cover
Contact Name
Tryantini Sundi Putri
Contact Email
tryantinisputri@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
tryantinisputri@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Stabilita : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo Kendari
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 23380241     EISSN : 26572273     DOI : -
Core Subject : Engineering,
STABILITA hadir karena tuntutan intelektual dalam merespon isu-isu aktual terkait berbagai problematika dan menjadi wadah informasi bidang Teknik Sipil dalam konteks kekinian. Jurnal STABILITA ini mengangkat tulisan/karya ilmiah bidang Teknik Sipil (kajian transportasi, kajian struktur, kajian keairan, kajian lingkungan, kajian kelautan dan kajian manajemen proyek dan konstruksi).
Arjuna Subject : -
Articles 211 Documents
TINJAUAN DAMPAK PEMBANGUNAN JALAN MENUJU PEMBANGUNAN JALAN BERKELANJUTAN (SUSTAINABLE TRANSPORTATION) (STUDI KASUS : RUAS JALAN KOTA KENDARI) Rini Sriyani; Susanti Djalante; Mufida Mufida
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2018): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (929.836 KB) | DOI: 10.55679/jts.v6i2.6221

Abstract

Pembangunan infrastruktur jalan di tujukan untuk mendukung perkembangan suatu wilayah melalui peningkatan distribusi barang dan jasa, dan pergerakan manusia. Dengan demikian, pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melakukan pembangunan jalan pada ruas  jalan yang menghubungkan antar kota dan antar provinsi di Sulawesi Tenggara. Berdasarkan data statistic untuk panjang jalan Kota Kendari, terdapat 52,96 persen kondisi baik, 21,44 persen kondisi sedang, 19,42 persen kondisi rusak dan 6,17 persen lainnya dalam kondisi rusak berat. Salah satu untuk mengurai permasalahan tersebut pemerintah Kota Kendari melakukan kegiatan pembangunaan jalan pada tiap ruas jalan Kota Kendari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi masyarakat terhadap dampak pembangunan berkelanjutan dan menganalisis faktor - faktor tingkat kinerja dampak pembangunan jalan terhadap tingkat kepuasan pengguna ruas jalan Kota Kendari.Metode penelitian ini adalah Metode penelitian kuantitatif, analisis data yang digunakan untuk mengetahui kinerja pembangunan jalan Importance Performance Analysis (IPA) dan mengetahui kepuasan atau harapan pengguna jalan  dengan menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI). Metode yang digunakan dalam menganalisis variabel kepuasan dengan menggunakan software SPSS 16.00 (Statistical Product and Servise Solution).Berdasarkan perhitungan nilai CSI yang diperoleh pada  ruas  jalan Baulavard Kelurahan Lepo-Lepo sebesar 74.52% atau 0,74 berdasarkan kriteria nilai CSI berada pada rentang (puas). pada kawasan ruas jalan Letjen Suprapto Kelurahan Puuwatu adalah 68.06% atau 0,68 berdasarkan kriteria nilai CSI berada pada rentang (puas). dan pada  kawasan ruas jalan Poros Nanga-Nanga adalah 58.19% atau 0,58 berdasarkan kriteria nilai CSI berada pada rentang (cukup puas).  ini berarti bahwa Indeks kepuasan pengguna jalan terhadap kinerja pembangunan jalan terpenuhi dalam hal ini pemerintah harus tetap memperhatikan prioritas yang dibutuhkan masyarakat. Berdasarkan hasil analisis SPSS terhadap pengaruh pengguna jalan kepuasan (Y) terhadap kinerja pembangunan pada tiga ruas jalan Kota Kendari (X) menghasilkan persamaan matematis Y = 1.415 + 0,533X1 + 0,477X2 + 0,365X3, Y=1.322 + 0,431X1 + 0,452X2 + 0,324X3,  Y= 0.783 + 0,410X1 + 0,484X2 + 0,017X3  Menunjukkan bahwa kepuasan pengguna jalan pada tiga ruas jalan di Kota Kendari berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pembangunan  jalan, setiap kenaikan  indikator  kinerja pembangunan  jalan akan mempengaruhi kenaikan kepuasan pengguna.
PENGARUH BENTUK KRIB TIPE TIANG TERHADAP POLA ALIRAN Ahmad Syarif Sukri; Riswal Riswal K.
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 3 (2018): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.137 KB) | DOI: 10.55679/jts.v6i3.6227

Abstract

The Impact of Post Crib types on the flow pattern, This laboratory research was conducted at the meander shape canal flowing furrow. The research objective to study the cribs type Post to the flow pattern,and flow rate as the results of crib setting with hydraulic parameter interaction ( velocity, depth,and discharge ),and the interaction of Post cribs. The length variation of the research segments namely segment I 50o (s)=0,785 m, and segment II 90o (s)=1.884 m. the discharge was determinet at the depth of Thomson gate with interval Q1=0,00601435 m3/second, Q2=0,00748878 m3/second, Q3=0,00896734 m3/second, and Q4=0,01044860 m3/second; whereas, the measurement of velocity was done by Current Meter.The results of the flow transformation study indicate that before the instalation of cribs, the flow velocity is outside the segment of the Q1, Q2, Q3and Q4 discharge. After the installation of crib types Post, the change of flow pattern is towerd the middle of the segment on the Q1, Q2, Q3 and Q4 flow. The change of the velocity flow outside, inside, and in the middle of the segment occurs at the placement of ackmon crib type; therefore, the size of wet section on each side changes accordingly.
PEMETAAN KUALIFIKASI FINE AGGREGATE SEBAGAI BAHAN KONSTRUKSI BANGUNAN DI PROVINSI SULAWESI TENGGARA (Studi Kasus : Kota Kendari, Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Konawe, dan Kabupaten Bombana) Muh. Akbar Kurdin; Siti Nurjanah Ahmad
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2014): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.543 KB) | DOI: 10.55679/jts.v2i1.6839

Abstract

AbstractFine aggregate is one of the building materials are often used to make a construction. In general, fine aggregate especially sand can be divided into natural sand and artificial sand is widely available throughout the province of South East Sulawesi. Use of local materials in the concrete mix design for construction aggregate becomes very important to consider the availability of the material and its technical superiority. Special purpose that you want to achieve from this study is to investigate the characteristics of fine aggregate especially natural sand types and appropriateness to be used as a sand mix concrete in building construction in Southeast Sulawesi.This important study was conducted to investigate the characteristics of a mixture of aggregate for concrete construction using local materials with specific properties so as to know the characteristics of the sand as fine aggregate in the mix will increase the quality of construction work in the field. In this study, the research object is the fine aggregate in the form of natural sand, river sand/sand beach and mountain sand that is used by most people in Southeast Sulawesi province, as many as 14 types of fine aggregate/sand types namely: Pohara Sand, Lepo - Lepo Sand, Konawe Sand, Unaaha Sand, Laeya Sand, Boro-boro Sand, Langkoala Sand.This study used a laboratory test analysis include: Testing of Aggregate Gradation of Fine Granules (SNI 03-1968-1990), Specific Gravity and Absorption Tests Fine Aggregate (SNI 03-1970-1990), Content Testing Weight Fine Aggregate (SNI 03-4804-1998), Content Testing Fine Organic Mineral Aggregate (SNI 03-2816-1992), and Materials Testing Through the Sieve No. 200 (SNI 03-4142-1996)Keywords: Fine Aggregates, Concrete Sand, Testing Laboratory AbstrakAgregat halus jenis pasir adalah salah satu bahan bangunan yang sering digunakan untuk membuat suatu konstruksi. Secara umum agregat halus jenis pasir dapat dibedakan menjadi pasir alam dan pasir buatan atau artificial sand yang banyak tersedia di seluruh provinsi Sulawesi Tenggara. Pemanfaatan material lokal dalam perencanaan campuran agregat untuk beton konstruksi bangunan menjadi hal yang sangat penting dengan mempertimbangkan ketersediaan material dan keunggulan teknis yang dimiliki. Tujuan Khusus yang ingin di capai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik agregat halus jenis pasir alam tersebut dan kelayakannya untuk dapat dipergunakan sebagai pasir campuran beton pada bangunan konstruksi di Provinsi Sulawesi Tenggara,Penelitian ini penting dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik campuran agregat untuk beton konstruksi bangunan menggunakan material lokal dengan sifat yang spesifik sehingga dengan mengetahui karakteristik pasir sebagai agregat halus dalam campuran akan meningkatkan kualitasnya bagi pelaksanaan pekerjaan konstruksi di lapangan. Di dalam penelitian ini, yang menjadi objek penelitian adalah agregat halus yang berupa pasir alam, pasir sungai/pantai dan pasir gali/gunung yang digunakan oleh sebagian besar masyarakat dalam Provinsi Sulawesi Tenggara, sebanyak 14 jenis agregat halus jenis pasir yaitu : Pasir Pohara, Pasir Lepo – lepo, Pasir Konawe, Pasir Unaaha, Pasir Laeya, Pasir Boro-boro, Pasir Langkoala. Penelitian ini menggunakan analisis uji Laboratorium yang meliputi : Pengujian Gradasi Butiran Agregat Halus (SNI 03-1968-1990), Pengujian Berat  jenis  dan  Penyerapan  Agregat Halus (SNI 03-1970-1990), Pengujian Berat Isi Agregat Halus (SNI 03-4804-1998), Pengujian Kandungan Kotoran Organik Agregat Halus (SNI 03-2816-1992), dan Pengujian Bahan Lewat Saringan No. 200 (SNI 03-4142-1996).Kata Kunci : Agregat Halus, Pasir Beton, Uji Laboratorium
PENYELENGGARAAN SARANA BANTU NAVIGASI PELAYARAN (SBNP) DI WILAYAH PERAIRAN SULAWESI TENGGARA Arjuna Krisnajaya; Abdul Kadir; Adris Ade Putra
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v7i3.10057

Abstract

ABSTRAKPeranan transportasi laut yang begitu besar bagi pertumbuhan ekonomi suatu daerah memerlukan pengaturan dan perbaikan pada sistem dan regulasi yang dapat menjamin terwujudnya keamanan dan keselamatan berlayar. Salah satu bentuk pelaksanaan pengaturan dan perbaikan pada sistem dan regulasi pelayaran dalam rangka terwujudnya keselamatan dan keamanan berlayar tersebut adalah pembangunan dan penyelenggaran Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) pada alur–alur pelayaran serta tempat–tempat yang dianggap rawan terjadinya kecelakaan pelayaran.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat penyelenggaraan SBNP di wilayah perairan Sulawesi Tenggara, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat penyelenggaraan SBNP serta merumuskan langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengoptimalkan penyelenggaraan SBNP di wilayah perairan Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan membandingkan kualitas penyelenggaraan SBNP yang diharapkan dengan kualitas penyelenggaraan SBNP yang telah dilaksanakan dengan menggunakan Metode Importance-Performance Analysis (IPA), program SPSS 20 dan uji statistik Wilcoxon Signed Rank. Dari hasil analisis diketahui bahwa tingkat penyelenggaraan SBNP rata-rata termasuk dalam kategori memuaskan dan faktor-faktor yang harus menjadi prioritas utama untuk meningkatkan penyelenggaraan SBNP adalah tingkat pendidikan dan keterampilan petugas SBNP serta Penindakan dan Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Pencurian dan Pengerusakan SBNP. Kata Kunci :   Tingkat Penyelenggaraan, Sarana Bantu Navigasi Pelayaran, Importance-Performance AnalysisABSTRACTThe role of sea transportation which is so great for the economic growth of a region requires regulation and improvement in systems and regulations that can ensure the realization of security and safety of sailing. One form of implementation of regulations and improvements to shipping systems and regulations in order to realize the safety and security of sailing is the construction and implementation of Aid to Navigation (SBNP) in shipping lanes and places deemed prone to shipping accidentsThe purpose of this study is to determine the level of SBNP implementation in the waters of Southeast Sulawesi, identify the factors that affect the level of SBNP implementation and formulate steps that can be taken to optimize the implementation of SBNP in the waters of Southeast Sulawesi. This study uses a quantitative descriptive approach by comparing the expected quality of SBNP implementation with the quality of SBNP implementation that has been carried out using the Importance-Performance Analysis (IPA) Method, SPSS 20 program and Wilcoxon Signed Rank statistical test.From the analysis results it is known that the average level of SBNP implementation is included in the satisfactory category and the factors that must be the main priority to improve the reliability of SBNP are the level of education and skills of SBNP officers and Law Enforcement and Enforcement of SBNP Thefters and Damners. Keywords  :    Implementation Level, Aid of Navigation, Importance-Performance Analysis
ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERJALANAN PENUMPANG ANGKUTAN LAUT DI PELABUHAN NUSANTARA KENDARI Muhamad Irwan; Ridwansyah Nuhun; La Welendo
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v7i3.10063

Abstract

ABSTRAKTransportasi merupakan sarana penunjang untuk pencapaian pengembangan ekonomi dari suatu wilayah. Adanya transportasi dengan kapasitas yang optimal dalam hal ini keseimbangan antara permintaan akan jasa angkutan dengan sarana dan prasarana yang ada maka perwujutan pengembangan ekonomi pada suatu wilayah tersebut dapat tercapai. Provinsi Sulawesi Tenggara terdapat kurang lebih 200 pulau yang tersebar. Sehingga angkutan laut sangatlah penting dalam menunjang atau sebagai jembatan penghubung perjalanan penumpang (pengguna jasa) untuk menuju ke pulau-pulau tersebut. Salah satunya Pulau Muna dan Pulau Buton. Penelitian ini menggunakan metode statistik yaitu analisis regresi linear berganda yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel-variabel bebas terhadap variabel terikat yang dikaji. Jumlah responden yang digunakan sebagai sampel pada penelitian ini sebesar 81 orang yang terdiri atas 49 orang atau 60,5% untuk keberangkatan dengan tujuan Raha dan 32 orang atau 39,5% untuk keberangkatan dengan tujuan Bau-Bau. Pendidikan, pekerjaan, jumlah keluarga, dan maksud perjalan tidak berpengaruh signifikan terhadap perjalanan penumpang angkutan laut di Pelabuhan Nusantara Kendari. Sedangkan pendapatan dan biaya berpengaruh signifikan atau memiliki hubungan terhadap perjalan angkutan laut di Pelabuhan Nusantara Kendari dengan nilai sebesar 0,093 dan 0,000. Hal ini diperjelas dengan nilai determinan (R2) sebesar 70,7%, artinya pendapatan dan biaya mampu menjelaskan atau berpengaruh terhadap perjalanan penumpang angkutan laut di Pelabuhan Nusantara Kendari, selebihnya sebesar 29,3% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain. Kata Kunci :   Perjalanan Penumpang, Faktor yang Mempengaruhi, Analisis Regresi Linear Berganda.ABSTRACTTransportation is supporting facilities to achieve the economy development of a region. The presence of transportation with optimal capacity, in this case the balance between demand for transport services with facilities and infrastructure, then economy development of the region can be achieved.The South East of Sulawesi have more than 200 islands dispread. So the ocean freight is very important to support or as the link to the islands. One of them is Muna Island and Buton Island.This Researched was used method is multiple linear regression analysis to determine the correlation of Independent variables and dependent variables. Amount of Respondent in this research is 81 people consisting of 49 people or 60.5% for departure to Raha Island and 32 people or 39.5% to Bau-Bau Island.Education, employment, amount of families, and journey destination are not significant influential to ocean freight passenger journey in Nusantara Kendari Port. Whereas income and cost have significant influential or have correlation to ocean freight passenger journey in Nusantara Kendari Port withvalues of 0.093 and 0.000,determinant value(R2) is 70.7%, and 29.3% influencedby other variables.  Keywords  :    Passengers Journey, Influencing Factors, Analysis Multiple Linear Regression.
ANALISIS HUBUNGAN VOLUME KECEPATAN KEPADATAN PADA SEGMEN RUAS JALAN Z. A. SUGIANTO YANG MENGALAMI PENYEMPITAN JALAN DI JEMBATAN SUNGAI WANGGU I Putra, Basrami Dwi; Ngii, Edward; Magribi, La Ode Muhamad
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKJalan Z. A. Sugianto merupakan salah satu jalur penghubung pergerakan arus kendaraan Kota Kendari, ruas jalan ini menopang arus lalu lintas lokal dan arus lalu lintas jarak jauh sehingga tingkat aktivitas disepanjang ruas jalan ini cukup tinggi. Selain itu terjadinya penyempitan jalan dijembatan Sungai Wanggu I, dimana saat memasuki jembatan Sungai Wanggu I terjadi perbedaan type jalan dari 4/2 T menjadi 2/2 TT sehingga mengakibatkan kecepatan kendaraan berkurang. Pada ruas jalan ini telah dilakukan manajemen lalu lintas yang sifatnya sementara pada titik sebelum memasuki jembatan Sungai Wanggu I berupa pemasangan traffic cone bertujuan untuk mengatur pola pergerakan arus lalu lintas dan mengurangi potensi terjadinya kemacetan atau antrian panjang, selain itu juga sebagai pemisah atau pembatas lajur kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat sebelum memasuki jembatan. Namun dengan upaya manajemen lalu lintas tersebut, belum optimal dalam mengatasi kemacetan pada ruas jalan ini terutama saat melintas dijembatan triping sehingga menyebabkan arus lalu lintas tidak stabil pada jam-jam tertentu seperti pada pagi hari dan sore hari. Oleh karena itu sebelum melakukan upaya manajemen lalu lintas yang komprehensif, terpadu, dan terencana tersebut, maka terlebih dahulu perlu diketahui perilaku karakteristik arus lalu lintas seperti Volume, Kecepatan, dan Kepadatan serta kondisi geometric ruas jalan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara volume, kecepatan dan kepadatan lalu lintas pada penyempitan jalan (bottleneck) di ruas jalan Z. A Sugianto, serta untuk mengetahui kinerja ruas jalan berdasarkan pembagian segmen yaitu Segmen adanya perlakuan lalu lintas, Segmen normal dan segmen menyempit, Penelitian ini dilakukan di Ruas Z.A Sugianto, Kecamatan Kambu. Pengambilan data primer dilakukan selama 7 hari dimulai dari jam 07.00-18.00 WITA dengan interval pengamatan 15 menit, data diambil secara langsung pada setiap segmen. Analisis data berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014 dengan menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel. Adapun analisa hubungan karakteristik lalu lintas pada penyempitan jalan di ruas jalan Z. A. Sugianto dengan menggunakan 4 model pendekat matematis, yaitu dengan model Greenshield, model Greenberg, model Underwood dan model Bell.Berdasarkan hasil analisis dari seluruh segmen yang ditinjau diketahui model hubungan yang sesuai dengan kondisi dilapangan pada segmen menyempit adalah model Greenberg dengan persamaan hubungan antara kecepatan dan kepadatan (S-D); S = 46,672 ? 8,232 Ln D, volume dan kecepatan (V-S); V = 46,672D ? 8,232 D LnD, volume dan kepadatan (V-D); V = 289,996 S. e?0,1215 S. Pada segmen jalan normal model yang sesuai dengan kondisi dilapangan adalah model Underwood dengan persamaan kecepatan dan kepadatan (S-D); S = 34,955 e-0,016D, volume dan kepadatan (V-D); V = 34,95D.e-0,0155D, volume dan kecepatan (V-S); V = 228,946S -64,418S Ln S dan pada segmen adanya perlakuan lalu lintas model yang sesuai adalah model Greenberg dengan persamaan kecepatan dan kepadatan (S-D); S = 67,2467-13,202 Ln D, volume dan kepadatan (V-D); V = 53,600D-9,798D Ln D, volume dan kecepatan (V-S); V =162,96S e-0,0757S. Volume puncak terjadi pada hari Senin, dimana volume puncak pagi diperoleh 2778,60 Skr/jam terjadi pada jam 07.00-08.00 WITA, pada siang hari terjadi pada jam 14.00-15.00 WITA dengan volume 2481,35 Skr/jam dan volume puncak sore terjadi pada jam 16.00-17.00 WITA dengan nilai 2871.90 Skr/jam dan kepadatan maksimum DM = 121,12 Skr/Km. Kinerja jalan segmen jalan menyempit mencapai LOS E sedangkan Segmen jalan normal dan adanya perlakuan lalu lintas mencapai LOS D. Kata Kunci :   Volume, Kecepatan, Kepadatan Lalu lintas, Kapasitas, PKJI 2014, Model Grenshields, Greenberg, Underwood, Bell.ABSTRACTZ. A. Sugianto Road is one of the connecting lanes for the movement of Kendari City vehicles, this road supports local traffic flow and long-distance traffic flow so that the level of activity along this road section is quite high. In addition, the narrowing of the Sungai Wanggu I bridge, where when entering the Sungai Wanggu I bridge there is a difference in the type of road from 4/2 T to 2/2 TT, resulting in reduced vehicle Kecepatan. On this road section, temporary traffic management has been carried out at the point before entering the Sungai Wanggu I bridge in the form of installing traffic cones aimed at regulating traffic flow patterns and reducing the potential for congestion or long queues, other than that as a lane separator for two-wheeled vehicles and four-wheeled vehicle before entering the bridge. However, with this traffic management effort, it has not been optimal in overcoming congestion on this road section, especially when crossing the triping bridge, causing unstable traffic flow at certain hours such as in the morning and evening. Therefore, before making a comprehensive, integrated, and planned traffic management effort, it is first necessary to know the behavior of traffic flow characteristics such as Volume, Kecepatan, and Kepadatan and the geometric conditions of the road section.This study aims to analyze the relationship between volume, Kecepatan and traffic Kepadatan on bottlenecks on the Z. A Sugianto road section, as well as to determine the performance of road segments based on segment divisions ie Segments of traffic treatment, Normal segments and narrow segments, Research this was carried out in Section ZA Sugianto, Kambu District. Primary data collection was carried out for 7 days starting at 07.00-18.00 WITA with 15 minutes observation interval, the data was taken directly on each segment. Data analysis based on the 2014 Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI) using Microsoft Excel software. The analysis of the relationship of traffic characteristics on the narrowing of the road in Z. A. Sugianto using 4 mathematical approach models, namely the Greenshield model, Greenberg model, Underwood model and Bell model.Based on the analysis of all the segments reviewed, it is known that the relationship model that is suitable for the conditions in the narrowed segment is the Greenberg model with the equation of the relationship  between  Speed  and  density  (S-D);  S  =  46,672-8,232  Ln  D,   Volume  and  Speed  (V-S);   V = 46,672D-8,232 D LnD, Volume and Density (V-D); V = 289,996 S. e- 0,1215 S. In the normal road segment, the model that suits the field conditions is the Underwood model with the equation of Speed and density (S-D); S = 34,955 e-0,016D, Volume and Density (V-D); V = 34,95D.e-0,0155D, Volume and Speed (V-S) V = 228,946S -64,418S Ln S and in the segment there is a traffic model treatment accordingly is the Greenberg model with the equation of Speed and density (S-D); S = 67,2467-13,202 Ln D, Volume and Density (V-D); V = 53,600D-9,798D Ln D, Volume and Speed (V-S); V = 162.96S e-0.0757S. Peak volume occurs on Monday, where morning peak volume is obtained 2778.60 Skr/ hour occurs at 07.00-08.00 WITA, during the day it occurs at 14.00-15.00 WITA with volume 2481.35 Skr / hour and peak evening volume occurs at at 16.00-17.00 WITA with a value of 2871.90 Skr / hour and maximum density DM = 121.12 Skr / Km. The performance of the narrowed road segment reaches LOS E while the normal road segment and the traffic treatment reaches LOS D. Keywords  : Volume, Kecepatan, Traffic Kepadatan, Capacity, PKJI 2014, Grenshields Model, Greenberg, Underwood, Bell.
ANALISA PEMILIHAN MODA TAKSI DAN GRAB DI KOTA KENDARI Ibrahim, Ibrahim; Nasrul, Nasrul; Nuhun, Ridwansyah
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKarakteristik penumpang sangat mempengaruhi penumpang dalam memilih moda transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui probabilitas pemilihan moda antara transportasi Taksi dan Grab di Kota Kendari dan Untuk mengetahui faktor?faktor apa saja yang lebih berpengaruh terhadap pertimbangan pelaku perjalanan dalam memilih moda transportasi antar moda Taksi dan Grab. Pengolahan data menggunakan analisa regresi dengan bantuan program Mikrosoft Excel 2013 dan SPSS.Hasil penyebaran kusioner di Pelabuhan Nusantara Kendari dan Lippo Plaza Kendari pada pelaku perjalanan diperoleh nilai besar (72%) pengguna memilih Grab dan 28% memilih Taksi. Berdasarkan uji korelasi faktor-faktor yang lebih berpengaruh adalah Pertimbangan kemudahan mendapat moda, Pertimbangan kenyamanan, dan Pertimbangan harga (lebih murah) dengan nilai R square = 14,8% dan menghasilkan persamaan regresi Y = 1,119 +0,021 X2 -0,033 X3 +0,183 X5 +0.052 X6+ e.Berdasarkan hasil pemiliahan moda Taksi dan Grab, dapat disimpulkan pilihan pelaku perjalanan lebih mendominasi pada moda Grab yang memiliki tingkat presentase 72%, sedangkan moda Taksi memperoleh nilai presentase 28%. Dimana, pada uraian Pertimbangan Kemudahan Mendapatkan Moda  memperoleh nilai presentase 38%, uraian Pertimbangkan kenyamanan pada moda Grab dengan nilai 28%. Pada uraian Pertimbangan Harga (lebih murah) moda Grab mencapai nilai presentase 20%. Untuk uraian Pertimbangan Kecepatan/waktu, moda Grab memperoleh nilai presentase 9%, serta Pertimbangan Keselamatan/keamanan dengan nilai 5%. Pada moda Taksi didominasi uraian Pertimbangan Keselamatan/keamanan dengan nilai 39% dibandingkan moda Grab, pada Pertimbangan Kemudahan Mendapatkan Moda  memperoleh nilai 20%. Untuk Pertimbangan kenyamanan memperoleh nilai 19% serta Pertimbangan Keselematan/keamanan memperoleh nilai 15%. Pada Pertimbangan harga (lebih murah dibandingkan Grab) memperoleh nilai 7%. Kata Kunci :   Analisa Pemilihan Moda Taksi dan Grab, SPSS.ABSTRACTPassenger characteristics greatly affect passengers in choosing a mode of transportation. This study aims to determine the probability of modal choice between Taxi and Grab transportation in Kendari City and to find out what factors are more influential on travelers' considerations in choosing intermodal taxis and Grab modes of transportation. Processing data using regression analysis with the help of Microsoft Excel 2013 and SPSS programs.The results of the distribution of questionnaires at the Kendari Archipelago and Lippo Plazza Kendari Port on the travel actors obtained a large value (72%) users choose Grab and 28% choose Taxis. Based on the correlation test the factors that are more influential are the consideration of ease of obtaining mode, the consideration of convenience, and the consideration of the price (cheaper) with a value of R square = 14.8% and produce a regression equation Y = 1,119 +0,021 X2 -0,033 X3 +0,183 X5 +0,052 X6 + e.Based on the results of the taxation and Grab modes of selection, it can be concluded that the choice of the traveler is more dominant in the Grab mode which has a 72% percentage rate, while the Taxi mode gets a percentage value of 28%. Where, in the description of Considerations on the Ease of Getting Modes, it gets a percentage value of 38%, the description Consider convenience in Grab mode with a value of 28%. In the description of Price Considerations (cheaper) Grab mode reaches a percentage value of 20%. For the description of Speed / time Considerations, Grab mode gets a percentage value of 9%, and Safety / security Considerations with a value of 5%. The Taxi mode is dominated by the description of Safety / security Considerations with a value of 39% compared to the Grab mode, while in the Consideration of Ease of Getting Mode, the value is 20%. For convenience consideration, the value is 19% and Safety / safety consideration is 15%. At price considerations (cheaper than Grab), a value of 7% is obtained.  Keywords  :    Taxi and Grab Mode Selection Analysis, SPSS.
KAJIAN LAJU ANGKUTAN SEDIMEN DASAR PADA SUNGAI PONDO – POBOYA Oktavia, Siti Rahmi; Lipu, Sance; Amaliah, Tuty; Mesi, Evan
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSungai merupakan sarana yang sangat penting dalam proses pengangkutan sedimen dimana sungai berfungsi untuk mengalirkan material sedimen dari hasil erosi yang nantinya akan diteruskan ke laut. Sungai Pondo - Poboya merupakan salah satu sungai yang berada di Kota Palu yang memiliki panjang mencapai ± 20 km dengan dasar sungai berupa material granuler yang pasti akan mengalami transportasi sedimen secara individu yang disebabkan oleh kecepatan aliran di dalam sungai.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya laju angkutan sedimen dasar pada Sungai Pondo - Poboya. Laju angkutan sedimen dasar pada Sungai Pondo - Poboya dihitung dengan menggunakan Metode Meyer-Peter and Muller berdasarkan pada debit banjir rencana periode ulang 5 tahun, 10 tahun, 25 tahun, 50 tahun dan 100 tahun.Hasil analisis memperlihatkan bahwa nilai laju angkutan sedimen dasar terbesar terjadi pada saat debit banjir periode ulang 100 tahun pada Lokasi 2 yaitu sebesar 1,26544 m3/det dan laju angkutan sedimen dasar terkecil terjadi pada Lokasi 3 yaitu sebesar 0,37895 m3/det. Dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa pada Lokasi 3 akan terjadi agradasi pada dasar sungai, hal ini dikarenakan jumlah angkutan sedimen yang masuk ke Lokasi 3 lebih besar dari pada jumlah angkutan sedimen yang keluar. Kata Kunci :   Angkutan sedimen dasar, Metode Meyer-Peter and Muller, Agradasi, Sungai Pondo - Poboya.ABSTRACTRiver is a very important means in the process of transporting sediment, where the river serves to drain the sediment material from the erosion that will be forwarded to the sea. Pondo - Poboya River is one of the rivers in Palu which has a length of ± 20 kilometers. Pondo - Poboya river has a basic granular material that will inevitably occur sediment transport caused by flow velocity in the river.The purpose of this study is to know the amount of bed-load sediment transport on Pondo - Poboya River. Bed-load sediment transport on Pondo - Poboya River was analyzed by using Meyer-Peter and Muller Method at the time of flood discharge period of 5 years, 10 years, 25 years, 50 years and 100 years.The result of the analysis shows that the largest bed-load sediment transport at the time of flood discharge period of 100 years occurred at location 2 of 1,26544 m3/s and the smallest bed-load sediment transport occurred at location 3 of 0,37895 m3/s. It is seen that at Location 3 there will be aggradation on the the river bed, this is because the amount of sediment transport coming into location 3 is greater than the amount of sediment transport out. Keywords  :    Bed-load Sediment Transport, Meyer-Peter and Muller Method,  Aggradation, Pondo - Poboya River.
ANALISIS TRANSPORTASI PENGANGKUTAN SAMPAH KEC. KAMBU KOTA KENDARI Mursidi, Baso; Fitriah, Fitriah; Aldiawan, Aldiawan
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKota Kendari yang merupakan ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara, terdiri dari 11 kecamatan dan 61 kelurahan dengan luas 297 km², jumlah populasi penduduk sebanyak 490 ribu jiwa. Berdasarkan standar buangan sampah perkapita 2,5/kilogram/ orang/hari, maka total produksi sampah yang dihasilkan di Kota kendari adalah lebih kurang 180 ton/hari di TPA.Jumlah sampah terangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan sekitar 180 m3/hari menggunakan 37 armada truk, dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan transportasi sampah di Kecamatan Kambu Kota Kendari di mana terdapat dua jenis kendaraan yaitu Dump truck dengan kapasitas muatan 6 m3 dan Arm roll truck kapasitas 10 m3. Di mana dalam perhitungan analisa menggunakan data hasil survey langsung lapangan dengan meninjau langsung tempat pembuangan sampah masyarakat (TPS) yang berada di Kecamatan Kambu. Hasil dari penelitian ini yaitu transportasi pengangkutan sampah Kecamatan Kambu Kota Kendari pada tahun 2018 berdasarkan analisis kebutuhan sampah masih memerlukan tambahan angkutan, untuk Dump truck sebanyak 3 unit, dan pada Arm roll truck sebanyak 2 unit. Perencanaan kebutuhan angkutan sampah 5 tahun dan 10 tahun kedepan dengan menggunakan analisis perhitungan data penduduk dan jumlah volume TPS yang berada di Kecamatan Kambu, pada tahun 2023 dibutuhkan Dump truck sebanyak 5 unit, dan Arm roll truck 3 unit. Sedangkan pada tahun 2028 dibutuhkan Dump truck sebanyak 7 unit, dan Arm roll truck 4 unit. Kata Kunci :   TPA (Tempat Pembuangan Akhir), TPS (Tempat Pembuangan Sampah), dump  truck, arm roll truck.ABSTRACTKendari City, which is the capital of Southeast Sulawesi Province, consists of 11 districts and 61 villages with an area of 297 km², a population of 490 thousand. Based on the standard per capita waste disposal 2,5 /kilogram/person/day, the total production of waste produced in the city of Kendari is approximately 180 tons/day at the TPA. The amount of garbage transported by the Environment and Forestry Service is around 180 m3/day using 37 truck fleets, disposed of to the Final Disposal Site (TPA). This study aims to determine the garbage transportation needs in Kambu District of Kendari City where there are two types of vehicles, namely Dump truck with a load capacity of 6 m3 and Arm Rooll Truck with a capacity of 10 m3. Where in the calculation of the analysis using the results of direct field survey data by directly observing the community landfills (TPS) in Kambu District. The results of this study are Transportation of waste transport in Kambu District Kendari City in 2018 based on the analysis of waste needs still requires additional transportation, for Dump trucks as much as 3 units, and for Arm roll truck as much as 2 units. And the planning of waste transportation needs 5 years and 10 years by using the analysis of the calculation of population data and the number of TPS volumes in the Kambu Subdistrict. Whereas in 2028 it needed 7 units of Dump truck, and 4 units of Arm roll truck. Keywords  :    TPA (Final Disposal Site), TPS (Garbage Disposal Site), dump trucks, arm roll trucks.
INOVASI TEKNOLOGI CONCRETE PAVING BLOCK UNTUK MENGATASI KERUSAKAN JALAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN ANDUONOHU KOTA KENDARI Muh. Thahir Azikin; Siti Nurjanah Ahmad; Ridwansyah Nuhun; Sulha Sulha; Muammar Makmur
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v7i3.10064

Abstract

ABSTRAKKegiatan PKM penerapan teknologi concrete paving block dalam memperbaik jalan lingkungan di kelurahan Anduonohu ini merupakan kegiatan inovasi secara swadaya yang dilakukan oleh TIM PKM UHO dengan masyarakat. Permasalahan dalam Program Kemitraan Masyarakat  (PKM) adalah memperbaiki kondisi kerusakan jalan lingkungan sebagai akses transportasi masyarakat dengan cara bimbingan teknis dan penerapan teknologi concrete paving block. Ilmu pengetahuan dan teknologi yang ditrasfer adalah: 1) Pelatihan pembuatan paving block secara sederhana sesuai SNI, 2) Pelatihan cara memasang/mengaplikasi paving block secara benar sesuai standar SNI, 3) Tata cara membuat Gorong-gorong diantara selokan warga dan 4) aplikasi secara langsung di lapangan.Hasil akhir dari pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat  (PKM) penerapan teknologi concrete paving block adalah tersedianya produk jasa konstruksi berupa jalan lingkungan berbasis Paving Blok dengan ukuran Panjang 30 meter dan Lebar 2,5 meter serta 1 unit gorong-gorong dengan panjang 3,5 meter, tebal 20 cm dan lebar 1 meter. Kata Kunci :   Inovasi teknologi, concrete paving block, jalan lingkungan, gorong-gorong.ABSTRACTPKM activities in the application of concrete paving block technology in improving environmental roads in Anduonohu sub-district are independent innovation activities carried out by UHO PKM TEAM with the community. The problem in the Community Partnership Program (PKM) is to improve the condition of environmental road damage as access to public transportation by means of technical guidance and application of concrete paving block technology. Science and technology that are transferred are: 1) Training in making paving blocks simply according to SNI, 2) Training how to correctly install / apply paving blocks according to SNI standards, 3) Procedures for making Culverts between sewers and 4) application in a manner directly in the field.The final result of the implementation of the Community Partnership Program (PKM) for the application of concrete paving block technology is the availability of construction service products in the form of a Paving Block-based environmental road with a length of 30 meters and a width of 2.5 meters and 1 unit of culverts with a length of 3.5 meters, 20 cm thick and 1 meter wide.  Keywords  :    Technological innovation, concrete paving blocks, environmental roads, culverts.

Page 11 of 22 | Total Record : 211


Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2024): Vol 12, No 1 (2024): Vol 11, No 3 (2023): Vol 11, No 2 (2023): Vol 11, No 1 (2023): Vol 10, No 3 (2022): Vol 10, No 3 (2022): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2022): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2022): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 9, No 3 (2021): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2021): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2021): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 3 (2020): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2020): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2020): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 3 (2018): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 3 (2018): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2018): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2018): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 3 (2017): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 3 (2017): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2014): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2014): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2014): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2014): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2013): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2013): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2013): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2013): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2013): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2013): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil More Issue