cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
redaksi.jsgp@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.jsgp@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jalan Latammacelling No. 9 B Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, 91921
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran
ISSN : -     EISSN : 26546477     DOI : https://doi.org/10.30605/jsgp
Core Subject : Education,
JSGP (Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, ISSN 2654-6477) is an academic publication media managed by the Faculty of Teacher Training and Education and published by Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP). Publishing research results and theoretical studies in the field of education, JSGP is a reference source as well as a means of publication for teachers, lecturers, students, school supervisors, policymakers, and education observers.
Articles 836 Documents
Pengembangan E-LKPD Jelajah Lereng Gunung Api Berbasis  Deep Learning untuk Mendukung Literasi Lingkungan Dwi Febby Mustika Ningrum; Suroso Mukti Leksono; Mudmainah Vitasari
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.2.2026.9269

Abstract

This research is based on the increasing global environmental crisis, which is exacerbated by the low level of environmental literacy among students in Indonesia, a condition that is the reason for the development of contextual science learning materials oriented towards an in-depth learning approach. Accordingly, this study aims to develop an Electronic Student Worksheet (e-LKPD) entitled "Exploring Volcano Slopes," which is constructed upon deep learning principles and integrates a guided inquiry model as a strategic effort to enhance environmental literacy among junior high school students. This study employs a Research and Development (R&D) methodology, adopting the ADDIE model with implementation confined to the development stage. The procedural framework encompasses potential and problem analysis, data collection, product design, expert validation, product revision, and student response data collection. Subject selection for the expert validation and pilot testing process was based on their academic qualifications and their relevance to the field being studied. The validators included subject matter experts, media experts, and science practitioners/teachers. These validators consisted of lecturers teaching relevant subjects. Therefore, three validators from each field were appointed to obtain a broader range of perspectives, strengthen the assessment framework, and minimize potential bias in the tested product.The validity assessment yielded a score of 95%, classifying the developed product as highly valid, while the proportion of positive student responses toward the product reached 83%. The resulting e-LKPD is constructed upon three principal characteristics: (1) the utilization of the local geographic context of volcanic slope regions as a contextual foundation for learning; (2) the holistic development of environmental literacy encompassing the dimensions of knowledge, attitudes, skills, and behavior; and (3) the systematic integration of guided inquiry syntax with the foundational principles of deep learning. The findings of this study indicate that the e-LKPD "Exploring Volcanic Slopes," which was developed within the immersive learning framework, is considered valid and effective as an alternative learning material in science education and supports students' environmental literacy.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Deep Learning Menggunakan Articulate Storyline pada Materi Jurnal Penyesuaian Putri Aisya Ramadhani; Vivi Pratiwi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.2.2026.9270

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis deep learning menggunakan Articulate Storyline untuk meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa pada materi jurnal penyesuaian yang membutuhkan pemahaman konsep secara mendalam. Materi pembelajaran jurnal penyesuaian di SMK Antartika 2 Sidoarjo masih menghadapi kesulitan yang dialami peserta didik akibat kompleksitas materi dan terbatasnya media pembelajaran interaktif, sehingga penulis mengembangkan sebuah media yang inovatif dan adaptif terhadap teknologi. Dalam penelitian ini penulis mengembangkan media pembelajaran interaktif dengan aplikasi Articulate Storyline serta melakukan penilaian kelayakan serta respon peserta didik terhadap media yang akan dibuat penulis. Dalam penelitiannya penulis menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation), dalam tahap analisis dilakukan melalui wawancara dengan guru, observasi lapangan, serta membuat kuesioner untuk mengidentifikasi apa saja yang peserta didik kurang memahami; dalam tahap desain dan pengembangan difokuskan pada pembuatan media yang berisikan materi-materi, contoh kasus, video, komik, dan soal latihan; dalam tahap selanjutnya implementasi dilakukan uji coba langsung kepada peserta didik kelas XI; dan tahap terakhir adalah evaluasi dalam tahap ini media yang telah dibuat oleh penulis dinilai dari segi kelayakan oleh para ahli dan responden. Hasil akhir dari penelitian yang telah penulis buat menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dibuat dengan aplikasi Articulate Storyline dinyatakan sangat layak digunakan dengan hasil validasi ahli materi sebesar 82%, ahli media 97%, dan ahli bahasa 98%, serta respon peserta didik sebesar 100% dalam kategori “Sangat Layak”, sehingga media ini dinilai efektif, interaktif, dan relevan dalam meningkatkan keterlibatan, motivasi, serta pemahaman peserta didik pada materi jurnal penyesuaian.
Pengaruh Disiplin Belajar, Intensitas Pemberian Tugas, dan Efikasi Diri terhadap Hasil Belajar Perpajakan pada Siswa Kelas XI AKL SMKN 10 Surabaya Adilla Regina Putri; Han Tantri Hardi Hardini
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.2.2026.9273

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah menganalisis faktor disiplin belajar, intensitas pemberian tugas, dan efikasi diri sebagai determinan penting dalam meningkatkan hasil belajar perpajakan siswa SMK agar mencapai kompetensi akademik dan profesional yang optimal. Penelitian ini menginvestigasi faktor-faktor yang memengaruhi hasil belajar perpajakan pada siswa kelas XI Akuntansi di SMKN 10 Surabaya. Keberhasilan belajar terpengaruh faktor internal seperti disiplin belajar dan efikasi diri, serta faktor eksternal yaitu intensitas pemberian tugas. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis bagaimana disiplin belajar, intensitas pemberian tugas, dan efikasi diri memengaruhi hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex post facto. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI AKL SMKN 10 Surabaya Tahun Ajaran 2025/2026 yakni sebanyak 150 siswa, dengan sampel sebanyak 109 siswa dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, kuesioner dan dokumentasi serta dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Disiplin belajar, intensitas pemberian tugas, dan efikasi diri secara simultan berpengaruh terhadap hasil belajar perpajakan, 2) Disiplin belajar berpengaruh terhadap hasil belajar perpajakan, 3) Intensitas pemberian tugas berpengaruh terhadap hasil belajar perpajakan 4) Efikasi diri tidak berpengaruh terhadap hasil belajar perpajakan.
The Effects of Self-Confidence, Self-Efficacy, and Metacognitive Skills on the Mathematical Problem-Solving Ability of Elementary School Teacher Education Students at STKIP Andi Matappa Rustinah Rustinah; Vivi Rosida; Nur Asriyanti Jabir
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.2.2026.9476

Abstract

Mathematical problem-solving ability is an essential competency that university students must possess to develop critical, logical, and systematic thinking skills. However, preliminary observations revealed that students of the Elementary School Teacher Education Program (PGSD) at STKIP Andi Matappa still encounter difficulties in applying mathematical concepts, selecting appropriate problem-solving strategies, and explaining mathematical concepts in their own words. This limitation is assumed to be influenced by internal factors, namely self-confidence, self-efficacy, and metacognitive skills. This study aimed to examine the partial and simultaneous effects of self-confidence, self-efficacy, and metacognitive skills on the mathematical problem-solving ability of PGSD students at STKIP Andi Matappa. The study employed a quantitative approach using an ex post facto research design. The population consisted of fifth-semester PGSD students at STKIP Andi Matappa, who also served as the research sample. Data were collected using self-confidence, self-efficacy, and metacognitive skills questionnaires, as well as a mathematical problem-solving test. The data were analyzed using descriptive statistics, classical assumption tests, significance tests, and the coefficient of determination (R²) to determine both the individual and simultaneous effects of the independent variables on students' mathematical problem-solving ability. The findings indicate that self-confidence, self-efficacy, and metacognitive skills have a significant influence on the mathematical problem-solving ability of PGSD students at STKIP Andi Matappa.
The Influence Of The Application Of Cooperative Learning Model Type Student Team Achievement Division (Stad) On The Science Learning Outcomes Of Grade V Students At Sdn Panaikang 1, Panakukang Subdistrict, Makassar City Sopi Paris; Salwah Salwah; Khaerun Nisa’a Tayibu
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.2.2026.9479

Abstract

This study is an experimental research project aimed at determining whether the implementation of the STAD-type cooperative learning model affects the science learning outcomes of Grade V students at SDN Panaikang 1, Panakukang District, Makassar City. The independent variable in this study is the implementation of the STAD-type cooperative learning model, while the dependent variable is the students' science learning outcomes regarding the water cycle topic. The population consisted of all Grade V students at SDN Panaikang 1, Panakukang District, Makassar City, while the sample comprised Grade V.a students (35 students). A non-probability sampling technique—specifically purposive sampling—was used to select the sample; Class V.a (35 students) was designated as the experimental class, and Class V.b (31 students) as the control class. Data collection techniques included observation, testing, and documentation. Data analysis involved both descriptive and inferential statistics, specifically the independent sample t-test. Research data were obtained by administering pre-tests and post-tests on the water cycle topic. The data were analyzed using SPSS version 24. Based on the inferential statistical analysis, a post-test value of 0.000 < 0.05 was obtained. It can be concluded that the implementation of the STAD-type cooperative learning model has an effect on the science learning outcomes of Grade V students at SDN Panaikang 1, Panakukang District, Makassar City.
Pengembangan Model SECILO–PPPEP untuk Memperkuat Implementasi Learning Organization dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Titi Hendrawati; Ika Kartika
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.2.2026.9499

Abstract

Transformasi digital, perkembangan teknologi, globalisasi, dan tuntutan kompetensi abad ke-21 mendorong lembaga pendidikan bertransformasi menjadi learning organization yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pembelajaran berkelanjutan. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kepemimpinan yang belum transformasional, budaya organisasi yang belum mendukung pembelajaran, resistensi terhadap perubahan, keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi yang belum optimal, serta kebijakan yang belum konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi learning organization, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya, serta mengembangkan model konseptual SECILO–PPPEP sebagai strategi penguatan organisasi pembelajar di bidang pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada satuan pendidikan yang menerapkan prinsip learning organization. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi learning organization ditentukan oleh sinergi antara kepemimpinan transformasional, budaya belajar organisasi, pengembangan profesional berkelanjutan, transformasi digital, manajemen pengetahuan, dan dukungan kebijakan institusi. Model SECILO–PPPEP yang dihasilkan memberikan kerangka konseptual sekaligus rekomendasi praktis bagi pengelola dan pembuat kebijakan untuk membangun organisasi pembelajar yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Efektivitas Pembelajaran Matematika Melalui Penerapan Model Kooperatif Tipe Auditory Intellectually Repetition (AIR) Pada Siswa Kelas VIII Yuyun Nur Ihwani; Ilhamuddin; Rezki Ramdani
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.2.2026.9558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran matematika melalui penerapan model kooperatif tipe Auditory Intellectually Repetition (AIR) pada siswa kelas VIII SMP Unismuh Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan desain One Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 17 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian meliputi tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas siswa, dan angket respons siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui uji Shapiro–Wilk dan One Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest meningkat dari 10,29 menjadi 77,59 pada posttest, dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,7503 (kategori tinggi). Ketuntasan belajar klasikal mencapai 82,35%, aktivitas siswa sebesar 90,23% (kategori sangat baik), dan respons siswa sebesar 79,78% (kategori positif). Berdasarkan hasil tersebut, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Auditory Intellectually Repetition (AIR) efektif diterapkan pada pembelajaran matematika materi Teorema Pythagoras di kelas VIII SMP Unismuh Makassar.
Pengaruh Penggunaan Media Video Alternatif Belajar Mapel Fikih Di Min 3 Waykanan Marda Agustina Agustina; Koderi Koderi; Anton Tri Hasnanto
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.2.2026.9559

Abstract

Proses pembelajaran Fikih di MIN 3 Way Kanan saat ini masih didominasi oleh metode konvensional seperti ceramah dan memiliki keterbatasan dalam pemanfaatan media digital berbasis teknologi. Kondisi ini menyebabkan rendahnya keterlibatan siswa serta hasil belajar yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan media video alternatif belajar terhadap hasil belajar (kemampuan) peserta didik pada mata pelajaran Fikih kelas V di MIN 3 Way Kanan (p. 14). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu (Quasi-Experimental Design) berdesain Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 52 peserta didik kelas V (26 siswa kelas eksperimen dan 26 siswa kelas kontrol) yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh (total sampling). Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes hasil belajar (pretest dan posttest) dalam bentuk soal pilihan ganda. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Independent Samples T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media video alternatif terhadap hasil belajar Fikih siswa. Hal ini dibuktikan dari perolehan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 82,50 yang lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kelas kontrol sebesar 71,15. Selain itu, hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung > t tabel yaitu 3,45 > 2,00 pada taraf signifikansi = 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima.
Pengaruh Layanan Informasi Dengan Teknik Modelling  Terhadap Prasyarat Penguasaan Materi Pembelajaran Siswa di SMP Negeri 1 Moro’o Restinia Gulo; Hosianna Rodearni Damanik; Famahato Lase; Tiara Aulia Pradina
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.2.2026.9569

Abstract

Rendahnya prasyarat penguasaan materi pembelajaran masih menjadi permasalahan yang ditemukan di SMP Negeri 1 Moro'o. Hasil observasi menunjukkan bahwa siswa memiliki kemandirian dan motivasi belajar yang rendah, ditandai dengan kurang disiplin, kesulitan mengatur waktu, minimnya strategi belajar yang efektif, sikap pasif dalam pembelajaran, serta keterlambatan mengumpulkan tugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan informasi dengan teknik modelling  terhadap prasyarat penguasaan materi pembelajaran siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-group pretest-posttest. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa setelah diberikan perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor prasyarat penguasaan materi pembelajaran meningkat dari 77,03 pada pretest menjadi 80,93 pada posttest. Hasil uji statistik menunjukkan nilai  = 15,928 dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan. Hasi uji N-Gain memperoleh rata-rata sebesar 0,5968 yang termasuk kategori sedang, sedangkan persentase N-Gain sebesar 59,68% berada pada kategori cukup efektif. Dengan demikian, layanan informasi dengan teknik modelling  berpengaruh signifikan dan cukup efektif dalam meningkatkan prasyarat penguasaan materi pembelajaran siswa di SMP Negeri 1 Moro’o.
Pengaruh Layanan Bimbingan Klasikal Dengan Teknik Problem Based Learning Terhadap Kesulitan Belajar Siswa di SMP Negeri 1 Hiliduho Heli Seniman Zebua; Hosianna Rodearni Damanik; Famahato Lase; Justin Foera-era Lase
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.2.2026.9570

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesulitan belajar siswa yang ditunjukkan melalui rendahnya partisipasi dalam pembelajaran, kurangnya kepercayaan diri, kesulitan menyelesaikan tugas, serta ketergantungan terhadap arahan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kesulitan belajar siswa sebelum dan sesudah pemberian layanan bimbingan klasikal dengan teknik Problem Based Learning, menganalisis pengaruh layanan terhadap kesulitan belajar, serta mengidentifikasi tingkat penurunan kesulitan belajar setelah pemberian layanan. Penelitian menggunakan desain pre-experimental one-group pretest-posttest terhadap 30 siswa kelas VII-A yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kesulitan belajar 20 butir dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, N-Gain, dan paired samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kesulitan belajar mengalami penurunan dari 20,267 pada pretest menjadi 7,355 pada posttest, dengan selisih sebesar 12,912 poin. Analisis N-Gain menghasilkan nilai rata-rata sebesar 0,63 atau 63,00% yang termasuk kategori sedang dengan tingkat efektivitas cukup efektif. Hasil Paired Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,010 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kesulitan belajar sebelum dan sesudah pemberian layanan. Dengan demikian, layanan bimbingan klasikal dengan teknik Problem Based Learning berpengaruh signifikan terhadap penurunan kesulitan belajar siswa dan dapat digunakan sebagai salah satu pendekatan dalam layanan bimbingan dan konseling untuk membantu siswa mengatasi hambatan dalam proses belajar.