cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif pada Pembelajaran Tematik Tema 2 Subtema 2 di Kelas v SD N 091435 Manik Saribu Mesrieka Kristiani Silalahi; Natalina Purba; Theresia Monika Siahaan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8635

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran tematik tema 2 subtema 2 di kelas V SD N 091435 Manik Saribu. Peneliti memilih model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) karena siswa diberikan kesempatan untuk membentuk kemampuan berpikir secara kreatif di dalam proses pembelajaran. Pada penelitian ini , peneliti menggunakan desain penelitian One Group Pretest Posttest Design. Hasil yang diperoleh dari uji-t diperoleh nilai yaitu 69,39. Dengan frekuensi (db) sebesar 23 – 2 = 21, pada taraf signifikan 5% diperoleh yaitu 1,721. Maka diperoleh thitung > ttabel atau 69,39 > 1,721 maka Ha diterima dan H0 ditolak, yang berarti bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima yakni terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran tematik tema 2 subtema 2 di kelas V SD N 091435 Manik Saribu..
Pengaruh Media Kartu Huruf terhadap Prestasi Belajar Siswa dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas I SD Negeri 091621 Perdagangan Elsa Lasnida D.S Rumahorbo; Lisbet. N Sihombing; Hetdy Sitio
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8636

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media kartu huruf terhadap prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas I SD Negeri 091621 Perdagangan. Jumlah sampel sebanyak 44 orang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen semu (quasi experiment), sedangkan analisis data yang dilakukan dalam penelitian hipotesis adalah statistika deskriptif dengan menghitung mean dan standar deviasi. Untuk mengetahui sejauh mana Pengaruh Media Kartu Huruf Terhadap Prestasi Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas I SD Negeri 091621 Perdagangan, maka digunakan Uji Paired sample testIndependent sample testdan Uji Ngain. Dari hasil penelitian diperoleh penggunaan media kartu huruf berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas I SD Negeri 091621, hasil yang diperoleh mengenai pengaruh media kartu huruf berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas I SD Negeri 091621 mencapai 59,09%, serta hasil rata-rata tes yang diperoleh mengenai pengaruh media kartu huruf berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas I SD Negeri 091621 mengalami peningkatan hingga mencapai 30%. Dengan demikian dapat dikemukakan bahwa penggunaan media kartu huruf berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas I SD Negeri 091621.
Cempelove: Champeden Peel Off Mask Sebagai Masker Alami Anti Acne Dan Anti Aging Faizah Alivia Putri; Widia Widia; Syarmila Syarmila; Andri Yanto; Abduh Fitrah Ramadhan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8646

Abstract

Masker wajah merupakan sediaan kosmetik yang berbentuk cairan maupun pasta dan digunakan pada daerah kulit wajah. Keunggulan dari masker ini yaitu dapat memperbaiki serta merawat kulit wajah dari masalah keriput, penuaan, jerawat, meningkatkan hidrasi pada kulit, membersihkan dan melembabkan kulit wajah, serta dapat merelaksasi otot-otot wajah. Kandungan antioksidan dapat ditemukan dalam sneyawa flavonoid pada daun cempedak. Oleh sebab itu, diperlukan penelitian terhadap senyawa pada daun cempedak untuk membuktikan bahwa antioksidan yang terkandung dapat dinilai efektif dalam pembuatan masker gel peel off anti-aging serta diperlukan penelitian ekstrak etanol daun cempedak terhadap bakteri penyebab jerawat (Propionibacterium acnes). Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu uji fitokimia, uji antibakteri, dan pembuatan formulasi masker wajah gel peel off. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan ekstrak etanol daun cempedak memiliki kandungan alkaloid, flavonoid dan tanin. Kandungan ini diperkuat dengan adanya analisis FTIR. Ekstrak daun cempedak memiliki daya hambat terhadap bakteri Propionibacterium acnes sehingga dapat dipastikan aman dalam pembuatan masker wajah gel peel off karena memiliki antibakteri terhadap bakteri penyebab jerawat. Berdasarkan data hasil penelitian yang telah dilakukan dan hasil pengujian terhadap formulasi masker, daun cempedak dapat berpotensi menjadi masker wajah gel peel off yang dapat digunakan dan dipasarkan.
Pola Komunikasi Antara Petugas Rutan Kelas IIb Pandeglang Dengan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Ayu Inka Pratiwi; Ali Muhammad; Cahyoko Edi Tando
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8647

Abstract

Rutan (Rumah Tahanan) adalah tempat tersangka atau terdakwa ditahan selama proses penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di sidang pengadilan. Tahanan atau narapidana yang disebut dengan Warga Binaan Pemasyarakatan mengikuti berbagai kegiatan pembinaan kemandirian dan kepribadian di dalam Rutan. Kegiatan pembinaan tersebut memiliki maksud dan tujuan agar warga binaan mempunyai bekal berupa pengetahuan agar warga binaan bisa melanjutkan hidupnya dan kembali ke lingkungan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Bagaimana Pola Komunikasi antara Petugas Rutan Kelas IIB Pandeglang dengan Warga Binaan Pemasyarakatan dalam melaksanakan pembinaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Metode Systematic Literatur Review (SLR). Metode SLR digunakan untuk mengidentifikasi, mengkaji, mengevaluasi, dan menafsirkan semua penelitian yang tersedia dengan bidang topik fenomena yang menarik , dengan pertanyaan penelitian tertentu yang relevan. Dengan menggunakan metode SLR dapat dilakukan review dan identifikasi jurnal secara sistematis , yang pada setiap prosesnya mengikuti langkah-langkah atau protokol yang ditetapkan. Lokasi yang menjadi tempat penelitian ini adalah Rutan Kelas IIB Pandeglang, Banten. Hasil dari penelitian ini komunikasi antara Petugas Rutan dengan Warga Binaan Pemasyarakatan, Rutan Rutan Kelas IIB Pandeglang. Bahwa (1) Pola komunikasi yang digunakan petugas Rutan Kelas IIB Pandeglang sebagai berikut. Pengenalan khalayak, petugas Rutan Kelas IIB Pandeglang melakukan pembinaan bagi narapidana dengan adanya program mapenaling (Masa Pengenalan Lingkungan) pada setiap narapidana yang masuk ke Rutan Kelas IIB Pandeglang. Adanya program mapenaling bertujuan untuk dapat mengetahui identitas, sikap, sifat dari setiap narapidana. (2) Bentuk Komunikasi yang digunakan oleh petugas Rutan Kelas IIB Pandeglang ialah dengan menggunakan komunikasi antarpribadi, pembinaan dilakukan dengan cara tatap muka kepada setiap narapidana agar pesan komunikasi yang diberikan oleh petugas kepada narapidana dapat diterima secara langsung.
Kemampuan Berbahasa Santun Perspektif Etika Komunikasi (Studi Kasus Pada Mahasiswa Bimbingan Skripsi) Sholikhin Sholikhin; Rr. Dwi Astuti; Lisdwiana Kurniati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8648

Abstract

Santun berbicara merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan saat berbicara. Kesantunan berbicara akan mempengaruhi tercapainya tujuan berkomunikasi, dengan berbicara santun maka pesan akan tersampaikan tanpa ada pihak dirugikan, pada saat ini remaja cenderung mengabaikan kesantunan saat berbicara, mereka kabanyakan hanya berusaha menyampaikan pesan dengan tujuan lawan bicara mengerti maksud dan tujuan pembicara. seperti apakah pengunaan bahasa dalam kalangan remaja pada umunya saat berbicara? Apakah sudah mengunakan bahasa yang santun? Dengan penelitian ini akan memudahkan kita untuk mengetahui bagaimana penggunaan bahasa yang santun dalam kalangan remaja. Atas dasar tersebut peneliti tertarik untuk mengetahui pemakaian bahasa santun dalam kalangan remaja. Masalah dalam penelitian ini adalah apakah kalangan remaja sudah menggunakan bahasa yang santun. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan pemakaian bahasa yang santun pada kalangan remaja. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sosiolinguistik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah bahasa sehari-hari yang digunakan mahasiswa pada saat berbicara pada dosen di waktu bimbingan skripsi pada dosen pembimbingnya. Data yang dikumpulkan dianalisis sesuai dengan indikator kesantunan berbahasa dan diksi yang digunakan. Dapat disimpulkan bahwa mahasiswa dalam menggunakan bahasa saat bimbingan sudah mengunakan bahasa yang santun, mereka sudah menggunakan (angon rasa, adu rasa, empan papan, sifat rendah hati, sikap hormat,sikap tepa selira). Diksi yang mereka gunakan antara lain tolong, terimakasih,maaf,berkenan,beliau,mengunakan kata bapak/ibu untuk menyebut orang kedua dewasa.
Membangun Budaya Religius Di Sekolah: Suatu Kajian Terhadap Konsep, Pola, Model, Pendekatan, Metode, Strategi Dan Problematika Sutarto Sutarto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8649

Abstract

Religious culture needs to be developed in schools. However, not all schools can build a religious culture to the fullest. This research library research aims to describe the concepts, patterns, models, approaches, methods, strategies, and problems encountered in schools in building a religious culture. Research data comes from books, scientific articles, and research results on the topics discussed. Data collection techniques were carried out by searching, reading, quoting, analyzing, and interpreting data from the literature, then analyzing by descriptive and comparative analysis and checking the data's validity by source triangulation and theoretical triangulation. The results showed that building a religious culture in schools can be done with various patterns, models, approaches, methods, and strategies according to the characteristics of students. For the religious culture built in schools to run effectively, several things must be done, namely determining religious values ??to be cultivated, making joint commitments, socializing, and cultivating religious values ??in daily behavior attitudes.
Pengaruh Human Resource Analytic Terhadap Kinerja Pegawai (Studi Kasus Rumah Tahanan Negara Kelas IIa Samarinda) Reza Purwandana; Denny Nazaria Rifani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8650

Abstract

Tingkatan berhasil dari lembaga negara bukan semata-mata lembaga memiliki sumberdaya manusia dengan tingkat kemampuan yang di atas rata-rata saja, namun juga diperlukan pendukung-pendukung bagi sumber daya manusia yang melaksanakan tugas-tugas yang diembannya untuk dikerjakan dengan efektif dan efisien untuk menghasilkan hasil pekerjaan yang maksimal sehingga hasil kerja sesuai dengan yang di targerkan. Untuk itu maka dicarilah pegaruh anatar Human Resource Analytic Terhadap Kinerja Pegawai pada Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Samarinda. Artikel ini menggunakan metode kuantitatif dengan 111 responden dari petugas di Rutan Kelas IIA Samarinda. Dari penelitian ini ditemukan bahwa Pegawai Rutan Kelas IIA Samarinda secara keseluruhan memiliki persepsi yang tinggi atau tingkat kesetujuan yang baik terhadap bentuk Human Resource Analytic yang telah dilaksanakan oleh petugas.
Efektivitas Pembelajaran Menyusun Teks Proklamasi Dengan Model Kelompok Dan Problem Based Learning Pada Peserta Didik Kelas VII SMP Leni Anggraeni; Noca Yolanda Sari; Sariyah Astuti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8651

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui keefektifan pembelajaran menyusun teks Proklamasi secara tertulis dengan model investigasi kelompok pada peserta didik kelas VII SMP; (2) mengetahui keefektifan pembelajaran menyusun teks Proklamasi secara tertulis dengan model problem based learning pada peserta didik kelas VII SMP; (3) menentukan perbedaan keefektifan antara pembelajaran menyusun teks Proklamasi secara tertulis menggunakan model investigasi kelompok dengan problem basedBelajar menyusun teks Proklamasi secara tertulis pada kelas VII efektif dilakukan dengan model investigasi kelompok. Hasil uji-t data tes awal dan tes akhir pada aspek keterampilan ditemukan bahwa nilai t sebesar -5,561 dengan sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05; (2) Pembelajaran menyusun teks Proklamasi secara tertulis pada kelas VII efektif dilakukan dengan model problem based learning. Hasil uji-t data tes awal dan tes akhir pada aspek keterampilan kelas problem based learning ditemukan bahwa nilai t sebe- sar -2,171 dengan sig. (2-tailed) 0,037 < 0,05; (3) Pembelajaran menyusun teks ekspla- nasi secara tertulis pada kelas VII menggunakan model investigasi kelompok lebih efektif daripada menggunakan model problem based learning. Hasil penghitungan uji beda rata-rata pada aspek keterampilan menunjukkan bahwa thitung > ttabel (2,080 > 1,6669), hal ini menunjukkan antara kelas investigasi kelompok dengan kelas problem based learning terdapat perbedaan yang signifikan yaitu pada taraf signifikansi 0,05.
Analisis Peran Internal Audit Pada Pengendalian Internal Piutang Pada PT. Pos Indonesia (Persero) Cabang Meulaboh Beny Oktora; Lilis Marlina
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8652

Abstract

Pengendalian internal piutang adalah sebuah cara yang bisa dilakukan oleh perusahaan atau organisasi untuk mengatisipasi akan terjadinya piutang tak tertagih dengan adanya pengedalian piutang ini diharapkan perusahaan dapat mengurangi adanya piutang tak tertagih yang dapat membayakan perusahaan kedepannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, adapun jenis dan sumber data yang digunakan dalam peneitian ini ialah data primer yakni sumber data yang diperoleh secara langsung dari perusahaan. Adapun teknik analisis data ialah triangulasi dengan prosedur reduksi data. Dari hasil wawancara yang telah dilaksanakan oleh peneliti, peneliti menyimpulkan bahwa internal audit yang dilakukan oleh perusahaan sudah sangat baik dan kondisi pengendalian piutang sudah berjalan dengan efektif. Hal tersebut berarti peran internal audit berpengaruh terhadap pengendalian piutang pada Pt pos Indonesia meulaboh.
Analisis Non Performing Financing (NPF) Pada BSI KCP Manggeng Meri Mulyani; Wardah Muharriyanti Siregar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8653

Abstract

NPF atau Non Performing Financing ialah parameter untuk memperhatikan kinerja bank syariah, NPF yang tinggi menunjukkan kinerja bank syariah yang buruk karena pembiayaan bermasalah. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengenal tingkat Non Performing Financing (NPF) pada Bank Syariah Indonesia KCP Manggeng dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2022. Penelitian ini ialah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data yang diterapkan ialah wawancara dan paperwork. Hasil penelitian menunjukkan NPF pada Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Manggeng pada tahun 2020 pada saat itu masih berstatus BRI Syariah, meningkat pada tahun 2021 setelah merger menjadi BSI, dan pada tahun 2022 pencatatan terakhir pada bulan Juni, juga termasuk dalam kategori buruk, karena mengalami peningkatan dan berada pada 8,25%. Hal ini karena UMKM yang menerima produk keuangan mudharabah tak bisa membayar angsuran sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Penyebab utamanya adalahbdisebabkan karena terjadinya pandemic virus COVID- 19 yang mengakibatkan terhambatnya kegiatan ekonomi masyarakat. Meskipun nominal non-performing financing meningkat, bank mampu menstabilkan jumlah nominal dengan melakukan restrukturisasi. Dengan strategi ini diketahui,jumlah NPF pada Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Manggeng kurang baik dengan berada pada nilai diatas 5% sesuai ketentuan Bank Indonesia.