cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Permainan SOS untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas 5 SD Negeri Ledok 01 Salatiga Dimas Afif Kurniawan; Yohana Setiawan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah pengembangan media, mengetahui kevalidan media pembelajaran, dan mengetahui tingkat keefektifan media pembelajaran berbasis aplikasi permainan SOS untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah R&D dengan menggunakan model pengembangan 4D yaitu: Define, Design, Develop, dan Dissemine. Hasil validasi dari ahli materi, media pembelajaran aplikasi SOS mendapatkan skor 80% sehingga termasuk dalam kategori tinggi. Hasil validasi dari ahli media pembelajaran memperoleh skor kelayakan sebesar 83%, sehingga termasuk dalam kategori sangat tinggi. Validasi media pembelajaran tentang berpikir kritis yang dilakukan kepada kedua validator, dengan hasil yang diberikan oleh validator ahli materi dan ahli media pembelajaran memperoleh skor 80%, sehingga termasuk dalam kategori tinggi. Hasil (posttest) kemampuan berpikir kritis peserta didik mengalami peningkatan di aspek menganalisis sebesar 80%, pada aspek mengevaluasi informasi sebesar 84%, dan aspek menarik kesimpulan sebesar 72%. Serta hasil uji Paired Samples Test diketahui bahwa nilai sig (2-tailed) 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan hasil posttest dari penilaian kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas 5. Sehingga media pembelajaran berbasis aplikasi permainan SOS terbukti valid dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas 5 SD Negeri Ledok 01 Salatiga..
Dampak Perilaku Petugas Pemasyarakatan Dengan Narapidana Pada Strategi Keamanan Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIb Tuban Hanin Kusuma Ardy; Syahrial Yuska
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8669

Abstract

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tuban memiliki tanggung jawab besar untuk membina Narapidana agar dapatmenjadi pribadi yang baik sesuai dengan norma dan mampu kembali ke masyarakat laiknya manusia biasa.Berbagai macam kondisi psikis dan fisik yang dimiliki Narapidana berpotensi untuk menciptakan gangguankeamanan di area lapas. Namun, hal ini minim terjadi di Lapas Tuban karena dinilai perilaku yang ditunjukkan olehPetugas kepada Narapidana cenderung positif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perilakuPetugas kepada Narapidana dalam kondisi yang sebenarnya dan strategi keamanan yang diterapkan oleh LapasTuban. Berdasarkam hasil penelitian, perilaku positif yang ditunjukkan oleh Petugas kepada Narapidana memilikidampak yang baik terhadap perilaku yang ditunjukkan oleh Narapidana baik ketika di dalam penjara maupunketika sudah bebas menjalani masa pidananya. Terkait strategi keamanan, Lapas Tuban telah mengikuti setiapstandar operasional prosedur pengamanan dari Ditjen Pemasyarakatan berdasarkan Permenkumham Nomor 33Tahun 2015, di mana SOP ini juga telah memenuhi syarat dari strategi pencegahan kejahatan situasional yangdiungkapkan oleh Clarke.
Mengukur Kemampuan Berhitung melalui Metode Fun Game Wordwall pada Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar Strada Kampung Sawah Priskalia Niken Widowati; Theresia Efriyana; Yuliana Dwi Pratiwi; Samuel Lukas
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8670

Abstract

Kemampuan berhitung adalah kemampuan yang dimiliki anak untuk mengetahui konsep bilangan. Dengan memiliki kemampuan berhitung, setiap siswa dapat menerapkan dan menjawab permasalahan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan berhitung dengan menggunakan metode permainan wordwall pada siswa kelas 1 SD Strada Kampung Sawah. Kemampuan berhitung dapat dinilai dengan menggunakan test. Alat ukur tes yang dikembangkan dapat mengetahui kemampuan anak dalam mengenal konsep bilangan. Peneliti menggunakan sampel sebanyak 40 siswa kelas 1 SD Strada Kampung Sawah dengan teknik sampling sebagian populasi. Test dilaksanakan secara online menggunakan aplikasi game edukatif wordwall dengan harapan mendapat hasil yang menjawab tujuan penelitian dengan menggunakan test untuk memperkecil kesalahan. Hasil test tersebut diolah dengan melakukan uji validitas, reliabilitas, normalitas, dan uji mean. Hasil dari penelitian ini yaitu melalui pembelaran menggunakan metode fun game wordwall kemampuan membilang siswa berpengaruh positif terhadap kemampuan berhitung (membilang banyak benda, mengenal konsep bilangan dan mengenal lambang bilangan) dan gender tidak berpengaruh terhadap kemampuan berhitung siswa kelas 1 SD Strada Kampung Sawah.
Pengaruh Metode Praktikum Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Sel Kelas XI di SMA Negeri 4 Pematang Siantar Sinarma Sitio; Mastiur Verawaty Silalahi; Srinatalia Silaen
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8671

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Metode praktikum Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Sel Kelas XI di SMA Negeri 4 Pematangsiantar. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 4 Pematangsiantar. Teknik pengambilan sampel digunakan dengan cara “purposive sampling yaitu Pengambilan sampel dipilih berdasarkan pertimbangan Peneliti ,sebanyak dua kelas yaitu: 36 siswa dari kelas XI PMIA 6 Sebagai kelas control dan 36 siswa dari kelas XI PMIA 5 sebagai kelas eksperimen . Penelitian ini dilaksanakan mulai Juli 2022 sampai Agustus 2022. Aktivitas belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan metode praktikum pada materi sel lebih baik dengan hasil belajar siswa yang dibelajarkan secara konvensional yaitu: Kelas XI PMIA 5 yang dibelajarkan dengan menggunakan metode praktikum dengan skor perolehan nilai aktivitas 81,25% dengan kategori sangat baik, sedangkan Aktivitas belajar siswa pada kelas kontrol yang dibelajarkan dengan menggunakan metode konvensional yaitu kelas XI PMIA 6 dengan skor perolehan nilai aktivitas 71,32%. Nilai rata-rata hasil belajar yang diperoleh kelas eksperimen sebesar 81,72 dengan standar deviasi 8,34 kategori sangat baik sedangkan pada kelas kontrol diperoleh nilai rata-rata hasil belajar 61,77 dengan standar deviasi 14,389. Kemudian dari hasil pengujian hipotesis yang dilakukan dengan uji t diketahui bahwa Thitung (6,60) > Ttabel (1,68) yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar peserta didik kelas eksperimen dan kelas kontrol.
Efektivitas Peran Bimbingan Bapas Pada Klien Dalam Mengurangi Tindak Pidana Residivis di Bapas Kelas II Purwokerto Adhi Gineung Pratidina; Ali Muhammad; Cahyoko Edi Tando
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif peran bimbingan Bapas dalam mengurangi tindak residivis dan mengetahui faktor-faktor penghambat serta solusi dalam pelaksanaan bimbingan. Bapas merupakan sebuah pranata dalam pelaksanaan bimbingan kemasyarakatan. Bentuk bimbingan pada klien di Balai Pemasyarakatan ada berbagai macam, seperti pemberian pembinaan tentang agama, keterampilan, reinte- grasi sosial yang sehat sampai pada pembinaan kepribadian. Bimbingan ini diberikan dengan tujuan agar klien dapat hidup dengan baik didalam masyarakat dan mem- berikan motivasi agar dapat memperbaiki diri sendiri dan tidak mengulangi tindak keja- hatan atau yang disebut sebagai Residivis. Yang menjalani bimbingan di Bapas disebut Klien Pemasyarkatan, dalam pelaksanaan bimbingan Bapas diharapkan dapat me- maksimalkan perannya demi terwujudnya reintegrasi sosial yang baik demi dapat men- gurangi tindak residivis.
Aspek Psychological Well-Being Narapidana Kasus Pencabulan Anak di Lapas Kelas I Surabaya Azis Rizky Ainun Pratama
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8673

Abstract

Dalam lembaga pemasyarakatan, tentunya narapidana mengalami sejumlah permasalahan atas perilaku tindak pidana diantaranya perubahan hidup, terbatasnya kebebasan, hingga stigma negative yang melekat pada dirinya. Tentunya keadaan ini akan berdampak langsung terhadap psychological well-being. Psychological well-being merupakan kondisi penting narapidana agar tetap mengembangkan dirinya pada hal yang postif dengan menerima keadaan yang sekarang. Terutama pada narapidana kasus pencabulan anak dengan pemberatan diindikasikan memiliki sanksi social tinggi, dan lamanya vonis penjara karena perbuatannya membuat orang tua dan korban menjadi resah dan ketakutan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai aspek psychological well-being serta upaya terwujudunya psychological well-being di Lapas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Surabaya, dengan penggalian data teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.
Penerapan Model Pembelajaran Numbered Heads Together Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ips Siswa Kelas V SD GMIM IV Tomohon Danny A. Masinambow; Theodorus Pangalila; Deisye Supit; Donald Sambuaga; Heidi Kristian Repi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8674

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPS dengan menerapkan model Pembelajaran Numbered Heads Together pada siswa kelas V SD GMIM IV Tomohon. Peneliti menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Menurut Kemmis dan Mc. Taggart (zainal Aqib,2006,31) yang meliputi empat tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi yang dilaksanakan dengan dua siklus. Adapun yang menjadi subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD GMIM IV Tomohon dengan menggunakan model pembelajaran Numbered Heads Together. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi yaitu dengan mengamati secara langsung pelaksanaan tindakan pembelajaran dan tes tertulis untuk mengetahui sejauh mana kemampuan siswa dapat memahami materi dari dua siklus. Teknik analisis data menggunakan rumus KB = Tt T × 100% . Hasil yang diperoleh pada siklus I mencapai 61,15% sedangkan pada siklus II hasil belajar siswa mencapai 84,23 % siswa sudah memahami dan dapat mencapai tujuan pembelajaran dan hasil belajar yang diharapkan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran Numbered Heads Together dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V SD GMIM IV Tomohon.
Implementasi Manajemen Security Dalam Mecegah Perkelahian di Lapas Kelas IIB Muara Enim Novaldi Eka Saputra; Syahrial Yuska
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8675

Abstract

Dimata hukum warga negara Indonesia memiliki hak dan kewajiban yang sama. Karena Indonesia merupakan negara yang memiliki hukum dalam mengatur kehidupan warga negaranya.Oleh karena itu, dalam implementasinya hukum di negara Indonesia jika seseorang melakukan tindak pidana akan melaksanakan hukuman di dalam lembaga pemasyarakatan atau lapas. Lapas merupakan bagian dari sistem peradilan pidana yang berperan dalam penegakan hukum di Indonesia. Lembaga Pemasyarakatan memiliki tanggung jawab yang cukup berat dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. Berbagai macam kondisi di dalam lapas dapat menyebabkan gangguan keamanan dan ketertiban yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menekan jumlah pelanggaran keamanan dan ketertiban yaitu perkelahian yang ada di Lapas. Berdasarkan hasil penelitian langkah langkah preventif yang dilakukan petugas dapat menekan jumlah perkelahian. Lapas Muara Enim telah mengikuti setiap Standar Opeasional Prosedur (SOP) berdasarkan Permenkumham Nomor 6 Tahun 2013 Tentang Tata Tertib Lemabaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara.
Penanganan Kasus-Kasus Tanah Mizlan Mizlan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8676

Abstract

Sebagaimana di ketahui bersama bahwa tanah merupakan kepentingan pokok manusia, hal ini di sebabkan karena tanah mempunyai nilai yang tinggi di lihat dari sisi apapun oleh karena itu perlu perlindungan terkaid dengan hak-hak atas tanah yang di miliki oleh seseorang agar tidak menimbulkan kasus-kasus pertanahan. Berdasarkan catatan Akhir Tahun 2021 dari Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) maka telah terjadi 207 letusan konflik di 32 Provinsi yang tersebar di 507 desa/kota. Di karenakan kasus tanah meningkat maka di keluarkan aturan Permen terkaid penangan kasus, di sini sejauh mana efektifitas dalam penanganan kasus yang terjadi melalui Permen tersebut, dan bagaimana penyelesaikan agar sengketa dan konflik teratasi dengan baik. Dalam penulisan ini maka metode yang di gunakan yaitu dengan cara penelitian yuridis empiris. Dari hasil kesimpulan maka berdasarkan Permen ATR/BPN Nomor 21 Tahun 2020 Tentang Penanganan Dan Penyelesaian Kasus Pertanahan maka Kasus pertanahan di golongkan menjadi 3 yaitu Sengketa, Konflik dan Perkara dan dalam penanganannya masih dapat di gunakan proses mediasi tetapi hal tersebut kurang efektip dalam penanganan kasus, dan untuk dapat menyelesaikan agar sengketa dan konflik teratasi maka di perlukan hal hal sebagai berikut: Undang undang di masing masing sektor pemerintah yang di buat antara satu dan lainnya lebih di sederhanakan dan tidak tumpeng tindih; Di bidang kelembaggan maka perlu di pikirkan satu lembaga independent untuk pengurusan terkaid masalah tanah; Segera untuk dapat di jalankan zona nilai tanah bagi pemerintah agar apabila terdapat pengadaan tanah serta jual beli dapat teratasi dengan baik; Mereka yang memiliki sertipikat sertipikat produk lama segera untuk dilakukan Plotting terkaid tanah agar terdata di KKP ATR/BPN
Pemerolehan Bahasa Pada Anak Usia 3-4 Tahun Pekon Margakaya Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu Dessy Saputry; Lisdwiana Kurniati; Amy Sabila; Anisah Tri Hapsari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8678

Abstract

Pemerolehan bahasa adalah proses bagaimana seseorang dapat berbahasa atau proses anak-anak pada umumnya memperoleh bahasa pertama. Bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan manusia untuk berinteraksi sesama manusia, bersifat dinamis dan unik karena memiliki ciri khasnya masing-masing. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pemerolehan bahasa anak usia 3-4 tahun dengan cara menganalisis ujaran yang diucapkan. Dalam hal ini penulis mendeskripsikan pemerolehan bahasa anak usia 3-4 tahun di Pekon Margakaya Kecamatan Pringsewu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak libat bebas cakap. Berdasarkan analisis dari pemerolehan bahasa anak dapat disimpulkan bahwa: Anak sudah mampu mengucapkan bunyi vokal diikuti dengan bunyi konsonan, anak usia ini juga kosa-katanya mencapai beberapa ratus kata, anak mampu menguasai jenis kalimat deklaratif, kalimat imperatif dan kalimat introgatif, dan jenis kata yang sudah dapat dimunculkan oleh sebagian besar subjek penelitian yaitu kata kerja.