cover
Contact Name
Kiftian Hady Prasetya
Contact Email
kiftian@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pbsi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Basataka (JBT)
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 26213826     EISSN : 26215977     DOI : -
Core Subject : Education,
Fokus dan cakupan Jurnal BASATAKA adalah penelitian dalam bidang Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia. The focus and scope of BASATAKA Journal is research in the fields of Education, Language, and Indonesian Literature.
Arjuna Subject : -
Articles 506 Documents
KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENDEK MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO ANIMASI SISWA KELAS X SMK MUHAMMADIYAH 2 PEKANBARU Karmila Karmila; M. Nur; Elvrin Septyanti
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan menulis cerita pendek siswa kelas X SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru menggunakan media video animasi sebagai stimulus dalam mengembangkan ide. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitaif dengan jumlah sampel 77 siswa dari total populasi 395 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan menulis cerita pendek setelah siswa menonton video animasi yang ditayangkan. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik untuk mengetahui skor siswa, uji normalitas untuk mengetahui data berdistribusi normal, dan uji t satu sampel untuk membuktikan hipotesis penelitian yakni nilai kemampuan menulis cerita pendek siswa berada di atas 75. Pengujian data dilakukan menggunakan bantuan aplikasi SPSS 25.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata siswa adalah 70 dengan kategori “baik” tetapi tidak memenuhi nilai diatas 75. Hal ini dibuktikan dengan uji t satu sampel yang memperoleh nilai signifikansi data 0,00 < 0,05 yang berarti H0 ditolak dan H1diterima.
SISTEM SAPAAN BAHASA MELAYU RIAU SUBDIALEK KECAMATAN GUNUNG TOAR KABUPATEN KUANTAN SINGINGI UNIVERSITAS RIAU Naja Suhratul Jana; Charlina Charlina; Mangatur Sinaga
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1003

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem sapaan kekerabatan dan nonkekerabatan Bahasa Melayu Riau subdialek Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tuturan masyarakat dalam bentuk sapaan. Sumber data yaitu masyarakat yang berada di Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh adanya sapaan kekerabatan dan sapaan nonkekerabatan. Data yang penulis temukan ada sebanyak 79 data mengenai tentang sistem sapaan di Kecamatan Gunung Toar. Terdiri dari sistem sapaan kekerabatan terdiri dari kekerabatan berdasarkan keturunan/ keluarga inti dan sistem sapaan berdasarkan hubungan perkawinan. Dan sistem sapaan nonkekerabatan terdiri dari sapaan adat, sapaan agama dan sapaan berdasarkan usia.
CAMPUR KODE DALAM SALURAN YOUTUBE RAYMOND CHIN Salsabila Denurzah; Fatmawati Fatmawati
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1004

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran campur kode dalam mencerminkan dinamika penggunaan bahasa dalam masyarakat bilingual dan multilingual. Masalah dalam penelitian ini adalah bentuk campur kode berdasarkan unsur-unsur kebahasaan. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi dan mengelaborasi bentuk campur kode berdasarkan unsur-unsur kebahasaan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini merujuk pada teori bentuk campur kode berdasarkan unsur-unsur kebahasaan oleh Suwito (1983). Peneilitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan metode content analysis. Data penelitian ini berupa seluruh tuturan yang mengandung campur kode dalam saluran YouTube Raymond Chin. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik dokumentasi, teknik simak, dan teknik catat. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah data collection, data reduction, data display, dan conclusions. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan bentuk campur kode yang dominan berdasarkan unsur kebahasaan terdapat pada tataran kata dengan 63 data dari 106 data.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER BERBANTUAN MEDIA QUESTION CARD TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF MATERI TEKS RESENSI SISWA KELAS VIII SMPN 17 PEKANBARU Putri Marsya Awaliyah; Mangatur Sinaga; Tria Putri Mustika
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) berbantuan media Question Card terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi teks resensi. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMPN 17 Pekanbaru, dengan kelas VIII.4 sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII.5 sebagai kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelas relatif setara, ditunjukkan oleh nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 53,4 dan kelas kontrol 55,9. Setelah diberikan perlakuan, rata-rata posttest kelas eksperimen meningkat signifikan menjadi 90,2, sedangkan kelas kontrol mencapai 78,8. Uji Mann-Whitney menghasilkan nilai signifikansi < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran NHT berbantuan Question Card lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa pada materi teks resensi dibandingkan pembelajaran konvensional.
MODALITAS TUTURAN KELOMPOK TANI HUTAN P3B DESA LONTHOIR Juanda Kaidi; Muhammad Miftah Sabban; Fadly Kasdam
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk modalitas yang muncul dalam tuturan anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) P3B di Desa Lonthoir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan landasan teori Linguistik Sistemik Fungsional Halliday yang membagi modalitas ke dalam dua tipe utama, yaitu modalization dan modulation. Modalization mencakup penggunaan bahasa yang menandai probability (kemungkinan) dan usuality (kebiasaan), sedangkan modulation mencakup bentuk-bentuk yang menunjukkan obligation (keharusan) dan inclination (kecenderungan). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa dalam interaksi sehari-hari, anggota kelompok tani menggunakan kedua tipe modalitas tersebut secara bervariasi sesuai dengan konteks komunikasi. Modalization tampak ketika penutur menyampaikan dugaan, maupun kebiasaan yang berkaitan dengan aktivitas perkebunan pala. Sementara itu, modulation digunakan untuk mengekspresikan tingkat keharusan maupun kecenderungan dalam menyikapi tugas dan tanggung jawab kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa pemilihan modalitas tidak hanya berfungsi sebagai sarana linguistik, tetapi juga memiliki peran strategis dalam memperjelas maksud penutur dan mengarahkan jalannya komunikasi. Dengan demikian, penelitian ini penting dilakukan karena memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran modalitas dalam interaksi kelompok tani, serta dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas komunikasi dalam pengelolaan perkebunan pala.
PENGUATAN LITERASI DIGITAL MAHASISWA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN BLOG SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MENULIS BAHASA INDONESIA Nur Amelia; Halani Felda Sunbanu; Muhammad Arif Fadhilah
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1012

Abstract

Rendahnya kemampuan mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi digital untuk kegiatan akademik, khususnya dalam menulis Bahasa Indonesia, menjadi tantangan dalam era pendidikan saat ini. Mahasiswa umumnya hanya menggunakan media digital untuk kebutuhan komunikasi dan hiburan, sementara pemanfaatannya sebagai sarana literasi akademik masih terbatas. Kondisi tersebut mendorong perlunya strategi pembelajaran yang mampu memperkuat literasi digital sekaligus meningkatkan keterampilan menulis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan pembuatan blog dalam meningkatkan literasi digital mahasiswa dan menjadikannya sebagai media pembelajaran menulis Bahasa Indonesia. Melalui pendekatan ini, blog diposisikan tidak hanya sebagai media publikasi, tetapi juga sebagai sarana berlatih menulis yang sesuai dengan kaidah akademik. Metode yang digunakan adalah quasi-experimental dengan desain pre-test dan post-test, melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan menulis, observasi kegiatan, serta angket motivasi belajar. Analisis data dilakukan dengan uji-t berpasangan untuk mengukur perbedaan sebelum dan sesudah pelatihan, serta analisis deskriptif kualitatif untuk mendukung interpretasi hasil. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan teknis mahasiswa dalam mengelola blog, kualitas tulisan yang dihasilkan, serta motivasi menulis yang lebih tinggi. Mahasiswa juga menunjukkan sikap kritis dalam memilih dan memverifikasi sumber informasi. Blog terbukti menjadi media yang fleksibel, akademis, sekaligus efektif dalam melatih keterampilan menulis di era digital. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pelatihan pembuatan blog berkontribusi nyata terhadap penguatan literasi digital mahasiswa. Implikasi praktis penelitian ini membuka peluang bagi dosen untuk mengintegrasikan blog ke dalam strategi pembelajaran Bahasa Indonesia di perguruan tinggi.
PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA DALAM NOVEL SI ANAK SPESIAL KARYA TERE LIYE Ratih Ratih; Rita Arianti
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1013

Abstract

Penelitian ini mengkaji pelanggaran prinsip kerja sama dalam novel Si Anak Spesial karya Tere Liye dengan menggunakan kajian pragmatik. Prinsip kerja sama berperan penting dalam menciptakan komunikasi yang jelas dan efektif. Namun, dalam novel ini ditemukan tuturan antar tokoh yang berlebihan, kurang jelas, dan tidak sesuai dengan konteks pembicaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pelanggaran prinsip kerja sama yang terdapat dalam novel Si Anak Spesial. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kutipan dialog yang mengandung pelanggaran prinsip kerja sama, dengan sumber data berasal dari novel Si Anak Spesial karya Tere Liye. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui membaca, menandai, menginventarisasi, dan mengklasifikasikan data. Analisis data dilakukan berdasarkan empat maksim prinsip kerja sama, yaitu maksim kuantitas, kualitas, relevansi, dan cara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran prinsip kerja sama cukup banyak ditemukan dan berpengaruh terhadap kejelasan serta efektivitas komunikasi antar tokoh dalam novel.
KEMAMPUAN MEMBACA NYARING SISWA KELAS III SDN 2 BARABAI TIMUR Nor Anita Oktaviani; Lili Agutina
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1014

Abstract

Kemampuan membaca nyaring adalah kemampuan membaca dengan suara yang lantang dan jelas serta memerhatikan aspek pelafalan, intonasi, kelancaran, volume dan jeda. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui kemampuan membaca nyaring siswa kelas III SDN 2 Barabai Timur, dan 2) mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan membaca nyaring siswa kelas III SDN 2 Barabai Timur. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan kualitatif yang disajikan dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kemampuan membaca nyaring siswa kelas III SDN 2 Barabai Timur berdasarkan indikator dari 22 siswa dapat disimpulkan bahwa: a) lafal mendapatkan 65% termasuk kategori cukup baik, b) intonasi mendapatkan 52% termasuk kategori kurang, c) kelancaran mendapatkan 67% termasuk dalam kategori cukup baik, d) volume mendapatkan 42% termasuk kategori sangat kurang, e) jeda mendapatkan 50% termasuk kategori kurang dengan skor rata-rata 55% dengan kategori kurang, dan 2) Faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan membaca nyaring meliputi a) faktor internal yang terdiri dari minat, motivasi dan kepercayaan diri, b) faktor eksternal yang terdiri dari strategi guru, bahan bacaan, dan lingkungan siswa yang meliputi lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan sosial.
SIMBOL DAN MAKNA FILOSOFIS DALAM ARSITEKTUR RUMAH BOLON ETNIK BATAK SIMALUNGUN: KAJIAN SEMIOTIKA Roma Hotni Uhur Purba; Immanuel Silaban; Tioara Monika Simarmata; Jefri Harniko Pasaribu; Immanuel Bintang Cristopher Batubara
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1015

Abstract

Arsitektur tradisional merupakan warisan budaya yang menyimpan nilai filosofis, simbolis, dan sosial suatu masyarakat. Rumah Bolon etnik Batak Simalungun tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai representasi identitas, kosmologi, serta pandangan hidup masyarakat pendukungnya. Penelitian ini bertujuan mengungkap simbol dan makna filosofis dalam arsitektur Rumah Bolon dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara mendalam dengan tokoh adat dan masyarakat, serta studi pustaka. Data dianalisis melalui model semiotika Barthes yang membedakan makna denotatif, konotatif, dan mitos. Triangulasi sumber dan metode digunakan untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap elemen Rumah Bolon memiliki simbolisme yang kuat. Bentuk atap menyerupai perahu melambangkan perjalanan hidup, tiang penyangga menandakan keteguhan dan prinsip habonaron do bona, tangga dan pintu masuk kecil mengajarkan kerendahan hati, sementara ukiran serta warna melambangkan kesuburan, keberanian, dan kekuatan spiritual. Tata ruang rumah mencerminkan solidaritas sosial, keterbukaan, dan kebersamaan. Selain itu, Rumah Bolon merepresentasikan kosmologi tiga dunia: dunia atas (spiritual), dunia tengah (manusia), dan dunia bawah (alam hewan dan roh pelindung). Kesimpulannya, Rumah Bolon merupakan teks budaya yang menyimpan nilai-nilai filosofis penting, seperti harmoni dengan alam, solidaritas sosial, dan penghormatan terhadap leluhur. Nilai tersebut masih relevan di era modern, sehingga pelestarian tidak hanya menekankan aspek fisik, tetapi juga makna simbolisnya. Revitalisasi makna Rumah Bolon dapat memperkuat identitas budaya masyarakat Simalungun sekaligus menjadi inspirasi dalam pengembangan arsitektur kontemporer berbasis kearifan lokal.
KESANTUNAN BERBAHASA GURU DAN SISWA PADA KEGIATAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS XI.A1 SMA NEGERI 9 PEKANBARU Rihan Naya Shabilla; Mangatur Sinaga; Charlina Charlina
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1016

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pematuhan kesantunan berbahasa guru dan siswa kelas XI.A1 SMA Negeri 9 Pekanbaru dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian ini adalah tuturan guru dan siswa yang mematuhi kesantunan berbahasa. Sumber data penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia yang mengajar di kelas XI.A1 dan siswa-siswi kelas XI.A1 SMA Negeri 9 Pekanbaru. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik rekam, teknik simak, dan teknik catat. Peneliti akan merekam percakapan selama proses pembelajaran, peneliti menyimak dengan seksama seluruh tuturan guru dan siswa yang ada dalam rekaman dan mencatat tuturan guru dan siswa yang teridentifikasi pematuhan maksim kesantunan berbahasa. Hasil penelitian ini adalah ditemukan sebanyak 26 tuturan guru yang mematuhi 6 maskim, yaitu makim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim kerendahan hati, maksim kesepakatan, dan maksim kesimpatian. Ditemukan 9 tuturan siswa ketika berinteraksi kepada guru yang mematuhi 3 maksim kesantunan berbahasa yaitu, maksim kebijaksanaan, maksim kerendahan hati, dan maksim kesepakatan. Sedangkan ditemukan juga 19 tuturan siswa ketika berinteraksi sesame siswa yang mematuhi 6 maksim kesantunan berbahasa. Tuturan guru dominasi mematuhi maksim kebijaksanaan, sedangkan siswa dominasi mematuhi maksim kesepakatan dan maksim kerendahan hati.