cover
Contact Name
Cicilia Widiyaningsih
Contact Email
sisilwindi@gmail.com
Phone
+6281213873428
Journal Mail Official
marsi@urindo.ac.id
Editorial Address
Grand Regency Blok B4/5, RT 006/RW 022, Padurenan, Mustika Jaya
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
ISSN : 26856298     EISSN : 26856328     DOI : https://doi.org/10.52643/marsi.v5i2
MARSI (Indonesian Hospital Administration and Management Journal) focuses on research and review of research related to hospital management that is relevant for the development of hospital management theories and practices in Indonesia and Southeast Asia. MARSI covers a variety of research approaches, namely: quantitative, qualitative and mixed methods . MARSI focus is related to various themes, topics and aspects of accounting and investment, including (but not limited to) the following topics: Hospital management Hospital Accounting Health Service Management Health Insurance Health policy Management of Puskesmas Drug Care Pharmacy Medico-Legal, and Ethics
Articles 270 Documents
Analisis Efisiensi Biaya Melalui Implementasi Clinical Pathway Tindakan Appendectomy : Scoping Review Renaningtyas, Nidia; Nurwahyuni, Atik
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 4 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v8i4.4410

Abstract

Clinical Pathway (CP) adalah alat penting untuk standarisasi perawatan dan pengoptimalan sumber daya. Namun, implementasi CP untuk appendectomy menemui tantangan efisiensi biaya, termasuk biaya awal yang signifikan untuk pengembangan, pelatihan staf, dan infrastruktur. Kesesuaian dengan praktik klinis yang ada memerlukan investasi tambahan. Kolaborasi multidisiplin, pelatihan staf, pemantauan dan evaluasi terus-menerus, serta perubahan praktik klinis semuanya menambah biaya dan waktu implementasi. Ketidakpastian keuangan dan kepatuhan terhadap regulasi juga perlu dipertimbangkan. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengatasi hambatan-hambatan ini. Studi yang menilai dampak CP terhadap efisiensi biaya dalam appendectomy dimasukkan. Metodologi setiap studi dianalisis, dan hasilnya disintesis. Tinjauan ini mengungkapkan bahwa CP secara signifikan berkontribusi terhadap efisiensi biaya dalam prosedur appendectomy. Dengan menyederhanakan proses, mengurangi tes yang tidak perlu, dan mempromosikan praktik berbasis bukti, CP mengarah pada alokasi sumber daya yang optimal.  Implementasi clinical pathway dalam prosedur appendectomy menawarkan pendekatan yang hemat biaya tanpa mengorbankan hasil bagi pasien. Temuan ini menegaskan pentingnya jalur perawatan standar dalam mencapai manfaat klinis dan ekonomi.
Hubungan Ketersedian Obat Terhadap Waktu Tunggu Pelayanan Farmasi Rawat Jalan di Rumah Sakit Bun Tangerang Tahun 2024 Setiawan, Budi; Yoshida, Eka; Sunita, Anna
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 4 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v8i4.5319

Abstract

Instalasi farmasi yang terdapat di rumah sakit harus memenuhi beberapa indikator, salah satunya adalah tingkat kepuasan pasien dan waktu tunggu pelayanan resep maksimal 30 menit untuk obat jadi dan 60 menit untuk obat racik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor mana yang paling dominan terhadap waktu tunggu pelayanan farmasi rawat jalan di Rumah Sakit BUN Tangerang Tahun 2024. Desain penelitian cross sectional dengan mix method kuantitatif dengan 200 sample resep rawat jalan dan kualitatif 7 responden. Data dianalisa menggunakan analisis chi-square, multivariat regresi logistic. Hasil uji chi square menggambarkan ada hubungan variabel ketersediaan obat lengkap (pvalue = 0,041), konfirmasi dokter (pvalue = 0,034), pembuatan copy resep (pvalue = 0,003), penyediaan obat dari gudang farmasi (pvalue = 0,042) terhadap waktu tunggu pelayanan farmasi. Hasil uji regresi logistic didapat pengaruh kelengkapan obat 2,37 kali besar (pvalue 0,011); pengaruh pembuatan copy resep 2,25 kali lebih besar (pvalue 0,010); pengaruh pengambilan obat lengkap dari gudang 1,81 kali besar (pvalue 0,084) pada resep dengan waktu tunggu sesuai standar dibandingkan resep dengan waktu tunggu tidak sesuai standar. Penelitian ini menyimpulkan ke empat variabel bebas diatas berpengaruh terhadap waktu tunggu pelayanan farmasi dan yang paling dominan yaitu ketersedian obat lengkap. Disarankan agar melakukan evaluasi dan menentukan buffer stock untuk order obat agar tidak terjadi kekosongan obat di IFRS BUN. Kata Kunci : Ketersediaan Obat, Farmasi, Waktu Tunggu Pelayanan, Rawat Jalan
Pemasaran Digital di Rumah Sakit: Scoping Review Wijaya, Ria; Achadi, Anhari
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 4 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v8i4.4463

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Seiring dengan bertambahnya jumlah rumah sakit di Indonesia, persaingan antar rumah sakit tidak dapat dihindarkan, terutama antar rumah sakit swasta. Rumah sakit harus memperkenalkan pelayanan dan fasilitas kesehatan melalui strategi pemasaran yang tepat. Salah satu caranya adalah dengan pemasaran digital. Besarnya cakupan penggunaan internet di Indonesia menjadikan pemasaran digital menjadi salah satu cara efektif dalam mempermudah komunikasi serta berinteraksi dengan pelanggan lebih cepat. Saat ini, sebagian besar masyarakat Indonesia sudah memanfaatkan teknologi digital, terutama internet dan smartphone sehingga memudahkan dalam mencari informasi. Pemasaran digital dapat digunakan di rumah sakit mempromosikan pelayanan kesehatan yang disediakan dengan inovatif dan kreatif. Kajian literatur ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemasaran digital di rumah sakit. Metode: Penulisan scoping review ini dengan metode pencarian data yang sistematis menggunakan metode PRISMA. Data dikumpulkan dengan menggunakan keyword “Hospital Digital Marketing” dari kepustakaan online, seperti Google Scholar, Garuda, dan Sage Journals tahun 2019-2024. Setelah ditelaah berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, ada 9 artikel penelitian yang digunakan. Hasil dan Kesimpulan: Pemasaran digital dapat mempermudah rumah sakit dalam melakukan promosi. Pemanfaatan media sosial, website, dan aplikasi merupakan bagian dari pemasaran digital yang dapat meningkatkan brand awareness pasien terhadap rumah sakit. Keinginan pasien untuk berobat memiliki hubungan positif dengan pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran. Kata kunci: pemasaran, rumah sakit, pemasaran digital.
Analisa Faktor Penyebab Dispute Pada Berkas Klaim Rawat Inap Pasien COVID-19 di RS Mekar Sari Tahun 2021 Ariesando, Mochamad Alif; Kodyat, Alih Germas; Himawaty, Susy; Andriwinarsih, Evi
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 4 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v8i4.5315

Abstract

Latar Belakang. Salah satu perhatian utama pada pandemi Covid-19 adalah biaya medis langsung dan penggunaan sumber daya yang dibebankan pada sistem pelayanan kesehatan khususnya rumah sakit. RS Mekar Sari Bekasi memiliki jumlah kasus pasien Covid-19 yang di rawat inap pada tahun 2021 relatif banyak. Namun untuk pengajuan klaim Covid-19 sekitar 30-40% mengalami dispute yang menjadi suatu kendala, dengan biaya klaim tertunda rata-rata mencapai di atas satu milyar. Seluruh proses klaim yang dilakukan harus sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) tetapi masih ada dokumen rekam medis untuk klaim rawat inap pasien Covid-19 di RS Mekar Sari Bekasi yang tidak sesuai dengan peraturan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/446/2020. Metode Penelitian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pengumpulan data berupa wawancara mendalam kepada stakeholder terkait, observasi dan data sekunder yang bertujuan untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya dan menganalisis interaksi yang terjadi pada input, proses dan output. Hasil Penelitian. Terdapat persamaan antara hasil wawancara mendalam dan telaah dokumen mengenai faktor penyebab dispute klaim rawat inap pasien Covid-19. Kesimpulan. Penyebab klaim rawat inap pasien Covid-19 mengalami dispute dapat terjadi karena faktor internal dan eksternal RS. Penyebab internal karena faktor Input meliputi Man, Method, Material dan Machine. Sedangkan penyebab eksternal yaitu karena peraturan KMK yang cepat berubah-ubah sehingga proses klaim tidak sesuai dengan peraturan KMK yang berlaku saat itu. Kata Kunci: Rawat Inap Covid-19, Klaim Dispute, Rekam Medis
Pengalaman Pasien Rawat Jalan dalam Menggunakan Sistem Pendaftaran Online di Rumah Sakit X Bandung Safira, Agustina Hakim; Fitriyani, Sani
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 4 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v8i4.4632

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji seberapa bahagia pasien rawat jalan dengan sistem registrasi online baru Rumah Sakit X Bandung. Pendekatan penelitian kualitatif berdasarkan analisis deskriptif digunakan. Informasi dikumpulkan dari pasien rawat jalan di Rumah Sakit X Bandung menggunakan kuisioner tertutup. Menurut temuan tersebut, implementasi sistem pendaftaran online telah memberikan dampak positif terhadap kepuasan pasien, terutama dalam hal efisiensi dan kenyamanan proses registrasi. Namun, Namun, ada beberapa hal yang mungkin memerlukan beberapa pekerjaan, seperti kehandalan sistem dan ketersediaan informasi. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pihak manajemen rumah sakit untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan sistem pendaftaran online demi meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pasien di masa mendatang.
Efektifitas Product, Price, Promotion, Place, and People Terhadap Kepuasan Pasien Instalasi Gawat Darurat Di Rumah Sakit Haji Jakarta Yusuf, Nurillah Isnaeni; W Rahardjo, Tri Budi; Sumijatun, Sumijatun
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 4 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v8i4.5847

Abstract

Latar Belakang : Rumah Sakit Haji Jakarta diresmikan pada tanggal 12 November 1994. Rumah Sakit Haji Jakarta merupakan rumah sakit tipe B yang telah mampu memberikan pelayanan kesehatan baik kepada jamaah haji pada khususnya maupun masyarakat pada umumnya. Dari laporan tiga bulan pertama tahun 2023 diketahui kepuasan pasien di unit gawat darurat sebesar 81%. Nilai tersebut belum memenuhi standar minimal Keputusan Menteri nomor 129 Tahun 2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Kesehatan Rumah Sakit, dimana kepuasan pasien mempunyai nilai ≥ 90%. Penelitian kuantitatif ini diharapkan dapat mengetahui efektivitas product, price, promotion, place, and people terhadap kepuasan pasien di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Haji Jakarta dalam satu waktu (bulan Juli 2023) dengan menggunakan metode studi cross-sectional dengan sistem simple random sampling di rumah sakit. unit gawat darurat RS Haji Jakarta pada 106 responden. Dari hasil penelitian diketahui bahwa tingkat kepuasan pasien meningkat menjadi 84,8% pada bulan Juli 2023. Variabel yang memiliki hubungan dalam meningkatkan efektivitas kepuasan pasien di layanan IGD RS Haji Jakarta adalah product (0,021), price (0,663), promotion (0,407), place ((0,001), and people (0,004) dengan (p
Analisis Ketersediaan Obat Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Parindu Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat Tahun 2023 Matondang, Mislaini; Kodyat, Alih Germas; Indrawati, Lili
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i1.5901

Abstract

Pelayanan kefarmasian sebagai salah satu unsur dari pelayanan utama di rumah sakit, merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari sistem pelayanan di rumah sakit yang berorientasi kepada pelayanan pasien, penyediaan obat yang bermutu, termasuk pelayanan farmasi klinik yang terjangkau bagi semua lapisan masyarakat. Salah satu bagian dari rantai tata kelola obat di rumah sakit untuk memenuhi kebutuhan obat diperlukan perencanaan dan pengadaan persediaan obat yang meliputi pemilihan, perencanaan kebutuhan obat, pengadaan, administrasi, pemantauan dan evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Parindu melalui system pengelolaan obat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan riset operasional. Dengan desain penelitian kualitatif di lakukan wawancara mendalam, telaah dokumen dan observasi serta menggunakan Analisis NVivo. Berdasarkan laporan akhir tahun 2023 Instalasi Farmasi RS Parindu diketahui beberapa persoalan mengenai ketersediaan obat dari bulan Januari – Desember 2023 yaitu total jumlah resep rawat jalan tahun 2023 sebanyak 4352 resep dengan jumlah item obat yang diresepkan 17.408, item obat yang diberikan sebanyak 14.448, obat yang tidak diberikan sebanyak 2960 (16,93%). Untuk rawat inap total jumlah resep sebanyak 6985, dengan jumlah item obat yang diresepkan 34.925, item obat yang diberikan sebanyak 28.607, obat yang tidak diberikan 6318 (18,10%). Tidak adanya regulasi dalam pengelolaan farmasi di RS Parindu mengakibatkan pelayanan farmasi tidak efisien, tidak efektif dan tidak optimal. Hal ini mengakibatkan kekosongan obat terjadi setiap bulannya. Untuk terpenuhinya ketersediaan obat di instalasi farmasi rumah sakit diperlukan adanya suatu kebijakan yang menetapkan tata kelola obat di rumah sakit, pemahaman dan kerjasama tim dalam menjalankannya. Kata Kunci: Ketersediaan Obat, Instalasi Farmasi,Perencanaan Obat
Analisis Kebutuhan SDM di Unit Rekam Medis Berdasarkan Beban Kerja Dengan Penggunaan Rekam Medis Elektronik di Rumah Sakit TK. IV Cijantung Tahun 2024 Risria Marpaung, Yuana Sondang; Kodyat, Alih Germas
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i1.5907

Abstract

Adanya indikasi pengurangan tugas pokok petugas rekam medis dengan adanya penggunaan Rekam Medis Elektronik (RME) mengakibatkan rumah sakit perlu melakukan perhitungan beban kerja yang sebenarnya dengan adanya pergeseran kegiatan dari manual menjadi elektronik supaya tidak terjadi kelebihan tenaga kerja atau sumber daya manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kebutuhan SDM di Unit Rekam Medis dengan adanya penggunaan RME secara objektif. Penelitian ini merupakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif menggunakan metode ABK-Kesehatan. Hasil perhitungan kebutuhan SDM menunjukkan volume beban kerja di unit pendaftaran rawat jalan dan rawat inap lebih ringan dengan adanya penerapan RME di. Pada bagian distribusi dan filling serta assembling sudah sesuai antara volume kerja dan norma waktu. Sedangkan pada bagian koding dan laporan didapatkan beban kerja yang berlebih ditandai dengan kurangnya kebutuhan SDM pada bagian tersebut. Berdasarkan perhitungan menggunakan metode ABK-Kesehatan dengan adanya penggunaan Rekam Medis Elektronik (RME) di Rumah Sakit Tk. IV Cijantung didapatkan kebutuhan SDM sebanyak 10 orang petugas, yaitu dua orang petugas bagian pendaftaran rawat jalan, satu orang petugas bagian pendaftaran rawat inap, tiga orang petugas bagian distribusi dan filing, dua orang petugas bagian assembling, dua orang petugas bagian Koding & Laporan. Penelitian ini menyarankan adanya penyesuaian proses bisnis, perubahan struktur organisasi, didampingi adanya pelatihan terstruktur bagi seluruh SDM, pengembangan fitur RME yang mengakomodir kebutuhan rumah sakit. Kata kunci: Rekam Medis Elektronik, SDM, Beban Kerja, Analisis Beban Kerja (ABK-Kes)
Analisis Penyebab Klaim Tunda Pasien Rawat Inap BPJS Kesehatan di RS Islam Jakarta Sukapura Tahun 2023 Razi Madakusuma, Adam; Hatta, Gemala; Hutapea, Fresley
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i1.5902

Abstract

Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura dengan 90 % pasien adalah pengguna JKN / BPJS Kesehatan sehingga pendapatan terbesar rumah sakit bersumber dari klaim BPJS Kesehatan. Tidak semua klaim pasien rawat inap disetujui oleh BPJS Kesehatan. Klaim tunda pasien rawat inap periode Januari – Desember 2023 sebanyak 10,17 %. Penelitian ini bertujuaan untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi penyebab klaim tunda pasien rawat inap BPJS Kesehatan di RS Islam Jakarta Sukapura. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan design cross sectional. Sample diambil dengan cara sampling pada 69 pegawai RS Islam Jakarta Sukapura terdiri dari tenaga kesehatan, tenaga medis, tenaga penunjang dan direksi. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura pada bulan Juli – Agustus 2024.. Data didapatkan melalui kuesioner dan analisis data menggunakan SPSS, dilakukan analisis univariate, analisis bivariate dan analisis multivariate. Kategori penyebab klaim tunda terbesar adalah ketidaktepatan kode sebanyak 49,10% (519 kasus), lalu ketidaklengkapan administrasi / berkas klaim sebanyak 40,87% (432 kasus), dan kategori indikasi medis asebanyak 10,03% (106 kasus). Berdasarkan hasil analisis univariat menunjukkan bahwa penyebab klaim tunda pada pasien rawat inap BPJS Kesehatan di RS Islam Jakarta Sukapura melibatkan faktor-faktor terkait SDM, sarana dan prasarana, teknologi, administrasi kepesertaan, dan administrasi pelayanan. Untuk mengatasi masalah ini, penting bagi manajemen rumah sakit untuk meningkatkan kualitas SDM, memperbaiki sarana dan prasarana, serta mengoptimalkan teknologi dan administrasi layanan. Kata Kunci : Klaim tunda, Rawat inap, BPJS Kesehatan
Analisis Pengaruh Beban Kerja, Kompetensi dan Motivasi Terhadap Kinerja Perawat di Ruang Rawat Inap RS Karya Medika I CIkarang Tahun 2024 Bariah, T. Khairul; Sumijatun, Sumijatun; Herawani, Herawani
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i1.5909

Abstract

Rumah sakit seringkali mengalami kesulitan dalam menilai kinerja seorang perawat secara akurat. Salah satu cara yang ditempuh oleh rumah sakit dalam meningkatkan kinerja perawatnya, misalnya dengan melalui pendidikan, pelatihan, pemberian kompensasi yang layak, pemberian penghargaan, dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Hasil survei pra penelitian yang diperoleh RS Karya Medika I menemukan turnover perawat yang tinggi. Data dari kepegawaian dari bulan januari tahun 2023 – Mei 2024 sebanyak 34 orang perawat yang resign. Sehingga perawat di perbantukan di ruang rawat inap yang lain pada saat kapasitas pasien sedang penuh. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif karena data yang akan diolah adalah data rasio dan fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh antar variabel yang diteliti. Hasil penelitian ini, peneliti akan mendetesiskan data data karakteristik dari 63 responden . Analisis univariat dalam penelitian ini terdiri dari deskriptif responden terhadap variabel variabel dalam penelitian. Hasil analisis variabel beban kerja, kompetensi dan motivasi kerja berupa distribusi frekuensi dan presentasi dari masing-masing variable. Beban kerja yang tinggi sering kali berimplikasi negatif terhadap kinerja perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien, Ketika perawat dihadapkan dengan beban kerja yang berlebihan, baik dari segi jumlah pasien yang harus ditangani maupun kompleksitas tugas yang harus diselesaikan, kemampuan mereka untuk merespons kebutuhan pasien secara cepat dan efektif cenderung menurun. Kesimpulan dan saran : dari hasil penelitian tentang hubungan antara beban kerja, kompetensi dan motivasi perawat di rumah sakit Karya Medika 1 Cikarang tahun 2024, walaupun tidak ada hubungan antara beban kerja dengan kinerja perawat, tetapi manajemen perlu memperhatikan kebutuhan SDM di rumah sakit. Karena Jenjang karir perawat profesional berdasarkan kompetensi terlaksana maka akan berdampak positif terhadap pengelolaan SDM keperawatan secara umum. Kata kunci : Beban kerja, Motivasi Kerja, Kompetensi Kerja

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 4 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 3 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 4 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI) Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) More Issue