cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Majalah Kesehatan Pharmamedika
Published by Universitas Yarsi
ISSN : 20855648     EISSN : 26552396     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Majalah Kesehatan Pharmamedika / Pharmamedika Health Magazine is a source of scientific information about medicine, pharmacy and sciences related to health aspects. This magazine is published every 6 months (2 times in a year) and each publication can contain the results of research, literature reviews, actual case reports.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2019): JUNI 2019" : 10 Documents clear
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Ruptur Perineum pada Ibu Bersalin Nurulicha, Nurulicha
Majalah Kesehatan Pharmamedika Vol 11, No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/mkp.v11i1.948

Abstract

Perdarahan post partum menjadi penyebab utama 40% kematian ibu di Indonesia. Robekan Jalan lahir merupakan penyebab kedua tersering dari perdarahan pasca persalinan setelah atonia uteri. Ruptur perineum merupakan perlukaan jalan lahir yang terjadi pada saat kelahiran bayi baik menggunakan alat maupun tidak menggunakan alat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ruptur perineum pada ibu bersalin di Bidan Praktek Swasta Desa Mekarsari Kabupaten Bogor tahun 2017. Metode penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional, analisis data dengan uji Chi-square. Data berupa data sekunder dari rekam medik pasien. Sampel berjumlah 86 orang, dengan teknik total sampling. Analisis data  univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh tidak ada hubungan  signifikan (p 0.058) antara faktor paritas dengan kejadian rupur perineum, sebanyak 67% ibu dengan multipara/ grande multipara dengan, namunter dapat hubungan signifikan (p 0.038, OR 1.023) antara jarak kehamilan dengan ruptur perinem, dari 58% ibu  pada jarak kehamilan ? 2 tahun. Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan (p 0.028, OR 1.144) antara berat badan bayi dengan ruptur perineum dari 80% ibu bersalin dengan berat badan bayi 2500-4000,, hubungan yang signifikan (p 0.046, OR 0.046) antara umur ibu dengan ruptur perineum, dari 85% ibu melahirkan pada kelompok umur 20-35 tahun dengan dan hubungan yang signifikan (p 0.034, OR 1.141) antara episiotomi dengan ruptur perineum dari 81%ibu yang tidak episiotomi.
Gangguan Pendengaran Akibat Bising Dan Faktor-Faktor Yang Berhubungan Pada Pekerja Perusahaan X (Evaluasi Suatu Program Konservasi Pendengaran) Fitriani, Zukhrida Ari
Majalah Kesehatan Pharmamedika Vol 11, No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/mkp.v11i1.953

Abstract

Intensitas bising 85 dB atau lebih menyebabkan kerusakan reseptor Corti. Perusahaan X telah melakukan program konservasi pendengaran untuk mencegah terjadinya noise induced hearing loss (NIHL). Akan tetapi, penurunan pendengaran masih ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku kurang dengan NIHL serta faktor-faktor lain yang berhubungan dengan NIHL pada pekerja Perusahaan X. Penelitian ini merupakan kasus kontrol yang telah dilakukan pada pekerja laki-laki usia 20-59 tahun, dengan 62 kasus NIHL dan 62 kontrol di tiga kompartemen Perusahaan X. Data didapatkan dari kuesioner dan tes audiometri screening. Analisis data menggunakan Odd ratio dan multivariat. Hasil penelitian menunjukan faktor-faktor seperti perokok sedang-berat, perilaku kurang, perokok ringan, intensitas bising 85-95 dB meningkatkan risiko terjadinya NIHL namun tidak ada hubungan intensitas bising 95 dB dengan NIHL. Perilaku kurang dapat meningkatkan risiko terjadinya NIHL di Perusahaan X sehingga program konservasi pendengaran perlu ditingkatkan.
Persepsi Mahasiswa dan Dosen terhadap Pembelajaran Keselamatan Pasien pada Tahap Klinik Program Pendidikan Kedokteran Gigi Universitas YARSI Ardinansyah, Agus; Nurniza, Nita
Majalah Kesehatan Pharmamedika Vol 11, No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/mkp.v11i1.949

Abstract

Pelayanan kesehatan di bidang kedokteran gigi yang tidak aman mengakibatkan peningkatan potensi morbiditas dan mortalitas serta beban finansial bagi sistem layanan kesehatan.Penerapan pembelajaran keselamatan pasien berkaitan erat dengan manajemen pasien yang dihadapi, karena itu pembelajarannya perlu dilakukan pada tahap klinik pendidikan dokter gigi. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi dosen dan mahasiswa terhadap pembelajaran keselamatan pasien di tahap klinik pendidikan dokter gigi Universitas YARSI. Penelitian dilakukan pada seluruh mahasiswa dan dosen tahap klinik di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas YARSI pada bulan Februari  Maret 2018. Responden diberikan kuisioner dengan skala Likert (1-5) mengenai topik keselamatan pasien menurut WHO. Data dianalisis dengan uji paired t dan Wilcoxon. a . Persepsi dosen dan mahasiswa mengenai pengetahuan keselamatan  pasien cukup baik, namun terdapat perbedaan bermakna (p=0.002) antara persepsi proses pengajaran dosen dengan proses pembelajaran mahasiswa terhadap keselamatan pasien sehingga perlu adanya pembelajaran keselamatan pasien tahap klinik agar tercapai kesamaan persepsi.
Peranan Mastoidektomi Radikal pada Otitis Media Supuratif Kronik Tipe Bahaya Wardhana, Arroyan
Majalah Kesehatan Pharmamedika Vol 11, No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/mkp.v11i1.954

Abstract

Otitis Media Supuratif Kronik (OMSK) merupakan penyakit infeksi telinga tengah yang terjadi pada 35-650 juta didunia. Infeksi ini terutama dijumpai pada masyarakat kalangan ekonomi lemah dengan gizi kurang. Pembedahan OMSK antara lain adalah mastoidektomi radikal, mastoidektomi radikal modifikasi dengan timpanoplasti. Dilaporkan dua kasus OMSK tipe bahaya tanpa komplikasi yang dilakukan mastoidektomi radikal dengan modifikasi untuk eradikasi kholestatoma di Rumah Sakit. Hasil mastoidektomi radikal diharapkan telinga yang kering, adanya peningkatan pendengaran  serta pertumbuhan tandur gendang telinga yang baik.
Analisis Pola dan Dimorfisme Seksual Sidik Bibir pada Populasi Indonesia Barat Windrianto, Mochamad Atmaji; Atmadja, Djaja Surya; Yuni, Mindya
Majalah Kesehatan Pharmamedika Vol 11, No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/mkp.v11i1.950

Abstract

Sidik bibir merupakan suatu pola berupa fissure pada permukaan mukosa bibir yang bersifat unik, stabil. Dimorfisme seksual sidik bibir ditemukan pada beberapa populasi di dunia seperti populasi di India dan Thailand. Secara fenotif, populasi Indonesia terutama populasi Indonesia Barat berbeda dengan populasi lain di dunia, sehingga tidak menutup kemungkinan terdapat dimorfisme seksual sidik bibir. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pola dan dimorfisme seksual sidik bibir pada populasi Indonesia Barat. Sampel penelitian ini total berjumlah 477 orang, yang terbagi atas 265 laki-laki dan 212 perempuan. Metode pemeriksaan yang digunakan adalah metode Suzuki dan Tsucihasi, dengan membagi bibir menjadi 8 kuadran. Hasil penelitian menunjukkan laki-laki dan perempuan pada populasi Indonesia Barat memiliki frekwensi tipe sidik bibir paling dominan type 1’, dan terdapat dimorfisme sidik bibir yang signifikan pada type 3 dan type 4 pada laki-laki dan type 1 pada perempuan. Sidik bibir merupakan salah satu metode identifikasi yang dapat dipakai untuk identifikasi ras dan jenis kelamin. Populasi Indonesia Barat memiliki pola sidik bibir dominan tipe 1’  yang berbeda dengan populasi lainnya di dunia.
Aplikasi Sel Punca pada Uji Toksisitas Sari, Wening
Majalah Kesehatan Pharmamedika Vol 11, No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/mkp.v11i1.955

Abstract

Uji toksisitas penting dilakukan untuk memastikan suatu zat, khususnya calon obat, aman bagi manusia. Penggunaan hewan coba pada uji toksisitas saat ini dibatasi terkait hasil yang tidak sepenuhnya dapat diekstrapolasi pada manusia serta isu hak kesejahteraan hewan. Pengembangan uji toksisitas in vitro merupakan upaya reduction, refinement dan replacement penggunaan hewan coba pada penelitian laboratorium. Penggunaan kultur sel primer asal manusia untuk uji in vitro menghadapi keterbatasan dalam kesediaan dan konsistensi sumber sel. Sel punca memiliki kemampuan berproliferasi dan berdiferensiasi. Terdapat 3 jenis sel punca yang dapat digunakan sebagai model pada uji toksisitas, yakni sel punca embrional (embryonic stem cells/ESCs), sel punca dewasa (non-embryonic/somatic/adult stem cells), serta sel punca pluripoten hasil induksi dari sel somatik (induced pluripotent stem cells/iPSCs). Aplikasi sel punca pada uji toksisitas dapat digunakan untuk evaluasi toksisitas akut, embriotoksisitas, serta toksisitas terhadap fungsional sel.
Evaluasi Kemampuan Proliferasi, Diferensiasi dan Viabilitas Sel Punca Asal Pulpa Gigi Manusia Pasca Vitrifikasi Hadi, Restu Syamsul; Kusuma, Indra
Majalah Kesehatan Pharmamedika Vol 11, No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/mkp.v11i1.951

Abstract

Sejumlah keterbatasan sumber sel pulpa gigi manusia diantaranya harus dari pulpa gigi sehat dengan jumlah sangat terbatas. Teknologi penyimpanan sel dan pengembangan metode vitrifikasi pada DPSC dan MSC sangat bermanfaat untuk keperluan terapi. Penelitian ini  bertujuan mengkaji pertumbuhan, proliferasi dan diferensiasi serta pengaruh simpan beku metode vitrifikasi terhadap sel punca asal pulpa gigi. Sampel yang digunakan adalah pulpa gigi yang diisolasi. Untuk mengukur proliferasinya digunakan Cell Proliferation Reagent WST-1 Absorbansi diukur menggunakan mikroplate ELISA Zenyth pada panjang gelombang 450 nm. Untuk proses simpan beku dengan metode vitrifikasi sel MSC dipanen dan di-cryopreservasi dengan dua langkah yaitu diberikan dengan Equilibration (EQ) dan vitrifikasi solutions (VS). Untuk diferensiasi sel adipogenik digunakan StemPro Adipogenesis dan diuji dengan pewarnaan Oil Red O. DPSC berhasil diisolasi dan tumbuh dengan baik pada medium alfa MEM dengan serum 10%. Kemampuan proliferasi sel DPSC pada inkubasi 24 jam lebih tinggi secara signifikan dibandingkan inkubasi 18 jam. DPSC dapat terdiferensiasi menjadi neural like cells dan pada sel MSC dengan pemberian differentiation Kit StemPro Adipogenesis, diferensiasi MSC ke arah sel adipogenik setelah pewarnaan menggunakan Oil Red O. Teknik vitrifikasi sebagai metode simpan beku pada MSC menunjukan viabilitas yang tinggi ( 80%) dan sel mampu berproliferasi dan berdiferensiasi dengan baik.
Erratum pada artikel: Evaluasi Keamanan dan Sanitasi Pangan pada Industri Popcorn Rumahan Giovani, Ivana; Jesica, Claudia; Mudhita, Synthia; Kiyat, Warsono El
Majalah Kesehatan Pharmamedika Vol 11, No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/mkp.v11i1.956

Abstract

Penerapan prinsip hygiene dan sanitasi pangan yang tidak tepat adalah faktor yang berperan dalam penyebaran penyakit bawaan makanan serta berdampak pada kesehatan konsumen yang mengonsumsinya. Produk pangan yang diolah secara skala rumah tangga juga memiliki pedoman keamanan dan sanitasi pangan dalam proses pengolahannya untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Penelitian dilakukan secara kualitatif, yaitu dengan teknik wawancara, observasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis dengan tujuan menggambarkan secara sistematis fakta dan karakteristik objek yang diteliti secara tepat pada industri rumahan popcorn daerah Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat. Hasil penelitian  menunjukan pelaksanaan sanitasi dan hygiene di industri popcorn tersebut “masih belum terlaksana dengan baik dan benar. Banyak temuan cemaran dibeberapa aspek seperti dinding, dan jendela serta perilaku karyawan yang berpotensi menyebabkan pencemaran. Penerapan tentang hygiene dan sanitasi pada industri rumah tangga popcorn dalam mengelola produknya juga belum dilaksanakan sesuai dengan Cara Pengolahan Pangan yang Baik (CPPB).
Hubungan Status Pekerjaan dengan Aktivitas Fisik pada Keluarga Binaan di Desa Pangkalan RT 09/03 Kecamatan Teluk Naga dan Desa Kemuning RT 11/03 Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten Ahmad, Fauzi; Rahayu, Mulyo Ajeng; Putri, Ayu Lydia Annisa; Ulfani, Atmaja Rizka; Siti, Zulfah; Wijayanti, Erlina
Majalah Kesehatan Pharmamedika Vol 11, No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/mkp.v11i1.947

Abstract

Aktivitas fisik adalah pergerakan tubuh yang dipengaruhi oleh pergerakan otot skeletal sehingga menyebabkan penggunaan energi tubuh, Aktivitas fisik terdiri atas tiga komponen utama yaitu saat bekerja, rumah tangga, dan saat waktu luang. Aktivitas fisik saat bekerja menjadi target utama karena menyita waktu paling lama dalam satu hari. Tujuan penelitian ini adalah menilai hubungan antara aktivitas fisik dengan status pekerjaan keluarga binaan di Desa Pangkalan dan Desa Kemuning. Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dan desain penelitian adalah cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel merupakan keluarga binaan di Desa Pangkalan dan Desa Kemuning yang masuk ke dalam kriteria inklusi dan eksklusi berjumlah 111 orang. Data aktivitas fisik dan status pekerjaan dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner IPAQ. Data dianalisis secara bivariat menggunakan SPSS ver.23. Status pekerjaan responden dari kedua desa didapatkan 59.5% bekerja dan tidak bekerja 40.5%, dengan aktivitas fisik ringan, sedang, dan berat berurutan 9%, 14.4%, 76.6%.  Hasil uji Chi-square diperoleh nilai p 0.38 (p0.05), berarti tidak terdapat hubungan antara status pekerjaan dengan aktivitas fisik seseorang pada keluarga binaan di Desa Pangkalan dan Desa Kemuning.
Gambaran antara Stres, Indeks Massa Tubuh dan Tekanan Darah pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Asiah, Nur; Darmestari, Dara Lalita; Harsa, Betari Texania; Pratiwi, Cita; Monzalita, Ayuvy; Irhamna, Bening
Majalah Kesehatan Pharmamedika Vol 11, No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/mkp.v11i1.952

Abstract

Mahasiswa kedokteran rentan terhadap kondisi stress yang disebabkan  kurikulum padat, ketrampilan klinik, tutorial dan tahap pendidikan di rumah sakit dalam menghadapi pasien. Stress tinggi dapat mengakibatkanprestasi akademik, kompetensi, profesionalisme dan kesehatan tubuhnya menjadi burukseperti mengalami obesitas dan hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui  gambaran stress, indeks massa tubuh dan tekanan darah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI.Penelitian ini merupakan penelitianpotong lintang dengan subyek sebanyak 47 mahasiswa kedokteran Universitas YARSI Jakarta pada tahun 2017. Data yang dikumpulkan meliputi indeks massa tubuh, tingkat aktivitas fisik, asupan kalori, tingkat stress dan tekanan darah. Penilaian tingkat stress menggunakan Depression Anxiety Scale (DASS) 42. Hasil penelitian menunjukkan 46.8% mahasiswa kedokteran dengan indeks massa tubuh tergolong obes (30.10±4.05 kg/m2),   65.9% mahasiswa kedokteran memiliki aktivitas fisik sedang, 22.7% mahasiswa kedokteran yang obesitas dan tingkat stress sedang. Analisis data membuktikan tidak ada perbedaan bermakna antara stress dengan obesitas namun ditemukan perbedaan bermakna antara obesitas dan hipertensi

Page 1 of 1 | Total Record : 10