Akademika : Jurnal Keagamaan dan Pendidikan
Akademika is a journal published by STAIN Bengkalis. Akademika, Religious and Education Journal, a scientific periodical specializing in Islamic Studies and Local Wisdom, especially Malay culture. Published twice in one year every June and December. Inviting observers, researchers, and professionals to contribute the paper that focuses on Islamic Studies and Education to be published and disseminated to the public. The contribution of the paper will be selected through a mechanism of review of bestari partners and strict editing. Akademika is registered in National Library with Number International Standard Serial Number (ISSN) Printed: 2087-5630 and Online 2685-158X. FOCUS "AKADEMIKA: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan" focuses on Religious studies and discusses Educatioan from all sides: jurisprudences, sociology, psychology, methodology, Culture, and the developments of Religious legal cultures in the contemporary Muslim worlds. SCOPE "AKADEMIKA: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan" receives articles studying and discussing Educatioan and Islamic laws, which includes: Islamic jurisprudence (Fiqh), Islamic legal methodology (Usul al-Fiqh), Islamic criminal law, Islamic civil law, Islamic marriage law, Islamic family law, Islamic economic law, Islamic law as national law, and Islamic law in the contemporary world.
Articles
313 Documents
Peningkatan Kreativitas Guru Dalam Mengajar Melalui Pelatihan Model Assure Dengan Pendekatan Scientific Pada Mgmp Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Menengah Atas Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2017
Abdul Kadir
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol 14, No 1 (2018)
Publisher : STAIN Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (95.557 KB)
Creativity is a new invention, in order to fix the problems that occur in the world of education, involving changes in technology and science that is developed today to achieve the goals. The purpose of this action research is to know the Improvement of Teachers’ Creativity in Teaching through Assure Model with scientific approach of MGMP PAI at Senior High School Indragiri Hulu Regency 2017. There were four stages in conducting the research. They were (1) planning, (2) Acting, (3) Observing, and (4) Reflection. From the results of actions research can improve the teachers’ creativity in teaching to achieve the ideal standard after giving training assure model by using approach of scientific is increasing, from pre-training and after training by the observer through (cycle 1) 72.59% to 77.04%, and the second cycle also increased to; 83.33% - 77.04% = 6.30%, The average of teachers’ creativity ability in teaching PAI amounted to 44.44% rose to 100%.
Menggagas Pengembangan Pendidikan Agama Islam Multikultural di Madrasah dan Sekolah Umum
Arif Muzayin Shofwan
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : STAIN Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (359.346 KB)
Pendidikan agama Islam (PAI) di madrasah dan sekolah umum hingga saat ini masih cenderung diajarkan untuk memperkuat keimanan tanpa dibarengi dengan kesadaran berdialog dengan komunitas, madzhab dan aliran keagamaan lainnya. Hal tersebut menyebabkan PAI hanya menciptakan sikap eksklusif dan tidak toleran. Padahal seharusnya PAI perlu membangun nilai-nilai yang menciptakan generasi masa depan agar menjadi lebih bersikap toleran, terbuka dan aktif dalam masyarakat yang penuh keberagaman. Pendidikan agama Islam (PAI) semacam itu harus dikembangkan dengan muatan nilai-nilai pendidikan multikultural. Tulisan ini bertujuan untuk menggagas pengembangan pendidikan agama Islam multikultural di madrasah dan sekolah umum. Dalam penelitian ini digunakan studi kepustakaan dalam pengumpulan datanya. Sedangkan teknik analisa datanya menggunakan content analisis dengan memilah-milah data selanjutnya mengelompokkan data yang sejenis lalu menganalisis isinya sesuai dengan tujuan studi. Temuan dalam studi ini adalah pengembangan pendidikan agama Islam multikultural dapat dilakukan dengan mempertimbangkan; (1) prinsip pendidikan multikultural dan PAI; (2) penekanan nilai multikultural dalam PAI; dan (3) pentingnya peran guru PAI dan lembaga pendidikan. Dengan pengembangan pendidikan agama Islam multikultural tersebut dirasakan akan mampu menjadi sebuah sarana dalam membangun peradaban yang lebih substantive, kontekstual, positif dan lebih aktif sosial dalam negara Indonesia yang penuh keragaman.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Discovery Learning Pada Pelajaran IPA Kelas IX MTsN 1 Bengkalis Tahun Pelajaran 2018/2019
- Syafrida
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol 15, No 1 (2019)
Publisher : STAIN Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (564.355 KB)
The study aims to determine the efforts to improve science learning outcomes using the Discovery Learning model in class IX students of 1 MTsN Bengkalis in the 2018/2019. This IS action research with four stages, namely: planning, implementation, observation and reflection. The learning model used is Discovery Learning. In data collection techniques used observation, field notes, tests and documentation. The results of the application of the Discovery Learning model in class IX MTsN 1 Bengkalis can be concluded that the average value of the experiment class is increase on student learning outcomes. The improvement can be seen from the average of the class has increased namely from the results of the pre-cycle of 63.8% in the first cycle the grade average value rose to 72.2% 26 students who completed and students who did not complete 10 students 27, 7%. After repairs on the second cycle rose to 86.1%, students who complete 31 students and students who do not complete as many as 5 students 13.8%. Based on the description, it can be concluded that there is an increase in science learning achievement starting in the pre-cycle stage, cycle I and cycle II, thus the use of the Discovery Learning model can improve the science learning outcomes of class X MTsN 1 Bengkalis.
Akhlak dalam Perspektif Al-Quran
Riki Sutiono;
Haris Riadi;
Abdul Wahid
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol 13, No 2 (2017)
Publisher : STAIN Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (439.84 KB)
Al-Quran sebagai kitab suci umat Islam yang terjaga kemurniannya sampai akhir zaman disandarkan kepada Akhlaknya Rasulullah SAW. Hal ini menegaskan bahwa akhlak merupakan bagian terpenting dalam syari’at Islam. Akhlak menjadi misi terpenting dalam risalah para nabi. Karena tanpa akhlak, agama tidak akan bermakna dan masalah duniawi tidak akan terurus. Sebuah masyarakat yang tidak berakhlak akan musnah. Karena pada hakikatnya, seseorang akan menjadi manusia ketika dia berakhlak. Jika tidak maka dia adalah hewan yang sangat berbahaya, yang akan menggunakan akalnya untuk merusak dan mengacau. Alquran juga telah memberi petunjuk bagaimana berakhlak kepada Allah sebagai sang Khaliq yang kalau dipikir-pikir apa butuhnya Allah kepada manusia. Selanjutnya Al Quran juga member petunjuk bagaimana berakhlak kepada sesama manusia. Alquran mengajarkan akhlak mulai dari cara bertutur kata sampai kepada cara manusia bertindak terhadap sesamanya. Hal ini semua menandakan betapa pentingnya Akhlak yang harus dimiliki dan diamalkan oleh manusia.
Toleransi Hidup Umat Beragama (Studi Interaksi Sosial Menuju Integrasi Keagamaan di Mandau)
- Prayugo;
Wira Sugiarto;
Sahrul Sori Alom Harahap
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : STAIN Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (511.194 KB)
Social Interaction is a reality that exists in people’s lives; interaction also shows a dynamic change that causes an individual or group to experience change. In Mandau sub district exists several religions, namely Islam, Catholic, Protestant, Konghucu, Buddha, and others. The existence of those religions brings very high tolerance attitude among the societies. Forms of social interaction towards social integration are the main needs in living a peaceful life in a society such as cooperation and accommodation in various fields. The research finding indicates that the social society interaction occurs in Mandau such as in National Holidays and Religious Holidays. Whereas in the field of education shows the integration among the students with different religions in the schools of Mandau sub district.___________________Keywords: Social Interaction, Religious, Integration.
Makna Simbolik Upacara Khatam Quran Anak-Anak pada Perguruan Quran Awaliyah (PQA) di Nagari Balai Gurah Sumatera Barat
Wirdanengsih Wirdanengsih;
Sofyan Sauri;
Dasim Budimansyah;
Edi Suresman
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : STAIN Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (76.539 KB)
Upacara Khatam Quran anak- anak di Balai Gurah kecamatan IV Angkat Kabupaten Agam Sumatera Barat merupakan upacara inisiasi kepada anak-anak yang telah mampu membaca dengan baik dan benar dan dilakukan setahun sekali oleh lembaga pendidikan masyarakat non formal yaitu Perguruan Quran Awaliyah (PQA) sehingga anak-anak di nagari Balai gurah yang berumur 9 tahun keatas umumnya sudah pandai mengaji dengan baik dan benar, sedangkan di beberapa daerah di negeri ini angka melek membaca Alquran masih tinggi dan dinagari ini pelaksanaan Khatam Secara rutin diselenggarakan sejak tahun 1923.Maka tujuan penelitian untuk mendiskripsikan dan menjelaskan makna upacara Khatam Quran ini.Penelitian ini dianalisis dengan teori interpretative simbolik yang dikemukaakan oleh Clifford Gertz yang menyatakan makna kegiatan masyarakat berasal dari kebudayaan yang dihasilkan oleh manusia itu sendiri, akarnya pada penafsiran masyarakat yang digambarkan melalui sistem simbol beserta jaringan simbol dari setiap kegiatan dan praktek) yang dilakukan masyarakat.
Unsur Lokalitas Dalam Tafsir Sufi Amaly
Arif Iman Mauliddin
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol 14, No 1 (2018)
Publisher : STAIN Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (166.8 KB)
This paper represent and describe the relation between sufistic interpretation (isyāri) and the ijtima’i approach in Tafsir Amaly by KH. Qayyim Ya’qub. The position of sufistic tafsir which so polemical and eccentric got challenges culturally and socially. This condition that drives KH. Qoyyim Ya’qub compile his tafsir. In addition, the approach of ijtima’i that collaborate local elements symbolically in his tafsir, intended to make the peoples understand the content of the Qur’an easily. In particular, this paper will analyze and review the dominance of locality aspects in the process of interpretation, and series of asbāb that initiate mufassir to chose that step.
Nilai-Nilai Pendidikan dalam Tradisi Pernikahan Melayu di Kabupaten Bengkalis dan Implikasinya dalam Kehidupan Modern
Indra Indra
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : STAIN Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (610.521 KB)
Kabupaten Bengkalis secara formal masih melaksanakan tradisi pernikahan Melayu yang terdiri dari tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan penutup. Hasil penelitian ini antara lain adalah: pertama nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam tradisi pernikahan Melayu di Kabupaten Bengkalis adalah nilai keimanan, nilai kejujuran, nilai tanggung jawab, nilai akhlak dan nilai sosial. Kedua faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi nilai-nilai pendidikan dalam tradisi pernikahan Melayu di Kabupaten Bengkalis adalah faktor adat istiadat, faktor lingkungan dan faktor ekonomi. Sedangkan ketiga bentuk-bentuk implikasi dari pernikahan Melayu di Kabupaten Bengkalis antara lain adalah aspek budaya, berkembangnya ilmu dan teknologi serta aspek moral dan etika.
Implementasi Program Sekolah Adiwiyata (Studi Pada Smp Negeri 6 Bantan Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis)
Nashari Nashari
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol 13, No 2 (2017)
Publisher : STAIN Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (176.605 KB)
Implementation of Adiwiyata School Program (Study at SMP Negeri 6 Bantan District Bantan Bengkalis Regency) This research was conducted on the basis of SMP Negeri 6 Bantan Bantan District Bengkalis become Adiwiyata school. Researcher use qualitative method with descriptive approach. This study shows that the school passed the selection at the district level and succeeded in becoming the Adiwiyata School at Riau Province Level. Result of research indicate that there are four program that is applied that is komposter; garden development; breeding and waste management programs. The program is implemented based on components such as environmentally sound policies; implementation of an environment-based curriculum; participatory environmental activities and management of environmentally friendly means of support. Implementation of the program there are internal support factors that are qualified human resources and the vision, mission, functions and management of a good budget. The external supporting factors of the guardian side and the provision and cost of school operations sourced from the local government of Bengkalis Regency and the cooperation between the principal, teachers, administrative staff and learners are so compact.
Al-Qur'an Dalam Prespektif Muhammed Arqoun (An analysis of Tafsir Arqoun's thought) (An analysis of Tafsir Arqoun's thought)
Imam Ghozali
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol 14, No 1 (2018)
Publisher : STAIN Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (147.279 KB)
Arkoun is one of contemporary Islamic thinkers with his applied Islamological ideas to compensate for western Islamology which he thinks is irrational of his approach, whereas classical Islamology has a weakness, ie not having a reflection on thought and methodology. He specializes in theology, philosophy, and law. According to Arkoun in the Muslim tradition of collecting al-Qur'an began at the time of the Prophet died in 632, but when he lived it seems certain verses have been written. Partial assemblies were made with somewhat unsatisfactory materials, because the paper was not yet known among the Arabs and was available to them only in the late eighth century. The death of the Companions of the Prophet, those who joined him from Mecca to Madinah in 622, and the sharp debate among Muslims encouraged the third Caliph, Usman, to collect the totality of revelation into a compilation called the Mushaf