cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 98 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 3 (2025)" : 98 Documents clear
Pengembangan Model Riset Mini pada Pembelajaran Menulis Artikel Hasil Penelitian bagi Peserta Didik Kelas XI SMA Toti Laksana Bhirawa; Nurhadi, Nurhadi; Kusubakti Andajani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i3.5060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran riset mini pada pembelajaran menulis artikel hasil penelitian bagi peserta didik kelas XI SMA. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan dalam pembelajaran menulis artikel hasil penelitian, yaitu model pembelajaran yang digunakan oleh guru masih belum mengacu pada proses menulis secara utuh, bahkan tahap-tahap penelitian yang harus dilalui peserta didik masih belum lengkap dan spesifik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan yang mengadaptasi model 4D yang terdiri dari empat tahap utama, yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebarluasan (diseminate). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran riset mini memiliki (1) tingkat kevalidan sebesar 88% (sangat layak), (2) tingkat kepraktisan sebesar 88% (sangat praktis) dari hasil respons guru dan sebesar 82% (sangat praktis) dari hasil respons peserta didik, dan (3) tingkat keefektifan sebesar 0,479 (keefektifan sedang). Berdasarkan hasil tersebut, model pembelajaran riset mini layak untuk diimplementasikan secara luas dan diharapkan menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan keterampilan menulis artikel hasil penelitian peserta didik kelas XI SMA.
Dinamika Konflik Batin dan Pergeseran Nilai Budaya dalam Cerpen Pulang Karya OJ Hara Ecca, Suleha; Hanafi, Muhammad; Karman, Andi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i3.5728

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konflik batin tokoh utama dalam cerpen Pulang karya OJ Hara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik studi pustaka dan pencatatan kutipan yang relevan. Data dianalisis menggunakan teori strukturalisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tema sentral dalam cerpen ini adalah dilema antara ambisi pribadi dan tanggung jawab sosial yang tercermin dalam pergulatan batin tokoh Tri Siswanto saat menghadapi permintaan ayahnya untuk pulang ke desa. Latar tempat dan sosial memperkuat ketegangan tersebut, dengan kontras antara kehidupan sederhana di desa dan kemewahan di kota besar. Sudut pandang orang ketiga serba tahu memungkinkan narasi menggali kedalaman psikologis tokoh secara efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa cerpen Pulang merefleksikan dinamika pergeseran nilai budaya antara modernitas dan tradisi serta menegaskan pentingnya tanggung jawab keluarga dalam menentukan identitas diri. Temuan ini memberikan kontribusi dalam pemahaman sastra Indonesia kontemporer khususnya dalam analisis struktural dan tema konflik budaya.
Dinamika Emoji sebagai Bahasa Visual dalam Penggunaan Media Sosial Tiktok di Era Digital Yheshinta Nabilla Navayanesty Divanesa Trisnastuti; Suparmin , Suparmin; Dini Septiari, Wahyu; Sukarno , Sukarno
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i3.5759

Abstract

Kebebasan berpendapat di media sosial menjadi alasan mengapa penelitian ini dilakukan. Pola penulisan pengguna di kolom komentar menjadi bahan yang menarik untuk dikulik lebih dalam. Pada berbagai platfrom media sosial yang ada terutama Tiktok, netizen dapat dengan mudah menuangkan perasaan baik itu memiliki arti yang positif maupun negatif. Akibat hal tersebut, pola pemahaman para pengguna terhadap komentar yang ditulis dapat menyebabkan reaksi yang berbeda-beda dari masing-masing pengguna. Seperti penggunaan emoji sebagai bahasa visual dalam konteks kehidupan digital. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis fungsi emoji sebagai bahasa visual komunikasi pengguna TikTok dalam kolom komentar serta mengidentifikasi pola penggunaan emoji dalam interaksi sosial di media sosial TikTok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data penelitian ini dari komentar netizen di platfrom media sosial Tiktok. Teknik analisis data dilakukan dengan mengumpulkan data berupa komentar yang di screenshot pada akun Tiktok yang diunggah, pengelompokan data, menyajian data, menganalisis dan menginterpretasikan hasil yang didapatkan dari teori semiotika Ferdinand de Saussure. Dari hasil penelitian yang didapatkan diharapkan akan membantu para pengguna dalam memahami dan mengartikan maksud dari emoji yang di gunakan dalam media sosial terutama TikTok.
Bentuk dan Makna Tindak Tutur Tidak Langsung dalam Film Sekawan Limo: Kajian Pragmatik Sulistiyo, Wahyu; Widodo, Widodo
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i3.5829

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk dan makna tindak tutur tidak langsung dalam film Sekawan Limo karya Bayu Skak menggunakan pendekatan pragmatik. Fokus utama penelitian ini adalah mengidentifikasi tuturan yang secara struktur atau modusnya tidak sesuai dengan fungsi atau maksud penuturnya, akan tetapi memiliki fungsi komunikatif yang digunakan untuk menyampaikan pesan secara tersirat. Penelitian ini menggunakan teori bentuk tindak tutur Apriastuti (2019), Wijana (1996), dan makna menurut Manggiasih (2020). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk dan makna tindak tutur tidak langsung dalam percakapan para tokoh dalam film. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif menggunakan metode konten analisis dengan teknik pengumpulan data berupa simak dan catat dari dialog film. Sumber data pada penelitian ini adalah film. Data dalam penelitian ini yaitu penggalan dialog. Teknik analisis data dilakukan menggunakan metode konten analisis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 16 data peristiwa tutur yang memuat tindak tutur tidak langsung, 5 tuturan berbentuk kalimat berita atau kalimat deklaratif dan 11 berbentuk kalimat tanya atau kalimat interogatif yang berfungsi memerintah. Contohnya, kalimat “WIFI mati, saya tidak punya paket data” yang secara struktur merupakan pernyataan, namun bermakna memerintah agar memberikan tethering (deklaratif) dan kalimat “Mengapa bawa kapak?” secara struktur adalah pertanyaan, akan tetapi bermakna memerintah untuk tidak membawa kapak (interogatif). Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian pragmatik dalam konteks media film serta memperkaya pemahaman tentang komunikasi tersirat antar tokoh khususnya dalam memahami bentuk dan makna tindak tutur tidak langsung dalam konteks budaya Jawa
Penyiasatan Struktur Repetisi dalam Antologi Puisi Nuansa Kata dan Samudra sebagai Gaya Penulisan Aom Karomani Chairunnisa Pratami; Ariyani, Farida; Sumarti, Sumarti; Samhati, Siti; Munaris, Munaris
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i3.5851

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penyiasatan struktur repetisi dalam antologi puisi berjudul Nuansa Kata dan Samudra karya Aom Karomani dengan pendekatan stilistika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan objek kajian buku antologi puisi Nuansa Kata dan Samudra. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membaca secara intensif dan menganalisis penyiasatan struktur repetisi dengan bentuk repetisi, paralelisme, anafora, serta polisindeton dan asindeton. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah larik dan bait puisi. Hasil kajian menunjukkan bahwa antologi puisi berjudul Nuansa Kata dan Samudra sangat memanfaatkan penyiasatan struktur repetisi dengan bentuk repetisi berjumlah 16 data, anafora berjumlah 14 data, paralelisme berjumlah 11 data, polisindeton berjumlah 3, dan asindeton berjumlah 2 data. Repetisi dalam antologi puisi ini paling dominan, yaitu berfungsi memperkuat tema dan emosi, seperti pada puisi Kubur yang menekankan kematian. Anafora menambah ritme dan penekanan, misalnya dalam puisi Sumur yang menggambarkan pencarian makna hidup. Paralelisme menciptakan keseimbangan makna dan kedalaman, terlihat dalam puisi Bumi Yang Menua dan Corona. Polisindeton dan asindeton meski jarang digunakan, menambah variasi ritme dan efek dramatis, seperti dalam puisi Atas Nama Demokrasi. Dengan demikian, penyiasatan repetisi dalam puisi ini berhasil memperindah penggunaan bahasa, efektif menyampaikan pesan moral dan sosial yang kuat, serta menjadi gaya penulisan khas penyair.
Strategi Persuasif dalam Penggunaan Campur Kode pada Iklan Outfit oleh Brand Ambassador @9bintaa di Media Sosial X Afifah Luqman Sadida; Sri Wahono Saptomo; Sukarno, Sukarno; Muhlis Fajar Wicaksana
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i3.5885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi persuasif dalam penggunaan campur kode pada iklan outfit oleh brand ambassador @9bintaa di media sosial X. Fenomena campur kode dalam iklan digital semakin berkembang seiring dengan tren komunikasi kasual di media sosial. Penelitian ini mengkaji strategi pe rsuasif dalam penggunaan campur kode pada iklan outfit yang dipromosikan oleh brand ambassador @9bintaa di media sosial X. Urgensi penelitian ini terletak pada meningkatnya penggunaan campur kode sebagai strategi komunikasi pemasaran yang belum banyak dikaji secara mendalam dalam konteks periklanan digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk campur kode yang digunakan serta menganalisis fungsinya dalam membangun daya tarik iklan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui metode simak yang melibatkan Teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC) terhadap cuitan yang mengandung campur kode dalam iklan outfit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk campur kode yang dominan berupa kata dan frasa dari bahasa Inggris, seperti versatile, flowy, must have, dan worth it. Secara retoris, campur kode digunakan untuk membangun kredibilitas brand ambassador (ethos), menarik emosi audiens (pathos), serta menyampaikan informasi produk secara lebih efektif (logos). Strategi ini berhasil menciptakan kesan modern, meningkatkan keterlibatan audiens, serta memperkuat citra produk sebagai bagian dari gaya hidup yang kekinian dan eksklusif. Dengan demikian, penggunaan campur kode terbukti menjadi strategi komunikasi yang efektif dalam membangun kedekatan emosional dan sosial dengan audiens muda di ranah periklanan digital.
Konsep Metafora Lakoff dan Johnson dalam Tayangan Youtube Pandji Pragiwaksono Berjudul “Dinasti Pasti Buruk untuk Negeri” Wijayani Sukma Haqiya; Kastam Syamsi; Anwar Efendi; Hartono, Hartono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i3.5886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis pemakaian metafora dalam tayangan video Youtube karya Pandji Pragiwaksono berjudul “Dinasi Pasti Buruk untuk Negeri” menggunakan teori metafora Lakoff dan Johnson dan (2) mendeskripsikan jenis-jenis metafora dalam tayangan video Youtube karya Pandji Pragiwaksono berjudul “Dinasti Pasti Buruk untuk Negeri” menggunakan teori Lakoff dan Johnson. Penelitian ini merupakan penelitian deksriptif kualitatif, yang penelitian yang bersifat deskripsi. Sumber data penelitian ini yaitu tayangan video Youtube karya Pandji Pragiwaksono berjudul “Dinasti Pasti Buruk untuk Negeri”. Data dalam penelitian ini berupa ungkapan yang disampaikan oleh Pandji Pragiwaksono dalam videonya. Hasil penelitian ini ditemukan dua jenis metafora yang digunakan yaitu metafora struktural dan metafora ontologis. Metafora merupakan penggunaan ungkapan atau kata yang mengandung makna kiasan. Metafora struktural digunakan untuk menggambarkan satu konsep menggunakan konsep yang lain, sedangkan metafora ontologis berkaitan dengan proses mental yang terdapat dalam ungkapan yang digunakan oleh Pandji Pragiwaksono. Metafora dianalisis sesuai dengan domain sumber dan domain sasaran. Metafora yang dihadirkan cukup sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk meyakinkan pemirsa terkait argumen yang diungkapkan oleh Pandji Pragiwaksono.
Transitivitas dalam Hipnoterapi untuk Manajemen Stres: Kajian Linguistik Sistemik Fungsional Nurul Ashyfa Khotima; Wawan Gunawan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i3.5897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menampilkan gambaran distribusi pola transitivitas dalam skrip hipnoterapi untuk manajemen stres dan menjelaskan bagaimana struktur linguistik tersebut mendukung tujuan terapeutik. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk menguraikan transitivitas yang terdapat dalam skrip hipnoterapi untuk manajemen stres. Data yang digunakan dalam penelitian ini didapatkan dari berbagai sumber dan diperoleh tiga skrip hipnoterapi untuk manajemen stres. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data adalah Teknik analisis unsur langsung pada setiap tuturan dalam skrip induksi hipnoterapi dengan analisis transitivitas linguistik fungsional sistemik yang dikemukakan Halliday (2004). Hasil penelitian menunjukkan bahwa skrip hipnoterapi untuk manajemen stres didominasi oleh proses mental (77%) dan sirkumstansi location, khususnya time (33%) dan place (29%). Dominasi proses mental mengindikasikan fokus utama terapis untuk mengarahkan pengalaman internal subjek (perasaan, pikiran, persepsi) untuk memfasilitasi perubahan pola pikir dan respons emosional dalam mengatasi stres. Sementara itu, dominasi sirkumstansi time dan place menekankan kapan dan di mana subjek harus mengaplikasikan sugesti. Hal ini dapat membantu subjek untuk membentuk visualisasi yang jelas dan konteks yang sesuai untuk efektivitas terapi.
Digitalisasi Sastra Indonesia: Demokratisasi Akses atau Dehumanisasi Pembacaan? Sumiyati, Sumiyati; Mulyati, Yeti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i3.5902

Abstract

produksi, distribusi, dan konsumsi karya sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak digitalisasi sastra Indonesia, khususnya dalam konteks demokratisasi akses dan potensi dehumanisasi pembacaan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur untuk menganalisis dampak digitalisasi terhadap sastra Indonesia. Data dikumpulkan melalui penelusuran sistematis terhadap sumber-sumber terpercaya, termasuk laporan survei, jurnal ilmiah, dan buku, dengan seleksi data berdasarkan relevansi, kredibilitas, dan kemutakhiran. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis tematik yang mendukung identifikasi pola dan tema, kemudian dikaitkan dengan teori-teori relevan seperti demokratisasi budaya (Bourdieu, 1984), dehumanisasi (Postman, 1985), literasi digital (Gilster, 1997), dan new media (Manovich, 2001). Validitas dan reliabilitas dijaga melalui triangulasi data dan refleksi kritis posisi teoritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi meningkatkan akses dan partisipasi pembaca, namun juga menimbulkan risiko pembacaan dangkal akibat distraksi media dan bias algoritma. Rekomendasi meliputi penguatan literasi digital, perlindungan hak cipta, dan menjaga keseimbangan antara format digital dan cetak agar nilai-nilai humanis sastra tetap terjaga di era digital.
Makna Politik Istilah “Antek”: Kajian Ilokusi dan Korpus Linguistik dalam Jurnal Akademik Kevin Andrian Seda; Eri Kurniawan; Rinaldi Supriadi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i3.5917

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu mengidentifikasi pola makna penggunaan kata “Antek” dalam korpus artikel jurnal politik dan pendidikan bereputasi serta mengidentifikasi kecenderungan tindak tutur Ilokusi yang terkandung di dalamnya. Fenomena penggunaan kata “Antek” dalam berbagai kajian wacana terutama dalam konteks politik dan sosial menunjukkan adanya pergeseran makna dan fungsi pragmatik yang menarik untuk dibahas secara mendalam. Tujuan penggunaan perangkat AntConc untuk mengidentifikasi frekuensi dan konteks penggunaan kata “Antek”. Penelitian ini menerapkan pendekatan korpus linguistik dengan tujuan mengidentifikasi pola makna kata “Antek” serta membangun korpus mini yang bersumber dari artikel-artikel jurnal bertema politik, sosial, dan budaya. Sebagai bagian dari tindak tutur Ilokusi, makna kata “Antek” sering digunakan seperti; makna tuduhan, makna pembentukan opini dan gaya bahasa dalam komunikasi. Data pada penelitian ini dikumpulkan dari jurnal ilmiah bidang politik dan pendidikan. Jurnal tersebut diperoleh dari tahun 2020 sampai 2025 tepatnya 5 tahun terakhir. Kemudian, dianalisis menggunakan perangkat korpus linguistik yaitu AntConc. Hasil analisis awal menunjukkan bahwa kata “Antek” sering digunakan dalam konteks negatif dengan kecenderungan sebagai labelisasi pihak tertentu dalam ranah politik. Kata ini sering dikaitkan dengan narasi negatif dari oposisi kepada pemimpin negara. Sementara itu, penggunaan kalimat “Antek” dalam konteks akademik, seperti dalam artikel pendidikan, kata “Antek” muncul dalam bentuk deskriptif atau kutipan terhadap wacana lain, misalnya: “Label ‘antek asing’ sering dipakai dalam wacana politik untuk mempengaruhi opini publik.” Ujaran ini bersifat informatif dan memiliki tindak tutur ilokusi representatif netral tanpa muatan ekspresif negatif. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan kata yang sama dapat memiliki dampak pragmatik berbeda tergantung konteks sosial dan tujuan komunikasi. Implikasi penelitian ini mengarah pada pemahaman yang lebih luas tentang peran tindak Ilokusi dalam pembentukan wacana dan pengaruhnya terhadap opini publik.

Page 1 of 10 | Total Record : 98