cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua - Padangsidimpuan
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal) Indonesian Health Scientific Journal is a tools of publication of research results and community service with the theme of health. This journal will be published online through the official website of University Of Aufa Royhan Padangsidimpuan city. This journal will be published every 6 months in June and December each year
Articles 692 Documents
ANALISIS KONSEP SAINS PADA PRAKTIK PENGGUNAAN BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) SEBAGAI OBAT TRADISIONAL MASYARAKAT DI DESA PINAGAR KECAMATAN ARSE KABUPATEN TAPANULI SELATAN dewiarjunaharahap
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2765

Abstract

Pemanfaatan biji pepaya (Carica papaya L.) sebagai obat tradisional merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat yang masih dipertahankan melalui pewarisan pengetahuan secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik penggunaan biji pepaya sebagai obat tradisional pada masyarakat Desa Pinagar, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan, serta merekonstruksi pengetahuan lokal tersebut ke dalam konsep sains. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnosains. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi terhadap informan yang memiliki pengalaman menggunakan biji pepaya sebagai ramuan tradisional. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memanfaatkan biji pepaya untuk membantu mengatasi gangguan pencernaan, sakit perut, cacingan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan menjaga kesehatan secara umum. Cara pengolahan dilakukan dengan dikeringkan dan ditumbuk, direbus, dimakan langsung dalam jumlah sedikit, atau dicampur madu maupun jeruk nipis. Praktik tersebut mengandung konsep biologi, kimia, dan kesehatan, antara lain struktur tumbuhan, senyawa bioaktif, enzim papain, alkaloid karpain, antioksidan, ekstraksi sederhana, serta kesehatan preventif. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPA berbasis etnosains dan sebagai upaya pelestarian pengetahuan lokal masyarakat.
Eksplorasi Mekanisme Antioksidan Centella asiatica (L.) Urb. melalui Molecular Docking terhadap NADPH:FMN Oxidoreductase Salmasfattah, Novyananda
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2769

Abstract

Centella asiatica (L.) Urb. is a medicinal plant known to contain a wide range of bioactive compounds with potential antioxidant properties. This study aimed to investigate the antioxidant mechanisms of the major active constituents of Centella asiatica (L.) Urb. through a molecular docking approach targeting the NADPH:FMN oxidoreductase protein. The principal bioactive compounds of Centella asiatica (L.) Urb. were identified through an extensive literature review and phytochemical databases, followed by in silico analysis using molecular docking to evaluate their binding affinities and molecular interaction profiles with the target protein. The docking results revealed that curcumin exhibited the strongest binding affinity (-137.849), followed by asiatic acid (-56.3352) and madecassic acid (-30.1314). These findings provide preliminary insights into the pharmacological potential of Centella asiatica (L.) Urb. as a natural source of antioxidants from a modern computational perspective. Furthermore, this study offers a scientific basis for the development of phytopharmaceutical candidates and future investigations into target-based antioxidant mechanisms.
Hubungan Komponen Penilaian Australasian Triage Scale (ATS) dengan Outcome klinis dan Lama Waktu Tunggu Pasien Kardiovaskular di Instalasi Gawat Darurat: Literature Review Alamsyah, Fachmi; Ridho , Muhammad; Wati, Putri Sintya; Asthiningsih, Ni Wayan Wiwin
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2770

Abstract

Penyakit kardiovaskular merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia yang memerlukan penanganan cepat dan tepat di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Penerapan Australasian Triage Scale (ATS) menjadi salah satu sistem triase yang berperan dalam menentukan prioritas berdasarkan tingkat pelayanan kegawatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan komponen penilaian Australasia Triage Scale (ATS) dengan hasil klinis dan lama waktu tunggu pasien kardiovaskular berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan. Penelitian menggunakan desain literatur review dengan penelusuran artikel melalui basis data Google Scholar menggunakan kata kunci terkait ATS, penyakit kardiovaskular, hasil klinis, waktu tunggu, dan Instalasi Gawat Darurat. Artikel yang diterbitkan pada periode 2022–2026 diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi sehingga diperoleh 20 artikel yang memenuhi syarat untuk dijelaskan secara deskriptif naratif. Hasil telaah menunjukkan bahwa komponen penilaian ATS yang meliputi penentuan tingkat urgensi berdasarkan kondisi klinis dan parameter fisiologis berhubungan dengan ketepatan prioritas pelayanan, percepatan waktu respon , serta penurunan lama waktu tunggu. Selain itu, pelatihan dan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan berkontribusi terhadap keberhasilan implementasi ATS, efektivitasnya dipengaruhi oleh sumber daya dan sistem pelayanan. Disimpulkan bahwa komponen penilaian Australasia Triage Scale memiliki hubungan dengan hasil klinis dan lama waktu tunggu pasien di Instalasi Gawat Darurat. Penerapan ATS yang tepat berpotensi meningkatkan melindungi prioritas pelayanan, mempercepat respon klinis, serta mendukung peningkatan mutu pelayanan kegawatdaruratan.
Gambaran Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Wanita Usia Subur dalam Deteksi Dini Kanker Payudara di Desa Balakka Rosmainun
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2771

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada perempuan dan membutuhkan upaya deteksi dini untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan, sikap, dan praktik wanita usia subur mengenai deteksi dini dan pencegahan kanker payudara di Desa Balakka. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 27 wanita usia subur yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup karakteristik responden, pengetahuan, sikap, dan praktik, kemudian dianalisis secara deskriptif univariat dalam bentuk frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup sebanyak 12 orang (44,4%), sikap positif sebanyak 16 orang (59,3%), dan praktik baik sebanyak 14 orang (51,9%). Meskipun sebagian besar responden memiliki sikap positif, masih terdapat hampir setengah responden dengan praktik deteksi dini yang kurang optimal. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kesehatan secara rutin, pelatihan SADARI, serta pendampingan tenaga kesehatan untuk meningkatkan kesadaran dan praktik deteksi dini kanker payudara pada wanita usia subur.
PENATALAKSANAAN AKUPUNKTUR PADA NYERI KEPALA AKIBAT HIPERTENSI: STUDI KASUS Lia Pipit Yuanita
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2774

Abstract

Hipertensi adalah kondisi medis kronis yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah sistolik yang terus-menerus ≥ 140 mmHg dan/atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Sakit kepala, biasanya muncul sebagai rasa sakit tumpul atau berdenyut di daerah oksipital atau temporal, adalah gejala umum hipertensi. Perawatan farmakologis bersifat jangka panjang dan seringkali seumur hidup, sehingga pasien mencari alternatif alami dan holistik seperti akupunktur dan moksibusi. Subjek penelitian ini adalah klien pria berusia 37 tahun yang mengalami sakit kepala hipertensi dan menjalani terapi akupunktur di Acupuncture Holistic Care Bontang. Desain penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Lembar Data Klien. Data diolah berdasarkan Observasi (Wang), Pendengaran dan Penciuman (Wen), Wawancara (Wen), dan Sentuhan (Qie). Berdasarkan diagnosis sindrom "Liver Yang Rising", pengobatan akupunktur diterapkan selama enam sesi terapi selama tiga minggu. Hasil penelitian menunjukkan penurunan tingkat sakit kepala yang signifikan dan kembali ke tekanan darah normal setelah menerima akupunktur. Gejala lain, seperti kekakuan leher, tinnitus, dan stres, juga membaik. Studi ini menunjukkan bahwa akupunktur merupakan pengobatan yang efektif untuk sakit kepala hipertensi dan dapat digunakan sebagai referensi praktis untuk kasus serupa.
ASUHAN AKUPUNKTUR PADA PENDERITA GOLFER’S ELBOW: STUDI KASUS Arie Wardhani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2775

Abstract

Golfer’s Elbow adalah nyeri siku bagian dalam akibat penggunaan otot lengan bawah yang berlebihan, yang memicu degenerasi tendon dan menghambat produktivitas. Akupunktur berfungsi sebagai terapi komplementer yang efektif dengan mengatasi stagnasi serta memulihkan aliran Qi dan darah untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan kemampuan fungsional. Studi kasus kualitatif ini mengevaluasi seorang partisipan laki-laki berusia 53 tahun yang menderita nyeri Golfer’s Elbow. Perawatan akupunktur dilakukan di Laboratorium Akupunktur ITSK RS dr.Soepraoen Malang sebanyak 6 sesi terapi sejak 8 April hingga 18 April 2025. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Lembar Data Klien. Data diolah berdasarkan Observasi (Wang), Pendengaran dan Penciuman (Wen), Wawancara (Wen), dan Sentuhan (Qie). Hasil pascaterapi menunjukkan perbaikan klinis yang signifikan: nyeri siku dan nyeri tajam hilang sepenuhnya, tidak ada lagi nyeri tekan, kulit wajah menjadi segar dan lembap, penglihatan jernih tanpa mata kering, kualitas tidur membaik, serta fungsi aktivitas sehari-hari kembali optimal. Penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi klinis bagi terapis akupunktur serta sumber pembelajaran bagi institusi pendidikan dan peneliti di masa depan
A Bezold's Abscess Secondary to Chronic Suppurative Otitis Media: A Rare Case Report Anzib, safarianti; Ismail, Ikbal
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2776

Abstract

Introduction: Bezold's abscess is a rare neck abscess that appears as a complication of chronic suppurative otitis media (CSOM). CSOM is a chronic infection of the middle ear and mastoid cells that progresses to a laterocervical abscess due to a suppurative process that erodes the mastoid cortex along the digastric ridge and spreads between the digastric and sternocleidomastoid muscles. Recommended treatment includes intravenous broad-spectrum antibiotics and complete surgical excision of the mastoid and neck pathology. Case report: This case report discusses a 15-year-old female patient who developed a Bezold abscess as a complication of chronic suppurative otitis media (CSOM), which was drained using a trans-cervical approach, in contrast to other cases of Bezold abscess that were treated with a trans-mastoid approach for abscess drainage. Conclusion: Bezold abscess drainage can be done through a single incision approach transmastoid or a separate incision approach transcervical if the abscess collection is located in the lower part of the neck. Keywords: Bezold's abscess, CSOM, Abscess drainage, Transcervical, Transmastoid
Pengaruh Kompos Bekas Manggot dalam Remediasi Timbal pada Sempel Tanah TPA Piyungan NURMALINDA, HIRA
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2778

Abstract

Land degradation can be caused by environmental pollution from heavy metals, and final processing sites have the potential to be contaminated with heavy metals, particularly lead (Pb) from waste. Lead (Pb), even at low concentrations, is hazardous to health, making remediation efforts very important. Stabilization using compost as a soil amendment is one of the remediation techniques. This study aims to determine the effect of various compositions of used maggot compost on lead remediation in soil from the Piyungan landfill. The study used a quantitative method with a Quasi-Experimental Pre Test–Post Test With Control Group design. There were 4 treatment groups with ratios of used maggot compost (A=40%, B=50%, C=60%, Control=0%). Remediation was carried out for 30 days. The results showed that in treatment group A, there was a decrease in lead of 46.19%, while in treatment groups B and C, there was an increase in lead (Pb) of 74.40% and 92.49%, respectively. However, the control group experienced a lead decrease of 11.22%. The concentration of 40% composted maggot residue had the most significant effect on lead (Pb) remediation. The increase in lead levels in some treatments was influenced by soil sample collection, pH fluctuations, temperature, and humidity
Ms. Pengaruh Variasi Media Filter terhadap Penurunan Kadar TDS Air Sumur Dusun Gamparan Saffa
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2779

Abstract

Well water in Dusun Gamparan, Sumberharjo, Prambanan, Sleman has Total Dissolved Solids (TDS) levels exceeding the quality standard, requiring water treatment through filtration. This study aimed to determine the effect of different compositions of filter media A, B, and C on well water TDS levels and to identify the most effective filter medium. This study used a quasi-experimental method with a Pre-Test–Post-Test Without Control Group design. The filtration media consisted of zeolite, cation exchange resin, and activated coconut shell charcoal with compositions of A (10:30:40 cm), B (10:35:35 cm), and C (10:40:30 cm). Samples were collected using a grab sampling technique with nine replications and analyzed using the conductivity method. The average TDS level before filtration was 480 mg/L. After filtration, TDS levels decreased to 377.88 mg/L (21.27%) for media A, 348.77 mg/L (27.62%) for media B, and 294.11 mg/L (38.73%) for media C. The results showed differences in TDS reduction among the filter media. Filter media C was the most effective in reducing well water TDS levels and can be applied for household-scale water treatment.
Formulasi Minyak Aromaterapi roll on dari Ekstrak Jahe Merah (Zingiber Officinale Var Rubrum) dan Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogon nardus (L.) Rendle Wangi dan Kulit Lemon (Citrus x limon) terhadap Intensitas Mual Muntah pada Ibu Hamil Dongoran, Rini Fitriani; Nur Insan, Hafni; Lubis, Afrina Dewi; Sasmita
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2786

Abstract

Mual dan muntah merupakan gejala yang umum dialami ibu hamil trimester pertama akibat perubahan hormonal, sehingga diperlukan alternatif terapi yang aman dan praktis untuk mengatasinya. Jahe merah mengandung gingerol, shogaol, dan zingeron yang berfungsi sebagai antiemetik melalui peningkatan motilitas gastrointestinal dan penghambatan pusat muntah. Minyak atsiri kulit jeruk kasturi kaya akan limonene dan linalool yang memberikan efek relaksasi dan membantu meredakan mual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi dan efektivitas minyak aromaterapi dari ekstrak jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) dan Minyak atsiri sereh mengandung senyawa sitronelal, sitronelol, dan geraniol yang memberikan aroma segar serta efek relaksasi.. Kombinasi sereh wangi dengan minyak atsiri kulit lemon (Citrus × limon) berpotensi memberikan efek yang lebih optimal. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan pembuatan sediaan minyak aromaterapi dan pengujian meliputi uji organoleptis, pH, homogenitas, viskositas, iritasi, serta uji hedonik dan dilanjut uji efektivitas pengukuran intensitas mual muntah sebelum dan sesudah penggunaan pada responden ibu hamil selama 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan memiliki sifat fisik yang stabil, bersifat homogen, serta penyerapan dengan hasil viskositas yang baik, tidak menimbulkan iritasi, serta disukai panelis berdasarkan uji hedonik. Minyak angin dengan konsentrasi 14% menunjukkan hasil terbaik dalam aktivitas penurunan mual dan muntah pada ibu hamil. Kesimpulan: kombinasi ekstrak jahe merah dan minyak atsiri sereh wangi dan Lemon dapat diformulasikan menjadi sediaan minyak aromaterapi yang aman dan efektif terhadap penurunan mual muntah pada ibu hamil.