cover
Contact Name
Rifa Rahmi
Contact Email
rhyfmy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rhyfmy@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences)
ISSN : 23382147     EISSN : 26546485     DOI : -
Core Subject : Health,
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) STIKes Al-Insyirah Pekanbaru teregistrasi dengan nomor ISSN: 2338-2147. Jurnal ini memuat artikel kesehatan terutama lingkup kesehatan masyarakat (Promosi Kesehatan, Kesehatan Keselamatan Kerja, Epidemiologi, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Reproduksi, dan lain-lain). Al-Tamimi Kesmas merupakan salah satu jurnal yang dimiliki oleh STIKes Al-Insyirah Pekanbaru yang dipublikasi pada bulan Maret dan September setiap tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 229 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA STUNTING DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS TUMBANG TALAKEN Muslihani; Novita Dewi Iswandari; Sarkiah; Hairiana Kusvitasari
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 14 No 1 (2025): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v14i1.2529

Abstract

Stunting terus menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama secara global. Permasalahan stunting di Indonesia menurut laporan yang dikeluarkan oleh UNICEF yaitu diperkirakan sebanyak 7,8 juta anak mengalami stunting. Faktor penyebab stunting terdiri dari ekonomi. Untuk mengetahui Faktor-Faktor yang mempengaruhi terjadinya Stunting di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tumbang Talaken. Penelitian Kuantitatif Desain penelitian yang digunakan adalah case control dengan populasi 112 dan sampel 45 ibu yang memiliki balita berusia 24-60 bulan. Terdapat 15 ibu sebagai kasus dan 30 ibu sebagai kontrol. Analisis yang digunakan adalah chi square. Didapatkan mayoritas responden dengan tinggi badan >150cm yaitu tidak berisiko (98%), tidak memberikan ASI eksklusif yaitu (89%), status ekonomi tinggi (53,4%) dan terdapat responden dengan stunting yaitu (33,4%%). hasil uji chi square tidak ada pengaruh tinggi badan ibu dengan kejadian stunting (p-value 0.808), terdapat pengaruh pemberian ASI eksklusif (p-value 0.005), dan status ekonomi terhadap kejadian stunting (p-value 0.001). Faktor yang mempengaruhi terjadinya stunting adalah faktor pemberian ASI Eksklusif dan status ekonomi. faktor-faktor kejadian stunting ini dapat menjadikan masyarakat khususnya ibu yang memiliki balita ldapat perduli dan dapat mengetahui hal yang menjadi faktor terjadinya stunting Kata Kunci: Stunting, ASI Eksklusif, Status Ekonomi, Tinggi Badan Ibu
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PENGUNAAKSEPTOR KB TERHADAP KONTRASEPSI IMPLANTDI PUSKESMAS DARUL AZHAR Ruth Hidayani Sijabat; Laurensia Yunita; Siti Noor Hasanah; Elvine Ivana Kahubung
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 14 No 1 (2025): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v14i1.2530

Abstract

Puskesmas Darul Azhar merupakan salah satu Puskesmas di Kabupaten Tanah Bumbu dengan jumlah penduduk 17.715 jiwa. WUS di Puskesmas Darul Azhar sebanyak 6.643 jiwa, dan yang menggunakan suntik 45,2%, Pil 33,5%, IUD 6,1%, Kondom 4,5%, dan Implant 7,4%. Penggunaan kontrasepsi implant dari tahun sebelumnya mengalami penurunan sebesar 1,7% (Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu, 2021). Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat pengguna akseptor KB terhadap kontrasepsi implant di Puskesmas Darul Azhar di Kabupaten Tanah Bumbu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Dengan teknik pengambilan sampel Accidental Sampling sehingga diperoleh 30 responden sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder dengan analisis chi-square dalam pengolahan data dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Diperoleh nilai usia dengan minat Ibu ρ = 0,045< α (0,05), paritas dengan minat ibu ρ = 0,030< α (0,05), pengetahuan dengan minat ρ = 0,024< α (0,05), pendidikan dengan minat ibu ρ = 0,004< α (0,05). Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara usia, paritas, pengetahuan dan Pendidikan dengan minat terhadap kontrasepsi implant. Faktor-faktor yang mempengaruhi minat pengguna akseptor KB terhadap kontrasepsi implant adalah usia, paritas, pengetahuan dan pendidikan.
HUBUNGAN INTERAKSI IBU HAMIL DENGAN TENAGA KESEHATAN TERHADAP KEPATUHAN MENGKONSUMSI TABLET BESI (FE) Mustadiah; Susanti Suhartati; Sismeri Dona; Meldawati
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 14 No 1 (2025): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v14i1.2536

Abstract

Di Indonesia pada tahun 2013 sebanyak 37,1% ibu hamil anemia dan tahun 2018 meningkat menjadi 48,9% (Riskesdas, 2018). Kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe merupakan prilaku yang terwujud karena adanya pengetahuan, keyakinan, dan dorongan oranglain yang didapat melalui proses interaksi. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara interaksi ibu hamil dengan tenaga kesehatan terhadap kepatuhan mengkonsumsi tablet besi (fe) di wilayah kerja Puskesmas Perawatan Pagatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survei analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Dengan teknik total sampling sehingga diperoleh sampel 45 responden. Menggunakan analisis chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Penelitian ini menunjukan ibu hamil dengan interaksi baik 31,1%, cukup 24,4%, dan kurang 44,4%. Kepatuhan mengkonsumsi Fe 46,7% patuh dan 53,3% tidak patuh. Hasil uji statistik Chi Square didapatkan nilai ρ = 0,000 < α 0,050. Ada hubungan interaksi ibu hamil dengan tenaga kesehatan terhadap kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe. Dalam proses interaksi ibu hamil mendapatkaan informasi tentang pentingnya mengkonsumsi tablet tambah darah secara teratur sehingga dapat memberikan dorongan untuk patuh mengkonsumsi tablet (Fe).
Hubungan tingkat kecemasan dan intensitas shalat tahajud pada jamaah haji yang mengalami hipertensi di yogyakarta Eska Agustin Putri Susanti; Baiq Rohaslia Rahdiana; Yaltafit Abror Jeem
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 14 No 1 (2025): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v14i1.2911

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit yang umum terjadi di masyarakat dan angka kejadian hipertensi pada jamaah haji cenderung tinggi.  Kondisi ini dapat memberikan dampak negative bagi jamaah haji, antara lain menurunkan kondisi fisik dan rasa lelah yang kemudian dapat memicu rasa cemas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan intensitas sholat tahajud pada jamaah haji yang mengalami hipertensi di Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif-analitis dengan metode cross-sectional. Data dikumpulkan dari jamaah haji yang terdaftar di KBIH (Kantor Berita Islam dan Haji) di Daerah Istimewa Yogyakarta. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner DASS-42 untuk mengukur tingkat kecemasan dan instrumen intensitas shalat Tahajud untuk mengukur intensitas shalat tahajud. Analisis statistik yang digunakan meliputi analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil: Sebagian besar responden (94,7%) mempunyai tingkat kecemasan normal, sedangkan 5,3% mengalami tingkat kecemasan ringan. Terkait intensitas salat Tahajud, sebagian besar responden (84,2%) memiliki intensitas rendah, sedangkan 15,8% memiliki intensitas tinggi. Namun analisis bivariat tidak menemukan hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan intensitas shalat Tahajud jamaah haji di Yogyakarta. Kesimpulan: Tidak ditemukan hubungan signifikan pada penelitian ini, hasil tersebut dapat memberikan informasi penting bagi promosi kesehatan dan penatalaksanaan komprehensif bagi jamaah haji yang mengalami hipertensi. Kata Kunci:  Tingkat Kecemasan, Intensitas Shalat Tahajud, Jamaah Haji, Hipertensi
POTENSI EKSTRAK BUNGA PISANG KEPOK (MUSA PARADISIACA L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN DENGAN METODE DPPH (1,1-DIFENIL-2-PIKRILHIDRAZIL) Farisya Nurhaeni; Amelia Handayani Burhan; Fydika Nurul Riani Sumarjo; Aditya Fitriasari
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 14 No 1 (2025): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v14i1.2917

Abstract

Kepok banana flower has potential as an antioxidant so it can inhibit free radical activity. Previous research stated that banana flower extract (Musa acuminate) has an IC50 value of 13.21 µg/ml, which means it has very strong antioxidant activity. Therefore, a study was carried out to fractionate the ethanol extract of kepok banana flowers and determine the antioxidant activity of each of these fractions. It is hoped that with this research a purer fraction will be obtained to increase the antioxidant activity. Extraction was carried out by maceration using 96% ethanol, while fractionation was carried out by chloroform. Testing the antioxidant activity using the DPPH method with UV-VIS spectrophotometry. The wavelength used is 517 nm. Extraction was carried out on 30 grams of kepok banana flower powder with 96% ethanol solvent so that 1.27 grams of the thick extract was obtained. Fractionation was carried out on 500 mg of ethanol extract from kepok banana flowers which produced 0.21 gram of soluble fraction and 0.28 gram of chloroform insoluble fraction. The results showed that the IC50 values of ethanol extract, soluble fraction and chloroform insoluble fraction of kepok banana flower extract were 26.00 µg/ml, 236.17 µg/ml, and 18.70 µg/ml respectively. It can be concluded that the ethanol extract and chloroform insoluble fraction of kepok banana flowers have very strong antioxidant activity, while the chloroform soluble fraction has weak antioxidant activity.
PERBEDAAN ANTROPOMETRI BAYI BARU LAHIR ANTARA IBU HAMIL YANG MELAKUKAN PRENATAL YOGA DAN SENAM HAMIL Imelda Fitri; Della Ardina; Sara Herlina
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 14 No 1 (2025): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v14i1.2919

Abstract

The incidence of anxiety among pregnant women in Indonesia reaches 28.7%, with moderate anxiety occurring in pregnant women nearing childbirth. Excessive maternal anxiety increases stress hormone levels, affecting the fetus, such as increasing the risk of preterm birth and low birth weight. Objective: To determine the differences in anthropometry (weight, length, and head circumference) of newborns between pregnant women practicing prenatal yoga and those participating in pregnancy exercises in Sungai Asam Village, Reteh District. Method: This study uses a quasi-experimental method with a two-group posttest design. The study was conducted in May-June 2024 in Sungai Asam Village, Reteh District. The research instruments included prenatal yoga checklist sheets, pregnancy exercise guides, and delivery reports. The sampling technique used was purposive sampling with 28 samples (14 for prenatal yoga intervention and 14 for pregnancy exercise intervention). Data analysis techniques included univariate and bivariate analysis using Independent T-test and Mann-Whitney test in SPSS 25. Results: The study showed no differences in anthropometry (weight, length, and head circumference) of newborns between pregnant women practicing prenatal yoga and those participating in pregnancy exercises. The weight of newborns had a p-value of 0.113, body length had a p-value of 0.464, and head circumference had a p-value of 0.978. Conclusion: Prenatal exercise (prenatal yoga and pregnancy exercises) is beneficial in optimizing fetal growth and development, as indicated by the newborns’ anthropometric measurements (weight, length, head circumference) within normal limits.
Hubungan Penghasilan, Kelompok Umur, Tingkat Pendidikan dan Status Pekerjaan Terhadap Kepemilikan Asuransi Kesehatan di Kota Bogor Eka Putri Rahayu; M. Zakki Saefurrohim
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 14 No 1 (2025): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v14i1.2920

Abstract

A Health insurance is a form of insurance designed to ease the financial burden due to changes in health. As of Q1 2023, Indonesia has 136 insurance companies consisting of 2 social insurance, 2 mandatory insurance, 72 general insurance, 53 life insurance and 7 reinsurance companies. The percentage of Bogor city residents who have health insurance in the form of BPJS health is 56.49%, Jamkesda/private insurance/Company is 7.91% in 2021. The absence of health insurance can be a poverty trap. In addition, the absence of health insurance will affect the utilization of health services, health expenditure and health status. This study aims to determine the relationship between income, age group, education level and employment status to health insurance ownership in the city of Bogor. This study is a further analysis by utilizing data from the Cohort Study of Non-Communicable Disease Risk Factors (NCDs) in Bogor City in 2018 from the Ministry of Health of the Republic of Indonesia. The design of this study is Cross Sectional. Respondents registered in the 2018 Bogor City NCD cohort study amounted to 3,784 respondents with the analysis test used was Chi Square. Ownership of health insurance in Bogor City is significantly influenced by income, age group, education level, and employment status, with each variable having a p-value <0.05. The results of this study can be the basis for developing more effective policies and programs to improve access to health services and community welfare  
ANALISIS CAPAIAN PROGRAM KESEHATAN JIWA DI PUSKESMAS LANGSAT KOTA PEKANBARU Kharisma Yuhana; Emy Leonita; Novita Rany; Harvandy Anwir
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 14 No 1 (2025): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v14i1.2925

Abstract

Kesehatan Jiwa (menurut WHO). Merupakan kondisi kesejahteran mental individu yang mampu menggunakan kapasitas dirinya secara optimal termasuk dalam menghadapi situasi stres dalam kehidupan, mampu berkerja secara efisien, dan mampu memberikan kontribusi positif di lingkungannya, Masalah kesehatan menjadi salah satu fokus kesehatan yang harus segera ditangani oleh pemerintah Indonesia. Masalah kesehatan jiwa yang paling banyak yaitu bipolar sebanyak 60 juta kasus, dimensia sebanyak 47,5 juta kasus, depresi sebanyak 35 juta kasus dan skizofrenia sebanyak 21 juta kasus, penelitian tertarik untuk membuat laporan residensi dengan judul Upaya Promotif Dan Preventif Kesehatan Jiwa. Metode penelitian yaitu desain kualitatif dengan desain deskriptif dan menggunakan analisis tematik. penulis menemukan beberapa masalah yang terdapat di Puskesmas Langsat Kota Pekanbaru, yaitu sebagai berikut: a. Rendahnya Cakupan Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Jiwa, b. Stigma Masyarakat Tentang Kesehatan Jiwa, c. Belum adanya media edukasi promosi kesehatan, d. Keterbatasan Fasilitas dan Infrastruktur, e. Kurangnya Program pencegahan dan promosi kesehatan.
PERIOPERATIF ANESTESI PADA NEFROLITOTOMI DENGAN ASD DAN HIPERTENSI PULMONAL Muhammad Dwi Satriyanto; Rifa Yanti; Tengku Isni Yuli Lestari Putri; Tiara Alya Fauziyah
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 14 No 1 (2025): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v14i1.2933

Abstract

Nefrolitotomi merupakan prosedur pembedahan untuk menangani batu ginjal berukuran besar, terutama pada pasien dengan komorbiditas seperti defek septum atrium (ASD) dan hipertensi pulmonal. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh informasi atau gambaran yang nyata tentang pelaksanaan studi kasus pasien dengan nefrolitiasis, ASD low left to right shunt, dan hipertensi pulmonal yang menjalani nefrolitotomi dengan anestesi epidural dengan kombinasi lidokain 2% dan levobupivakain 0,5%. Jenis Penelitian Studi kasus deskriptif. Populasi dalam studi kasus pasien ASD dengan pendekatan yang terdiri dari pengkajian, penentuan diagnose keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi. Hasil studi kasus Pasien menunjukkan stabilitas hemodinamik yang baik selama prosedur dan fase pascaoperatif dengan pengawasan ketat. Penggunaan kombinasi kedua anestesi ini memberikan blok sensorik yang efektif dan kontrol nyeri yang optimal tanpa komplikasi berat.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Fungsi Rekam Medis di Rumah Sakit Prof. Dr. Tabrani Pekanbaru Tona Doli Silitonga
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 14 No 1 (2025): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v14i1.2950

Abstract

Data rumah Sakit Prof. Dr. Tabrani Pekanbaru rekam medis belum berfungsi sebagaimana mestinya sesuai dengan Depkes RI tentang pedoman penyelenggaraan dan prosedur rekam medis rumah sakit di Indonesia, karena sistem kerja yang masih merangkap dalam pengolahan rekam medis di rumah sakit Prof. Dr. Tabrani Pekanbaru, adapun pengelolaan rekam medis yang dilakukan terdiri dari salah satunya penerimaan pasien terjadinya pasien ngantri pada saat mendaftar pada siang hari, sedangkan pengolahan rekam medis terdiri dari assembling, coding, filling system, indeks, statistik dan pelaporan rumah sakit, analisa rekam medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Fungsi Rekam Medis di Rumah Sakit Prof. Dr. Tabrani Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, subjek penelitian yaitu Kepala Ruangan Unit Rekam Medis, Staf Rekam Medis, Personalia/HRD Rumah Sakit Prof. Dr. Tabrani Pekanbaru.Pengolahan data menggunakan triangulasi data, kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian bahwa fungsi rekam medis di rumah sakit Prof. Dr. Tabrani Pekanbaru belum terlaksana secara optimal hal ini disebabkan oleh beberapa factor yakni Sumber Daya Manusia yang hanya 1 orang petugas rekam medis yang berpendidikan D III rekam medis, SPO rekam medis yang belum berjalan dengan sebagaimana mestinya, Sarana dan Prasarana yang sudah mencukupi, pengolahan rekam medis yang belum terlaksana sesuai standar DepKes RI bahkan masih ada yang tidak terlaksana sama sekali, hal ini yang menyebabkan fungsi rekam medis belum optimal, uraian tugas petugas rekam medis masih belum sesuai dengan apa yang dilaksanakan saat ini, karena semua pekerjaan pengolahan data hanya dikerjakan oleh 1 orang rekam medis yang berpendidikan D III rekam medis.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 2 (2025): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 14 No 1 (2025): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 13 No 2 (2024): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 13 No 1 (2024): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 12 No 2 (2023): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 12 No 1 (2023): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 11 No 2 (2022): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 11 No 1 (2022): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 10 No 2 (2021): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 10 No 1 (2021): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 9 No 2 (2020): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Scie Vol 9 No 1 (2020): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Scie Vol 8 No 2 (2019): Al-Tamimi Kesmas : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 8 No 1 (2019): Al-Tamimi Kesmas : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 7 No 2 (2018): Al-Tamimi Kesmas : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci Vol 5 No 2 (2016): Al-Tamimi Kesmas : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci More Issue