cover
Contact Name
Fransisca Iriani Rosmaladewi
Contact Email
fransiscar@fpsi.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmishs@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
ISSN : 25796348     EISSN : 25796356     DOI : -
Core Subject : Art, Social,
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni (P-ISSN 2579-6348 dan E-ISSN 2579-6356) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu Sosial (seperti Ilmu Psikologi dan Ilmu Komunikasi), Humaniora (seperti Ilmu Hukum, Ilmu Budaya, Ilmu Bahasa), dan Seni (seperti Seni Rupa dan Design). Jurnal ilmiah ini diterbitkan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara. Dalam satu tahun, jurnal ini terbit dalam dua nomor, yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 723 Documents
PERAN MODAL PSIKOLOGIS SEBAGAI MEDIATOR PADA HUBUNGAN PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI TERHADAP KINERJA INDIVIDUAL KARYAWAN Hilmma Hermawan; Zamralita Zamralita; Rita Markus Idulfilastri
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.10877.2022

Abstract

This study discusses about individual work performance of employees who have an above average IWP score, experienced organizational change. The purposes of this study was examined the mediating effect of psychological capital in relation of perceived organizational support and individual work performance. A total of 334 employees with a minimum one year experience of work participated in this study. The study was using adapted form of IWPQ-46, POSS-36, and PCQ-24 questionnaires. Measurement being done with Structural Equation Modeling (SEM) method and measurement model using Confirmatory Factor Analysis (CFA) with Lisrel 10.0. Structural model testing showed that perceived organizational support significantly correlated with individual work performance (SFL=+0,13, t-values = +3,43), and significant mediating effect of psychological capital was found. Only support from optimism mediated the perceived organizational support and individual work performance of employees (SFL=+0,76, t-values = +12,16), and neither support from sef-efficacy, hope and resiliency show any significant correlations as mediating variables. As conclusion, hypotheses was tested and confirmed. The findings shows perceived organizational support positively correlated with individual work performance, and support from optimism can help buffer the impact of less perceived organizational support condition on employees’ performance. The other dimensions of psychological capital show no significant correlations.
EFEKTIVITAS PELATIHAN PSIKOEDUKASI BERBASIS EXPERIENTIAL LEARNING DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN MANAJEMEN KELAS GURU SD Offie Dwi Natalia; Riana Sahrani; Heni Mularsih
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.11436.2022

Abstract

Primary schools or Sekolah Dasar (SD) are the foundation of education in Indonesia. There, students are taught basic academic skills such as reading, writing, and counting; thus, professional and competent educators are in need. This research an act of intervention by increasing class management skills of the teachers in Public Elementary School X (Sekolah Dasar Negeri X), West Jakarta. In this research, class management is measured by observation, semi-structured interviews, and pretests. Participants of this research consists of 5 respondents, picked through a nonprobability sampling, with class management skills that are below average. The characteristics of the respondents are men and women aged between 22-43 with less than 10 years of teaching experience. This research utilizes the pretest-posttest experiment while providing psychoeducation based on experiential learning in order to increase the respondent’s class management skills. The data difference test from the pretest and posttest uses paired sample t-test, whereas t= -2.982 and p= 0.041 (0.05) which shows the respondent’s increased understanding of class management after being given 4.1% intervention. Through this research, it is concluded that psychoeducation based on experiential learning is effective in increasing SDN X educator’s class management skills. 
EFEKTIVITAS PSIKOTERAPI POSITIF KELOMPOK DALAM MENURUNKAN SELF-STIGMA PADA PENGIDAP GAGAP DI INDONESIA Louis S. Vigar; Riana Sahrani
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.11908.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah intervensi Psikoterapi Kelompok Positif berpengaruh terhadap penurunan self-stigma pada penderita gagap di Indonesia. Self-stigma adalah suatu kepercayaan seseorang terhadap pandangan atau stigma negatif yang beredar di masyarakat.  Proses pembentukan self-stigma dapat terjadi melalui stereotipe ataupun diskriminasi terhadap kekurangan diri secara langsung atau tidak langsung. Sementara itu, Psikoterapi Positif adalah suatu pendekatan terapi psikologis yang berfokus kepada aktualisasi kekuatan positif di dalam diri, dengan tujuan untuk mengurangi gejala negatif psikologis. Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimental dengan desain nonrandomized pretest-posttest control group. Jumlah partisipan adalah 5 orang pada masing-masing kelompok eksperimen dan kontrol. Partisipan pada penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik pengambilan purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah mann-whitney u test terhadap gain score yang didapatkan dari selisih antara pretest-posttest. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara selisih penurunan self-stigma pada kelompok eksperimen setelah diberikan intervensi Psikoterapi Positif Kelompok dengan nilai asymp. sig. (2-tailed) yaitu sebesar .036 (p < 0.05). Jadi, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Psikoterapi Positif Kelompok memiliki pengaruh terhadap penurunan self-stigma pada pengidap gagap di Indonesia.
MENGGAMBAR MANDALA SEBAGAI SARANA INDIKATOR POTENSI DEPRESI PADA REMAJA Lina Lina; Monty Prawiratirta Satiadarma; Roswiyani Roswiyani
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.11952.2022

Abstract

Depresi adalah gangguan mental yang sering muncul dengan suasana hati sedih, hilang rasa senang atau minat, dan energi berkurang sehingga akan mengganggu aktivitas maupun kegiatan sehari-hari. Gangguan depresi mengalami peningkatan selama masa remaja, dan mulai teriadi di usia 15 tahun. Tanpa perawatan yang efektif, depresi dapat menyebabkan kondisi yang lebih parah termasuk psikosis, melukai diri sendiri bahkan tindakan bunuh diri. Oleh karena itu, diperlukan asesmen awal dalam mendiagnosis gangguan depresi. Salah satu alat dasar untuk screening yang dapat digunakan untuk mendiagnosis gangguan depresi adalah metode proyektif. Metode proyektif yang digunakan adalah mandala yaitu kegiatan menggambar bebas di dalam lingkaran. Penelitian sebelumnya menggunakan mandala sebagai alat asesmen terhadap wanita yang mengalami kanker payudara, serta sebagai pre-test post-test dalam menurunkan kecemasan dan depresi pada wanita dewasa awal dengan systemic lupus erythematosus (Elkis-Abuhoff et al., 2009; Trisnaramawati, 2019). Penelitian ini bertujuan menggambar mandala sebagai sarana untuk melihat indikator potensi depresi pada remaja. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratori, dengan jumlah partisipan sebanyak 93 orang berusia dari 15-17 tahun. Kuesioner Beck Depression Inventory II (BDI-II) digunakan sebagai screening untuk mendapatkan gambaran tingkat depresi pada partisipan. Gambar mandala diklasifikasi berdasarkan empat karakteristik, yaitu (a) ukuran lingkaran, (b) letak/posisi gambar, (c) bentuk lingkaran, dan (d) tekanan garis pada lingkaran. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mandala belum dapat digunakan sebagai alat dasar screening terhadap gejala depresi. Namun ada kemungkinan mandala lebih tepat digunakan sebagai terapi bukan sebagai asesmen. Walaupun dalam penelitian ini terdapat perbedaan persentase kelompok severe (berat) dan none (minimal) depresi, namun pembedaan tersebut belum menunjukkan konsistensi, dan masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.
PENGARUH STRES DAN RESILIENSI TERHADAP KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM MERAWAT ANAK AUTISM SPECTRUM DISORDER SELAMA MASA PANDEMIK COVID-19 Inke Ayu Pertiwi; Samsunuwijati Mar’at; Naomi Soetikno
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.12072.2022

Abstract

Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan kelompok gangguan perkembangan otak yang ditandai dengan perilaku stereotip dan defisit dalam komunikasi serta interaksi sosial, biasanya tampak sebelum anak berusia tiga tahun. Dalam situasi pandemik COVID-19, penanganan anak-anak dengan autisme dapat menjadi tantangan bagi orang tua. Banyak orang tua yang tidak dapat menutupi rasa stres, cemas, takut, putus asa, tidak mampu, dan panik dalam situasi pandemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres dan resiliensi terhadap keterlibatan orang tua yang memiliki anak Autism Spectrum Disorder. Karakteristik partisipan adalah orang tua yang memiliki dan merawat anak Autism Spectrum Disorder di masa pandemik COVID-19. Partisipan sebanyak 71 orang. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur stres adalah The Parenting Stress Scale (PSS), lalu alat ukur yang digunakan untuk mengukur resiliensi adalah Resilience Quotient Test (RQ Test), sementara alat ukur yang digunakan untuk mengukur keterlibatan orang tua adalah Family Involvement Questionnaire (FIQ). Uji ANOVA yang dilakukan menunjukkan pengaruh negatif antara stres dan keterlibatan orang tua (t = -.8.925, n = 71, p = .000). Uji Moderasi yang dilakukan menunjukan resiliensi memiliki peran yang signifikan dalam menurunkan tingkat stres terhadap keterlibatan orang tua.
PENGARUH KONSUMSI KAFEIN TERHADAP AKURASI DAN WAKTU REAKSI PADA ATLET Handy Aulia Zharfani; Supra Wimbarti; Sri Kusrohmaniah
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.12540.2022

Abstract

Kafein merupakan suatu zat ergogenik yang biasa dikonsumsi oleh orang awam maupun kalangan atlet untuk meningkatkan performa dalam berolahraga. Kafein terkenal karena efeknya yang dapat meningkatkan ketergugahan, kewaspadaan, dan konsentrasi. Kafein pun juga terbukti efektif dalam meningkatkan daya tahan dalam berolahraga pada cabang olahraga yang membutuhkan daya tahan tinggi atau kombinasi antara daya tahan dan kekuatan. Namun terkait efeknya terhadap cabang olahraga yang membutuhkan akurasi dan waktu reaksi masih jarang terdapat penelitian yang menguji secara empiris. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kafein terhadap akurasi dan waktu reaksi pada atlet cabang olahraga yang membutuhkan akurasi dan waktu reaksi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode systematic literature review terhadap 14 artikel yang didapatkan dari 3 sumber portal jurnal. Hasilnya menunjukkan bahwa kafein dapat meningkatkan kecepatan reaksi namun tidak berpengaruh terhadap akurasi pada atlet cabang olahraga. Namun pada dosis yang melebihi batas optimum, kafein dapat mengurangi akurasi dan waktu reaksi pada atlet cabang olahraga.
AKTIVITAS FISIK SEBAGAI PENDUKUNG KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS DI MASA PANDEMI COVID-19: KAJIAN LITERATUR SISTEMATIS Reza Lidia Sari; Rosatyani Puspita Adiati
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.12541.2022

Abstract

Hubungan antara aktivitas fisik dengan kesejahteraan psikologis telah diteliti oleh beberapa peneliti terdahulu. Studi telaah literatur yang sistematis ini dilakukan untuk meninjau hubungan antara kedua variabel tersebut dalam konteks pandemi Covid-19. Pembatasan kegiatan dalam rangka pengendalian penyebaran Covid-19 telah mempengaruhi kehidupan masyarakat, baik dari segi pembatasan ruang gerak maupun relasi sosial. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan aktivitas fisik yang terjadi selama masa pandemi Covid-19 dan pengaruhnya terhadap kesejahteraan psikologis. Penelusuran di Scopus pada tanggal 20 Mei 2021 menggunakan kata kunci psychological well-being, subjective well-being, physical activities, physical exercise, sporting behavior, outdoor activity, serta Covid-19 dan pandemic dengan pembatasan rentang tahun publikasi 2020 – 2021 menghasilkan temuan 241 artikel. Selanjutnya, dengan menerapkan kriteria inklusi dan eksklusi, tahapan penyaringan judul dan abstrak serta penyaringan teks lengkap dilakukan menggunakan bantuan perangkat Covidence. Dari hasil penyaringan, ada 7 artikel yang kemudian terpilih untuk ditelaah. Hasil telaah menunjukkan bahwa terdapat perubahan aktivitas fisik selama pandemi Covid-19 dibandingkan sebelum pandemi. Perubahan tersebut juga ikut memengaruhi tingkat kesejahteraan psikologis di masa pandemi. Dengan demikian, penyesuaian dalam aktivitas fisik di masa pandemi Covid-19 tetap dapat dilakukan dalam rangka menunjang kesejahtreaan psikologis seseorang.
STRATEGI MEDIA KOMUNIKASI VISUAL SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN KESADARAN TENTANG CABIN FEVER BAGI REMAJA DI JAKARTA Grivenna Lavender Putri; Virginia Aprilia Tanjaya; Valiani Valiani; Olivia Halim Putri; Jennifer Nataline; Anny Valentina
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.12688.2022

Abstract

The Covid-19 Pandemic around Indonesia causes a big impact for those who are required to have outdoor activities. Besides economics affected by the pandemic, education is also affected due to the changes in teaching and learning, especially for the teenager who needs an education. This pandemic also causes some new rules from the government called Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) that makes people have to do their activities at home. This condition triggers some unusual feeling known as cabin fever. Cabin fever is a term to show a feeling of sadness, loneliness, fear, boredom, confusion, and depression excessively. Needs to know that cabin fever is not a mental disorder or mental illness either. However, the impact and symptoms that people experience can be harmful if they do not take action immediately.  Furthermore, cabin fever is not applied to people who look at this positively and do activities that are useful for them or for those whom doing some exercises, looking for new hobbies, maintaining good eating habits, and doing other useful activities. The methods of this research is a focus group to discuss and interview teenagers in Jakarta with the age range between 14-16 years old. These interviews are used virtual meetings because it is not possible did face to face interviews during pandemic. The purpose of this research is to find a media strategy for visual communication as an effort to build awareness about cabin fever among teenagers in Jakarta.
STRATEGI MEDIA KOMUNIKASI VISUAL EDUKASI TENTANG CRYPTOCURRENCY UNTUK INVESTOR PEMULA Amos Natanael; Andrew Tjahja Susanto; Dennis Nathanael; Desnalia Maharani; Owen Leonardo; Anny Valentina
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.12884.2022

Abstract

Cryptocurrency is a digital currency that is used as an alternative and is traded using the cryptography method. Recently the covid-19 pandemic has struck the whole world and became a huge factor for the working environment, especially for on-site jobs. The situation has caused a lot of people to lose income for their jobs. One method to earn passive income is to use cryptocurrency. The only problem is that the general public doesn’t have the proper information about this digital currency, even though people are willing to give it a try. Using qualitative observation, the data can be obtained from online surveys and interviews. Based on the results, media is something that is inseparable in daily life. The profit percentage of cryptocurrency is quite large, but if the value drops then the user will experience loss. Using crypto apps usually needs a good internet connection for monitoring the prices, it also attracts a lot of online scams.  There is a rational and an irrational way to deal with online investment. The rational way is for people to realize the risks and rewards of using cryptocurrency. The irrational way is for people to use cryptocurrency for their main source of income. The irrational method is very ineffective and usually leads to mental diseases caused by the problems of cryptocurrency itself. In conclusion, the method to spread awareness about cryptocurrency is to create booths, YouTube video, ads, especially website ads so that a lot of people can access the information easily.
ANALISIS VISUAL KARAKTER HERO DENGAN SKIN LEGEND PADA “MOBILE LEGENDS:BANG BANG” Asrullah Ahmad; Martinus Eko Prasetyo; Stephani Inesia Linando
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.12936.2022

Abstract

ABSTRACTMobile Legends: Bang-Bang has become successful games that has stayed in the top rate category in mobile gaming industry. The success of this game is based on the good preparation and execution in every line. One of the features that can be maximized by Moonton as Mobile Legends’ publisher is skin hero feature. Skin hero is successfully made as commercial asset in the profitable game. In fact that there are several players ready to spend millions of Indonesian Rupiahs to get the rare skin. Rare skin, by definition is hard to get and visually pleasing to the eyes from the perspective of illustration, animation and action effect in the game. Skin Hero that has that kind if rarity and greatness is considered as legendary tier. Only seven from hundreds of heroes in the game own this rare skin. To study the concept and the structure applied by Moonton in designing the visual of skin legend, this research analyzes the character visual of the skin legend using descriptive qualitative method and character design study developed by Hiroyoshi Tsukamoto which is Manga Matrix. This research applies a character design method to break down the character visual in the fame and in doing so, this research finds that hero character and skin legend have their several benefits from composition, shape, costumes and personality that are well made. In conclusion, this research can be useful to give recommendations for game developers to use Manga Matrix as an alternative strategies to design game character. Keywords: Game, Mobile Legends, Manga Matrix, Character Design ABSTRAKMobile Legends: Bang-Bang menjadi game yang terbilang sukses dan sama sekali belum beranjak dari kategori top rate dalam platform perangkat mobile. Kesuksesan dari game ini tentu didasari pada kesiapan dan eksekusi matang di segala lini. Salah satu fitur yang bisa dimaksimalkan moonton selaku publisher game ini adalah fitur skin hero. Skin hero berhasil dijadikan sebagai asset komersil dalam game yang tentunya menghasilkan keuntungan besar, faktanya beberapa kalangan pemain yang rela menghabiskan uang jutaan rupiah untuk memperoleh skin yang mereka anggap langka, visual ilustrasi yang menarik, animasi dan efek action dalam gamenya. skin hero yang memiliki kedigdayaan tersebut adalah skin hero dalam tier legend. Skin ini hanya dimiliki oleh tujuh dari serratus enam hero yang ada dalam game. Dalam rangka untuk mempelajari struktur konsep yang diterapkan oleh Moonton dalam merancang visual dari karakter hero dengan skin legend, pada penelitian ini dilakukan analisis visual karakter dengan skin legend menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan pendekatan desain karakter yang dikembangkan oleh Hiroyoshi Tsukamoto yaitu Manga Matriks. Penelitian ini telah telah menerapkan sebuah metode perancangan karakter untuk mengurai sebuah visual karakter game dan menemukan bahwa visual karakter hero dengan skin legend memang memiliki kelebihan tersendiri secara komposisi visual bentuk, kostum dan personality yang cukup terkonsep dengan baik, maka wajar saja jika skin legend pada game mobile legends sangat digemari. Atas dasar hasil tersebut Penelitian ini juga memberikan Rekomendasi  pada game developer untuk menggunakan manga matrix sebagai salah satu strategi alternatif dalam merancang karakter game. Kata kunci: Game, Mobile legends, Manga Matriks, Desain Karakter

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora , dan Seni Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 3 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni More Issue