cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua - Padangsidimpuan
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal) Indonesian Health Scientific Journal is a tools of publication of research results and community service with the theme of health. This journal will be published online through the official website of University Of Aufa Royhan Padangsidimpuan city. This journal will be published every 6 months in June and December each year
Articles 531 Documents
Hubungan Kinerja Tenaga Kesehatan terhadap Kepuasan Pasien BPJS di Puskesmas Palangga Kabupaten Gowa Isnaini, Muhamad
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1715

Abstract

Puskesmas dan BPJS adalah dua sarana penunjang pelayanan kesehatan yang saling berkaitan erat dan tidak dapat dipisahkan dalam penunjang pelayanan kesehatan di Indonesia. Puskesmas sebagai salah satu pemberi pelayanan kesehatan mempunyai fungsi memberikan pelayanan kesehatan tingkat pertama. Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator penting yang harus diperhatikan dalam pemberian pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) gambaran kinerja tenaga kesehatan Puskesmas Palangga Kabupaten Gowa, 2) gambaran kepuasan pasien BPJS pada Puskesmas Palangga Kabupaten Gowa, 3) hubungan kinerja tenaga kesehatan dengan kepuasan pasien BPJS pada Puskesmas Palangga Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan metode survei yang bersifat asosiatif yang dilaksanakan di Puskesmas Pallangga Kabupaten Gowa. Populasi dalam penelitian ini ialah pasien rawat jalan pengguna BPJS dengan jumlah sampel sebanyak 96 orang berdasarkan rumus cochran yang dalam memperolehnya menggunakan teknik purposve random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ialah kuesioner skala likeart dan untuk teknik analisis data yang digunakan ialah statistik deskriptif dan statistik korelasi sederhana. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1) kinerja tenaga kesehatan umumnya adalah rendah, 2) kepuasaan pasien umumnya adalah rendah, 3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kinerja tenaga kesehatan dan kepuasaan pasien BPJS di Puskesmas Pallangga Kaupaten Gowa.
Gambaran Pengetahuan Tentang Penanganan Pertama Kegawatdaruratan (PPGD) Pada Mahasiswa Angkatan 2020 Prodi Keperawatan Anestesiologi Program Sarjana Terapan sinta desiyanti; Wilis Sukmaningtyas; Magenda Bisma Yudha
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1717

Abstract

Penanganan kasus gawat darurat tenaga Kesehatan dan calon tenaga Kesehatan diwajibkan untuk mempunyai ketangkasan dan skill yang kompeten. Salah satu pengetahuan yang penting bagi tenaga Kesehatan adalah tentang kegawat daruratan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi tingkatan pengetahuan Penanganan Pertama Kegawat daruratan (PPGD) berdasarkan usia pada mahasiswa Angkatan 2020 Prodi Keperawatan Anestesiologi Program Sarjana Terapan Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan bersifat survei deskriptif. Hasil menunjukkan kategori baik pengetahuan responden tertinggi berada pada usia 22 tahun sejumlah 34 responden (65,4%) dan kategori baik tertinggi berjenis kelamin perempuan sejumlah 46 responden (62,5%) dibandingkan dengan laki-laki sejumlah 28 (80%) responden. Dapat disimpulkan bahwa ingkat pengetahuan mahasiswa Universitas Harapan Bangsa tentang Penangan pertama kegawat daruratan di dominasi oleh umur 22 tahun dan perempuan berkatgeori baik.
PENGARUH KOMPRES KAYU MANIS (CINNAMOMUM BURMANNII) TERHADAP NYERI GOUT ARTHRITIS PADA LANSIA DI DESA SADAR SRIWIJAYA BANDAR SRIBAWAWONO LAMPUNG TIMUR TAHUN 2024. Ranow, Md Suhel; Herlina; Rahman, Aulia
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1737

Abstract

Bertambahnya usia menyebabkan penurunan fungsi fisiologis, sehingga lansia rentan terkena penyakit tidak menular, termasuk gout arthritis. Gout arthritis ditandai dengan nyeri berulang. Survei Kesehatan Indonesia (2023) menunjukkan prevalensi penyakit sendi di Indonesia sebesar 7,30%, dengan prevalensi tertinggi di Aceh (12,26%), Papua (11,43%), dan Kalimantan Timur (11,1%). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimen menggunakan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah 119 lansia penderita nyeri gout arthritis, dengan sampel 30 responden yang diambil menggunakan kuota sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala nyeri Numeric Rating Scale, SOP kompres hangat kayu manis, dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan nilai p < 0,05 dengan uji Wilcoxon, dan terdapat penurunan rata-rata skala nyeri dari 4,47 menjadi 2,17 setelah pemberian kompres hangat kayu manis, yang menunjukkan adanya pengaruh kompres ini terhadap penurunan nyeri gout arthritis pada lansia di Desa Sadar Sriwijaya. Kompres hangat kayu manis dapat dijadikan terapi non-farmakologis untuk mengurangi nyeri gout arthritis dan dapat diaplikasikan secara mandiri di rumah.
Perbedaan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Anemia Melalui Inovasi Kue Bangkit Berbahan Baku Ubi Jalar Ungu Nurhamidah Setia Resdiana; Nadyta Natasya; Anggi Nurhidayah; Imelda Fitri
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1738

Abstract

Anemia pada ibu hamil sangat terkait dengan mortalitas dan morbiditas pada ibu dan bayi. Cara mengatasi faktor risiko yang terjadi pada ibu hamil dengan anemia ringan yaitu dengan memberikan terapi tablet besi 60 mg perhari. Salah satu bahan makanan yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil yaitu dengan pemberian ubi jalar ungu. Berdasarkan uji laboratorium kue bangkit ubi jalar ungu memiliki zat besi 27,78 mg/kg (Fitri et al., 2023). Mengetahui asuhan continuity of midwifery care (COMC) pada ibu hamil anemia dan efektivitas kue bangkit terhadap peningkatan kadar Hb pada ibu hamil. Penelitian yang digunakan adalah pre experimental dengan rancangan one group pretest- posttest design. Populasi dalam riset ini adalah seluruh ibu hamil trimester III yang ada di PMB Dince Safrina Pekanbaru. Sampel dalam riset ini adalah 14 orang ibu hamil anemia. Pemberian kue bangkit ubi jalar ungu sebanyak 3 keping/hari. Intervensi diberikan selama 1 bulan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa rata-rata kadar hemoglobin pada ibu hamil sebelum diberikan intervensi sebesar 9,74 g/dl dan setelah dilakukan intervensi selama 1 bulan rata-rata kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia sebesar 10,02 g/dl. Pada uji T test didapatkan hasil bermakna nila p sebesar 0,000. Terdapat peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia yang mengkonsumsi kue bangkit berbahan baku ubi jalar ungu.
EFEKTIVITAS LABEL BRAILLE DALAM MANAJEMEN OBAT BAGI TUNANETRA DI PUSKESMAS JANTI KOTA MALANG : IMPLIKASI BAGI KESEHATAN MASYARAKAT SEBAGAI SEBUAH INOVASI ( LAPORAN KASUS ) WULANDARI, TEJANINGTYAS; WIBISONO, HELMIE; SALIM, AGUS; CHAMARIYAH
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1740

Abstract

Abstrak : Manajemen obat adalah aspek vital dalam perawatan kesehatan, terutama bagi pasien dengan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang. Tunanetra menghadapi tantangan besar dalam hal ini karena ketergantungan pada informasi visual pada kemasan obat, yang dapat menyebabkan kesalahan dalam identifikasi, pengaturan dosis, dan jadwal konsumsi. Penerapan label Braille pada kemasan obat bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan bagi tunanetra, memungkinkan mereka mengidentifikasi obat secara mandiri dan mengurangi risiko kesalahan penggunaan. Artikel ini membahas efektivitas label Braille dalam manajemen obat di Puskesmas Janti Kota Malang dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian melibatkan pengisian kuesioner, wawancara, telaah dokumen, dan observasi terhadap inovator label Braille. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan label Braille secara signifikan meningkatkan kemandirian dan keselamatan pasien tunanetra dalam pengelolaan obat. Label ini membantu pasien mengenali obat, mengatur dosis, dan memahami instruksi, sehingga mengurangi risiko kesalahan pengobatan. Meskipun ada tantangan seperti biaya produksi dan kurangnya sosialisasi, penggunaan label Braille berkontribusi pada peningkatan akses layanan kesehatan bagi penyandang disabilitas, yang dapat mengurangi beban kesehatan masyarakat. Dukungan kebijakan, teknologi, dan kolaborasi diharapkan dapat meningkatkan kesetaraan akses dan kualitas hidup pasien tunanetra di masa depan. Kata Kunci: Label Braille, tunanetra, manajemen obat, inovasi, aksesibilitas, kesehatan masyarakat Abstract : Medication management is a vital aspect of healthcare, especially for patients with chronic diseases requiring long-term treatment. Visually impaired individuals face significant challenges in this regard due to their reliance on visual information on medication packaging, which can lead to errors in identification, dosage regulation, and consumption schedules. The implementation of Braille labels on medication packaging aims to enhance healthcare accessibility for the visually impaired, allowing them to identify their medications independently and reduce the risk of misuse. This article discusses the effectiveness of Braille labels in medication management at Puskesmas Janti Kota Malang using a qualitative descriptive approach. The research involved the completion of questionnaires, interviews, document reviews, and observations of Braille label innovators. The research findings indicate that the implementation of Braille labels significantly enhances the independence and safety of visually impaired patients in managing their medications. These labels help patients recognize medications, regulate dosages, and understand instructions, thereby reducing the risk of medication errors. Despite challenges such as production costs and a lack of socialization, the use of Braille labels contributes to improving healthcare access for individuals with disabilities, potentially alleviating the healthcare burden on society. Support from policies, technology, and collaboration is expected to further enhance access equality and the quality of life for visually impaired patients in the future. Keywords: Braille labels, visually impaired, medication management, innovation, accessibility, public health
Hubungan Disiplin Kerja Dan Motivasi Kerja Dengan Kinerja Karyawan Puskesmas Wilayah Jakarta Utara Tahun 2024. Agusanti, Stefani Widya
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1741

Abstract

Salah satu industri yang tidak dapat dilepaskan dari tren globalisasi saat ini adalah sektor jasa kesehatan. Gaya hidup masyarakat telah berubah akibat globalisasi. Hal ini mendorong inovasi dalam pemberian layanan bagi banyak perusahaan, termasuk sektor kesehatan untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Hasil pada penelitian ini berdasarkan uji statistik (Chi-square) dengan uji alternatif yaitu uji fisher’s exact test diperoleh p value < 0,05 yaitu 0,009 variabel disiplin kerja dengan kinerja karyawan. Sedangkan uji statistik (Chi-square) dengan uji alternatif yaitu uji fisher’s exact test tidak diperoleh nilai p value variabel motivasi kerja dengan kinerja karyawan. Dari hasil tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara disiplin kerja dengan kinerja karyawan di Puskesmas Kecamatan Penjaringan dan tidak terdapat hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja karyawan di Puskesmas Kecamatan Penjaringan.
Potensi Teh Herbal Bajakah (Spatholobus Littoralis Hassk.) Sebagai Proyek Kewirausahaan Mahasiswa Farmasi Soegiantoro, Didiek Hardiyanto; Widhiarso, Ari; Widaningsih, Elsa; Meirentia, Milkha; Deslania, Jessi; Rose, Immellya La; Aprilia, Ribka Dotris
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1745

Abstract

Pergeseran global yang berkembang menuju alternatif minuman yang lebih sehat, dengan teh herbal yang semakin populer karena manfaatnya bagi kesehatan. Pasar teh herbal, termasuk teh bajakah, diproyeksikan tumbuh secara signifikan, didorong oleh kesadaran konsumen dan preferensi untuk solusi alami. Tujuan penelitian untuk melihat potensi teh herbal bajakah (Spatholobus littoralis Hassk.) sebagai proyek kewirausahaan mahasiswa. Penelitian ini menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif, termasuk uji hedonik konsumen dan tren penjualan untuk menilai kelayakan produk. Hasilnya menunjukkan respon positif dari konsumen, dengan mayoritas menyatakan kepuasan terhadap kualitas teh. Produk Hakai Tea dengan komposisi herbal bajakah memiliki potensi pertumbuhan yang besar, proyek ini tidak hanya menumbuhkan kewirausahaan di kalangan mahasiswa farmasi tetapi juga mempromosikan penggunaan obat herbal tradisional dalam konteks bisnis modern. Saran pengembangan produk lebih lanjut, strategi pemasaran yang lebih baik, dan rasa tambahan untuk menarik audiens yang lebih luas.
Literature Review : Survei Karakteristik Kejadian HIV/AIDS Nefonavratilova Ritonga; Indar; Aning Subiyatin; Masluroh; Ahmad Safii Hasibuan; Yuli Arisyah Siregar; Delfi Ramadhini; Liana Tarigan
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1750

Abstract

Epidemi iHIV/AIDS imerupakan ikrisis iglobal idan itantangan iyang iberat ibagi ipembangunan idan ikemajuan isosial. iBanyak inegara-negara imiskin iyang isangat idipengaruhi iepidemi iini iditinjau idari ijumlah iinfeksi idan idampak iyang iditimbulkannya. Di iIndonesia iprevalensi ikasus iAIDS imeningkat idari itahun ike itahun. iPada itahun i2013 isebesar i22.03 iper i100.000 ipenduduk imeningkat imenjadi i23.48 iper i100.000 ipenduduk ipada itahun i2014. iPenelitian iini imenggunakan imetode ikajian iliterature ireview iuntuk imengumpulkan, imengetahui, idan imenganalisis ikarakteristik ipenderita iHIV/AIDS. iDalam imencari ijurnal iuntuk idi ireview, ipencarian iliteratur itersebut imenggunakan idatabase igoogle ischolar. iKeyword iyang idigunakan idalam ipenelitian iini iyaitu” iGambaran iKarakteristik iAND iPasien iHIV/AIDS iOR iPenderita iHIV/AIDS iAND iRumah iSakit iOR iPuskesmas” ilalu imenggunakan ikriteria iinklusi idan ieksklusi iuntuk imenyeleksi ijurnal iyang iakan idi ireview. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 10 jurnal yang membahas distribusi pasien HIV/AIDS berdasarkan pekerjaan. Dari 10 jurnal diperoleh 6 jurnal menunjukan bahwa pekerjaan penderita HIV/AIDS terbanyak adalah karyawan swasta / pegawai swasta. Hal ini sejalan dengan laporan perkembangan HIV/AIDS dan penyakit infeksi menular seksual triwulan II tahun 2019 menyatakan bahwa pada tahun 2019 infeksi HIV/AIDS terbanyak, terjadi pada karyawan swasta, lalu ibu rumah tangga dan wiraswasta (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2019).
Peran Kepemimpinan Terhadap Kinerja Perawat Di Ruang Rawat Inap: Systematic Literature Review Nisrina Nur aini; Heri Ridwan; Aldi Anugrah; Muhammad Aqila Fadhila Nursyamsi; Nur Laila Fauziyah; Hidayat, Siska Cantika; Iyos Sutresna
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1753

Abstract

Kepemimpinan merupakan suatu hal yang seharusnya dimiliki oleh setiap pemimpin organisasi. Pemimpin itu mempunyai sifat, kebiasaan, temperan, watak, dan kepribadian sendiri yang unik dan khas sehingga tingkah laku dan gayanya yang membedakan dirinya dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepemimpinan terhadap kinerja perawat di ruang rawat inap berdasarkan hasil Literature Review. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan menganalisis peran kepemimpinan terhadap kinerja perawat di rawat inap. Analisis ini dilakukan secara menyeluruh terhadap literatur yang dipublikasikan di berbagai sumber, seperti Google Scholar, Semantic dan Sciene direct. Dari hasil jurnal dengan menggunakan metode PRISMA yang selanjutnya dianalisis Critical Appraisal yang disediakan oleh JBI untuk menilai kelayakan dari literature yang telah didapatkan. Dari hasil pencarian dari kata kunci yang telah digunakan dalam proses penelitian ini didapatkan hasil sebanyak 1.214 jurnal. Saran Membangun hubungan yang kuat pemimpin harus menciptakan lingkungan yang terbuka dan mendukung agar perawat merasa nyaman berbagi ide dan kekhawatiran hubungan yang kuat dapat meningkatkan komunikasi dan kolaborasi, Memberikan dukungan dan pelatihan pemimpin perlu menyediakan pelatihan dan pengembangan profesional secara berkala hal ini membantu perawat merasa lebih percaya diri dan terampil dalam menjalankan tugas mereka.
Gaya Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Patient Safety: Systematic Literature Review Mita Majdina Anugrah; Ridwan, Heri; Zahra, Hilda Az; Rohman, Zahra Marsyifa; Leonika, Anggi; Zaenudin, Tatang; Sutresna, Iyos
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1754

Abstract

ABSTRAK Diprediksi bahwa pada tahun 2030, permintaan terhadap perawat akan meningkat sekitar 55%, mencapai 32,3 juta perawat. Namun, kekurangan tenaga kesehatan profesional menimbulkan tantangan besar bagi sistem perawatan kesehatan, sehingga memerlukan manajer atau pemimpin yang memahami berbagai gaya kepemimpinan dan strategi pemberdayaan staf. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan perawat yang dapat berpengaruh terhadap keselamatan pasien berdasarkan literature review. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review, dengan pendekatan systematic atau systematic review. Data yang didapatkan berasal dari beberapa database, yaitu Pubmed, Crossef, dan Sematic Scholar. Hasil penelitian ini diperoleh dari 5 artikel yang direview dimana gaya kepemimpinan resonan, transformasional, dan transaksional menjadi gaya kepemimpinan yang sering digunakan oleh perawat dan terbukti dapat meningkatkan keselamatan pasien. Namun yang sering digunakan oleh perawat, yaitu gaya kepemimpinan transformasional dimana seorang pemimpin dapat mengubah lingkungan kerja, motivasi kerja, pola kerja, dan nilai-nilai kerja untuk mencapai tujuan. Berdasarkan hasil literature review ini disarankan untuk perawat, terutama perawat manajer untuk mengimplementasikan gaya kepemimpinan yang sesuai untuk meningkatkan keselamatan pasien.