cover
Contact Name
Didi Supriadi
Contact Email
didi.supriadi@ustjogja.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
didi.supriadi@ustjogja.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Media Manajemen Pendidikan
ISSN : 2622772X     EISSN : 26223694     DOI : -
Core Subject : Education,
Media Manajemen Pendidikan merupakan wadah publikasi ilmiah dalam bidang kependidikan dan manajemen pendidikan yang berasal dari hasil penelitian ataupun kajian teori. Jurnal ini diterbitkan tiga kali dalam satu volume (tiap tahun) yaitu Februari, Juni, dan Oktober oleh Program Studi Manajemen Pendidikan, Direktorat Pascasarjana Pendidikan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Media Manajemen Pendidikan menerbitkan naskah-naskah ilmiah dalam cakupan bidang Kependidikan dan Manajemen Pendidikan yang memuat penelitian inovatif, pengembangan, dan best practice dalam manajemen pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 305 Documents
Integrasi Peran Madrasah Dan Keluarga Dalam Manajemen Tahfidz di MI Darul Quran Wonosari Gunungkidul Mujiyana Mujiyana
Media Manajemen Pendidikan Vol 3 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmp.v3i1.4642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan, pergorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan melalui pengintegrasian peran Madrasah dan Keluarga dalam manajemen tahfidz . Selain itu, untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat proses integrasi peran Madrasah dan Keluarga dalam mendukung manajemen tahfidz serta cara mengatasinya.Penelitian ini dilakukan di MI Darul Qur’an Wonosari Gunungkidul dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pada pendekatan ini, peneliti membuat suatu gambaran kompleks, meneliti kondisi dilapangan, menyusun laporan rinci dari pandangan responden, dan melakukan studi pada situasi yang alami. Data yang diperoleh adalah data deskriptif berupa kata-kata tertulis maupun lisan dari responden yang diamati.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) peran madrasah dan keluarga dalam manajemen tahfidz sudah terintegrasi dengan baik melalui perencanaan dalam kurikulum yang ada..(2) Faktor   pendukung  ketercapaian integrasi peran madrasah dan keluarga dalam manajemen tahfidz ini yaitu: lingkungan yang kondusif, manajemen waktu, SDM pendamping tahfidz, keseriusan keluarga. (3) Sedangkan faktor penghambat integrasi peran madrasah dan keluarga dalam manajemen tahfidz adalah: sarana prasarana yang kurang lengkap, banyak siswa yang tidak tinggal di asrama, belum seluruh orang tua aktif mendampingi tahfidz anaknya. (4) Cara mengatasi hambatan: pertemuan dengan orang tua untuk membahas pelaksanaan tahfidz, siswa diasramakan. 
Manajemen Profesionalisme Guru TK Ditinjau dari Motivasi Berprestasi, Kompetensi dan Pengalaman Mengajar Nuryani Nuryani; Supriyoko Supriyoko
Media Manajemen Pendidikan Vol 3 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmp.v3i1.3563

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui menejemen mutu pembelajaran ditinjau dari motivasi berprestasi, kompetensi, dan pengalaman mengajar terhadap profesionalisme Guru TK di Kecamatan Pandak Kabupaten Bantul. Jenis penelitian  adalah penelitian survey dengan metode cross-sectional. Populasi penelitian adalah guru TK di Kecamatan Pandak Bantul sebanyak 130 orang. Sampel penelitian sebanyak 78 responden ditentukan dengan menggunakan proporsional random sampling. Analisa data adalah analisa korelasi. Metode pengumpulan data yaitu angket dan dokumentasi. Ada kontribusi positif dan signifikan antara motivasi berprestasi, kompetensi, dan pengalaman mengajar secara simultan dan parsial terhadap profesionalisme Guru TK di Kecamatan Pandak Kabupaten Bantul ditinjau dari manajemen mutu pembelajaran. Hasil menujukkan bahwa apabila terjadi peningkatan motivasi berprestasi, kompetensi, dan pengalaman mengajar secara simultan ataupun parsial, maka profesionalisme Guru TK di Kecamatan Pandak Kabupaten Bantul akan cenderung mengalami peningkatan juga. Profesionalisme Guru TK yang dapat dijelaskan oleh motivasi berprestasi, kompetensi, dan pengalaman mengajar adalah sebesar 40,21%. Profesionalisme Guru TK dapat ditingkatkan melalui program pemberian reaward, pelatihan kompetensi mengajar, serta sertifikasi secara berkala bagi para guru TK.
Manajemen Kemitraan Sekolah dan Dunia Industri Dalam Penyerapan Lulusan SMK Janu Triwahyudi
Media Manajemen Pendidikan Vol 3 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmp.v3i1.4323

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai manajemen kemitraan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, kendala-kendala, serta penyerapan lulusan kemitraan antara SMK Muhammadiyah 1 Playen Dengan Industri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitiannya adalah Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, Ketua Kompetensi Keahlian, serta Manajer Training dari pihak industri. Objek penelitian adalah manajemen kemitraan antara SMK Muhammadiyah 1 Palyen Dengan Industri. Data diperoleh dengan cara wawancara dengan narasumber, observasi partisipasi pasif dan dokumentasi. Instrumen penelitian adalah peneliti yang dibantu dengan pedoman wawancara dan pedoman dokumentasi. Teknik analisis menggunakan interactive model yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman meliputi; pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa; (1) Pelaksanaan kemitraan antara SMK Muhammadiyah 1 Playen dengan Industri dibagi dalam tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pola kemitraan yang terbentuk adalah pola kemitraan produktif, sedangkan model kemitraannya adalah mutualism partnership; (2) Kendala yang dihadapi biaya pengadaan fasilitas pembelajaran yang besar, bantuan fasilitas dari DU/DI kurang optimal, serta formasi lowongan yang liner dengan jurusan masih terlalu sedikit banyak siswa bekerja tidak sesuai jurusany, Usaha yang sudah dilakukan untuk mengembangkan kemitraan diantaranya menguatkan koordinasi antar mitra, melakukan berbagai inovasi, membangun fasilitas belajar yang menyerupai DU/DI di sekolah, serta membuka service center di lingkungan sekolah. Sedangkan usaha yang perlu dilakukan ke depan diantaranya memperkuat komunikasi, melakukan kajian dan evaluasi lebih lanjut, serta sekolah mencari perusahaan baru untuk bermitra guna memperbanyak jaringan untuk meyerap lulusan sesuai jurusan; (3) Hasil penelusuran lulusan yang berkerja dengan persertase dari hasil data sebagai berikut; tahun 2016 (61,8%) , tahun 2017 ( 70,5%), tahun 2018 ( 81,59 % ), sedangkan lulusan yang terserap tidak sesuai dengan jurusannya tahun 2016 ( 70, 2 % ), tahun 2017 ( 68,2 %),  tahun 2017 ( 66 % ). Dengan manajemen kemitraan yang baik ini menunjukan adanya peningkatan penyerapan rata-rata 10% pertahun sedangkan linieritas juga mengalimi peningkatan rata-rata 2% pertahun. 
Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Akademik Di SMK Nasional Berbah Sleman Rejchan Hanafi
Media Manajemen Pendidikan Vol 3 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmp.v3i1.5029

Abstract

Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) bagaimana pengembangan, simdik 2) faktor pendukung dan penghambat Sistem Informasi Manajemen Akademik (SIMDIK) Di SMK Nasional, Berbah, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMK Nasional Berbah Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode pengumpulan data menggunakan hasil wawancara, observasi dan dokumentasi, analisis yang digunakan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pengembangan SIMDIK didasarkan pada faktor kelemahan pada Tabel 4.2 yaitu sumber daya manusia, kualifikasi program, analis, operator, dan manajer database sistem informasi akademik dan  kecukupan jumlah, kemampuan dan tanggung jawab dari programmer, analis, operator, dan manajer SIA. Berdasarkan pengembangan SIMDIK, ditemukan beberapa faktor yang mendukung dan menghambat proses pengembangan di SMK Nasional Berbah. Faktor yang mendukung dalam pengembangan SIMDIK meliputi sarana prasarana, sumber data, dan program. Sedangkan faktor yang menghambat dalam pengembangan SIMDIK adalah sumber daya manusia.
Manajemen Bengkel Kriya Kulit Dalam Upaya Pengembangan Mutu Pembelajaran Di SMK Mianto Rohmadi
Media Manajemen Pendidikan Vol 3 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmp.v3i1.3678

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui (1) manajemen bengkel kriya kulit ditinjau dari: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan; (2) mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat manajemen bengkel kriya kulit di SMK Negeri 1 kalasan dalam upaya pengembangan mutu pembelajaran; dan (3) mengetahui hasil dari penerapan manajemen bengkel kriya kulit. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 kalasan. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan analisis dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif meliputi pengumpulan data, reduksi data, menampilkan data dan verifikasi data. Hasil penelitian : (1) manajemen bengkel kriya kulit ditinjau dari (a) perencanaan dilakukan dengan baik seperti pengadministrasian, pengusulan, pengadaan mesin, alat-alat dan bahan, program kerja bengkel kriya kulit; (b) pengorganisasian bengkel kriya kulit tersusun dengan baik mulai dari ketua kompetensi keahlian, ketua bengkel, guru mata pelajaran, dan toolman; (c) pelaksanaan sudah dilakukan dengan baik; (d) pengawasan dilakukan secara integritas dan terpadu oleh seluruh komponen sekolah. (2) faktor-faktor pendukung meliputi : guru yang kompeten, sarana dan prasarana yang mendukung, siswa yang antusias, jadwal pratikum sistem blok, dan kerjasama dengan DUDI, faktor penghambatnya dari pencairan dana yang sedikit lambat. (3) hasil penerapan manajemen bengkel kriya kulit yaitu prestasi juara, kepercayaan dari DUDI, dan outpunya terserap baik oleh dunia industri.
Kontribusi Kemampuan Manajerial Kepala Sekolah, Motivasi Guru, dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar Riesti Cahyaningrum
Media Manajemen Pendidikan Vol 3 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmp.v3i1.4633

Abstract

Tujuan penelitian ini meliputi: (1) Untuk mengetahui kontribusi kemampuan manajerial kepala sekolah, motivasi guru; dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru Sekolah Dasar se-Kecamatan Galur Kulon Progo, (2) Untuk mengetahui kontribusi kemampuan manajerial kepala sekolah terhadap  kinerja guru Sekolah Dasar se-Kecamatan Galur Kulon Progo; (3) Untuk mengetahui kontribusi motivasi guru terhadap  kinerja guru Sekolah Dasar se-Kecamatan Galur Kulon Progo; dan (4) Untuk mengetahui kontribusi lingkungan kerja terhadap  kinerja guru Sekolah Dasar se-Kecamatan Galur Kulon Progo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Variabel penelitian ini adalah kinerja guru, manajerial kepala sekolah, motivasi guru, dan lingkungan kerja. Populasi dalam penelitian adalah semua guru Sekolah Dasar se Kecamatan Galur Kulon Progo. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik proportional random sampling, sehingga berjumlah 162 guru. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil analisis data maka diperoleh kesimpulan: (1) Kemampuan manajerial kepala sekolah, motivasi guru, dan lingkungan kerja berkontribusi positif sebesar 50,16% terhadap kinerja guru Sekolah Dasar se-Kecamatan Galur Kulon Progo; (2) Kemampuan manajerial kepala sekolah berkontribusi positif sebesar 12,69% terhadap kinerja guru Sekolah Dasar se-Kecamatan Galur Kulon Progo; (3) Motivasi guru berkontribusi positif sebesar 21,01% terhadap kinerja guru Sekolah Dasar se-Kecamatan Galur Kulon Progo; dan (4) Lingkungan kerja berkontribusi positif sebesar 16,45% terhadap kinerja guru Sekolah Dasar se-Kecamatan Galur Kulon Progo.
Kesiapan Kerja Siswa BLK Ditinjau Dari Kemandirian Belajar, Motivasi Kerja dan Pengalaman On The Job Training Rina Susanti; Mulyoto Mulyoto
Media Manajemen Pendidikan Vol 3 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmp.v3i1.3424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  kemandirian belajar, motivasi kerja dan pengalaman on the job training  terhadap kesiapan kerja siswa pelatihan BLK baik secara simultan maupun parsial. Sampel penelitian peserta pelatihan Angkatan III Tahun 2018 di BLK Purworejo dan BLK Kebumen sebanyak 262 orang. Pengumpulan data menggunakan metode.  Pengujian prasyarat analisis meliputi uji linieritas dan uji multikolinieritas. Teknik analisis data yang digunakan adalah untuk hipotesis pertama yaitu dengan uji F dan analisis regresi ganda,  untuk hipotesis kedua,ketiga dan keempat menggunakan korelasi parsial dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)Kemandirian Belajar, Motivasi Kerja dan Pengalaman On The Job Training secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kesiapan Kerja Siswa(2) Kemandirian belajar berpengaruh positif terhadap posifif dan signifikan terhadap Kesiapan Kerja (3) Motivasi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kesiapan (4) Pengalaman On The Job Training berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kesiapan Kerja.
Implementasi Program Full Day School Dalam Penguatan Karakter Islami Fattah Ismail
Media Manajemen Pendidikan Vol 3 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmp.v3i1.4649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program full day school dalam penguatan karakter Islami  di MTs. Al Iman Bulus Gebang Purworejo yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data yang diambil dengan wawancara, observasi/pengamatan dan dokumentasi. Dalam penelitian ini yang menjadi subyek penelitian ada 6 informan yaitu kepala madrasah, wakil kepala madrasah, guru dan siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1. Perencanaan, membentuk tim pengembang, dengan tugas membuat program pembiasaan, kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler dan sosialisasi. 2. Pengorganisasian, menetapkan tim pengembang dengan  dikeluarkannya surat keputusan sesuai tugas dan tanggungjawabnya. 3. Pelaksanaan, pembelajaran sehari penuh  dari jam 07.00 sampai dengan 15.00 dengan berbagai macam kegiatan dalam penguatan karakter Islami diantaranya pembiasaan, kurikuler, pengembangan diri yang terdiri muatan lokal nahwu, fikih, hadits, akhlak, tauhid, lughah, tajwid dan imla serta ekstrakurikuler 4. Evaluasi dilakukan rutin tiap satu bulan sekali tentang pelaksanaan, keteladanan, output dan faktor pendukung dan penghambat yang diikuti oleh semua bapak/ibu guru juga karyawan agar implementasi kurikulum  program full day school dalam penguatan karakter Islami peserta didik terus meningkat menjadi lebih baik.
Manajemen Kemitraan Sekolah dan Keluarga Dalam Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka Di Sekolah Dasar Sudarminingsih Sudarminingsih; Mundilarno Mundilarno
Media Manajemen Pendidikan Vol 3 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmp.v3i1.3778

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di SDN Percobaan 4 Wates. Subjek penelitian adalah Kepala Sekolah, Guru, Guru Pembina Pramuka, Komite, Orang tua dan Siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan langkah-langkah reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan Tringulasi teknik , sumber, dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) perencanaan (planning) kemitraan sekolah dan keluarga dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka secara umum berjalan baik. Perencanaan dilaksanakan oleh Kepala Sekolah, Guru, Staf, Komite dan Wali Murid dalam rapat komite.(2) Pengorganisasian (organizing) dengan membentuk tim kegiatan dan pembagian tugas mengajar. (3)Pelaksanaan (actuating) kemitraan sekolah dan keluarga dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka dilaksanakan oleh guru pembina pramuka dan siswa kelas I-VI. (4) Evaluasi (evaluating) dan pengawasan (controlling) dilakukan melalui supervisi kepala sekolah secara berkala.(5) Faktor pendukung yang ada berupa fasilitas yang lengkap. Hambatan yang dihadapi adalah belum semua guru pembina pramuka mengikuti Diklat Kursus Mahir Dasar (KMD). 
Manajemen Nilai-Nilai Karakter untuk Siswa Taman Kanak-kanak Sumaryam Sumaryam
Media Manajemen Pendidikan Vol 3 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmp.v3i1.4498

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi fungsi manajemen meliputi: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan pendidikan seni dan budaya dalam kaitannya pertumbuhan budi pekerti siswa, faktor pendukung dan penghambat implementasi manajemen pendidikan seni dn budaya, manajemen pendidikan budi pekerti siswa dapat dicapai melalui seni dan budaya di SMP Negeri 1 Bantul. Nara sumber penelitian adalah kepala sekolah, guru seni dan budaya dan siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara dan analisis dokumen. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen pendidikan seni dan budaya dalam kaitannya pertumbuhan budi pekerti siswa yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan berjalan dengan baik. Dengan banyaknya faktor pendukung implementasi pendidikan seni dan budaya di SMP Negeri 1 Bantul, faktor penghambat menjadi tidak berpengaruh terhadap implementasi manajemen pendidikan seni dan budaya.Melalui manajemen pendidikan seni budaya budi pekerti siswa dapat dicapai dengan baik. Budi pekerti dapat tercermin dari perliaku siswa yang positif pada beberapa aspek yaitu: aspek keberagaman, aspek kemandirian dan aspek kesusilaan sejak dilaksanakannya program pendidikan seni dan budaya.  

Page 10 of 31 | Total Record : 305