cover
Contact Name
Cicilia Widiyaningsih
Contact Email
sisilwindi@gmail.com
Phone
+6281213873428
Journal Mail Official
marsi@urindo.ac.id
Editorial Address
Grand Regency Blok B4/5, RT 006/RW 022, Padurenan, Mustika Jaya
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
ISSN : 26856298     EISSN : 26856328     DOI : https://doi.org/10.52643/marsi.v5i2
MARSI (Indonesian Hospital Administration and Management Journal) focuses on research and review of research related to hospital management that is relevant for the development of hospital management theories and practices in Indonesia and Southeast Asia. MARSI covers a variety of research approaches, namely: quantitative, qualitative and mixed methods . MARSI focus is related to various themes, topics and aspects of accounting and investment, including (but not limited to) the following topics: Hospital management Hospital Accounting Health Service Management Health Insurance Health policy Management of Puskesmas Drug Care Pharmacy Medico-Legal, and Ethics
Articles 270 Documents
Pengaruh Penerapan Strategi Pemasaran Dan Fasilitas Produk Alat Kesehatan Pada Peningkatan Jumlah Pasien di Rumah Sakit Citra Arafiq Depok Putriadi, Fitriana; Yulius Pangkey, Dicky; Nurminingsih, Nurminingsih
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 3 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v8i3.4897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi pemasaran (harga, promosi. SDM, pelayanan) dan fasilitas alat kesehatan (kulitas dan kuantitas) terhadap peningkatan jumlah pasien di Rumah Sakit Citra Arafiq Depok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif. Penelitian ini melibatkan 200 orang pasien berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Metode analisis menggunakan Smart PLS 3.0. Hasil penelitian ini mengkonfirmasi bahwa strategi pemasaran yaitu promosi, SDM, pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan jumlah pasien sedangkan harga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap peningkatan jumlah pasien. Pada fasilitas alat kesehatan dalam hal kualitas dan kuantitas terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan jumlah pasien di Rumah Sakit Citra Arafiq Depok. Sehingga implikasi bagi pihak manajemen Rumah Sakit Citra Arafiq Depok agar dapat menjadikan strategi pemasaran (harga, promosi. SDM, pelayanan) dan fasilitas alat kesehatan (kulitas dan kuantitas) sebagai instrument yang dapat meningkatkan jumlah pasien yang memutuskan memilih Rumah Sakit Citra Arafiq Depok. Kata Kunci: Strategi Pemasaran; Fasilitas Produk Alat Kesehatan; Pengikatan Jumlah Pasien.
Keterkaitan Antara Beban Kerja Dengan Kepuasan Kerja Perawat Rawat Inap di RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi Dilihat Dari Indikator Fasilitas, Gaji, Hubungan Kerja, Kesesuaian Kerja, Pengawasan dan Promosi Jabatan Adhyka, Nurmaines; Budiman, Hary; Surya Andika, Moh. Dicky
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v8i2.4223

Abstract

Pendahuluan: Kepuasan kerja para perawat dapat sangat dipengaruhi oleh beban kerja yang mereka hadapi, sebuah pertimbangan penting mengingat dampaknya terhadap perawatan pasien. Ketika para perawat merasa tidak puas dalam peran mereka akibat tantangan yang terkait dengan beban kerja, hal itu dapat menyebabkan kekecewaan dan ketidakpuasan, yang pada akhirnya akan memengaruhi kualitas perawatan yang diberikan. Beban kerja yang tinggi tidak hanya memperpanjang waktu tanggapan perawat terhadap kebutuhan dan keluhan pasien tetapi juga memengaruhi ketepatan waktu mereka selama pergantian shift. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara beban kerja dan kepuasan kerja di antara perawat rawat inap di RSUD H. Abdul Manap Jambi, dengan melihat indicator Fasilitas, Gaji, Hubungan Kerja, Kesesuaian Kerja, Pengawasan dan Promosi Jabatan. Metode: Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang, penelitian ini dilakukan antara Agustus 2023 dan Januari 2024 di antara perawat rawat inap (penyakit dalam, bedah, dan anak) di RSUD H. Abdul Manap Jambi. Populasi studi terdiri dari 54 perawat, dipilih melalui teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan SPSS, dengan kuesioner sebagai instrumen penelitian utama serta Analisis univariat dan bivariat, menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa 55,6% perawat mengalami beban kerja yang berat, sementara 61,1% menyatakan ketidakpuasan terhadap pekerjaan mereka. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara beban kerja (p-value = 0,03) dan kepuasan kerja (disemua indicator) perawat rawat inap (penyakit dalam, bedah dan anak) di RSUD H. Abdul Manap Jambi. Kesimpulan: Semua indicator kepuasan berupa fasilitas, gaji, hubungan kerja, keseuaian kerja, pengawasan dan promosi jabatan memiliki hubungan yang signifikan dengan beban kerja perawat rawat inap di RSUD H. Abdul Manap Regional Hospital, Jambi
Analisis Komparatif Implementasi Kebijakan Remunerasi Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan di RSUD Kelas D Provinsi DKI Jakarta Wedya Astuti, Rita; Kodyat, Alih Germas; Andarusito, Nurcahyo; Lestyaningsih, Herni
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v8i1.4069

Abstract

Pendahuluan : Adanya perbedaan fenomena implementasi kebijakan Peraturan Gubernur Nomor 51 tahun 2021 tentang aturan pemberian remunerasi hanya untuk RSUD kelas A, B, dan C menyebabkan dampak bervariasi terhadap mutu layanan kesehatan di empat karakteristik RSUD kelas D yaitu RSUD remunerasi, tidak remunerasi, riwayat remunerasi lanjut dan riwayat remunerasi tidak lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dan menganalisis implementasi Pergub 51 tahun 2021 di empat karakteristik RSUD kelas D dilihat dari aspek kebijakan dan aspek implementasi kebijakan terhadap mutu pelayanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan deskriptif analisis terhadap empat informan kunci sebagai pengambil kebijakan di setiap empat karakteristik RSUD kelas D yaitu RSUD remunerasi, tidak remunerasi, riwayat remunerasi lanjut dan riwayat remunerasi tidak lanjut. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan implementasi kebijakan Peraturan Gubernur Nomor 51 tahun 2021 di RSUD kelas D remunerasi, tidak remunerasi, riwayat remunerasi lanjut dan riwayat remunerasi tidak lanjut dilihat dari aspek kebijakan, isi kebijakan dan lingkungan implementasi terhadap mutu pelayanan kesehatan. Kesimpulan penelitian diperoleh meskipun Peraturan Gubernur Nomor 51 Tahun 2021 tidak mengatur remunerasi di RSUD Kelas D namun pelaksanaan remunerasi tetap dilaksanakan di sebagian RSUD kelas D dan menunjukkan dampak positif peningkatan mutu pelayanan kesehatan seperti saraprasana, jumlah pasien, kehandalan tenaga kesehatan, lebih tanggap dalam memberikan pelayanan, utilitas layanan, motivasi, pendapatan rumah sakit, pelayanan lebih tepat waktu, menurunkan keluhan masyarakat, meningkatnya empati petugas bila dibandingkan dengan rumah sakit yang tidak menerapkan remunerasi. Dengan adanya perbedaan impelementasi kebijakan perlu rekomendasi kebijakan pelaksanaan remunerasi di RSUD kelas D dan evaluasi Pergub Nomor 51 tahun 2021. Kata Kunci: Remunerasi, Kebijakan, Mutu Layanan
Pengaruh Mutu Pelayanan Terhadap Minat Meromendasikan Layanan Rawat Inap di Rumah Sakit Medicare Sorek Pelalawan Tahun 2024 Azrini, Junita; Satar, Yuli Prapanca; Nurminingsih, Nurminingsih; Pranoto, Wiji Joko
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 3 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v8i3.4928

Abstract

Latar belakang. Minat merekomendasikan merupakan hasil perilaku positif dari pengalaman seseorang yang merasa puas terhadap layanan yang diterima. Rekomendasi ditemukan sembilan kali lebih efektif untuk penyebaran informasi daripada media cetak dan media komunikasi. Mutu pelayanan diperlukan untuk menentukan kepuasan pasien yang akan mempengaruhi minat pasien dalam merekomendasikan karena pasien secara sadar ataupun tidak akan mengevaluasi mutu pelayanan yang telah didapatkan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh lima dimensi mutu pelayanan (bukti nyata, kehandalan, ketanggapan, jaminan dan empati) terhadap minat merekomendasikan layanan rawat inap serta dimensi yang paling berpengaruh dengan minat merekomendasikan layanan rawat inap RS Medicare Sorek Pelalawan. Metode. Penelitian dilakukan di RS Medicare Sorek Pelalawan ,desain penelitian cross sectional dengan jumlah sampel 100 pasien rawat inap yang akan mengisi kuesioner terlait lima dimensi mutu pelayanan.. Jawaban pertanyaan dalam skala Likert 1-4, dilakukan perhitungan dengan cut off mean menjadi dua kategori jawaban, kemudian dilakukan uji statistik univariat, bivariat chi square dan multivariat regresi logistik berganda. Hasil. 100 Responden terdiri dari 44 lelaki dan 56 perempuan, usia terbanyak 40 tahun sd 60 tahun, pendidikan terbanyak SLTA 56, pekerjaan terbanyak adalah sebagai karyawan swasta 31. Hubungan masing-masing dimensi mutu pelayanan dengan minat merekomendasikan didapat hasil terdapat hubungan dengan p < 0.05. Dimensi yang paling berhubungan dengan minat kunjungan ulang dengan CI 95% adalah: kehandalan (R2 47.0%) Kesimpulan. Terdapat pengaruh yang signifikan antara mutu pelayanan dengan minat merekomendasikan layanan rawat inap. Dimensi yang paling berpengaruh adalah kehandalan.
Hubungan Antara Pengetahuan dan Sikap Dengan Perilaku Pengisian Rekam Media Elektronik Oleh Dokter Penanggung Jawab Pelayanan Dalam Pelayanan Pasien Jaminan Kesehatan Nasional di Rumah Sakit Hermina Jatinegara Wongso, Yokorina; Jak, Yanuar; Widiyaningsih, Cicilia; Darwisa, Sri Rahayu
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v8i2.4271

Abstract

Klaim peserta jaminan kesehatan nasional (JKN) merupakan pengajuan biaya pengobatan peserta JKN yang dilakukan secara kolektif dan ditagihkan setiap bulan oleh rumah sakit kepada BPJS Kesehatan. Meningkatnya resume medis pasien JKN rawat inap yang tidak lengkap sejak diterapkannya rekam medis elektronik (RME) di RS Hermina Jatinegara telah mengakibatkan meningkatnya jumlah pending klaim JKN sebesar 5,06%. Penerapan RME di RS Hermina Jatinegara masih belum dapat optimal dikarenakan pemahaman RME belum merata, terutama di kalangan dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP). Tujuan Penelitian: menjelaskan dan membuktikan hubungan antara Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku pengisian RME oleh DPJP dalam pelayanan peserta JKN di RS Hermina Jatinegara DKI Jakarta Tahun 2023. Metodologi Penelitian: penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Hasil Penelitian: dari hasil penelitian ditemukan pengetahuan dan sikap berpengaruh terhadap perilaku DPJP dalam implementasi RME di RS Hermina Jatinegara dengan p-value variabel pengetahuan 0.03 dan p-value variabel sikap 0.003. Dari hasil telaah 258 dokumen rekam medis didapatkan 56% resume medis tidak lengkap. Kesimpulan: pengetahuan dan sikap berpengaruh terhadap perilaku DPJP dalam pengisian RME dalam pelayanan pasien JKN di RS Hermina Jatinegara. Sebesar 56 % resume medis dari 258 rekam medis yang ditelaah tidak diisi dengan lengkap. Kata kunci : RME, Pending Klaim JKN, Pengetahuan, Sikap, Perilaku
Analisis Penerapan Strategi Bauran Pemasaran 7P Untuk Peningkatan Kunjungan Rawat Jalan Di RSIA Karunia Bunda Hari Kirtana Dasa, Komang; Suratmi, Tri; Himawati, Susy
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v8i1.4075

Abstract

Undang – undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang rumah sakit menyatakan rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Untuk memastikan bahwa barang dan jasa yang ditawarkan rumah sakit berhasil, strategi harus dilaksanakan dengan sebaik mungkin. Salah satunya adalah strategi bauran pemasaran yang dimaksudkan untuk meningkatkan jumlah kunjungan rumah sakit. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi bauran pemasaran 7P untuk peningkatan kunjungan rawat jalan di RSIA Karunia Bunda. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional di mana populasi seluruh pasien RSIA dengan sampel minimal berjumlah 385 orang yang didapat dengan perhitungan Cochran dan memenuhi kriteria inklusi serta eksklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisis dilakukan secara Univariat, Bivariat dan Multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bauran pemasaran 7P (product, price, promotion, place, people, process dan physicalevidence) memiliki pengaruh terhadap kunjungan pasien(pvalue≤ 0,05) dan faktor placeadalah yang dominan(pvalue = 0,000 dan Odds ratio= 167,859). Penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa mayoritas responden sebanyak 249 orang (64,7%) melakukan kunjungan di RSIA Karunia Bunda baik. Bauran pemasaran 7P memiliki pengaruh terhadap kunjungan pasien dan placemerupakan bauran yang dominan. Hal ini disebabkan karena place mewaliki kondisi fisik RSIA (fasilitas, bangunan dll). Saran yang diberikan adalah agar pihak manajemen RSIA mempertahan dan meningkatkan kualitas pelayanan serta menjaga dan memperbaharui fasilitas yang ada sesuai perkembangan medis. Kata Kunci: Bauran, Pemasaran dan Kunjungan Pasien
Analisis Biaya Satuan (Unit Cost) Penggunaan Alat Ventilator lama rawat 3 hari Pada Pasien Diagnosis Utama Respiratory Failure (J969) Dengan Kode INA-CBG J-1-20-III di Ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Hermina OPI Jakabaring Marwan, Achmad; Prapanca, Yuli; Himawati, Susi; Widiyaningsih, Cicilia
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v8i1.4061

Abstract

Latar Belakang : Dalam pelaksanaanya Rumah sakit menggunakan tarif inaCBGs, di mana pembayaran diberlakukan berdasarkan kode yang tertera dalam setiap diagnosis. Hal tersebut menuntut Rumah Sakit untuk bisa mengendalikan biaya dalam setiap aktifitas pelayanan medisnya (Kementerian Kesehatan RI, 2005). Revisi tarif terakhir kali dilakukan tentang Penetapan Tarif Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit HERMINA OPI JAKABARING dirasakan cukup rigid, karena pembahasannya melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten banyuasin memakan waktu lama dan tidak sepenuhnya disetujui dengan alasan minimnya kemampuan masyarakat menurut anggota dewan. Sedangkan peningkatan biaya operasional suatu pelayanan dipengaruhi oleh tingkat inflasi, kenaikan harga obat-bahan habis pakai-dan reagen. Penetapan tarif ini pun bukan berasal dari penghitungan biaya, hanya berdasar data perbandingan dengan rumah sakit dengan tipe yang sama di Palembang, kemudian dilakukan revisi tarif di tahun 2016 .Tujuan penelitian Mengetahui besaran biaya satuan aktual aktifitas penggunaan alat ventilator di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit HERMINA OPI JAKABARING 2023.Penelitian ini bersifat deskriptif analitis kualitatif dengan melakukan identifikasi dan penghitungan terhadap biaya investasi, biaya operasional dan biaya pemeliharaan untuk mendapatkan biaya satuan aktual penggunaan ventilator. Tidak dilakukan intervensi terhadap subjek penelitian, menggunakan data sekunder RS HERMINA OPI JAKABARING antara bulan Januari hingga Maret 2023. Hasil penelitian biaya satuan tindakan Penggunaan alat ventilator bagi pasien Respiratory failure adalah sebagai berikut: a.Biaya total Penggunaan ventilator dengan diagnosis Respiratory Failure untuk pasien RF adalah Rp 50.301.049. Sedangkan Biaya Satuan aktual Penggunaan ventilator dengan diagnosis Respiratory Failure adalah Rp8.383.508 (setelah penambahan BHP) ,b.Biaya satuan normatif penggunaan ventilator di ICU adalah biaya yang diperlukan jika seluruh bed terisi sesuai kapasitas optimalnya (memperhitungkan BOR). Nilai biaya satuan normatif tanpa BHP adalah Rp.1.429.657 perhari,c.CRR untuk pasien pengguna ventilator dengan RF menunjukkan hasil jika pasien umum dirawat dengan standar tarif RS CRR masih di bawah 100%, namun ada perbaikan untuk tarif baru., d.CRR untuk tarif BPJS masih di bawah 100% dan meningkat untuk tarif tahun 2016 dikarenakan jumlah pasien jauh di bawah kapasitas terpakai RS, d. Biaya satuan aktual penggunaan ventilator yang sangat tinggi oleh karena rendahnya kunjungan pasien yang masuk icu dengan ventilator diatas 3 hari. Tingginya biaya ini juga menunjukkan support daerah masih dibutuhkan di RS baik sebagai pengawas maupun pendukung finansial melalui grup hermina. ,e. Langkah-langkah strategis harus dilakukan jika tidak ingin RS kolaps di masa mendatang sehingga justru mengorbankan masyarakat yang membutuhkan pelayanan, saran: Perbaikan data pencatatan barang investasi, jumlah produksi unit produksi dan penunjang, hingga bahan habis pakai sebaiknya mulai dibenahi, disamping memudahkan penelitian semacam ini, ke depan data-data tersebut dapat menjadi standar acuan dalam memperbaiki pelayanan, meningkatkan efisiensi, dan memudahkan penyusunan clinical pathway. Kata kunci : Unit cost,INA CBGS,Ventilator,Hermina group
Pengaruh Stres Kerja Terhadap Turnover Intention Pada Pegawai Di RSU X Bandung Apriliani, Arinda; Susi Susanti, Ai
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 3 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v8i3.4625

Abstract

Abstrak Ada beberapa aspek yang perlu perhatian lebih di lingkungan rumah sakit ialah stres kerja, karena dapat menimbulkan masalah-masalah tertentu, sehingga bisa menjadi faktor penghambat di rumah sakit, salah satu masalah yang akan muncul yaitu turnover intention. Turnover merupakan salah satu aspek yang menghambat efektifitas dan produktifitas kinerja pegawai, menurunnya pelayanan kualitas pelayanan Kesehatan, serta membawa dampak negatif bagi rumah sakit. sehingga saya ingin melakukan penelitian tentang turnover intention pada pegawai keperawatan di rumah sakit tersebut. Karena menurut penulis pegawai keperawatan berperan penting bagi perkembangan suatu rumah sakit, karena pegawai keperawatan berinteraksi langsung dengan pasien, sehingga perlu diperhatikan kenapa terjadinya turnover intention pada pegawai keperawatan. Studi ini menggunakan metode kuantitatif, serta metode analisis deskriptif, dengan jumlah sampel 55 responden. Menggunakan metode regresi linear sederhana hasil penelitian yaitu stress kerja terhadap turnover intention adanya hubungan yang positif. Menunjukan bahwa nilai sig. ialah 0,000 < 0,05 serta adanya pengaruh 99,4%. Sedangkan nilai korelasi 0,994 artinya bernilai positif dengan nilai korelasi sempurna. Kata kunci : Stres Kerja, Turnover Intention, Rumah Sakit Abstract There are several aspects that need more attention in the hospital environment, namely work stress, because it can cause certain problems, so that it can become an inhibiting factor in the hospital. One of the problems that will arise is turnover intention. Turnover is one aspect that hinders the effectiveness and productivity of employee performance, decreases the quality of health services, and has a negative impact on the hospital. so I want to do research on turnover intentions in nursing employees at the hospital. According to the author, nursing employees play an important role in the development of a hospital, because nursing employees interact directly with patients, so it is necessary to pay attention to why turnover intentions occur in nursing employees. This study uses quantitative methods, as well as descriptive analysis methods, with a sample size of 55 respondents. Using the simple linear regression method, the results of the study are job stress on turnover intention, there is a positive relationship. Shows that the sig. value is 0.000
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Turnover pada Perawat dan Bidan di Rumah Sakit Bunda Sejati Kota Tangerang Marsha, Anne; Satar, Yuli Prapanca; Hutapea, Fresley
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v8i2.4264

Abstract

Observasi pendahuluan terhadap 20 orang perawat dan bidan Rumah Sakit Bunda Sejati Kota Tangerang memperoleh hasil bahwa perawat dan bidan merasa tidak puas dengan kompensasi, pekerjaan, supervisi, pengembangan karir, rekan kerja dan kebijakan organisasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat turnover pada perawat dan bidan di RS Bunda Sejati Kota Tangerang. Metode penelitian cross sectional dengan subjek penelitian 64 orang perawat dan bidan. Lokasi penelitian di RS Bunda Sejati Kota Tangerang, waktu penelitian pada bulan Juli-Agustus 2023. Hasil penelitian menunjukkan 1) Univariat: seluruh variabel baik variabel X dan Y lebih tinggi pada kategori tidak puas, 2) Bivariat: seluruh variabel X berpengaruh terhadap variabel Y, 3) Multivariat: Variabel X1 merupakan variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap minat turnoverKesimpulan penelitian: 1) Distribusi frekuensi kompensasi, pekerjaan, supervisi, pengembangan karir, rekan kerja, kebijakan organisasi lebih tinggi pada kategori tidak puas 2) Ada pengaruh kompensasi, pekerjaan, supervisi, pengembangan karir, rekan kerja, kebijakan organisasi terhadap minat turnover pada perawat dan bidan di RS Bunda Sejati Kota Tangerang (p=
Analisa Hubungan Sikap Motivasi dan Budaya Kerja Terhadap Pelaksanaan Patient Safety di IGD Rumah Sakit Islam Ar Rasyid Palembang Sari Sinum, Monika; Putu Garnida, Aliefety; Germas Kodyat, Alih
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v8i1.4071

Abstract

Latar Belakang : Pelayanan keselamatan pasien merupakan salah satu komponen pelayanan rumah sakit dan dapat di temukan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Fungsi IGD adalah menyelenggarakan pelayanan asuhan medis dan melaksanakan asuhan keperawatan serta pelayanan pembedahan darurat bagi pasien yang datang dengan gawat darurat medis. IGD merupakan high clinical risks arelas, oleh karena itu pelayanan di IGD harus dikllola sebaik mungkin sehingga pasien mendapatkan perawatan yang baik dan aman, upaya yang dilakukan salah satunya dengan menerapkan patient safety yang baik di IGD. Pelayanan patient safety merupakan komponen penting di IGD Ar Rasyid Palembang, dan masih terdapat kasus kelalaian pada beberapa pasien. Berdasarkan latar belakang pada penellitian ini penelliti memilih faktor-faktor yang mempengaruhi antara lain motivasi, sikap dan budaya lingkungan kerja terhadap pelaksanaan patient safety di IGD rumah sakit Islam Ar Rasyid Palembang. Metode Penelitian ini menggunakan dengan pendekatan analisa hubungan antara dua variabel atau lebih. Penelitian ini menganalisis hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat. Hasil Penelitian : keselamatan pasien bertujuan dalam terciptanya budaya keselamatan pasieln, meningkatnya akuntabilitas rumah sakit terhadap pasien dan masyarakat, menurunnya angka insiden keselamatan pasien di rumah sakit, dan terlaksananya program-program pencegahan sehingga tidak terjadi pengulangan kejadian tidak diharapkan (Kementerian Kesehatan RI, 2015). Pada variabel sikap, motivasi dan budaya kerja sudah lebih dari 90% terkategori baik dalam pelaksanaan patient safety di IGD RS Islam Ar Rasyid Palelmbang, delngan Significance t sebesar 0,000 kurang dari taraf kesalahan 5% atau 0,000 < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kepuasan, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Pelayanan akan semakin baik jika semua petugas Kesehatan sudah mau melakukan patient safety dengan baik, serta rumah sakit berhasil menjadikan rumah sakit sebagai tempat yang aman bagi pasien.Kesimpulan ; Terdapat hubngan antara Motivasi, sikap dan budaya kerja terhadap penerapan keselamatan pasien di IGD Rumah Sakit Islam Ar Rasyid Palembang, lebih dari 90% petugas Kesehatan mempunyai sikap, motivasi dan budaya kerja yang baik namun masih terdapat petugas yang motivasinya kurang dalam menerapkan patient safety ketika melaksanakan Tindakan. Kata kunci : Sikap Kerja, Motivasi Kerja, Patient safety

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 4 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 3 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 4 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI) Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) More Issue