cover
Contact Name
Abdul Haris
Contact Email
aries.abdulharis957@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aries.abdulharis957@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 20888503     EISSN : 26218046     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
FOKUS AL-MUNAWWARAH : Jurnal Pendidikan Islam memuat kajian-kajian pendidikan Islam baik itu berkenaan dengan strategi pembelajaran pendidikan Islam, dan manajemen kelembagaan pendidikan Islam, pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan Islam, dan kepemimpinan dalam lembaga pendidikan Islam.
Arjuna Subject : -
Articles 87 Documents
Penerapan Sistem Pendidikan Pesantren dalam Pembentukan Karakter Anak Akhmad Syahri; Mohammad Dzawinnuha
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 2 (2020): September
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan SAMAWA SUMBAWA BESAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35964/al-munawwarah.v12i2.3810

Abstract

This article aims to explore the application of pesantren learning in the formation of children's character. The researchers used this type of qualitative research with a phenomenological approach by extracting data from the RA Riyadhlotut Thalabah Civitas Sidorejo Sedan Rembang both from school caregivers, school principals, teachers, and parents of students. Data collection through interviews, observation and documentation. The results of the study show that learning at RA Riyadlotut Thalabah Sidorejo Sedan Rembang uses the concept of the pesantren learning system in the form of a system of sorogan, memorization / deposit, bandongan, and deliberation. RA Riyadlotut Thalabah Sidorejo Sedan Rembang modifies learning through character values ​​into the material taught, including the introduction of Allah SWT, kindness, simplicity, togetherness, and dedication.
Implementasi Konsep Pendidikan Islam Terpadu di SMP Islam Terpadu Sumbawa Mainuddin Mainuddin
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 1 (2020): Maret
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan SAMAWA SUMBAWA BESAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35964/al-munawwarah.v12i1.3902

Abstract

: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Konsep Dasar Pendidikan Islam Terpadu. 2) Implementasi (penerapan pendidikan Islam Terpadu di SMP Islam Terpadu Sumbawa).Dalam penelitian ini peneliti menggunaan metode deskriptif kualitatif analitik dengan pengumpulan data secara induktif, data-data penelitian dikumpulkan dengan beberapa metode.Metode wawancara digunakan untuk memperoleh informasi tentang penerapan pendidikan Islam terpadu dalam sekolah SMP Islam Terpadu Sumbawa.Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Pendidikan Islam terpadu merupakan model pendidikan yang utuh menyeluruh, integral, bukan parsial, syumuliyah bukan juz’iyah. Hal ini menjadi semangat utama dalam gerak dakwah di bidang pendidikan sebagai perlawanan terhadap pemahaman sekuler, dikotomi, juz’iyah.Keterpaduan ini meliputi tiga aspek yaitu, keterpaduan pola asuh, materi dan ranah. Ketiga aspek tersebut merupakan unsur penting dalam pendidikan islam terpadu. Apabila ketiga aspek itu diterapkan dengan baik, maka konsep pendidikan islam terpadu akan dapat dilihat hasilnya secara nyata. 2) Implementasi pendidikan islam terpadu, pendidikan ini memadukan tiga aspek kurikulum yaitu: Kurikulum Diknas, Kurikulum pendidikan islam (Muatan lokal berbasis islam), dan pengembangan diri. Proses pembelajarannya melalui penyampaian materi pelajaran umum yang diperkaya dengan nilai-nilai agama dan penyampaian materi agama diperkaya dengan muatan-muatan pendidikan umum misalnya guru memulai proses pembelajaran dengan berdo’a bersama kemudian dilanjutkan dengan tadarus Al- Qur’an (murojaah) sekitar 10-15 menit, setelah itu dilanjutkan dengan penyampaian materi pelajaran. Contoh lain ketika peserta didik belajar tentang mata pelajaran biologi, maka pada waktu yang sama diharapkan pelajaran itu dapat meningkatkan keyakinannya pada Allah Swt, karena dalam Islam telah diterangkan bahwa Allahlah yang menciptakan keanekaragaman hayati di bumi ini.
Internalisasi Budaya Islami pada Anak di Lingkungan Keluarga: INTERNALISASI BUDAYA ISLAMI PADA ANAK DI LINGKUNGAN KELUARGA S Susanti
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 1 (2020): Maret
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan SAMAWA SUMBAWA BESAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35964/al-munawwarah.v12i1.3904

Abstract

Manusia diciptakan oleh Allah SWT di bumi dengan segala potensi yang dianugerahkan kepadanya, ia mampu membangun budaya (segala hasil dari cipta, karsa dan rasa). Namun tidak setiap budaya yang dibangunnya itu sesuai dengan ajaran Islam yang Allah SWT turunkan dari langit. Sehingga manusia sebagai makhluk di bumi harus menyesuaikan budaya yang dibangun itu dengan ajaran Islam yang bersumber dari langit, baik yang berkaitan dengan prinsip aqidah, ibadah maupun akhlak. Adapun bentuk upaya penyesuaian yang dilakukan manusia, berupa: (1) membudayakan Islam dan (2) meng-Islam-kan budaya (jika sudah terbentuk budaya). Dari kedua upaya ini, maka muncul Budaya Islami. Salah satu lingkungan yang berpengaruh besar dalam internalisasi budaya Islami pada anak adalah lingkungan keluarga, karena keluarga adalah tempat pendidikan pertama seorang anak. Adapun model internalisasi yang hendak digagas berupa: (1) tujuan internalisasi budaya Islami, yaitu: anak menjadi hamba Allah yang memiliki aqidah yang lurus dan berkepribadian rahmat bagi seluruh alam; (2) program internalisasi budaya Islami (modelling, instruksi, argumentasi, pemberian hikmah, dan berbuatan yang terus-menerus dalam bentuk amal shaleh); dan (3) Evaluasi, dengan melakukan refleksi pada setiap proses dan hasilnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif, dengan studi kepustakaan sebagai teknik dalam mengumpulkan data. Metode penelitian deskriftif merupakan penelitian yang membicarakan beberapa kemungkinan untuk memecahkan masalah aktual dengan cara mengumpulkan, menyusun, mengklasifikasi, menganalisis dan menginterpretasikan data. Studi kepustakaan dilakukan pada dukumen tertulis maupun elektronik. Dokumen tersebut diantaranya buku, jurnal, dan lampiran-lampiran yang berkaitan tentang model internalisasi budaya islami. Kata kunci : Internaslisasi, Budaya Islami, Lingkungan Keluarga
Kiprah Pesantren dalam Sistem Pendidikan Nasional: Studi kasus di Darut Tauhid Bandung Sitti Chadidjah; Andewi Suhartini; Nurwadja Ahmad EQ
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 1 (2020): Maret
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan SAMAWA SUMBAWA BESAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35964/al-munawwarah.v12i1.4023

Abstract

Pesantren has changed its original role. There are three roles of pesantren (1) As a center for the transmission of traditional Islamic knowledge. (2) As guardians and custodians of traditional Islam (maintenance of traditional Islamic), (3) As the reproduction of ulama (ulama), welcoming the era of 4.0 cultural changes occurred in society, the role of pesantren was increased, namely as the economic center of the santri and the surrounding community. This is where the entrepreneurial boarding school was born. Darut Tauhid was born based on the concept of Islamic entrepreneurship, officially acting as a notary in 1990. Darut Tauhid's progress in the national education system, in accordance with its slogan, has created santri who are experts in remembrance, experts in thought and expert in endeavors. The past 15 years Darut Tauhid has been established six educational institutions for kindergarten, elementary, junior high school, vocational high school, STAI Darut Tauhid. Then the pesantren which is the core of the pesantren has three learning units, namely the Darut Tarbiyah unit, Baitul Quran Unit and Digital Da'wah. This research uses a descriptive qualitative approach, research instruments is the researcher himself The object of this research, the role of D arut Tauhid in the field of education both Islamic boarding schools and formal education.
Model Penerapan Reward terhadap Peningkatan Mutu Pendidikan Islam di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep Madura yasir yasir arafat
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 1 (2020): Maret
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan SAMAWA SUMBAWA BESAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35964/al-munawwarah.v12i1.4045

Abstract

There are some factors that cause the low quality of Islamic education, ie. low quality human resource, globalization, democratization, and Islamic liberalization. Considering the causes, teachers are requested to be smarter in delivering proper and effective teaching method to overcome the low quality of Islamic education. Reward method is a method that observes students' behaviour and tries to correct it. One of the education institutions that is still emphasizing the application of reward method in its teaching-learning activity is Islamic boarding school Al-Amien Prenduan. Since its establishment in 1952, Al-Amien school implemented the reward method to treat students in order to be discipline. The reward is a response to positive behaviour while the punishment is the response of negative behaviour. Both treatments have purpose to change the behaviour of students to be better in studying. This research uses qualitative method and uses data collection techniques through observation and interview. The data analysis method that is used by the researcher is data reduction, data presentation, verification, and conclusion. The research results are: 1. Islamic boarding school Al-Amien Preduan has graduated thousands of students that most of them have contributed to the society in various ways including building and maintaining as many as 68 Islamic boarding schools that are scattered all around the country. 2. The role of reward method is very important in shaping discipline students. Even the success of this method is significantly dominant in forming the quality of the students in their study. It reaches as high as 80%. 3. Reward model can be in the form of verbal or nonverbal. Keywords: Reward, Quality Of Islamic Education
Peran Organisasi Kemahasiswaan Dalam Pembentukan Karakter Mahasiswa Susanti S
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 2 (2020): September
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan SAMAWA SUMBAWA BESAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35964/al-munawwarah.v12i2.4107

Abstract

Abstrak : Sebuah perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam pengembangan sumber daya manusia melalui penyelenggaraan Tridharma Pendidikan Tinggi, yaitu pelaksanaan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Selain peran tersebut, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab dalam membekali peserta didik dengan nilai-nilai sesuai kebutuhan dunia kerja dan industri. Untuk dapat bekerja sesuai kebutuhan dunia kerja, harus memiliki kemampuan. Karena, dalam menjalankan profesinya selain menggunakan alat-alat teknologi juga melakukan interaksi sosial dengan sesama rekan kerja, atasan, dan mitra secara profesional. Untuk melatih mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan intra personal dan interpersonal, selain diperoleh di ruang kuliah, juga melalui aktifitas organisasi kemahasiswaan (ormawa) yang ada di kampus seperti Badan Eksekutif Mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Jurusan, dan Unit Kegiatan Mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran ormawa dalam membentuk nilai-nilai karakter, dengan menganalisis indikator karakter dari pelaksanaan program kerja organisasi mahasiswa yang dilaksanakan. Di antara temuannya adalah tumbuhnya kemandirian, kreatifitas, tanggung jawab, kejujuran, akuntabilitas anggaran, dan manajemen waktu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus. Data diperoleh melalui tehnik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan analisis interaktif melalui reduksi data, penyajian data, kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan yaitu : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa organisasi mahasiswa memiliki peran dalam membentuk nilai-nilai karakter melalui aktifitas mahasiswa secara mandiri. Selain itu, peran organisasi kemahasiswaan di kampus sangat penting dalam pembentukan karakter mahasiswa. Dimana mahasiswa dapat memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam berorganisasi, serta pembentukan karakter yang nantinya bisa menjadi ciri khas dari mahasiswa tersebut.
Strategi Pemasaran Perguruan Tinggi Keagamaan Islam dalam Meningkatkan Jumlah Mahasiswa Baru (Studi Kasus Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan Samawa Sumbawa Besar Abdul Haris
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 1 (2020): Maret
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan SAMAWA SUMBAWA BESAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35964/al-munawwarah.v12i1.4199

Abstract

One of authentic evidence of the success of a college can be seen from the number of students, if the college has many students, it can be said that the college has been successful, as is the case with Islamic religious colleges such as Nahdlatul Wathan Samawa University. Nahdlatul Wathan Samawa Islamic College is the only Islamic religious college in Sumbawa. This research was conducted, the first was to find out how the marketing strategy of STAI Nahdlatul Wathan Samawa in increasing the number of new students, second, how was the impact of the marketing strategy of STAI Nahdlatul Wathan Samawa in increasing the number of new students, and third, what were the obstacles and solutions to the marketing strategy of STAI Nahdlatul Wathan Samawa in increasing the number of new students. The research approach used is a descriptive qualitative research with data retrieval using observation, interview and documentation techniques. The results showed that STAI Nahdlatul Wathan Samawa conducted socialization or marketing by going to schools to introduce study programs at STAI Nahdlatul Wathan Samawa, besides STAI Nahdlatul Wathan Samawa, socializing by distributing brochures, either manually or through social media by involving the New Student Admissions Committee, lecturers and students. The obstacle encountered in marketing or introducing study programs at STAI Nahdlatul Wathan as explained by the New Student Admissions Committee is the lack of interest in the Sumbawa people to study religion.
Kompetensi Guru Menurut UU RI Nomor: 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen Mainuddin Mainuddin
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 2 (2020): September
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan SAMAWA SUMBAWA BESAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35964/al-munawwarah.v12i2.4108

Abstract

Abstrak: Guru merupakan komponen yang paling menentukan dalam sistem pendidikan secara keseluruhan yang harus mendapatkan perhatian sentral, pertama dan utama. Figur yang satu ini akan menjadi sorotan strategis ketika berbicara masalah pendidikan, karena guru selalu terkait dengan komponen manapun dalam sistem pendidikan. Kompetensi guru menurut konsep UU RI Nomor: 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen bahwa pendidik profesional adalah guru yang memiliki seperangkat kompetensi (pengetahuan, keterampilan dan perilaku). Penjabaran kompetensi yang dimaksud adalah kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional dan kompetensi sosial yang diperoleh melalui pendidikan profesi.Kompetensi Guru, UU RI Nomor: 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen
Efektivitas Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) Pada Pembelajaran Akidah Akhlak Di MTs Al-I’Anah Kosambi Siti Nur Rizqyana; Iwan Hermawan; Kasja Eki Waluyo
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 2 (2021): September
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan SAMAWA SUMBAWA BESAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35964/al-munawwarah.v13i2.4241

Abstract

Abstrak: Model pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) merupakan sebuah model pembelajaran yang membantu guru dalam mengkaitkan antara materi yang dipelajarinya dengan situasi dunia nyata siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) pada pembelajaran akidah akhlak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini berusaha menggambarkan dan menginterprestasi objek sesuai dengan apa adanya, menyampaikan secara deskriptif berupa kata-kata tertulis dari hasil pengamatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa efektivitas model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) sangat efektif dan sudah diterapkan pada pembelajaran akidah akhlak di Madrasah Tsanawiyah Al-I’Anah Kosambi, karena model pembelajaran CTL membantu siswa untuk menerapkan materi pelajaran akidah akhlak yang telah disampaikan guru dalam kehidupan sehari-hari siswa. Selain itu, efektivitas belajar siwa pada pembelajaran akidah akhlak dengan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat terlihat ketika proses belajar berlangsung walaupun masih ada beberapa siswa yang pasif tapi sudah terdapat peningkatan efektivitas belajar.
Analisis Korelasi Untuk Menentukan Hubungan Literasi Sains Dan Motivasi Berprestasi Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Athaya Rahmah; Syahidah Rena; M. Ubaidillah Al-Ghifary
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 2 (2021): September
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan SAMAWA SUMBAWA BESAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35964/al-munawwarah.v13i2.4242

Abstract

Abstract: Islamic education in vocational schools lately is still less encouraging. In terms of learning outcomes and motivation to excel in the lesson is still relatively low when compared to other lessons, especially vocational lessons. Islamic Religious Education learning is also less associated with science. This is exacerbated by the results of science literacy by PISA (International Student AssessmentProgram) obtained by our country is also very low. Therefore it is considered necessary to improve Islamic Religious Education through the motivation of achievement and science literacy. The purpose of this study is to find out the correlation between science literacy and motivation of achievement with the results of learning Pendidikan Agama Islam. The methodology the authors used in this study was descriptive quantitative with correlational analysis methods. Data analysis techniques of the results of the study using pearson productmoment correlation technique. The results of correlation analysis test resulted in a positive and significant correlation between science literacy and motivation of achievement with the results of learning Pendidikan Agama Islam, obtained product moment coefficient price (R) of 0.306 with the contribution of science literacy, motivation to achieve the results of learning Pendidikan Agama Islam by 9.40% and the remaining 91.60% contributed by other factors. This study can be concluded that variables X1 and X2 have a simultaneous and significant effect on Y, the value of r2 from correlation X1X2 with Y of 0.094 means, variable X1X2 produces a positive correlation with variable Y.