cover
Contact Name
Majalah Sainstekes
Contact Email
majalah.sainstekes@yarsi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
majalah.sainstekes@yarsi.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian Universitas YARSI, Jl. Letjen Suprapto Kav. 13 Cempaka Putih,Jakarta Pusat 10510
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Majalah Sainstekes
Published by Universitas Yarsi
ISSN : 20856237     EISSN : 26856794     DOI : -
Majalah Sainstekes / Sainstekes Magazine is a peer-reviewed and open access journal that focuses and promotes the results of research in medicine, economics, law, psychology and technology.
Arjuna Subject : -
Articles 118 Documents
Deteksi Gen FlaB Leptospira pada Urin Pekerja PPSU Menurut Pandangan Islam Ramdesima Kasmir; Karimulloh Karimulloh
Majalah Sainstekes Vol 8, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.628 KB) | DOI: 10.33476/ms.v8i1.1774

Abstract

Latar Belakang: Leptospirosis merupakan penyakit infeksi bakteri yang sering terjadi pada negara-negara beriklim tropis atau subtropis yang memiliki curah hujan yang tinggi maupun sanitasi yang tidak memadai. Diagnosis dapat dilakukan menggunakan PCR gen FlaB yang dapat menjelaskan gen flagella yang terdapat pada spesies Leptospira patogen. Islam merupakan agama yang mengatur semua aspek kehidupan, termasuk bagaimana cara menjaga kebersihan yang berkaitan erat dalam pencegahan penyakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif Islam dalam mendiagnosis suatu penyakit menggunakan deteksi gen pada mikroorganisme. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi literatur analitik. Hasil: Dalam penelitian ini pemeriksaan gen FlaB menggunakan PCR pada urin pekerja PPSU dapat dilakukan dengan tujuan untuk kebaikan dan kemaslahatan umat.
Anosmia Pada Era Pandemi Eufrata Junus; Wulan Pingkan Sigit; Arroyan Wardhana
Majalah Sainstekes Vol 8, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.459 KB) | DOI: 10.33476/ms.v8i2.2100

Abstract

Anosmia adalah ketidakmampuan untuk merasakan bau atau aroma. Ini bisa bersifat sementara atau permanen dan didapat atau bawaan. Salah satu penyebabnya adalah penyumbatan mekanis yang mencegah bau mencapai saraf penciuman dapat menyebabkan hilangnya indra penciuman. Penyumbatan ini bisa disebabkan oleh proses inflamasi seperti infeksi sederhana yang menyebabkan sumbatan lendir atau polip hidung. Pada era pandemi virus Covid-19, virus ini memiliki kecenderungan untuk menginvasi saraf olfaktorius yang merupakan portal masuk virus tersebut atau melalui transmisi transneural dari infeksi sistem saraf pusat menuju sistem saraf perifer. Seperempat dari pasien Covid-19 yang dirawat melaporkan gangguan pada indra penciuman mereka, yang mungkin terkait dengan invasi saraf olfaktorius
Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja terhadap Komitmen Kerja Karyawan Bank Nagari, Cabang Pasar Raya, Padang Hilma Suyana
Majalah Sainstekes Vol 7, No 1 (2020): JUNI 2020
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.198 KB) | DOI: 10.33476/ms.v7i1.1428

Abstract

The purpose of this study was to analyze the effect of leadership style and work motivation toward employee commitment Nagari Bank, Pasar Raya Branch, Padang. This type of research was to study on causality. The population in this study was within the Nagari Bank, Pasar Raya Branch, Padang, amounting to 226 employees. The sample size was 144 employees. The technique of data analysis was descriptive analysis, test analysis and hypothesis testing requirements with path analysis. The study found that the leadership style and work motivation significantly affected the organizational commitment of employees of the Nagari Bank, Pasar Raya Branch, Padang.
IDENTIFIKASI FAKTOR RISIKO TERJADINYA KOLONISASI SPESIES CANDIDA DI RONGGA MULUT PADA INDIVIDU SEHAT (PENELITIAN PADA MAHASISWA & MAHASISWI FKG UI) Audiawati Audiawati; Siti Aliyah Pradono; Febrina Rahmayanti
Majalah Sainstekes Vol 2, No 1 (2015): Juni 2015
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.973 KB) | DOI: 10.33476/ms.v2i1.1638

Abstract

Introduction : Cases of oral candidiasis are commonly found, both in healthy individuals and immunecompromise patients, however publications of Candida carrier in the oral cavity of healthy population and risk factors for colonization in Indonesia are hardly available. Objective : This study was aimed to analyze the type and number of Candida colonies and identify risk factors in the oral cavity of apparenthly health FKG UI students. Material and methods : the specimens were taken from 195 subjects with oral rinse technique for identification using culture medium CHROMagar® and Sabaraoud dextrose agar. Results and discussion : Candida species were found in the 107 subjects oral cavity (54.87%), being Candida albicans was is the predominant species (52.33%). Some 88 subjects (82.24%) was dominant in the number of colonies less than 400 CFU/ml, while the rest had colony of more than 400 CFU/ml (17.76%). Candida colony grew dominantly in single colony (90.65%), and the others showed multi-species colonies (9.34%). Risk factors identified included age; gender; hormonal; blood type O; denture; orthodontic appliances; unstimulated salivary flow; pH of saliva; smoking, alcohol and oral cleaning habit; and oral health status. By using a statistical Pearson chi-square test, no  significant relationship was found between risk factors and number of Candida colonies in the oral cavity p less than 0.05. Conclusion : there was no one single risk factor for Candida colonization, but  combination of various risk factors for demographis, local and systemic was observed
Kemampuan Mengecap Phenylthiocarbamide (PTC) dan Distribusi Golongan Darah Sistem ABO pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2019 Endang Purwaningsih; Etty Widayanti; Mirfat Mirfat
Majalah Sainstekes Vol 7, No 2 (2020): DESEMBER 2020
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.162 KB) | DOI: 10.33476/ms.v7i2.1700

Abstract

Kemampuan mengecap PTC seseorang dapat berguna dan penting untuk mempelajari keragaman genetik pada populasi manusia. Sensitivitas rasa PTC penting dalam pemilihan makanan. Golongan darah ABO merupakan sistem darah yang penting dalam klinis, genetik, dan antropologi. Tujuan penelitian adalah mengetahui frekuensi tester dan genotipnya pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Tahun Akademik 2019 dihubungkan dengan golongan darah sistem ABO. Metode penelitian adalah eksperimental dengan rancangan cross sectional. Tes PTC dilakukan menggunakan kertas lakmus PTC. Data golongan darah diperoleh dari kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 213 mahasiswa didapatkan mahasiswa tester sebanyak 153 dan nontester sebanyak 60. Diantara mahasiswa tester sebagian besar berjenis kelamin perempuan. Frekuensi gen t sebesar 0,5306 dan frekuensi gen T sebesar 0,4694. Mahasiswa bergolongan darah O paling tinggi dan golongan AB paling rendah. Berdasarkan kemampuan mengecap rasa pahit (tester/ non tester) dan jenis kelamin, frekuensi tertinggi adalah golongan darah O pada laki-laki tester dan perempuan non tester, sedangkan frekuensi terendah adalah golongan AB pada laki-laki non tester. Disimpulkan bahwa kemampuan mengecap PTC mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2019 memiliki insidensi testernya tinggi dan didominasi mahasiswa perempuan. Distribusi frekuensi golongan darah O paling tinggi dan golongan darah AB paling rendah pada laki-laki tester dan perempuan non tester.
Gambaran Pengetahuan, Sikap dan Penerapan Konsep Intervensi Minimal Kedokteran Gigi pada Mahasiswa Program Profesi di Rumah Sakit Gigi dan Mulut YARSI Anita Rosa Delima; Dharma Satya Aprianto; Chaerita Maulani
Majalah Sainstekes Vol 8, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.439 KB) | DOI: 10.33476/ms.v8i1.1906

Abstract

Pendahuluan: Intervensi minimal (IM) kedokteran gigi merupakan konsep modern dan berdasarkan bukti (evidence-based) yang bertujuan untuk memastikan bahwa gigi dapat tetap berfungsi baik selama hidup. Dalam penatalaksanaan karies, IM menekankan pada penilaian faktor risiko, perawatan invasif minimal, serta identifikasi dan remineralisasi lesi karies dini. Kurikulum pendidikan dokter gigi Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas YARSI telah menyertakan materi penatalaksanaan karies dengan menerapkan konsep IM pada masa pendidikan tahap akademik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap, dan penerapan IM mahasiswa program profesi FKG Universitas YARSI. Metode:. Subjek penelitian ini adalah seluruh mahasiswa program profesi pada tahun ajaran 2017-2018, yaitu sebanyak 76 mahasiswa. Metode pengambilan sampel ialah secara total sampling Data diperoleh melalui kuesioner yang diambil secara cross sectional. Kuesioner berisi pertanyaan mengenai data responden, pengetahuan, sikap, dan penerapan IM dalam penatalaksanaan karies. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa pengetahuan baik sebanyak 31,6%, sikap positif 68,4% dan penerapan konsep IM yang baik sebanyak 60,5%. Simpulan: Pengetahuan, sikap, dan penerapan IM dalam keputusan klinis mahasiswa masih perlu ditingkatkan. Kurikulum pendidikan dokter gigi baik program akademik dan profesi yang komprehesif serta menerapakan prinsip-prinsip IM harus dirancang dan diterapkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan keberhasilan penatalaksanaan karies
Hubungan Riwayat Bblr (Berat Badan Lahir Rendah) Dengan Kejadian Stunting Di Kabupaten Pandeglang Maya Trisiswati; Dian Mardhiyah; Siti Maulidya Sari
Majalah Sainstekes Vol 8, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.31 KB) | DOI: 10.33476/ms.v8i2.2096

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan yang terjadi akibat kondisi kekurangan gizi kronis atau penyakit infeksi kronis pada bayi / anak di bawah lima tahun, ditandai dengan nilai z-scorenya kurang dari -2SD/standar deviasi (stunted) dan kurang dari –3SD (severely stunted). Berat badan saat lahir merupakan salah satu indikator dalam tumbuh kembang anak hingga masa dewasanya dan menggambarkan status gizi yang diperoleh janin selama dalam kandungan. BBLR ialah Berat Badan Lahir Rendah kurang dari 2.500 gram, tanpa memandang masa gestasi. Data prevalensi balita stunting WHO, Indonesia termasuk ke dalam negara ketiga dengan prevalensi tertinggi di regional Asia Tenggara/South-East Asia Regional (SEAR), dengan rata-rata 36,4% tahun 2005-2017. Kabupaten Pandeglang memiliki prevalensi stunting tertinggi di Provinsi Banten, 21,9% untuk BADUTA (bayi dibawah dua tahun). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik. Rancangan penelitian adalah cross sectional. Responden tidak BBLR menjadi stunting sebanyak 170 orang atau 25.6%   tidak stunting 493 orang atau 74.4%, BADUTA BBLR sebanyak 16 orang atau 35,6% mengalami stunting sedangkan 29 orang atau 64.4% tidak mengalami stunting dengan p-value 0.144 atau p-value lebih dari 0,05, OR 1,6 dengan 95% CI (0.848 – 3.019) atau CI. Hasil analisis bivariate menunjukan tidak ada hubungan yang signifikan atau bermakna antara BBLR dengan keajdian stunting di 10 desa Kabupaten Pandeglang
Perbandingan Gambaran Ultrasonography Gray Scale dan Doppler Parenkim Hepar Berdasarkan Scoring System dengan Pemeriksaan Fibroscan pada Pasien Hepatitis B Kronik Nur Alam; Sri Asriyani; Bachtiar Murtala; Nikmatia Latief; Burhanuddin Bahar; Nu’man As Daud
Majalah Sainstekes Vol 8, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.734 KB) | DOI: 10.33476/ms.v8i2.2101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi ultrasonography gray scale (USG) dengan doppler parenkim hati berdasarkan sistem skoring dengan pemeriksaan fibro scan pada pasien hepatitis B kronik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi potong lintang. Penelitian dilaksanakan di Bagian Radiologi RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar pada bulan Juli sampai Desember 2020. Populasi penelitian ini adalah seluruh penderita virus hepatitis B kronik yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel penelitian ini dilakukan pemeriksaan morfologi dan hemodinamik hati dan limpa menggunakan USG Trans abdominal, dilanjutkan dengan penentuan derajat fibrosis berdasarkan Transient Elastography. Data dianalisis secara statistik melalui uji korelasi Spearman jika nilai P lebih kecil dari 0,05. Penelitian ini melibatkan 32 orang, 22 laki-laki (68,8%) dengan rentang usia 25-64 tahun pada penderita virus hepatitis B kronis. Hasil penelitian menunjukan korelasi yang kuat berdasarkan morfologi USG adalah echoparenkim (p value 0,0001, r value 0,793). Permukaan hati (p value 0,010, r value 0,450), ukuran limpa (p value 0,009, r value 0,452), berkorelasi sedang, sedangkan sudut jantung (p value 0,041, r value 0,363) memiliki hubungan yang lemah korelasi. Diameter vena hepatik dan rerata Portal Vein Velocity (PVV) tidak memiliki korelasi yang signifikan dengan Transient Elastography. Penilaian USG memiliki korelasi yang kuat (p value 0,0001, r value 0,729) dengan derajat fibrosis berdasarkan Transient Elastography
Knowledge and Attitudes of Students of Faculty of Medicine, YARSI University Towards Hepatitis B Vaccine from the Medical Perspective and Islamic Point of View Asep Zainuddin Sahir; Ferryal Basbeth
Majalah Sainstekes Vol 7, No 1 (2020): JUNI 2020
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.989 KB) | DOI: 10.33476/ms.v7i1.1424

Abstract

Background: Hepatitis B is a major cause of morbidity and death, and is still a health problem for many people in the world. Indonesia is one of the countries that has a medium hepatitis B surface antigen (HBsAg) prevalence, which is between 3.0% -18.5%. The main content of a vaccine is a virus or bacteria. In addition to active ingredients, there are adjuvants in the vaccine ingredients. The combination of the main active ingredients (antigens) and adjuvants is more effective than using an antigen vaccine only. In Islam, the vaccination includes preventive treatment measures (wiqayah), therefore the vaccines are subject to legal treatment, with various opinions from halal (permissible) to forbidden. This study aimed to find out the knowledge and attitudes of students of faculty of medicine, YARSI University towards Hepatitis B vaccines viewed from the medical and Islamic perspective. Method: The study used cross sectional research design. The participants of this study were active students of Faculty of Medicine, YARSI University year 2015 by using questionnaire. The total number of students of class 2015 was 250 people. The number of students who met the inclusion criteria was 224 students. Error margin was 5% with a minimum sample estimate of 144 people. Result: As many as 24%  of the students was aware that hepatitis B vaccine contains aluminum, formaldehyde. Meanwhile, 72% of the knew that aluminum side effects causes CNS damage. The percentage of students who knew that rejecting the vaccination can be penalized was 27%. While 69% of the students knew that the provision of vaccine does not require informed consent. About 79% of the students understood that technique treatment from prophet era as an alternative to increase immunity in children. Regarding the attitudes towards vaccine programs promoted by the government, 31.2% of the students disagreed. While 33.1% of the students agreed with the provision of vaccines. The majority of the students (70.8%) agreed with obtaining informed consent before the vaccination. Moreover, 58% of the students Were doubtful about education before giving the vaccine. While 58% of the students disagreed that the technique method can be an alternative to substitute vaccines. Conclusion: Although there was a lack of students’ knowldge about aluminum content, Thimerosal and formaldehyde in vaccines, the students know that long term use of Hepatitis B Vaccine which contain Aluminum, Thimerosal and Formaldehyde can cause damage to the central nervous system. Regarding the students’ attitude towards Hepatitis B immunization, the students agree with the immunization program promoted by the government but they agree that informed consent should be taken and do not know about the sanction if they block or reject the immunization program by the government.
Efektivitas Komik Edukasi terhadap Upaya Pencegahan Kekerasan pada Anak Sekolah Dasar Negeri Penggilingan 09 Pagi Jakarta Timur Tahun 2019 Triana Indrayani; Nadya Namira
Majalah Sainstekes Vol 7, No 1 (2020): JUNI 2020
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.865 KB) | DOI: 10.33476/ms.v7i1.1429

Abstract

Comics are effective in increasing elementary school children's knowledge because comics have attractive colors and images, therefore they can facilitate easy understanding of a concept. One group of children who are vulnerable to being victims of sexual violence were elementary school children. This study aimed to measure the effectiveness of educational comics on the prevention of violence in elementary school children. The research design used in this study was a pre-experimental using the One Group Pre-Post-Test design, the sample in this study was 32 students taken using total sampling. The instrument used was a questionnaire, the data analysis used paired t test. The results showed that there were significant differences in the pretest and posttest after the educational comic intervention. There is a significant influence between the effectiveness of educational comics on prevention of violence in state elementary School Children before the intervention and after the intervention. It is expected that students will be more proactive in finding information about preventing violence in children so that they can apply the information obtained as well as possible.

Page 7 of 12 | Total Record : 118