Claim Missing Document
Check
Articles

Pola Komunikasi Dalang Wayang Golek dengan Klien dalam Tahap Perencanaan Kampanye Politik Menggunakan Pertunjukan Wayang Golek Romli, Nada Arina; Anindhita, Wiratri; Rosdiani, Khairunnisa
Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 2 No 2 (2020): Jurnal ALTASIA (Edisi Khusus) - Acceptance
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.293 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana komunikasi yang dibangun dalang wayang golek dengan kliennya dalam tahap perencanaan yaitu pemilihan cerita yang akan digunakan dalam kampanye politik melalui pertunjukan wayang golek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme dan pendekatan fenomenologi. Subjeknya adalah dalang wayang golek yang telah dipercaya oleh aktor politik, partai politik atau lembaga pemerintah melakukan kampanye. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipan pasif. Hasil penelitian mengungkapkan pola komunikasi yang dilakukan oleh dalang dengan klien dibagi dalam tiga poin, (1) pemilihan cerita ditentukan dalang yang sesuai dengan tema kampanye, hanya konten pesan politiknya yang didikusikan dengan klien, (2) pemilihan cerita dalam kampanye politik biasanya menggunakan cerita karangan dari dalang sendiri yang disebut sanggitan, (3) pemilihan cerita tergantung pada klien, akan memilih sendiri cerita dan lakonnya atau merupakan rekomendasi dari dalang.
ANALISIS PENERAPAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI TEPAT GUNA PADA BISNIS TRANSPORTASI OJEK ONLINE (Studi pada Bisnis Gojek dan Grab Bike dalam Penggunaan Teknologi Komuniasi Tepat Guna untuk Mengembangkan Bisnis Transportasi) Anindhita, Wiratri; Arisanty, Melisa; Rahmawati, Devie
Prosiding Seminar Nasional INDOCOMPAC Komunikasi, Budaya dan Media
Publisher : Prosiding Seminar Nasional INDOCOMPAC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.954 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi yang cukup pesat memberikan perubahan sosial masyarakat. Banyak bisnis mulai bermunculan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi komunikasi tersebut, salah satunya adalah kemunculan bisnis penyedia layanan jasa transportasi Ojek Online. Adanya Ojek Online ternyata memberikan solusi dan menjawab berbagai kekhawatiran masyarakat akan layanan transportasi umum. Kemacetan ibukota dan ketakutan masyarakat dengan keamanan transportasi umum sudah dijawab dengan kehadiran Ojek Online yang memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi penggunanya.   Kehadiran Ojek Online yang menerapkan teknologi komunikasi tepat guna di saat masyarakat membutuhkan sarana transportasi aman dan bisa menjadi solusi saat macet merupakan fokus penelitian yang dianggap perlu dikonstruksikan dalam penelitian ini. Terlebih lagi, dengan penggabungan layanan transportasi dengan kecanggihan teknologi Internet sehingga masyarakat lebih mudah melakukan pemesanan, mengetahui rate biaya transportasi, lokasi tujuan dan identifikasi driver yang merupakan suatu bentuk inovasi baru dalam dunia bisnis transportasi. Dengan menggunakan teori Difusi Inovasi dan pendekatan penelitian kualitatif yang heuristik terhadap 2 (dua) penyedia layanan transportasi Ojek Online terbesar di Indonesia yaitu Grab Bike dan PT Gojek Indonesia, maka didapatkan hasil penelitian secara mendalam, menyeluruh dan komprehensif tentang perkembangan teknologi komunikasi tepat guna. Hasil penelitian ini nantinya akan memberikan kontribusi dan sumbangan konsep terutama dalam penerapan inovasi berupa teknologi komunikasi tepat guna yang dapat memberikan perubahan pada sistem sosial masyarakat. Keyword : Ojek Online, Teknologi Komunikasi Tepat Guna, Difusi Inovasi, Perubahan Sistem Sosial
POTENSI MEDIA DARING MENCIPTAKAN KOMUNITAS INFORMASI TRANSNASIONAL ASEAN Rahmawati, Devie; Anindhita, Wiratri
Prosiding Seminar Nasional INDOCOMPAC Komunikasi, Budaya dan Media
Publisher : Prosiding Seminar Nasional INDOCOMPAC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.686 KB)

Abstract

Keberadaan media online telah memungkinkan keterbatasan-keterbatasan media konvensional diatasi. Jangkauan distribusi yang tak terbatas tiras dan ruang merupakan bentuk keunggulan tersebut. Dari keunggulan ini, komunitas informasi yang lebih meluas dan melampaui batas-batas nasional sebenarnya dimungkinkan. Paper ini adalah upaya untuk mengkaji kemungkinan dan peluang dari dinamika media online yang sudah ada sejauh ini serta strategi apa yang perlu dilakukan untuk mengarahkannya merealisasikan apa yang menjadi tujuan menciptakan persekutuan strategis transnasional yang lebih global. Kata kunci: media online, strategi transnasional, komunitas informasi
Pola Komunikasi Dalang Wayang Golek dengan Klien dalam Tahap Perencanaan Kampanye Politik Menggunakan Pertunjukan Wayang Golek Nada Arina Romli; Wiratri Anindhita; Khairunnisa Rosdiani
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 2 No 2 (2020): Jurnal ALTASIA (Edisi Spesial Seminar Nasional Pariwisata)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v2i2.555

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana komunikasi yang dibangun dalang wayang golek dengan kliennya dalam tahap perencanaan yaitu pemilihan cerita yang akan digunakan dalam kampanye politik melalui pertunjukan wayang golek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme dan pendekatan fenomenologi. Subjeknya adalah dalang wayang golek yang telah dipercaya oleh aktor politik, partai politik atau lembaga pemerintah melakukan kampanye. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipan pasif. Hasil penelitian mengungkapkan pola komunikasi yang dilakukan oleh dalang dengan klien dibagi dalam tiga poin, (1) pemilihan cerita ditentukan dalang yang sesuai dengan tema kampanye, hanya konten pesan politiknya yang didikusikan dengan klien, (2) pemilihan cerita dalam kampanye politik biasanya menggunakan cerita karangan dari dalang sendiri yang disebut sanggitan, (3) pemilihan cerita tergantung pada klien, akan memilih sendiri cerita dan lakonnya atau merupakan rekomendasi dari dalang.
Mapping Disinformation During the Covid-19 in Indonesia: Qualitative Content Analysis Devie Rahmawati; Deddy Mulyana; Giri Lumakto; Mila Viendyasari; Wiratri Anindhita
Jurnal ASPIKOM - Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24329/aspikom.v6i2.907

Abstract

During life-threatening situations such as the Covid-19 pandemic, disinformation is rife. While people project their affective aspects into understanding the situation, their fear of Covid-19 interferes with their logical and reasonable assessment of disinformation. Less credible information such as rumors becomes reliable for some people. This study aims to map the disinformation category based on the Ministry of Communication and Information report from January to March 2020. There are 359 hoaxes with five categories and 30 sub-categories. This study uses qualitative content analysis as a method. The study results revealed that most of the disinformation during the Covid-19 pandemic was related to the spread of hoaxes on health issues. This research implies that several recommendations are made to respond to the urgency of handling disinformation during Covid-19 in Indonesia, such as initiating digital literacy and media literacy in the national education system.
PEMETAAN PERILAKU KONSUMEN INDONESIA DI SOSIAL MEDIA (Studi Netnography terhadap Perilaku Berbelanja Online Masyarakat di Sosial Media sebagai Upaya Peningkatan UMKM di Indonesia) Glorya Agustiningsih; Melisa Arisanty; Wiratri Anindhita
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2015): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakUsaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor usaha yang penting karena memiliki peran yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Jumlah UMKM yang terus berkembang di Indonesia, mendorong Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) memacu kinerja UMKM untuk meningkatkan kuantitas dan kualitasnya. Salah satunya dengan menerapkan teknologi komunikasi dan informasi, khususnya penggunaan media sosial sebagai media dalam mengkomunikasikan produk (promosi). Namun masih banyak UMKM yang belum memahami manfaat penggunaan media sosial tersebut, padahal media sosial sendiri memiliki pengaruh yang besar terhadap perkembangan bisnis, yaitu dengan kemampuannya menjangkau khalayak sasaran yang luas dalam waktu cepat dan real-time. Permasalahan tersebut berawal dari keengganan UMKM dalam menggunakan media sosial sebagai media promosi. Mereka mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi perilaku konsumen di media online yang mengakibatkan strategi pemasaran yang dibuat menjadi tidak efektif dan efisien. Oleh karena itu, dengan adanya penelitian mengenai pemetaan perilaku konsumen di media sosial akan memberikan kontribusi yang besar dalam upaya peningkatan daya saing UMKM. Sehingga hasil penelitian ini dapat memberikan masukan bagi UMKM dalam membuat strategi promosi di media sosial yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan strategi netnography, yaitu bentuk penelitian etnografi online. Data penelitian diperoleh dari observasi online secara langsung dan mendalam terhadap interaksi hiperteks para nitezen yaitu antara konsumen dengan penjual produk UMKM di media sosial. Hasil observasi online tersebut akan dianalisa sesuai dengan model analisa Perilaku Konsumen Kotler dan analisa tipe konsumen online Kozinet (1997). Dengan begitu, akan didapatkan pemetaan yang komprehensif mengenai perilaku konsumen media sosial pada level mikro.Kata Kunci: UMKM, Perilaku Konsumen, Media Sosial AbstractMicro, Small, and Medium Enterprises (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah/UMKM) is one of the business sector which has significant roles in the economic growth in Indonesia. The increase of UMKM pushes The State Minister for Cooperatives Small and Medium Enterprises to encourage UMKM performance by enhancing their quality. One of the effort is by applying information and communication technology, especially application of social media as a communication tool to promote the products. In the reality, there are many UMKM still do not have enough understanding about the benefits of social media usage in business as it has big influences on business growth with its capability to reach  large target audience in fastest and real-time. The situation arouse as a result of the reluctant of UMKM for using social media as their promotion tool. They often meet difficulties to identify online media consumer behavior that causes its marketing strategy ineffective and inefficient. Therefore, the research about consumer behavior mapping in social media will provide huge contribution in enhancing UMKM competitiveness, so as the result will give a positive input for planning the promotion strategy in social media for UMKM that fits with consumer’s needs and wants. The research uses qualitative method with netnography strategy, a research method for measuring online ethnography. Primary data will be collected from online observation which provides illustration of hypertext interaction among the netizens on the internet that is between the consumers and seller (UMKM). The observation results will be analyzed using Consumer Behavior Model by Philip Kotler and Online Consumer model by Kozinet. As the result will arise the comprehensive mapping about consumer behavior in social media in micro level in Indonesia.Keywords:  Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM), Consumer Behavior, Social Media
EFEKTIVITAS PROGRAM SIARAN KONSELING DI RADIO TRIJAYA BAGI MASYARAKAT KOTA YOGYAKARTA Wiratri Anindhita
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2013): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program  siaran  Konseling  di  radio  Trijaya  Yogyakarta  merupakan  program  yang bertujuan untuk membantu masyarakat memecahkan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan bidang  psikologi. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui dan mengukur efektivitas program siaran Konseling di radio Trijaya di kalangan pendengar aktif dan pendengar pasif di kota Yogyakarta; dan (2) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas program tersebut.  Metode dasar penelitian ini mix method, yaitu perpaduan antara pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel penelitian ditentukan dengan metode stratified random  sampling  dengan  masing-masing  31 sampel  pendengar  aktif  dan  pendengar  pasif. pendekatan  kualitatif  dilakukan  dengan  wawancara  mendalam  dan  FGD  terhadap  lima  key informan.  Hasil  penelitian   menunjukkan  bahwa  program  siaran  Konseling  efektif  untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman  pendengar aktif maupun pasif untuk menghadapi dan memecahkan masalah kehidupan di kalangan masyarakat.  Pendengar aktif menilai bahwa program ini lebih efektif dibanding pendengar pasif. Efektivitas program dapat ditingkatkan dengan memperbaiki kualitas materi siaran dan kualitas penyiar.  Kata kunci: efektivitas, program siaran Konseling, pendengar aktif dan pasif.
PROSES EVALUASI PROGRAM SIARAN RHYTHM & BREEZE PADA 106.6 FM V RADIO JAKARTA Wiratri Anindhita
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radio as a one of mass communication media has an important role. For example, providing information, educating, and entertaining their listeners. As one of the radio station in Jakarta, 106.6 FM V Radio Jakarta has programs that designed to give what their listeners need. One of them is Rhythm & Breeze. In the process, the Rhythm & Breeze program need to be evaluated to maintain and to increase its quality. The evaluation process performed include the evaluation of the program content, the announcer and the financial sector. This research  found that the evaluation process on the program content is performed when the team find a problem with the content of the program. The content evaluation process continued into the formal forum with the board of director, to find a decision that would be carried out by the team of the program. On the evaluation process of program announcer, the evaluation starts from board of director that monitor the program announcer. After that, the board of director will hold a formal meeting with the station manager and the program teams to find a decision. On the evaluation process of the financial sector, the financial department will evaluate the financial condition of the company every single month. If they found negative results, they would hold formal meeting with the board of director and the program team, to find the solutions. The evaluation process of the Rhythm & Breeze program content, the team have the authority to determine a decision. On the evaluation process of the program announcer, the board of director has the authority to determine a decision. While on the evaluation process of the financial sector, the financial department has been given more authority from the board of director in determining the evaluation process of financial sector, and in taking a decision for the 106.6 FM V Radio Jakarta financial problems. Keywords: Evaluation, Process of Broadcasting Program, Radio
DRAMATURGI DIBALIK KEHIDUPAN SOCIAL CLIMBER Wiratri Anindhita
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2018): May
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Life is like a two parts of coins, which every part of life has a front stage and a back stage. This study purpose to know about how the front stage side of social climber, the back stage side of social climber, and how the experience as a social climber. This study uses dramaturgy theories. In dramaturgy study will be seen about the difference in actor’s behavior while on the frontstage and backstage. Concepts that used in this research is social climber and social media. This research uses qualitative descriptive research method. Data collection through in depth interview with informant, non-participant observation, and literature study. Data analysis techniques in this research using data analysis techniques from Miles and Huberman. The result of this study, actually the three of informan were not came from rich family that have a high economic status. If they are in front stage side, they will show a very good performance, like wearing many branded things. But, if they are not in the front stage side, they will be preferring to do many things of homework, wearing a simple clothes, not wearing a branded product, and also do the activity like a normal student. Key words: dramaturgy, social climber, social media
INTERAKSI SIMBOLIK PADA KOMUNITAS PEMBELA BINATANG INDONESIA Wiratri Anindhita; Valencia Chretella
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol. 7 No. 1 (2019): May
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Animal Defenders Indonesia Community is a pro-animal community that was formed in 2011 and has previously conducted similar activities but sporadically and uncoordinated or in groups. Animal Defenders Indonesia managed by Doni Herdaru Tona is oriented to several things such as rescue, rehab, rehome, and educational program. Researchers wanted to illustrate how symbolic interactions took place between the founder and the animals and between the volunteers and the animals in that place. The theory used is the theory of symbolic interaction with the support of community concepts and life experiences. Currently, research on a community has been very frequent, but researchers are taking a wildlife protection community that is still rarely found to research. The results obtained by the researchers are that the researchers describe how the reality of symbolic interaction that occurs between humans and animals is clearly evident in this study that the dogs in this film are treated like a family itself not as a pet only.Keywords: Community, Animal, Symbolic Interaction, Founder, Volunteer.