cover
Contact Name
Teguh Sandjaya
Contact Email
teguh.sandjaya@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
kumawula.unpad@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2620844X     DOI : -
Kumawula: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, dengan nomor terdaftar ISSN 2620-844X (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Studi Desentralisasi dan Pembangunan Partisipatif Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Jurnal ini meliputi berbagai kajian terkait pengabdian masyarakat dari berbagai bidang ilmu dengan menggunakan dua bahasa (Inggris dan Bahasa Indonesia). Fokus dan ruang lingkup pengabdian masyarakat pada jurnal ini diantaranya Collaborative Governance, Pembangunan Partisipatif, Pembangunan Berkelanjutan, Pembangunan Inklusif, Ekonomi Kreatif, Knowledge Transfer for Community Development, Aktualisasi Kearifan dan Budaya Lokal, Sustainable Livelihood, Transfer Teknologi, Globalisasi dan Transformasi Sosial, Pengembangan Kompetensi dan Kewirausahaan, Pengembangan Ekonomi Kerakyatan, Rekayasa Sosial, Manajemen Konflik, dan Literasi Informasi Digital.
Arjuna Subject : -
Articles 565 Documents
PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI WEBINAR PADA ORANG TUA TENTANG CARA MEMPERKENALKAN PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK Lilis Mamuroh; Sukmawati Sukmawati; Furkon Nurhakim
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i1.35999

Abstract

Banyaknya kasus kekerasan seksual pada anak serta rendahnya pemahaman orang tua dan anak mengenai pendidikan seksual. Keterlibatan orang tua sangat penting untuk  pencegahan  kekerasan seksual pada anak, tetapi orang tua masih beranggapan bahwa pendidikan seks belum pantas diberikan pada anak kecil. Padahal pendidikan seks pada anak  merupakan  informasi-informasi tentang seks, sehingga bisa  menghindari dari kekerasan seksual. Tujuan pengabdian masyarakat. ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orang tua mengenai pentingnya sex education pada anak. Metode pengabdian pada masyarakat ini adalah pendidikan kesehatan melalui ceramah, diskusi, tanya jawab. Peserta kegiatan orang tua, mahasiswa  berjumlah 137 orang. Hasil terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan tentang pendidikan sex pada anak. Diharapkan orang tua dapat memahami pentingnya pendidikan seks pada anak agar dapat mencegah terjadinya kekerasan dan pelecehan seksual pada anak.
SOSIALISASI GERAKAN “SARTAMASCITA” DI KALANGAN PENJAJA MAKANAN KELILING UNTUK MENEKAN PENYEBARAN COVID-19 Dianne Amor Kusuma; Budi Nurani Ruchjana
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i1.35629

Abstract

Penyebaran Covid-19 di Indonesia pada pertengahan bulan Juni 2021 hingga saat ini mengalami lonjakan yang sangat tinggi. Hal ini disebabkan perilaku sebagian besar masyarakat Indonesia yang abai terhadap protokol kesehatan. Sosialisasi gerakan Sartamascita dilaksanakan dalam upaya membantu pemerintah mengurangi penyebaran Covid-19 di kalangan penjaja makanan keliling yang masih abai terhadap protokol kesehatan sehingga berpeluang menyebarkan Covid-19 kepada pembeli. Fokus perhatian dalam kegiatan sosialisasi ini adalah para penjaja makanan keliling yang tidak mematuhi himbauan pemerintah untuk selalu menjalankan protokol kesehatan ketika berjualan, seperti memakai masker, memakai sarung tangan plastik, dan mencuci tangan. Hasil survei, wawancara, dan pengamatan, menunjukkan bahwa masih terdapat penjaja makanan keliling di beberapa lokasi di Bandung, Bogor, dan Cirebon yang belum menerapkan prokes ketika berjualan. Untuk mengatasi masalah itu, metode yang dilakukan yakni memberikan sosialisasi kepada para penjaja makanan keliling tentang gerakan Sartamascita. Hasil dari sosialisasi gerakan Sartamascita  ini adalah tanggapan positif dari para pembeli dan para penjaja makanan keliling, karena mereka lebih menyadari pentingnya menerapkan protokol kesehatan ketika berjualan agar tidak berpeluang menyebarkan Covid-19 kepada pembeli.
DISEMINASI TEKNOLOGI PENGOLAHAN ABON IKAN DAN PEMASARAN UNTUK PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT SORONG PROVINSI PAPUA BARAT Marcelinus Petrus Saptono; Herryanus Widjasena; Alimuddin Alimuddin; Ery Murniyasih
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i1.36032

Abstract

Pengabdian masyarakat yang dilakukan melalui Program Produk Teknologi Yang didiseminasikan ke Masyarakat (PTDM) bertujuan memberdayakan potensi UKM Utama Krida dan Miareto di Kota Sorong Provinsi Papua Barat dengan usaha produksi Abon Ikan Tuna. Permasalahan utama kedua mitra adalah berkaitan dengan teknik produksi dengan manual, teknik pengemasan, dan pemasaran produk kurang efektif dan efesian. Target program ini adalah kedua mitra dapat meningkatkan jumlah produksi abon ikan dengan cara menggunakan teknologi menghasilkan abon ikan yang lebih berkualitas, higienis dan tahan lama dengan model kemasan baru, cara pemasaran melalui media sosial dan web e-commerce. Pelatihan, pendapingan diberikan mulai dari teknik produksi, teknik pengemasan, dan pemasaran. Metode dengan menerapkan kombinasi dari beberapa pendekatan, yaitu melalui penyuluhan, pelatihan, pendampingan, serta pemberian bantuan peralatan produksi. Hasil yang dicapai adalah kelompok UKM Utama Krida dan UKM Miareto telah memahami dan memiliki keterampilan wirausaha, pengelolaan usaha yang lebih terstruktur, penambahan tiga varian baru yaitu varian rasa rasa original, rasa pedas dan rasa manis dengan pengemasan produk yang lebih marketable menggunakan jenis kemasan standing pouch
PELATIHAN PEMBUATAN TEMPE DAN PRODUK OLAHANNYA DI KELURAHAN BENCONGAN KABUPATEN TANGERANG Marcelia Sugata; Jap Lucy; Dela Rosa; Ariela Samantha; Agustina Ika Susanti; Reinhard Pinontoan
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i1.36277

Abstract

Yayasan Dutasia merupakan salah satu yayasan non-profit yang berlokasi di Kampung Dhumpit, Kelurahan Bencongan, Tangerang, Banten. Visi dan misi dari Yayasan Dutasia adalah pemberdayaan masyarakat kurang mampu melalui peningkatan pendidikan dan keterampilan. Anggota dari yayasan ini beraneka ragam, mulai dari anak-anak usia sekolah hingga ibu rumah tangga. Pengabdian kepada masyarakat kali ini berfokus pada pemberian keterampilan untuk membuat tempe dan produk olahannya pada para peserta yang sebagian besar berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Tempe dipilih karena merupakan makanan dengan kandungan gizi tinggi dan harga yang terjangkau, serta dikonsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat. Selain itu, proses pembuatan tempe cukup mudah dilakukan dan hanya memerlukan peralatan yang sederhana. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan. Penyuluhan ditekankan pada nilai gizi dan nilai ekonomis tempe yang lebih tinggi daripada kedelai. Nilai ekonomis tempe dapat ditingkatkan lagi dengan mengolah tempe menjadi produk olahan lainnya. Oleh karena itu, produk olahan tempe berpotensi sebagai peluang usaha. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias dan penuh semangat. Setelah penyuluhan dan pelatihan, para peserta memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk membuat dan mengolah tempe. Selain itu, kegiatan ini membuat beberapa peserta mulai memikirkan dan mempertimbangkan untuk memulai usaha sehingga dapat memperoleh penghasilan tambahan.
OPTIMALISASI PERAN PERPUSTAKAAN DESA GUNA MENINGKATKAN MINAT LITERASI DI DESA BANJARNEGORO MERTOYUDAN Lilik Andriyani; Meira Purwati; Anisa Gusti Wijayanti; Hayunda Rahmawati; Hanah Ladhinah Putri; Desti Nurul Khotimah
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i1.35577

Abstract

Kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh sejauh mana masyarakatnya mempunyai kesadaran untuk meningkatkan pengetahuannya. Peningkatan pengetahuan masyarakat, di samping ditentukan oleh pendidikan formal, juga akan sangat terbantu jika masyarakat mempunyai budaya literasi yang baik. Keberadaan perpustakaan desa akan sangat membantu meningkatkan budaya literasi. Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang sudah memiliki perpustakaan desa, namun keberadaannya masih belum representatif untuk bisa mendorong masyarakat untuk memanfaatkannya. Melalui Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu (PPMT), dilakukan kegiatan PPMT berupa Optimalisasi Perpustakaan Desa yang dilakukan dengan metode penambahan koleksi buku, pembenahan tata letak, pembenahan sistem perpustakaan dan sosialisasi pemanfaatan perpustakaan desa kepada masyarakat. Kegiatan ini menghasilkan perpustakaan sebagai tempat yang menyenangkan dan mudah diakses oleh masyarakat, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi dan pengetahuan yang mereka butuhkan termasuk pelestarian warisan budaya desa.
PELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH MENJADI PRODUKTIF DAN BERNILAI EKONOMI DENGAN CV. BANK SAMPAH DIGITAL DI KOTA SERANG Agus David Ramdansyah; Firli Agusetiawan Shavab
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i1.35622

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam bentuk pendampingan pelatihan dan praktik pelatihan pengelolaan Sampah menjadi produktif dan bernilai ekonomi dengan Bank Sampah Digital. Dalam pelatihan dan praktik peserta diberikan pengetahuaan pengelolaan sampah yaitu dengan konsep tiga tahap, pengumpulan, penimbangan dan pencatatan.  Tahap pertama para peserta dapat mengumpulkan dan memilah sampah seperti kardus, botol plastik, gelas plastik, aki motor dan aki mobil bekas dan lain-lainya dimasukan ke dalam karung yang telah diberikan. Tahap selanjutnya yaitu penimbangan, setelah terkumpul akan dilakukan penimbangan oleh tim Bank Sampah Digital sesuai jadwal yang ditentukan. tahap selanjutnya yaitu pencatatan, di tahap ini para mendapatkan hasil dari penimbangan tersebut yang dicatat di buku tabungan sesuai hasil penimbangan. hasil kegiatan ini menghasilkan 3 titik baru Bank Sampah Digital atau cabang diantaranya yaitu Bank Sampah Digital Wijaya 1, Bank Sampah Digital Wijaya 2 dan Bank Sampah Digital Wijaya 3.
UPAYA PENINGKATAN NILAI EKONOMI MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK SAJAK SEBAGAI ALTERNATIF MINUMAN KESEHATAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Dahlia Dahlia; Nurhidayah Nurhidayah; Mufti Hatur Rahmah; Adilah Adilah; Kadek Viviona Cristi; Chasanah Chasanah
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i1.35973

Abstract

Masa pandemi yang kita alami saat ini, menjadikan tubuh membutuhkan tambahan imun untuk melawan serangan virus yang dapat mebahayakan kesehatan. Begitu banyak manfaat yang dapat kita temui dari tanaman-tanaman yang ada disekitar kita khususnya jahe dan kelor yang mudah kita jumpai di Desa Mosso, maka tim pengabdi berupaya memperkenalkan diversifikasi produk golla mamea KWT melati menjadi sebuah produk inovatif berupa sara’ba bubuk yang mengandung gula merah, jahe dan kelor sebagai bahan baku yang tidak sulit untuk ditemui, diversifikasi produk ini diberi nama SAJAK (sara’ba jahe kelor). Tujuan yang ingin dicapai dari pengabdian ini adalah: menstimulasi diversifikasi pengolahan produk golla mamea dan memberikan pemahaman mengenai perhitungan biaya produksi produk. Metode yang digunakan yaitu pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan menyelenggarakan pelatihan dan simulasi diversifikasi produk golla mamea menjadi sara’ba bubuk SAJAK (Sara’ba Jahe Kelor) serta pelatihan perhitungan biaya produksi. Target khusus yang diharapkan masyarakat Desa Mosso lebih khususnya anggota KWT Melati memiliki pemahaman mengenai diversifikasi produk, selanjutnya KWT Melati sudah mampu membuat diversifikasi produk dan dapat meningkatkan nilai ekonomi hasil produksi golla mamea, juga mampu menghitung biaya produksinya. Setelah kegiatan pengabdian kemitraan masyarakat stimulus dilaksanakan maka diperoleh produk SAJAK hasil diversifikasi dalam bentuk bubuk yang siap seduh dan sudah dikemas dalam bentuk kemasan 80 gram. Harga jual produk SAJAK dapat dijual pada kisaran harga Rp 14.000 – Rp 17.000 dengan memperhitungkan semua biaya produksi. masyarakat selaku peserta dari kegiatan juga mendapatkan informasi mengenai kandungan gizi dari kandungan bahan baku pembuatan SAJAK dan manfaatnya untuk kesehatan serta informasi tentang cara menghitung biaya produksi.
PELATIHAN SOCIAL MEDIA MARKETING BAGI PENGURUS KOPERASI-KOPERASI DI KECAMATAN PANYILEUKAN KOTA BANDUNG Sam'un Jaja Raharja; Herwan Abdul Muhyi; Arianis Chan; Ratih Purbasari
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i1.36042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan, ketrampilan dan penggunaan Social Media Marketing pada koperasi-koperasi di Kecamatan Panyileukan Kota Bandung. Hal ini didasarkan atas fakta bawah salah satu masalah yang dihadapi koperasi pada umumnya, dan koperasi-koperasi di Kecamatan Panyileukan Kota Bandung pada khususnya berkaitan dengan pemasaran produk atau jasa. Selama ini kegiatan pemasaran dilakukan secara konvensional, bahkan terbatas pada anggotanya.  Sementara dengan semakin berkembangnya teknologi internet, ada alternatif pemasaran secara online. Untuk dapat melakukan pemasaran secara online   dibutuhkan pengetahuan media sosial. Berdasarkan hasil indentifikasi masalah dibutuhkan upaya pelatihan Social Media Marketing bagi Para Pengurus Koperasi di Kecamatan Panyileukan Kota Bandung. Tujuan pelatihan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam penggunaan media sosial dalam kegiatan usaha koperasi. Metode pelaksanaan terdiri dari tahap analisa awal, dimana dilakukan survei, observasi dan pelibatan pihak terkait lainnya. Tahap kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan melibatkan narasumber internal dan narasumber eksternal. Hasil pelaksanaan pelatihan menunjukkan adanya peningkatan kepemilikan marketplace, pengetahuan umum media sosial dan pengetahuan teknis media sosial pemasaran peserta.  Disarankan adanya bimbingan teknis lebih lanjut agar pasar peserta dapat mengimplementasikan social media marketing dalam pemasaran produk dan jasa pada koperasinya
PENINGKATAN KAPABILITAS GREEN ECONOMY DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Dwi Rahmayani; Rizka Yuliani; Nurjannah Rahayu Kristanti; Grace Natalia Marpaung; Anton Supriyadi; Muhammad Nuurfauzi
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i1.36289

Abstract

Kajian ini merupakan langkah menuju eksplorasi, pemahaman dan pengembangan kemungkinan model aplikatif yang dapat berperan sebagai center of excellence, sebuah forum inovasi yang berimplikasi pada terwujudnya “Desa Wisata Unggul Berbasis Ekonomi Hijau dan Pertumbuhan Berkelanjutan”. Pengembangan desa wisata memerlukan peran serta masyarakat lokal dalam semua tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan praktis. Sementara Desa Gedangan masih kekurangan dalam menciptakan ekonomi hijau, pengelolaan sampah, bisnis yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Atas dasar itu, bakti sosial yang dilakukan di Desa Wisata Gedangan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang yaitu pelaksanaan ekonomi hijau dalam penguatan lokal untuk pengembangan wisata edukasi dan pengelolaan usaha yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Metode pelaksanaan dimulai dengan pelaksanaan focus group discussion (FGD) dengan pihak desa, tahap edukasi, pendampingan dan supervisi. Adanya pengabdian ini dapat meningkatkan edukasi masyarakat tentang konsep ekonomi hijau yang dapat diterapkan di berbagai bidang, termasuk pariwisata. Penerapan konsep ekonomi hijau juga membutuhkan sinergi antara masyarakat, pemerintah dan unsur pendidikan untuk mencapai tujuan yang diharapkan.
DIGITALISASI PEMASARAN DALAM UPAYA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN UMKM SEGARHALAL Hilmiana Hilmiana; Desty Hapsari Kirana
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i1.35886

Abstract

Tujuan dari kegiatan KKN-PPM adalah untuk melakukan pendampingan bagi UMKM dalam hal pemanfaatan teknologi digital untuk melakukan pemasaran produk dan meningkatkan penjualan, khususnya pada UMKM Segarhalal. UMKM Segarhalal merupakan UMKM yang menjual sayuran hidroponik, yang mengalami penurunan penjualan sehingga perlu menerapkan startegi baru dalam pemasaran produknya, salah satunya yaitu pemasaran digital. Pendampingan dilakukan untuk memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan kembali penjualan, membuat konten untuk media sosial Instagram, pembuatan akun marketplace hingga bagaimana cara mengelolanya. Hasil dari kegiatan ini yaitu terbentuknya logo baru dan nama baru untuk branding produk dari Segarhalal dan juga akun marketplace yang bisa digunakan oleh UMKM Segarhalal dalam memasarkan produk sayurannya. Selain itu, pemilik UMKM Segarhalal juga memperoleh edukasi mengenai teori pemasaran produk secara digital melalui media sosial yang efektif dan tepat sasaran.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 3 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat More Issue