cover
Contact Name
Umar
Contact Email
laodeumarpgmi@gmail.com
Phone
+6285253428815
Journal Mail Official
el.muhbibpgmiiaim@gmail.com
Editorial Address
Lantai III Institut Agama Islam (IAI) Muhammadiyah Bima Jl n. Anggrek No. 16 Ranggo Na'E Kota Bima NTB, Telp. 0374-44646, Fax. 0373-45267
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
eL.Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar
Published by IAI Muhammadiyah Bima
ISSN : 26141051     EISSN : 27165019     DOI : -
Core Subject : Education,
eL-Muhbib merupakan jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar dengan ISSN Print: 2614-1051, Online: 2716-5019, yang diterbitkan setiap dua kali setahun oleh Prodi S1 PGMI Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Muhammadiyah sejak tahun 2017 sebagai media informasi dan pembahasan seputar isu kekinian yang berkaitan dengan perkembangan akademik di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah. Hal lain yang menjadi fokus pembahasan dalam jurnal ini juga berkaitan dengan telaah konseptual dan hasil penelitian berkenaan dengan pendidikan dasar terutama dilingkup Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah. Secara spesifik ruang lingkup jurnal ini mengkhususkan pada bidang limu pendidikan dasar dalam berbagai disiplin ilmu dan perspektif, meliputi isu-isu: Kurikulum Pembelajaran SD/MI, Metodologi Pembelajaran SD/M, Pembelajaran PAI SD/MI, Pembelajaran IPA SD/MI, Pembelajaran IPS SD/MI, Pembelajaran Bahasa SD/MI, Pembelajaran matematikan SD/MI, Psikologi Perkembangan Siswa SD/MI, Pembentukan Karakter Siswa SD/MI, Assessment Pembelajaran Siswa SD/MI, Manajemen dan Sistem Kepemimpinan SD/MI, termasuk berkaiatan dengan etnogpedagogi Budaya dan Nilai Kaarifan Lokal di SD/MI.
Articles 411 Documents
POLA ASUH ORANG TUA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP SEMANGAT BELAJAR PESERTA DIDIKPADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MTS NEGERI 1 KABUPATEN GORONTALO Lolina Ongking; Said Subhan Posangi; Habibie Yusuf
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 10 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v10i1.7183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pola asuh orang tua serta implikasinya terhadap semangat belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Negeri 1 Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari kepala sekolah, guru Akidah Akhlak, orang tua, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua yang diterapkan di lingkungan keluarga peserta didik terdiri dari pola asuh demokratis, permisif, dan abai. Pola asuh demokratis cenderung memberikan dampak positif terhadap semangat belajar peserta didik karena ditandai dengan adanya perhatian, komunikasi, dan pengawasan yang seimbang. Sebaliknya, pola asuh permisif dan abai menunjukkan rendahnya keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak sehingga berdampak pada menurunnya disiplin dan semangat belajar peserta didik. Implikasi pola asuh orang tua terlihat pada variasi semangat belajar peserta didik, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Semangat belajar yang tinggi umumnya dimiliki oleh peserta didik dengan dukungan pola asuh demokratis, sedangkan semangat belajar rendah cenderung ditemukan pada peserta didik dengan pola asuh permisif dan abai.
ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENILAIAN MATEMATIKA: TINJAUAN PUSTAKA SISTEMATIS TENTANG TEKNOLOGI, FUNGSI, DAN DAMPAK PENDIDIKAN Dewi Sartika; Gede Ratnaya Syarifuddin; I Dewa Ayu Made Budhyani Syarifuddin
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 10 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v10i1.7185

Abstract

Artificial Intelligence (AI) telah menjadi salah satu inovasi teknologi yang berpotensi mentransformasi asesmen matematika melalui otomatisasi penilaian, pemberian umpan balik, dan personalisasi pembelajaran. Namun, perkembangan pesat teknologi AI, khususnya Generative Artificial Intelligence (GenAI) dan Large Language Models (LLMs), menuntut adanya kajian komprehensif mengenai pemanfaatannya dalam asesmen matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi teknologi AI yang digunakan dalam asesmen matematika, menganalisis fungsi-fungsi AI yang diterapkan, mengevaluasi dampaknya terhadap proses dan hasil pembelajaran, serta mengkaji tantangan dan peluang implementasinya. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Artikel diperoleh dari data Scopus dengan rentang publikasi tahun 2020–2026. Proses seleksi menghasilkan 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi AI yang dominan meliputi Natural Language Processing, Intelligent Tutoring Systems, Learning Analytics, Automated Grading Systems, serta Generative AI. Fungsi utama AI dalam asesmen matematika mencakup automated grading, automated feedback, formative assessment, personalized assessment, dan predictive assessment. Implementasi AI terbukti meningkatkan hasil belajar, kualitas umpan balik, efisiensi penilaian, dan personalisasi pembelajaran. Namun, tantangan terkait validitas asesmen, bias algoritma, integritas akademik, kesiapan guru, dan privasi data masih memerlukan perhatian. Temuan ini menunjukkan bahwa AI berpotensi menjadi mitra strategis dalam asesmen matematika yang lebih adaptif, efektif, dan berkelanjutan.
UPAYA GURU PAI DALAM MEMOTIVASI PESERTA DIDIK MENGHAFAL AL-QUR`AN JUZ 30 DI MAN 1 KOTAMOBAGU Nur Halidza Sangko; Hasyim Mahmud Wantu; Habibie Yusuf
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 10 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v10i1.7197

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya motivasi peserta didik dalam menghafal Al-Qur’an Juz 30 di MAN 1 Kotamobagu. Dalam pelaksanaannya, masih ditemukan peserta didik yang kurang konsisten dalam menyetor hafalan, mudah jenuh, mengalami kesulitan menjaga hafalan, serta terganggu oleh penggunaan handphone yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam memotivasi peserta didik menghafal Al-Qur’an Juz 30 serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru dilakukan melalui penanaman motivasi spiritual, pendampingan berkelanjutan, penguatan kepercayaan diri, pembinaan disiplin belajar, penerapan metode muraja’ah dan talaqqi, sistem saling menyimak hafalan, pemberian apresiasi, serta kerja sama dengan orang tua. Faktor pendukung meliputi minat peserta didik, lingkungan madrasah, dukungan teman sebaya, orang tua, dan kebijakan madrasah. Adapun faktor penghambat meliputi rasa malas, motivasi tidak stabil, perbedaan kemampuan, penggunaan handphone, dan keterbatasan waktu. Dengan demikian, peran guru PAI sangat penting dalam menjaga motivasi dan keberlanjutan hafalan peserta didik
PENGARUH KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KEAGAMAAN TERHADAP AKHLAK MULIA PESERTA DIDIK DI MAN 1 KOTA GORONTALO Listi Mutiara Mokoagow; Zohra Yasin; Sri Yunita Taligansing
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 10 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v10i1.7221

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembinaan akhlak mulia peserta didik melalui kegiatan keagamaan di lingkungan madrasah. Kegiatan ekstrakurikuler keagamaan dipandang sebagai salah satu sarana pembiasaan nilai-nilai Islam di luar pembelajaran formal, seperti kultum, One Day One Juz, pelatihan khatib dan imam, bakti sosial, serta kegiatan keagamaan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan ekstrakurikuler keagamaan terhadap akhlak mulia peserta didik di MAN 1 Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Sampel penelitian berjumlah 60 peserta didik yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler keagamaan, dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui angket dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, regresi linear sederhana, koefisien determinasi, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler keagamaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap akhlak mulia peserta didik, dengan nilai koefisien regresi 0,573, signifikansi 0,000 < 0,05, dan R Square 0,743. Dengan demikian, kegiatan ekstrakurikuler keagamaan berkontribusi kuat dalam membentuk akhlak mulia peserta didik.
PENGARUH MEDIA GAME MATH PLAYGROUND TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PERKALIAN KELAS III SDN SAMBIREJO 1 Nurlina Dita Kusumawati; Uci Ulfa Nur’Afifah; Novia Rahma Rista Utami
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 10 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v10i1.7223

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika materi perkalian siswa kelas III SDN Sambirejo 1 akibat pembelajaran yang cenderung konvensional (teacher-centered) menggunakan media lidi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Game Math Playground terhadap peningkatan hasil belajar matematika ranah kognitif materi perkalian pada siswa kelas III SDN Sambirejo 1. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode Eksperimen Semu (Quasi-Experimental Design) menggunakan rancangan Non-equivalent Control Group Design. Pengambilan sampel menerapkan teknik sampling jenuh yang melibatkan 28 siswa kelas III SDN Sambirejo 1 (kelas eksperimen) dan 25 siswa kelas III SDN Kauman 1 (kelas kontrol). Pengumpulan data menggunakan instrumen tes pilihan ganda sebanyak 40 butir soal yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan uji statistik inferensial parametrik melalui program IBM SPSS. Hasil analisis Independent Sample T-test dan Paired Sample T-test menunjukkan perolehan nilai signifikansi Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05, yang membuktikan adanya penolakan terhadap hipotesis nol (H0). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Game Math Playground memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar matematika materi perkalian siswa kelas III SDN Sambirejo 1.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MEDIA KODING UNPLUGGED BLOCKBLAST BERBASIS PUZZLE UNTUK MEMBENTUK KEMAMPUAN DASAR BERPIKIR KOMPUTASIONAL ANAK Nazwa Rahmadani; Dadan Nugraha; Aini Loita
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 10 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v10i1.7224

Abstract

Berpikir komputasional merupakan kemampuan yang krusial yang perlu dikembangkan sejak masa fondasi untuk mendukung kemampuan berpikir logis, dan pemecahan masalah. Namun, dalam praktiknya pembelajaran masih didominasi dengan penggunaan Lembar Kerja Anak (LKA) sehingga integrasi pengalaman belajar konkrit dan manipulatif belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangann media koding unplugged blockblast berbasis puzzle  untuk membentuk kemampuan dasar berpikir komputasional anak masa fondasi. Penelitian ini merupakan bagian dari taha analysis dan exploration dalam pendekatan Educational Design Research (EDR) dengan metode deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan pada satuan pendidikan yang menjadi fokus pada penelitian dengan melibatkan guru sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru memandang berpikir komputasional sebagai kemampuan krusial yang berkaitan dengan berpikir kritis dan pemecahan masalah; pembelajaran telah mengakomodasi unsur berpikir komputasional namun masih terbatas dengan penggunaan LKA; serta terdapat kebutuhan pengembangan media koding unplugged blockblast berbasis puzzle  yang konkret, menarik,  dan sesuai dengan perkembangan anak. Temuan ini menjadi dasar pengembnagan media pembelajaran yang inovatif dan mendukung pembentukan dasar berpikir komputasional anak pada masa fondasi.
EFEKTIVITAS MEDIA POP UP BOOK TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS PADA MATERI PERMASALAHAN LINGKUNGAN Defita Fitriani; Miratu Chaeroh; Novia Rahma Rista Utami
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 10 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v10i1.7226

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPAS pada materi permasalahan lingkungan di sekolah dasar disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang kurang menarik dan masih berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Pop-Up Book terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V MI PSM Paron. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental dan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas V MI PSM Paron yang terdiri atas 15 siswa kelas VA sebagai kelas eksperimen dan 15 siswa kelas VB sebagai kelas kontrol. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran menggunakan media Pop-Up Book, sedangkan kelompok kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda yang diberikan melalui pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, paired sample t-test, dan independent sample t-test dengan bantuan SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen setelah penggunaan media Pop Up Book. Hasil independent sample t-test memperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 dengan rata-rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 73,00 dan kelas kontrol sebesar 56,00. Dengan demikian, media Pop-Up Book berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS materi permasalahan lingkungan dan efektif meningkatkan pemahaman siswa dibandingkan pembelajaran konvensional.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL (CTL) BERBANTUAN MEDIA RODA BERPUTAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PENDIDIKAN PANCASILA KELAS II SDN KARANGBANYU 01 Soffy Aisyahrani; Nofita Lestariningsih; Uci Ulfa Nur’Afifah
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 10 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v10i1.7241

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas II SDN Karangbanyu 01 yang masih berada di bawah Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan Model Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) berbantuan media interaktif Roda Berputar terhadap hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 40 siswa kelas II SDN Karangbanyu 01 yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pemberian pretest dan posttest. Kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa penerapan model CTL berbantuan media Roda Berputar, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Data dianalisis menggunakan uji Independent Sample T-test dan Paired Sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen. Uji Independent Sample T-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05), sedangkan hasil uji Paired Sample T-test menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest pada kelas eksperimen (Sig < 0,05), serta tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada kelas kontrol (Sig > 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Kontekstual (CTL) berbantuan media Roda Berputar berpengaruh positif terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas II SDN Karangbanyu 01.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS NARASI MENGGUNAKAN MODEL PBL BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERSERI PADA SISWA KELAS IV Ahmad Faiz Muna; Rani Setiawaty; Janita Putri Dwihana; Wiwit Syafa&#039;atul Fadhilah
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 10 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v10i1.7256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuanmenulis naratif siswa kelas empat SD 2 Garung Lor melaluiimplementasi model Pembelajaran Berbasis Masalah yangdidukung oleh media gambar berurutan. Latar belakangpenelitian ini berakar pada rendahnya kemampuan menulisnaratif siswa, yang dibuktikan dengan nilai rata-rata kelashanya 63, yang berada di bawah Kriteria Pencapaian Belajar(KKTP) yang ditetapkan yaitu 70. Jenis penelitian yangdilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yangdilaksanakan selama dua siklus. Subjek penelitian terdiri dari15 siswa kelas empat, terdiri dari 8 perempuan dan 7 laki-laki.Pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi,wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakanmetode kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkanpeningkatan yang signifikan pada setiap siklus. Pada sikluspertama, nilai rata-rata kelas mencapai 69, dengan persentasekelengkapan klasik sebesar 66% (10 dari 15 siswa). Pada sikluskedua, nilai rata-rata meningkat menjadi 78, dengan persentasekelengkapan klasik sebesar 86% (13 dari 15 siswa). Peningkatandiamati di semua indikator keterampilan menulis, termasukrelevansi tema, koherensi alur cerita, penggambaran karakter,ketepatan kosakata, ketepatan kalimat, serta ketepatan ejaandan tanda baca. Oleh karena itu, penerapan modelPembelajaran Berbasis Masalah, yang dibantu oleh mediagambar berurutan, telah terbukti efektif dalam meningkatkanketerampilan menulis naratif siswa kelas empat sekolah dasar.
IDENTIFIKASI KEBUTUHAN BELAJAR KOLABORATIF MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DAN SENI BUDAYA SEBAGAI STRATEGI PENCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN PADA MATERI TEKS DRAMA Agustina Sri Wulandari; Misdah; Uyurin; Saidatul Kainanti; Agussalam
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 10 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v10i1.7362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran kolaboratif antara mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Seni Budaya pada materi teks drama di SMAN 1 Kota Bima.. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kebutuhan pembelajaran kolaboratif yang meliputi kebutuhan guru dalam koordinasi pembelajaran, penyusunan perangkat pembelajaran terpadu, strategi pembelajaran berbasis praktik, serta pengaturan waktu yang fleksibel. Selain itu, peserta didik membutuhkan pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan berbasis pengalaman langsung melalui kegiatan bermain peran dan pementasan drama. Penelitian ini juga menemukan adanya kebutuhan sarana dan prasarana pendukung, serta perlunya integrasi kurikulum dalam mendukung pembelajaran kolaboratif. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kolaboratif antara mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Seni Budaya merupakan kebutuhan yang relevan dalam pembelajaran teks drama. Kolaborasi ini menjadi dasar dalam menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, kontekstual, dan sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran aktif dan berpusat pada peserta didik.