cover
Contact Name
Fransisca Iriani Rosmaladewi
Contact Email
fransiscar@fpsi.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmishs@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
ISSN : 25796348     EISSN : 25796356     DOI : -
Core Subject : Art, Social,
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni (P-ISSN 2579-6348 dan E-ISSN 2579-6356) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu Sosial (seperti Ilmu Psikologi dan Ilmu Komunikasi), Humaniora (seperti Ilmu Hukum, Ilmu Budaya, Ilmu Bahasa), dan Seni (seperti Seni Rupa dan Design). Jurnal ilmiah ini diterbitkan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara. Dalam satu tahun, jurnal ini terbit dalam dua nomor, yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 723 Documents
PRESERVASI KOLEKSI PUSAKA TUJUH PASCA TRADISI JAMASAN PUSAKA DI MUSEUM PRABU GEUSAN ULUN Tantowi, Lisy; Tamara Adriani Salim
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v7i1.21099.2023

Abstract

Tradisi Jamasan Pusaka yang bertujuan salah satunya untuk perawatan koleksi benda pusaka tradisi tersebut dilakukan dengan cara kebudayaan, dapat dikatakan perawatan tersebut merupakan teknik tradisional yang dilakukan secra turun temurun. Dalam proses Jamasan Pusaka, koleksi pusaka di bersihkan dengan berbagai bahan yang didapat dari alam dan dilakukan oleh keluarga Keraton Sumedang Larang. Dalam tradisi Jamasan Pusaka terdapat beberapa kendala, sehingga Museum Prabu Geusan Ulun (MPGU) merasa perlu melakukan preservasi pasca tradisi Jamasan Pusaka sebagai bagian dari tugas pokok dan fungsi museum dalam melakukan perawatan koleksi pusaka yang dimiliki. MPGU sebagai pengelola atas koleksi Pusaka Tujuh melakuakan penanganan preventif setelah berlangsungnya prosesi Jamasan Pusaka, yakni dengan cara melakukan preservasi yang bertujuan untuk menjaga komponen material Pusaka Tujuh dari potensi kerusakan yang ditimbulkan pasca tradisi jamasan pusaka. Untuk menjaga pusaka tetap awet dan dapat digunakan dalam jangka waktu selama mungkin, preservasi yang dilakukan meliputi preservasi ringan dengan cara memberishkan dan mengelap pusaka tujuh dari matrial yang tertinggal yang disebabkan saat prosesi Jamasan Pusaka sebagai perawatan jangka pendek dan preservasi dengan menggunakan bahan kimia untuk menjaga kondisi material Pusaka Tujuh supaya terhindar dari kerusakan yang timbul dari faktor luar atau dalam material perawatan bersifat jangka panjang. Kata Kunci : Preservasi, Benda Pusaka, Keraton, Museum, Jamasan Pusaka.
HUBUNGAN ANTARA TIPE KEPRIBADIAN DENGAN KECEMASAN PADA MAHASISWA DI JAKARTA Wati, Linda; Untung Subroto
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v7i1.23390.2023

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena tingginya tingkat kecemasan pada mahasiswa perguruan tinggi. Banyaknya faktor yang dapat membuat mahasiswa mengalami cemas dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental mahasiswa serta performa akademik mereka. Selain karena faktor eksternal, kecemasan pada mahasiswa juga dipengaruhi oleh faktor internal seperti tipe kepribadian. Beberapa penelitian sebelumnya berhasil melihat adanya korelasi antara tipe kepribadian seseorang dengan kecemasan yang dimilikinya. Oleh karena itu melalui penelitian ini, peneliti ingin melihat apakah tipe kepribadian mahasiswa berhubungan dengan kecemasan atau tidak. Penelitian ini menggunakan metode korelasional. Subjek penelitian ini terdiri dari 21 laki-laki dan 89 Perempuan. Pengukuran dalam penelitian ini menggunakan uji korelasi Pearson, ditemukan bahwa State-anxiety berkorelasi negatif dan signifikan dengan tipe kepribadian Openness to experience (r = -0.253, p = 0.008) dan Agreeableness (r = -0.294, p = 0.002). Sedangkan, Trait-anxiety berkorelasi negatif dan signifikan dengan tipe kepribadian Extraversion (r = -0.260, p = 0.001) dan Agreeableness (r = -0.325, p = 0.001). Di sisi lain, tipe kepribadian Neuroticism berkorelasi kuat, positif, dan signifikan dengan State-anxiety (r = 0.630, p = 0.000) maupun Trait-anxiety (r = 0.773, p = 0.000). Sehingga dapat disimpulkan bahwa mahasiswa yang memiliki kepribadian Agreeableness yang tinggi cenderung tidak merasa cemas ketika dalam situasi yang dirasakan mengancam maupun dalam kesehariannya. Sedangkan tipe kepribadian Neuroticism cenderung merasakan cemas dalam kesehariannya, maupun dalam situasi yang mengancam. Dengan demikian terdapat hubungan antara tipe kepribadian dengan kecemasan pada mahasiswa di Jakarta.
GAZERECORDER: MENGAMATI ATENSI PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS MENGGUNAKAN EYE TRACKER Aeda Andianturi Taim; Sri Tiatri; Jap Tji Beng
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i2.13558.2022

Abstract

Atensi dapat bergeser dengan sangat cepat dari satu hal ke hal berikutnya, dan oleh karena itu atensi dapat didiskusikan menjadi orientasi overt yaitu tindakan selektif pada suatu item dengan menggerakkan mata ke titik ke arah itu, dan orientasi covert mampu mengalihkan fokus secara mental tanpa menggerakan mata. Pergerakan mata ini dapat menjadi indikasi untuk mengamati atensi. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi atensi dalam proses membaca bagi siswa sekolah menengah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain posttest only one group design dan melibatkan 3 peserta kelas 1 dan kelas 3 SMA. Peralatan yang digunakan adalah webcam dengan perangkat lunak GazeRecorder  sebagai alternatif eyetracker yang telah digunakan dalam proses uji coba awal. Analisis deskriptif digunakan untuk mendapatkan profil perhatian siswa SMA dengan menggunakan video monitoring dan analisis korelasional untuk mendapatkan data perbedaan daya dan tingkat kesulitan alat ukur yang dikembangkan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa atensi dalam membaca dapat diidentifikasi secara efektif melalui teknologi pelacak mata (gazerecorder). Attention can shift very quickly from one thing to the next, and therefore attention can be discussed as overt orientation i.e. selective action on an item by moving the eye to a point in that direction, and covert orientation being able to mentally shift focus without moving the eye. This eye movement can be an indication to observe attention. The purpose of this study was to identify attention in the reading process for high school students. This study used a quasi-experimental method with a posttest only one group design and involved 3 participants in grade 1 and grade 3 high school. The equipment used is a webcam with GazeRecorder software as an alternative to the eyetracker that has been used in the initial trial process. Descriptive analysis was used to obtain the attention profile of high school students by using video monitoring and correlational analysis to obtain data on the difference in power and the level of difficulty of the measuring instrument developed. The results of the study indicate that attention in reading can be identified effectively through eye tracking technology (gazerecorder).
ASPEK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DALAM POLITIK HUKUM PEMBENTUKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DI INDONESIA Rian Achmad Perdana; Indah Siti Aprilia
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i2.18231.2022

Abstract

Indonesia sebagai negara hukum civil law mengutamakan hukum tertulis dalam peraturan perundang-undangannya, tentunya pembentukan peraturan perundang-undangan itu tidak terlepas dari politik hukum kebijakan. Dalam rangka menciptakan hukum yang berkemanusiaan dan melindungi rakyat Indonesia tentunya perlu dibuat sebuah kebijakan yang berkemanusiaan dan menunjang adanya pembangunan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah pembentukan peraturan perundang-undangan di Indonesia yang berlandaskan pembangunan berkelanjutan dipengaruhi oleh hubungan hukum, kebijakan, dan birokrasi itu sendiri, dan tentunya perlu disempurnakan dari segi struktur hukum yaitu sumber daya manusianya, substansi hukum, yaitu peraturan perundang-undangan yang dibuat harus berdasarkan atas tujuan untuk melindungi manusia, dan budaya hukum perancang peraturan perundang-undangan serta budaya hukum masyarakatnya harus mampu saling adaptasi. 
ANALISIS KONTEN KESEHATAN MENTAL PADA INSTAGRAM STUDIO DJIWA Vania Enjelita Moenandar; Kunto Adi Wibowo; Ikhsan Fuady
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i2.19183.2022

Abstract

Kesehatan mental merupakan prospek yang sangat penting dalam kesehatan. Banyak orang yang menyadari potensi mereka terkena mental illness yang memungkinkan dalam kesehatan mental yang baik Media sosial menjadi tempat berekpresi terhadap diri sendiri dan sarana edukasi tentang kesehatan mental, salah media sosial Instagram. Pengguna Instagram di Indonesia sudah mencapai 33,90 juta jiwa dan generasi Z Indonesia memposisikan urutan kedua sebagai pengguna Instagram terbanyak di Indonesia. Instagram mempunyai banyak tempat sarana untuk memberi edukasi atau pengetahuan tentang Kesehatan mental, salah satu Instagram yang mengangkat tentang kesehatan mental di sekitar. Studio Djiwa merupakan akun Instagram yang menjadi sarana pengetahuan tentang Kesehatan mental berbentuk infografis komik memiliki 82,3rb pengikut dan 246 postingan yang diunggah. Pada penelitian ini, peneliti mengamati konten Instagram studio djiwa dengan populasi 246 postingan dan 150 sampel menggunakan uji validitas dan reliabilitas, uji frekuensi, dan uji Chi-Square. Data tersebut dikumpulkan dengan sejak postingan pertama yaitu tanggal 20 Mei 2020 – 28 Maret 2022, seluruh postingan studio djiwa dijadikan populasi untuk dianalisis. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa komposisi gambar dari konten Instagram studi djiwa di dominasikan oleh infografis dan jenis masalah kesehatan mental di dominasikan oleh disorder. Selanjutnya, terdapat hubungan antara variabel kesehatan mental dengan klaim p<0.05 dan tidak terdapat hubungan antara variabel kesehatan mental dengan identitas kelompok sosial disebabkan p>0,05.
PERANCANGAN ANIMASI 2D EDUKASI PENGENALAN FLORA DAN FAUNA DI INDONESIA Albani, Salmaan Daffa; Rachman, Anung; Kurniawan, Rendya Adi
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 3 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i3.18809.2022

Abstract

ABSTRAKIndonesia merupakan negara dengan keanekaragaman flora dan fauna yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. Keanekaragaman flora dan fauna yang menakjubkan di Indonesia disebabkan karena letak geografis Indonesia yang terletak di sekitar garis khatulistiwa dan membentang di seluruh pulau-pulau di Indonesia. Selain itu, pengenalan flora dan fauna di kalangan anak-anak masih dinilai rendah karena minimnya inovasi materi. Edukasi tentang pengenalan flora dan fauna kepada anak sangat penting dilakukan untuk melestarikan keberadaan flora dan fauna di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep proses pembuatan bahan ajar berupa animasi 2D dengan tema mengenalkan anak pada flora dan fauna. Dalam pembuatan animasi 2D ini, metode yang digunakan untuk memecahkan masalah tersebut adalah design thinking yang dipopulerkan oleh Kelley dan Brown. Animasi ini memperkenalkan flora dan fauna di Indonesia dan cara melestarikannya. Diharapkan dengan adanya desain kartun ini, anak-anak dapat belajar tentang keanekaragaman flora dan fauna yang ada di Indonesia untuk menumbuhkan rasa kepedulian mereka terhadap konservasi.ABSTRACTIndonesia is a country with a diversity of flora and fauna that stretches from Sabang to Merauke. The amazing diversity of flora and fauna in Indonesia is due to Indonesia's geographical position which is located around the equator and stretches across all the islands in Indonesia. In addition, the introduction of flora and fauna among children is still considered low due to the lack of material innovation. Education about the introduction of flora and fauna to children is very important to preserve the existence of flora and fauna in Indonesia. This study aims to explain the concept of the process of making teaching materials in the form of 2D animation with the theme of introducing children to flora and fauna. In making this 2D animation, the method used to solve this problem is design thinking which was popularized by Kelley and Brown. This animation introduces the flora and fauna in Indonesia and how to preserve them. It is hoped that with this cartoon design, children can learn about the diversity of flora and fauna in Indonesia to grow their awareness of conservation.
PERAN COPING STRATEGY TERHADAP ACADEMIC BURNOUT PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR DI JAKARTA Antonia, Doris; Monika, Monika
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 3 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i3.18836.2022

Abstract

Pandemi COVID-19 menyebabkan banyak perubahan dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa merupakan salah satu pihak yang terkena dampak dalam perubahan tersebut karena pembelajaran yang dulunya luring (luar jaringan) menjadi daring (dalam jaringan). Dalam penelitian ini, peneliti berfokus pada peran coping strategy dari mahasiswa tingkat akhir yang sedang mengerjakan tugas akhir (skripsi) terhadap academic burnout yang timbul selama mereka berada dalam masa pembelajaran daring. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif non-eksperimental karena peneliti tidak melakukan manipulasi atau intervensi terhadap sampel penelitian. Partisipan penelitian berjumlah 202 mahasiswa (68.3% perempuan & 31.7% laki-laki) berusia 21-25 tahun dari berbagai universitas di Jakarta yang diambil menggunakan metode purposive sampling dan pengambilan sampel dilakukan secara online. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Coping Inventory for Stressful Situation-21 dan Maslach Burnout Inventory-Student Survey yang telah diadaptasi ke Bahasa Indonesia. Analisis regresi berganda menunjukkan bahwa task focused coping (? = -0.430, p = < 0.01) dan emotion focused coping (? = 0.311, p = < 0.01) berperan secara signifikan terhadap academic burnout sebesar 28.8% tetapi tidak dengan avoidant coping (? = 0.116, p = 0.085).    The COVID-19 pandemic has caused many changes in daily life. Students are one of the affected parties in this change because learning that used to be offline (outside the network) has become online (in the network). In this research, the researcher focuses on the role of the coping strategy of final year students who are working on their final project (thesis) against academic burnout that occurs during their online learning period. The research method used in this research is non-experimental quantitative because the researcher did not manipulate or intervene on the research sample. The research participants were 202 students (68.3% female & 31.7% male) aged 21-25 years from various universities in Jakarta who were taken using purposive sampling method and the sampling was done online. The research instruments used are the Coping Inventory for Stressful Situation-21 and the Maslach Burnout Inventory-Student Survey which have been adapted into Indonesian. Multiple regression analysis showed that task focused coping (? = -0.430, p = < 0.01) and emotion focused coping (? = 0.311, p = < 0.01) had a significant role in academic burnout by 28.8% but not with avoidant coping (? = 0.116, p = 0.085).
GAMBARAN RESILIENSI EMERGING ADULTS YANG MENGALAMI PENGABAIAN EMOSIONAL AKIBAT PERCERAIAN ORANG TUA Thiadi, Rachel Christi; Risnawaty, Widya
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 3 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i3.19147.2022

Abstract

Pengabaian emosional merupakan salah satu bentuk penganiayaan anak yang paling sering terjadi di Indonesia. Namun, penelitian terdahulu lebih banyak membahas gambaran resiliensi pada individu yang mengalami bentuk penganiayaan anak lain, seperti: kekerasan fisik, kekerasan emosional, dan kekerasan seksual. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran resiliensi pada individu, khususnya emerging adults, yang mengalami pengabaian emosional akibat perceraian orang tua. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sebelum memperoleh partisipan, peneliti menyebarkan kuesioner skrining untuk mengidentifikasi calon partisipan yang memenuhi kriteria high-conflict divorce. Kuesioner ini dibutuhkan karena pengabaian emosional cenderung terjadi pada saat orang tua mengalami konflik selama perceraian. Berdasarkan hasil seleksi, peneliti menemukan lima subjek yang kemudian diarahkan untuk proses wawancara. Hasil wawancara menunjukkan bahwa pengabaian emosional dapat menimbulkan dampak emosi bagi subjek, seperti: marah, sakit hati, kecewa, dan benci terhadap orang tua. Subjek perlu mengembangkan keterampilan pengendalian impuls (impulse control), regulasi emosi (emotion regulation), empati (empathy), dan penjangkauan (reaching out) agar dapat menjadi resilien. Emerging adults yang resilien adalah mereka yang mampu mengendalikan dorongan yang muncul akibat pengabaian emosional, mengekspresikan emosi dengan cara yang tepat, memahami tindakan pengabaian yang dilakukan orang tua, serta mengakses dukungan sosial dari anggota keluarga selain orang tua dan teman sebaya.
PERAN SENSE OF BELONGING TERHADAP STRES DIGITAL DENGAN LOCUS OF CONTROL SEBAGAI MODERATOR Felicia, Feby; Rostiana; Malik Gismar, Abdul
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 3 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i3.19149.2022

Abstract

Transformasi digital terus menerus berlangsung, menyebabkan berbagai perubahan pada kehidupan manusia, baik itu positif maupun negatif. Perubahan yang baik dapat dinikmati, namun perubahan yang buruk, perlu segera diidentifikasi dan diantisipasi. Penelitian ini, mengangkat salah satu isu akibat transformasi digital yang telah diidentifikasi oleh penelitian sebelumnya, yaitu stres digital. Pada penelitian ini, stres digital ditinjau dari aspek kebutuhan psikologis manusia, yaitu sense of belonging. Variabel ini dipilih mempertimbangkan sense of belonging adalah salah satu dari unsur kebutuhan utama manusia diidentifikasi oleh tokoh psikologi Maslow. Memiliki karyawan dengan sense of belonging yang erat dengan perusahaan adalah hal yang penting, karena bukan hanya menguntungkan bagi karyawan namun juga bagi perusahaan. Penelitian terdahulu belum mengidentifikasi variabel ini dari konteks organisasi dan transformasi digital, sehingga penelitian ini bertujuan untuk meninjau dari konteks tersebut. Lebih lanjut lagi, penelitian ini juga meninjau peran faktor kepribadian yaitu locus of control untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif terhadap faktor yang mempengaruhi peran sense of belonging terhadap stres digital. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional study. Penelitian ini melibatkan 166 karyawan dari empat perusahaan media ternama di Indonesia. Hasil dari penelitian ini membuktikan adanya kontribusi sense of belonging terhadap stres digital sebesar 7.6%, namun locus of control tidak berperan dalam memoderasi hubungan sense of belonging terhadap stres digital. Lebih jauh lagi, ditemukan bahwa locus of control berperan sebagai prediktor terhadap stres digital sebesar 13%.
HUBUNGAN ANTARA GAYA HUMOR DENGAN PERILAKU AGRESI PADA REMAJA PENGGEMAR K-POP Tanadi, Anastasia Chrisella; Wijaya, Erik
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 3 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i3.19151.2022

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menguji hubungan antara gaya humor dengan perilaku agresi pada penggemar K-Pop di Indonesia. Setiap individu memiliki gaya humor dan persepsi terhadap humor yang berbeda. Gaya humor adalah salah satu kepribadian yang menetap pada individu dan tiap individu memiliki selera humor yang berbeda. Dalam dunia K-Pop, penggemar menggunakan humor sebagai salah satu sarana berkomunikasi dengan antar penggemar. Akibatnya, hubungan antar penggemar dapat semakin meningkat. Namun, agresi (seperti fan war) dapat muncul jika antar penggemar memiliki persepsi yang berbeda dan tidak paham dengan humor tersebut. Agresi adalah perilaku menyakiti seseorang secara fisik dan/atau psikologis. Jika perilaku agresi terjadi akan memberikan dampak buruk bagi korban maupun pelaku. Jenis penelitian yang dilakukan adalah metode penelitian kuantitatif cross-sectional dan pengambilan data menggunakan convenience sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan pada 13-25 Februari 2022 dan menghasilkan 416 responden, yang terdiri dari 404 perempuan dan 12 laki-laki. Alat ukur yang digunakan adalah Humor Style Questionnaire (HSQ) oleh Martin et al. (2003) dan Buss and Perry Aggression Questionnaire oleh Buss dan Perry (1992). Analisis data partisipan menggunakan SPSS dengan teknik korelasi Spearman antara affiliative humor, self-enhancing humor, aggressive humor, self-defeating humor, dengan perilaku agresi. Hasilnya, penggunaan gaya humor affiliative dapat menurunkan perilaku agresi (p = 0.000 <0.05), sedangkan penggunaan self-enhancing humor (p = 0.000 < 0.05), aggressive humor (p = 0.000 < 0.05), dan self-defeating humor (p = 0.000 < 0.05) dapat meningkatkan perilaku agresi. 

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora , dan Seni Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 3 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni More Issue