cover
Contact Name
Tryantini Sundi Putri
Contact Email
tryantinisputri@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
tryantinisputri@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Stabilita : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo Kendari
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 23380241     EISSN : 26572273     DOI : -
Core Subject : Engineering,
STABILITA hadir karena tuntutan intelektual dalam merespon isu-isu aktual terkait berbagai problematika dan menjadi wadah informasi bidang Teknik Sipil dalam konteks kekinian. Jurnal STABILITA ini mengangkat tulisan/karya ilmiah bidang Teknik Sipil (kajian transportasi, kajian struktur, kajian keairan, kajian lingkungan, kajian kelautan dan kajian manajemen proyek dan konstruksi).
Arjuna Subject : -
Articles 211 Documents
OPTIMALISASI FASE, UNTUK MENINGKATKAN KINERJA SIMPANG BERSINYAL (Studi Kasus : Jalan H. E. A. Mokodompit – M. T. Haryono) Adris Ade Putra; La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad; Aswandri Aswandri
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v7i3.10060

Abstract

ABSTRAKPertigaan kampus baru UHO Kota Kendari, merupakan pertemuan antara Jalan H. E. A. Mokodompit - Jalan M. T. Haryono – Jalan H. A. Nasution. Ketiga ruas jalan tersebut dikategorikan sebagai jalan Kelas I dan tipe jalan 4 lajur 2 jalur terbagi (4/2D). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengoptimalisasian fase untuk meningkatkan kinerja simpang bersinyal di ruas  Jl. H.E.A Mokodompit – Jl. M.T Haryono dan H.A. Nasution dan mengetahui besar tundaan, panjang antrian, derajat kejenuhan, jumlah kendaraan terhenti serta kapasitas yang terjadi. Metode yang digunakan pada penelitian ini mengacu pada metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Adapun sumber data yang digunakan pada penelitian lapangan dengan data primer berupa hasil survey lalu lintas harian rata-rata (LHR) dan pengambilan data geometrikHasil analisis yang diperoleh dari penelitian ini pada kondisi eksisting simpang pada ruas jalan H.E.A. Mokodompit – M.T. Haryono dan H.A. Nasution dengan melakukan perhitungan yang mengacu pada metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997, menghasilkan jumlah tundaan, panjang antrian, derajat kejenuhan, jumlah kendaraan terhenti serta besar kapasitas yang terjadi adalah sebagai berikut : (a) Ruas jalan H. E. A. Mokodmpit (lengan A), memiliki tundaan total 20.402 smp.det, panjang antrian 52 m, derajat kejenuhan sebesar 0,82, jumlah kendaraan terhenti 435 smp/jam serta kapasitas sebesar 526 smp/jam. (b) Ruas jalan M. T. Haryono (lengan B), memiliki tundaan total 20.652 smp.det, panjang antrian 54 m, derajat kejenuhan sebesar 0,82, jumlah kendaraan terhenti 460 smp/jam serta kapasitas sebesar 568 smp/jam. (c) Ruas jalan H. A. Nasution (lengan C), memiliki tundaan total 27.655 smp.det, panjang antrian 78 m, derajat kejenuhan sebesar 0,82, jumlah kendaraan terhenti 731 smp/jam serta kapasitas sebesr 1000 smp/jam.Hasil analisis yang diperoleh dari penelitian ini dengan melakukan perubahan fase dari system tiga fase menjadi sistem 2 fase menghasilkan kapasitas yang lebih tinggi, derajat kejenuhan yang lebih rendah serta antrian dan tundaan yang semakin kecil, sehingga simpang tiga pada ruas jalan H. E. A. Mokodompit – M. T. Haryono dan H. A. Nasution akan lebih baik jika menggunakan system dua fase. Besarnya tundaan, panjang antrian, derajat kejenuhan, jumlah kendaraan terhenti serta besar kapasitas yang terjadi adalah sebagai berikut: (a) Ruas jalan H. E. A. Mokodmpit (lengan A), memiliki tundaan total 7.502 smp.det, panjang antrian 23 m, derajat kejenuhan sebesar 0,64, jumlah kendaraan terhenti 398 smp/jam serta kapasitas sebesar 674 smp/jam. (b) Ruas jalan M. T. Haryono (lengan B) dan Ruas jalan H. A. Nasution, memiliki tundaan total 10.099 smp.det, panjang antrian 38 m, derajat kejenuhan sebesar 0,64, jumlah kendaraan terhenti 804 smp/jam serta kapasitas sebesar 2.011 smp/jam. Kata Kunci :   MKJI 1997, Optimalisasi Fase, Simpang Bersinyal
PEMODELAN KARAKTERISTIK GELOMBANG DENGAN SURFACE WATER MODELLING SYSTEM (SMS) PADA PANTAI PULAU MAGINTI Tryantini Sundi Putri; Ahmad Syarif Sukri; Muhammad Ibnu Sina
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v7i3.10067

Abstract

ABSTRAKPulau Maginti adalah pulau yang terletak pada wilayah Kecamatan Maginti, Kabupaten Muna Barat. Pulau yang dihuni oleh masyarakat Suku Kadatua, Suku Bajo dan Suku Muna ini merupakan pulau dengan garis pantai yang pendek karena luas wilayahnya yang kecil. Garis pantai pada pulau ini tiap tahunnya mengalami kemunduran dikarena abrasi yang terjadi. Tidak hanya itu, struktur bangunan dan jalan yang mengelilingi pantai terkena dampak oleh arus dan tingginya gelombang yang ada.Pengaman pantai sejatinya dilakukan untuk mencegah agar pulau ini tidak mengalami abrasi ataupun kemunduran garis pantai secara signifikan (mengendalikan abrasi), sehingga pulau ini terlindungi. Pembangunan bangunan pengaman pantai ini dibuat dengan mempertimbangkan beberapa faktor alam seperti pasang surut, elevasi muka air laut, bentuk kontur bawah laut dan tinggi gelombang yang terjadi pada pantai, dan dari analisa beberapa faktor tersebut, kita dapat menentukan elevasi rencana bangunan. Selain memperhitungkan tinggi gelombang dengan metode analitik peramalan gelombang dilaut dalam dengan metode CERC SPM 1984, analisa tinggi gelombang juga dilakukan dengan mensimulasikannya pada model perangkat lunak Surface Water Modelling System 10.0.10. dengan model penjalaran gelombang CG WAVE.Analisa dari model simulasi ini dibuat sesuai pada kondisi sebenarnya yaitu kondisi arah angin dominan arah Timur Laut dan elevasi muka air laut sebesar 1,72 meter.  Hasil yang diperoleh dari ini adalah nilai tinggi gelombang terjadi sebesar 0,6 – 5,4 meter dengan nilai rata rata tinggi gelombang 2,15 meter dan nilai tinggi gelombang yang terjadi disekitar garis pantai ini adalah 1,6 – 2,3 meter. Kata Kunci :   Pantai Maginti, Peramalan Gelombang, Surface Water Modelling System (SMS).ABSTRACTMaginti Island is an island located in the District of Maginti, West Muna Regency. The island, inhabited by the Kadatua, Bajo and Muna tribes, is an island with a short coastline because of its small area. The coastline on this island has deteriorated every year due to abrasion. Not only that, the structure of the buildings and roads that surround the coast are affected by the currents and the high waves.Coastal security is actually done to prevent the island from experiencing abrasion or significant coastline retreat (controlling abrasion), so that the island is protected. The construction of this coastal safety structure was made by considering several natural factors such as tides, sea level elevation, underwater contour shape and wave height that occurred on the beach, and from the analysis of several of these factors, we can determine the elevation of the building plan. In addition to calculating the wave height with the wave forecasting analytic method in the sea with the 1984 SPM CERC method, the wave height analysis was also carried out by simulating it on the Surface Water Modeling System 10.0.10 software model. with the CG WAVE propagation model.Analysis of this simulation model is made according to the actual conditions, namely the dominant direction of the Northeast wind direction and sea level elevation of 1.72 meters. The results obtained from this are the wave height values occur of 0.6 - 5.4 meters with an average value of wave height of 2.15 meters and the value of wave height that occurs around this coastline is 1.6 - 2.3 meters. Keywords  : Maginti Beach, Wave Forecasting, Surface Water Modeling System (SMS).
STUDI PELAYANAN PELABUHAN FERRY LABUAN BUTON UTARA La Welendo; La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad; Juhasman Juhasman
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v7i3.10033

Abstract

ABSTRAKIndonesia adalah negara di Asia Tenggara yang dilintasi garis khatulistiwa dan berada di antara daratan benua Asia dan Australia. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.504 pulau. ASDP Ferry adalah salah satu BUMN di Indonesia yang bergerak dalam jasa angkutan penyeberangan dan pengelola pelabuhan penyeberangan untuk penumpang, kendaraan dan barang. Fungsi utama perusahaan ini adalah menyediakan akses transportasi publik antar pulau yang bersebelahan serta menyatukan pulau-pulau besar sekaligus menyediakan akses transportasi publik ke wilayah yang belum memiliki penyeberangan guna mempercepat pembangunan.Pelabuhan penyeberangan Labuan Bajo merupakan pelabuhan yang melayani arus penyeberangan penumpang maupun barang yang menghubungkan daratan Buton dan daratan Konawe Selatan dan sekitarnya. Kualitas pelayanan merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan sebuah perusahaan itu sendiri, dengan memberikan pelayanan yang baik maka akan memberikan kepuasan kepada pengguna yang melewati pelabuhan penyeberangan tersebut. Metode penelitian yang tersusun dengan cara  mewawancarai responden dengan menjawab butit-butir pertanyaan yang ada pada kuesioner. Analisa dilakukan dengan menggunakan Importance qnd Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI) pada pengolahan data hasil survey menggunakan bantuan aplkasi SPSS 16. Hasil  penelitian  ini  menunjukan  bahwa indeks  kepuasan  konsumen  terhadap  kinerja pelabuhan penyeberangan Labuan Bajo sebesar 62,4 % dan berada pada rentang 0,51 – 0,65 menunjukan bahwa konsumen merasa puas terhadap kualitas pelayanan fasilitas yang diberikan pihak pengelola pelabuhan penyeberangan Labuan Bajo tersebut. Kata Kunci :  Tingkat Kepuasan, Fasilitas, Pelayanan, ASDPABSTRACTIndonesia is a country in Southeast Asia that is crossed by the equator and is between the Asian mainland and Australia. Indonesia is the largest archipelago country in the world consisting of 17.504 islands. Port is a facility at the end of the sea, river or lake to receive ships and move passengers' goods and goods into it. ASDP is a state-owned company in Indonesia which is engaged in ferry transportation services and ferry port management for passengers, vehicles and goods. The company's main function is to provide access to public transportation between neighboring islands and to unite large islands while providing access to public transportation to areas that do not yet have crossings to accelerate development.The Labuan Bajo crossing port is a port that serves the flow of passenger and freight crossings connecting the Buton mainland and the southern Konawe mainland and beyond. Quality of service is one of the determining factors for the success of a company itself, by providing good service it will provide satisfaction to passengers who pass through the crossing. The research methods are arranged by interviewing respondents by answering the items in the questionnaire. Analysis was conducted using Importance And Performance Analysis (IPA) and Customer Satisfaction Index (CSI) in processing the survey data using SPSS 16 application. The results of this study indicate that the consumer satisfaction index on the performance of the Labuan Bajo crossing port is 62,4% and is in the range 0,51 – 0,65 shows that consumers are satisfied with the quality of service facilities provided by the manager of the Labuan Bajo crossing port. Keywords :    Level of satisfaction, Facilities, Services, ASDP
ANALISIS KINERJA PELABUHAN BUNGKUTOKO KENDARI TERHADAP TINGKAT PENGGUNAAN LAPANGAN PENUMPUKAN (YOR) Muh. Thahir Azikin; Ahmad Syarif Sukri; Andriyani Andriyani; Ikhwan Maulana Hatta
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v7i3.10062

Abstract

ABSTRAKKinerja pelabuhan merupakan ukuran performa operasional yang dapat dicapai oleh suatu pelabuhan dalam melayani pengguna jasa kepelabuhanan. Pelabuhan Bungkutoko Kendari terletak di Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, diresmikan pada Mei 2016 dan dibangun untuk mengalihkan seluruh aktivitas dari pelabuhan peti kemas Kendari. Pelabuhan Bungkutoko dilengkapi dengan beberapa fasilitas diantaranya dermaga sepanjang 185 meter dan lapangan penumpukan peti kemas seluas 2,71 Ha. Pertumbuhan arus kapal dan peti kemas cenderung meningkat dari tahun ke tahunnya, yaitu pada tahun 2013 ketika masih beroperasi pada pelabuhan peti kemas kendari sebanyak 214 kapal dan 70363 box menjadi 235 kapal dan 74497 box. Kapasitas pelayanan tak mengalami perubahan baik ditahun 2013 maupun 2018 yaitu sebanyak 12 box/jam. Perlu dianalisis kemampuan pelabuhan dalam melayani arus kapal dan peti kemas pada tahun-tahun mendatang. Studi dilakukan dengan menganalisis kinerja pelabuhan yang ditunjukkan oleh Yard Occupancy Ratio (YOR) atau tingkat pemakaian lapangan penumpukan, berdasarkan arus kunjungan kapal dan peti kemas serta kinerja pelabuhan. Indikator kinerja pelabuhan digunakan untuk mengukur sejauh mana fasilitas utilitas dan sarana penunjang dapat dimanfaatkan secara intensif. Hitungan dilakukan dengan memperkirakan arus kapal dan peti kemas pada 10 tahun mendatang (2019-2028). Kata Kunci :   YOR, Kinerja Pelabuhan, Peti Kemas.ABSTRACTPort performance is the measure of operational performance that can be achieved by a port in serving of port services users. Bungkutoko Port Kendari located in Bungkutoko Village, Abeli Sub-District, Kendari City, Province of Southeast Sulawesi, was inaugurated in May 2016 and was built to divert all activities from Kendari Container Port. Bungkutoko Port is equipped with several facilities including a 185 meter pier and 2.71 Ha container yard. The growth of ship and container flows tends to increase from year to year, previously in 2013 when it was still operating at the Kendari container port with 214 ships and 70363 boxes becoming 235 ships and 74497 boxes. Service capacity has not changed either in 2013 or 2018, which is 12 boxes/hour. It is necessary to analyze the ability of the port in serving the flow of ships and containers in the coming years. This study was carried out by analyzing the performance of the port indicated by the Yard Occupancy Ratio (YOR),  depends of  from the amount of ship and container fliws and port performance. Port performance indicators are used to measure the extent to which dock facilities and supporting facilities can be used intensively. The calculation is done by estimating the flow of ships and containers in the next 10 years (2019-2028). Keywords  :    YOR, Port Performance, Container.
ANALISIS BESARAN TINGKAT KEBISINGAN LALULINTAS PADA JALAN M. T. HARYONO - AHMAD YANI KOTA KENDARI (Studi Kasus : Ade Swalayan – Central Gym) Rini Sriyani; Ranno Marlany Rachman; Fathur Rahman Rustan; Vita Asria
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v7i3.10066

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebisingan lalu lintas yang terjadi pada Jalan MT. Haryono – Ahmad Yani (Ade Swalayan – Central Gym), membandingkan hasil analisa tingkat kebisingan pada hari Senin, Rabu, Sabtu dan Minggu.Perhitungan analisa tingkat kebisingan ini dilakukan dengan menggunakan data hasil survei volume lalu lintas, data hasil survei kecepatan di lokasi penelitian dan data survei gradient jalan serta sudut pantul bangunan dengan analisa perhitungan menggunakan metode Transport Road and Research Laboratory (TRRL).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kebisingan maksimum lalu lintas yang ada pada kawasan tersebut berada pada Segmen II  yang  pada hari Senin sebesar 73,90 dB(A), pada hari Rabu sebesar 73,47 dB(A), pada hari Sabtu sebesar 73,97 dB(A), dan pada hari Minggu sebesar 73,99 dB(A). Hal ini karena tingginya volume lalu lintas, gradien jalan yang lebih tinggi dan tidak adanya bangunan peredam kebisingan. Kata Kunci :   Volume Kecepatan, Kebisingan, TRRL.ABSTRACTThis study aims to determine the level of traffic noise that occurs in the MT. Haryono - Ahmad Yani Street (Ade Swalayan - Central Gym), comparing the results of noise level analysis on Monday, Wednesday, Saturday and Sunday..The noise level analysis calculation is done by using traffic volume survey data, speed survey data in the research location and road gradient survey data and building reflection angle by analyzing calculations using the Transport Road and Research Laboratory (TRRL) method.The results of this study indicate that the maximum noise level of traffic in the area in Segment II which on Monday amounted to 73.90 dB(A), on Wednesday at 73.47 dB(A), on Saturday at 73.97 dB(A), and on Sunday at 73.99 dB(A). This is caused the high volume of traffic, higher road gradients and noise cancellation.  Keywords  :    Volume, Speed, Noise, TRRL.
ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS PEMBANGUNAN GEDUNG PLN (PERSERO) TANAH WAHIDIN (STUDI KASUS : KANTOR PLN JL. DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO, KEL. MACANNANG, KEC. TANETE RIATTANG, KAB. BONE) Andriyani, Andriyani; Azikin, M. Thahir
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2020): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPembangunan suatu kawasan dan/atau lokasi tertentu mempunyai pengaruh terhadap lalu lintas disekitarnya. Analisis dampak lalu lintas dipergunakan untuk memprediksi apakah infrastruktur transportasi dalam daerah pengaruh pembangunan tersebut dapat melayani lalu lintas yang ada (eksisting) ditambah dengan lalu lintas yang dibangkitkan atau ditarik oleh pembangunan tersebut. Jika prasarana yang ada tidak dapat mendukung lalu lintas tersebut maka harus dilakukan kajian penanganan prasarana tersebut atau pengaturan manajemen terhadap lalu lintasnya.Analisis Dampak Lalu lintas (Andalalin) pada dasarnya merupakan analisis pengaruh pengembangan tata guna lahan terhadap sistem pergerakan arus lalu lintas disekitarnya, yang diakibatkan oleh bangkitan lalu lintas yang baru, lalu lintas yang beralih dan oleh kendaraan keluar masuk dari/ke lahan tersebut. Andalalin sangat beragam, bergantung pada kondisi setempat dan kebijakan yang ada. Andalalin dapat bersifat makroskopik pada tahap pra-kajian kelayakan suatu pengembangan lahan, yang perhatian utamanya lebih diarahkan pada sistem transportasi makronya, selain itu dapat juga bersifat rinci (mikroskopik). Kebijakan pengendalian dampak lalu lintas dapat berupa usaha meminimalkan dampak lalu lintas, misalnya peningkatan kapasitas jalan.Secara umum telah diterima suatu konsep analisis ?menginternalkan eksternalitis? dengan konsekuensi ?poluter pays? dengan pengertian bahwa pihak pengembang harus memberikan kontribusi yang nyata dalam penanganan dampak lalu lintas sebagai akibat pengembangan suatu kawasan atau lokasi tertentu. Bangunan PT. PLN (Persero) Tanah Wahidin akan merubah pergerakan perjalanan yang ada dan membawa dampak permasalahan lalu lintas di daerah sekitarnya. Oleh karena itu, diperlukan kajian manajemen dan rekayasa lalu lintas untuk meminimumkan dampak tersebut. Kata Kunci :   Andalalin, Penanganan Dampak Lalu Lintas, Kajian Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas
POTENSI SLAG NIKEL HALUS (FeNi 4) PT. ANTAM POMALAA SEBAGAI AGREGAT HALUS PADA CAMPURAN ASPAL Dimas Manggala Putra; Nasrul Nasrul; Edward Ngii
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2020): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v8i1.12669

Abstract

ABSTRAKSlag nikel (FeNi4) adalah jenis terbaru dengan ukuran butiran mendekati pasir (lolos No. 8). Jumlah buangan slag nikel telah mencapai 1 juta ton pada tahun 2018, sehingga berbahaya bagi lingkungan jika tidak dimanfaatkan secara luas. Disisi lain kebutuhan agregat halus campuran aspal jenis Hot Rolled Sheet (HRS-WC) sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pemanfaatan slag nikel FeNi4 sebagai agregat pada campuran aspal jenis HRS.Slag nikel (FeNi4) diperoleh dari PT. Antam Pomalaa. Penelitian dirancang dengan tiga variasi penggunaan slag terhadap agregat halus standar yaitu Variasi 1 (0/100%); Variasi 2 (50/50%); dan Variasi 3 (100/0%). Penyetaraan berat jenis dilakukan untuk menghitung jumlah slag yang digunakan. Jumlah sampel sebanyak 45 sampel dan diuji menggunakan alat Marshall Test. Spesifikasi yang digunakan dalam penelitian mengacu pada Bina Marga 2010.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada benda uji Variasi 2 (50/50%) masih diperoleh kadar aspal optimum sebesar 6,319%, hampir sama dengan kadar aspal optimum benda uji kontrol sebesar 6,331%, namun dengan range kadar aspal yang lebih sempit. Temuan ini menunjukkan bahwa slag nikel FeNi4 sangat berpotensi digunakan dalam campuran HRS-WC namun dibatasi sampai 50%. Penelitian lanjutan dapat lakukan untuk mengetahui karakteristik campuran HRS-WC pada penggunaan slag nikel FeNi4 dibawah 50%. Kata Kunci :   Slag, Antam, Nikel, Aspal, AgregatABSTRACTNickel slag (FeNi4) is the latest type that was close to sand material (pass No.8). The amount of nickel slag discharges reached 1 million tons in 2018, making it dangerous for the environment if not widely used. On the other hand, the need for fine aggregate asphalt mix type Hot Rolled Sheet (HRS) is very high. This study aims to determine the potential use of FeNi4 nickel slag as fine aggregate in the HRS mixture.Nickel slag (FeNi4) obtained from PT. Antam Pomalaa. The study was designed with three variations of the use of slag against standard fine aggregates, namely Variation 1 (0/100%); Variation 2 (50/50%); and Variation 3 (100/0%). Equal density is done to calculate the number of slags used. The total sample is 45 samples and tested using Marshall Test. The specifications used in the study refer to the 2010 Bina Marga.The results showed that Variation 2 (50/50%) of the specimens were still obtained optimum asphalt content of 6.319%, almost the same as the optimum asphalt content of control specimens of 6.331%, but with a narrower range of asphalt content. These findings indicate that FeNi4 nickel slag is very potentially used in HRS-WC mixtures but is limited to 50%. Further research can be done to determine the characteristics of the HRS-WC mixture on the use of FeNi4 nickel slag below 50%. Keywords  : Slag, Antam, Nickel, Asphalt, Aggregate
PEMANFAATAN MATERIAL SUNGAI ANESE UNTUK DIGUNAKAN SEBAGAI CAMPURAN BETON STRUKTURAL DI DESA ANDOOLO UTAMA KECAMATAN BUKE KABUPATEN KONAWE SELATAN Wayan Mustika; Rini Sriyani; Ridwansyah Nuhun; Sulha Sulha; Fitriah Fitriah
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2020): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v8i1.12671

Abstract

ABSTRAKPenggunaan material pasir dan kerikil sungai Anese sebagai bahan campuran beton struktural harus direncanakan dan dihitung secara tepat terhadap pemilihan material, penentuan komposisi campuran, metode dan cara pencampuran yang benar, jumlah semen yang sesuai, jumlah takaran air yang tepat dan kekenyalan (nilai slump) yang benar. Oleh karena itu, salah satu solusi penyelesaian masalah tersebut adalah penyuluhan kepada masyarakat dan para tukang bangunan sehingga dapat menambah pemahaman para tukang bangunan dan masyarakat di Desa Andoolo Utama Kecamatan Buke Kabupaten Konawe Selatan yang selama ini melakukan pencampuran material yang berasal dari sungai Anese sebagai campuran beton tanpa perencanaan dan perhitungan yang benar.Dari hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat oleh Team Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo Kendari diperoleh beberapa kesimpulan bahwa masyarakat khususnya para tukang bangunan telah memahami bagaimana memanfaatkan material kerikil dan pasir Anese untuk digunakan sebagai bahan campuran beton struktural dengan mutu di atas K.225., masyarakat khususnya para tukang bangunan telah memahami bahwa material lokal berupa kerikil dan pasir konawe dapat digunakan sebagai beton struktural dengan mutu K.225, sehingga untuk bangunan dengan struktur yang tidak terlalu berat seperti rumah tinggal dan ruko, penggunaan material tersebut kiranya sudah dapat memenuhi dengan memperhatikan komposisi campuran yang telah dijelaskan oleh tim penyuluh sehingga pada akhirnya dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat desa Andoolo Utama Kecamatan Buke Kabupaten Konawe Selatan.   Kata Kunci : Beton struktural, Kerikil, Pasir, Campuran betonABSTRACTThe use of Anese river sand and gravel material as structural concrete mix material must be planned and calculated appropriately for material selection, determining the composition of the mixture, the correct method and method of mixing, the appropriate amount of cement, the right amount of water and the thickness (slump value) required. correct. Therefore, one of the solutions to solve the problem is counseling to the community and the builders to increase the understanding of the builders and the community in Andoolo Utama Village, Buke Subdistrict, Konawe Selatan Regency who have been mixing materials from the Anese river as a concrete mixture without proper planning and calculation.From the results of the implementation of community service activities by the Team of the Faculty of Engineering of the University of Halu Oleo Kendari obtained several conclusions that the community especially the builders have understood how to utilize the Anese gravel and sand material to be used as a mixture of structural concrete with a quality above K.225., The community especially the builders have understood that local material in the form of gravel and konawe sand can be used as structural concrete with K.225 quality, so that for buildings with structures that are not too heavy such as houses and shophouses, the use of these materials can already be met by paying attention to the composition the mixture has been explained by the extension team so that in the end it can have a better economic impact for the people of Andoolo Utama village, Buke sub-district, Konawe Selatan district. Keywords  : Structural concrete, Gravel, Sand, Concrete mix
ANALISIS PEMAKAIAN DERMAGA TERHADAP LAYANAN KAPAL PADA PELABUHAN PAJALA KABUPATEN MUNA BARAT Tryantini Sundi Putri; La Welendo; Fathur Rahman Rustan; Yusran Latimba
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2020): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v8i1.12672

Abstract

ABSTRAKPelabuhan Pajala adalah salah satu pelabuhan yang berada di wilayah Kabupaten Muna Barat Provinsi Sulawesi Tenggara, sebagai urat nadi perekonomian Kabupaten Muna Barat khususnya arus keluar masuk barang dan penumpang melalui angkutan laut. Tujuan Penelitian ini adalah menganalisis nilai BOR dan menganalisis panjang dermaga (Lp) pada Deramaga Pelabuhan Pajala Kabupaten Muna Barat. Penelitian ini merupakan studi kasus dengan menggunakan metode pengamatan langsung dengan wawancara kepada pihak pengelola pelabuhan. Hasil analisis tingkat pemakaian dermaga terhadap waktu kunjungan kapal, untuk naik/turun penumpang dan bongkar/muat barang pada Pelabuhan Pajala mencapai 96,5% > 50%  nilai  BOR yang di standarkan oleh UNCTAD untuk dermaga dengan 2 tambatan. Jadi, pelabuhan Pajala saat ini belum mampu melayani arus kapal dengan baik atau pemakaian dermaga belum efektif dan hasil analisis kebutuhan layanan kapal terhadap ukuran dermaga pada Pelabuhan Pajala untuk menghitung gabungan ukuran kapal terbesar untuk melakukan sandar 2 kapal sekaligus tidak bisa dilayani karena ukuran dermaga yang dibutukan  46 m > 5 m ukuran dermaga yang ada saat ini dan untuk ukuran kapal terkecil untuk melakukan sandar 2 kapal sekaligus tidak bisa dilayani karena ukuran dermaga yang dibutukan  45,2 m > 47 m ukuran dermaga yang ada di Pelabuhan Pajala.   Kata Kunci : BOR, Kinerja, DermagaABSTRACTPajala port is a port that is located in the district of West Muna Sulawesi Tenggara as the economic lifeblood West Muna. Especially the flow of goods and passengers by sea freight. The purpose of this study is to analyze the value of BOR and analyze the value of Lp in Pajala port West Muna. This research is a case study using the method of direct observation by interviewing the manager of the port. Results of the analysis of the consumption levels of the dock to the time the ship visits for up / down passengers and loading / unloading of goods at the port of Pajala 96,5%> 50% in value BOR standardize by UNCTAD to dock with 2 moorings. So port Pajala is not currently able to serve the flow of ships with either or usage dock has not been effective, and the results of a needs analysis service of the vessel to the size of the dock at the port of Pajala for sampling the combined size of the largest ships to berth two ships at the same time can not be served because of the size of the dock needed 46 m> 5 m size of the existing quay at the moment and for the size of the vessel smallest to berth two ships at the same time can not be served because the size dock needed 45,2 m> 5 m size of the existing quay in the port of Pajala. Keywords  : BOR, Performance, Pier
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI KELURAHAN SANUA KOTA KENDARI TAHUN 2018 Rachman, Ranno Marlany; Sya?ban, Abdul Rahim; Setiawan, Tri Agus
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2020): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKData Dinas Kebersihan Kota Kendari Tahun 2016 Kecamatan Kendari Barat memproduksi sampah 32,85 ton/hari, sedangkan di tahun 2017 mengalami peningkatan 12 m3/hari, dan jumlah sampah yang ditangani/diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sebanyak 7 m3/hari, sampah yang dihasilkan adalah sampah rumah tangga dan sampah dari Pasar Sentral Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah observational dengan desain cross sectional study. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, tindakan dan sarana prasarana dengan pengelolaan sampah rumah tangga pada masyarakat Kelurahan Sanua Kota Kendari Tahun 2018. Jumlah populasi adalah 983 orang responden, dengan teknik penarikan sampel menggunakan teknik cluster random sampling, dengan jumlah sampel 91 orang responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan pengelolaan sampah dengan nilai x2 hitung = 10.812 > x2 tabel =2.784 dan hasil ?= 0,345 yang berada pada level lemah. Ada hubungan antara tindakan dengan pengelolaan sampah dengan nilai x2 hitung = 11.065 > x2 tabel = 2.784 dan hasil ?= 0,349 yang berada pada level lemah. Ada hubungan antara sarana prasarana dengan pengelolaan sampah dengan nilai x2 hitung = 36.107 > x2 tabel = 2.784 dan hasil ?= 0,630 yang berada pada level kuat.   Kata Kunci : Pengelolaan Sampah, Pengetahuan, Tindakan, Sarana PrasaranaABSTRACTData from the Kendari City Sanitation Office in 2016 in West Kendari sub-district produced 32.85 tons/day of waste, while in 2017 it increased by 12 m3 / day, and the amount of waste handled/transported to the Final Disposal Site (TPA) was 7 m3 / day, The garbage produced is household waste and rubbish from the Kendari City Central Market. This type of research is an observational cross-sectional study design. This study aims to determine the relationship between knowledge, actions and infrastructure and household waste management in the community of Sanua Kelurahan, Kendari City in 2018. The population is 983 respondents, with a sampling technique using cluster random sampling techniques, with a total sample of 91 respondents. The results showed that there was a relationship between knowledge and waste management with the calculated x2 value = 10,812> x2 table = 2,784 and the result ? = 0.345 at the weak level. There is a relationship between actions with waste management with the calculated x2 value = 11,065> x2 table = 2,784 and the result ? = 0.349 which is at a weak level. There is a relationship between infrastructure and waste management with the calculated x2 value = 36,107> x2 table = 2,784 and the result ? = 0.630 which is at a strong level. Keywords  : Waste Management, Knowledge, Actions, Infrastructure Facilities

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2024): Vol 12, No 1 (2024): Vol 11, No 3 (2023): Vol 11, No 2 (2023): Vol 11, No 1 (2023): Vol 10, No 3 (2022): Vol 10, No 3 (2022): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2022): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2022): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 9, No 3 (2021): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2021): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2021): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 3 (2020): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2020): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2020): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 3 (2018): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 3 (2018): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2018): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2018): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 3 (2017): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 3 (2017): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2014): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2014): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2014): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2014): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2013): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2013): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2013): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2013): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2013): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2013): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil More Issue