cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Core Value Ber-Akhlak Aparatur Sipil Negara Sebagai Etika dan Budaya Kerja Yang Profesional Untuk Meningkatkan Pelayanan Prima Syawitri Syawitri; Azmi Fitrisia; Ofianto Ofianto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8556

Abstract

Penulis berfokus pada analisis nilai etika dan budaya kerja yang terkandung dalam Nilai-Nilai Dasar BerAkhlak ASN yang telah di launching pada pertengahan tahun 2021. Tujuan penulisan adalah untuk mendeskripsikan bentuk perilaku masing-masing nilai BerAkhlak bagi ASN dalam menjalankan fungsinya. Penulisan juga menggali pentingnya nilai-nilai ini menjadi Budaya Kerja menuju Birokrasi Berkelas Dunia. Metode yang digunakan adalah kajian perpustakaan yang berisikan ulasan, rangkuman, pemikiran dan gagasan penulis. Hasil penulisan menunjukkan nilai-nilai BerAkhlak ASN ini sangat penting untuk fokus dilaksanakan oleh pemerintah karena merupakan pondasi yang kuat bagi ASN untuk menghadapi tantangan yang semakin berat. Nilai-nilai ini membentuk budaya kerja ASN agar profesional memberikan pelayanan prima. Setiap unsur perlu bersinergi untuk menerapkan nilai-nilai ASN ini. Terdapat beberapa kendala yang bermuara dari kebiasaan ASN selama ini yang kurang ingin berubah dan terbiasa dengan zona nyaman. Pemerintah perlu melakukan pengawasan dan evaluasi agar nilai-nilai ini dapat dilaksanakan dengan baik secara berangsur-angsur hingga menjadi habit. Penanaman nilai-nilai ini penulis menyarankan agar dilakukan pada sebuah kegiatan pengembangan kapasitas dalam keadaan nyaman dan santai sehingga mudah membuka wawasan dan menyentuh hati ASN
Pengaruh Organizational Commitment Terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) Petugas di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan M. Reza Fahlevi. Ms; Odi Jarodi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8561

Abstract

Anggota organisasi perlu memiliki perilaku kewarganegaraan organisasi atau Organizational Citizenship Behavior (OCB) bagi organisasi, begitu juga dengan Petugas di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan guna membantu pelaksanaan operasional organisasi. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi Organizational Citizenship Behavior, salah satunya adalah Organizational Commitment. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh Organizational Commitment terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) Petugas di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kuantitatif kepada 139 petugas di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang diberikan variabel bebas terhadap variabel terikat dalam penelitian yang didapatkan dari hasil uji t untuk menguji hipotesis. Peneliti mendapatkan nilai t hitung (4,609) > t tabel (1,97718) sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, dimana menandakan bahwa terdapat pengaruh Organizational Commitment terhadap Organizational Citizenship Behavior. Peneliti kemudian melakukan uji determinasi dan memperoleh nilai R square sebesar 0,134 yang mana menunjukkan bahwa besar pengaruh work engagement sebagai variabel independen terhadap kinerja pegawai sebagai variabel dependen sebesar 13,4% sedangkan 86,6% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara Organizational Commitment dengan Organizational Citizenship Behavior di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan.
Pengaruh Kepemimpinan, Komunikasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Semangat Kerja Pegawai Asn Pada Kantor Camat Tanjungbalai Selatan Kota Tanjungbalai Normansyah Normansyah; Aris Siregar; Rosnaida Rosnaida; Anshari Putra
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara simultan dan parsial kepemimpinan, komunikasi dan lingkungan kerja terhadap semangat kerja pegawai. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis data regresi linear berganda, sedangkan sampel sebanyak 52 responden. Hasil uji-F, secara simultan kepemimpinan, komunikasi dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap semangat kerja dengan nilai Fhitung (38,257) > Ftabel (2,80). Hasil uji-t (parsial), kepemimpinan berpengaruh terhadap semangat kerja dengan nilai thitung (2,300) > ttabel (2,009), komunikasi berpengaruh terhadap semangat kerja dengan nilai thitung (2,191) > ttabel (2,009) serta lingkungan kerja berpengaruh terhadap semangat kerja dengan nilai thitung (3,541) > ttabel (2,009). Uji-R2 menghasilkan nilai adjusted R square sebesar 68,7%, sedangkan 31,3% selebihnya dijelaskan variabel lain yang tidak termasuk pada penelitian ini.
Penempatan Narapidana Kasus Narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Agung Prabono
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8563

Abstract

Lembaga Pemasyarakatan merupakan tempat pembinaan narapidana dalam rangka mengintegrasikan proses reintegrasi masyarakat sehingga dapat kembali berperan sebagai anggota masyarakat yang bebas dan bertanggung jawab. Tindak pidana yang berkaitan dengan narkotika dikualifikasikan ke dalam beberapa bentuk tindak pidana, namun yang sering terjadi di masyarakat adalah terkait dengan pengguna dan pengedar narkoba. Hukuman penjara bagi korban penyalahgunaan narkotika merupakan perampasan kemerdekaan dan mengandung sisi negatif sehingga tujuan penuntutan tidak dapat terwujud secara maksimal. Sedangkan rehabilitasi dimaksudkan agar penyalahgunaan yang dikategorikan oleh pecandu bebas dari ketergantungan. Oleh karena itu, rehabilitasi merupakan hukuman yang efektif dalam menekan kasus narkotika di Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 54 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Fungsi aplikasi tidak lagi menjerat tetapi telah berubah menjadi usaha rehabilitatif dan reintegratif.
Pengaruh Perubahan Bank Konvensional Ke Bank Syariah Terhadap Nasabah Kredit Macet pada Bank BSI Kc Blangpidie Aceh Barat Daya Salwa Nabila; Wardah Muharryanti Siregar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8565

Abstract

Bank konvensional dan bank syariah memiliki beberapa kesamaan dalam beberapa aspek, terutama dalam hal teknik penerimaan uang, mekanisme pengiriman uang, teknologi komputer yang digunakan, persyaratan umum untuk pendanaan seperti KTP, NPWP, proposal, laporan keuangan, dan lain sebagainya. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada kantor BSI KC Blangpidie kabupaten Abdya. Adapun kriteria untuk pemilihan sampel adalah seluruh yang mengambil kredit pada bulan Maret sampai dengan Juli tahun 2022. Teknik regresi yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier sederhana dengan urutan uji normalitas, uji heterokedastisitas, uji t dan uji determinan. Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa perubahan Bank Konvensional ke Bank Syariah Indonesia berpengaruh terhadap kredit macet, hal ini dibuktikan dengan pengujian yang dilakukan oleh peneliti yaitu uji t. pada pengujian ini peneliti mendapatkan hasil bahwa t hitung adalah 4,610 dimana hal ini lebih besar dari t table yaitu 2,001.
Pengaruh Work Stress Terhadap Punitive Correctional Officers Pegawai di Rumah Tahanan Negara Kelas I Cipinang Aditya Akbar; Maki Zaenudin Subarkah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8567

Abstract

Dalam kehidupan bersosial manusia saling membutuhkan manusia lainnya. Sebagai Petugas pemasyarakatan untuk menjalankan pekerjaannya harus berhubungan baik dengan objek pekerjaan yang kita jalani yaitu Warga Binaan Pemasyarakatan. Sebagai pekerjaan yang memiliki resiko tinggi diperlukannya situasi pekerjaan yang mendukung pekerjaan berjalan dengan lancar, apabila pekerjaan tidak maksimal maka akan timbul stress kerja yang berlebihan. Stress kerja yang tinggi mengakibatkan kita akan salah bertindak dalam pekerjaan yang dijalani. Perlakuan terhadap narapidana akan sangat berbeda dan memiliki resiko yang tinggi. Tindakan penghukuman yang seharusnya dtinggalkan akan timbul lagi dan biasa disebut sebagai sikap punitive atau Punitive Correctional Officers. Dijelaskan Punitive Correctional Officers merupakan tindakan atribusi kausal yang berhubungan dengan penghukuman yang harus dilaksanakan dan direpresentasikan dengan baik. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dalam rangka untuk menguji pengaruh antar variabelnya. Pada penelitian ini menggunakan variabel bebas yaitu Work Stress dan variabel terikat yaitu Punitive Correctional Officers di Rutan Kelas I Cipinang. Pengaruh variabel X dan Varibel Y menunjukkan hubungan positif karena berdasarkan hasil uji karena semakin tinggi Work Stress makan akan semakin tinggi Puniive Correctional Officers . Dengan demikian hipotesis alternative (Ha) peneliti dapat diterima.
Pengaruh Edukasi Pencegahan Kanker Payudara Terhadap Perilaku Sadari di SMA Negeri 2 Bone Rahmawati Rahmawati; Andi Ayu Ariesty Ajsal; Andi Sitti Muthya Dewi; Mulidiah Puspitasari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8568

Abstract

Edukasi adalah penambahan pengetahuan dan kemampuan seseorang melalui praktek belajar atau instruksi, dengan tujuan untuk mengingat fakta atau kondisi nyata. National Cancer Institute (NCI), Penelitian bertujuan u menganalisis pengaruh edukasi pencegahan kanker payudara tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) terhadap pengetahuan, sikap, dan tindakan siswa Sma Negeri 2 Bone. Desain penelitian quasi eksperimen. Populasi penelitian adalah semua siswi kelas XI dan XII teknik penarikan sampel dengan teknik simple random sampling sehingga didapat 86 sampel. Dibagi menjadi 2, 43 kelompok intervensi 43 kelompok kontrol. Data didapat dari kuesioner untuk pengetahuan dan checklist untuk sikap dan tindakan. Untuk kelas eksperimen diberikan video tentang praktek SADARI dan leaflet sedangkan pada kelas kontrol diberikan leaflet tanpa video. Data dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon, dan independent sampel t-tes dengan< 0,05.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan pengetahuan,sikap dan tindakan siswi tentang pencegahan kanker payudara dengan tehnik SADARI antara sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan p value 0.000<0.05.
Implementasi Permenkumham Nomor M.02.PK04.10 Tahun 2007 Tentang Wali Pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Cianjur Silmi Rizkan Mauludi; Padmono Wibowo
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8569

Abstract

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia selaku induk dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan membuat regulasi hukum tentang wali pemasyarakatan berupa Permenkumham Nomor M.02.PK04.10 Tahun 2007 tentang Wali Pemasyarakatan. Regulasi hukum ini dibuat dalam rangka pelaksanaan pembinaan terhadap narapidana agar berhasil dan efisien dalam pembinaannya. Dalam mencapai tujuan tersebut maka diperlukannya petugas pemasyarakatan yang telah diberikan pendidikan dan pelatihan sebagai pendamping yang disebut dengan wali pemasyarakatan yang mempunyai tugas untuk menjadi fasilitator, komunikator serta motivator dalam melaksanaan proses pembinaan tersebut. Secara singkat tugas dan fungsi dari wali pemasyarakatan yaitu bertugas melakukan pendampingan terhadap warga binaan pemasyarakatan yang melaksankan hukuman pidana didalam lembaga pemasyarakatan. Pada penelitian ini akan dibahas mengenai Implementasi Permenkumham Nomor M.02.PK04.10 Tahun 2007 Tentang Wali Pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Cianjur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif bersifat deskriptif dengan jenis penelitian hukum normatif menggunakan teknik pengumpulan data observasi dan studi pustaka. Dari hasil penelitian implementasi Wali Pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Cianjur dapat dikatan cukup baik, hanya saja ada faktor kendala yang membuat hal tersebut tidak berjalan dengan efektif.
Implementasi Sistem Database Pemasyarakatan Di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Kelas I Bandar Lampung Indra Setiawan Rosandi; Odi Jarodi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8572

Abstract

meningkatkan kualitas pelayanan. Dalam Hal ini Kementrian Hukum dan Ham telah melakukan pembaharuan layanan informasi berbasis teknologi yang dilakukan pada setiap Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di seluruh Indonesia. Layanan informasi tersebut ialah Sistem Database Pemasyarakatan (SDP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Sistem Database Pemasyarakatan di Rupbasan Kelas I Bandar Lampung. Serta mengetahui hambatan yang dapat menghambat implementasi Sistem Database Pemasyarakatan di Rupbasan Kelas I Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian bahwasanya Implementasi Sistem Database Pemasyarakatan di Rupbasan Kelas I Bandar Lampung sudah memiliki sarana dan prasarana terkait dengan kelengkapan penggunaan sistem database pemasyarakatan. Rupbasan Kelas I Bandar Lampung dalam penggunaan Sistem Database Pemasyarakatan sudah diterapkan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Namun hal tersebut tidak sepenuhnya berjalan dengan maksimal atau belum sesuai dengan harapan, oleh karena itu perlu adanya peningkatan dalam pelaksanaan Sistem Database Pemasyarakatan. dalam Implementasi Sistem Database Pemasyarakatan di Rupbasan Kelas I Bandar Lampung terdapat hambatan yaitu kurangnya Diklat atau Sosialiasi pelatihan yang diterima oleh Petugas Rupbasan. kemampuan operator dalam menggunakan Sistem Database Pemasyarakatan, dibutuhkan Ruangan dingin Khusus Server agar PC server tidak cepat panas, ketidaksesuaian halaman dashboard dengan data yang sudah diinputkan oleh petugas operator SDP, dan perlu ada nya Standard Operating Procedure (SOP) dari pusat untuk pengambilan keputusan apabila terdapat kesulitan dalam pengisian data.
Peran Komunikasi Dalam Mencegah Konflik Pemasyarakatan Rizal Fuad Herlambang; Ali Muhammad; Cahyoko Edi Tando
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8573

Abstract

Sebagai individu, manusia memiliki kebebasan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, melanjutkan keturunan dan membela diri, manusia dapat melakukan apa saja dan dengan siapa saja. Namun dalam praktiknya tak jarang terjadi permasalahan antara individu satu dengan individu lainnya. Harus adanya aturan dan tatanan dalam hubungan antar manusia demi mengurangi dan mencegah pertentangan antar individu dalam memenuhi kebutuhannya. Lembaga pemasyarakatan merupakan tempat pembinaan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan konsep reintegrasi sosial, yang merupakan sistem pemasyarakatan bagi tahanan dan narapidana. Lembaga Pemasyarakatan merupakan organisasi dari beberapa kelompok orang yang salang berinteraksi dengan kekuasaan terhadap yang lainnya. Tidak menutup kemungkinan akan terjadinya konflik saat interaksi komunikasi terjadi. Seperti yang kita ketahui banyak permasalahan di dalam lembaga pemasyarakatan mulai dari homoseksual, kecanduan obat hingga kejahatan antar penghuni lembaga pemasyarakatan. Bahkan terdapat pula permasalahan yang menyeret petugas, seperti jual beli kamar, pungutan liar dan lain sebagainya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematical literature review (SLR). SLR merupakan penelitian yang berfokus pada pelaksanaan identifikasi, evaluasi serta interpretasi kepada setiap hasil penelitian yang terkait pertanyaan penelitian, topik atau fenomena tertentu yang diteliti. Data yang digunakan berupa data sekunder yang dihimpun dari artikel-artikel seputar komunikasi dan konflik dari 2018 hingga artikel terbaru 2022. Melalui penelitian ini dapat diketahui bahwa komunikasi dapat menjadi sarana untuk menemukan penyebab permasalahan dan penyelesaian konflik dengan pendekatan pribadi. Selanjutnya dalam pelaksanaan tugasnya, petugas pemasyarakatan harus menggunakan pendekatan yang manusiawi untuk menumbuhkan interaksi yang saling menghormati.