cover
Contact Name
Rifa Rahmi
Contact Email
rhyfmy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rhyfmy@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences)
ISSN : 23382147     EISSN : 26546485     DOI : -
Core Subject : Health,
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) STIKes Al-Insyirah Pekanbaru teregistrasi dengan nomor ISSN: 2338-2147. Jurnal ini memuat artikel kesehatan terutama lingkup kesehatan masyarakat (Promosi Kesehatan, Kesehatan Keselamatan Kerja, Epidemiologi, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Reproduksi, dan lain-lain). Al-Tamimi Kesmas merupakan salah satu jurnal yang dimiliki oleh STIKes Al-Insyirah Pekanbaru yang dipublikasi pada bulan Maret dan September setiap tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 229 Documents
HUBUNGAN MARKETING MIX DENGAN LOYALITAS PASIEN RAWAT JALAN DI RSPI PROF DR SULIANTI SAROSO Okky Octavianti; Sarah Geltri Harahap; Ludovikus; Tiara Zakiyah
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 13 No 2 (2024): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v13i2.2749

Abstract

Pendahuluan: Munculnya banyak rumah sakit di Indonesia semakin menimbulkan persaingan antar rumah sakit terutama dalam bidang pelayanan kesehatan. Dalam hal ini perlu mengimplementasikan suatu strategi pemasaran yaitu komponen utama bauran pemasaran seperti (produk, harga, tempat promosi, orang, proses dan bukti fisik). Tujuan: untuk mengetahui Hubungan antara Marketing Mix dengan Loyalitas Pasien Rawat Jalan di RSPI Prof Dr. Sulianti Saroso. Metode Penelitian: kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi: seluruh pasien rawat jalan dengan sampel 100 responden dengan Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil: ada hubungan pada dimensi produk (p value =0.001), dimensi harga (p value =0.040), dimensi tempat (p value= 0.001), dimensi promosi (p value = 0,020) dan tidak terdapat hubungan pada dimensi orang (p value = 1.000), dimensi proses (p value = 1.000), dan dimensi bukti fisik (p value = 1.000). Kesimpulan: terdapat hubungan antara marketing mix produk, harga, tempat dan promosi, serta tidak terdapat hubungan antara marketing mix dengan orang, proses, dan bukti fisik. Pendahuluan: Munculnya banyak rumah sakit di Indonesia semakin menimbulkan persaingan antar rumah sakit terutama dalam bidang pelayanan kesehatan. Dalam hal ini perlu mengimplementasikan suatu strategi pemasaran yaitu komponen utama bauran pemasaran seperti (produk, harga, tempat promosi, orang, proses dan bukti fisik). Tujuan: untuk mengetahui Hubungan antara Marketing Mix dengan Loyalitas Pasien Rawat Jalan di RSPI Prof Dr. Sulianti Saroso. Metode Penelitian: kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi: seluruh pasien rawat jalan dengan sampel 100 responden dengan Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil: ada hubungan pada dimensi produk (p value =0.001), dimensi harga (p value =0.040), dimensi tempat (p value= 0.001), dimensi promosi (p value = 0,020) dan tidak terdapat hubungan pada dimensi orang (p value = 1.000), dimensi proses (p value = 1.000), dan dimensi bukti fisik (p value = 1.000). Kesimpulan: terdapat hubungan antara marketing mix produk, harga, tempat dan promosi, serta tidak terdapat hubungan antara marketing mix dengan orang, proses, dan bukti fisik.
Hubungan Waktu Tunggu Dengan Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Cengkareng Tahun 2024 Andre Kirana; Sarah Geltri Harahap; Ria Efkelin
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 13 No 2 (2024): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v13i2.2752

Abstract

Kepuasan pasien termasuk bagian dari perasaan seseorang atau individu seperti contoh perasaan senang dan kecewa terhadap sesuatu yang didapat baik berupa jasa maupun barang sama seperti hal kepuasan pelayanan yang diterima dalam pelayanan kesehatan termasuk waktu tunggu di rumah sakit yang singkat maupun lambat dalama layanan rawat jalan dapat menjadi salah satu faktor dari kepuasan pasien. Tujuan: untuk mengetahui hubungan waktu tunggu dengan kepuasan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Cengkareng Tahun 2024. Metode penelitian: kuantitatif cross sectional study. Populasi: pasien rawat jalan dengan sampel 150 responden. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: menunjukan adanya hubungan waktu tunggu dengan kepuasan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Cengkareng Tahun 2024 dengan nilai P<0,000. Kesimpulan: terdapat hubungan waktu tunggu dengan kepuasan pasien rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Cengkareng.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP (IDL)PADA BALITA DI PUSKESMAS KOTO GASIB KABUPATEN SIAK Alhidayati; Risa Amalia; Syukaisih; Yessi Rilovita
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 13 No 2 (2024): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v13i2.2777

Abstract

Basic immunization is a form of effort to prevent infectious diseases to improve the quality of life. There are many factors that cause mothers to be unwilling to immunize their babies, namely internal factors such as lack of information, knowledge and maternal attitudes. Apart from internal factors, external factors also influence the provision of immunizations to toddlers, such as family support, access to services, the role of officers, culture and others. This study aims to determine the factors related to maternal behavior in providing complete basic immunization (IDL) to toddlers. This type of research is quantitative with a cross sectional research design. The population is 472 mothers with toddlers and a sample of 98 people. The sampling technique is cluster sampling. This type of data collection uses primary data, where this activity is carried out directly by distributing questionnaires and primary data. Data analysis is carried out univariately and bivariately using the Chi Square test. There is a relationship between knowledge, attitudes, information media, family support, access to services and the role of officers with providing complete basic immunization to toddlers (p.value <0,05). It is hoped that the Community Health Center will provide information in the form of counseling to mothers of toddlers about immunization with the aim of increasing the complete basic immunization coverage program for toddlers.
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN PENGELOLAAN NUTRISI PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS (GGK) YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD ARIFIN ACHMAD Epu Margi Astuti; Rahmaniza
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 13 No 2 (2024): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v13i2.2786

Abstract

World Health Organization (WHO) (2018) jumlah penderita penyakit gagal ginjal kronik diperikarakan sekitar 2 juta penduduk dunia yang terkena penyakit gagal ginjal dan peringkat ini ke-12 sebagai penyebab kematian bagi pengidapnya ERA EDTA Press release(2018) menyatakan bahwa terdapat sekitar 5,3 - 10,5 juta penduduk dunia yang mengalami gagal ginjal, jumlah ini terus meningkat seiring berjalannya waktu sekitar 5 – 7% per tahun. Hemodialisis merupakan metode terapi permanen atau jangka panjang yang digunakan untuk pasien dengan gagal ginjal sebagai terapi pengganti ginjalnya dengan harga terapi yang cukup mahal. Mengidentifikasi hubungan motivasi denganpengelolaan nutrisi pada pasien yang menjalani hemodialisis. jenis kuantitatif dengan survei analitik yang bertujuan untuk menganalisis hubungan variabel satu dengan variabel yang lain. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja RSUD Arifin Achmad. Populasi pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RSUD Arifin Achmad selama periode Mei 2021 – Juni 2021 berjumlah 90 pasien.. Hasil penelitian ini yaitu,  Mayoritas motivasi responden katagori tinggi 98.4%, Mayoritas pengelolaan nutrisi responden katagori kurang        baik 67.2%, Tidak ada hubungan antara motivasi dengan pengelolaan nutrisi pasien yang menjalani hemodialisis di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau dengan nilai p Value1,000> 0,05.
HUBUNGAN ANTARA PPE, WPS, BBS DAN KOMPETENSI WELDER TERHADAP PENERAPAN K3 BIDANG PEKERJAAN FABRIKASI LOGAM PADA PROSES WELDING Makomulamin; Nila Puspita Sari; Alfina Mutiara Sany
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 13 No 2 (2024): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v13i2.2799

Abstract

Welding is a high-risk job due to involving heat and electricity. To ensure the safety of workers at CV. Bengkel Las Adi Jaya, it is crucial to pay attention to the use of Personal Protective Equipment (PPE), the implementation of Welding Procedure Standard (WPS), Behavior Based Safety (BBS), and the competence of welders. This study aims to determine the correlation between the effectiveness of using Personal Protective Equipment (PPE), Welding Procedure Standard (WPS) specifications, Behavior Based Safety (BBS), and welder competence with the implementation of Occupational Safety and Health (OSH) in the welding process at Bengkel Las Adi Jaya. This is a quantitative analytical method with a cross-sectional design. The results showed a significant correlation between the effectiveness of using Personal Protective Equipment (PPE) with a p-value of 0.041, the implementation of WPS with compliance with OSH practices with a p-value of 0.000, and Welder Competence with a p-value of 0.039. However, no significant relationship was found between behavior-based safety (BBS) and OSH compliance. This study highlights the important role of technical factors such as PPE, WPS, and Welder Competence in ensuring workplace safety. This study recommends increasing the use of PPE, strict adherence to WPS, and continuous skill improvement for welders to create a safer working environment
HUBUNGAN KEPATUHAN TERAPI ARV TERHADAP VIRAL LOAD DAN INFEKSI OPORTUNISTIK Agus Alamsyah; Ikhtiyaruddin, Ikhtiyaruddin; Purba, Christine Vita Gloria
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 13 No 2 (2024): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v13i2.2800

Abstract

  HIV/AIDS merupakan salah satu penyakit menular tertinggi di Puskesmas Lima Puluh yaitu ada sebanyak 305 kasus. Dari jumlah tersebut pasien HIV yang sedang mendapat pengobatan ARV sebanyak 204 orang (66,9%) dan sebanyak 102 (50%) pasien yang tidak patuh terhadap terapi ARV. Menurut hasil pemeriksaan viral load, diperoleh 86,3% pasien HIV dengan viral load tersupresi dan 13,7% tidak tersupresi. Viral load yang tersupresi sangat penting untuk menjaga kesehatan mereka sendiri dan menurunkan risiko penularan HIV kepada orang lain. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kepatuhan terapi ARV terhadap Viral Load dan Infeksi Oportunistik. Jenis penelitian kuantitatif analitik observasional dengan desain studi potong lintang. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien HIV yang sedang menjalani pengobatan ARV di Puskesmas Limapuluh Kota Pekanbaru tahun 2024 berjumlah 204 pasien. Besaran sampel dengan alpha 5% sebesar 84 responden, dengan teknik Simple random sampling. Pengumpulan data Kepatuhan Terapi dengan wawancara menggunakan kuesioner sementara untuk pengumpulan data viral load dan infeksi oportunistik menggunakan data sekunder. Analisis bivariat menggunakan uji qhi square. Hasil penelitian diketahui tidak ada hubungan Kepatuhan terapi ARV dengan Viral Load (p value 0,09) namun  Odds Viral Load tidak patuh terapi ARV 2,5 kali lebih tinggi dibandingkan yang patuh terapi ARV (POR = 2,5; CI 95% = 0,9 -6,7). Kepatuhan terapi ARV berhubungan dengan Infeksi Oportunistik (P value =0,013). Odds Infeksi Oportunistik pada yang tidak patuh terapi ARV 3,8 kali lebih tinggi dibandingkan yang patuh terapi ARV. Disarankan agar penderita HIV-AIDS dapat mematuhi Terapi ARV sehingga  dapat menurunkan kadar viral load dan mencegah infeksi oportunistik.    
Patriarki dan Kesehatan pada Ibu yang Memiliki Balita Restianingsih Putri Rahayu; Anjeli Ratih Syamlingga Putri; Fitriyani Bahriyah; Izzawati Arlis
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 13 No 2 (2024): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v13i2.2803

Abstract

Patriarchy is a social system that places men as the main power holders and domination in various roles in society and households. Patriarchy requires wives or mothers to be responsible for domestic affairs and taking care of children. Mothers are one of the groups that are vulnerable to mental health problems, especially depression. The purpose of this study was to determine the relationship between patriarchy and the mental health of mothers who have toddlers, especially in terms of depression as measured by DASS 42. This research method is a quantitative study with a cross-sectional research design. The research sample used a total sampling of 37 mothers who have toddlers in Rawa Bangun Village, Rengat District, Indragiri Hulu Regency, Riau Province. The results of the DASS 42 measurement on the aspect of depression showed that the majority of mothers of toddlers were in the normal range, namely 19 people (51.4%), mild category 8 people (21.6%), moderate 8 people (21.6%), severe 1 person (2.7%) and in the very severe range 1 person (2.7%). The one way ANOVA test showed a p-value of 0.853, which means there is no relationship between patriarchy and the mental health of mothers with toddlers in terms of depression.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMSI VITAMIN A PADA IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANDAU JAYA Dona Martilova; Lely Indriany Saragih
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 13 No 2 (2024): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v13i2.2817

Abstract

Kekurangan vitamin A di masa nifas dapat membuat ibu beresiko terhadap penyakit, ibu nifas membutuhkan kapsul vitamin A dosis tinggi.  Vitamin A memberikan banyak manfaat bagi ibu nifas yaitu meningkatkan produksi ASI, memperkuat imunitas pada bayi serta pemulihan kesehatan ibu akan lebih cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi Vitamin A pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Pandau Jaya Kabupaten Kampar tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pandau Jaya Kabupaten Kampar. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Juni-Agustus 2024. Populasi pada penelitian ini adalah ibu nifas dengan jumlah sampel 99 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah Quota Sampling dengan instrument kuesioner serta analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat faktor yang mempengaruhi konsumsi vitamin A yaitu pendidikan (p value=0,000), paritas (p value=0,000), pengetahuan (p value=0,000) dan sikap (p value=0,000) pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Pandau Jaya Kabupaten Kampar. Saran bagi ibu nifas diharapkan agar mereka meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya vitamin A bagi kesehatan mereka dan bayi. Ibu nifas sebaiknya berusaha menerapkan pola makan yang seimbang dan bergizi serta mengikuti program penyuluhan yang diadakan oleh puskesmas atau institusi kesehatan
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANDIANGIN KOTA BUKITTINGGI Nike Puspita Alwi; Nurul Annisa; Dwi Mutia Wenny
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 13 No 2 (2024): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v13i2.2819

Abstract

Dampak buruk stunting yakni kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal. Banyak hal yang berhubungan dengan kejadian stunting di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita usia 24-59 bulan yang berjumlah 1623 balita dengan sampel 94 balita di wilayah kerja Puskesmas Mandiangin Kota Bukittinggi dengan teknik Purposive Sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner ECLS-B Father Self-Administered Questionnaire untuk melihat dukungan ayah dan kuesioner Nilai Budaya dan Gaya Hidup oleh Cahyani et. al. untuk variabel Sosial Budaya terkait pemenuhan nutrisi Balita. Analisis bivariat data yang digunakan adalah dengan uji chi-square Test (a = < 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan usia ibu saat hamil (p = 0,044), ada hubungan dukungan ayah (p = 0,012), dan sosial budaya (p = 0,002), tidak ada hubungan jumlah anak (p = 0,796) dan pendapatan keluarga (p = 0,654) dengan kejadian stunting. Dapat disimpulkan usia ibu saat hamil, dukungan ayah dan sosial budaya pemenuhan nutrisi merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Sementara jumlah anak dan pendapatan keluarga bukanlah faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Diharapkan perawat dan nakes dapat meningkatkan penyuluhan tentang stunting dan yang mempengaruhinya pada ibu di wilayah kerja Puskesmas Mandiangin.
FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP AKTIVITAS FISIK PADA REMAJA Agustin Dwi Syalfina; Elyana Mafticha; Aisyah Dewani Putri; Dian Irawati; Sari Priyanti; Wiwit Sulistyawati
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 13 No 2 (2024): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v13i2.2825

Abstract

Aktivitas fisik yang tidak dilakukan secara rutin dapat meningkatkan berbagai risiko penyakit tidak menular, salah satunya yaitu penyakit jantung, stroke, hipertensi, obesitas, dan diabetes mellitus. World Health Organization (WHO) memperkirakan lebih dari 80% populasi remaja di dunia kurang aktivitas secara fisik dan di Indonesia proporsi aktivitas fisik kurang yaitu 35,5% pada usia ≥10 tahun. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor yang mempengaruhi aktivitas fisik pada remaja di MAN 2 Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional, dengan teknik proportionate stratified random sampling yang jumlah sampelnya 126 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner yang dibuat oleh peneliti dan diisi oleh responden. Data yang terkumpul diolah dengan menggunakan uji statistik untuk dianalisa dengan uji chi square dengan α 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden dengan jenis kelamin perempuan sebanyak 64,3%, sebagian besar responden dengan motivasi negatif sebanyak 52,4%, sebagian besar responden dengan dukungan teman positif sebanyak 51,6%, sedangkan hampir setengahnya responden dengan aktivitas fisik ringan sebanyak 36,5%. Hasil uji chi square menunjukkan bahwa ada pengaruh jenis kelamin dengan aktivitas fisik (p value 0,000), ada pengaruh motivasi dengan aktivitas fisik (p value 0,000), dan ada pengaruh dukungan teman dengan aktivitas fisik (p value 0,000). Jenis kelamin, motivasi, dan dukungan teman berpengaruh dengan aktivitas fisik.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 2 (2025): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 14 No 1 (2025): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 13 No 2 (2024): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 13 No 1 (2024): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 12 No 2 (2023): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 12 No 1 (2023): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 11 No 2 (2022): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 11 No 1 (2022): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 10 No 2 (2021): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 10 No 1 (2021): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 9 No 2 (2020): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Scie Vol 9 No 1 (2020): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Scie Vol 8 No 2 (2019): Al-Tamimi Kesmas : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 8 No 1 (2019): Al-Tamimi Kesmas : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 7 No 2 (2018): Al-Tamimi Kesmas : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 5 No 2 (2016): Al-Tamimi Kesmas : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci More Issue