka dengan cara menganalisis, membandingkan dan mengambil data dari beberapa artikel dan buku yang sama dengan isi judul yang diambil. Pendekatan konseptual ini dibangun secara teoritis dengan mengkaji secara seksama bersama anggota kelompok terkait permasalahan yang sedang dibahas. Pengelolaan pendidikan dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang berkenaan dengan pengelolaan proses pendidikan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pengelolaan pendidikan pada umumnya memiliki ruang lingkup yang lebih luas dari pada pengelolaan sekolah karena pengelolaan pendidikan merupakan aktifitas luar biasa yang melibatkan banyak sumber daya. Standar pengelolaan pendidikan merupakan salah satu bagian yang terpenting agar dapat berjalan dengan lancar karena pada dasarnya untuk mengelola suatu lembaga pendidikan itu tidak mudah jika dilakukan secara mandiri, akan tetapi jika dilakukan dengan seksama makan akan terasa mudah dan ringan.
PEMANFAATAN GAME EDUKASI MARBEL ANGKA BERBASIS ANDROID SEBAGAI MEDIA PENGENALAN ANGKA PADA ANAK USIA DINI Sinta Miftakhul Janah; Dewi Ariyani
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 2 (2022): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.6.2.24-32

Abstract

Mengenalkan angka kepada anak khususnya usia dini memerlukan media pembelajaran sebagai jembatan supaya anak-anak tidak cepat bosan dan bisa fokus lebih lama serta mengalihkan perhatian anak. Untuk mengenalkan angka pada anak pada masa pandemi di era globalisasi ini, bisa dilakukan dengan game edukatif marbel angka berbasis android. Dengan adanya penelitian ini, tujuannya adalah untuk menjelaskan pemanfaatan yang dilakukan oleh orang tua kepada anak usia dini dengan game edukasi berbasis android bernama marbel angka sebagai media pengenalan angka. Dalam penelitian yang dilakukan oleh peneliti ini menggunakan jenis deskripsi kualitatif. Metode dalam mengumpulkan data dilakukan dengan 3 metode antara lain: 1) observasi (pengamatan) non partisipan, 2) wawancara (tanya jawab) tidak terstuktur, 3) dokumentasi. Sementara itu, analisis model Miles dan Huberman dilakukan sebagai teknik analisis data yang dibagi menjadi 3 rangkaian kegiatan, antara lain: reduksi data, penyajian (display) data serta penarikan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan bahwasanya dengan memanfaatkan permainan edukatif berbasis android bernama marbel angka ini dapat mengenalkan angka dengan melalui 3 tahapan. Pertama, pra pengenalan angka. Kedua, pelaksanaan pengenalan angka. Ketiga, pasca pengenalan angka. Penelitian ini juga memperlihatkan hasil bahwa terdapat kelebihan (manfaat) memanfaatkan permainan edukatif marbel angka berbasis android untuk mengenalkan angka pada anak antara lain mengembangkan kaingin tahuan juga kreativitas anak, dan menciptakan proses belajar yang menarik. Serta terdapat hambatan yaitu kurang mendukungnya smartphone yang digunakan dan kurangnya pendampingan pada anak.
ANALISIS NILAI-NILAI KEISLAMAN DALAM SERIAL KARTUN UPIN DAN IPIN Annisa Novia Safitri; Ega Asnatasia Maharani
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.7.2.137-145

Abstract

Serial kartun yang memiliki unsur nilai keislaman sangat penting untuk perkembangan anak dalam meningkatkan nilai-nilai keislaman sejak usia dini. Berdasarkan fakta tersebut tujuan penelitian ini adalam untuk menemukan nilai-nilai keislaman yang berada dalam serial kartun Upin dan Ipin episode dugaan puasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan menganalisis nilainilaikeislaman dalam serial kartun Upin dan Ipin episode dugaan puasa. Pengumpuan data menggunakan Teknik analisis isi dengan subjek serial kartun Upin dan Ipin. Dalam penelitian ini akan menganalisis 6 bagian dari episode “Dugaan Puasa” objek yang ditentukan adalah nilai-nilai keislaman. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Peneliti menemukan bahwa terdapat nilai keislaman yang terkandung dalam serial kartun Upin dan Ipin episode “Dugaan Puasa’ melalui dialog dan adegan-adegan di serial kartun tersebut. Nilai-nilai keislaman ini meliputi nilai Ibadah, nilai Aqidah, dan nilai Akhlak. Nilai keislaman yang dominan muncul dalam serial kartun ini nilai Ibadah yang dibuktikan dengan penyebutan kata ibadah yang lebih banyak dibandingkan dengan nilai keislaman lainnya
PENERAPAN PENGELOLAAN KELAS DALAM PROSES PEMBELAJARAN SENTRA SENI Azzahra Yusra; Cucu Atikah; Tri Sayekti
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.7.1.8-28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keadaan pengeloaan kelas lalu proses pembelajaran sentra seni anak usia dini kelompok B di TKIT Al-Hikmah Cilegon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif dengan wawancara guru kelompok dan kepala sekolah TKIT Al-Hikmah Cilegon. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini berupa pedoman wawancara dan observasi dengan analisis data menggunakan triangulasi 2. Hasil penelitian (1) Penerapan pengelolaan kelas sentra seni  Usia 5 - 6 Tahun sudah dilakukan dengan baik, dalam mengatur hangat dan antusias, memberikan tantangan kepada anak didik, guru melakukan bervariasi dalam pengajaran, menerapkan keluwesan dalam mengajar, serta menekankan pada berbagai hal positif, dan melakukan penanaman disiplin diri (2) Proses pembelajaran sentra seni  Usia 5 - 6 Tahun sudah menerapkan secara sistematis dalam memulai tahap menata lingkungan bermain, lalu kegiatan sebelum memasuki kelas, tahap pembukaan, inti, penutup. (3) faktor penghambat dan faktor pendekung terkait tentang penerapan pengelolaan kelas dalam proses pembelajaran sentra seni  Usia 5 - 6 Tahun yakni berupa faktor guru yang salah satu gurunya belum memahami Prilaku anak didik, kemudian faktor anak didik yang terdapat anak didik yang sering mengganggu temannya ketika belajar, kemudian faktor keluarga terlihat dari didikan orang tua nya yang selalu memanjakan anak sehingga anak kurang mandiri, kemudian terdapat faktor fasilitas yang cukup kurang memadai dari APE serta alat dan bahan media di dalam kelas sentra seni. Sedangkan, faktor pendukungnya  yakni ketersediannya guru dan terdapat kurikulum sesuai pembelajaran dan ketentuan yang ada.
PERMAINAN TRADISIONAL BATU TUJUH UNTUK PENINGKATAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 5-6 TAHUN Diah Andika Sari; Siti Hawa
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.7.2.183-190

Abstract

Tujuan penelitian adlaah untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Al-Manshuriyyah Kalideres Jakarta Barat melalui permainan tradisional batu tujuh. Siswa berjumlah 10 orang, terdiri dari 5 anak perempuan dan 5 anak laki-laki. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), model Kemis Taggart. Pada observasi awal dikelas terlihat perkembangan motorik kasar anak yang belum berkembang dengan optimal. Masih banyak anak-anak yang belum mampu melakukan gerakan melompat, berlari secara terkoordinasi, melempar benda secara terarah, menangkap benda dengan tepat, juga bergerak menghidari bola. Permainan Batu tujuh adalah permainan tradisional seperti bowling yang dilakukan secara berkelompok. Terdiri dari 2 kelompok, yaitu kelompok pemain dan kelompok penunggu. Bola dibuat dari gumpalan kertas yang dibuat menjadi bulat, dibungkus dengan plastic agar tidak keras jika mengenai anak,Sedangkan pin dibuat dari susunan ranting, ataupun ranting yang disusun seperti piramida. Dilakukan dengan berlari, melempar bola, juga menghindari bola. Dari hasil pra siklus didapatkan kemampuan motorik kasar anak berada pada tahap skala penilaian 2.2, jika dipersentasekan 54,4%, atau baru mulai berkembang. Setelah dilakukan tindakan permainan batu tujuh sebanyak 2 siklus, dimana setiap siklus dilakukan 4 kali tindakan, didapatkan peningkatan kemampuan motorik kasar anak menjadi 2.7 pada skala penilaian 4, atau menjadi 68,1% secara persentase pada siklus 1. Selanjutnya terjadi peningkatan pada siklus 2 menjadi 3,4 skala penilaian 4, atau sebesar 83,8% yang artinya kemampuan motoric kasar anak sudah berkembang sesuai harapan menuju sangat baik dan mandiri. Sehingga dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional batu tujuh dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun.

Page 10 of 15 | Total Record : 147