cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua - Padangsidimpuan
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal) Indonesian Health Scientific Journal is a tools of publication of research results and community service with the theme of health. This journal will be published online through the official website of University Of Aufa Royhan Padangsidimpuan city. This journal will be published every 6 months in June and December each year
Articles 692 Documents
Persepsi Masyarakat Indonesia Terhadap Peran Apoteker Komunitas Dalam Meningkatkan Kesehatan Seksual Dan Reproduksi Putra, Mikha Adyatama; Soegiantoro, Didiek Hardiyanto; Kristariyanto, Yosua Adi; Raditya, Rakta
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2791

Abstract

Community pharmacists play an important role and contribute to improving sexual and reproductive health in the community, but understanding of the role of pharmacists has not been clearly described. This study aims to describe the Indonesian community's perception of the role of community pharmacists in improving sexual and reproductive health based on the frequency of visits to health facilities and pharmacies. The study used a quantitative descriptive design with a cross-sectional approach. Based on the Cochran formula, 100 samples were selected, consisting of Indonesians aged >18 years. Data were obtained from a questionnaire distributed via the Google Forms online platform. The questionnaire met the construct validity and reliability tests. The relationship between public perception based on the frequency of visits to health facilities and pharmacies was analysed using the chi-square test. The results showed that the majority of respondents were aged 18-24 years (41 people). A total of 63 respondents rarely visited health facilities, while 47 respondents rarely visited pharmacies. The results of the Pearson chi-square test showed no relationship between perceptions and frequency of visits to health facilities (p-value = 0.392) or pharmacies (p-value = 0.201). It is recommended that community pharmacists strengthen sexual and reproductive health services and collaborate with educational institutions and other communities.
TINJAUAN LITERATUR PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS (PROLANIS) BPJS KESEHATAN: EFEKTIVITAS, TANTANGAN, DAN ARAH PENGEMBANGAN Azhezinova, Fabby
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2798

Abstract

Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) merupakan intervensi strategis dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup pasien dengan penyakit tidak menular, khususnya diabetes melitus dan hipertensi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas, faktor determinan, serta tantangan implementasi Prolanis di Indonesia melalui pendekatan studi pustaka. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur naratif terhadap artikel ilmiah, kebijakan, dan laporan institusi yang relevan dalam rentang 2014–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa Prolanis berkontribusi terhadap peningkatan kepatuhan kontrol, perbaikan parameter klinis, dan efisiensi biaya kesehatan. Namun demikian, implementasi program masih menghadapi berbagai kendala seperti rendahnya partisipasi peserta, keterbatasan sumber daya di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), serta lemahnya sistem monitoring dan evaluasi. Evaluasi kritis terhadap literatur menunjukkan adanya keterbatasan metodologis, kurangnya penelitian longitudinal, serta minimnya pendekatan interdisipliner. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi penguatan berbasis sistem, termasuk integrasi teknologi digital, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, serta penguatan regulasi dan pengawasan program.
Studi Kasus IMPLEMENTASI KEPERAWATAN SPIRITUAL EMOSIONAL FREEDOM TECHNIQUE UNTUK MENGATASI ANSIETAS PADA IBU HAMIL DENGAN PLASENTA PREVIA TOTALIS: Keperawatan Maternitas Novita, Ayu
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2799

Abstract

Plasenta previa totalis merupakan kondisi kehamilan berisiko tinggi yang dapat menimbulkan perdarahan antepartum dan memicu ansietas pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) dalam menurunkan ansietas pada pasien prenatal dengan plasenta previa totalis. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif pada pasien G2P1A0 usia kehamilan 35 minggu 2 hari di Bangsal Maternal RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan telaah dokumentasi medis. Diagnosis keperawatan utama adalah ansietas berhubungan dengan kekhawatiran menghadapi tindakan sectio caesarea. Intervensi keperawatan meliputi reduksi ansietas, dukungan emosional, relaksasi napas dalam, edukasi, keterlibatan keluarga, dan terapi SEFT. Hasil menunjukkan pasien tampak lebih tenang, keluhan cemas berkurang, pola tidur membaik, dan kemampuan mengendalikan kekhawatiran meningkat setelah intervensi diberikan. Dengan demikian, terapi SEFT dapat menjadi alternatif intervensi nonfarmakologis yang membantu menurunkan ansietas pada ibu hamil dengan plasenta previa totalis. Disarankan perawat menerapkan SEFT sebagai bagian dari asuhan keperawatan pada pasien dengan kecemasan akibat kehamilan risiko tinggi.
ANALISA DETERMINAN KEPATUHAN GAYA HIDUP SEHAT PASIEN HIPERTENSI DI KELURAHAN HUTAIMBARU miatul zahra; Indriani Marito; vanthala yuzan; shahdana warti suhaila; ibit wahyudi; Salsa Sanggita; silvi nur aulia; pradhita yayuni zanra; Siti Kholija; nefonavratilova; Arinil Hidayah; kahar kurniawan
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2803

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi salah satu penyebab utama penyakit jantung dan stroke sehingga memerlukan kepatuhan pasien dalam menerapkan gaya hidup sehat. Namun, tingkat kepatuhan pasien hipertensi terhadap gaya hidup sehat masih rendah dan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan usia, jenis kelamin, tingkat pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga dengan kepatuhan gaya hidup sehat pada pasien hipertensi di Desa Hutaimbaru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional terhadap 92 pasien hipertensi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Usia dikelompokkan menjadi dewasa (36–45 tahun), paruh baya (46–65 tahun), dan lansia (>65 tahun).Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia berhubungan signifikan dengan kepatuhan gaya hidup sehat (p = 0,036). Jenis kelamin (p = 0,011), tingkat pengetahuan (p = 0,021), sikap (p = 0,008), dan dukungan keluarga (p = 0,001) juga berhubungan signifikan dengan kepatuhan gaya hidup sehat.Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar upaya pengendalian hipertensi difokuskan pada peningkatan edukasi, pembentukan sikap positif, serta penguatan dukungan keluarga, terutama pada kelompok usia paruh baya yang memiliki tingkat kepatuhan terendah.
Interventions For Prevent Type 2 Diabetes Melitus Complications : a Review Simamora, Febrina Angraini; M, Dina Mariana; Harahap, Mei Adelina; Simamora, Asnil Adli; Siregar, Mahmul Rivai
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2838

Abstract

Type 2 diabetes is a major cause of illness and death. Long suffering from diabetes is often associated with complications such as neuropathy. Complications usually begin to arise after the client has suffered from DM for more than 10 years. Lifestyle modification is a fundamental management approach that can prevent or delay the development of prediabetes into diabetes, as well as reduce the risk of microvascular and macrovascular diseases. The purpose of this study was to review the effectiveness of some interventions on minimizing progression to diabetes in high-risk patients or progression to clinical outcomes (such as cardiovascular disease and death) in patients with type 2 diabetes. Data Sources in tihis study was from research on lifestyle interventions in type 2 diabetes mellitus published between 2007-2022 in online article databases PubMed, Proquest, Geogle Schoolar, Sci Hub and Sciencedirect. The data collection technique was by entering keywords into the database, the keywords used were: interventions AND Type 2 Diabetes Melitus; Lifestyle Diabetes Melitus AND Prevent Complications, Interventions AND Modification Lifestyle. Several interventions were found to prevent complications in patients with type 2 diabetes mellitus, starting from self-empowerment interventions, family empowerment, health belief models, cultural approaches, and others. Comprehensive lifestyle interventions effectively decrease the incidence of type 2 diabetes in high-risk patients and its complications. In patients who already have type 2 diabetes, there is no evidence of reduced all-cause mortality and insufficient evidence to suggest benefit on cardiovascular and microvascular outcomes
Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Tentang Senam Hamil Di BPM Mona Durryah Siregar di Kota Padangsidimpuan LUBIS, ARISA HARFA SAID; Nur Aliyah Rangkuti; Ayannur Nasution; Leli Khairani; Anwar Syahadat; Mona Durryah
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2846

Abstract

ABSTRACT Pregnancy exercise is an exercise that is done to prepare and train muscles so that they can be used to function optimally during labor. Where the benefits include reducing complaints during pregnancy, cramps and back pain, improving sleep, making the body fresher and more relaxed and maintaining the flexibility of the abdominal wall and pelvic floor muscles during labor. The purpose of this study was to determine the description of the knowledge and attitudes of pregnant women about pregnancy exercise at the BPM Mona Durryah Siregar di Kota Padangsidimpuan. The type of research is quantitative with a descriptive design with a cross-sectional approach. The population in this study were all pregnant women in the third trimester at the BPM Mona Durryah Siregar di Kota Padangsidimpuan, as many as 43 people in May 2025. The sample in this study was all pregnant women in the third trimester at the BPM Mona Durryah Siregar di Kota Padangsidimpuan, as many as 43 people using the total sampling method. The analysis used was univariate with the results showing that the knowledge of pregnant women about pregnancy exercises was lacking knowledge as many as 22 people (51.2%), and the attitude of pregnant women about pregnancy exercises was negative as many as 28 people (65.1%). It is recommended that pregnant women increase their knowledge about pregnancy exercises so that their attitudes are more positive towards the benefits of pregnancy exercises. Keywords: Knowledge, Attitude, Pregnancy Exercise
Pengaruh Konsumsi Rebusan Daun Kelor Terhadap Peningkatan Produksi Asi Di Desa Tanjung Gusta Mouliza, Nurul; Nuriah Arma; Debby Pratiwi; Ina Rahawa
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2848

Abstract

Rendahnya cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia menyebabkan sebagian anak tidak memperoleh haknya untuk mendapatkan asupan bergizi tinggi yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangannya. Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah kurangnya produksi ASI pada ibu menyusui. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan produksi ASI, salah satunya melalui intervensi nonfarmakologis, seperti pemberian rebusan daun kelor, yang diharapkan dapat membantu meningkatkan produksi ASI sehingga bayi tetap memperoleh ASI secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi rebusan daun kelor terhadap peningkatan produksi ASI di DesaTanjung Gusta. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan rancangan one group pretest–posttest design yang melibatkan 20 responden. Intervensi dilakukan selama dua minggu untuk menilai perubahan produksi ASI sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pemberian intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata produksi ASI pada tahap pre-test sebesar 0,108 dan menurun menjadi 0,020 pada tahap post-test. Terdapat perubahan yang signifikan pada jumlah produksi ASI dengan nilai p-value 0,000. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa konsumsi rebusan daun kelor berpengaruh signifikan terhadap peningkatan produksi ASI. Diharapkan tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi terkait manfaat daun kelor sebagai sumber bahan peningkat ASI.
Tinjauan Literatur: Faktor Pendukung dan Penghambat Return to Work pada Pekerja Pasca-Cedera Akibat Kerja Arum, Devi Yuliarti; Widajati, Noeroel
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2857

Abstract

Occupational accidents can cause injuries, functional limitations, and disruption of employment continuity; therefore, the return-to-work process requires appropriate support. This literature review aimed to examine and classify factors that support and hinder return to work among workers after occupational injuries. A Narrative Literature Review approach was used by searching PubMed, ScienceDirect, Springer, and Google Scholar. Articles were screened based on titles, abstracts, and full texts, with inclusion criteria consisting of English-language primary studies published between 2022 and 2026, available in full text, and involving workers who experienced occupational injuries. Seven articles met the criteria and were analyzed narratively. The findings showed that good physical and functional abilities, motivation, occupational skills, job satisfaction, and support from supervisors and coworkers were supporting factors. In contrast, severe injuries, functional limitations, high physical demands, repetitive work, prolonged work absence, and low social support were inhibiting factors. Successful return to work depends on the alignment between workers’ recovery, job demands, and workplace support.
PEMAHAMAN DAN PERSEPSI SISWA SEKOLAH DASAR TERHADAP RISIKO JAJANAN TIDAK SEHAT SEBAGAI FAKTOR POTENSIAL PENYEBAB KANKER DI KOTA PADANGSIDIMPUAN Rangkuti, Juni Andriani; Siregar, Hotma Royani; Dalimunthe, Letnan
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2863

Abstract

Perilaku konsumsi jajanan sembarangan pada siswa sekolah dasar merupakan fenomena yang umum terjadi dan berpotensi menimbulkan dampak kesehatan jangka panjang, termasuk paparan zat karsinogenik. Rendahnya pemahaman anak mengenai kandungan berbahaya dalam jajanan serta minimnya literasi kesehatan menjadi faktor yang memengaruhi perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman dan persepsi siswa sekolah dasar terhadap risiko jajanan tidak sehat yang berpotensi menyebabkan kanker. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Partisipan adalah siswa sekolah dasar yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kebiasaan mengonsumsi jajanan di lingkungan sekolah di Kota Padangsidempuan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan panduan semi terstruktur serta observasi sederhana terhadap perilaku jajan. Seluruh wawancara direkam, ditranskripsi, dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan Empat tema yaitu pemahaman Siswa tentang jajanan tidak sehat, Persepsi Siswa tentang jajanan, perilaku konsumsi jajanan, Dan Faktor Lingkungan yang mempengaruhi. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa seluruh siswa memiliki pemahaman yang terbatas mengenai kandungan berbahaya dalam jajanan. Jajanan dipersepsikan sebagai sesuatu yang menarik dari segi rasa, warna, dan harga yang terjangkau. Risiko kesehatan jangka panjang, termasuk kanker, belum menjadi pertimbangan dalam memilih jajanan. Faktor lingkungan seperti pengaruh teman sebaya, ketersediaan jajanan di sekitar sekolah, serta kurangnya edukasi dari orang tua dan guru turut memengaruhi perilaku konsumsi tersebut. Diperlukan intervensi edukasi kesehatan yang kontekstual dan berkelanjutan melalui peran sekolah, keluarga, dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan kesadaran sejak dini terhadap bahaya zat karsinogenik dalam jajanan.
EFEKTIVITAS KOMBINASI BALANCE EXERCISE DAN TANDEM STANCE TRAINING TERHADAP PENINGKATAN STABILITAS POSTURAL PADA LANSIA YANG TINGGAL DI KOMUNITAS: CASE STUDY Relida Samosir, Nova; Muawanah, Siti; Ismaningsih
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2864

Abstract

Latar Belakang: Jatuh merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia dan berkaitan dengan gangguan keseimbangan, penurunan kemandirian, serta peningkatan risiko cedera. Kombinasi balance exercise dan tandem stance training berpotensi meningkatkan stabilitas postural dan menurunkan risiko jatuh, namun bukti klinis mengenai efektivitas kombinasi kedua intervensi tersebut masih terbatas. Tujuan: Menganalisis pengaruh kombinasi balance exercise dan tandem stance training terhadap stabilitas postural dan risiko jatuh pada lansia dengan gangguan keseimbangan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus prospektif pada seorang perempuan berusia 62 tahun yang mengalami gangguan keseimbangan. Intervensi diberikan selama tiga minggu (9 sesi) dan dievaluasi menggunakan Berg Balance Scale (BBS). Hasil: Skor BBS meningkat dari 34 menjadi 48 setelah intervensi, menunjukkan peningkatan keseimbangan sebesar 41,2% serta perubahan kategori risiko jatuh dari sedang menjadi rendah. Kesimpulan: Kombinasi balance exercise dan tandem stance training berpotensi meningkatkan stabilitas postural dan menurunkan risiko jatuh pada lansia, sehingga dapat dipertimbangkan sebagai intervensi fisioterapi dalam rehabilitasi geriatri.