cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
jurnalpgsd.up@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
jurnalpgsd.up@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP)
ISSN : 2655710X     EISSN : 26556022     DOI : https://doi.org/10.31004/jrpp.v5i1.4136
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) is a National peer-reviewes journal dedicated to the exchange of research and thinking in all aspects of education, especially basic education. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) publishes research results relating to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning models, learning methods and learning media in education.Journal of Review of Education and Teaching (JRPP) is published four times a year in March June September and December. As our commitment to the advancement of science and technology, Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) follows an open access policy that allows published articles to be available for free online without any subscription.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4,688 Documents
LAYANAN INFORMASI: HAMBATAN GURU DALAM MENERAPKAN PENDIDIKAN SEKSUAL ANAK USIA DINI BERBASIS BUDAYA JAWA Ellya Rakhmawati; Siti Fitriana; Suyitno Suyitno
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21465

Abstract

Guru tidak sepenuhnya memahami keterampilan perlindungan diri dasar sebagai salah satu materi pendidikan seksual. Materi pendidikan seksual dalam masyarakat hanya membahas tentang bagian tubuh dan larangan untuk menyebutkan nama asli atau nama ilmiah alat kelamin karena hambatan agama dan budaya. Studi ini bertujuan untuk mengetahui masalah apa yang dialami oleh guru taman kanak-kanak dalam mengimplementasikan pendidikan seksual berbasis budaya Jawa pada anak usia dini. Studi ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan fenomenologis. Subjek diambil menggunakan sampling purposif dan data dikumpulkan melalui wawancara guru. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi masalah dalam menyampaikan pendidikan seksual pada anak usia dini, seperti kesulitan dalam menyebutkan nama asli alat kelamin, kurangnya komunikasi antara guru dan orang tua, serta praktik seksual di sekolah yang tidak sesuai dengan praktik seksual di rumah. Ada kebutuhan akan layanan informasi lebih lanjut untuk menerapkan budaya Jawa dalam pendidikan seksual untuk anak usia dini.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS BAHASA INDONESIA DENGAN STRATEGI MENULIS SURAT LAMARAN PEKERJAAN Nova Poojadixsa; Eli Rustinar; Dewi Kusumaningsih; Hafiz Gunawan; Man Hakim
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21466

Abstract

Menulis surat lamaran pekerjaan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar merupakan keharusan setiap pelamar. Lamaran pekerjaan yang penulisannya tidak menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar memungkinan terjadi ambiguitas dalam pemaknaannya. Oleh karena itu perlu diketahui kemampuan siswa dalam menulis surat lamaran pekerjaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Objek penelitian ini merupakan hasil penulisan surat lamaran pekerjaan pada siswa kelas XII. Sampel penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini mengambil 50% dari populasi. Dari perhitungan untuk XII IPA 1 yang berjumlah 34 orang diambil 50% yaitu 17 orang dan XII IPA 2 yang berjumlah 31 orang diambil 50% yaitu 16 orang. Jadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII Jurusan IPA SMA Negeri 1 Kota Bengkulu yang berjumlah 33 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes berupa tes tulis yag dikerjakan siswa. Tes yang dimaksud adalah tes menulis surat lamaran pekerjaan peneliti membagikan sebuah iklan lowongan pekerjaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu statistik deskriptif dengan menghitung nilai rata-rata.Hasil penelitian terhadap siswa kelas XII Jurusan IPA SMA Negeri 1 Kota Bengkulu menunjukkan bahwa kemampuannya sangat baik dengan nilai rara- ratanya sebesar 89,63. Hal ini menunjukan bahwa para siswa sudah terampil membuat surat lamaran pekerjaan.
ANALISIS PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR (KMB) PADA PEMBELAJARAN BAHASA INGGGRIS DI SMA NEGERI 1 LEWOLEMA Germana Oreng Ritan; Bartoldus Sora Leba; Ummi Qalsum Arif
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan probelamtikan yang dialami oleh guru bahasa Inggris maupun peserta didik dalam penerapan kurikulum Merdeka Belajar.penelitian ini merupahkan penelitian deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif fenomenologi yang berbasis pada pengkajian melalui pengalaman sosial subjek yang diteliti.data penelitian ini diperoleh melalui intervie, observasi dan dokumentasi. Objek penelitian ini adalah guru matapelajaran bahasa Ingris dan peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Lewolema. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa penerapan KMB di SMA Negeri 1 Lewolema masih memiliki beberapa problem yakni ketersediaan fasilitas pendiukung dan aksesibilitas teknologi bahan ajar belum memadai. Selain itu, SDM guru dan siswa tentang KMB masih kurang, SDM guru dan peserta didik dan juga buku referensi juga masih sangat kurang.
METODE DEMONSTRASI BERBASIS ALAT PERAGA : UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN OPERASI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN KELAS V SDN 2 MEKARJAYA Tati Sapari; Hendro T.G Samosir
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21471

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan peserta didik dalam mengerjakan soal matematika operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan masih kurang. Tujuan  Penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman, hasil  belajar peserta didik dengan menerapkan Metode Demonstrasi menggunakan Alat Peraga Jam Pecahan pada Mata Pelajaran Matematika  tentang  operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan  di Kelas V di  SD Negeri 2 Mekarjaya. Subyek penelitian adalah peserta didik Kelas V (lima)  dengan jumlah  peserta didik  24 Peserta didik ( Laki-laki =12, Perempuan = 12)  Tahun Pelajaran 2023/2024. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan peserta didik terhadap materi pembelajaran mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari hasil evaluasi belajar berupa  ketuntasan belajar dari masing-masing  siklus I (75%), Siklus II (91,67%). Jadi penerapan metode demonstrasi menggunakan alat peraga Jam Pecahan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V (lima) SD Negeri 2 Mekarjaya.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG PENGARUHNYA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA Firman Tara; Harbeng Masni; Arif Rahim; Erlina Zahar; Ade Rahima; Zuhri Saputra Hutabarat; Lili Andriani; Sujoko Sujoko
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21516

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan menulis teks berita antara siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran langsung, mendeskripsikan kemampuan menulis teks berita antara siswa berkemampuan awal tinggi yang diajar menggunakan model kooperatif tipe STAD dengan yang diajar menggunakan model pembelajaran langsung, dan mendeskripsikan kemampuan menulis teks berita antara siswa berkemampuan awal rendah yang diajar menggunakan model kooperatif tipe STAD dengan yang diajar menggunakan model pembelajaran langsung; dan (4) mendeskripsikan interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan kemampuan awal terhadap kemampuan menulis teks berita siswa kelas VIII SMP Negeri 24 Jambi. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain eksperimen faktorial 2x2. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 24 yang terdiri atas 6 kelas. Sampel penelitian adalah kelas VIIIA untuk kelas eksperimen dengan jumlah 40 siswa dan kelas VIIIB untuk kelas kontrol dengan jumlah 38 siswa. Penetapan sampel yang ditentukan dengan teknik purposive sampling . Data kemampuan menulis teks berita siswa diperoleh menggunakan tes unjuk kerja dan dianalisis menggunakan uji Anava dua arah. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD mempengaruhi kemampuan menulis teks berita siswa.
PENERAPAN QR-CODE UNTUK APLIKASI INVENTARIS DENGAN METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT Rifki Dwi Kurniawan; Dwi Fina Fahirah; Gunawan Gunawan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan optimalisasi pemanfaatan SMK YPE Nusantara Slawi melalui Penerapan QR-Code untuk Aplikasi Inventaris dengan Metode Rapid Application Development (RAD). Sekolah ini, meskipun memiliki kondisi yang memadai, masih mengalami kesulitan dalam melacak perpindahan barang tanpa sepengetahuan pengelola. Dalam rangka mempermudah pencarian data inventaris, penelitian ini mengusulkan penggunaan teknologi QR-Code untuk mengotomatiskan dan memvalidasi data inventaris. Metodologi RAD dipilih sebagai pendekatan pengembangan sistem, dikenal efektif dalam konteks pengembangan aplikasi. Sistem yang dihasilkan diharapkan mampu mengumpulkan data inventaris dan menghasilkan laporan dengan menggunakan QR-Code yang akan ditempatkan pada barang-barang seperti komputer, printer, meja, kursi, dan sebagainya. Melalui hasil scan QR-Code, informasi yang ditampilkan mencakup username, tanggal, spesifikasi atau merk produk, serta lokasi barang tersebut. Implementasi QR-Code di SMK YPE Nusantara Slawi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, ketepatan, dan transparansi dalam melacak serta mengelola aset sekolah. Dengan demikian, penerapan QR-Code sebagai bagian dari sistem inventarisasi akan memberikan kontribusi positif terhadap manajemen barang dan data di lingkungan sekolah.
PENERAPAN KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR GURU PADA PEMBELAJARAN IPS DI SD IT NURATIFAH Aulia Rahmadani; Hasima Harahap; Nurul Hasanah; Rizki Melinda; Tivany Ramadhani; Eka Yusnaldi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21525

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui mengenai penerapan keterampilan dasar mengajar guru pada pembelajaran IPS Di Sekolah Dasar IT Nuratifah. Adapun metode penelitain yang peneliti gunakan yaitu metode penelitain kuualitatif, dengan jumlah responden satu orang guru wali kelas di kelas 2 dengan menggunakan teknik analisis data wawancara observasi dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian yaitu pertama penerapan keterampilan membuka pembelajaran dilaksanakan dengan salam, penerapan keterampilan dasar mengajar guru yaitu. Pertama keterampilan dasar membuka dengan kegiatan pertama salam, berdoa, Ice Breaking, kemudian Absensi dan mengecek kerapian, menyampaikan tujuan pembelajaran dan bertanya mengenai pembelajaran sebelumnya. Kedua keterampilan bertanya yaitu menggunakan kata tanya pada awal pertanyaan, seperti apakah, mengapa, kapan, bagaimana, siapa, dimanakah, dan mengapa. Keterampilan menjelaskan yaitu dengan bahasa yang jelas, enak didengar dan mudah dipahami bagi siswa sekolah dasar. Keempat yaitu memberikan penguatandengan cara memberikan makna yang lebih mudah dipahami oleh keseluruhan peserta didik. Kelima yaitu keterampilan menutup dengan memberikan kesimpulan, menyampaikan materi pembelajaran yang akan dipelajari pada pembelajaran berikutnya, menyanyikan lagu daerah, doa dan salam.
KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Budi Budi; Suci Ramadhani; Ayu Azhari; Anggun Sari Fadilla
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuhi bagaimana Komunikasi Interpersonal guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di Di Smpn 2 Binjai rumusan masalah yaitu, bagaimana komunikasi interpersonal Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar siswa, faktor pendukung dan penghambat Komunikasi Interpersonal Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Adapun jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, di mana teknik pengumpulan datanya dengan wawancara, observasi, serta dokumentasi. Analisa data dilakukan dengan penyajian data, reduksi data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan: bahwa ada beberapa bentuk pesan Guru yang disampaikan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa ialah dengan komunikasi interpersonal yang bersifat persuasif yang mana seorang guru mengarahkan siswa kepada minat belajar yang tinggi yakni salah satu penerapan cara didik antara guru kepada siswanya. Pesan bersifat persuasif dalam komunikasi interpersonal akan memudahkan interaksi terhadap komunikan dalam proses pemahaman, baik komunikasi secara langsung ataupun tidak langsung, komunikasi verbal serta non-verbal. Komunikasi dilakukan guru bersifat konseling serta ramah ketika seorang guru melakukan komunikasi bersifat keras dan mengintrogasi guru cenderung tidak menemukan kesulitan yang dirasakan siswa sehingga dapat menyebabkan menyampaikan pesannya yang terkait dengan motivasi belajar siswa. Guru merasa kesulitan dalam berkomunikasi ketika tidak ada sinergi dalam diri siswa sehingga dapat menyebabkan komunikasi tidak berjalan secara efektif.
PENTINGNYA KONSERVASI ANGGREK DALAM KONTEKS PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN: MEMAHAMI NILAI-NILAI BUDAYA MELALUI TANAMAN HIAS Latifa Nuraini; Yayuk Hidayah; Marlina Agkris Lutfia Septiningrum
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21527

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya konservasi anggrek dalam konteks pendidikan kewarganegaraan dengan fokus pada pemahaman nilai-nilai budaya melalui tanaman hias. Konservasi anggrek menjadi semakin relevan di tengah tantangan lingkungan global dan hilangnya keanekaragaman hayati. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan studi literatur. Penelitian ini menyajikan tinjauan pustaka dan mengidentifikasi peran penting anggrek dalam ekosistem dan budaya. Penelitian ini juga memaparkan bagaimana pemahaman tentang konservasi anggrek dapat meningkatkan apresiasi terhadap lingkungan dan budaya, serta bagaimana hal ini dapat diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan kewarganegaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggrek memiliki nilai ekologis yang signifikan, termasuk sebagai penanda keanekaragaman hayati dan indikator kesehatan ekosistem. Selain itu, anggrek juga memiliki nilai budaya yang tinggi dalam berbagai masyarakat, sering kali menjadi simbol keindahan dan identitas lokal. Integrasi pendidikan kewarganegaraan dengan pemahaman tentang konservasi anggrek dapat menghasilkan generasi muda yang lebih peduli terhadap pelestarian alam dan warisan budaya. Selain itu, hasil penelitian ini memberikan pandangan yang mendalam tentang bagaimana konservasi anggrek dapat menjadi alat pendidikan yang efektif dalam mempromosikan nilai-nilai kewarganegaraan yang berkelanjutan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman kita tentang pentingnya pelestarian anggrek dalam upaya mencapai pendidikan kewarganegaraan yang lebih holistik dan berkelanjutan.
STRATEGI UNTUK PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING PADA TARUNA POLITEKNIK PENERBANGAN INDONESIA CURUG Yayuk Suprihartini
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21528

Abstract

Perkembangan karakter sejak pendidikan dasar hingga sekolah tinggi memiliki potensi untuk mendorong kaum millenials supaya memiliki kepribadian yang mengacu tujuan pendidikan nasional. Penelitian kuantitatif yang dilakukan ini menggunakan pendekatan deskriptif. Tujuannya adalah untuk menjelaskan "Strategi untuk Penguatan pada Pendidikan Karakter melalui model Pembelajaran Berbasis Proyek pada taruna Politeknik Penerbangan Indonesia Curug." dengan total 32 orang subjek. Proses penelitian melibatkan beberapa tahap, seperti diskusi kelompok terfokus, lokakarya, pengembangan alat penelitian, survei lapangan, analisis data, penyelenggaraan seminar untuk menyajikan hasil, dan kegiatan sosialisasi. Penelitian ini berlangsung selama tiga minggu. Untuk analisis data ini dilakukan dengan menggunakan teknik persentase dengan memberikan deskripsu setiap Aspek yang sudah ditetapkan sebagai penanda atau petunjuk dan selanjutnya memberikan. Pendidikan karakter yang berencana dengan cermat, menggunakan berbagai strategi seperti pemahaman nilai-nilai moral, contoh perilaku etis, pengembangan emosi dan rasa kasih, tindakan etis, sanksi, dan pembiasaan, harus diaplikasikan pada semua SMA untuk memastikan bahwa Taruna mempunyai karakteristik dan terintegrasi (meliputi Pengetahuan, emosi, dan perilaku) yang termanifestasi dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Page 75 of 469 | Total Record : 4688