cover
Contact Name
Dhita Paranita Ningtyas
Contact Email
dhita@trilogi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dhita@trilogi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Published by Universitas Trilogi
ISSN : 26220547     EISSN : 26219859     DOI : -
Core Subject : Education,
JURNAL CAKSANA terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember berisi tulisan gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori, tulisan praktisi dan hasil penelitian dan pengajaran dalam bidang keilmuaan pendidikan anak usia dini.
Arjuna Subject : -
Articles 296 Documents
Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Anak Usia Dini Melalui Media Pembelajaran Komik Digital 'Kata Ajaib Si Ana' Zakkiya, Akhis Ilmaya; Rahayunita, Cicilia Ika; Yasa, Arnelia Dwi
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2722

Abstract

Rendahnya konsistensi penggunaan kata sopan pada anak kelompok B di RA KH Hasyim Asyari, dimana hanya 25% anak yang menggunakannya secara spontan. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah dan peningkatan keterampilan berbahasa anak usia dini menggunakan media komik digital 'Kata Ajaib Si Ana', khususnya penggunaan kata sopan (permisi, tolong, maaf, terima kasih) pada anak usia dini. Penelitian menggunakan model Kemmis & McTaggart dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah 20 anak kelompok B (usia 5-6 tahun). Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara, dokumentasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari 25% menjadi 95% dalam penggunaan kata sopan secara spontan dan konsisten. Media komik digital terbukti dapat meningkatkan keterampilan berbahasa anak usia dini karena kombinasi visual-naratif yang menarik, karakter yang relatable, dan format yang fleksibel. Penelitian ini juga memberikan dampak holistik pada aspek nilai moral, sosial-emosional, kognitif, dan literasi anak. Temuan ini merekomendasikan penggunaan media digital yang terintegrasi dengan strategi pembelajaran aktif dan keterlibatan orang tua.
Model Pembelajaran Talking Stick Untuk Mengoptimalkan Kecerdasan Interpersonal Anak Usia 5-6 Tahun Rahmawati, Desy Dwi; Utami, Winda Sherly; Harianja, Sri Indriani
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v9i1.2727

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari pengamatan peneliti yang menunjukkan bahwa masih ada beberapa masalah dalam kecerdasan interpersonal anak.  Permasalahan yang dihadapi adalah dari 18 anak dalam kelompok B3, 11 di antaranya tampak memiliki tingkat kecerdasan interpersonal yang rendah. Kondisi ini menjadi fokus untuk diteliti lebih lanjut karena dapat menghambat perkembangan sosial dan emosional mereka di masa depan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran talking stick terhadap kecerdasan interpersonal anak usia 5-6 tahun di TK Islam Al-Moestafa Kota Jambi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental design dengan bentuk one group pretest-posttest design. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 60 anak. Adapun sampel penelitian terdiri dari 18 anak kelompok B3, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data diperoleh melalui teknik observasi dan dokumentasi, dengan lembar observasi sebagai instrumen penelitian yang telah divalidasi. analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis dengan paired samples t-test. Hasil analisis pada uji t menunjukkan signifikansi 0,001 < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh dari penggunaan model pembelajaran talking stick yang memberikan dampak positif bagi kecerdasan interpersonal anak-anak berusia 5-6 tahun di TK Islam Al-Moestafa Kota Jambi. Effect size menunjukkan 5,82 dalam kategori strong effect. Oleh karena itu, pembelajaran talking stick efektif dalam mengoptimalkan kecerdasan interpersonal anak usia 5-6 tahun di TK Islam Al-Moestafa Kota Jambi.
Meningkatkan Imajinasi Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Bermain Lego Pada Kelompok B2 di TKIT Al Jabar Bekasi Hakim, Muhammad Ikhwan; Amrizal, Yon; Suhardjo, Sudi
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2607

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan imajinasi anak usia dini pada kelompok B2 TKIT Al Jabar Bekasi yang ditunjukkan melalui perilaku pasif, kecenderungan meniru karya teman, serta rendahnya ketekunan ketika menghadapi tantangan. Padahal, imajinasi merupakan fondasi penting bagi perkembangan kreativitas, kemampuan pemecahan masalah, dan inovasi pada masa perkembangan selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan imajinasi anak melalui aktivitas bermain Lego. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 12 anak kelompok B2 yang terdiri dari 5 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, checklist penilaian perkembangan imajinasi, wawancara dengan guru kelas, serta dokumentasi berupa foto dan hasil karya anak. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase perkembangan anak dalam empat kategori perkembangan yaitu Belum Berkembang (BB), Mulai Berkembang (MB), Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan imajinasi anak secara signifikan. Pada tahap pra-siklus, 75% anak berada pada kategori BB dan 25% pada kategori MB. Setelah tindakan pada siklus I, 41,7% anak mencapai kategori MB. Pada akhir siklus II, 83,3% anak berada pada kategori MB dan 16,7% masih pada kategori BB. Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas bermain Lego efektif sebagai strategi pembelajaran kreatif untuk menstimulasi perkembangan imajinasi anak usia dini.
Permainan Tebak Aku Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Vokal di KB Matahari 02 Jegong Jambangan Irawati, Ucik; Rahayunita, Cicilia Ika; Wijayanti, Rina
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2653

Abstract

Kemampuan mengenal huruf vokal merupakan bagian penting dari literasi awal anak usia dini yang menjadi dasar kesiapan membaca pada jenjang pendidikan selanjutnya. Namun, hasil observasi awal di KB Matahari 02 Jegong Jambangan menunjukkan bahwa kemampuan mengenal huruf vokal anak usia 3–4 tahun masih tergolong rendah. Kondisi ini disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat konvensional, kurang variatif, dan belum sepenuhnya berbasis bermain sehingga keterlibatan aktif anak belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf vokal pada anak usia 3–4 tahun melalui penerapan permainan “Tebak Aku”. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah anak usia 3–4 tahun di KB Matahari 02 Jegong Jambangan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan penilaian kemampuan mengenal huruf vokal anak. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif untuk mengetahui peningkatan kemampuan anak pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan “Tebak Aku” mampu meningkatkan kemampuan mengenal huruf vokal anak secara bertahap. Pada kondisi awal, sebagian besar anak belum mampu mengenali dan menyebutkan huruf vokal dengan benar.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF “ALAMKU” UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL ANAK USIA DINI DI TK SEKOLAH ALAM RAMDHANI Furoidah, Maya Fanny; Pradana, Mochamad Desta
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v3i1.1315

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat menuntut pengenalan literasi digital sejak usia dini. Namun, observasi awal di TK Sekolah Alam Ramdhani menunjukkan bahwa media pembelajaran yang digunakan masih bersifat konvensional dan belum mengintegrasikan teknologi secara interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia interaktif "ALAMKU" yang layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan literasi digital anak usia dini. Mengadaptasi model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), penelitian ini melibatkan validator ahli media, ahli materi, serta guru dan peserta didik sebagai subjek uji coba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif "ALAMKU" memiliki tingkat kelayakan sangat layak dari ahli media (92%) dan ahli materi (92,5%). Uji kepraktisan oleh guru menunjukkan kategori sangat praktis (96,7%), dan respon peserta didik juga sangat positif (91,7%). Selain itu, penerapan multimedia ini terbukti efektif meningkatkan pemahaman literasi digital anak, yang ditunjukkan dengan peningkatan hasil observasi partisipasi aktif anak. Produk ini diharapkan menjadi alternatif solusi bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan sesuai dengan tuntutan era digital di lingkungan PAUD.
Upaya Guru Dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara melalui Kegiatan Bermain "Siapa Saya” Sari, Wulan Mufita; Rahayunita, Cicilia Ika; Anggraini, Henni
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2642

Abstract

Keterampilan berbicara merupakan fondasi penting dalam perkembangan bahasa dan kesiapan bersosialisasi anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara anak usia 3–4 tahun di KB Al-Barokah melalui implementasi kegiatan bermain “Siapa Saya” dalam kerangka Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan model siklus reflektif Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 13 anak yang dipilih secara purposif berdasarkan observasi awal yang menunjukkan keterbatasan dalam aspek verbal. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru, serta dokumentasi foto dan video untuk memastikan kelengkapan bukti empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi awal kemampuan berbicara anak masih rendah. Setelah dilakukan intervensi pada siklus pertama, terjadi peningkatan kemampuan berbicara anak melalui pengenalan aturan permainan dan penggunaan media pendukung. Pada siklus kedua, setelah dilakukan perbaikan strategi guru terutama dalam memberikan motivasi dan contoh berbicara yang lebih jelas, kemampuan berbicara anak mengalami peningkatan yang lebih optimal dan telah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan bermain “Siapa Saya” yang difasilitasi secara efektif oleh guru terbukti mampu meningkatkan keterampilan berbicara, keberanian verbal, serta interaksi sosial anak usia dini.
Stimulating Creativity in Children Aged 5-6 Years Through the Use of Natural Materials Andi Ningsi Nabila; Siti Misra Susanti; Marwah Marwah
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v9i1.2743

Abstract

This study aims to stimulate early childhood creativity through the use of natural materials in educational activities at TK Mulya Mandiri, Wakuli Village, Kapontori District. The background of this research is the low level of children’s creativity caused by limited variation in learning media and minimal use of the surrounding environment as a learning resource. A qualitative approach with Participatory Action Research (PAR) was employed, conducted in two cycles consisting of planning, action implementation, observation, and reflection. Subjects were early childhood students at TK Mulya Mandiri. Data collection techniques included observation, interviews, documentation, and field notes, with descriptive qualitative data analysis. Results show that using natural materials in learning activities improves children’s creativity. Activities included stringing natural materials, collages from leaves and seeds, ecoprint, leaf spraying, stamp art using potatoes, and butterfly mosaics from flowers. These activities made children more active, creative, and enthusiastic. Improvement was seen in indicators of fluency, flexibility, originality, and elaboration. In Cycle I, most children were in the “starting to develop” category, while in Cycle II, the majority reached “developing as expected” and “very well developed” categories. Thus, using natural materials is effective in stimulating early childhood creativity and can serve as a reference for teachers in developing creative and innovative learning.
Development of Finger Puppet Media for Receptive Language Ability in Children Aged 4-5 Years at PAUD Puspa Kencana Nurlela Azizah; Eka Mei Ratnasari
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v9i1.2734

Abstract

Receptive language ability in early childhood is a crucial aspect of development that supports communication skills, social interaction, and children's learning readiness at subsequent educational levels. Based on preliminary observations at PAUD Puspa Kencana, Central Lampung, it was found that some children in Group A, aged 4–5 years, still experience difficulties in understanding simple instructions, listening to stories, and retelling the content of lessons. This condition is influenced by the limited learning media used by teachers, resulting in a less engaging learning process that has not optimally stimulated receptive language abilities. This study aims to develop finger puppet media and test its feasibility and effectiveness in improving receptive language skills in early childhood. The research employed the Research and Development (R&D) method using a simplified Borg and Gall model consisting of seven stages: potential and problem identification, data collection, product design, design validation, design revision, product testing, and final product. The research subjects consisted of 18 children from Group A and one classroom teacher. Data collection techniques included observation, interviews, documentation, and expert validation sheets. The results showed that the finger puppet media obtained a material expert validation percentage of 87.5%, a media expert validation of 97.5%, and an instrument validation of 96%, all in the highly feasible category. Product trials demonstrated an improvement in children's ability to listen, understand stories, and respond actively to learning. The novelty of this research lies in the development of family-themed finger puppet media based on Islamic values that are contextual to children's lives.
Effectiveness of Sensory Integration Stimulation Implementation in Children with ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) Hani Deo Prasitaningsih; Childa Kumala Azzahri; Eka Putri
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v9i1.2730

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of implementing sensory integration stimulation for children with ADHD (hyperactivity) aged 4-6 years at TK Tahfidzul Qur'an Al Izzah Pekayon. The research employed a qualitative approach using a case study method. The research subjects consisted of five children. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The implementation of sensory integration stimulation was conducted over four weeks and involved the development of proprioceptive, vestibular, tactile, visual, auditory, and olfactory senses through activities tailored to the children's needs. The results indicated that sensory integration stimulation effectively improved children's motor control, body balance, focus and concentration, emotional regulation, body awareness, and self-confidence. In addition, improvements were also observed in cognitive and basic language skills, such as understanding simple concepts, responding appropriately to questions, and showing increased curiosity toward the surrounding environment. These findings align with recent research proving the effectiveness of sensory integration interventions in children with ADHD.
Islamic Character Education for Early Childhood in the Digital Era: An Integrated Ecological Model Supriyani Supriyani; Siti Aisyah; Siti Kholijah; Haris Riyadi; Samuel Karim
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v9i1.2627

Abstract

Early childhood is the most formative period for character development, yet the rapid proliferation of digital devices poses serious challenges to instilling Islamic values. Children are increasingly exposed to inappropriate content, gadget addiction, and diminished religious habituation due to insufficient adult guidance. This library research synthesizes 30 Indonesian scientific journal articles published between 2016 and 2024 to examine the concepts, challenges, strategies, and conceptual models of Islamic character education for early childhood in the digital era. The findings reveal four main themes: Islamic character education is a process of embedding morality, religious values, and praiseworthy behaviors from an early age through modeling, habituation, and storytelling; the digital era introduces risks such as overexposure to gadgets, non-educational content, and reduced face-to-face social interaction; effective strategies include parental and teacher modeling, consistent habituation, selective use of Islamic digital content, and close collaboration between families and early childhood education institutions. An ecological model comprising four interconnected layers—core Islamic values (aqidah, ibadah, akhlak), value-instillation methods (exemplary conduct, habituation, advice), educational environments (family, teachers, PAUD institutions, community), and digital literacy (content selection, screen time limits, active mentoring)—is proposed. This integrated model offers a balanced approach to protecting children from digital risks while harnessing technology as a positive medium for Islamic value transmission. The study contributes a novel synthesis that bridges Islamic pedagogy, early childhood development, and digital era challenges.