cover
Contact Name
Kiftian Hady Prasetya
Contact Email
kiftian@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pbsi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Basataka (JBT)
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 26213826     EISSN : 26215977     DOI : -
Core Subject : Education,
Fokus dan cakupan Jurnal BASATAKA adalah penelitian dalam bidang Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia. The focus and scope of BASATAKA Journal is research in the fields of Education, Language, and Indonesian Literature.
Arjuna Subject : -
Articles 506 Documents
PEMEROLEHAN BAHASA ANAK TANTRUM USIA 1–3 TAHUN: BENTUK KALIMAT, MAKNA, DAN STRATEGI TUTUR Piscella Aisa Kusuma; Muh Rezky Pangeran Syafar Arsyad
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.950

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemerolehan kalimat, makna kalimat, dan strategi tuturan pada anak tantrum usia 1–3 tahun. Tantrum adalah perilaku wajar pada anak yang sering kali muncul akibat keterbatasan kemampuan bahasa dalam menyampaikan perasaan atau keinginan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana anak tantrum menghasilkan kalimat, memahami makna kalimat, dan menggunakan strategi tuturan untuk mengekspresikan emosinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis data berupa tuturan anak yang diambil dari video tantrum yang diunggah di akun Instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerolehan kalimat anak berkembang seiring usia, dimulai dari kalimat minor berupa tangisan dan gumaman pada usia 1 tahun, menuju kalimat mayor sederhana pada usia 2 tahun, dan kalimat majemuk yang lebih kompleks pada usia 3 tahun. Makna kalimat yang dihasilkan mencakup makna literal, leksikal, dan kontekstual, serta ada perkembangan strategi tuturan yang dimulai dari nonverbal (tangisan) pada usia 1 tahun, menjadi strategi langsung pada usia 2 tahun, dan strategi dengan basa-basi pada usia 3 tahun. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi orang tua dan pendidik dalam memahami perkembangan bahasa anak dan merespons tantrum secara lebih tepat berdasarkan tahap perkembangan bahasa yang dilalui. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya memahami cara anak-anak usia dini mengembangkan bahasa, terutama dalam konteks tantrum, yang dapat memengaruhi cara orang tua dan pendidik merespons dan menyediakan stimulus yang mendukung perkembangan bahasa anak.
FRIKSI SEMANTIK REFERENSIAL KONTEN MEME ANOMALI ATAU ITALIAN BRAINROT TERHADAP RETRIEVAL BAHASA ANAK PRASEKOLAH DAN TK Vrestanti Novalia Santosa; Endang Sumarti
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.952

Abstract

Platform media sosial pada era eksponensial di awal tahun 2025 digemparkan adanya fenomena kemunculan karakter-karakter fiktif yang memiliki nama, ciri, dan deskripsi absurd namun menjadi tren menghibur karena dianggap menarik dan lucu pelafalan dan visualisasinya. Terjadilah perbedaan pendapat, penerimaan bahkan penolakan terhadap kemunculan anomali ini. Munculnya anomali ini dianggap dapat merusak pola pikir generasi muda, ada juga anggapan dapat membawa impresi positif terhadap perkembangan bahasa generasi saat ini. Anomali ini bermunculan di platform media sosial seperti Tiktok dan Instagram. Rumusan masalah dalam penelitian ini (1) Mendeskripsikan retrivasi dan makna bahasa anak usia prasekolah dan TK terhadap fenomena Italian Brairot, (2) Mendeskripsikan impresi bahasa positif dan negatif terhadap fenomena Italian Brainrot. Jenis penelitian: studi kasus dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Hasil penelitian: Subjek penelitian mudah menyerap kosakata atau pelafalan nama dari anomali Italian Brainrot. Hal ini dapat menstimulasi kemampuan pemerolehan bahasanya lebih kompleks. Simpulan: impresi bahasa positif bagi anak dapat meningkatkan kreativitas, dapat mengembangkan kemampuan berkomunikasi, dapat mengembangkan keterampilan sosial sedangkan impresi bahasa negatif bagi anak berupa penurunan kemampuan berpikir realistis, gangguan fokus dan konsentrasi, perkembangan bahasa terhambat, beromunikasi menjadi patah-patah, kosakata menyusut, kesulitan memahami instruksi sederhana, penurunan kemampuan penalaran, kelelahan mental, perubahan suasana hati, cenderung marah saat gadget diambil atau dibatasi, kesulitan berinteraksi, dan kecanduan.
PENGEMBANGAN MENIMBA (MEDIA INTERAKTIF IMBUHAN BAHASA) MATERI IMBUHAN KELAS V SD Sheyla Tiara; Hety Diana Septika; Erna Suhartini; Mustamiroh Mustamiroh
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.956

Abstract

Bahasa Indonesia merupakan alat komunikasi utama masyarakat Indonesia yang sebaiknya digunakan sesuai kaidah kebahasaan, termasuk penggunaan imbuhan. Namun, peserta didik masih mengalami kesulitan dalam memahami imbuhan karena menganggap pembelajaran imbuhan tidak menarik dan membosankan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemanfaatan media pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran interaktif yang dapat meningkatkan minat dan keterlibatan aktif peserta didik dalam belajar imbuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pengembangan, tingkat kelayakan, dan tingkat kepraktisan MENIMBA di kelas V SD. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Penelitian ini melibatkan 1 pendidik dan 22 peserta didik kelas V A SD Negeri 018 Samarinda Ulu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan angket. Hasil validasi menunjukkan bahwa MENIMBA termasuk dalam kategori “Sangat Layak” dengan tingkat kelayakan 94% dari validasi ahli media dan 92,85% dari validasi ahli materi. Respon peserta didik termasuk dalam kategori “sangat praktis” dengan persentase sebesar 96% dari uji coba skala kecil dan 91,02% dari uji coba skala besar. Selain itu, hasil uji coba guru mendapat persentase sebesar 100%. Dengan demikian MENIMBA dinyatakan layak dan praktis digunakan dalam pembelajaran imbuhan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW TERHADAP PENGUASAAN MATERI TEKS EKSPLANASI SISWA KELAS XI SMA Nike Tri Juliana; Silvia Pematasari; Tria Putri Mustika
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Jigsaw terhadap pemahaman siswa dalam materi teks eksplanasi di kelas XI SMAN 1 Koto Gasib. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya pemahaman sebagian siswa terhadap teks eksplanasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen. Sampel dipilih secara acak (random sampling) dari populasi siswa kelas XI. Teknik pengumpulan data meliputi tes, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata posttest pada kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Jigsaw adalah 86,32, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan model konvensional dengan rata-rata 80,59. Adapun rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 66,18 dan kelas kontrol sebesar 66,47. Peningkatan yang signifikan juga terlihat dari kategori hasil belajar siswa, di mana 80% siswa kelas eksperimen berada pada kategori tinggi, sedangkan 65% siswa kelas kontrol berada pada kategori sedang. Dengan demikian, model pembelajaran Jigsaw terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi teks eksplanasi.
STRATEGI PRODUK DAN DISTRIBUSI JASA PENDIDIKAN PADA LEMBAGA PENDIDIKAN SWASTA: ANTARA BRANDING DAN KEBERLANJUTAN Muhlis Muhlis; Ahmad Fauzi; Widyatmike Gede Mulawarman; Nurlaili Nurlaili; Masrur Yahya
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.959

Abstract

Persaingan antar lembaga pendidikan swasta semakin ketat, terutama dalam menghadapi tantangan era digital dan meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas layanan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi produk dan distribusi jasa pendidikan yang diterapkan oleh lembaga pendidikan swasta dalam rangka membangun merek (branding) yang kuat dan menciptakan keberlanjutan institusi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi pada beberapa lembaga pendidikan swasta di wilayah perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan branding sangat dipengaruhi oleh diferensiasi produk pendidikan, kualitas layanan, serta pendekatan distribusi yang responsif terhadap kebutuhan siswa dan orang tua. Selain itu, keberlanjutan lembaga pendidikan erat kaitannya dengan konsistensi dalam penyampaian nilai, inovasi kurikulum, serta keterlibatan aktif dalam komunitas lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi strategi produk dan distribusi yang efektif menjadi kunci dalam memperkuat daya saing lembaga pendidikan swasta dan memastikan keberlanjutan jangka panjangnya.
ANALISIS DISGRAFIA SISWA SMPN 02 PULAU KULUR KUANTAN HILIR SEBERANG STUDI KASUS KESULITAN MENULIS PADA RSH (TINJAUAN PSIKOLINGUISTIK) Masikah Rahmi; Wahyudi Rahmat; Ricci Gemarni Tatalia
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.961

Abstract

Kesulitan belajar merupakan kondisi yang menyebabkan seseorang mengalami hambatan dalam mencapai tujuan pembelajaran. Akibatnya, peserta didik mungkin mengalami kesulitan dalam memahami materi pelajaran dan mengalami keterlambatan dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan metode simak sebagai pendekatan utama karena objek kajiannya berupa bahasa dalam bentuk teks. Metode ini dipilih untuk memungkinkan peneliti mengamati secara teliti bentuk dan penggunaan bahasa, yang dilengkapi dengan teknik catat guna mencatat data yang dianggap relevan untuk dianalisis. Pengumpulan data dilakukan melalui dua jenis sumber, yakni data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh langsung melalui wawancara mendalam dengan subjek utama, yaitu seorang siswa berinisial RSH dari SMPN 02 Pulau Kulur Kuantan Hilir Seberang, serta orang tua dan gurunya. Sementara itu, data sekunder dikumpulkan dari dokumen pendukung seperti tugas tertulis siswa, catatan observasi selama di sekolah, dan informasi tambahan dari guru setempat. Penelitian ini berlangsung di lokasi sekolah tersebut, dengan fokus pada satu siswa yang mengalami kesulitan belajar menulis (disgrafia). Data dalam penelitian ini dipahami sebagai bahan utama yang mengandung objek dan konteks penelitian, sedangkan sumber data merupakan pihak atau tempat di mana data tersebut diperoleh. kemampuan menulis anak disgrafia yang dialami oleh SHR adalah : 1) tulisan tidak jelas atau tidak dapat dibaca, 2) tulisan terlalu miring, 3) tercampurnya huruf kapital dan huruf kecil 4) lambat dalam menulis, 5) bentuk huruf terbalik, 6) mengalami kram saat menulis. Adapun faktor penyebab dari disgrafia yang dialami oleh RSH adalah faktor kombinasi atau gabungan dari faktor yang dialami oleh RSH adalah faktor kombinasi atau gabungan dari faktor internal seperti kurangnya minat menulis dan motivasi yang kurang, kognitif yang internal seperti kurangnya minat menulis dan motivasi yang kurang, kognitif yang lemah. Serta faktor eksternal seperti orangtua dan sistem pembelajaran.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS CANVA DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN MENULIS TEKS DESKRIPSI SISWA KELAS VII MTS AL-FALAH Dewi Sinta Agustina; Laila Tri Lestari; Bisarul Ihsan
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.968

Abstract

Penelitian ini dilandasi oleh rendahnya minat dan pencapaian belajar siswa dalam menulis teks deskripsi, yang disebabkan oleh keterbatasan variasi dalam penggunaan media dan model pembelajaran yang diterapkan di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa, serta hasil belajar siswa pada penerapan media pembelajaran interaktif berbasis Canva dengan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran menulis teks deskripsi pada siswa kelas VII MTs Al-Falah. Penelitian ini menggunakan metode mix method dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mencapai 92,10%, aktivitas siswa 87,68%, dan seluruh siswa memperoleh nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan rata-rata 87,14. Dengan demikian, penerapan media pembelajaran interaktif berbasis Canva dengan model Problem Based Learning (PBL) terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa, dan penuntasan hasil belajar.
PENGGUNAAN IDIOM PADA RUBRIK OLAHRAGA KORAN RIAU POS Dzahira Tsania; Charlina Charlina; Mangatur Sinaga
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk idiom dan makna idiomatik yang digunakan dalam rubrik olahraga koran Riau Pos. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa idiom-idiom yang terdapat dalam rubrik olahraga Riau Pos edisi Mei 2024, yang diperoleh melalui teknik baca dan catat. Peneliti menyimak secara cermat isi teks berita olahraga dan mencatat ungkapan yang teridentifikasi sebagai idiom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat idiom penuh dan idiom sebagian berdasarkan teori Chaer, serta idiom yang dikategorikan menurut unsur pembentuknya, seperti bagian tubuh, warna, benda alam, tumbuhan, binatang, dan bilangan. Penggunaan idiom dalam rubrik olahraga ini berfungsi untuk memperkuat ekspresi, memperindah gaya bahasa, dan menyampaikan makna kiasan secara efektif, sehingga menjadi salah satu strategi bahasa jurnalistik dalam membangun daya tarik dan emosi pembaca.
ANALISIS NILAI MORAL PADA NOVEL 3726 MDPL KARYA NURWINASARI KAJIAN PRAGMATIK SASTRA Putri Dewi Amelya; Hendrik Furqon; Laila Tri Lestari
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.972

Abstract

Sastra merupakan sebuah istilah yang sudah tidak asing lagi dan seringkali disebutkan serta banyak diperbincangkan oleh berbagai kalangan seiring berkembangnya zaman. Terdapat berbagai macam jenis karya sastra berupa tulisan, salah satunnya yaitu karya sastra dalam bentuk prosa dapat berupa novel, esai, dan artikel.. Novel sebagai salah satu jenis karya sastra yang mengisahkan suatu alur panjang dan membahas tentang kehidupan bersifat imajinatif. Tujuan penelitian ini adalah pada analisis nilai moral individu, sosial, dan religius dalam novel 3726 MDPL dengan menggunakan pendekatan pragmatik sastra. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yaitu jenis riset yang menekankan pada deskripsi dan analisis mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan prakmatik yang menempatkan karya sastra sebagai sarana komunikasi antara pengarang dan pembaca. Data penelitian ini merujuk pada segala bentuk informasi yang dicatat oleh peneliti, baik dalam bentuk kata-kata, fakta, maupun angka. Terdapat dua sumber data dalam penelitian ini yaitu sumber data primer berupa Novel 3726 MDPL, adapun untuk sumber data sekunder berupa buku-buku teori, jurnal ilmiah, artikel, dan karya ilmiah lainnya. proses analisis data dilakukan melaui empat tahap yaitu (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, dan (4) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 macam nilai moral berupa nilai moral sosial, religius, dan individu.
BENTUK DAN MAKNA MANTRA PENGOBATAN DI KABUPATEN ROKAN HULU Asih Ria Ningsih; Nuratika Nuratika; Elyandri Prasiwiningrum; Rosinda Rosinda; Ridho Ridho
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk dan makna mantra pengobatan tradisional yang berkembang di Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Pengobatan tradisional di wilayah ini merupakan bagian dari kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun melalui tradisi lisan, khususnya dalam bentuk mantra, dan ritual penyembuhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan para praktisi pengobatan (dukun/ tabib, dan tokoh adat), serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk mantra pengobatan tradisional di Rokan Hulu berjumlah 20 data mantra, yakni Mantra Pengobatan Kataguran, Mantra sakit Gigi, Mantra Sakit Perut, Mantra penyakit Kulit, Mantra sakik Tulang, Mantra Penyakit hati, dll. Makna yang terkandung dalam praktik pengobatan ini mencerminkan hubungan antara manusia, alam, dan kekuatan spiritual, meminta perlindungan, memohon penyembuhan, menanggalkan/ membuang penyakit dalam tubuh, energi positif, harapan kesembuhan, penggambaran kondisi fisik racun, meminta, penegasan kekuatan Penawar berasal dari tokoh tertentu, kekuatan penyembuhan bersumber dari kalimat tauhid. Dapat disimpulkan bahwa pengobatan tradisional tidak hanya dipahami sebagai usaha penyembuhan fisik, tetapi juga sebagai proses pemulihan keseimbangan batin dan sosial. Penelitian ini menegaskan pentingnya pelestarian pengobatan tradisional sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Rokan Hulu.