cover
Contact Name
Serri Hutahaean
Contact Email
serrihthyn@upnvj.ac.id
Phone
+6281375575063
Journal Mail Official
jurnalwidyagantari@upnvj.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta Jl. Raya Limo Cinere Depok Jawa Barat 16515
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia
ISSN : 24074284     EISSN : 27156303     DOI : 10.52020/jkwgi.v4i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia sebagai bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu pengetahuan hasil dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian pada Masyarakat luas, situs Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia menyediakan artikel-artikel jurnal untuk diunduh secara gratis. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia adalah jurnal ilmiah nasional yang merupakan sumber referensi akademisi. Dengan jadwal terbit 2 (dua) kali setahun, yaitu Juni dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 246 Documents
RELATIONSHIP OF NURSES' THERAPEUTIC COMMUNICATION AND PATIENT SATISFACTION AT SANTA ELISABETH HOSPITAL MEDAN 2024 Putri Handika Sijabat; Ginting , Amnita; Ginting, Friska
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 9 No 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI)
Publisher : Nursing Department, Faculty of Health, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52020/jkwgi.v9i1.10670

Abstract

Kepuasan pasien merupakan perasaan senang atau kecewa atas pelayanan yang diterima adapun hal- hal yang dapat mengakibatkan ketidak puasan pasien keterlambatan dalam memberikan perawatan, komunikasi yang kurang baik, perasaan diabaikandan fasilitas rumah sakit yang kurang memadai. Komunikasi terapeutik perawat merupakan kemampuan perawat dalam membantu menghadapi kecemasan serta mengatasi gangguan psikologis pasien yang mempunyai tujuan spesifik yaitu tujuan untuk mencapai kesembuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasi kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Tekhnik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah sampel 56 orang dengan kriteria pasien minimal 2 hari dan maksimal 7 hari rawat inap. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar kuesioner komunikasi terapeutik perawat dan kuesioner kepuasan pasien. Hasil penelitian didapatkan bahwa komunikasi terapeutik perawat pada pasien di Rumah sakit Santa Elisabeth Sebagian besar baik (83.9%) sedangkan pada kuesioner kepuasan pasien rawat inap internis didapatkan bahwa kepuasan pasien mayoritas puas (76.8%). Analisa data dengan uji statistik spearman rank diperoleh nilai p = 0,001 dimana p <0,05, r= 0,568 yaitu menunjukkan bahwa ada hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. Disarankan agar memperoleh pasien yang puas perawat harus mempertahankan fasilitas pelayanan rumah sakit, sikap empati, dan komunikasi terapeutik yang baik.
DAILY SPIRITUAL EXPERIENCE OF UNDERGRADUATE NURSING STUDENTS AT SANTA ELISABETH HEALTH SCIENCES COLLEGE MEDAN 2024 Katarina Desy Arliana Simatupang; Farida Tampubolon, Lindawati; Novitarum, Lilis
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 9 No 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI)
Publisher : Nursing Department, Faculty of Health, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52020/jkwgi.v9i1.10672

Abstract

Pengalaman Spiritualitas harian sesuatu yang sangat pribadi dan unik bagi setiap orang yang membuka hati dan pikiran untuk merasakan kehadiran Tuhan di dalam dirinya.dengan begitu pribadi memiliki perasaan seperti, rasa kagum, belas kasih, kekuatan, bimbingan, pertumbuhan, dan makna hidup yang membuat diri merasa terhubung dengan sesuatu yang lebih besar dari diri sendiri, itulah yang disebut pengalaman spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengalaman Spiritualitas Harian mahasiswa Program studi sarjana keperawatan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan pada tahun 2024 ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang diterapkan adalah simple random sampling, dengan jumlah responden sebanyak 162 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Daily Spiritual Experience Scale (DSES). Hasil penelitian menunjukkan pengalaman spiritualitas baik yaitu (96,9%), dan Cukup (3,1%). Tingginya tingkat pengetahuan remaja tentang spiritualitas sehari-hari dalam kehidupan mereka dan mengajarkan untuk lebih mendekatkan diri pada Tuhan dalam situasi apapun. Hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar penelitian lebih lanjut sekaligus pengalaman bagi peneliti dalam melakukan penelitian.
THE EFFECT OF LOW IMPACT AEROBIC EXERCISE ON REDUCING MENOPAUSE SYMPTOMS AT BATU BARA REGENCY 2024 Yenifebriani Gultom; Novitarum, Lilis; Ginting, Amnita
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 9 No 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI)
Publisher : Nursing Department, Faculty of Health, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52020/jkwgi.v9i1.10689

Abstract

Menopause is a condition that all women will experience. Changes that will occur are reproductive function starting to decline, hormonal, physical and psychological changes. One type of exercise that can reduce or overcome the risk of these changes is low impact aerobic exercise. The benefits of aerobic exercise reduce menopausal symptoms. The aim of this research is to determine the effect of low impact aerobic exercise on reducing menopausal symptoms at Batu Bara Regency 2024. The type of research is a quasi-experiment with a pre-post test design with control group. This research is conducted at Batu Bara Regency from March to April 2024. The sampling technique is purposive sampling with a total of 60 respondents. The instruments are the MRS (Menopause Rating Scale) questionnaire and observation sheet. Gymnastics activities are carried out in twelve meetings four times a week for three weeks with 30 minutes per meeting. Using the Wilcoxon test. The statistical test results obtains p value = 0.001 which shows that there is an influence of Low Impact Aerobic Exercise on Reducing Menopausal Symptoms at Batu Bara Regency 2024. It is hoped that women entering the menopause can do physical activity, especially low impact aerobic exercise, in order to reduce symptoms during menopause.
PERCEPTIONS OF NURSE SELF-COMPASSION AT ASIA MEDIKA TANDAM CLINIC IN 2024 Luwira Virtuoso; Novitarum, Lilis; Derang, Imelda
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 9 No 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI)
Publisher : Nursing Department, Faculty of Health, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52020/jkwgi.v9i1.10708

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) yaitu sebuah pendekatan fenomenologis yang melibatkan pemeriksaan mendalam terhadap pengalaman pribadi partisipan, dan mengeksplorasi persepsi individu terhadap suatu peristiwa.  Wawancara menghasilkan satu tema utama tentang self-compassion perawat dengan tujuh subtema dan berbagai kategori. Hasil pengamatan dan wawancara dengan keluarga pasien mengungkap variasi dalam empati, sikap, respons, dan watak perawat saat anamnesa. Variasi ini menunjukkan adanya penurunan self-compassion di kalangan perawat, yang berdampak pada penurunan kinerja, kurangnya penghargaan diri, dan rendahnya kepercayaan diri. Dampak lebih lanjut meliputi penurunan kualitas pelayanan dan mutu klinik, serta berkurangnya kualitas sumber daya manusia dan pendapatan klinik. Hasil penelitian diharapkan memberikan wawasan penting tentang self-compassion dalam perawatan, serta menjadi dasar bagi penelitian lanjutan untuk mengatasi emosi negatif melalui meditasi atau pembelajaran penanggulangan emosi negatif, yang dapat dimasukkan dalam mata kuliah Caring dan Keperawatan Jiwa.
THE EFFECT OF PLAYDOUGH ON THE LEVEL OF ANXIETY DUE TO HOSPITALIZATION IN PRESCHOOLER AT BEKASI DISTRICT HOSPITAL Bayuningsih, Ratih; Oktaviani, Fransiska
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 9 No 2 (2025): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI)
Publisher : Nursing Department, Faculty of Health, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak prasekolah merupakan anak dengan usia 3-6 tahun yang memiliki sistem kekebalan tubuh masih dalam tahap perkembangan sehingga mudah terserang penyakit. Pada anak usia prasekolah menganggap hospitalisasi merupakan hal yang membuat anak cemas karena harus berpsah dengan orang tersayangnya. Apabila kecemasan tidak segera ditangani maka akan menghambat proses penyembuhan dikarenakan anak kurang kooperatif dalam mealkukan asuhan keperawatan. Mengingat hal tersebut, maka perlu kiranya penanganan untuk mengurangi kecemasan dengan suatu media yang dapat mengungkapkan perasaan salah satunya dengan terapi bermain play dough. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh terapi bermain playdough terhadp tingkat kecemasan pada anak prasekolah yang mengalami hospitalisasi di ruang perawatan RSUD Kabupaten Bekasi tahun 2023. Penelitian ini bersifta quasi eksperimen dengan pndekatan one group pre test an post test , pengambilan sample 38 pasien anak usia pra sekolah dengan menggunakan tehnik purposive sampling. Hasil analisis uji stastistik dengan menggunakan Uji Wilcoxon diperoleh nilai p-value = 0,000 jika α=0,05, apabila p-value < αmaka H0 ditolak. Kesimpulan : Ada pengaruh bermain playdough terhadap tingkat kecemasan akibat hopitalisasi pada anak prasekolah di RSUD kabupaten Bekasi tahun 2023. Terapi bermain playdouh dapat dijadikan terapi non farmakologis bagi anak-anak karena dengan bermain playdough dapat menurunkan kecemasan pada anak yang mengalami hospitalisasi.
Sosial Ekonomi Keluarga dengan Balita Stunting di Depok Jansen, Susiana; Ardhiyanti, Lusyta Puri; Setiyawati, Marina Ery
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 9 No 2 (2025): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI)
Publisher : Nursing Department, Faculty of Health, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas manusia Indonesia, juga ancaman terhadap kemampuan daya saing bangsa. Stunting yang merupakan masalah kurang gizi kronis ini disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak. Anak yang mengalami gizi kronis ditandai dengan tinggi badan yang lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Indonesia menempati urutan kedua di Asia Tenggara dan keempat dunia dengan beban anak yang mengalami stunting. Tujuan penelitian ini adalah Di ketahuinya hubungan sosial ekonomi dengan kejadian stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tugu. Penelitian ini dilaksanakan Di Wilayah Kerja Puskesmas Tugu mulai tanggal 8 november sampai dengan 8 november 2023. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 49 responden yaitu orang tua balita yang mengalami stunting. Hubungan pendidikan ibu dengan kejadian stunting. Berdasarkan nilai hasil uji Chi-Square maka diketahui bahwa nilai p = 0.003 dimana p <α 0.05. Maka disimpulkan bahwa terdapat hubungan Pendidikan ibu dengan Tinggi badan balita usia 2-5 tahun Hubungan penghasilan orang tua dengan kejadian stunting. Hubungan penghasilan dan kejadian stunting, Berdasarkan nilai hasil uji Chi-Square maka diketahui bahwa nilai p = 0.024 dimana p <α 0.05. maka disimpulkan bahwa terdapat hubungan Penghasilan orang tua dengan Tinggi badan balita usia 2-5 tahun. Kesimpulan meningkatnya pendapatan akan meningkatkan peluang untuk membeli pangan dengan kualitas dan kuantitas yang lebih baik, sebaliknya penurunan pendapatan akan menyebabkan menurunnya daya beli pangan yang baik secara kualitas maupun kuantitas. Kurangnya pengetahuan ibu tentang gizi berakibat pada rendahnya anggaran untuk belanja pangan dan mutu serta keanekaragaman makanan yang kurang. Keluarga lebih banyak membeli barang karena pengaruh kebiasaan, iklan, dan lingkungan. Selain itu, gangguan gizi juga disebabkan karena kurangnya kemampuan ibu menerapkan informasi tentang gizi dalam kehidupan sehari-hari.Apabila penghasilan keluarga meningkat, penyediaan lauk pauk akan meningkat mutunya. Sebaliknya, penghasilan yang rendah menyebabkan daya beli yang rendah pula, sehingga tidak mampu membeli pangan dalam jumlah yang diperlukan.
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL RABA-RABA TERHADAP PERKEMBANGAN EMOSIONAL DAN SOSIAL ANAK USIA TODDLER DI PAUD KARANGMONCOL Savitri , Defi; Anggraeni, Atika
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 9 No 2 (2025): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI)
Publisher : Nursing Department, Faculty of Health, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia dini berada pada masa pertumbuhan dan perkembangan sangat pesat atau lebih dikenal dengan masa golden age atau masa generasi emas. Perkembangan sosial emosional ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dirinya berhubungan dengan orang lain, baik itu teman sebaya mauun orang yang lebih tua darinya. Permainan tradisional dapat mengembangkan sosial emosional anak menjadi lebih meningkat, dengan penerapan permainan tradisional anak akan mampu berprilaku baik terhadap teman, tidak memilih-milih teman saat bermain, juga dapat bersikap empati antar sesama teman bermain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk membuktikan dan melihat  pengaruh dari permainan tradisional terhadap kemampuan sosial dan emosional anak. Jenis penelitian yang digunakan adalah Eksperiment One Group Pretest Postes. Pada desain ini dilakukan pengukuran awal (pre-test) pada suatu objek sebelum adanya perlakuan (treatmen) dan setelah itu kembali dilakukan pengukuran (post-test). Sampel penelitian ini adalah 55 anak pada kelompok PAUD Karangmoncol. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata perkembangan emosional dan social anak sebelum diberikan intervensi 20.40 dan nilai rata-rata setelah diberikan intervensi 27.73 . Data yang dihasilkan berdistribusi normal serta homogen dengan nilai sig (2-tailed) yakni 0,001 < 0,05, sehingga data berada pada kategori kuat. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional raba-raba berpengaruh signifikan terhadap peningkatan perilaku sosial anak, sehingga disarankan agar guru dan orang tua memanfaatkannya sebagai metode pembelajaran yang mendukung perkembangan sosial emosional anak usia dini.
HUBUNGAN STATUS FUNGSIONAL AKTIVITAS FISIK DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN STROKE NON HEMORAGIC YANG MEMERLUKAN PERAWATAN JANGKA PANJANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GIANYAR I Ngr. Andreana T.A, Gst. Agung; Nuryanto , I Kadek; Tri Agustini, Ni Komang
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 9 No 2 (2025): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI)
Publisher : Nursing Department, Faculty of Health, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status fungsional merupakan kemampuan seseorang dalam menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri. Bagi pasien stroke, penurunan status fungsional dapat menurunkan kualitas hidup, mengurangi produktivitas, dan meningkatkan ketergantungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status fungsional aktivitas fisik dengan kualitas hidup pasien stroke non hemoragic yang memerlukan perawatan jangka panjang di Wilayah Kerja Puskesmas Gianyar I karena meningkatnya angka kejadian stroke di daerah ini. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Gianyar I. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling mengambil sampel 144 responden. Instrumen yang digunakan untuk mengukur aktifitas fisik adalah Bhartel Indeks dan untuk mengukur kualitas hidup menggunakan kuesioner   SSQOL (Stroke Specific Quality of Life). Analisa bivariat dilakukan dengan uji Spearman-r. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki ADL ketergantungan ringan yaitu sebanyak 118 responden (81,9%) dan sebanyak 26 responden (18,1%) memiliki ADL yang mandiri. Pada kualitas hidup menunjukkan sebagian besar responden memiliki kualitas hidup baik yaitu sebanyak 127 orang (88,5%), sebanyak 14 orang (9,8%) memiliki kualitas hidup sedang dan 3 orang (2,1%) memiliki kualitas hidup kurang. Hasil uji statistik dengan Spearman rho didapatkan nilai p-value 0,003 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kualitas hidup pasien stroke. Hasil dari perhitungan correlation coeficient yaitu (0,246) menunjukan bahwa arah korelasi pada perhitungan yaitu positif dengan kekuatan korelasi yang cukup. Dari hasil penelitian ini diharapkan tenaga kesehatan memberikan edukasi terkait aktivitas fisik pasien stroke agar semakin baik kualitas hidup pasien stroke di puskesmas Gianyar I.
EFEKTIVITAS EDUKASI KESEHATAN DALAM MENCEGAH PENYAKIT GINJAL PADA REMAJA Ulfah Agus Sukrillah; Mulidah, Siti; Asrin; Riyadi, Sugeng
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 9 No 2 (2025): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI)
Publisher : Nursing Department, Faculty of Health, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah pasien hemodialisis di Indonesia menunjukkan bahwa penyakit ginjal kronis (PGK) menjadi masalah kesehatan serius. Deteksi dini dan edukasi kesehatan diperlukan untuk mencegah keterlambatan diagnosis serta mengurangi jumlah pasien yang memerlukan hemodialisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan PGK. Metode penelitian menggunakan quasy experimental dengan desain pre and post test without control group. Sampel penelitian berjumlah 34 remaja berusia 15-16 tahun di Posbindu Desa Kalikidang, yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen  penelitian berupa kuesioner yang dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 16 tahun (52,9%) dan perempuan (58,8%). Sebelum edukasi, tingkat pengetahuan remaja dalam kategori kurang sebesar 35,3%, cukup sebesar 35,3%, dan baik 29,4%. Setelah edukasi, kategori kurang menurun menjadi 11,8%,  kategori cukup 20,6% dan kategori baik meningkat menjadi 67,6%. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 8,03 (SD 2,205) menjadi 9,73 (SD 0,583). Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan dengan p-value 0,000. Kesimpulannya, edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan penyakit ginjal. Oleh karena itu, disarankan agar program edukasi kesehatan terus dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran remaja terhadap pencegahan PGK.
ANALISIS FAKTOR KUALITAS TIDUR LANSIA DI DESA SUKARINGIN WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKATENANG Tia Badrina Alpi; Kisnanda, Arya; Nony Ayuningsih, Cicilia; Sartika, Aprilina
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 9 No 2 (2025): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI)
Publisher : Nursing Department, Faculty of Health, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia memiliki mekanisme tidur yang terjadi lebih lama disebabkan oleh ketidakmauan untuk mengawali tidur lebih awal, mempertahankan jam tidur ataupun bangun lebih awal dengan disertai rasa tidak nyaman. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan antara riwayat penyakit, aktivitas fisik, lingkungan, kecemasan terhadap kualitas tidur pada lansia di Desa Sukaringin Wilayah Kerja Puskesmas Sukatenang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sukaringin. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lansia yang berada di Desa Sukaringin. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik purposive sampling dengan jumlah 81 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner  kualitas tidur, aktivitas fisik, lingkungan dan kecemasan. Hasil Penelitian dari uji Chi-Square didapatkan adanya hubungan antara aktivitas fisik, lingkungan, riwayat penyakit, kecemasan terhadap kualitas tidur lansia di Desa Sukaringin. Didapatkan nilai p-value secara berturut-turut 0,001, 0,004, 0,001, 0,030. Kesimpulan hasil penelitian ini yaitu ada hubungan antara aktivitas fisik, lingkungan, riwayat penyakit dan kecemasan terhadap kualitas tidur pada lansia di Desa Sukaringin Wilayah kerja Puskesmas Sukatenang. Saran bagi lansia untuk meningkatkan aktivitas fisik agar tetap sehat dan mendapatkan kualitas tidur yang baik, lansia dianjurkan untuk menjaga lingkungan sekitar.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 2 (2025): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI) Vol 9 No 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI) Vol 8 No 3 (2024): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI) Vol 8 No 2 (2024): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI) Vol 8 No 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI) Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Volume 7, Nomor 1 Tahun 2023 Vol 7 No 3 (2023): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI) Vol 7 No 2 (2023): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI) Vol 6 No 3 (2022): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI) Vol 6 No 2 (2022) Vol 6, No 1 (2022): JURNAL KEPERAWATAN WIDYAGANTARI INDONESIA Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 2, No 2 (2015): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 2, No 2 (2015): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 1 (2014): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 1 (2014): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia More Issue