Perspektif Komunikasi; Jurnal Ilmu Komunikasi dan Komunikasi Bisnis
Focus and Scope Perspektif Komunikasi focuses on writings that contains research and contemporary thinking in the field of Communication Studies in various perspectives and angles include: 1. Political Communication, features cutting-edge theory-driven empirical research at the intersection of politics and communication. This could be an analytical viewpoints that advance understanding of the practices, processes, content, effects, and policy implications of political communication. 2. Business Communication, address all areas of business communication including but not limited to business composition and information systems only, but also international business communication, management communication, organizational and corporate communication. 3. Marketing Communication, concerning all aspects of marketing and corporate communication, branding both corporate and product-related, and promotion management include integrated marketing communication, advertising, public relations and broadcasting. 4. Development Communication, address the using of communication to facilitate social development, promotes information exchanges to create positive social change via sustainable development.
Articles
180 Documents
MAKNA SIMBOL SENYUM PADA IKLAN LAY’S (SEMIOTIKA IKLAN LAY’S SMILE PACK VERSI TVC 2017)
Hartono, Dudi
Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis Vol 3, No 1 (2019): Perspektif Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/pk.3.1.39-49
Persaingan makanan ringan yang ketat seperti keripik kentang menuntut produsen menggunakan cara-cara kreatif dalam beriklan. Salah satunya adalah yang dilakukan oleh LAY’S. Brand ini menggunakan kemasan unik dengan visual senyum. Tak hanya digunakan pada kemasan, visual senyum ini kemudian diterjemahkan dalam bentuk audio video dalam sebuah iklan televisi. Menjadi menarik untuk dikaji, bagaimana simbol senyum memberikan makna dalam relasi yang terjalin pada konsumennya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna senyum dalam iklan LAY’S di media televisi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Metode yang dipakai yakni Semiotika Charles Sanders Peirce, dengan mendasarkan pada Object, Representament dan Interpretant. Data diperoleh dengan cara melalui pengamatan dan analisis konten, serta ditambah dengan pengumpulan melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa setiap orang harus bisa tersenyum dalam keadaan bagaimanapun. Senyum merupakan tanda awal ketulusan hati yang lebih berharga dari sebuah hadiah. Makna senyuman bisa dilihat dari raut wajah sesuai dengan senyumannya. Walaupun dalam iklan tersebut terlihat ada senyuman palsu atau pura-pura, akan tetapi hal tersebut merupakan salah satu cara untuk mendapatkan hubungan yang baik dengan orang lain.Kata Kunci: Makna Senyum, Iklan Televisi, Semiotika Charles Sanders Peirce
Instagram Sumber Informasi Politik Generasi Milenial
El Qudsi, Mohammad Ichlas;
El Qudsi, Mohammad Ichlas
Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis Vol 4, No 2 (2020): Perspektif Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/pk.4.2.%p
Instagram telah memberikan warna tersendiri dalam corak demokrasi di Indonesia. Akan tetapi, penggunaan media sosial sebagai sumber informasi dan sarana komunikasi politik tampaknya menimbulkan konsekuensi yang dilematis di tengah masyarakat. Di tengah-tengah realitas itu, kehadiran Gen Z sebagai kelompok yang paling rentan, patut mendapat perhatian sebagai diskursus yang cukup menarik, mengingat kedudukan mereka sebagai generasi yang paling dekat dengan teknologi, dan sekaligus sebagai kelompok pemilih pemula dengan basis suara yang mesti diperhitungkan. Oleh karenanya, mendeskripsikan bagaimana Gen Z menggunakan Instagram sebagai sumber informasi sekaligus media komunikasi politik, menjadi diskursus yang menarik untuk dibahas. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yang umumnya melibatkan ide, persepsi, pendapat, atau kepercayaan orang yang diteliti. Adapun informan yang terlibat merupakan mahasiswa Program Studi Komunikasi Universitas Pertamina sebanyak 10 orang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat 4 karakteristik Gen Z dalam menggunakan Instagram sebagai sumber informasi dan media komunikasi politik; yakni Unengaged User, Exclude User, Pasif User, dan Active User, yang bergantung pada kombinasi antara orientasi politik dan level efikasi yang mereka miliki.
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN BANJIR DI KALIMANTAN SELATAN PADA DETIK.COM DAN TEMPO.CO
Harnia, Neng Tika;
Pratama, Rizki Teja;
Setiawan, Hendra
Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis Vol 5, No 1 (2021): Perspektif Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (24.381 KB)
|
DOI: 10.24853/pk.5.1.218-226
Penelitian yang berjudul “Analisis Framing pada Pemberitaan Banjir di Kalimantan Selatan pada Detik.com dan Tempo.co†bertujuan untuk melihat bagaimana suatu media dalam bercerita dan memaparkan mengenai suatu data berdasarkan sebuah fakta yang sesuai dengan sudut pandang dan kebijakan dalam media tersebut dalam melakukan sebuah framing terhadap pemberitaanya. Salah satunya yaitu media online Detik.com dan Tempo.co. Kedua media tersebut sama-sama memaparkan mengenai bencana banjir yang menimpa Kalimantan Selatan. Namun, kedua media tersebut memaparkan pemberitaan dengan sisi yang berbeda. Media Detik.com melihat penyebab banjir didasari atas curah hujan yang cukup tinggi ditambah drainase yang buruk sehingga sauran air tidak dapat membendung volume air yang cukup besar. Lain halnya dengan media Tempo.co, yang memandang pemberitaan bencana banjir berdampak pada adanya tambang dan lahan sawit yang tidak dikelola dengan baik. Analisis framing pada pemberitaan tersebut ditinjau melalui struktur sintaksis, tematik, skrip serta retoris. Dalam penelitian ini menggunakan teori Zhong Dang Pan serta M. Kosicki. Metode penelitiannya merupakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian membuktikan bahwa dalam setiap media mempunyai cara pandang dan cara mengemas yang berbeda sesuai dengan apa yang ingin ditonjolkan dalam media tersebut berdasarkan atas data dan fakta yang didapatkan.
AKTIVITAS HUMAS PEMERINTAH DAERAH DALAM SOSIALISIASI PROGRAM DI DINAS KEBAKARAN JAKARTA SELATAN
Satispi, Evi;
Harmonis, Harmonis;
Urip, Urip
Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis Vol 3, No 2 (2019): Perspektif Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (24.381 KB)
|
DOI: 10.24853/pk.3.2.13-19
Penelitian ini bertujuan mengetahui Aktivitas Humas Pemerintah Dalam Sosialisiasi  Program Di Dinas Kebakaran Jakarta Selatan. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini diketahui bahwa Aktivitas Humas Pemerintah Dalam Sosialisasi progran dilakukan secara rutin melalui pertemuan-pertemuan yang melibatkan lurah, camat dan masyarakat. Adapun peliputan dan pendokumentasian kegiatan dilakukan oleh bagian divisi dokumentasi yang dicatat dalam bentuk laporan yang dibantu kepala pleton, kepala regu, dan anggota yang bertugas di lapangan. Selain itu Aktivitas yang dilakukan membuat buku laporan dan Periklanan melalui brosur, spanduk, poster, dan media koran online. Faktor penghambat dalam Aktivitas Humas Pemerintah yaitu kurangnya kesadaran dan perhatian masyarakat dalam mengikuti sosialisasi dengan alasan memiliki kesibukan masing-masing. Sedangkan faktor pendukungnya yaitu kinerja sumber daya manusia (SDM) petugas pemadam yang profesional, handal dan terlatih. Kata kunci: Aktivitas, Humas Pemerintah, SosialisasiÂ
PERSEPSI KHALAYAK MENGENAI SPECIAL EVENT BUMI RUMAH KITA DALAM MENINGKATKAN PUBLIC AWARENESS
Hasna, Safira
Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis Vol 5, No 1 (2021): Perspektif Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (24.381 KB)
|
DOI: 10.24853/pk.5.1.265-272
Dengan berkembangnya konsep pemasaran ke arah pemasaran sosial, event banyak digunakan untuk berbagai tujuan, Special event memberikan pengalaman pengunjung yang menyenangkan, pengalaman menawarkan peluang tambahan untuk mengkomunikasikan perhatian pada isu-isu yang dibawa oleh pemasaran sosial yaitu untuk perubahan perilaku yang bermanfaat bagi masyarakat luas contohnya perilaku ramah lingkungan. Sejauh Mata Memandang, sebagai brand fashion menggunakan tekstil daur ulang yang terbuat dari limbah pra-konsumsi yang diproses menjadi bahan baru sehingga sifatnya ramah lingkungan memiliki tagline kampanye #sejauhmanakamupeduli yang berguna untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran publik terhadap isu lingkungan. Untuk meningkatkan kesadaran publik akan isu lingkungan, kampanye pemasaran sosial yang digunakan oleh Sejauh Mata Memandang adalah dengan mengadakan special event berupa public exhibition ‘Bumi Rumah Kita’. Inisiatif Sejauh Mata Memandang (SMM) dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan kondisi sampah, khususnya sampah tekstil, ditunjukkan dalam pameran tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana persepsi khalayak mengenai special event Bumi Rumah Kita yang diselenggarakan oleh Sejauh Mata Memandang dalam meningkatkan public awareness. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam kepada pengunjung pameran Bumi Rumah Kita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi khalayak mengenai special event Bumi Rumah Kita dapat membuat pengunjung lebih sadar akan isu lingkungan dan pengelolaan limbah / sampah. Kampanye yang disampaikan melalui special event dapat membantu terciptanya tujuan pemasaran sosial Sejauh Mata Memandang (SMM) sebagai produk tekstil berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran publik terhadap isu lingkungan.
FAKTOR-FAKTOR KOMUNIKASI PERSUASIF SUSI PUDJIASTUTI DALAM MEMBANGUN KEPERCAYAAN MASYARAKAT UNTUK MENGONSUMSI IKAN
Hafni, Rayni Delya;
Sutjipto, Vera Wijayanti
Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis Vol 3, No 2 (2019): Perspektif Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (24.381 KB)
|
DOI: 10.24853/pk.3.2.59-67
Faktor-faktor komunikasi persuasif sangat penting dimiliki oleh seorang birokrat seperti Susi Pudjiastuti dalam hal ini ketika ia menjabat sebagai menteri kelautan dan perikanan. Hal ini dikarenakan faktor-faktor komunikasi persuasif tersebutlah yang akan membantu Susi Pudjiastuti dalam membangun kepercayaan kepada masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui faktor-faktor komunikasi persuasif yang digunakan oleh Susi Pudjiastuti. Penelitian ini juga diharapkan dapat bermanfaat bagi praktisi komunikasi politik, dalam hal ini yaitu seorang birokrat. Dalam penelitian ini menggunakan variabel faktor-faktor komunikasi persuasif yang memiliki empat dimensi, yang terdiri atas pengertian dan kesinambungan suatu pesan, pengaruh lingkungan, kredibilitas sumber dan pesan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memperoleh data melalui populasi yang merupakan masyarakat Indonesia dengan dibuat menjadi spesifik yaitu mahasiswa Ilmu Komunikasi UNJ dengan sampel berjumlah 40 orang, dengan menggunakan teknik penarikan sampel yakni probability sampling dengan teknik simple random samping yakni peneliti mengambil sampel secara acak namun tidak memerhatikan tingkatan dari responden. Data primer yang digunakan yaitu kuesioner yang dilakukan dengan membagikan google formulir kepada responden. Dalam analisis ini menunjukkan ada yang kurang dalam faktor-faktor komunikasi persuasif yang dilakukan oleh Susi Pudjiastuti. Hal ini terlihat pada mean terendah, yaitu pengertian dan kesinambungan suatu pesan dengan indikator kharisma. Kata Kunci: Birokrat, Faktor-faktor komunikasi persuasif, Kepercayaan, Susi PudjiastutiÂ
Implementation of CSR (Corporate Social Responsibility) on the Pinkvoice Program by Starbucks Indonesia in Building Company Image
Astuti Zebua, Winda Dwi
Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis Vol 3, No 1 (2019): Perspektif Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (24.381 KB)
|
DOI: 10.24853/pk.3.1.30-38
Selain laba (profit), keberadaan stakeholder juga menjadi faktor penting bagi sebuah perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa keberlangsungan hidup perusahaan tidak bisa dipisahkan dari lingkungan eksternalnya. Pergeseran orientasi terhadap stakeholders seperti ini sejalan dengan konsep tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility). Melaksanakan CSR (Corporate Social Responsibility) merupakan salah satu cara perusahaan untuk mempertahakan bisnis dan membangun citra di tengah masyarakat. Penelitian ini ingin mengetahui implementasi CSR oleh PT. Sari Coffee Indonesia (Starbucks Indonesia) pada program “Pinkvoice†dalam membangun citra perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Objek penelitian adalah PT. Sari Coffee Indonesia (Starbucks Indonesia). Data diperoleh dari wawancara dan studi pustaka. Sedangkan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan program CSR “Pinkvoiceâ€Â Starbucks Indonesia memadukan lebih dari satu pola kegiatan, dengan cara terlibat langsung dalam kegiatan donasi dari hasil penjualan menu yang terkait program, bermitra dengan lembaga, serta bergabung dalam sebuah kegiatan. Diantaranya pinkzumba dan sosialisasi deteksi kanker payudara secara dini bersama Lovepink Indonesia. Dapat dikatakan bahwa implementasi CSR Starbucks Indonesia menggunakan konsep responsibility yang dalam pelaksanaannya berupa donasi dan philanthropy. Kemudian Starbucks Indonesia melalui program CSR tersebut mampu membangun citra positif di tengah masyarakat, dibuktikan dari tanggapan dan besarnya dukungan masyarakat terhadap kegiatan CSR ini. Kata Kunci: Citra, CSR, Corporate Social Responsibilty, Starbucks Indonesia, Tanggung jawab social
VISI ISLAMI PERGURUAN TINGGI SERTA PENERAPANNYA PADA AKTIVITAS KOMUNIKASI STUDI KAMPUS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA
Handoko, Daniel
Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis Vol 4, No 2 (2020): Perspektif Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/pk.4.2.%p
Universitas Muhammadiyah Jakarta sebagai amal usaha bidang pendidikan harus memperhatikan nilai-nilai komunikasi yang baik dalam menjalankan aktifitas pendidikannya. Universitas Muhammadiyah Jakarta tidak hanya sebagai wadah untuk membentuk sumber daya insani yang menguasai ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian, tetapi juga menjadi tempat penempaan iman dan takwa kepada Allah SWT, yang nantinya diharapkan menjadi warga masyarakat yang berguna bagi agama, bangsa dan negara. Nilai-nilai ketakwaan bagi civitas akademika UMJ akan tercermin dari aktifitas komunikasi yang dijalan antar sesama warga kampus dengan memperhatikan etika berdasarkan syari’at islam. Komunikasi yang dimaksud adalah komunikasi yang islami, yaitu komunikasi ber-akhlak al-karimah atau beretika. Komunikasi yang berakhlak alkarimah berarti komunikasi yang bersumber kepada Al-Quran dan hadis (sunah Nabi).Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana penerapa komunikasi islam yang dijalan oleh warga sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Jakarta, bagaimana strategi yang dilakukan oleh pemangku kebijakan dalam mewujudkan lingkungan komunikasi yang islami di UMJ. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi.Dengan menggunakan analisis data pada tiga tahapan, yaitu 1. Reduksi data, sebagai peroses pemilihan, pemisahan, perhatian pada penyederhanaan, pengabstrakan dan transformasi data kasar yang muncul dari catatan-catatan tertulis dilapangan 2. Penyajian data, dilakukan dengan cara mendeskripsikan hasil wawancara yang dituangkan dalam bentuk uraian dengan teks naratif, dan didukung oleh dokumen-dokumen, serta foto-foto maupun gambar sejenisnya.
MANAJEMEN PERUBAHAN KOMUNIKASI PARTAI POLITIK NEW WAVE: SEBUAH STUDI ETNOGRAFIS DI PARTAI PSI JAWA BARAT
Alamsyah, Virza Utama;
Sinaga, Poltak;
Ugut, Gracia;
Hulu, Edison
Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis Vol 5, No 1 (2021): Perspektif Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (24.381 KB)
|
DOI: 10.24853/pk.5.1.227-243
Studi ini bertujuan untuk menjawab bagaimana laju Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Jawa Barat dalam menjalankan strategi komunikasi politiknya berbeda dengan PSI di DKI Jakarta, hal ini menjadi sebuah fenomena menarik karena sejatinya Jawa Barat berbatasan langsung dengan DKI Jakarta. Riset ini menggunakan pendekatan kualitatif Etnografi untuk menemukan dan menggambarkan dinamika partai guna meningkatkan performa komunikasi politik PSI di Jawa Barat. Berdasarkan hasil penelitian didapati bahwa manajemen komunikasi politik new wave terdapat dalam tubuh PSI Jawa Barat. Pendekatan tiga hal penting yakni kultur-nilai, coaching oleh ketua dan sikap progresif-dinamis anak muda membuat PSI Jawa Barat mendapati posisi politik yang berbeda dalam konstetasi di Jawa barat
POLA KOMUNIKASI BERBASIS MOBILE PHONE PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI PENANG DENGAN KELUARGA
Muksin, Nani Nurani;
Shabana, Amin;
Tohari, Moh. Amin
Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis Vol 3, No 2 (2019): Perspektif Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (24.381 KB)
|
DOI: 10.24853/pk.3.2.21-32
Pekerja Migran Indonesia (PMI) adalah mereka yang bekerja hingga ke luar negeri jauh dari keluarganya. Berbagai situasi personal terjadi seperti perasaan senang, susah, serta rindu karena jauh dari keluarga merupakan keseharian yang dialami PMI. Hal inilah yang membuat komunikasi dengan keluarga menjadi sangat signifikan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perbedaan pola komunikasi antara pekerja migran pria dan pekerja migran perempuan dan pola komunikasi penggunaan mobile phone dengan keluarga. Pendekatan penelitian ini kualitatif dengan metode deskriptif; Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi; Teknik penentuan informan secara purposive sampling. Terdapat 7 orang PMI yang bekerja di Penang. Hasil penelitian yaitu meskipun sama-sama menggunakan mobile phone sebagai media komunikasi dengan keluarga, namun terdapat beberapa perbedaan pemanfaatan mobile phone antara pekerja migran pria dan perempuan. Pekerja migran pria lebih rendah tingkat intensitas dan durasi komunikasi melalui handphone disbanding pekerja perempuan. Keragaman materi komunikasi yang terjadi seputar kehidupan sehari-hari, pekerjaan, kebutuhan rumah tangga dan pengelolaan keuangan. Sementara, pola komunikasi PMI dengan keluarga terpenuhi sesuai dengan teori dari Wilbur Schramm dimana semua unsur yaitu source, encoding, signal, decoding, destination, feed back dan field of experience terjadi. Informasi dari semua unsur menggambarkan pola komunikasi pekerja migran dengan keluarga perlu lebih dioptimalkan dengan isi pesan yang positif.  Kata kunci: Pola komunikasi; Mobile Phone, Pekerja Migran Indonesia; KeluargaÂ