cover
Contact Name
Juneris Aritonang
Contact Email
june_30ops@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
june_30ops@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
ISSN : 25284002     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan dan Lingkungan Hidup dikelola oleh Direktorat Pascasarjana Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia, merupakan salah satu wadah bagi para dosen dan mahasiswa baik dilingkungan kampus maupun di luar kampus untuk mengisi tulisan ataupun artikel hasil penelitian dan rekayasa teknologi kesehatan masyarakat,khususnya penyakit berbasis lingkungan, masyarakat dan kesehatan kerja serta memiliki bidang peminatan AKK, CARS, Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Kesehatan Reproduksi, Bisotatistik, Epidemiologi, K3.
Arjuna Subject : -
Articles 218 Documents
PENGOLAHAN SAMPAH DENGAN TEKNIK LANDFILL DI TPA SARIMUKTI YANG MERUSAK LINGKUNGAN SUNGAI WALUNGAN CIPICUNG DESA SARIMUKTI Zakiyatuddin, Qois; Undiana, Nala Nandana; Sarbeni, Irwan
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v8i1.3785

Abstract

The explosion of the Leuwigajah Landfill in 2005 caused the transfer of the landfill to Sarimukti, a resident of the village Sarimukti was forced to give up his profession, which was originally a farmer and a trader, now they become scavengers. Because more promising income can also be done at any time. Although there are those who earn a little depending on the hours and results of garbage. The author wants to reveal about management Sarimukti Landfill waste which is increasingly in the media and public attention. It also reveals many facts and data related to management as well as the inhibiting factors for the disposal process at the Sarimukti Landfill. The processing technique used by Sarimukti Landfill still uses landfill techniques, namely dumping and stockpiling. Because the garbage overload at the Sarimukti landfill has disrupted the environment, one of which is the Walungan Cipicung River. Wastewater from garbage makes the river unusable for the residents of Sarimukti Village.
PEMANTAUAN KUALITAS AIR SUNGAI CILEUNGSI SECARA ONLINE MELALUI WEBSITE ONLINE MONITORING Sulandari, Uci; Purba, Yunita Sari; Sahuri
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v8i1.3865

Abstract

Cileungsi merupakan salah satu daerah yang ada di Provinsi Jawa Barat, Indonesia yang memiliki sungai cukup besar. Sungai ini memiliki peran penting dalam mendukung kehidupan masyarakat sekitar, termasuk pasokan air bersih, irigasi pertanian, dan sumber daya perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk memantau kualitas air sungai, terutama Sungai Cileungsi, karena meningkatnya aktivitas masyarakat dan industri. Penelitian ini akan berfokus pada laporan pemantauan kualitas air Sungai Cileungsi yang dibuat secara online menggunakan sistem telemetri Onlimo. Metode penelitian yang dilakukan adalah studi literatur. Jenis referensi utama yang digunakan dalam pemantauan kualitas air Sungai Cileungsi adalah menggunakan data sekunder yang diambil dari laman Onlimo yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, buku, jurnal, dan artikel-artikel ilmiah. Kategori indeks pemantauan pencemaran air di Sungai Cileungsi mengandung amonia 14,2%, BOD 5,5%, COD 1,6%, DO 0,4%, Nitrat 0,2%, PH 0,01%, TDS 0,1%, dan TSS 1,11%. Berdasarkan Permen LHK No.27 Tahun 2021, hasil analisis menyatakan bahwa pada tanggal 10 Mei 2023 status mutu air Sungai Cileungsi dalam kategori cemar berat akibat tingginya parameter pencemaran amonia yaitu 14,2%.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN STUNTING BALITA UMUR 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUMBANG II Komariah, Evon; Azizah, Atika Nur
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v8i1.3956

Abstract

Stunting adalah keadaann ketidakmampuan untuk berkembang pada anak-anak di bawah limaa tahun untuk berkembang karena rasa lapar yang terus-menerus, yang menyebabkan anak-anak menjadi lebih terbatas dari usia mereka. Malnutrisi dimulai saat bayi masih dalam kandungann dan berlanjut selama beberapa hari setelah lahir (HPK), namun tidak dimulai sampai anak berusia dua tahun, atau dalam 1.000 hari pertama kehidupan. Tujuan penelitiann ini adalahh untukk mengetahui hubunga antara dukungann keluarga dalam pemberiann ASI selektif dengan angka hambatan pada bayi usia 24-59 bulan di wilayah kerja Posyandu Sumbang II. Metode cross-sectional dari penelitian analitik korelatif digunakan dalam penelitian ini. Dengan menggunakan metode random sampling, 72 responden dijadikan sampel untuk penelitian ini. Dalam penelitian ini, kuesioner antropometri digunakan sebagai alat ukur. Dengan tingkat signifikansi p 0,05, data yang diperoleh dilakukan uji Sperman Rho untuk dianalisis. Konsekuensi dari tinjauan tersebut didapatkan P-value sebesar 0,000, tingkat kepentingan p = < 0,05 sehingga sangat mungkin beralasan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecacatan pada anak kecil usia dewasa 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmass Sumbang II. Akhir dari penelitian ini adalah ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kejadian stunting di wilayah di Kerja Sumbang II.
PENGARUH EDUKASI MEDIA VIDIO ANIMASI TENTANG ASI EKSKLUSIF TERHADAP SIKAP IBU DI WILAYAH PUSKESMAS LIMBONG TAHUN 2023 Aritonang, Juneris; Gurning, Romarta; Br Brahmana, Netti Etalia; Tarigan, Yenni Gustiani
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v8i1.4360

Abstract

Bayi memerlukan Air Susu Ibu (ASI) ekslusif dienam bulan pertama kehidupannya. Zat gizi banyak terkandung di ASI. Bayi yang telah diberikan makanan pendamping Asi (MP-ASI) memiliki resiko lebih besar mengalami kekurangan gizi, mudah terinfeksi oleh hal-hal yang lain, dan daya tahan tubuh yang rendah. Bayi yang diberikan ASI ekslusif mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan, maka dari itu perlu adanya pemahaman bagi ibu untuk memberikan ASI Ekslusifnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang ASI eksklusif menggunakan video animasi terhadap sikap ibu di Wilayah Puskesmas Limbong Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan jenis quasi eskperimen with control two group design pre test-post test. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah ibu memiliki  bayi usia 0 – 6 bulan di wilaya kerja Puskesmas Limbong berjumlah 40 orang. Hasil penelitian setelah di lakukan intervensi diuji dengan paired t-test dan didapatkan nilai p=0,000 yang artinya ada pengaruh yang signifikan terhadap perubahan sikap ibu  dalam pemberian ASI Eksklusif antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Hal ini berarti Vidio Animasi tentang ASI Eksklusif di Puskesmas Limbong terbukti efektif dan memberikan sikap positif ibu tentang ASI Eksklusif. Penelitian ini merekomendasikan bahwa vidio animasi dalam pembelajaran tentang ASI Eksklusif dapat di jadikan inovasi dalam meningkatkan sikap positif ibu dalam pemembrian ASI Eksklusif.
PENGETAHUAN IBU DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI BPM MARIANA Sidabukke, Idaria R; Sirait, Asima; Lumbantoruan, Mestika
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v8i1.4361

Abstract

Kondisi gagal tumbuh pada bayi hingga anak usia pra sekolah (0-59 bulan) atau anak terlalu pendek dibandingakan anak dengan seusianya disebut sebagai anak dengan stunting. Anak dengan stunting berisiko lebih besar terkena gangguan otak, kecerdasan, dan gangguan metabolisme dalam tubuh. Rendahnya pengetahuan ibu dan keluarga tentang stunting merupakan salah satu factor penyebab terjadinya stunting selain dikarenakan rendahnya asupan nutrisi, anak terkena penyakit infeksi, rendahnya ketahanan pangan keluarga, pola asuh terhadap anak yang kurang baik, dan kurnag mendukungnya pelayanan kesehatan dan kesehatan lingkungan. Tujuan penelitian untuk melihat gambaran pengetahuan ibu tentang dalam pencegahan stunting pada anak usia pra sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif untuk melihat gambaran pengetahuan ibu dalam pencegahan stunting pada anak usia pra sekolah. Lokasi penelitian di Balai Pengobatan Swasta Mariana dengan populasi adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia pra sekolah yang sedang datang berkunjung ke Balai Pengobatan Swasta Mariana pada saat penelitian berlangsung (1-14Februari 2023) pengambilan sampel menggunakan accidental sampling berjumlah 31 orang. Penelitian ini menggunakan kuesioner dan data yang diperoleh dianalisa dengan secara univariat. Hasil penelitian didapati mayoritas responden memiliki gambaran sikap ibu dalam pencegahan stunting pada anak usia pra sekolah mayoritas negatif (58%). Perlunya karya-karya inovasi dalam proses pendidikan/promosi kesehatan yang menarik sehingga dapat meningkatkan pengetahuan hingga perubahan perilaku kesehatan yang lebih baik.
FAKTOR ENABLING YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN GIGI PADA PESERTA BPJS Niakurniawati; Imran, Herry
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v8i2.4473

Abstract

Pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi di Puskesmas merupakan indikator yang sangat penting dalam sistem pelayanan kesehatan. Salah satu kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan oleh pemerintah adalah jaminan kesehatan yang disebut BPJS. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor enabling yang berhubungan dengan pemanfaataan pelayanan kesehatan gigi pada peserta BPJS masyarakat desa Sidorejo. Penelitian bersifat analitik dengan desain cross sectional, dilakukan pada tanggal 02-04 Mei 2023 di Desa Sidorejo. Populasi penelitian 340 orang, Sampel penelitian 30 orang menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dengan wawancara. Berdasarkan hasil uji statistik chi-square menunjukkan status ekonomi rendah paling banyak tidak memanfaatkan pelayanan kesehatan sebanyak (83,3%) hasil uji statistik chi-square diperoleh nilai sebesar p= 0,567. Faktor keterjangkauan yang tidak terjangkau paling banyak tidak memanfaatkan pelayanan kesehatan sebanyak (95,5%) hasil uji statistik chi-square diperoleh nilai sebesar p= 0,001. Faktor sarana pelayanan kesehatan kurang baik paling banyak tidak memanfaatkan pelayanan kesehatan sebanyak (91,3%) Hasil uji statistik chi-square diperoleh nilai sebesar p= 0,005. Dapat disimpulkan tidak ada hubungan antara faktor status ekonomi dengan pemanfaatan pelayanan, ada hubungan keterjangkauan pelayanan dengan pemanfaatan pelayanan dan ada hubungan saranan pelayanan dengan pemanfaatan pelayanan.. Disarankan peserta BPJS agar lebih meningkatkan pemanfaatan fasilitas kesehatan gigi yang ada dipuskesmas.
GAMBARAN KEJADIAN KONSTIPASI PADA BAYI USIA 6-12 BULAN Andriyani, Asti; Agustina, Lusinta
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v8i2.4644

Abstract

Konstipasi merupakan suatu keadaan dimana seseorang mengalami defekasi yang tidak lebih sering dari tiga hari sekali. Konstipasi memiliki gejala seperti feses keras, ukuran besar dan terjadi penurunan frekuensi Buang Air Besar. Konstipasi dapat terjadi dari mulai bayi hingga usia dewasa. Beberapa faktor penyebab konstipasi pada bayi terjadi pada masa peralihan dari pemberian ASI eksklusif menjadi pemberian susu formula atau pengenalan makanan padat. Selain itu konsumsi makanan berserat yang rendah dan asupan cairan yang rendah atau kehilangan cairan secara berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian konstipasi pada bayi usia 6-12 bulan. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi yang berusia 6-12 bulan yang mengalami konstipasi dengan tehnik accidental sampling. Pengambilan data di Desa Puluhan Trucuk Klaten. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan Bristone Stool untuk mengetahui kriteria konsipasi pada bayi. Data diolah dengan SPSS untuk mengetahui distribusi frekuensi. Hasil dalam penelitian ini adalah umur responden paling banyak 7 bulan yaitu 14 responden (25,8%), responden mengkonsumsi ASI paling banyak 1-2x sehari yaitu 36 responden (66,7%), minum air putih yaitu 37 responden (68,5%), makan nasi tim yaitu 45 responden (83,3%), lama konstipasi 5 hari sebanyak 16 responden (29,6%) dengan tipe tinja 2 sebanyak 36 responden (66,7%). Kesimpulan Responden mengalami konstipasi tipe 2 dan lama konstipasi 5 hari untuk itu perlunya pengetahuan bagi orang tua untuk memberikan MPASI di atas usia 6 bulan, memberikan cairan yang cukup, makanan berserat, melanjutkan pemberian ASI sebagai upaya untuk meminimalkan kejadian konstipasi.
PENGARUH TERAPI MUROTTAL TERHADAP KECEMASAN IBU BERSALIN KALA I DI PMB FATIMAH YANI KECAMATAN KOTA PINANG KABUPATEN LABUHAN BATU SELATAN TAHUN 2023 Aritonang, Juneris; Yani, Fatimah; Lumbantoruan, Mestika; Sirait, Asima
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v8i2.4798

Abstract

Kecemasan ibu bersalin di kala I menjadi factor penyebab partus lama hingga kematian janin, tercatat sebagai 5 % faktor penyebab kematian ibu di Indonesia. Penanganan kecemasan pada saat bersalin dapat dilakukan melalui farmakologi maupun melalui non farmakologi. Pada penelitian ini dilakukan secara non farmakologi dengan terapi musik termasuk murotal Al Quran. Penelitian ii bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi murottal dalam mengurangi kecemasan ibu bersalin kala 1 Di Pmb Fatimah Yani. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah 39 ibu yang mempunyai kecemasan tinggi, total  sampling (39 orang) menjadi teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dianalisa dengan menggunakan Wilcoxon Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan rata-rata tingkat kecemasan ibu bersalin kala I di PMB Fatimah Yani sebelum diberikan terapi murottal, yaitu sebanyak 20 (51%) responden mengalami tingkat kecemasan sangat berat sedangkan sesudah diberikan terapi murottal, yaitu sebanyak 27 (69%) responden tidak mengalami kecemasan. Hasil uji wilcoxon diperoleh P-Value sebesar 0,000 yang berarti lebih kecil dari 0,05, sehingga terapi murottal berpengaruh dalam mengurangi kecemasan ibu bersalin kala I.
HIGIENE SANITASI PENGELOLAAN DAN IDENTIFIKASI FORMALIN PADA IKAN KEMBUNG REBUS DI BEBERAPA RUMAH PRODUKSI DI KECAMATAN MEDAN MARELAN TAHUN 2023 Wahyuni, Sri; Kembaren, Martalena Br. S.; Gea, Estin Nirmala
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v9i1.5044

Abstract

Ikan tenggiri yang telah direbus merupakan salah satu makanan laut yang lezat dan beraroma sehingga sangat digemari oleh masyarakat umum. Mempersiapkan makarel rebus adalah tugas sederhana yang hanya membutuhkan penggunaan garam dan teknik perebusan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui higiene sanitasi dan mengidentifikasi keberadaan formalin pada ikan kembung rebus. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian survei deskriptif. Total 10 rumah produksi ikan tenggiri rebus di Kecamatan Medan Marelan, uji formalin dilakukan dengan menggunakan Formalin Test Kit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 rumah produksi yang dinilai, hanya 1 (10%) yang memenuhi standar higiene sanitasi yang tertuang dalam PERMENKES RI No.1096/Menkes/Per/VI/2011 tentang Higiene Sanitasi Jasaboga. Sisanya sebanyak 9 (90%) rumah produksi gagal memenuhi persyaratan tersebut. Dari segi uji formalin yang dilakukan terhadap 10 sampel penelitian, 9 (90%) sampel dinyatakan positif formalin, sedangkan 1 (10%) sampel dinyatakan negatif. Hasil ini sejalan dengan pedoman yang tertuang dalam PERMENKES RI No.033 Tahun 2012 tentang bahan tambahan pangan. Berdasarkan temuan survei. Oleh karena itu, produsen diharapkan meningkatkan praktik kebersihan dan pengelolaan sanitasi, serta bekerja sama dengan instansi terkait untuk secara rutin melakukan uji laboratorium terhadap produsen ikan makarel rebus.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SOSOPAN KABUPATEN PADANG LAWAS TAHUN 2023 Oktalisa, Sri; Harahap, Povi Anggraini; Harahap, Ica Fauziah
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v9i1.5268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Sosopan di Padang Lawas. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini, semua ibu yang memiliki bayi di wilayah kerja Puskesmas Sosopan adalah 152 orang. Jumlah sampel yang diambil menggunakan tabel yang menentukan jumlah sampel yang dikembangkan oleh Isaac dan Michael, diperoleh sampel sebanyak 40 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian ini menemukan: Ada hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Sosopan dengan faktor Dukungan suami p = 0,000 (p <0,05). Dukungan Tenaga Kesehatan p = 0,032 (p <0,05). Promosi susu formula p = 0,000 (p <0,05). Sosial budaya p = 0,000 (p <0,05). Berdasarkan hasil uji regresi logistik ganda menunjukkan bahwa variabel Dukungan Suami, Dukungan Tenaga Kesehatan dan Sosial Budaya memiliki pengaruh signifikan terhadap Pemberian ASI Eksklusif, dengan nilai p <0,05. Berdasarkan analisis multivariat, diketahui bahwa faktor pendukung tenaga kesehatan adalah faktor dominan terkait dengan pemberian ASI eksklusif di Wilayah Kerja Sosopan Puskesmas.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 5 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 5 No 1 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 4 No 2 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 4 No 2 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 4 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 4 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Mutiara Kesehatan dan Lingkungan Hidup Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Mutiara Kesehatan dan Lingkungan Hidup Vol 3 No 1 (2018): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 3 No 1 (2018): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 2 No 2 (2017): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 2 No 2 (2017): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 1 No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 1 No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup More Issue