cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Metode menghafal Al-Qur’an Pada Anak Usia DiniDi Rumah Qur’an Al-Mizan Kota Cilegon Banten Ratu Amalia Hayani; Ima Maisaroh; Suja’I Suja’I; Wardatul Ilmiyah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8336

Abstract

Penelitian ini untuk menganalisis metode pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an di Rumah Qur’an Al-Mizan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dan infromasi menggunakan Teknik wawancara, observasi dan dokumentasi.Cara analisis data yaitu mereduksi data, display data dan penarikan konklusi. Peneliti menemukan data metode pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an guru-guru di Rumah Qur’an Al-Mizan adalah metode Talqin (Mengdikte) Bacaan Al-Qur’an dengan target 3-5 ayat setiap pertemuan. Estimasi pencapaian hafalan juz 30 sekitar 8-12 bulan. tahapan dalam menjalankan metode tersebut adalah mengulang hafalan Al-Qur’an sebelumnya, mendengarkan bacaan ayat baru dan mengikuti bacaan yang dipraktekan guru secara berulang-ulang, menggunakan sarana dan media berupa audio visual dan buku-buku pedoman. Faktor pendukung pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an adalah kesungguhan siswa dalam menghafal Al-Qur’an, motivasi dan perhatian orang tua/wali agar anak-anak mau mengurangi intensitas bermain dan mengulang-ulang hafalan Al-Qur’an di rumah, guru/ustadz yang berkompeten dan mampu menerapkan metode pembelajaran yang tepat untuk siswa sehingga mampu menciptakan suasana kegiatan pembelajaran kreatif, inovatif ditunjang sarana serta media yang mendukung di Lembaga dan rumah. faktor penghambat pembelajaran yaitu siswa kurang semangat dan konsentrasi saat mengikuti pembelajaran, intensitas kesibukan orang tua sehingga kurang meluangkan waktu untuk mengevaluasi pencapaian hafalan Al-Qur’an anak-anak di rumah dan sarana, media yang masih harus dilengkapi.
Model Manajemen Produksi Media Digital Berbasis Live Streaming di Ceria Tv Pekanbaru Reski Pulpi Tambes; Yasir Yasir; Suyanto Suyanto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8346

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang menggunakankan model-model manajemen. Informan dalam penelitian ini ditentukan berdasarkan purposive, yang telah dipilih dengan pertimbangan tertentu. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa CeriaTV memakai dua model manajemen yaitu model POAC (Planning, Organizing, Actualling dan Controlling) yang merupakan model untuk program CeriaTV itu sendiri sedangkan model PIE (Planning, implementasi dan evaluasi) merupakan model yang digunakan untuk program event yang bekerjasama dengan CeriaTV. Dalam tahap pra-produksi program CeriaTV perencanaan yang meliputi: Penentuan ide, tujuan program, target audien, biaya, izin produksi dan persiapan, semua itu dilakukan pihak CeriaTv sendiri. Sedangkan pra-produksi event perencanaan: penentuan ide, lokasi, Izin Produksi dan Persiapan dilakukan oleh pihak event. Pada tahap produksi program CeriaTV pengawasan produksi: kesiapan audio dan visual, kameramen, mixing, editing live dan live streaming. Pada tahap produksi event meliputi: Penanggung jawab ligthting, audio, listrik, dekorasi panggung, Editing Live dan live streaming. Pada tahap pasca-produksi program CeriaTV yaitu: finishing, evaluasi, uploading, dan share link. Pada tahap pasca-produksi event meliputi: Finishing, Evaluasi Tim Event, Evaluasi Tim, Share File, dan Uploading.
Penerapan Model Pembelajaran Think-Pair-Share untuk Meningkatan Kemampuan Menulis Surat Lamaran Pekerjaan pada Siswa Kelas XII IIS SMA Negeri 1 Rokan IV Koto Tahun Pelajaran 2022-2023 Rahma Widiastuti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8347

Abstract

Di kelas XII terdapat materi menulis surat lamaran pekerjaan. Pada umumnya, setelah lulus siswa SMA sebagian besar bekerja. Siswa harus memahami pedoman penulisan surat lamaran pekerjaan yang benar agar tidak mengalami kesulitan. Kemampuan menulis surat lamaran pekerjaan Siswa Kelas XII IIS SMA Negeri 1 Rokan IV Koto Tahun Pelajaran 2022-2023 masih dikategorikan rendah. Hal ini dapat dilihat dari nilai Ulangan Harian I tentang surat lamaran pekerjaan. Nilai ketuntasan belajar hanya sebesar 76,67% dengan rata-rata hanya 75,60. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana kemampuan menulis surat lamaran pekerjaan siswa dan untuk mengetahui apakah pembelajaran kooperatif model Think-Pair-Share dapat meningkatkan kemampuan menulis surat lamaran siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan menulis surat lamaran pekerjaan siswa dan untuk mengetahui apakah pembelajaran kooperatif model Think-Pair- Share dapat meningkatkan kemampuan menulis surat lamaran siswa. Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah Siswa Kelas XII IIS SMA Negeri 1 Rokan IV Koto Tahun Pelajaran 2022-2023. Data yang diperoleh berupa hasil tes subjektif dan lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Hasil penelitian yang diperoleh adalah adanya peningkatan kemampuan menulis surat lamaran dan siswa tertarik serta berminat dengan metode pembelajaran kooperatif model Think-Pair-Share sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar.
Vagueness Dalam UU 35 Tahun 2009 Tentang Penyalahgunaan Narkotika yang Membuat Rutan dan Lapas Overcapacity Muhammad Meidil Putra; Padmono Wibowo
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8348

Abstract

Peraturan tentang tindak pidana narkotika sendiri sudah di atur dalam Undang-undang Narkotika nomor 35 tahun 2009 namun tetap saja angka penyalah gunaan Narkotika di Indonesia tetap meningkat. Meski sudah ada regulasi yang mengatur terkait larangan penyalah gunaan narkotika penulis tertarik untuk meneliti terkait banyaknya para pengguna yang dijatuhi pidana kurungan penjara, mengapa tidak dilakukan rehabilitasi namun lebih banyak dipidana penajara. Ada beberapa pasal yang ada dalam undang-undang tersebut terdapat vagueness yang membuat penafsiran yang berbeda dan menjadikan pemberian hukum menjadi berbeda. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif (normatif legal research). Dalam teknik Pengumpulan data dalam memecahkan permasalahan ini, dilakukan dengan teknik studi kepustakaan (library research), yang kemudian dilakukan analisis secara kualitatif. Dengan bentuk dari bunyi pasal yang ada di dalam Undang-undang narkotika tersebut mengakibtkan dampak pada penuhnya kondisi yang ada di Lapas dan Rutan dan mengakibatkan pelaksanaan pembinaan tidak berjalan dengan baik. Dengan bentuk hukum yang diperbarui akan memberikan pengurai dari kerumitan penegakan dan pelaksaan penindakan dari para penyalah guna narkotika.
Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Loneliness Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang Hanif Taufiqul Hakim; Maki Zaenudin Subarkah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8352

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan loneliness narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang dan mengetahui pengaruh dukungan sosial terhadap loneliness pada narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode kuantitatif. Penelitian kuantitatif dianggap sebagai suatu penelitian murni dimana terdapat ciri-ciri dengan menggunakan angka-angka pasti untuk memperoleh informasi yang sedang digali. Paham yang dianut dalam metode penelitian kuantitatif yaitu paham positivistik yang mana mengansumsikan bahwa setiap peristiwa terdapat variabel yang berbeda dan dapat berubah dari satu pengamatan ke pengamatan lainnya. Salah satu perubahan psikologis yang dirasakan narapidana adalah munculnya perasaan loneliness. Perasaan ini merupakan kondisi dimana narapidana merasa tidak bahagia yang disebabkan pengisolasian secara sosial. Adanya dukungan sosial akan berdampak pada peningkatan rasa percaya diri serta merasa dicintai, bisa berbagi beban, mengekspresikan perasaan secara terbuka dan dapat membantu narapidana dalam menghadapi permasalahan yang sedang terjadi selama menjalani masa hukuman. Berdasarkan penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa narapidana di Lapas Kelas I Semarang mengalami loneliness, Perasaan ini merupakan sebuah kondisi dimana narapidana merasa tidak bahagia dan sedih yang disebabkan oleh pengisolasian secara social. Adanya dukungan keluarga mampu mengikis perasaan tersebut dan menumbuhkan perasaan bahwa dirinya masih dibutuhkan dan dipedulikan oleh orang terdekatnya. Maka peran dukungan social sangat penting terhadap Loneliness.
Analisis USG, APKL, SWOT dan Diagram Fishbone Pada Pelaksanaan Kegiatan Pembinaan Kemandirian Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Padang Luthfie Al Fayed Shamirazie; Padmono Wibowo
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8353

Abstract

Lembaga pemasyarakatan atau penjara merupakan lembaga yang berfungsi melakukan pembinaan terhadap orang-orang yang melakukan peanggaran hukum sebelum merek dikembalikan kepada masyarakat. Mula di tegaskan bahwa sistem pemasyarakatan dibangun untuk mempersiapkan mental dan keterampilan kepada narapidana agar kemudian dapat kembali memasyarakat. Melihat fenomena situasi dan kondisi narapidana yang ada di dalam Lapas/Rutan se-Indonesia yang tidak kondusif, berbagai permasalahan yang muncul kerap hadir karena kondisi Lapas/Rutan yang tidak ideal. Overcrowding menjadi penyebab utama munculnya permalasahan-permasalahan baru di dalam Lapas. Maka dari itu, dalam penelitian ini membahas mengenai permasalahan yang ada dalam proses pelaksanaan program pembinaan melalui Diagram Fishbone. Setelah mengidentifikasi penyebab yang terjadi permasalahan pada causal faktor, tahap selanjutnya yaitu membuat rencana atau rekomendasi dari akar penyebab yang ada agar bisa diimplementasikan dengan benar dan efektif. Berbagai rekomendasi tersebut diharapkan dapat memberikan solusi dan titik terang akan suatu permasalahan yang terjadi akan keberlangsungan program pembinaan terhadap narapidana.
Analisis Faktor Penyebab Adanya Alat Komunikasi Ilegal Sebagai Alat Peredaran Narkoba Di Dalam Lembaga Pemasyarakatan Aqshal Surya Suhada; Padmono Wibowo
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8355

Abstract

Dalam penelitian ini akan menggali informasi mengenai permasalahan internal yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tasikmalaya beberapa masalah yang pada umumnya terjadi di lembaga pemasyarakatan yaitu terjadinya penyelundupan alat komunikasi ilegal dimana alat komunikasi tersebut dijadikan sebagai alat untuk melakukan tindak pidana kejahatan seperti penipuan pemerasan dan peredaran narkoba, kemudian dengan adanya kelebihan kapasitas di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tasikmalaya menyebabkan mudahnya narapidana untuk mengiming-imingi pegawai untuk menyelundupkan alat komunikasi ke dalam Lapas, maka dari itu saya akan membuat diagram fishbone untuk mengidentifikasi penyebab yang terjadi pada kasual faktor tahap selanjutnya adalah membuat rekomendasi dari akar penyebab yang ada agar bisa diimplementasikan dengan benar dan efektif. Kemudian diharapkan menemukan rekomendasi atau solusi dari akar masalah yang ada, seperti penindakan tegas oknum yang menyelundupkan alat komunikasi atau barang-barang terlarang ke dalam Lapas, memberikan pelatihan integritas dan moral bagi pegawai Lapas, meningkatkan sistem keamanan dalam bentuk CCTV maupun sensor untuk mendeteksi alat komunikasi, memasang dimmer sebagai penghalang sinyal untuk membuat sinyal tidak bisa difungsikan dengan baik. Kemudian hasil susunan permasalahan utama dari diagram fishbone yaitu dengan memilih metode money machine man dan method.
Analisis Kadar Siklamat Dengan Metode Spektrofotometri UV -VIS Pada Minuman Serbuk Di Telukjambe Timur Nur Azizah; Vesara Ardhe Gatera; Devi Ratnasari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8356

Abstract

Pemanis merupakan senyawa kimia yang banyak ditambahkan dan digunakan dalam berbagai produk olahan makanan maupun minuman, pemanis terdiri dari pemanis alami dan pemanis buatan. Siklamat merupakan salah satu pemanis buatan yang sering digunakan di masyarakat karena memiliki intensitas kemanisan 30 kali lipat dibanding gula murni. Penggunaan siklamat yang berlebih dapat menimbulkan efek negatif terhadap kesehatan seperti migraine, diare, asma, hipertensi bahkan dapat memicu terbentuknya kanker. Batas penggunaan siklamat menurut BPOM RI No. 4 Tahun 2014 pada minuman serbuk adalah 350 mg/kg. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengetahui kadar siklamat dalam minuman serbuk yang dijual oleh franchise minuman yang ada di Telukjambe Timur. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis kuantitatif menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis yang serapannya diukur pada panjang gelombang maksimum yaitu 314 nm. Hasil penelitian yang didapatkan dari 4 sampel, sampel positif mengandung natrium siklamat yaitu sampel 1, 3 dan 4. Hasil dari penetapan kadar siklamat diperoleh hasil pada sampel 1 yaitu 205,55 mg/kg, sampel 3 yaitu 236,19 mg/kg dan sampel 4 yaitu 197,99 mg/kg. Pedagang franchise minuman didaerah Telukjambe Timur masih terdapat minuman yang mengandung pemanis buatan siklamat tetapi masih memenuhi syarat yang telah ditetapkan oleh BPOM RI No. 4 Tahun 2014 yaitu 350 mg/kg.
Pemanjangan Periode Pemerintahan Presiden di Hadapan Hukum Chanandika Dafri Widagdo; Lisa Rahmasari; Surya Dharma Putra
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8358

Abstract

Dalam artikel ini akan mendiskusikan tentang rencana pemerintah yang ingin memperpanjang masa jabatan Presiden menjadi tiga periode, Indonesia sendiri merupakan negara hukum yang berbentuk republik yang dipimpin oleh seorang Presiden, tugas dari seorang Presiden sendiri adalah untuk memegang kekuasaan pemerintahan sesuai dengan isi Undang – Undang Dasar yang berlaku, selain itu adalah memegang kekuasaan atas seluruh Tentara Nasional Indonesia (selanjutnya disebut TNI) di seluruh angkatanya, dan juga mengajukan rancangan Undang – Undang kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), selain dari semua yang disebutkan tentu saja Presiden harus memperhatikan seluruh hak dan kewajiban masyarakatnya demi menjaga kedamaian negara yang dipimpinnya, tetapi tidak selamanya seseorang dapat menjadi Presiden, ada masa jabatan atau periode untuk seorang berkuasa sebagai Seorang presiden, dan belakangan ini banyak sekali perbincangan mengenai perpanjangan masa jabatan atau periode kekuasaan presiden dikarenakan masih tingginya angka korban pandemi yang beberapa tahun ini terjadi, walau begitu, perpanjangan masa jabatan seorang Presiden merupakan bentuk pelanggaran terhadap Undang – Undang yang telah digunakan sejak Undang – Undang Dasar 1945 Selanjutnya disebut UUD 1945) disahkan.
Evaluasi Program Tatakelola Lingkungan dan Penghidupan Berkelanjutan Bagi Masyarakat Sekitar Daerah Aliran Sungai Bolango dan Bone Provinsi Gorontalo Irwan Bempah; Bambang Suprianto; Abdul Samad Hiola
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8359

Abstract

Program Tata Kelola Lingkungan dan Penghidupan Berkelanjutan (PTLPB) bertujuan untuk merespon permasalahan terkait pengelolaan lingkungan hidup disertai upaya memberikan solusi konkrit dan berkelanjutan oleh masyarakat untuk pencapaian taraf kehidupan yang lebih baik di daerah Sasaran program yakni Daerah Aliran Sungai (DAS) Bolango dan DAS Bone Provinsi Gorontalo Kata Kunci: dalam Bahasa Indonesia (3 – 5 kata, dipisahkan oleh koma). Metode penelitian yang digunakan adalah Result Chain Monitoring and Evaluation. Result chain membantu untuk memperjelas, awal, tujuan dari proyek atau program dan dengan kejelasan itu maka dapat mendefinisikan hasil sebenarnya yang diharapkan terjadi. Hasil jangka panjang, yang diperoleh masyarakat, berdasarkan wawancara lapangan, melalui kegiatan terprogram ini antara lain adalah; (1) ada peningkatan kesadaran masyarakat dalam memperlakukan sumber daya alam demi kelestarian lingkungan, (2) ada perubahan perilaku masyarakat dalam menyikapi degradasi lingkungan yang terjadi di kawasan DAS, (3) ada keterampilan masyarakat dalam mengelola SDA di kawasan DAS yang mengalami peningkatan, dan (4) ada aksi-aksi penyelamatan lingkungan yang dilakukan secara individual, meskipun belum massif, maupun secara kelompok.