cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua - Padangsidimpuan
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal) Indonesian Health Scientific Journal is a tools of publication of research results and community service with the theme of health. This journal will be published online through the official website of University Of Aufa Royhan Padangsidimpuan city. This journal will be published every 6 months in June and December each year
Articles 531 Documents
Efektifitas Pijat Oksitosin Terhadap Involusi Uteri Pada Ibu Post Partum Di PMB Ani Triana Risa Ptriani; Rika Andriyani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pijat oksitosin adalah pemijatan tulang belakang pada Costa ke 5-6 sampai ke scapula yang akan mempercepat kerja saraf para simpatis dalam merangsang hipofisis posterior untuk mengeluarkan oksitosin. Berdasarkan angka cakupan bayi yang diberikan ASI Sebanyak 51,6% angka cakupan pemberian ASI di wilayah simpang tiga. Tujuan Penelitian untuk mengetahui Efektivitas Pijat Oksitosin Terhadap Involusi Uteri dan Pada Ibu Post Partum. Penelitian ini dilakukan di PMB Ani Triana, yang dilaksanakan pada 9 September – 9 Desember 2022 dengan desain Quasi Eksperimen dengan menggunakan pretest dan posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang menyusui bayinya dan sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ibu nifas yang menyusui bayinya secara eksklusif. Setelah dilakukan pengumpulan data akan dilakukan analisa data yaitu analisa univariat dan analisa bivariat. Hasil Penelitan menunjukkan bahwa ada pengaruh tindakan pijat oksitosin pada kelompok perlakuan setelah dilakukan pijat oksitosin yang mengalami involusi uterus normal sebanyak 10 orang (66.7%). Pada kelompok kontrol yang tidak dilakukan tindakan pijat oksitosin dan hanya diobservasi mendapatkan nilai normal lebih sedikit sebanyak 5 orang (33.3%). Berdasarkan uji statistik dengan uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa p=0,002 ≤ α = 0,05, maka keputusannya adalah H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti ada perbedaan pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol pada pengaruh pijat oksitosin terhadap involusi uterus pada ibu post partum. Hal ini sama artinya bahwa ada pengaruh pijat oksitosin terhadap involusi uterus pada ibu post partum. Diharapkan kepada PMB agar dapat memberikan pelayanan home care dengan cara mengikuti pelatihan masssase sehingga seluruh pegawai yang berada di PMB.
PELAKSANAAN SENAM NIFAS TERHADAP PENURUNAN TINGGI FUNDUS UTERI (TFU) PADA IBU NIFAS DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN DELIANA Eka Maya Saputri; Juli Selvi Yanti
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi adanya perdarahan post partum yang merupakan penyebab utama kesakitan dan kematian ibu pada masa nifas, dimana 50%-60% karena kegagalan miometrium berkontraksi secara sempurna. Observasi kontraksi uterus dan tinggi fundus uteri sangat penting dilakukan untuk memastikan involusi uterus berjalan dengan baik dan mencegah subinvolusi uteri pada ibu nifas. Proses involusi uterus dapat terjadi secara cepat atau lambatdipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu senam nifas, status gizi, menyusui, usia dan paritas. Gangguan involusi menyebabkan komplikasi yang merupakan penyebab utama kematian ibu. Sebagian besar ibu nifas hanya disarankan untuk mobilisasi tanpa bimbingan terencana. Ada beberapa upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan kesehatan ibu nifas termasuk mempercepat proses involusinya antara lain adanya program IMD (Inisiasi Menyusu Dini), pemberian vitamin A pada ibu nifas, pemberian tablet Fe nifas dan mobilisasi dini. Salah satu asuhan untuk memaksimalkan kontraksi uterus pada masa nifas adalah dengan melaksanakan senam nifas. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental. Jenis desain dalam penelitian ini berbentuk desain non equivalent (pretes dan posttest). Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu nifas di Klinik Pratama Deliana dimana 30 responden yang terbagi menjadi 15 orang kelompok intervensi dan 15 orang kelompok kontrol. Hasil akhir dari penelitian bahwa dari uji Independen T-Test pada hasil post test terdapat perbedaan yang signifikan penurunan TFU pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan p value 0,002 (<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa perbedaan tersebut bermakna antara kelompok intervensi dan kontrol. Diharapkan setelah dilakukan penelitian ini dapat diadakan pelatihan-pelatihan senam nifas di PMB atau klinik-klinik pada ibu nifas. Selain itu perlu dilakukan kunjungan rumah sebagai bentuk dukungan pada ibu nifas agar termotivasi melakukan senam nifas sebagai upaya penurunan tinggi fundus uteri. Selain itu hasil penelitian nantinya bisa diketahui oleh masyarakat luas dengan dipublikasikannya penelitian ini pada jurnal nasional maupunn internasional.
Efektifitas Pijat Bayi Dalam Mengurangi Frekuensi Diare Pada Bayi Usia 6 – 24 Bulan Berliana Irianti; Nur Israyati
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diarrhea is still a world health problem, especially in developing countries, diarrhea is the number one cause of death among toddlers throughout the world every year. Trend Evidence Based Practice (EBP) is an alternative and new method for providing care. Diarrhea massage is a touch to the baby's body that is given to treat diarrhea and reduce the frequency of defecation, because massage can improve nerves and the process of absorbing food. The type of research carried out was Quasi experimental with the one group pretest posttest method. Sampling in this study used a non-random sampling technique and purposive sampling. Data analysis used univariate and bivariate using SPSS. The statistical test for this research uses the Wilcoxon test. Baby massage is effective in reducing the frequency of diarrhea in toddlers. This can be seen in the mean value before the massage was 6.32 and after the massage there was a decrease in the frequency of diarrhea, namely with a mean of 2.64. There is a need for skills training for health workers in managing diarrhea quickly and effectively in reducing mortality and morbidity rates caused by diarrheal diseases and using complementary therapies such as baby massage as an alternative management of diarrhea.
EFEKTIFITAS DEEP BACK MASSAGE DAN EFFLUARGE MASSAGE TERHADAP NYERI PERSALINAN KALA I DI PMB FATMA SUSANTI PEKANBARU Widya Juliarti; Kiki Megasari; Een Husanah
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Massage adalah salah satu terapi non farmakologi yang digunakan untuk meredakan dan mengurangi nyeri persalinan, rasa nyeri pada persalinan kala I disebabkan oleh kontraksi otot-otot rahim, hipoksia dari otot-otot berkontraksi, peregangan serviks saat pembukaan, iskemia korpus uteri, dan peregangan bagian bawah rahim. Metode Deep Back Massage dan Effelurage Massage adalah teknik massage yang bisa digunakan untuk mengurangi nyeri persalinan yang sering menjadi keluhan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk melihat efektifitas Deep Back Massage dan Effelurage Massage Terhadap Nyeri Persalinan. Penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitatif dengan desain Eksperimen, dengan rancangan pendekatan two group pretest posttest. Penelitian ini dilakukan di PMB Fatma Susanti Pekanbaru Tahun 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin kala I dan sampel dalam penelitian ini adalah 20 orang bersalin yang mengalami nyeri persalinan yang dibagi kedalam 2 kelompok dan akan diberikan 2 perlakuan dengan 2 metode massage yang berbeda. Pengambilan data menggunakan data primer dengan melakukan pemeriksaan ketidaknyamanan nyeri persalinan dengan menggunakan skala pengukuran nyeri VAS dan NSR. Pengolahan data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan menggunan Uji T Dependent. Hasil penelitian didapatkan terdapat perbedaan yang signifikan post test pada kelompok Deep Back Massage dan Effelurage Massage dengan p value 0,017 (< 0,05), dengan perbedaan mean skor kelompok Deep Back Massage 3,22 sedangkan mean skor kelompok Effelurage Massage 4,22. Pemberian Deep Massage lebih efektif menurunkan nyeri persalinan. Direkomdasikan bagi bidan, suami atau pendaping persalinan untuk berperan serta dalam penerapan deep back massage pada proses persalinan, edukasi dan edukasi ini dapat diberikan pada saat saat ibu melakukan kunjungan ANC TM III.
EFEKTIVITAS AKUPRESUR TITIK P6 PADA IBU HAMIL DENGAN EMESIS GRAVIDARUM DI KLINIK PRATAMA AFIYAH TAHUN 2023 Miratu Megasari; ⁠Ayu Permata Sari
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Emesis gravidarum adalah salah satu ketidaknyamanan pada ibu hamil di awal kehamilan dengan gejala emesis gravidarum yang disertai pusing sehingga dapat menjadikan ibu kurang nafsu makan. Emesis gravidarum harus diwaspadai karena selain mengganggu aktifitas sehari-hari, emesis gravidarum yang bertambah berat akan menjadi hiperemesis gravidarum (mual muntah yang berlebihan) berdampak pada ibu dapat mengalami resiko anemia, perdarahan, dan mudah terserang penyakit sedangkan pada janin dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin. Cara mengatasi emesis gravidarum dengan metode non farmakologi yaitu akupresur titik P6, dimana Klinik Pratama Afiyah belum menggunakan metode akupresur titik P6 sebagai salah satu cara mengatasi emesis gravidarum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas akupresur titik P6 pada ibu hamil dengan emesis gravidarum di Klinik Pratama Afiyah Tahun 2023. Metode penelitian ini menggunakan pre-eksperimental dengan desain one group pre-test dan post-test yang dilakukan di Klinik Pratama Afiyah pada tanggal 10 Mei s/d 26 Juni 2023 dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 16 responden menggunakan purposive sampling dengan mempertimbangkan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan Uji-T Dependen. Hasil penelitian ini adalah p-value=0,001 (<0,05) yang artinya akupresur titik P6 efektif terhadap penurunan frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil. Diharapkan Klinik Pratama Afiyah kota Pekanbaru menjadikan metode akupresur titik P6 ini sebagai salah satu cara untuk mengatasi gejala emesis gravidarum pada ibu hamil.
KELAYAKAN RANCANGAN AUDIO AFIRMASI UNTUK MASSAGE IBU HAMIL DI PMB HASNA DEWI KOTA PEKANBARU Liva Maita; Ika Putri Damayanti
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Afirmasi adalah Sesuatu yang di proyeksikan atau masukkan kedalam pikiran bawah sadar yang bersifat sugestif yang berupa kalimat atau kata-kata yang dapat kita ucapkan berulang-ulang, dengan harapan, afirmasi dapat memprogram pikiran bahkan mendatangkan keajaiban dalam kehidupan (Gunawan, 2007). Sebelum dilaksanakannya massage pada ibu diawali dengan pemberian afirmasi positif sehingga ibu dapat menerima perubahan fisiologis dalam kehamilannya agar ibu dapat rileks dan nyaman selama melakukan pemijatan (Einion, A. 2016). Tujuan Penelitian ini adalah membuat rancangan audio afirmasi massage untuk ibu hamil. Desain penelitian ini menggunakan research and development (R&D) dengan desain penelitian Metode ADDIE. Sample dalam peneltian ini aadlah ibu hamil yang melakukan massaeg di PMB Hasna dewi sebanyak 30 orang. Hasil Penelitian, Daya tarik dengan mean 2,18 bernilai sangat baik, Kejelasan dengan mean 1,74 bernilai baik, Efisiensi dengan mean 1,63 bernilai baik dan Ketepatan dengan mean 1,70 bernilai baik. Saran audio afirmasi dimasukkan kedalam memori external sehingga dapat digunakan oleh khalayak ramai
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI TT (TETANUS TOXOID) PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WEK I KOTA PADANGSIDIMPUAN LUBIS, ARISA HARFA SAID; Mutia, Fatma; Nasution, Nur Arfah; Delfi Ramadhini; Batubara, Nurhalimah
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi merupakan upaya memberikan kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit dengan memasukkan kuman yang sudah dilemahkan atau dimatikan agar tubuh dapat menghasilkan zat anti bodi untuk melawan kuman atau bibit penyakit yang menyerang tubuh. Tujuan Penelitian adalah Untuk Mengetahui Hubungan Pengetahuan dengan Pemberian Imunisasi TT (Tetanus Toxoid) pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Wek I Kota Padangsidimpuan. Metode Penelitian adalah Penelitian ini merupakan survey analisis dengan menggunakan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Seluruh ibu hamil yang berkunjung ke Puskesmas Wek I Kota Padangsidimpuan. Analisis data menggunakan uji statistik Chi square. Penelitian ini dimulai pada bulan Maret sampai Mei 2024. Hasil Penelitian adalah Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang imunisasi Tetanus Toxoid di Puskesmas Wek I Kota Padangsidimpuan sebagian besar adalah kurang yaitu sebesar 50 responden (50,5%), Didapatkan Hasil uji statistik chi-square p=0,02 sehingga hasil analisis bivariat berarti bahwa ada hubungan pengetahuan dengan pemberian imunisasi TT. Saran peneliti diharapkan untuk meningkatkan fungsi promotif tentang imunisasi Tetanus Toksoid untuk dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil terkait dengan pemberian imunisasi Tetanus Toksoid dan penyakit tetanus dan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dapat meningkatkan cakupan imunisasi terkhusus imunisasi Tetanus Toksoid. Kata Kunci : Pengetahuan, Ibu Hamil, Imunisasi Tetanus Toksoid. Daftar Pustaka : 23 (2011-2021)
HUBUNGAN PENGGUNAAN KB SUNTIK DENGAN SIKLUS MENTRUASI PADA AKSEPTOR KB SUNTIK syamsuddin, maya sari; Yetti Dynaria Siregar
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1387

Abstract

.Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2017 penggunaan kontrasepsi telah meningkat dibanyak bagian dunia, terutama di Asia dan Amerika Latin dan terendah di Sub-Sahara Afrika. Secaraglobal, pengguna kontrasepsi modern telah meningkat tidak signifikan dari 54% pada tahun 1990menjadi 57,4% pada tahun 2016. Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Penggunaan KB SuntikDengan Siklus Menstruasi Pada Aseptor Kb Suntik Di Klinik Bidan Sulistiowati Kabupaten PadangLawas Utara Tahun 2021.Desain penelitian adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan crosssectional. populasi yang diambil adalah seluruh wanita yang menggunakan KB Suntik di Klinik Bidansulistiowati dari bulan juli sampai agustus berjumlah 45 aseptor kb suntik. Tehnik pengambilan sampeldengan menggunakan metode accidental sampling yaitu suatu metode penentuan sampel denganmengambil responden yang kebetulan ada atau tersedia di suatu tempat sesuai dengan konteks penelitian.Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitianberdasarkan frekuensi berdasarkan penggunaan KB Suntik dari 32 responden (100%) yang menggunakanKB suntik 1 Bulan sebanyak 20 responden (62,5%), dan yang menggunakan KB suntik 3 Bulan sebanyak12 responden (37,5%), yang mengalami perubahan menstruasi sebanyak 17 responden (53,1%), dan yangtidak mengalami perubahan menstruasi sebanyak 15 responden (46,9%), dengan hasil uji chi-square nilaip-value 0,003 < dari nilai α 0,05, yang dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antarapenggunaan KB Suntik dengan Siklus Menstruasi. Kesimpulan penelitian ini memperlihatkan bahwa adaada hubungan yang signifikan antara penggunaan KB Suntik dengan Siklus Menstruasi. Disarankan bagiKlinik Bidan Sulistiowati Kabupaten Padang Lawas Utara serta tenaga kesehatan lainnya lebih aktifmemberikan konseling kepada akseptor KB dengan penggunaan KB suntik.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI BADUTA (6-24 BULAN) DI PUSKESMAS BUHIT SAMOSIR Purba, Agnes; Siregar, Ronni Naudur
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gizi akan muncul ketika asupan zat gizi dan kebutuhannya tidak sesuai. Kekurangan nutrisi yang terjadi pada bayi dapat menimbulkan berbagai permasalahan gizi yang dapat dinilai dari status gizi. Permasalahan gizi yang mayoritas terjadi di Indonesia yaitu kekurangan gizi dan kelebihan gizi. Paling banyak kasus gizi dan saat ini sedang banyak dilakukan intervensi untuk perbaikannya adalah kurang gizi kronis dengan bentuk anak pendek (stunting) dan anak kurus (wasting). Data di Puskesmas Buhit Kabupaten Samosir jumlah balita bulan Februari tahun 2023 sebanyak 2.455 orang dan yang mengalami stunting sebanyak 98 orang (4%). Data bulan Agustus tahun 2023 jumlah balita 2.404 orang dan yang mengalami stunting 129 orang (5.4%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan status gizi baduta (6-24 bulan) desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penlitian ini adalah ibu yang memiliki baduta usia 6-24 bulan di Puskesmas Buhit Kabupaten Samosir. Data diambil melalui wawancara menggunakan kuisioner terhadap 45 orang ibu baduta dan juga melalui pengukuran langsung berat badan dan panjang badan baduta. Kemudian data dianalisis menggunakan chi-square. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi baduta dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan status gizi (BB/PB). Oleh sebab itu penting untuk peningkatan konseling tentang pemenuhan gizi seimbang pada ibu baduta dan tentang ASI eksklusif yang dilakukan pada saat pelaksanaan posyandu, saat melakukan ANC dan saat ibu menyusui dan suami/keluarga.
Analisis Peran Media Sosial dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat tentang Pencegahan Penyakit HIV AIDS purba, Mutiara
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi memberikan lebih banyak peluang untuk berkomunikasi dan terhubung, termasuk melalui media sosial. Media sosial adalah jenis media komunikasi dan interaksi digital yang dihasilkan oleh perkembangan teknologi Web 2.0 yang memfasilitasi interaksi antar manusia dengan membuat, berbagi, atau bertukar informasi dan ide secara online dalam komunitas virtual dan jaringan virtual. Di sektor kesehatan masyarakat, media sosial telah digunakan untuk berbagai maksud dan tujuan, seperti meningkatkan pengetahuan tentang layanan, mendorong perilaku tertentu, meningkatkan kesadaran akan masalah kesehatan secara umum, melawan stigma, mendukung pertumbuhan dan jaringan saling mendukung di antara kelompok berisiko, dan memberikan jawaban atau menanggapi pertanyaan atau pertanyaan tertentu yang berkaitan dengan masalah kesehatan. Peneliti kesehatan juga semakin banyak menggunakan media sosial untuk berbagai tujuan profesional, termasuk perekrutan peserta, analisis konten, promosi penelitian akademis, penggalian data, intervensi atau implementasi kampanye, keterlibatan dalam kolaborasi, pengumpulan data, pelaporan temuan penelitian, mengakses sumber daya ilmiah, dan informasi manajemen kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif. Teknik pengumpulan datanya adalah penelitian lapangan (field research) dengan melakukan kegiatan observasi, yaitu pengamatan yang dilakukan untuk mengamati objek penelitian secara langsung melalui wawancara dengan 5 informan yang menggunakan media sosial. Dengan upaya bersama dari semua pihak ataupun stakeholder semua pihak, media sosial dapat menjadi alat yang ampuh untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang HIV/AIDS dan mendorong perubahan perilaku yang positif. Seperti meningkatkan kerjasama antara pemerintah, NGP, dan sector swasta dalam mengembangkan dan menyebarkan informasi yang akurat di media sosial. Mendorong masyarakat untuk menggunakan media sosial secara bertanggung jawab dan kritis dalam mencari informasi tentang HIV/AIDS.