cover
Contact Name
UBAIDILLAH
Contact Email
ubaidillah_ft@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jtmi@bkstm.org
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Teknik Mesin Indonesia
ISSN : 1907350X     EISSN : 25977563     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Mesin Indonesia “JTMI” " adalah jurnal ilmiah sains dan teknologi yang diterbitkan oleh Badan Kerjasama Teknik Mesin Indonesia. JTMI meliputi bidang konversi energi, material, desain mekanikal, manufaktur dan otomasi
Articles 291 Documents
Optimasi helm industri ergonomik beserta perancangan dan simulasi molding injeksi Arif Budi Wicaksono; Abdul Aziz
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36289/jtmi.v17i2.267

Abstract

This research purpose to develop an innovative industrial helmet design that can be integrated with face and ear protection using Triz40 method and then analyzes, designs and simulates injection molding innovations. Injection molding in this study uses two plates. Then industrial helmet model was realized using a 3d print with PLA material. In addition, this study aims to see the effect variations number of gates on filling time and quality predictions. The number of gates varied into 3 types, namely 1, 2 and 4 gates. The results obtained optimally use 1 gate with optimal charging time, defects and prediction of quality. The optimum mold unit dimension is 500 x 500 mm with a clamping force of 3986.86 kN.
Analisis ketahanan pompa dengan penggerak arus listrik direct current Rahmad Samosir; Medyawanti Pane; Kimar Turnip; Rio Parluhutan
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36289/jtmi.v17i1.271

Abstract

Saat pompa air DC sudah banyak diproduksi, namun masih jarang digunakan masyarakat umum. Penggunaan dengan arus DC sangat potensial karena dapat menggunakan listrik langsung dari panel surya, akan tetapi masyarakat umum belum mengetahui keandalan pompa tersebut. Untuk mengetahui keandalan pompa tersebut, dilakukan kajian ini. Berdasarkan pengujian yang dilakukan untuk mengetahui ketahanan pompa menggunakan pompa DC dengan spesifikasi sebagai berikut: daya masimum 180 W, head maksimum 15 m, kapasitas maksimum 1,5 m3/jam dengan 12 V. Dari hasil pengujian selama 5 x 24 jam dengan head 4,9 m diperoleh hasil yaitu pada voltage 12,04 V dan 4,09 A didapat kapasitas pompa yaitu 23 liter/menit, daya pompa 50,7 W. Pada tegangan 7,7 V dan 6,02 A didapatkan kapasitas pompa yaitu 10 liter/menit, daya pompa 46,4 W. Pada tegangan 12,06 V dan 4,1 A didapatkan kapasitas pompa yaitu 20 liter/menit daya pompa 49,4 W. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa dari hari pertama sampai hari ke tujuh, performa pompa dapat dinilai hanya mengalami sedikit perubahan dari 23 liter/menit menjadi 20 liter/menit.
Analisis karakteristik briket arang serbuk gergaji dan tempurung kelapa Rany Puspita Dewi; Trisma Jaya Saputra; Sigit Joko Purnomo
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36289/jtmi.v17i1.272

Abstract

Pemanfaatan biomassa untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dapat dilakukan melalui teknologi pembriketan. Kualitas briket dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah ukuran partikel serbuk arang. Serbuk gergaji dan limbah tempurung kelapa merupakan sumber biomassa yang menjanjikan. Kajian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi ukuran partikel serbuk arang terhadap karakteristik briket yang meliputi kadar air dan kadar abu. Kajian menggunakan ukuran partikel serbuk arang 10 mesh, 20 mesh, dan 40 mesh. Hasil pengujian menunjukkan bahwa briket arang yang dihasilkan memiliki rata-rata kadar air 5,571% dan rata-rata kadar abu 1,994% pada ukuran partikel 10 mesh. Pada ukuran partikel 20 mesh menghasilkan briket dengan rata-rata kadar air 5,598% dan rata-rata kadar abu 2,573%. Sedangkan pada ukuran partikel 40 mesh menghasilkan briket dengan rata-rata kadar air 5,461% dan rata-rata kadar abu 4,762%. Ukuran partikel serbuk arang tidak berpengaruh terlalu signifikan terhadap kadar air, tetapi memiliki pengaruh signifikan terhadap kadar abu. Hal ini dapat dilihat dari kenaikan kadar abu hingga mencapai 0,5-2% untuk masing-masing variasi ukuran partikel serbuk arang.
Analisis performa mesin oily water separator tipe CYF-1.OY pada pembangunan kapal baru 2000 GT dengan metode eksperimen Budi Utomo; Sulaiman; Sunarso Sugeng; Mohd Ridwan; Samuel Febriary Khristyson
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36289/jtmi.v17i2.276

Abstract

For the ideal operation of the oily water separator, maintenance and repairs should be carried out regularly so as not to interfere with the operation of the ship. The purpose of this article is to analyze the performance of the Oily Water Separator engine type CYF-1.OY on the 2000 GT ship building project. Experiment method used to determine the performance of the machine and assuming evaluation correction approach. The result of engine performance, time the machine works is directly proportional to the volume of waste capacity so that the more volume, the longer it takes depending. The efficiency is similar, meaning that the results are below 5% and are still in relevance. In operating and adjusting the Oily Water Separator, more observation and attention is needed, especially for the display and capacity of the machine.
Analisis uji tarik komposit serat bambu resin poliester dengan filler serabut kelapa menggunakan metode taguchi Robert Napitupulu; Shanty Dwi Krisnaningsih; Efata Anugrah Harita
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36289/jtmi.v17i1.279

Abstract

Pengembangan komposit tidak hanya komposit sintetis yang diproduksi tetapi juga mendorong komposit serat alam karena sifatnya yang luar biasa yang dapat digunakan kembali. Dalam kajian ini serat alam yang digunakan untuk dikembangkan adalah serat dari bambu dengan filler serabut kelapa. Tujuan kajian ini untuk mengetahui komposisi campuran serat bambu resin polyester dengan filler serabut kelapa dalam analisis uji tarik untuk mencari kekuatan yang maksimal dan mengetahui besar persentase kontribusi dari variabel yang berpengaruh pada rasio volume matriks dan volume serabut kelapa, persentase alkali dan panjang serabut kelapa pada kekuatan tarik material serat komposit. Proses pembuatan komposit menggunakan metode hand lay-up yang dikombinasikan menggunakan Metode Taguchi dengan rancangan percobaan matriks orthogonal L4 (23), karena ada tiga parameter proses yang memiliki 2 level. Pengulangan dilakukan sebanyak 5 kali. Parameter proses rasio volume matriks dan volume serabut kelapa, konsentrasi alkali dan panjang serabut kelapa. Hasil kajian ini menunjukkan setting variabel parameter yang tepat untuk mendapatkan kekuatan tarik yang maksimal yaitu pada komposisi rasio volume matriks dan volume serabut kelapa 60%:20%, konsentrasi alkali 5% dan panjang serabut kelapa 30 mm dengan nilai uji tarik sebesar 54,34 MPa, persentase kontribusi parameter yang berpengaruh pada kekuatan tarik adalah panjang serabut kelapa sebesar 42,560 %.
Perancangan dan pengujian prototipe kapal ambulance Covid-19 tipe monohull elektrik untuk Kompetisi Kapal Cepat Tak Berawak Nasional Asral Asral; Seprian Adis
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36289/jtmi.v17i1.280

Abstract

Penyebaran pandemi Corona Virus 19 masih menjadi ancaman serius. Pencegahan penyebaran dan penanganan pasien di rumah sakit bagi individu yang memunculkan gejala merupakan kunci utama mengatasi penyakit ini. Kurangnya transportasi air pada wilayah kepulauan terpencil di Indonesia, menyebabkan lambatnya penanganan pada pasien Covid-19. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah kapal ambulance yang mempunyai performa yang baik agar dapat mengangkut pasien menuju rumah sakit. Kajian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk merancang prototipe kapal ambulance sebagai solusi dari permasalahan tersebut. Dari perancangan prototipe ini, diharapkan dapat dibuat dalam ukuran kapal yang sebenarnya. Jenis lambung yang digunakan yaitu monohull. Kajian ini dimulai dengan perhitungan ukuran utama, membuat rencana garis dan rencana umum, selanjutnya melakukan analisis hidrostatik, hambatan, stabilitas dan seakeeping kapal. Dengan menggunakan metode perbandingan optimasi dari kapal pembanding, didapatkan ukuran utama prototipe kapal yaitu LOA= 0,9 m, H= 0,25 m, B= 0,3 m, dan T= 0,07 m. Hasil perhitungan hidrostatik prototipe kapal memiliki displacement sebesar 5,139 kg dengan CB= 0,334. Nilai hambatan total prototipe kapal sebesar 31,42 N dan daya motor sebesar 428,77 W. Hasil stabilitas menunjukkan nilai GZ terbesar yaitu 11,26 cm pada sudut swing 70°. Untuk seakeeping prototipe kapal didapatkan nilai RAO yang paling tinggi pada sudut gelombang beam sea arah sisi prototipe kapal.
Pengaruh penambahan peralatan pendukung pada solar cell terhadap kinerja solar cell Shandy Kurniadi; Rafil Arizona; Sehat Abdi Saragih
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36289/jtmi.v17i1.281

Abstract

Sel surya merupakan perangkat yang dapat mengubah sinar matahari menjadi energi listrik. Diketahui sel surya yang dominan digunakan saat ini memiliki kelemahan yaitu daya yang rendah, harga yang relatif mahal ditambah posisi dan sudut pemasangan yang konstan. Untuk itu perlu dilakukan suatu upaya agar kinerja sel surya dapat meningkat, upaya yang dilakukan adalah dengan menambah peralatan pendukung berupa solar tracker, reflektor, dan lensa fresnel pada sel surya. Kajian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh peralatan pendukung pada sel surya terhadap kinerja sel surya dan mendapatkan peralatan pendukung terbaik untuk membantu meningkatkan kinerja sel surya. Pengujian dilakukan dengan memvariasikan 3 peralatan pendukung pada solar cell. Solar tracker adalah peralatan dan sistem yang dapat melacak sinar matahari terkuat, sedangkan reflektor dan lensa Fresnel berfungsi untuk meningkatkan intensitas sinar matahari melalui efek lensa. Hasil dan analisis uji kinerja yang telah dilakukan menunjukkan bahwa semakin lengkap peralatan pendukung yang ditambahkan, maka semakin baik pula kinerja yang dihasilkan oleh sel surya. Performa sel surya terbaik diperoleh pada peralatan pendukung pada hari ke-5 yaitu perangkat V dengan menggunakan solar tracker yang dilengkapi dengan lensa fresnel dan reflektor (STFR).
Pengembangan minyak jarak sebagai bahan baku gemuk lumas Milda Fibria; Catur Yuliani; Tri Purnami; M Hanifuddin; Rona Malam; Setyo Widodo; Cahyo S. Wibowo; Maymuchar Maymuchar
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36289/jtmi.v17i1.282

Abstract

Gemuk adalah sebuah kombinasi minyak pelumas dan agen pengental (thickener). Pengentalan memberikan sifat kaku dari gemuk lumas, sebagai pengukur resistansi terhadap deformasi oleh gaya yang bekerja. Pengental (thickener) di gemuk lumas dibuat dengan mereaksi 12-hydroxystearic acid (HSA) dan lithium hydroxide untuk menghasilkan gemuk lumas, yang memiliki resistansi tinggi terhadap air. Kebutuhan 12-HSA dinilai signifikan sebagai pengental gemuk lumas. Produk ini tidak dibuat di Indonesia, sehingga industri gemuk masih bergantung kepada produk impor. Minyak jarak adalah bahan baku untuk pembuatannya, namun sangat banyak diproduksi di Indonesia. Produksi ini diinisiasi untuk mengurangi upaya impor dari 12-HSA dan menggantikan produk impor tersebut. Berdasarkan hasil yang didapatkan, dapat disimpulkan bahwa formula produk bio-grease berbahan minyak jarak menunjukkan kinerja pelumas yang setara dengan kinerja produk dengan 12-HSA impor. Terkadang menghasilkan produk unggul dibandingkan dengan salah satu yang berbahan 12-HSA impor jika perlakuan yang sesuai ditetapkan. Kinerja pelumas akan meningkat dengan penambahan agen kompleks yang juga didapatkan dari minyak jarak. Pemanfaatan minyak jarak di kajian ini menghasilkan peningkatan Domestic Content Level (DCL) di dalam produk bio-grease sebesar lebih dari 95%.
KARAKTERISTIK ENERGI INTERNAL PENUKAR KALOR BERDASARKAN VARIASI TEMPERATUR PEMANAS SIRKULASI ALAM UNTAI UJI FASSIP-02 Giarno Giarno; G. B. Heru K.; Ainur Rosidi; Dedy Haryanto; Adhika E. P.; Mulya Juarsa
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36289/jtmi.v17i1.283

Abstract

Kecelakaan PLTN di Fukushima Dai-ichi, Jepang, pada tahun 2011 telah menunjukkan kegagalan sistem pendingin aktif (pompa) untuk mendinginkan reaktor, yang memicu kajian terkait penerapan sistem pendingin pasif (tanpa pompa) untuk pengembangan manajemen keselamatan di PLTN. Kajian tentang laju aliran sirkulasi alami sebagai dasar sistem pendingin pasif telah dilakukan sejak tahun 2011 di PRTRKKN dengan menggunakan fasilitas eksperimental skala besar yang disebut uji loop FASSIP-02. Fasilitas ini memiliki sistem penukar panas tipe U di tangki pendinginnya, yang merupakan bagian penting dari proses pembuangan ke lingkungan. Dengan demikian, kajian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan energi yang terjadi pada penukar panas selama kondisi tunak. Kajian dilakukan secara eksperimental, dan perhitungan perubahan energi dalam dilakukan dengan menggunakan data suhu dan variasi laju aliran sirkulasi alami yang terjadi pada variasi suhu pada bagian pemanasan yaitu 40°C, 50°C, dan 60°C. Data perbedaan suhu diperoleh dari suhu masuk dan keluar pada heat exchanger dengan menjaga kondisi steady selama 5 jam dari total waktu percobaan 24 jam. Hasil percobaan menunjukkan bahwa perubahan energi dalam meningkat seiring dengan laju aliran sirkulasi alam yang terjadi.
Rancang bangun mesin separator magnetik untuk proses daur ulang baterai litium 18650 Akhmad Tito Fismatika; Muslim Mahardika; Budi Arifvianto; Muhammad Akhsin Muflikhun
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36289/jtmi.v17i1.286

Abstract

Kebutuhan baterai litium ion dalam kehidupan sehari-hari terus meningkat. Dengan beragamnya peralatan yang menggunakan baterai litium ion, maka semakin tinggi pula jumlah limbah baterai ini. Limbah baterai litium ion digolongkan dalam limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Oleh karena itu, daur ulang baterai litium ion perlu dilakukan guna mengurangi limbah B3. Proses daur ulang baterai dapat dilakukan dengan beberapa tahapan, dimulai dengan mengosongkan baterai (discharging), pembongkaran baterai (dismantling), penghancuran baterai (crushing), pengambilan litium (mining), dan pemurnian litium (purification litium). Tahapan yang dibahas dalam kajian ini yaitu tahapan pengambilan litium (mining). Pengambilan litium dilakukan dengan cara pemisahan magnetik hasil penghancuran baterai litium ion dengan harapan dapat mempermudah proses daur ulang baterai. Tujuan kajian ini untuk merancang mesin magnetik separator yang aman saat dioperasikan. Kajian ini dilakukan untuk merancang dan mengetahui tingkat keamananan mesin separator magnetik yang berfungsi sebagai alat proses daur ulang baterai litium ion 18650. Metodologi yang dilakukan dalam merancang mesin separator magnetik ini dilakukan dengan beberapa proses. Proses awal yaitu perancangan magnetik separator menggunakan software Autodesk Inventor 2020 Student Version. Berikutnya desain magnetik separator dianalisis menggunakan software Ansys 2021 Student Version sebagai perhitungan finite element analysis. Hasil analisis dari software Ansys 2021 Student Version berupa tegangan Von Mises Stress, Deformation, dan Maximum Shear Stress. Dari data hasil software Ansys 2021 Student Version dapat diketahui bahwa mesin magnetik separator sudah aman untuk dioperasikan. Dengan adanya mesin magnetik separator ini diharapkan mampu menambah efisiensi dan efektivitas dalam proses pengambilan logam aktif litium dari hasil penghancuran baterai dalam proses daur ulang baterai litium ion.