cover
Contact Name
Suciati
Contact Email
psuciati@ecampus.ut.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jp-ut@ecampus.ut.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pendidikan
Published by Universitas Terbuka
ISSN : 14111942     EISSN : 24433586     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Terbuka. Jurnal ini memuat artikel yang ditulis berdasarkan hasil penelitian dan analisis konseptual mencakup berbagai dimensi pendidikan, seperti kurikulum, pembelajaran, evaluasi, manajemen, kualitas Pendidikan, dan pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi, dalam berbagai jenjang pendidikan dan modus penyampaian pembelajaran
Arjuna Subject : -
Articles 267 Documents
PREFERENSI DAN PENGALAMAN MAHASISWA DALAM MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN ONLINE DI MASA PANDEMI Martina Ismayanti; Wahyuddin
Jurnal Pendidikan Vol. 22 No. 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jp.v22i2.1823.2021

Abstract

Student involvement in online learning is strongly influenced by learning motivation and preferences for learning mode and media. Therefore, this study was to describe student preferences for using online learning media and student experiences during the Covid-19 pandemic. A total of 133 students from two faculties participated as research respondents. Quantitative data were analyzed using descriptive statistical methods while qualitative data were analyzed using NVivo 12 application. The results of this study indicates that students tend to prefer applications compared to other media for online lectures during the Covid-19 pandemic, namely WhatsApp, Zoom, and Google Classroom. In addition, students taking online lectures consider internet network as the most significant obstacle in accessing learning material, submitting assignments, participating in class discussion and collaborating with other students. Students also thought that the network factor caused lecturers unable not teach effectively. Keterlibatan mahasiswa dalam perkuliahan online sangat dipengaruhi oleh motivasi belajar dan preferensi terhadap modus dan media pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui preferensi mahasiswa dalam menggunakan media pembelajaran online dan untuk mengungkap pengalaman mahasiswa sebagai pengguna media pembelajaran online di masa pandemi Covid-19. Sebanyak 133 orang mahasiswa dari dua fakultas berpartisipasi sebagai responden penelitian. Data kuantitatif dianalisis dengan metode statistik deskriptif sedangkan data kualitatif dianalisis menggunakan bantuan aplikasi NVivo 12. Hasil penelitian ini menemukan bahwa mahasiswa cenderung menyukai tiga jenis aplikasi dibanding media-media lainnya untuk pembelajaran online di masa pandemi Covid-19, yaitu WhatsApp, Zoom dan Google Classroom. Selain itu, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa dalam mengikuti kuliah online menganggap jaringan sebagai kendala yang paling utama. Jaringan mengakibatkan mereka kesulitan dalam mengakses materi, mengirimkan tugas, berpartisipasi dan berkolaborasi dengan mahasiswa lain. Mahasiswa juga percaya bahwa faktor jaringan ini pula yang mengakibatkan dosen tidak mengajar secara efektif.
THE PHILOSOPHICAL FOUNDATION OF THE SCHOOL LITERACY MOVEMENT IN INDONESIA Nandy Intan Kurnia
Jurnal Pendidikan Vol. 22 No. 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jp.v22i2.1891.2021

Abstract

The School Literacy Movement (SLM) was launched in 2015 by the Indonesian government in response to the concerns of many parties regarding the readiness of the Indonesian young generation to face the challenges of the 21st-century. This paper examined the philosophical foundations of SLM by scrutinizing the School Literacy Movement Master Design published in 2019 as the object of study. This study was a descriptive qualitative study, using the inferential content analysis method. The findings were: (1) the philosophical foundation of SLM that is portrayed in the object of study are essentialism, perennialism, progressivism, existentialism, and critical pedagogy, and (2) the object of the study is strongly influenced by the philosophy of progressivism since the writers of the SLM Master Design were more focused on the effort to prepare the students to face the 21st-century challenges. Gerakan Literasi Sekolah (GLS) atau The School Literacy Movement (SLM) atau dicanangkan pada tahun 2015 oleh pemerintah Indonesia, sebagai jawaban atas keprihatinan banyak pihak terkait kesiapan generasi muda Indonesia menghadapi tantangan abad 21. Tulisan ini mengkaji landasan filosofis SLM dengan menelaah Desain Induk Gerakan Literasi Sekolah terbitan 2019 sebagai objek kajian. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan metode analisis isi inferensial. Temuan penelitian adalah: (1) Landasan filosofis SLM yang tergambar dalam objek kajian adalah esensialisme, perenialisme, progresivisme, eksistensialisme, dan pedagogi kritis; dan (2) Objek kajian sangat dipengaruhi oleh filosofi progresivisme karena penulis Desain Induk SLM lebih fokus pada upaya mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan abad ke-21.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGOPERASIKAN PERALATAN EKSTRAKSI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN POE (PREDICT, OBSERVE, EXPLAIN) Siti Nurjanna
Jurnal Pendidikan Vol. 22 No. 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jp.v22i2.2013.2021

Abstract

This study aims to enhance the skills of students to operate extraction equipment. This is a two-cycle Classroom Action Search. The focus of the research was students in class XI E, which consisted of 15 people. The data-gathering technique uses non-test instrument. The data analysis technique used qualitative analysis. The results showed an increase in the skills of the extraction equipment. Completeness of learning cycle I was 66.67% and increased to 93.33%. Meanwhile, the average score of students' skills increased from 74.63 in the first cycle to 80.39 in the second cycle, with value of Asymp.Sig.(2-tailed) 0.005 < 0.05, which means that there is a significant difference between the average class value in cycle I and the average class value in cycle II. Ignorance that the POE learning model can improve skills to operate extraction equipment. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mengoperasikan peralatan ekstraksi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan 2 siklus. Obyek penelitian adalah siswa kelas XI E yang berjumlah 15 orang. Teknik pengumpulan data berupa instrumen non tes. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan keterampilan mengoperasikan peralatan ekstraksi. Ketuntasan belajar siklus I sebesar 66,67% meningkat menjadi 93,33%. Sedangkan rata-rata nilai keterampilan siswa meningkat dari 74,63 pada siklus I menjadi 80,39 pada siklus II, dengan nilai Asymp.Sig.(2-tailed) 0,005 < 0,05, berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata nilai siklus I dengan rata-rata nilai siklus II. Disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran POE dapat meningkatkan keterampilan mengoperasikan peralatan ekstraksi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRES AKADEMIK MAHASISWA PENDIDIKAN TATA RIAS UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA Alfi Lutfiah Fardani; Aam Amaningsih Jumhur; Nurina Ayuningtyas
Jurnal Pendidikan Vol. 22 No. 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jp.v22i2.1099.2021

Abstract

Academic stress is oftenly experienced by students because of academic demands that sometimes exceed the abilities of individual. Many factors can cause academic stress in students. This study aims to determine the factors that influence academic stress in students of cosmetology study at the Universitas Negeri Jakarta, a case study of 2017 students of Cosmetology Study, Universitas Negery Jakarta. This research is a descriptive quantitative survey research. This study uses primary data with 35 respondents. The data obtained were tested by factor analysis utilizing SPSS version 24.The results of this study indicate that there are two new factors formed, factor 1, the internal factor which has an eigen value of 4,676 consisting of mindset, character, physical factors, peer competition, changes in the atmosphere of life, and difficulties in managing life. Factor 2 is external factors, which have an eigen value of 1,455 consisting of the environment, excessive assignments, bad time management, and financial management problems. Stres akademik sering dialami mahasiswa karena banyaknya tuntutan akademik yang terkadang melebihi kemampuan pada diri individu tersebut. Banyak faktor yang dapat menyebabkan stres akademik pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi stres akademik pada mahasiswa pendidikan tata rias Universitas Negeri Jakarta angkatan 2017 Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif suvei yang bersifat deskriptif. Penelitian ini menggunakan data primer dengan responden sebanyak 35 orang. Data yang diperoleh diuji dengan menggunakan analisis faktor dengan bantuan SPSS versi 24. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua faktor baru yang terbentuk, faktor 1 yaitu faktor internal memiliki nilai eigen value sebesar 4,676 terdiri dari pola pikir, karakter, faktor fisik, persaingan teman sebaya, perubahan suasana kehidupan, dan kesulitan mengelola kehidupan. Faktor 2 yaitu faktor eksternal memiliki nilai eigen value sebesar 1,455 terdiri dari lingkungan, penugasan berlebih, manajemen waktu yang buruk, dan masalah manajemen keuangan.
FAKTOR-FAKTOR PENENTU PERILAKU GURU SMP MENGGUNAKAN TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN ONLINE: STUDI KASUS DI PROVINSI RIAU Defrizal Hamka; Neng Sholihat
Jurnal Pendidikan Vol. 22 No. 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jp.v22i2.1934.2021

Abstract

The purpose of this research is to investigate factors that influence the intent of behavior using technology in online learning. The study uses structural equation modeling using a partial least square approach to test the hypotheses. Respondents selected using purposive sampling, and the questionnaires were distributed through online surveys and received a response of 96 respondents. Results show that latent variables, performance expectations, business expectations, and facility conditions have a positive and significant relationship with the intent of individual behaviour in the use of technology in online learning. The latent variable "condition facility" is the most influential factor. This research provides an important overview and understanding for policymakers in designing frameworks to pay attention to facility conditions. Further research is suggested in the future covering samples from various provinces in Indonesia. This study adds to the literature primarily on factors affecting behavioral intent to use technology in online learning. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi niat perilaku guru menggunakan teknologi dalam pembelajaran online. Penelitian ini menggunakan pemodelan persamaan struktural dengan menggunakan pendekatan partial least square untuk menguji hipotesis. Berdasarkan purposive sampling, kuesioner disebarkan melalui survei online dan mendapat tanggapan dari 96 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel laten, ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, dan kondisi fasilitas memiliki hubungan positif dan signifikan dengan niat perilaku individu dalam penggunaan teknologi dalam pembelajaran online. Variabel laten “fasilitas kondisi” merupakan faktor yang paling berpengaruh. Penelitian ini memberikan gambaran dan pemahaman penting bagi pembuat kebijakan dalam merancang kerangka kerja untuk memperhatikan kondisi fasilitas. Penelitian lebih lanjut disarankan di masa depan mencakup sampel dari berbagai provinsi di Indonesia. Studi ini menambah literatur terutama pada faktor-faktor yang mempengaruhi niat perilaku untuk menggunakan teknologi dalam pembelajaran online.
EVALUASI KETERCAPAIAN TUJUAN DAN DAMPAK PELAKSANAAN PROGRAM PERTUKARAN MAHASISWA MERDEKA DI UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA SURABAYA Kristina Pae; Hendra Wijaya; Ignasius Radix A.P. Jati
Jurnal Pendidikan Vol. 23 No. 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jp.v23i1.2595.2022

Abstract

One of Merdeka Belajar Kampus Merdeka programs that launched by the government is Pertukaran Mahasiswa Merdeka-Dalam Negeri (PMM-DN). This study aims to evaluate the goal achievement of the PMM program, the impact of implementation, and the level of student satisfaction with the PMM-DN program at UKWMS. This research is descriptive evaluation research. The samples are students who participated in the UKWMS PMM program as many as 78 studens. The PMM-DN has been running well in 2021. The results show that the goal of implementing PMM-DN that set by the Ministry of Research, Technology, and Higher Education have been achieved. The impact can also be seen from students who get various valuable experiences to increase their capacity and competence. However, obstacles were found, including an inadequate internet network during online lectures, time and language that differences between lecturers and students, inadequate learning facilities at the university receiving and funding constraints that are still encountered need to be addressed so that PMM-DN can be implemented and evaluated with measurable outcomes. Salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang dicanangkan pemerintah adalah Pertukaran Mahasiswa Merdeka-Dalam Negeri (PMM-DN). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketercapaian tujuan, dampak pelaksanaan, dan tingkat kepuasan mahasiswa terhadap program PMM di UKWMS. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif evaluasi. Responden penelitian ini adalah mahasiswa yang berpartisipasi dalam program PMM UKWMS sebanyak 78 mahasiswa. Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Dalam Negeri (PMM-DN) telah berjalan dengan baik di tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan penyelenggaraan PMM-DN yang ditetapkan oleh Kemenristekdikti telah dapat dicapai. Dampak lain adalah terbukanya kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan berbagai pengalaman berharga bagi peningkatan kapasitas dan kompetensinya. Meskipun demikian, ditemukan kendala-kendala, diantaranya jaringan internet yang kurang memadai selama menjalankan perkuliahan secara daring, perbedaan waktu dan bahasa antara dosen dan mahasiswa, fasilitas pembelajaran di PT penerima yang kurang serta kendala pendanaan yang perlu diperbaiki agar PMM-DN dapat dilaksanakan dengan lebih lancar dan dievaluasi dengan hasil yang lebih terukur di masa depan.
KONTRIBUSI APLIKASI SISTEM MANAJEMEN PEMBELAJARAN BERBASIS SIBER TERHADAP KOMPLEKSITAS MANAJEMEN TINDAKAN KELAS Velma Alicia; Inta Hartaningtyas Rani
Jurnal Pendidikan Vol. 23 No. 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jp.v23i1.2611.2022

Abstract

This study investigates theories about the sophistication of cyber technology-based classroom management through learning management system application. The research aims to capture the problems of an institutions in Indonesia regarding the urgency of using cyber technology to support the effectiveness and efficiency of learning models. By identifying the obvious problems, a model for implementing classroom action management is sought, especially the stages or prerequisite. that must be met for the implementation of 21st Century Education. The research method using descriptive-qualitative begins with a literature study, in-depth interviews with respondents involved using the snowball sampling technique. The literature study and interviews results are to be discussed in a focus group discussion (FGD) conducted by 4 teachers at ITB Ahmad Dahlan Jakarta forum to conduct needs assessments and equalize perceptions (intersubjectivity) for academics, students, and education staff. Thus, comprehensive conclusions and recommendations for optimizing the implementation of Education in 21st Century. Penelitian ini menginvestigasi sejumlah teori tentang kecanggihan (sophistication) manajemen kelas berbasis teknologi siber melalui aplikasi sistem manajemen pembelajaran (learning management system). Tujuan penelitian ini adalah memotret problematika sejumlah institusi pendidikan tinggi di Indonesia tentang urgensi teknologi siber guna pendukungan terhadap efektifitas dan efisiensi model pembelajaran di Abad 21. Dengan mengidentifikasi permasalahan yang mengentara, maka dicarikan model implementasi manajemen tindakan kelas, terutama tahapan-tahapan atau prasyarat yang harus dipenuhi untuk pelaksanaan Pendidikan Abad 21. Metode penelitian menggunakan deskriptif-kualitatif diawali dengan studi pustaka, indepth interview kepada responden terlibat dengan menggunakan teknik snowball sampling. Hasil studi pustaka dan wawancara dijadikan didiskusikan dalam forum focus group discussion (FGD) yang dilakukan oleh 4 orang pengajar di ITB Ahmad Dahlan Jakarta, guna melakukan needs assessment dan penyetaraan persepsi (intersubjektivitas) para akademisi, mahasiswa dan tenaga kependidikan baik. Dengan demikian didapat simpulan komrehensif dan rekomendasi-rekomendasi untuk optimasi pelaksanaan Pendidikan Abad 21.
PENGARUH MEDIA GOOGLE EARTH SEBAGAI SUMBER INFORMASI DALAM PENULISAN PUISI OBJEK KELAS X SMA AHMAD BURHANUDDIN
Jurnal Pendidikan Vol. 23 No. 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jp.v23i1.2615.2022

Abstract

In today's digital era, learning media is not only limited to print. Many people are very close to various digital media on the internet. The media is multimodal because it combines text, audio, visuals and so on. Something interesting to be developed related to learning that utilizes multimodal media is Google Earth. Google Earth is generally used in learning geography. However, in this study, Google Earth was applied to learning Indonesian poetry texts for class X as a substitute for direct observation. This study aims to see the effect of Google Earth on students' writing results in observing and writing poetry. This study is a quasi-experimental study with a nonequivalent control group design. From this research, it is found that the use of Google Earth is quite effective to improve the ability to make object poetry. And there is a significant (significant) effectiveness difference between the use of Google Earth and conventional learning in improving the ability to write object poetry. Di era digital saat ini, media pembelajaran tidak hanya terbatas pada bentuk cetak. Banyak orang sangat dekat dengan berbagai media digital yang ada di internet. Media tersebut multimodal karena menggabungkan teks, audio, visual dan sebagainya. Sesuatu yang menarik untuk dikembangkan berkaitan dengan pembelajaran yang memanfaatkan media multimodal adalah dengan media Google Earth. Google Earth umumnya digunakan pada pembelajaran geografi. Namun pada penelitian ini, Google Earth diterapkan pada pembelajaran bahasa Indonesia teks puisi kelas X sebagai pengganti pengamatan langsung. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh Google Earth terhadap hasil tulisan peserta didik dalam melakukan pengamatan dan menuliskan puisi. Penelitian ini adalah penelitian quasi experiment dengan desain nonequivalent control group design. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa penggunaan Google Earth cukup efektif untuk meningkatkan kemampuan membuat puisi objek. Serta terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan (nyata) antara penggunaan Google Earth dengan pembelajaran konvensional dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi objek.
PENGARUH MODEL RECIPROCAL TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KONSEP SUBSTANSI MATERI GENETIK DI SMAN 2 LUWU UTARA SULAWESI SELATAN Nurul Fadhilah; Irmawanty Irmawanty; Tanti Rianti
Jurnal Pendidikan Vol. 23 No. 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jp.v23i1.2845.2022

Abstract

Student test results on the concept of genetic material substance are still low so it needs to be improved, one of which is the application of the reciprocal teaching model. This study aims to determine the effect of the reciprocal teaching-learning model on the biology learning outcomes of class XII science students at SMA Negeri 2 Luwu Utara on the concept of genetic material substance. This type of research is a quasi-experimental design with a non-equivalent control group design. The population in this study was class XII IPA SMA Negeri 2 Luwu Utara with selected samples namely XII IPA 1 as the experimental class and XII IPA 3 as the control class. Data was collected by giving pretest and posttest with 30 multiple-choice questions. The results of hypothesis testing indicate that the reciprocal teaching-learning model has an effect on student learning outcomes on the concept of genetic material substance at SMAN 2 Luwu Utara. Hasil ujian siswa pada konsep substansi materi genetik tergolong masih rendah sehingga perlu ditingkatkan, salah satunya dengan penerapan model reciprocal teaching. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran reciprocal teaching terhadap hasil belajar biologi siswa kelas XII IPA di SMA Negeri 2 Luwu Utara pada konsep substansi materi genetik. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain non equivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah kelas XII IPA SMA Negeri 2 Luwu Utara dengan sampel terpilih yakni XII IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan XII IPA 3 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian pretest dan posttest dengan jumlah soal pilihan ganda sebanyak 30 nomor. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa model pembelajaran reciprocal teaching berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada konsep substansi materi genetik di SMAN 2 Luwu Utara.
PERSEPSI MAHASISWA ATAS KEGIATAN MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA (MBKM) DI LINGKUNGAN PRODI AKUNTANSI UNIKOM Sri Dewi Anggadini; Surtikanti; Siti Kurnia Rahayu; Adeh Ratna Komala; Lilis Puspitawati; Wati Aris Astuti
Jurnal Pendidikan Vol. 23 No. 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jp.v23i1.2563.2022

Abstract

The purpose of this study was to examine student perceptions of the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) policy, which intends to create a superior generation with a high level of creativity, inovative ideas, and ready to learn under any conditions. The MBKM policy provides opportunities and freedom for students to choose programs and activities to gain knowledge and a different academic atmosphere, to enrich their knowledge and skills. This research is descriptive quantitative in nature. The respondents in this study were 257 active students of the Unikom Accounting Study Program. The results showed that most students had a good and positive understanding of MBKM policy and the benefit in the forms of improved hard and soft skills, regardless of the challenges. For future advancement, the university needs to continuously socialize and facilitate the University's MBKM policy implementation. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi mahasiswa atas kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk menciptakan generasi unggul dengan kreativitas, ide, inovasi dan siap belajar hal baru. Kebijakan MBKM ini memberikan peluang kepada mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri, memilih lingkungan kampus untuk menimba ilmu sehingga untuk menemukan atmosfer akademik yang berbeda untuk memperkaya pengetahuan dan skills. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah 257 mahasiswa aktif Program Studi Akuntansi Unikom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah memahami kebijakan dan program MBKM serta manfaatnya dalam memberikan tantangan dan kesempatan bagi mahasiswa untuk pengembangan inovasi, kreativitas, kapasitas, kepribadian, serta terbentuknya hard skills dan soft skills mahasiswa. Untuk pelaksanaan ke depan universitas secara berkesinambungan perlu melakukan sosialisasi dan fasilitasi MBKM dengan lebih intens.