cover
Contact Name
Danang Ari Santoso
Contact Email
danangarisantoso@unibabwi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.kejaora@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olahraga)
ISSN : 25032976     EISSN : 25415042     DOI : -
Jurnal Kejaora merupakan kumpulan dari jurnal hasil-hasil penelitian, kajian pustaka dan karya ilmiah dalam bidang pendidikan jasmani, olahraga, kesehatan dan rekreasi. Diterbitkan secara berkala dua kali per tahun pada Bulan April dan November oleh Jurusan (Program Studi) Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas PGRI Banyuwangi.
Arjuna Subject : -
Articles 307 Documents
Peningkatan Kemampuan Gerak Dasar Passing Bawah Bola Voli melalui Penggunaan Media Bola Soft pada Siswa Sekolah Dasar Faiz Faozi; M Syamsul Bahri
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v11i1.7575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan media bola soft terhadap peningkatan keterampilan gerak dasar passing bawah dalam permainan bola voli pada siswa kelas V SDIT Al Khoiriyah Al Husna. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pretest-posttest, yang diawali dengan pretest untuk mengukur kemampuan awal siswa, dilanjutkan dengan pemberian perlakuan menggunakan media bola soft, dan diakhiri dengan posttest untuk mengetahui peningkatan kemampuan setelah perlakuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan passing bawah, dan penelitian ini dilaksanakan selama delapan kali pertemuan dalam kurun waktu kurang lebih satu setengah bulan. Populasi penelitian meliputi seluruh siswa SDIT Al Khoiriyah Al Husna, dengan sampel sebanyak 31 siswa kelas V. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 55,67 meningkat menjadi 81,06 pada posttest, serta hasil uji Paired Sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media bola soft secara signifikan meningkatkan keterampilan passing bawah dalam permainan bola voli.
Efektivitas Latihan dengan Pemberat Kaki terhadap Kecepatan Lari Sprint pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Ahmad Nurul Hakim Amarrosid; Mohamad Da’i; Hasan Saifuddin; Afdol Febriansyah
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v11i1.7630

Abstract

Kecepatan merupakan komponen utama dalam performa atletik yang berperan penting pada cabang olahraga sprint karena menuntut kekuatan dan daya ledak otot secara optimal. Peningkatan kecepatan pada siswa usia remaja sering kali terhambat oleh keterbatasan variasi metode latihan yang digunakan dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas latihan sprint menggunakan pemberat pergelangan kaki terhadap peningkatan kecepatan lari siswa Sekolah Menengah Pertama. Penelitian ini menggunakan desain pre-test post-test one group design dengan pendekatan eksperimen kuantitatif. Subjek penelitian terdiri atas 15 siswa laki-laki kelas VIII yang dipilih melalui purposive sampling. Program latihan dilaksanakan selama empat minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu menggunakan pemberat pergelangan kaki seberat 1 kg. Instrumen penelitian berupa tes lari sprint 50 meter yang dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kecepatan lari yang signifikan setelah pelaksanaan latihan sprint menggunakan pemberat pergelangan kaki. Rata-rata waktu sprint menurun dari 8,42 ± 0,37 detik menjadi 7,85 ± 0,33 detik dengan nilai t = 5,872 dan p = 0,000 < 0,05. Nilai effect size sebesar 0,78 menunjukkan tingkat efektivitas yang tinggi dengan peningkatan rata-rata sebesar 0,57 detik atau 6,77 persen, sehingga latihan ini terbukti memberikan pengaruh kuat terhadap peningkatan kecepatan lari siswa sekolah menengah pertama. Latihan sprint menggunakan pemberat pergelangan kaki selama empat minggu terbukti efektif meningkatkan kecepatan lari siswa dan dapat direkomendasikan sebagai alternatif latihan yang sederhana serta efisien dalam pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah.
Pengaruh Plyometric Training terhadap Daya Ledak Tungkai Atlet Porprov Bola Tangan Putra Kabupaten Lamongan Fadhilah Rizqi Khoirotun Hisan; Mokhamad Nur Bawono; Abdul Aziz Hakim; Afif Rusdiawan
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v11i1.7662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan plyometric terhadap peningkatan daya ledak tungkai atlet bola tangan putra PORPROV Kabupaten Lamongan. Metode penelitian yang diterapkan yakni eksperimen dengan desain One Group Pre-Test Post-Test Desain. Subjek penelitian mencakup 15 atlet yang didapat melalui teknik total sampling. Instrumen pengukuran mengandalkan Triple Hop Test. Perlakuan berupa program plyometric training (jump squat, jump lunges, dan split squat jump) diberikan selama tiga bulan dengan total 24 pertemuan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, serta uji Wilcoxon Signed Rank Test dikarenakan data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian memperlihatkan rata-rata pre-test sebesar 6,4967 meningkat menjadi 7,2667 pada post-test. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -3,423 dengan p = 0,001 (p < 0,05), hasilnya terdapat pengaruh yang signifikan latihan plyometric terhadap daya ledak tungkai. Maka dari itu, plyometric training efektif meningkatkan kemampuan tolakan berulang atlet bola tangan.
Analisis Performa Tim Juara dan Runner-Up pada Final DBL Jakarta 2025: Kajian Statistik Pertandingan Pasha Akhir Djajasentana; Anggit Wicaksono
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v11i1.7734

Abstract

Final DBL Jakarta 2025 merupakan pertandingan puncak kompetisi bola basket pelajar yang menuntut evaluasi performa berbasis statistik untuk mengidentifikasi faktor penentu kemenangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis performa tim juara dan runner-up melalui kajian statistik pertandingan serta mengidentifikasi indikator pembeda utama. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif Kuantitatif. Data berupa box score Final DBL Jakarta 2025 kategori Boys antara SMA Bukit Sion Jakarta (juara) dan SMA Jubilee Jakarta (runner-up). Variabel yang dianalisis meliputi skor per kuarter, efektivitas tembakan, rebound, assist, steal, block, turnover, dan points off turnover. Hasil menunjukkan Bukit Sion memenangkan pertandingan dengan skor 60–52 dan unggul sejak kuarter pertama. Bukit Sion memiliki efisiensi tembakan lebih tinggi (FG 37,3% vs 26,9%), serta unggul pada 2PT% dan 3PT%. Bukit Sion juga mencatat turnover lebih rendah (21 vs 27) dan points off turnover lebih tinggi (22 vs 15). Meskipun Jubilee unggul pada rebound dan indikator defensif, rendahnya efisiensi tembakan dan tingginya turnover menjadi faktor pembatas. Kesimpulan menunjukkan kemenangan lebih ditentukan oleh efisiensi tembakan dan kontrol possession, dengan FG%, turnover, dan points off turnover sebagai indikator utama.
Analisis Status Tekanan Darah berdasarkan Tingkat Aktivitas Fisik Masyarakat Desa Mluweh Kabupaten Semarang Davina Rachma Afifah; Khoiril Anam; Nanang Indardi; Anies Setiowati; Yuwono
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v11i1.7770

Abstract

Tekanan darah merupakan indikator penting dalam kesehatan masyarakat karena berperan besar terhadap risiko penyakit kardiovaskular. Aktivitas fisik diketahui memiliki peran dalam pengendalian tekanan darah, namun penerapannya di masyarakat pedesaan belum optimal. Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat aktivitas fisik dan status tekanan darah pada masyarakat Desa Mluweh. Studi ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sampel studi berjumlah 55 perempuan berusia 23-75 tahun yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Aktivitas fisik diukur menggunakan Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) dan dikonversi ke dalam satuan MET-menit/minggu, kemudian diklasifikasikan menjadi aktivitas fisik rendah, sedang, dan tinggi. Tekanan darah diukur menggunakan tensimeter digital tervalidasi dan diklasifikasikan berdasarkan Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran (PNPK) Hipertensi Dewasa. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji korelasi Pearson setelah data dinyatakan berdistribusi normal. Hasil studi menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat aktivitas fisik tinggi (56,36%) dan status tekanan darah terbanyak berada pada kategori optimal (38,18%). Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat aktivitas fisik dengan tekanan darah sistolik maupun diastolik (p > 0,05). Kesimpulan studi ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang dilakukan responden, yang sebagian besar bersifat rutin dan tidak terstruktur, belum memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pengendalian tekanan darah. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan aktivitas fisik yang terencana dan terstruktur sebagai bagian dari pencegahan hipertensi di masyarakat pedesaan.
Analisis Pemahaman Pelatih Lisensi D pada Kurikulum Pembinaan Sepak Bola Indonesia Filanesia di Kabupaten Sragen Abriyan Ibnu Saputra; Purwono Sidik Permono
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v11i1.7794

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis tingkat pemahaman pelatih Lisensi D pada Kurikulum Filanesia di Kabupaten Sragen. Pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain survei melibatkan 30 pelatih yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen menggunakan Skala Guttman untuk mengukur pemahaman pada lima indikator: filosofi, formasi belajar, prinsip permainan, metode latihan, dan pelatih handal. Data dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman pelatih secara keseluruhan pada kategori tinggi (43,33%) dengan rata-rata skor 30,73 dari 32,00. Indikator formasi belajar dan prinsip permainan berada pada kategori tinggi (70,00%), sedangkan filosofi (86,67%), metode latihan (90,00%), dan pelatih handal (83,33%) pada kategori cukup. Simpulan penelitian ini merupakan pemahaman pelatih Lisensi D pada Kurikulum Filanesia di Kabupaten Sragen belum merata sehingga diperlukan program peningkatan kualitas pendidikan kepelatihan secara berkelanjutan.
Hubungan Mental Toughness terhadap Kecemasan Bertanding pada Atlet Angkat Besi Provinsi Jambi Fannie Wahyu Agnie; Muhammad Ali; Ayudya Suidarwanty Pratiwi
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v11i1.7804

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami hubungan antara ketangguhan mental dan kecemasan bertanding yang meliputi kecemasan somatik, kecemasan kognitif, dan kepercayaan diri pada atlet angkat besi di Provinsi Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 atlet angkat besi di provinsi jambi yang aktif berlatih dan pernah mengikuti pertandingan, yang dipilih menggunakan teknik total sampling.Untuk mengukur Mental Toughness, Questionnaire of Mental Toughness-48 (MTQ-48) dan Competitive State Anxiety Inventory-2 Revised (CSAI-2R), yang telah disesuaikan untuk konteks angkat besi, digunakan. Uji korelasi Pearson Product Moment dan IBM SPSS Statistics versi 27 digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga hubungan positif yang signifikan antara ketangguhan mental dengan kepercayaan diri (r = 0,738; p = 0,001), satu hubungan negatif yang signifikan antara ketangguhan mental dengan kecemasan somatik (r = -0,748; p = 0,001), dan satu hubungan negatif yang signifikan antara ketangguhan mental dengan kecemasan kognitif (r = -0,651; p = 0,001). Hasilnya juga menunjukkan bahwa mental toughness melindungi atlet angkat besi dari kecemasan bertanding. Oleh karena itu, ketangguhan mental harus dimasukkan secara menyeluruh dalam program pembinaan atlet.
Persepsi Guru Pendidikan Jasmani terhadap Kurikulum Merdeka Rizki Apriliyanto; Bahtiar Hari Hardovi
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v10i2.5123

Abstract

Kurikulum  merdeka membiarkan guru memilih metode pembelajaran mereka sendiri dan berpusat pada siswa. Namun, pada praktiknya, implementasi Kurikulum Merdeka di mata pelajaran Pendidikan Jasmani menuntut adaptasi yang signifikan dari para guru. baik dalam hal metode pengajaran, evaluasi, maupun penyediaan fasilitas yang mendukung. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui persepsi guru pendidikan jasmani di tingkat sekolah dasar negeri Kabupaten Jember. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian adalah guru Pendidikan Jasmani tingkat sekolah dasar negeri di Kabupaten Jember. Karakteristik subjek sebanyak 31,1% merupakan laki-laki, sedangkan 68,9% perempuan. Komposisi ini menunjukkan bahwa responden perempuan mendominasi dalam penelitian ini Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner tertutup dengan 10 item pertanyaan. Teknik pengumpulan data menggunakan quota sampling. Analisis data  menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Jasmani sekolah dasar negeri di Kabupaten Jember memiliki persepsi yang sangat baik terhadap implementasi Kurikulum Merdeka, dengan rata-rata skor sebesar 96,12%. Meskipun Kurikulum Merdeka memberi kebebasan guru dalam memilih metode pembelajaran dan berpusat pada siswa, dalam praktiknya guru tetap harus melakukan berbagai adaptasi terkait metode pengajaran, evaluasi, serta penyediaan fasilitas pendukung.
Perbedaan Motivasi Sosial Berolahraga antara Mahasiswa Laki-Laki dan Perempuan: Tinjauan Teori Self-Determination Galang Rizky Saputra; Muhamad Faisal Haq; Suci Sukma Nurlilah; Rayhan Hadinata; Muhammad Ma’rif
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v11i1.6986

Abstract

Partisipasi olahraga mahasiswa dipengaruhi oleh faktor psikologis, khususnya motivasi sosial yang dapat bertindak sebagai pendorong maupun penghambat dalam keterlibatan aktivitas fisik, dan respons tersebut kerap berbeda antara kelompok laki-laki dan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan motivasi olahraga dalam aspek sosial berdasarkan gender, serta mengidentifikasi apakah faktor sosial lebih berfungsi sebagai stimulus positif atau hambatan dalam aktivitas olahraga mahasiswa. Penelitian dilakukan melalui desain analisis deskriptif yang dijalankan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui angket berskala Likert yang mencakup empat aspek motivasi sosial, yaitu dukungan sosial, interaksi sosial, hambatan sosial, serta self-efficacy dan otonomi. Sampel terdiri atas 44 mahasiswa aktif FPOK UPI (20 laki-laki dan 24 perempuan). Temuan penelitian memperlihatkan bahwa tidak ditemukan perbedaan yang signifikan perbedaan motivasi sosial berolahraga antara dua kelompok responden dengan nilai L (3.32) dan P (3.35). Hal ini menunjukkan bahwa keduanya memiliki tingkat motivasi sosial dalam berolahraga yang relatif sama pada mahasiswa di FPOK UPI. Implikasi penelitian ini dapat menjadi dasar penyusunan strategi peningkatan partisipasi olahraga yang lebih adaptif terhadap perbedaan kebutuhan sosial berdasarkan gender.
Optimalisasi Partisipasi Siswa melalui Pembelajaran Berdiferensiasi pada Pembelajaran Sepak Bola di SMP 92 Bean Muhammad Fadzli Fauzan; Ary Artanty; Laila Nur Rohmah; Ahmad Junaidi; Nurul Ismi Lestari
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v11i1.7725

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam meningkatkan partisipasi siswa pada pembelajaran sepak bola di SMP Negeri 92 Bean. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk memperoleh gambaran secara mendalam mengenai proses pelaksanaan pembelajaran serta keterlibatan siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam pembelajaran sepak bola dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran diawali dengan asesmen awal untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa, kemudian guru menyesuaikan aktivitas pembelajaran melalui pengelompokan siswa, variasi bentuk latihan, serta modifikasi permainan sesuai dengan kemampuan dan karakteristik peserta didik. Melalui pembelajaran berdiferensiasi siswa yang sebelumnya kurang aktif menjadi lebih berani terlibat dalam kegiatan latihan maupun permainan. Pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan partisipasi siswa pada pembelajaran sepak bola. Dengan menyesuaikan aktivitas pembelajaran sesuai dengan kemampuan dan karakteristik siswa, guru dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih aktif, inklusif, dan berpusat pada siswa.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 2 (2026): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga) Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga) Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga) Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga) Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga) Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga) Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga) Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga) Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga) Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga) Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga) Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga) Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga) Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga) Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olahraga) Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olahraga) Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olahraga) Vol 3 No 2 (2018): Jurnal KEJAORA Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olahraga) Vol 3 No 1 (2018): Jurnal KEJAORA Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olahraga) Vol 2 No 2 (2017) Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olahraga) Vol 2 No 1 (2017) Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olahraga) Vol 1 No 2 (2016) Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Kejaora Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Kejaora More Issue