cover
Contact Name
Moch Wahib Dariyadi
Contact Email
wahib.fs@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
wahib.fs@um.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Konfererensi Nasional Bahasa Arab
ISSN : 25409417     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Konferensi Nasional Bahasa Arab tahunan JURUSAN SASTRA ARAB FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS NEGERI MALANG Tema : Kreativitas dan Inovasi dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Indonesia Sub Tema : Strategi Pembelajaran Bahasa Arab MetodePembelajaran Bahasa Arab Media Pembelajaran Bahasa Arab Kurikulum Pembelajaran Bahasa Arab Bahan Ajar Pembelajaran Bahasa Arab Evaluasi Pembelajaran Bahasa Arab Problematika Pengajar Bahasa Arab Problematika Pebelajar Bahasa Arab Model Pembelajaran Bahasa Arab Pendekatan Pembelajaran Bahasa Arab Motivasi dalam Pembelajaran Bahasa Arab Peningkatan Mutu Pembelajaran Bahasa Arab Manajemen Pembelajaran Bahasa Arab Kajian Sastra Arab Kajian Al-Qur’an.
Arjuna Subject : -
Articles 539 Documents
TRANSITIVITAS PADA TEKS PENYUSUN PASAL PIAGAM MADINAH (PENDEKATAN TATA BAHASA FUNGSIONAL) Khaerul Umam dkk
Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab No 4 (2018): Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab IV
Publisher : Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan transitivitas pada pasal penyusun Piagam Madinah, yang berupa proses, partisipan, serta sirkumstan. Transitivitas merupakan perealisasian pengalaman linguistik yang direalisasikan dalam bentuk proses, partisipan, dan sirkumstan. Proses merupakan penafsiran pengalaman tentang kejadian-kejadian ke dalam sejumlah kecil jenis tata bahasa yang berbeda. Partisipan bisa digambarkan sebagai sesuatu yang terikat dengan proses. Sirkumstan memberikan informasi detail tentang rentang, lokasi, cara, sebab, kemungkinan, penyerta, peran, masalah dan sudut pandang. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data pada penelitian ini merupakan pasal penyusun piagam Madinah. Tahap penyediaan dimulai dengan pencatatan data, sedangkan klasifikasi data didasarkan pada jenis proses, partisipan, serta sirkumstan. Pada tahap analisis data, peneliti menggunakan metode agih dengan teknik dasar yaitu bagi unsur langsung, dengan menggunakan teknik lanjutan baca markah. Sesudah data diklasifikasi, kemudian melalui tahap analisis. Pada penelitian ini peneliti menemukan 51 proses material, 0 proses verbal, 15 proses mental, 0 proses behavioral berjumlah, 0 proses eksistensial, dan 16 proses relasional. Peneliti juga menemukan 40 partisipan aktor, 30 partisipan goal, 0 partisipan sayer, 7 partisipan senser, 5 partisipan phenomenon, 0 partisipan behaver, 0 partisipan existent, 16 partisipan atribut dan penyandang. Peneliti juga menemukan 1 sirkumstan rentang, 4 sirkumstan lokasi, 11 sirkumstan cara, 8 sirkumstan sebab, 4 sirkumstan penyerta, 9 sirkumstan peran, 2 sirkumstan masalah, akan tetapi tidak ditemukan sirkumstan kemungkinan dan sirkumstan sudut pandang.Kata Kunci: Transitivitas, Piagam Madinah, Proses, Partisipan, Sirkumstan.
تعليم اللغة العربية بالأنشطة اللغوية في مركز ترقية اللغة العربية بمعهد منبع العلوم بتا-بتا باميكاسان مادورا أحمد سيف الدين
Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab No 3 (2017): PROSIDING KONFERENSI NASIONAL BAHASA ARAB III
Publisher : Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ملخّص البحث: إيمانا بأن اللغة العربية هي المصدر الأول للعلوم الإسلامية لأن كلام الله القرآن وحديث الرسول باللغة العربية. فيلزم على كل مسلم ومسلمة أن تعلمها ومفهومها، ولاسيما كل من يتعلم في المعاهد.  وحينئذ تناول موضوع البحث حول تعليم اللغة العربية بالأنشطة اللغوية في مركز ترقية اللغة العربية بمعهد منبع العلوم بتا-بتا باميكاسان مادورا .أن وجود مركز ترقية اللغة العربية مهمة جدا لنجاح الطلاب في تعليم اللغة الأجنبية (اللغة العربية) بواسطة الأنشطة اللغوية، هنا أن مركز ترقية اللغة العربية هو كل ما يسمعه ويشاهده الطلاب مما يتعلق باللغة الأجنبية المدروسة. ومن الأنشطة المتنوعة في المركز، فكثير تحقيق العكديد من الإنجازات التي تحققت في مجال اللغة سواء في المدارس والجامعات وصف ظاهرة تستحق المتابعة في الدراسة. والنجاح لا يمن فصلها عن نظام التدريس المطبقة في المركز، لذلك أن أعضاء المركز العديد يلتحق دراستهم  الى منطقة الشرق الأوسط. أما الأهداف من هذا البحث هي معرفة تتم تعليم اللغة العربية بالأنشطة اللغوية في مركز ترقية اللغة العربية بمعهد منبع العلوم بتا-بتا باميكاسان مادورا، ومعرفة المزايا في الأنشطة اللغوية لمهارة الكلام ومشكلاتها في مركز ترقية اللغة العربية بمعهد منبع العلوم بتا-بتا باميكاسان مادورا. إن مدخل البحث المستخدم في هذا البحث هو المدخل الكيفي وأما نوع البحث هو دراسة الوصفية وتحليلية، ويستخدم الباجث أسلوب جمع البيانات بالمقابلة والملاحظة العميقة والوثائق. وكلها لإجابة مشكلة البحث عن تعليم اللغة العربية بالأنشطة اللغوية في مركز ترقية اللغة العربية، ومخبر البحث هو المعلمون أو الرؤساء والطلاب في مركز ترقية اللغة العربية. ونتيجة هذا البحث هي (1) تعليم اللغة العربية بالأنشطة اللغوية في مركز ترقية اللغة العربية ناجحة، لأن الطلاب يستطيعون أن يتكلموا باللغة العربية جيدا، وتكونت الأنشطة اللغوية في تعليم اللغة العربية بثلاث مراحل وهي التخطيط كتقسيم فصولهم حسب مستويات ذكائهم والتنفيذ هو يلزم على كل من الطلبة أن يقدموها إلى الأساتيذ الذين لهم وظيفة خاصة لذلك ثم قاموا بتدوين عدد حفظهم المفردات أو قطرة الألسنة ثم التقويم على سبيل المثال للمستوى المبتدئ فيقتصر بالمحادثة وسؤال المفردات. أما التقويم للمستوى المتوسط فيقتصر بالقراءة والترجمة والمناظرة. أما التقويم للمستوى المتقدم فيقتصر بالكتابة والبلاغة والمناظرة، والموعد المؤقت للتقويم مرة واحدة في كل خمسة عشر يوما (نصف الشهر). ولذا، كانت الأنشطة اللغوية فعالا ومؤثرا (2) المزايا من تعليم اللغة العربية بالأنشطة اللغوية في مركز ترقية اللغة العربية هو يستطيع الطلاب التكلم باللغة العربية ويستطيع فهم قراءة الكتب التراثية والثقة بالنفس وذهني قوي. وأما مشكلاتها فهي الوقت المحدود حتى تصادم الوقت ببرنامج المعهد وضعف المعلم في استخدام الطريقة المعاصرة وضعف الطلاب بممارسة قواعد النحوية. والحل تلك المشكلات هي أن يتكاثر بالمكالمة كل يوم وليلة وتنظيم الوقت بين أنشطة المركز والمعهد. ومن المعلومات أو النتائج، فوجدت أن تعليم اللغة العربية بالأنشطة اللغوية البسيطة يستطيع أن يتحمل الطلاب لهم المهارة اللغوية والإنجازات في مجال اللغة بوجود بيئة العربية التي تجري فعالا وجيدا الكلمات الرئيسية: الأنشطة اللغوية، مركز ترقية اللغة العربية، معهد منبع العلوم بتا-بتا باميكاسان مادورا 
CORAK SASTRA TAFSIR AL-QUR’AN ‘A’ISHAH ‘ABD AL-RAHMÂN “BINT AL-SHÂTI’” DONY BURHAN NOOR HASAN
Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab No 1 (2015): Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab I
Publisher : Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan corak penafsiran al-Qur’an senantiasa mengalami kemajuan dan perubahan. Hal ini boleh jadi disebabkan oleh hasrat yang begitu dalam pada diri umat Islam, khususnya kaum intelektualnya – mereka yang memiliki kepedulian dalam bidang tafsir al-Qur’an – untuk menampilkan sesuatu yang baru dalam memberikan pemahaman komprehensif atas kandungan ajaran-ajaran al-Qur’an dan rasa tidak puas dengan apa yang dihasilkan oleh ulama-ulama terdahulu. Salah satu metode yang dianggap modern oleh sebagian besar ulama tafsir, adalah metode sastra (al-manhaj al-adabî).Muhammad Husain al-Dzahabi dalam bukunya “al-Tafsîr wa al-Mufassirûn” memaparkan bahwa corak penafsiran sastra - beliau menyebutnya dengan al-laun al-adabî al-ijtimȃî- merupakan upaya menafsirkan ayat-ayat al-Qur’an dengan meneliti dan menjelaskan secara detail gaya ungkapan al-Qur’an, selanjutnya membangun sebuah makna yang menjadi tujuan utama/ tema sentral al-Qur’an, sembari mencoba untuk mengkolerasikan semangat al-Qur’an dengan konteks-konteks kekinian. Kemudian dijelaskan bahwa Muhammad ‘Abduh merupakan tokoh pembaharu muslim yang mula-mula mempekenalkan corak penafsiran seperti ini di kalangan umat Islam. Beliau ingin mereposisi dan menekankan fungsi al-Qur’an sebagai Kitab Suci yang menjadi tuntunan dan petunjuk bagi umat Islam secara khusus, dan umat manusia secara umum. Oleh karenanya, dalam metode ini diungkap secara gamblang sisi keindahan bahasa (balȃghah) al-Qur’an dan kemukjizatannya, diterangkan hakikat makna kata-kata dalam al-Qur’an, kemudian menampilkan tema-tema utama dari kandungan al-Qur’an agar dijadikan solusi bagi berbagai permasalahan umat manusia, sehingga kebahagian dunia dan akhirat dapat teraih dengan berpedoman kepada al-Qur’an (al-Dzahabi, 1995:588-589).Apa yang diupayakan oleh Muhammad ‘Abduh, dilanjutkan oleh salah seorang muridnya yang bernama Amin al-Khuli. Pastinya, dengan segala penyempurnaan yang beliau berikan atas metode yang telah dikenalkan oleh gurunya terdahulu. Beliau menekankan pengkajian Al Qur’an pada kajian tematis dan menafsirkannya dengan interpretasi sastra sambil  tetap mempertimbangkan aspek psikis dalam Al Qur’an (Abied Syah, 2001:132). Karena penafsiran al-Qur’an surat per surat dan ayat per ayat dianggap tidak lagi mampu menghadirkan pemahaman yang mendalam dan tepat terhadap makna dan tujuan atau semangat al-Qur’an. Kecuali apabila seorang mufassir itu menfokuskan dirinya pada satu tema sentral al-Qur’an dan menyeledikinya secara mendalam, dengan cara memahami kronologis pewahyuan ayat al-Qur’an yang berbicara tentang tema tersebut, sehingga dia dapat memahami ayat yang diturunkan sebelum dan sesudahnya (al-Khuli, 1961:305).Metode sastra dalam penafsiran al-Qur’an yang dikembangkan oleh Amin al-Khuli ini selanjutnya dilanjutkan dan diaplikasikan dalam mengungkapkan makna-makna terdalam dari ayat-ayat al-Qur’an/ tafsir oleh para muridnya. Salah satu murid Amin al-Khuli yang berupaya keras dalam mensosialisasikan dan menerapkannya
KURIKULUM BAHASA ARAB BERBASIS KEHIDUPAN MEMBUMIKAN KOMPETENSI BAHASA ARAB DALAM KECAKAPAN SOSIAL Ibnu Samsul Huda
Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab No 3 (2017): PROSIDING KONFERENSI NASIONAL BAHASA ARAB III
Publisher : Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Bahasa adalah alat komunikasi yang berfungsi menyampaikan gagasan dari penutur kepada mitra tutur. Bahasa secara fungsional harus memiliki peran ini dalam kehidupan manusia. Ketika bahasa alpa dari peran ini, maka bahasa akan terdengar seperti mantra, tertata dan tereja namun jauh dari arti dan makna. Bahasa Arab adalah bahasa  asing pertama yang dikenal masyarakat Indonesia secara praktis. Hampir seluruh masyarakat Indonesia mengenal bahasa ini sejak usia belia. Fenomena ini dipengaruhi oleh kondisi kultural masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Islam dan Bahasa Arab adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Tidak mungkin manusia memahami islam tanpa bahasa Arab, dan sebaliknya tidak mungkin belajar bahasa Arab tanpa bersinggungan dengan Islam. Meski begitu, pembelajaran bahasa Arab di Indonesia tidak memiliki hubungan yang romantis sebagaimana hubungan Islam dan masyarakat Indonesia. Untuk itu perlu dirancang kurikulum bahasa Arab yang disesuaikan dengan kebutuhan kehidupan pebelajar di Indonesia agar nantinya bisa banyak bermanfaat bagi kehidupan sosial masyarakat. Institusi Pendidikan Bahasa Arab selama ini banyak yang mengajarkan bahasa Arab dengan kurikulum yang berkiblat pada pembelajaran bahasa asing lain, berbasis kompetensi bahasa an sich dan mengesampingkan kapabilitas kebutuhan sosial. Makalah ini secara singkat akan membahas kurikulum pembelajaran bahasa Arab berbasis kehidupan dengan memperhatikan kapabilitas kecakapan sosial yang telah direncanakan dalam kurikulum Prodi Pendidikan Bahasa Arab, Jurusan Sastra Arab, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (PSPBA JSA FS UM). Kata Kunci: Kurikulum, bahasa Arab, PSPBA JSA FS UM
MAKNA POST TERJEMAHAN JENGGOTAN (PTJ) DALAM KONTEKS METODOLOGI PEMBELAJARAN BAHASA IRHAMNI ALI MA‟SUM
Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab No 2 (2016): Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab II
Publisher : Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna PTJ dalam konteks metodologi pembelajaran bahasa. Untuk itu dilakukan penelitian literatur dengan pendekatan metode kualitatif. Dalam konteks metodologi pembelajaaran bahasa, PTJ mempunyai  makna (a)  keterlibatan santri secara langsung dalam proses pembelajaran, (b) proses belajar dengan pengulangan, (c) pemberian Otonomi kepada Santri dalam pembelajaran dan (d) pembelajaran yang lebih ecletic. Kata kunci: Post Terjemahan Jenggotan, Nur Huda Al-Barokah, Metodologi Pembelajaran
Strategi Pembelajaran Kemahiran Menulis bagi Peserta Didik Tunanetra Abdal Chaqil Harimi
Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab No 4 (2018): Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab IV
Publisher : Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Demi terwujudnya pembelajaran yang inklusif bagi peserta didik yang memiliki keterbatasan seperti peserta didik tunanetra, seorang guru hendaknya memiliki variasi pembelajaran yang dapat membuat mereka untuk lebih mudah dalam mempelajari bahasa Arab. Sebagaimana dengan bahasa lainnya bahasa Arab juga memiliki empat kemahiran di dalamnya yang harus dikuasai oleh pebelajar bahasa. Salah satu kemahiran tersebut adalah kemahiran menulis. Peserta didik tunanetra memiliki keterbatasan dalam hal penglihatan. Oleh karena itu perlu modifikasi pembelajaran kemahiran membaca bagi peserta didik tunanetra, seperti pengenalan huruf-huruf braille Arab secara dini, pengenalan keybord komputer atau laptop dengan baik, serta modifikasi pembelajaran tahap-tahap penulisan bahasa Arab.Kata Kunci: Kemahiran, menulis, Tunanetra
APLIKASI DAN PRINSIP BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB PERGURUAN TINGGI MINORITAS MUSLIM ISMAIL SUARDI WEKKE, FAISOL
Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab No 2 (2016): Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab II
Publisher : Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belajar bahasa Arab dalam setiap tingkatan pendidikan formal berbeda antara satu jenjang dengan kelas lainnya. Dengan demikian, kelas-kelas pembelajaran bahasa Arab di perguruan tinggi memiliki kekhasan tersendiri. Untuk itu, penelitian ini akan menganalisis situasi pembelajaran di perguruan tinggi minoritas muslim. Studi kasus penelitian mengkaji secara khusus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sorong. Penelitian ini menunjukkan dua hal yaitu aplikasi dan prinsip belajar yang dipraktikkkan dalam mengakselerasi keterampilan berbahasa mahasiswa. Beberapa kegiatan tambahan yang dilaksanakan diluar jam pelajaran untuk membantu penguasaan berbahasa. Termasuk dengan program intensifikasi selama satu semester dengan pembelajaran yang mengutamakan pada kemampuan penguasaan studi Islam. Usaha ini dilakukan untuk mengintegrasikan keterampilan berbahasa yang akan dijadikan sebagai pemahaman awal dalam kajian beberapa materi keislaman yang mempersyaratkan kemampuan berbahasa Arab. Keterampilan paling minimal yang diperlukan adalah kemampuan membaca dengan pemahaman pada ide tulisan. Akhirnya, aplikasi dan prinsip diterapkan menjadi model tersendiri untuk menuntaskan capaian belajar yang dituju. Kata kunci: Capaian Belajar, Aplikasi, Prinsip
USAHA BAHASA ARAB DALAM MENGHADAPI ERA GLOBALISASI Yuangga Kurnia Yahya
Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab No 3 (2017): PROSIDING KONFERENSI NASIONAL BAHASA ARAB III
Publisher : Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Makalah ini membahas tentang problematika yang dihadapi Bahasa Arab di era globalisasi ini, khususnya terkait istilah dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan sistem informasi modern. Derasnya arus globalisasi semakin menggerus peran Bahasa Arab di mata masyarakat tuturnya sendiri seiring tergantikan dengan bahasa asing. Sebelum berbicara tentang modernisasi, perlu diketahui berbagai problematika yang dihadapi Bahasa Arab di era modern ini, baik tercampurnya ragam ‘amiyah dalam forum resmi, penggunaan huruf latin dalam penulisan, masuknya bahasa asing dalam pengajaran dan publikasi institusi pendidikan, klaim bahwa kaidah nahwu dan sharf terlalu sulit untuk diterapkan, klaim bahwa diglosia Bahasa Arab merupakan sebuah bencana maupun ketidakpercayaan diri masyarakat tutur Bahasa Arab akan kredibilitas bahasa ini dalam menjawab tantangan zaman. Selanjutnya dipaparkan berbagai usaha individu maupun institusi dalam menghadapi tantangan zaman, baik melalui konferensi, seminar, penerbitan buku-buku, penyederhanaan kaidah Bahasa Arab maupun berbagai usaha pembentukan istilah-istilah baru. Terakhir, dicantumkan berbagai upaya pengayaan kosakata Bahasa Arab dengan pembentukan istilah-istilah baru. Kata kunci: Arabisasi, Derivasi. Globalisasi, Modernisasi
PEMBELAJARAN MENULIS YANG MENYENANGKAN MUHAIBAN MUHAIBAN
Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab No 1 (2015): Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab I
Publisher : Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PEMBELAJARAN MENULIS YANG MENYENANGKAN
(الصراع الاجتماعي في رواية "الأجنحة المتكسرة" لجبران خليل جبران (دراسة أدبية اجتماعية على نظرية جورج زيمل أميرة نهاية منيرعزيزة
Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab No 4 (2018): Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab IV
Publisher : Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ملخص البحث: وفق جورج زيمل أنّ وقوع الصراع بسبب التعامل بين الأشخاص شديد العمق، والذي يزعجه الفرد من عمليّات كلّ فريق حتى يؤدّي إلى الصراع الاجتماعي. الصراع ليس شيئًا سلبيًّا، لكنّ الصراع يصبح شيئًا إيجابيًا إذا لم يستمرّ على مدي طويل. هذا البحث يهدف إلى ثلاثة أهداف: لمعرفة شكل الصراع، لمعرفة سبب الصراع الاجتماعي و لمعرفة تنفيذ الصراع الاجتماعي في رواية الأجنحة المتكسرة لجبران خليل جبران من نظرية جورج زيمل. ويشمل هذا البحث أنواع البحوث النوعية الوصفية. استخدمت الباحثة الأسلوب من أساليب جمع البيانات وهي القراءة و الكتابة. واستخدمت الباحثة مصادر البيانات الأولية برواية الأجنحة المتكسرة. ولتحليل البيانات، استخدمت الباحثة نظرية ميلس و هو بيرمان التي تتكون من جمع البيانات، تخفيض البيانات، عرض البيانات و الخلاصة. و نتيجة هذا البحث الأول هي وصف شكل الصراع في رواية الأجنحة المتكسرة لجبران خليل جبران وهو الصراع بين الأشخاص. ونتيجة البحث الثاني, سبب الصراع الاجتماعي من الرواية هو بسبب على وجود الاختلافات بين الأفراد التي تقع بين شخصية سلمى و جبران و كذلك وجود الاختلافات المقتضيات التي تقع بين شخصية فارس مع بولس، سلمى مع فارس و منصور، كذلك جبران مع فارس. و نتيجة البحث الثالث، تنفيذ الصراع بين الأشخاص من الرواية هي وجود التسويّة، انتصار أحد الأطراف على هزيمة الآخر، و الموافقة على عدم الموافقة.الكلمات الرئيسية: الصراع الإجتماعي، الصراع بين الأشخاص، التسوية.

Page 11 of 54 | Total Record : 539